Beranda blog Halaman 106

*Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Tetapkan 287 WNA dan 4 WNI sebagai Tersangka*

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Bareskrim Polri mengungkap jaringan perjudian online berskala internasional yang beroperasi di Indonesia. Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri setelah menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang melibatkan warga negara asing (WNA) di Jakarta Barat.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengungkapan tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam melindungi masyarakat melalui penegakan hukum, termasuk terhadap kejahatan transnasional yang memanfaatkan perkembangan teknologi digital.

“Negara Indonesia adalah negara yang berdaulat. Polri bersama para stakeholder menunjukkan bahwa pendekatan hukum sangat diperlukan dalam menghadapi perkembangan modernisasi dan digitalisasi, termasuk dalam pengungkapan kasus perjudian online lintas negara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta (26/6).

Sementara itu, Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin menjelaskan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di Gedung Hayam Wuruk Plaza Tower. Setelah dilakukan penyelidikan dan penindakan di lantai 20 dan 21 gedung tersebut, penyidik berhasil mengamankan sebanyak 322 warga negara asing.

“Dari 322 WNA yang diamankan, sebanyak 287 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, terdiri dari 76 WNA China, 3 WNA Laos, 2 WNA Malaysia, 15 WNA Myanmar, 6 WNA Thailand, dan 185 WNA Vietnam. Selain itu, kami juga mengamankan 4 warga negara Indonesia yang berperan memfasilitasi operasional jaringan tersebut, sementara 35 WNA lainnya masih menjalani pendalaman,” kata Irjen Pol. Nunung.

Dalam pengungkapan tersebut, penyidik turut menyita berbagai barang bukti berupa 594 unit telepon genggam, 382 laptop, 179 monitor dan komputer, 11 unit Mac Mini, router, perangkat digital lainnya, 155 paspor, serta uang tunai dalam bentuk rupiah dan berbagai mata uang asing dengan nilai keseluruhan sekitar Rp8,7 miliar.

Irjen Pol. Nunung menjelaskan jaringan tersebut mengoperasikan lebih dari 145 situs perjudian online secara bergantian untuk menghindari pemblokiran. Seluruh server dan hosting diketahui berada di luar negeri.

“Berdasarkan analisis digital terhadap salah satu platform milik tersangka, ditemukan total nilai deposit sekitar Rp13,9 triliun yang saat ini masih didalami bersama PPATK dan OJK,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Nunung menegaskan bahwa penyidikan tidak akan berhenti pada para pelaku yang telah diamankan.

“Kami akan terus mengembangkan perkara ini guna melacak aliran dana, aset hasil kejahatan, peran perusahaan penjamin warga negara asing, hingga kemungkinan penerapan tindak pidana pencucian uang,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Wira Satya Triputra memaparkan modus operandi jaringan tersebut. Para pelaku mengelola ratusan situs perjudian online dengan memanfaatkan promosi melalui media sosial, penggunaan rekening nominee, aset digital, hingga transaksi menggunakan USDT maupun token kripto untuk menyamarkan aktivitas ilegal sebagai perusahaan teknologi dan pemasaran digital.

Menurutnya, para tersangka memiliki peran yang berbeda dalam menjalankan operasional jaringan tersebut, mulai dari customer service sebanyak 175 orang, programmer atau IT sebanyak 10 orang, admin marketing sebanyak 27 orang, admin keuangan sebanyak 22 orang, peserta pelatihan sebanyak 9 orang, serta 44 orang sebagai pendukung operasional.

Selain menangkap ratusan WNA, penyidik juga mengamankan empat warga negara Indonesia yang memiliki peran penting dalam operasional jaringan tersebut, yakni membantu penyewaan gedung, menyediakan rekening bank dan kartu ATM, membantu transaksi kripto, hingga mengurus dokumen keimigrasian para WNA.

Brigjen Pol. Wira juga mengungkapkan hasil analisis digital forensik menemukan 145 domain atau situs perjudian online yang dioperasikan secara bergantian. Server dan hosting situs tersebut diketahui berada di Brasil, Filipina, China, dan Vietnam.

Selain itu, penyidik menemukan data berupa Google Sheet yang memuat catatan transaksi pada salah satu platform perjudian.

“Berdasarkan data tersebut, diketahui terdapat nilai deposit mencapai Rp13,9 triliun dengan keuntungan yang telah tercatat sekitar Rp1,69 triliun,” jelasnya.

Penyidik juga telah mengidentifikasi 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor atau penjamin masuknya para WNA ke Indonesia. Saat ini proses pendalaman terus dilakukan bersama Direktorat Jenderal Imigrasi.

Dalam pengembangan perkara, penyidik bersama PPATK turut menelusuri transaksi keuangan empat WNI yang terlibat. Dari hasil analisis tersebut, berhasil dilakukan penyitaan dana sekitar Rp8,5 miliar, ditambah uang tunai dalam berbagai mata uang asing senilai sekitar Rp245 juta.

Brigjen Pol. Wira menegaskan penyidikan akan terus dikembangkan untuk membongkar seluruh jaringan hingga kepada pihak-pihak yang menikmati hasil kejahatan tersebut.

“Polri berkomitmen untuk terus mengembangkan kasus ini dan mengungkap seluruh jaringannya, termasuk aliran dana, aset hasil kejahatan, pihak yang berperan sebagai penjamin, serta akan menerapkan tindak pidana pencucian uang terhadap pihak-pihak yang terlibat,” tegasnya.

Melalui pengungkapan kasus ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberantas praktik perjudian online hingga ke akar-akarnya, termasuk membongkar jaringan internasional beserta aliran dana dan aset hasil kejahatan yang beroperasi di wilayah Indonesia.

Bupati Fakfak Kenakan Jersey Portugal saat Sosialisasi BSPS, Optimistis Portugal Juara Piala Dunia 2026.

0

FAKFAK, Redaksi.co – Ada pemandangan menarik dalam kegiatan Sosialisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Grand Papua, Jumat (26/6/2026). Di kegiatan tersebut, Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, tampil mengenakan jersey Tim Nasional Portugal.

Penampilan orang nomor satu di Kabupaten Fakfak itu sontak menarik perhatian para peserta sosialisasi. Jersey merah khas Portugal yang dikenakan Bupati Samaun menjadi simbol dukungannya terhadap tim berjuluk Selecao das Quinas yang sedang berlaga di Piala Dunia 2026.

Di hadapan sejumlah peserta, Bupati Samaun mengaku sengaja mengenakan jersey Portugal sebagai bentuk kecintaannya terhadap tim nasional yang diperkuat sejumlah pemain bintang tersebut. Ia bahkan menyatakan keyakinannya bahwa Portugal memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara dunia tahun ini.

“Mohon maaf tadi pagi terlambat karena ada acara juga di Kantor Bupati. Tidak sempat nonton Belanda, tapi saya yakin Belanda pasti menang, Sudah nanti Belanda terakhir ketemu di partai final dengan Portugal, dan Portugal yang juara dunia,” Ujar Samaun yang disambut tawa dan tepuk tangan para peserta.

Meski menunjukkan dukungannya terhadap Portugal, Bupati tetap menegaskan bahwa agenda utama hari itu adalah memastikan masyarakat memahami Program BSPS yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas rumah layak huni bagi warga berpenghasilan rendah di Kabupaten Fakfak.

Menurutnya, program BSPS merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, sehingga pelaksanaannya harus berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi para penerima bantuan.

Kehadiran Bupati dengan balutan jersey Portugal pun menjadi warna tersendiri dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Sejumlah peserta bahkan memanfaatkan kesempatan itu untuk berfoto bersama, sembari menyampaikan dukungan terhadap tim favorit mereka di ajang Piala Dunia 2026.

Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, tanpa mengurangi substansi kegiatan sosialisasi yang bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai mekanisme pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 di Kabupaten Fakfak.

Sosialisasi BSPS 1.000 Unit di gelar, Bupati Fakfak tegaskan Komitmen Wujudkan Rumah Layak Huni.

0

FAKFAK, Redaksi.co – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 1.000 unit pada Tahun Anggaran 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat membuka kegiatan Sosialisasi Program BSPS 1.000 Unit Tahun 2026 Kabupaten Fakfak yang berlangsung di Hotel Grand Papua, Jumat (26/6/2026).

Dalam sambutannya, Samaun mengatakan bahwa program BSPS merupakan salah satu upaya nyata pemerintah untuk membantu masyarakat memiliki rumah yang lebih layak.

“Saya sering melihat rumah-rumah masyarakat di Fakfak. Dari depan terlihat bagus, tetapi ketika masuk ke belakang, dapur dan kamar mandinya masih belum layak. Padahal dua bagian rumah itu setiap hari digunakan oleh keluarga,” ujarnya.

Menurut Bupati, perjuangan menghadirkan program tersebut tidaklah mudah. Setelah Kabupaten Fakfak memperoleh kuota 500 unit pada tahun sebelumnya, kini pemerintah kembali berhasil memperjuangkan tambahan kuota hingga mencapai 1.000 unit pada tahun 2026.

Meski nilai bantuan sebesar Rp25 juta per unit dinilai masih belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pembangunan di Fakfak, ia meminta masyarakat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya sambil pemerintah terus mengupayakan tambahan dukungan di masa mendatang.

Dari total 1.000 unit BSPS, sebanyak 179 unit telah siap memasuki tahap awal pelaksanaan. Setiap unit memperoleh bantuan berupa biaya material sebesar Rp21,5 juta dan upah tukang sebesar Rp3,5 juta.

Bupati juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali budaya gotong royong agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

“Kalau ada keluarga dan tetangga bisa saling membantu, kerjakan secara bergantian dari satu rumah ke rumah lainnya. Dengan begitu biaya tukang bisa dimanfaatkan lebih baik,” katanya.

Selain itu, ia meminta toko penyedia material bangunan yang ditunjuk benar-benar memiliki modal dan stok bahan bangunan yang memadai agar distribusi material tidak menghambat pekerjaan di lapangan.

Samaun turut mengingatkan agar seluruh penerima manfaat tidak menjual material bangunan yang telah diberikan pemerintah karena bantuan tersebut diperuntukkan khusus untuk memperbaiki kondisi rumah.

Ia juga meminta Dinas PUPR Kabupaten Fakfak terus melakukan pendataan terhadap kebutuhan tambahan yang masih diperlukan di lapangan sehingga dapat diperjuangkan melalui program-program pemerintah lainnya.

Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan bahwa penyaluran bantuan BSPS tidak dipengaruhi oleh perbedaan pilihan politik masyarakat.

“Proses politik sudah selesai. Hari ini kita semua adalah masyarakat Fakfak yang harus saling mendukung untuk membangun daerah ini. Tidak ada lagi perbedaan karena pilihan politik. Mari bersama-sama kita sukseskan program ini demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Bupati berharap Program BSPS Tahun 2026 dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat sehingga warga Fakfak memiliki rumah yang lebih sehat, nyaman, dan layak huni.

Menutup kegiatan tersebut, Bupati Fakfak, Samaun Dahlan secara resmi melaunching Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 1.000 unit Tahun 2026 untuk Kabupaten Fakfak.

” Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya atas nama Bupati Fakfak secara resmi melaunching Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 1.000 Unit Tahun 2026 Kabupaten Fakfak,” Tutup bupati Fakfak.

MBG Pasangkayu Jeda Operasional Selama Libur Sekolah, Aktif Kembali 13 Juli

0

“Korwil Sppg Kabupaten Pasangkayu Syahril Syarif”

PASANGKAYU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, untuk sementara menghentikan operasional selama masa libur sekolah. Layanan program yang menyasar peserta didik dan kelompok rentan tersebut dijadwalkan kembali aktif pada 13 Juli 2026.

Koordinator Wilayah (Koorwil) MBG Kabupaten Pasangkayu, Syahril Syarif, mengatakan penghentian sementara operasional MBG dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kalender pendidikan selama libur panjang sekolah.

Program MBG di Kabupaten Pasangkayu untuk sementara tidak beroperasi selama masa libur sekolah dan akan kembali aktif pada 13 Juli 2026 bersamaan dengan dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar,” kata Syahril Syarif, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, selama masa libur sekolah, seluruh aktivitas di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari proses produksi hingga distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat, dihentikan sementara.

Syahril menjelaskan, penerima manfaat Program MBG di Kabupaten Pasangkayu tidak hanya berasal dari kalangan pelajar, tetapi juga meliputi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta tenaga pendidik yang selama ini mendapatkan layanan program.

Ia menegaskan, penghentian sementara operasional tersebut bukan berarti Program MBG dihentikan. Sebaliknya, kebijakan ini semata-mata dilakukan untuk menyesuaikan jadwal kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Pemerintah tetap berkomitmen menjalankan Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah dan kelompok rentan,” ujarnya.

Pihak MBG Kabupaten Pasangkayu juga telah berkoordinasi dengan sekolah, pengelola SPPG, serta pihak terkait lainnya guna memastikan informasi mengenai jadwal penghentian sementara layanan telah tersampaikan dengan baik.

Selama masa libur berlangsung, Syahril mengimbau seluruh keluarga penerima manfaat untuk tetap memperhatikan pola konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang di rumah agar kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi hingga layanan MBG kembali beroperasi pada 13 Juli mendatang.

Bupati Aceh Barat Tarmizi Kukuhkan Panitia Pelaksana HUT RI ke 81,Ajak Warga Semarakkan Bulan Kemerdekaan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, mengukuhkan Panitia Penyelenggara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 Kabupaten Aceh Barat dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Teuku Umar Bapperida, Jumat,26/6/2026

Acara tersebut turut disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan Korem 012/Teuku Umar.

Bupati Tarmizi dalam sambutannya menegaskan bahwa pengukuhan panitia merupakan momentum penting untuk menyatukan semangat dan komitmen seluruh pihak dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang menjadi agenda tahunan penuh makna.

Menurutnya, peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi refleksi bersama untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus membangkitkan semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan melalui karya dan pengabdian bagi kemajuan bangsa serta daerah.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus melanjutkan semangat juang para pahlawan dengan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Aceh Barat dan Indonesia,” ujar Tarmizi.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah membentuk panitia penyelenggara melalui Keputusan Bupati sebagai bentuk komitmen agar seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat terlaksana secara terencana, terkoordinasi, dan sukses.

Bupati Tarmizi juga mengajak seluruh jajaran pemerintah, mulai dari SKPK, pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, TNI, Polri, hingga seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan bulan kemerdekaan.

Ia mengimbau agar mulai 1 Agustus 2026 seluruh kantor, rumah, dan fasilitas umum mengibarkan Bendera Merah Putih, menghias gapura, memasang umbul-umbul serta berbagai atribut kemerdekaan lainnya sehingga suasana peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dapat dirasakan di seluruh wilayah Aceh Barat.

“Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, kita berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini berlangsung semarak, khidmat, serta semakin memperkuat rasa persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air di Kabupaten Aceh Barat,” tutup Bupati ****

*Transformasi Digital Polri Dirasakan Masyarakat, Survei Litbang Kompas Catat Peningkatan Kualitas Pelayanan*

0

Jakarta, 26 Juni 2026,Redaksi.Co – Transformasi digital yang terus dikembangkan Polri semakin mendukung kemudahan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan kepolisian. Hal tersebut tergambar dalam Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dipublikasikan Litbang Kompas.

Survei menunjukkan masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kemudahan mengakses layanan kepolisian dan penyelesaian laporan pengaduan. Penilaian profesionalitas pelayanan Polri juga meningkat menjadi 8,37 pada tahun 2026.
Berbagai inovasi digital terus dikembangkan Polri, mulai dari layanan SIM melalui aplikasi SINAR, SKCK Online, Laporan Polisi dan Surat Kehilangan secara elektronik, pembayaran digital, hingga optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Polri juga mengembangkan integrasi SPKT Presisi dengan Call Center 110 dan fungsi Samapta sehingga pelayanan kepada masyarakat berlangsung lebih cepat, terdokumentasi secara elektronik, dan semakin responsif.

Survei turut menunjukkan tingkat pengenalan masyarakat terhadap layanan Polisi 110 terus meningkat. Responden yang telah mengenal layanan tersebut menilai Call Center 110 mudah dihubungi dan memberikan pelayanan yang memuaskan.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan digitalisasi merupakan bagian dari transformasi pelayanan Polri agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pemanfaatan teknologi merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan yang semakin modern, efektif, dan mudah dijangkau masyarakat. Berbagai inovasi akan terus dikembangkan agar pelayanan publik semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Sumber Data: Litbang Kompas, Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026. Survei dilaksanakan pada 9–18 April 2026 terhadap 1.200 responden dan dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026.

*Survei Litbang Kompas Masyarakat Nilai Pelayanan Polri Semakin Profesional dan Berkualitas*

0

Jakarta, 26 Juni 2026 ,Redaksi.Co– Hasil Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan masyarakat memberikan penilaian positif terhadap berbagai aspek pelayanan kepolisian yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik.

Responden memberikan apresiasi terhadap kualitas fasilitas pelayanan, kemudahan mengakses layanan, penyelesaian laporan pengaduan, perlindungan data pribadi, serta pelayanan yang menjunjung prinsip profesionalisme dan kesetaraan.

Survei juga menunjukkan layanan administrasi kepolisian masih menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat, sementara penilaian terhadap profesionalitas pelayanan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Berbagai hasil tersebut sejalan dengan transformasi pelayanan yang terus dilakukan Polri melalui penguatan SPKT Presisi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, standardisasi pelayanan, digitalisasi layanan, serta penguatan sistem evaluasi untuk memastikan kualitas pelayanan terus meningkat.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan hasil survei tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Setiap penilaian masyarakat menjadi bagian penting dalam proses evaluasi kami. Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan,” kata Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Sumber Data: Litbang Kompas, Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026. Survei dilaksanakan pada 9–18 April 2026 terhadap 1.200 responden dan dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026.

*Perkuat Struktur Organisasi, Polri Rotasi Jabatan PJU Mabes, Kapolda Hingga Wakapolda*

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta penguatan pelaksanaan tugas. Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri yang diterbitkan pada 25 Juni 2026 dan diumumkan pada Jumat (26/6/2026).

Dalam mutasi kali ini, sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian, meliputi Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, Kapolda, hingga Wakapolda.

Pada jajaran PJU Mabes Polri, Brigjen Pol. Didi Hayamansyah, S.H., S.I.K., M.H. mendapat promosi sebagai Kapuslitbang Polri.

Sementara itu, pada tingkat kepemimpinan wilayah, Kapolri menunjuk dua Kapolda baru, yakni Brigjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. sebagai Kapolda Aceh, serta Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han. sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Selain itu, terdapat tiga pejabat yang dipercaya mengemban amanah sebagai Wakapolda, yaitu Kombes Pol. Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si. sebagai Wakapolda Banten, Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. sebagai Wakapolda Maluku, dan Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K. sebagai Wakapolda Papua Barat Daya.

Mutasi kali ini juga mencakup promosi terhadap 190 jabatan Kapolres/Ta/Metro/Tabes, termasuk pembentukan satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), pembentukan empat Polres Tipe D, serta peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta sebagai bagian dari penguatan pelayanan kepolisian di daerah. Selain itu, sebanyak 45 personel Polwan memperoleh promosi jabatan, termasuk 17 personel yang dipercaya mengemban jabatan Kapolres IIIA2.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga kesinambungan kinerja serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran sekaligus pembinaan karier personel. Melalui rotasi ini diharapkan para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, memperkuat soliditas organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Ia menambahkan, pembentukan satuan kewilayahan baru, termasuk Polresta di kawasan IKN, merupakan bagian dari upaya Polri menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan tugas yang semakin dinamis. Menurutnya, promosi terhadap puluhan personel Polwan juga menjadi wujud komitmen Polri dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh personel berdasarkan kompetensi dan profesionalisme.

“Penguatan organisasi tidak hanya dilakukan melalui rotasi jabatan, tetapi juga melalui penataan struktur kewilayahan dan pengembangan sumber daya manusia. Kami ingin memastikan setiap jabatan diisi personel terbaik agar Polri semakin Presisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

*POLRI GELAR DZIKIR DAN DOA BERSAMA SAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-80*

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar dzikir dan doa bersama di Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026), sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah Upacara Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata atau Penyucian Panji-panji Rastra Sewakottama yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dzikir dan doa bersama diikuti oleh para Pejabat Utama Mabes Polri, kepala satuan kerja, serta jajaran kepolisian dari seluruh Indonesia secara virtual. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sarana memohon kekuatan, perlindungan, dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Suasana khidmat mewarnai jalannya dzikir dan doa bersama yang berlangsung di Masjid Al-Ikhlas. Melalui kegiatan tersebut, seluruh personel Polri diajak untuk merefleksikan kembali nilai-nilai Tribrata sebagai pedoman moral dan etika dalam menjalankan tugas kepolisian.

Kapusjarah Polri Brigjen Pol. Abas Basuni, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa rangkaian Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata yang dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama memiliki makna mendalam bagi seluruh insan Bhayangkara, khususnya dalam menyambut usia pengabdian Polri yang ke-80 tahun.

“Saya pikir ini adalah momentum yang sangat baik untuk mengingat kembali nilai-nilai luhur Tribrata yang menjadi pedoman hidup anggota Polri. Dengan dzikir dan doa bersama, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Polri senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, dan kemampuan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujar Brigjen Pol. Abas Basuni kepada Wartawan di Jakarta.

Ia berharap memasuki usia ke-80 tahun, Polri semakin profesional, adaptif, dan solutif dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, serta semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata harus terus diinternalisasikan oleh seluruh anggota sebagai landasan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Harapan kami, di usia ke-80 ini Polri semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, dan terus mampu memberikan pelayanan yang Presisi. Nilai-nilai Tribrata yang dimaknai dalam setiap rangkaian kegiatan ini harus menjadi pedoman bagi seluruh anggota dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” lanjutnya.

Melalui dzikir dan doa bersama tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas, memperkuat semangat pengabdian, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi momentum spiritual bagi seluruh jajaran Polri untuk memohon keberkahan dan keselamatan dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

*Polri Mutasi 1.121 Personel, Perkuat Organisasi hingga Daerah*

0

Jakarta,Redaksi.Co – Polri kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan terhadap 1.121 personel perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) melalui tujuh Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi, pengembangan karier, serta penguatan kelembagaan Polri dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi.

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Adapun tujuh Surat Telegram yang diterbitkan meliputi ST/1335/VI/KEP./2026 sebanyak 74 personel, ST/1336/VI/KEP./2026 sebanyak 359 personel, ST/1337/VI/KEP./2026 sebanyak 65 personel, ST/1338/VI/KEP./2026 sebanyak 174 personel, ST/1339/VI/KEP./2026 sebanyak 150 personel, ST/1340/VI/KEP./2026 sebanyak 104 personel, dan ST/1341/VI/KEP./2026 sebanyak 195 personel.

Dari total 1.121 personel yang dimutasi, sebanyak 748 personel mendapatkan promosi maupun perpindahan jabatan setara (flat). Sejumlah jabatan strategis turut mengalami pergantian, di antaranya Kapuslitbang Polri yang kini dijabat Brigjen Pol. Didi Hayamansyah.

Selain itu, terdapat pergantian pada dua jabatan Kapolda, yakni Kapolda Aceh yang kini dijabat Brigjen Pol. Ruddi Setiawan dan Kapolda Papua Barat Daya yang dipercayakan kepada Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru.

Mutasi kali ini juga mencakup tiga jabatan Wakapolda, yaitu Wakapolda Banten, Wakapolda Maluku, dan Wakapolda Papua Barat Daya.

Pada level kewilayahan, Polri melakukan promosi terhadap 190 jabatan Kapolres/Ta/Metro/Tabes. Dalam kebijakan tersebut juga dilakukan pembentukan satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), empat Polres Tipe D baru, serta peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.

“Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis,” kata Brigjen Pol. Trunoyudo.

Empat Polres Tipe D yang dibentuk berada di wilayah Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Sementara delapan Polres yang naik status menjadi Polresta berada di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.

Dalam mutasi kali ini, Polri juga memberikan ruang lebih luas bagi personel Polwan. Sebanyak 45 Polwan memperoleh promosi jabatan, termasuk 17 personel yang dipromosikan menjadi Kapolres setingkat IIIA2.

“Peningkatan peran Polwan dalam jabatan strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi tanpa membedakan gender,” ungkap Brigjen Pol. Trunoyudo.

Selain promosi dan rotasi, mutasi juga mencakup pengukuhan jabatan terhadap delapan personel, penempatan jabatan bagi 68 lulusan Dikbangti dan S3 STIK, serta pemberangkatan 37 personel untuk mengikuti pendidikan pengembangan dan pendidikan pengembangan manajemen tahun anggaran 2026.

Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh kebijakan mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, serta evaluasi kinerja yang berkelanjutan.

“Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” tutupnya.