Top 5 This Week

Related Posts

Investasi Migas di Fakfak Diharapkan Buka Jalan Kemajuan, Bupati Fakfak Minta Dukungan Masyarakat.

FAKFAK, Redaksi.co – Pemerintah Kabupaten Fakfak terus mendorong percepatan investasi di sektor minyak dan gas (migas) sebagai langkah strategis memperkuat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan dukungan percepatan investasi migas melalui rencana pelaksanaan survei seismik di wilayah Arguni, Blok Gaea I dan Blok Gaea II, yang berlangsung di Winder Tuare, Fakfak, Jumat (22/5/2026).

Pertemuan dipimpin langsung Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, dan dihadiri unsur Forkopimda, Lembaga Masyarakat Adat (LMA), Dewan Adat Mbaham Matta, para raja, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pimpinan OPD, lembaga kultur, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Samaun menegaskan bahwa investasi migas merupakan peluang besar yang harus dipersiapkan bersama demi masa depan Kabupaten Fakfak.

Menurutnya, pengembangan sektor migas bukan hanya berkaitan dengan kegiatan eksplorasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas ekonomi daerah.

“Kita ingin Fakfak ke depan menjadi daerah penghasil sehingga manfaat ekonominya dapat kembali untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Samaun.

Ia mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya memastikan seluruh proses investasi berjalan dengan baik dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat di wilayah terdampak.

Sejumlah kebutuhan masyarakat di kawasan Arguni, kata dia, mulai ditindaklanjuti melalui berbagai program pembangunan dan bantuan sosial yang telah disepakati bersama pemerintah dan pihak terkait.

Program tersebut mencakup penyediaan tenaga surya, pembangunan fasilitas air bersih, talud penahan abrasi, penerangan jalan, bantuan sarana perikanan, hingga pembangunan infrastruktur kampung bernilai miliaran rupiah.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Fakfak juga telah menandatangani kontrak kerja dengan perusahaan pelaksana guna menjalankan tahapan survei seismik sebagai bagian dari proses eksplorasi migas.

Bupati menjelaskan, survei seismik merupakan tahapan penting untuk memperoleh data bawah permukaan yang nantinya menjadi dasar pengembangan potensi migas di wilayah tersebut.

Dalam pemaparannya, Samaun menyebut Blok Gaea I diperkirakan memiliki potensi sekitar 9,6 miliar barel minyak dan 71,8 triliun kaki kubik gas. Sementara Blok Gaea II diproyeksikan memiliki potensi 8,5 miliar barel minyak dan 35,1 triliun kaki kubik gas.

Potensi tersebut dinilai mampu membuka peluang besar bagi peningkatan pendapatan daerah melalui skema bagi hasil apabila tahapan eksplorasi hingga produksi dapat berjalan sesuai rencana.

Samaun bahkan optimistis investasi migas dapat membawa Fakfak menjadi salah satu daerah dengan kapasitas fiskal yang kuat di Tanah Papua.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, termasuk wilayah Arguni, Tomage, Kokas, Karas, Pulau Tiga, Wamosan hingga Tanah Rata untuk mendukung pelaksanaan survei seismik yang akan segera dilakukan.

“Kita ingin daerah ini maju. Jangan ada hambatan agar proses investasi bisa berjalan cepat dan Fakfak dapat menjadi daerah penghasil, bukan hanya daerah dampak,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan perkembangan proyek strategis nasional migas melalui kedatangan struktur anjungan lepas pantai (jacket) untuk proyek Tangguh UCC yang sedang dalam perjalanan menuju Fakfak.

Melalui pertemuan tersebut, pemerintah berharap tercipta kesepahaman bersama antara pemerintah, masyarakat adat, lembaga kultur, dan investor guna mendukung investasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Fakfak.

Popular Articles