Top 5 This Week

Related Posts

Waduh.! Jeritan Petani Sawit Diabaikan, Dinas Perkebunan Malah ‘Walk Out’ Saat Rakyat Datang!

Redaksi.co SULBAR : Sebuah drama memuakkan tersaji di ruang Komisi II DPRD Sulawesi Barat. Harapan ratusan petani sawit untuk mengadu nasib justru berujung tamparan keras. Pihak Dinas Perkebunan (Disbun) Sulbar secara mengejutkan memilih walk out dan angkat kaki tepat saat Aliansi Rakyat Sulbar Peduli Petani Sawit melangkah masuk ke ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Aksi “kabur” para pejabat ini sontak menyulut kemarahan besar dan meninggalkan tanda tanya raksasa: Mengapa pemerintah takut menghadapi rakyatnya sendiri?

Kehadiran aliansi masyarakat yang membawa sejuta pilu dan penderitaan petani sawit justru disambut dengan punggung para pejabat yang menghindar dari tanggung jawab. Koordinator aksi, Muh Idsal Ramadhani, dengan nada bergetar menumpahkan amarahnya atas perlakuan diskriminatif tersebut.

“Begitu kami datang, Dinas Perkebunan langsung keluar dari ruangan! Ini bukan sekadar soal meninggalkan rapat, ini penghinaan! Rakyat merasa tidak dihargai sama sekali saat ingin menyampaikan penderitaannya,” tegas Idsal dengan nada geram.

Idsal menekankan bahwa kedatangan mereka ke gedung wakil rakyat bukanlah untuk memicu keributan, melainkan menjadi penyambung lidah bagi para petani yang kian menjerit akibat ketidakpastian harga sawit yang mencekik leher.

Sikap defensif dan antipati yang ditunjukkan oleh Dinas Perkebunan Sulbar ini dinilai menjadi bukti nyata bobroknya komitmen pelayanan publik di wilayah tersebut. Forum resmi yang difasilitasi oleh DPRD yang seharusnya menjadi ruang dialog sehat, justru dicoreng oleh aksi tidak terpuji para birokrat.

“Kalau rakyat datang lalu pejabat memilih pergi, maka jangan salahkan jika masyarakat mulai mempertanyakan, pemerintah ini berdiri di pihak siapa?” tandas Idsal berapi-api.

Ia menambahkan bahwa di tengah krisis yang menjepit, petani sawit tidak lagi membutuhkan retorika atau janji manis di atas kertas. Mereka butuh nyali dan keberpihakan nyata dari pemerintah untuk membela hak-hak rakyat kecil yang terus diperas keadaan.

Insiden memalukan ini dipastikan menjadi bahan bakar baru bagi perlawanan masyarakat. Aliansi Rakyat Sulbar Peduli Petani Sawit menegaskan, aksi boikot dari Dinas Perkebunan tidak akan menciutkan nyali mereka.

Satu pesan mutlak dikirimkan ke mapolresta dan gedung gubernur: Perjuangan tidak akan pernah usai sampai ada keadilan mutlak dan keberpihakan nyata bagi petani sawit di bumi Sulawesi Barat! (ZUL)

Popular Articles