redaksi.co, Jakarta | Forum Komunikasi Nasional-08 (FKN-08) menyampaikan komitmennya mendukung sekaligus mengawal pelaksanaan program-program pro-rakyat Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Konsolidasi Rakyat Organ Relawan Pendukung Presiden Republik Indonesia di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7).

Kegiatan bertema “Konsolidasi Rakyat Mendukung Program Pro-Rakyat dan Pro-Kemandirian Bangsa Presiden Prabowo Subianto” itu dihadiri para ketua umum organisasi relawan, tokoh masyarakat, akademisi, dan inisiator FKN-08 sebagai upaya memperkuat sinergi dalam mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Panitia, Indria Febriansyah, mengatakan peran relawan tidak berhenti setelah pemilihan presiden selesai. Menurutnya, relawan memiliki tanggung jawab untuk terus mengawal keberhasilan pemerintahan melalui partisipasi dalam pembangunan.

“Forum Komunikasi Nasional-08 hadir sebagai rumah besar komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi seluruh organ relawan. Kita ingin memastikan bahwa semangat perjuangan yang telah mengantarkan Bapak Prabowo Subianto menjadi Presiden terus berlanjut dalam bentuk kerja nyata bagi masyarakat,” ujar Indria.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Sekretaris Bidang Politik almarhum Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo, Nehemia Lawalata, menyampaikan keynote speech bertajuk “Melawan Serakahnomic”. Ia menilai pembangunan ekonomi nasional perlu diarahkan pada ekonomi kerakyatan dengan memperkuat hilirisasi industri, ketahanan pangan, koperasi, serta pengelolaan sumber daya alam yang berpihak pada kepentingan nasional.

“Indonesia harus membangun ekonomi yang berkeadilan, bukan ekonomi yang dikuasai oleh keserakahan. Ekonomi nasional harus kembali kepada semangat Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945, yaitu sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” kata Nehemia.

Inisiator FKN-08, Yoserizal Nasution, mengatakan organisasi tersebut dibentuk sebagai wadah koordinasi berbagai organ relawan pendukung Presiden Prabowo tanpa menghilangkan identitas masing-masing organisasi. Menurutnya, FKN-08 mengedepankan koordinasi lintas bidang, mulai dari ketahanan pangan, UMKM, investasi, pendidikan, kesehatan, teknologi informasi, hingga komunikasi publik.

Adapun H. Safrin menyatakan FKN-08 akan berperan sebagai mitra strategis pemerintah melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, hilirisasi industri, transformasi digital, pengembangan sumber daya manusia, serta pelestarian lingkungan hidup.

“Relawan harus menjadi bagian dari solusi. Kita bukan hanya hadir saat pemilu, tetapi juga hadir mengawal keberhasilan program-program pemerintah yang berpihak kepada rakyat,” ujar Safrin.

Konsolidasi tersebut juga menghasilkan kesepakatan pembentukan kelompok kerja berdasarkan bidang keahlian serta pernyataan sikap yang menegaskan dukungan terhadap program strategis Presiden Prabowo Subianto yang berorientasi pada kepentingan rakyat, kemandirian bangsa, serta pembangunan yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.