Jakarta, Redaksi.co – Transformasi pelayanan publik di bidang pertanahan terus diperkuat,Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan menghadirkan berbagai inovasi yang tidak hanya berfokus pada percepatan administrasi, tetapi juga meningkatkan kenyamanan masyarakat saat mengakses layanan.
Salah satu terobosan yang kini diperkenalkan adalah pemanfaatan tur virtual melalui maskot layanan Minaru, Inovasi ini memungkinkan masyarakat mengenal lebih dekat suasana kantor, alur pelayanan, hingga berbagai fasilitas yang tersedia sebelum datang langsung ke lokasi, Langkah tersebut dinilai mampu memberikan kemudahan sekaligus membantu pemohon mempersiapkan proses pengurusan dokumen pertanahan dengan lebih baik.
Selain menghadirkan pengalaman digital yang lebih informatif, Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan juga terus melengkapi sarana pelayanan yang mendukung kenyamanan masyarakat, Berbagai fasilitas disiapkan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih ramah, tertata, dan efisien.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Muhamad Irdian, S.SiT., M.T., mengatakan peningkatan kualitas pelayanan menjadi prioritas utama dalam mendukung reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Menurutnya, pelayanan yang baik tidak hanya diukur dari kecepatan proses administrasi, tetapi juga dari kemudahan akses informasi dan kenyamanan masyarakat selama memperoleh layanan.
Ia menegaskan bahwa inovasi akan terus dikembangkan agar pelayanan pertanahan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat, Pendekatan digital menjadi salah satu strategi untuk menghadirkan layanan yang lebih transparan, efektif, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui berbagai pembaruan tersebut, Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan berharap kepercayaan publik terhadap layanan pertanahan terus meningkat, Transformasi yang dilakukan juga menjadi bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan publik yang profesional, modern, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat dalam setiap proses administrasi pertanahan.

