JAKARTA, Redaksi.Co – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memasuki babak baru dalam upaya mempercepat transformasi pelayanan pertanahan nasional, Sebanyak 130 pejabat baru resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas pelayanan publik di sektor pertanahan yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat, Para pejabat yang dilantik akan mengemban tugas di berbagai daerah dan unit kerja dengan fokus utama meningkatkan efektivitas pelayanan serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pertanahan.
Dalam arahannya, Nusron Wahid menekankan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab kepada masyarakat.
Menurutnya, tantangan pelayanan pertanahan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan aparatur yang mampu bekerja cepat, responsif, serta berorientasi pada solusi,Karena itu para pejabat yang baru dilantik diharapkan menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing,
“Kepercayaan yang diberikan negara harus dibalas dengan kinerja terbaik, Masyarakat menaruh harapan besar terhadap kualitas pelayanan pertanahan yang lebih cepat, transparan, dan memberikan kepastian hukum,” tegas Nusron.
Sebanyak 130 pejabat yang dilantik terdiri atas 16 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 113 Pejabat Administrator, dan satu Pejabat Fungsional,Komposisi tersebut mencerminkan upaya penguatan organisasi dari tingkat pusat hingga daerah guna memastikan program-program strategis pertanahan dapat berjalan lebih efektif.
Pelantikan ini juga menjadi bagian dari kebijakan penyegaran organisasi yang dilakukan secara berkelanjutan,Melalui promosi, mutasi, dan rotasi jabatan, Kementerian ATR/BPN berupaya menciptakan birokrasi yang lebih adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi dinamika pelayanan publik yang terus berkembang.
Selain pengambilan sumpah jabatan, acara turut diwarnai dengan pembacaan pakta integritas sebagai bentuk komitmen seluruh pejabat terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, Penandatanganan berita acara sumpah jabatan menjadi simbol kesiapan para pejabat untuk menjalankan tugas sesuai aturan dan nilai-nilai integritas institusi.
Nusron Wahid juga mengingatkan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga ditentukan oleh kualitas pelaksanaan di lapangan,Oleh karena itu seluruh jajaran ATR/BPN diminta memperkuat sinergi, membangun budaya kerja kolaboratif, dan menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang prima.
Pelantikan 130 pejabat ini dinilai sebagai salah satu langkah penting dalam mempercepat transformasi ATR/BPN menuju institusi yang semakin modern, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Dengan hadirnya para pejabat baru di berbagai wilayah Indonesia, pemerintah berharap pelayanan pertanahan dapat semakin mudah diakses, lebih cepat diproses, dan mampu memberikan kepastian hukum yang lebih baik bagi masyarakat,
“Transformasi pelayanan pertanahan tidak bisa ditunda, Dengan energi baru dan kepemimpinan baru di berbagai daerah, ATR/BPN diharapkan mampu menghadirkan layanan yang semakin cepat, transparan, dan terpercaya bagi seluruh rakyat Indonesia.”

