Selasa, Maret 31, 2026
Beranda blog Halaman 97

Gerak Jalan Santai Dalam Rangka HUT Ke-19 Partai Hanura, Bupati Purwakarta : HUT Moment Pererat Kebersamaan

0

Gerak Jalan Santai Dalam Rangka HUT Ke-19 Partai Hanura, Bupati Purwakarta : HUT Moment Pererat Kebersamaan

Redaksi.co || Bupati Purwakarta menghadiri kegiatan jalan santai sekaligus penutupan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ke-19 yang digelar di Alun-Alun Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, pada Minggu, (11/1/2026). Kegiatan ini berlangsung meriah dan diikuti oleh kader partai serta masyarakat dari berbagai kalangan.

Acara jalan santai tersebut menjadi puncak dari rangkaian kegiatan HUT Partai Hanura ke-19 yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan, silaturahmi, serta meningkatkan partisipasi sosial antara partai politik dan masyarakat.

Bupati Purwakarta menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ke-19 di Kabupaten Purwakarta.

Ia berharap momentum peringatan HUT ini dapat menjadi ajang konsolidasi kader sekaligus memperkuat hubungan dan kedekatan Partai Hanura dengan masyarakat.

“Semoga di usia ke-19 ini, Partai Hanura semakin solid, terus berkontribusi positif bagi pembangunan daerah, serta mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat,” ujarnya singkat.

Melalui rangkaian kegiatan HUT Hanura tersebut, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat perjuangan partai dapat terus tumbuh dan terjaga.

Hal ini sejalan dengan peran politik partai dalam memperjuangkan kepentingan rakyat serta mendukung terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

Kegiatan ditutup dengan suasana penuh keakraban, hiburan rakyat, serta pembagian doorprize, yang semakin menambah semarak perayaan HUT Partai Hanura ke-19 di Kabupaten Purwakarta.***

Editor : UJ

BEM FH UM Kendari Kecam Penembakan Warga oleh Oknum Brimob di Bombana

0
• BEM FH UM Kendari Kecam Penembakan Warga oleh Oknum Brimob di Bombana

 

REDAKSI.CO, KENDARI – Ahmad Asyrof selaku sekertaris jendral Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum UM-Kendari menyorot terkait tindakan represif berupa penembakan oleh anggota brimob polda sultra di desa wambarema kabupaten, bombana.• BEM FH UM Kendari Kecam Penembakan Warga oleh Oknum Brimob di BombanaAksi tersebut dinilai telah melenceng daripada tugas dan fungsi polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. dengan aksi tersebut menjadi preseden bagi insitusi polri khususnya satuan brimob polda sultra

“Kami BEM FH UMK mengutuk keras tindakan premanisme dan anarkisme yang di lakukan oleh anggota brimob polda sultra dengan menembak salah satu masyarakat kabupaten bombana”. ujar Ahmad Asyrof Sekjen BEM FH UMK .

Ahmad Asyrof juga mengungkapkan di tengah isu reformasi polri yang sedang menjadi perbincangan nasional serta perluasan tugas dan wewenang polri dalam KUHP serta KUHAP baru dengan hadirnya tindakan penembakan tersebut polri tidak lagi melindungi serta memberikan rasa aman bagi masyarakat melainkan memberikan ancaman terhadap keamanan masyarakat itu sendiri.

“Saya menilai dengan diberikannya tugas dan wewenang polri saat ini bukan menghadirkan rasa aman tapi ancaman sehingga saya menilai saat ini masyarakat lebih takut kepada polisi daripada penjahat”. lanjut Sekjen BEM FH UMK

Sebagai penutup, Akibat peristiwa tersebut BEM FH UMK meminta kepada kapolda sultra serta Dansat brimob polda sultra untuk menindak tegas anggota yang telah melakukan penembakan kepada masyarakat bombana dengan memberikan sanksi yang seberat-beratnya.

“Saya selaku sekjen BEM FH UMK meminta kapolda sultra serta Dansat brimob polda sultra untuk memberikan sanksi yang seberat beratnya kepada pelaku penembakan di bombana karena keselamat rakyat adalah hukum yabg paling tinngi” tegasnya.

• BEM FH UM Kendari Kecam Penembakan Warga oleh Oknum Brimob di Bombana

0

REDAKSI.CO, KENDARIAhmad Asyrof selaku (SEKJEN) Sekertaris jendral Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum UM-Kendari, menyorot terkait tindakan represif berupa penembakan oleh anggota brimob polda sultra di desa wambarema kabupaten, bombana.• BEM FH UM Kendari Kecam Penembakan Warga oleh Oknum Brimob di Bombana
Aksi tersebut dinilai telah melenceng dari pada tugas dan fungsi polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. dengan aksi tersebut menjadi preseden bagi insitusi polri khususnya satuan brimob polda sultra

Kami. BEM FH UM KENDARI, mengutuk keras tindakan premanisme dan anarkisme yang di lakukan oleh anggota brimob polda sultra dengan menembak salah satu masyarakat kabupaten bombana”. ujar Ahmad Asyrof Sekjen BEM FH UM Kendari.

Ahmad Asyrof juga mengungkapkan di tengah isu reformasi polri yang sedang menjadi perbincangan nasional serta perluasan tugas dan wewenang polri dalam KUHP serta KUHAP baru dengan hadirnya tindakan penembakan tersebut polri tidak lagi melindungi serta memberikan rasa aman bagi masyarakat melainkan memberikan ancaman terhadap keamanan masyarakat itu sendiri”.

“Saya menilai dengan diberikannya tugas dan wewenang polri saat ini bukan menghadirkan rasa aman tapi ancaman sehingga saya menilai saat ini masyarakat lebih takut kepada polisi daripada penjahat”. lanjut Sekjen BEM FH UM Kendari
Sebagai penutup, Akibat peristiwa tersebut BEM FH UM Kendari meminta kepada kapolda sultra serta Dansat brimob polda sultra untuk menindak tegas anggota yang telah melakukan penembakan kepada masyarakat bombana dengan memberikan sanksi yang seberat-beratnya.

“Saya selaku sekjen BEM FH UM Kendari meminta kapolda sultra serta Dansat brimob polda sultra untuk memberikan sanksi yang seberat beratnya kepada pelaku penembakan di bombana karena keselamat rakyat adalah hukum yabg paling tinngi” tegasnya.

Jurnalis Aceh Barat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Tengah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Jurnalis Aceh Barat (JAB) mengantarkan bantuan kepada rekan terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor ke Aceh Tengah, rombongan para jurnalis JAB ini bergerak dari Meulaboh pada Sabtu 10/1/2026

Di tengah perjalanan rombongan Jurnalis JAB juga menjumpai dua jurnalis yang terdampak bencana di Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya.

“Kami disini butuh hunian sementara, maupun hunian tetap. kepastian sumber ekonomi juga untuk menghidupi keluarga kami,” ujar Samsuardi, saat menerima buah tangan dari JAB.

Selanjutnya rombongan JAB ke Aceh Tengah membawa buah tangan untuk teman-teman wartawan. Diawali dengan sesi silaturrahmi dan penyerahan beberapa karung beras kepada rekan seperjuangan.

Ketua JAB Khaidir Azhar, menyampaikan bahwa yang dibawa itu hanya buah tanggan peduli bencana untuk rekan seprofesi

“Ini adalah buah tangan dari teman jurnalis di Aceh Barat. Tujuan kami kemari memperkuat silaturrahmi melihat secara rill kondisi jurnalis/ wartawan di Aceh Tengah dan Bener Meriah,” ujarnya.

Paling miris, ketika mendengar ada dari rekan-rekan wartawan yang mendapat preasur dalam pemberitaan. Intimidasi dari berbagai pihak dalam menentukan arah penayangan berita liputan.

“Kita harus tetap semangat teman-teman semua, suara jurnalis/ wartawan juga harus didengar. Kita pekerja sosial untuk masyarakat, tapi pemerintah jangan abai kepada hak yang melekat pada seorang jurnalis,” tegasnya.

Dalam diskusi ini, para wartawan saling berbagi pengalaman, menceritakan kehidupan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor.

“Kami seperti hidup di dunia lain, harga minyak saja sampai Rp100 ribu per liter. Tapi kami tetap berkarya, meliput dan memberitakan kondisi masyarakat kami di sini,” ujar Jurnalis, perwakilan dari wartawan di Aceh Tengah.

Profesi wartawan pascabencana seakan vakum. Bukan mereka tidak berkerja, tapi akses komunikasi yang terputus dan isolasi medan jalan dalam daerah menghambat semua aktivitas jurnalistik,****

Polri Hadir di Tengah Bencana, Personel Gabungan Siaga Bantu Warga Loloda Utara  

0

REDAKSI. CO – Kepolisian Daerah Maluku Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam tugas kemanusiaan dengan turun langsung membantu masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara. Hal ini diwujudkan melalui apel pengecekan personel gabungan TNI–Polri dan instansi terkait yang dilaksanakan di Desa Doitia, Sabtu (10/1/2026).

Apel pengecekan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi potensi bencana susulan serta mempercepat penanganan dampak bencana yang dialami warga. Personel Polri bersama TNI, BPBD, TAGANA, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP bersinergi dalam satu tim kemanusiaan demi keselamatan masyarakat.

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan bentuk nyata pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga selalu berada di garis depan saat masyarakat membutuhkan bantuan, khususnya dalam situasi bencana. Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami,” Ujarnya.

Ia menjelaskan, personel Polri dari Polres Halmahera Utara, Polsek Loloda Utara, Ditpolairud Polda Maluku Utara, hingga Brimob Kompi Kupa-Kupa diterjunkan untuk memperkuat upaya evakuasi, pengamanan wilayah, serta membantu pembersihan rumah warga yang terdampak.

Menurutnya, sinergi lintas instansi sangat penting dalam penanganan bencana agar seluruh tahapan, mulai dari evakuasi, pengamanan, hingga pemulihan, dapat berjalan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kami juga mengingatkan seluruh personel agar tetap mengutamakan keselamatan dalam bertugas. Wilayah ini tergolong rawan, sehingga setiap langkah harus dilakukan secara terukur dan terkoordinasi,” tambahnya.

Selain fokus pada aspek teknis penanganan bencana, Polri juga memperhatikan sisi kemanusiaan dan kebutuhan spiritual personel serta masyarakat. Kegiatan pembersihan rumah warga dijadwalkan secara teratur, dengan tetap memberikan ruang bagi pelaksanaan ibadah.

Apel pengecekan yang berlangsung dalam suasana tertib dan penuh kebersamaan tersebut berakhir dengan kondisi aman dan terkendali. Kehadiran Polri bersama unsur terkait di Desa Doitia diharapkan mampu memberikan rasa aman serta meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

PPJNA98: Dasco Telepon Prabowo Aceh Disetujui Tidak Kena Efesiensi, Jalankan Amanat Jaga Persatuan Indonesia,

0

Redaksi.Co || Anto Kusumayuda (IST)
Keputusan pemerintah untuk tidak memberlakukan kebijakan efisiensi terhadap Transfer ke Daerah (TKD) bagi Provinsi Aceh tahun ini dinilai sebagai langkah konstitusional dan berkeadilan. Keputusan tersebut diambil setelah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melakukan komunikasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto, menyikapi kondisi Aceh yang tengah menghadapi dampak bencana dan membutuhkan pemulihan cepat.

Ketua Umum Persatuan Pergerakan Jaringan Nasional Aktivis 98 (PPJNA 98), Anto Kusumayuda, menyatakan bahwa langkah Dasco bukan sekadar manuver politik, melainkan bentuk nyata menjalankan amanat Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Ini bukan soal lobi elite, tapi soal keberpihakan negara. Dasco menjalankan amanat Pancasila, terutama sila keadilan sosial, dan UUD 1945 yang mewajibkan negara melindungi seluruh rakyatnya, khususnya daerah yang sedang tertimpa musibah,” ujar Anto dalam keterangannya, Ahad (11/1/2026).

Aceh dalam beberapa waktu terakhir menghadapi berbagai bencana alam, mulai dari banjir, longsor, hingga kerusakan infrastruktur di sejumlah kabupaten/kota. Kondisi tersebut membuat daerah membutuhkan dukungan fiskal penuh, terutama melalui TKD yang selama ini menjadi tulang punggung pembiayaan layanan publik dan pemulihan pascabencana.

Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat pada tahun anggaran berjalan sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran di daerah, termasuk Aceh. Pemangkasan TKD dikhawatirkan akan berdampak langsung pada sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur dasar, dan bantuan sosial bagi korban bencana.

Namun, melalui komunikasi politik tingkat tinggi antara DPR dan Presiden, Aceh akhirnya dikecualikan dari kebijakan efisiensi TKD tahun ini.

Anto Kusumayuda menilai peran Sufmi Dasco Ahmad sebagai pimpinan DPR RI sangat strategis dalam memastikan kebijakan fiskal nasional tidak abai terhadap kondisi objektif daerah.

“Dasco menunjukkan fungsi DPR sebagai wakil rakyat yang sesungguhnya. Beliau tidak hanya bicara soal anggaran di atas kertas, tetapi membaca realitas di lapangan,” kata Anto.

Menurutnya, keberanian Dasco menghubungi langsung Presiden Prabowo mencerminkan kepemimpinan politik yang komunikatif dan solutif, sekaligus memperlihatkan hubungan eksekutif–legislatif yang sehat dalam kerangka demokrasi konstitusional.

PPJNA 98 juga memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilai cepat merespons aspirasi daerah. Persetujuan Presiden agar TKD Aceh tidak terkena efisiensi disebut sebagai bukti bahwa pemerintah pusat membuka ruang dialog dan mendahulukan kepentingan rakyat.

“Presiden Prabowo menunjukkan bahwa negara hadir. Dalam situasi darurat, efisiensi tidak boleh mengorbankan keselamatan dan pemulihan rakyat,” tegas Anto.

Ia menambahkan, keputusan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pemerintahan Prabowo tidak anti-kritik dan terbuka terhadap masukan dari DPR maupun elemen masyarakat sipil.

Dalam perspektif PPJNA 98, TKD bukan sekadar mekanisme distribusi anggaran, tetapi merupakan instrumen keadilan sosial dan pemerataan pembangunan. Karena itu, kebijakan fiskal harus mempertimbangkan kondisi geografis, sosial, dan situasional tiap daerah.

Aceh, dengan status kekhususan dan sejarah panjang konflik serta bencana, menurut Anto, memang layak mendapatkan perlakuan khusus dalam kondisi tertentu.

“Kalau daerah yang sedang luka justru dipotong anggarannya, itu bertentangan dengan semangat negara kesejahteraan,” ujarnya.

Meski mengapresiasi keputusan tersebut, PPJNA 98 juga mengingatkan pentingnya pengawasan agar TKD Aceh benar-benar digunakan untuk pemulihan rakyat, bukan disalahgunakan.

Anto meminta pemerintah daerah, DPRD, dan aparat penegak hukum memastikan dana tersebut dialokasikan secara transparan dan akuntabel, khususnya untuk:

-Rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana
-Pemulihan ekonomi masyarakat
-Perbaikan infrastruktur dasar
-Layanan kesehatan dan pendidikan

“Keputusan negara sudah tepat, sekarang tanggung jawab daerah untuk membuktikan bahwa dana ini benar-benar untuk rakyat,” pungkasnya.

Dengan tidak dikenakannya efisiensi TKD tahun ini, Aceh diharapkan dapat bergerak lebih cepat dalam proses pemulihan dan kembali menata kehidupan sosial-ekonomi masyarakatnya. Keputusan ini sekaligus menjadi preseden penting bahwa kebijakan fiskal nasional harus selalu berpihak pada kemanusiaan dan keadilan sosial, sebagaimana diamanatkan Pancasila dan UUD 1945.***

Editor : Yosep M

Asep Japar Bupati Sukabumi Buka Kejurda Karate, Bangun Katakter dan Sportivitas

0

Redaksi.Co || Bupati Sukabumi H Asep Japar membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Tournament dan Festival Karate Piala Bupati Sukabumi III Se-Jawa Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di GOR Venue Tinju, Palabuhanratu, Sabtu (10/1/2026).

Acara pembukaan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi, Forkopimcam, jajaran Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Jawa Barat dan Kabupaten Sukabumi, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sukabumi. Kejuaraan yang diselenggarakan Forki Kabupaten Sukabumi ini diikuti ratusan atlet karate dari beberapa Kabupaten/kota.

Bupati Sukabumi H Asep Japar menyebut Kejurda Karate Piala Bupati Sukabumi III menjadi agenda penting dalam pembinaan dan pengembangan atlet, khususnya cabang olahraga karate di daerah. Menurutnya, ajang ini bukan hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antar karateka di Jawa Barat.

“Kejuaraan ini tidak semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, dan persaudaraan di antara para atlet,” kata Bupati.

Bupati berpesan kepada seluruh atlet agar menampilkan kemampuan terbaik, bertanding secara optimal, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play. Menurutnya, kemenangan harus diraih secara terhormat, sementara kekalahan harus diterima dengan lapang dada.

“Persaingan hanya ada di arena pertandingan. Di luar arena, kita semua adalah saudara, yakni bagian dari keluarga besar karate Indonesia,” ujarnya.

Tak lupa, Bupati juga mengingatkan para wasit dan juri agar memimpin pertandingan secara profesional, objektif, dan adil sesuai aturan yang berlaku.

“Semoga kejuaraan ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” harapnya.

Sementara itu, Ketua FORKI Kabupaten Sukabumi, H. M Kamaludin Zen menilai para atlet karate di Sukabumi memiliki potensi besar untuk berkembang. Ia optimis, Forki Kabupaten Sukabumi untuk terus membenahi manajemen pembinaan atlet, termasuk dukungan pembiayaan bagi perguruan dan dojo.

“Saat ini terdapat delapan dojo aktif di Kabupaten Sukabumi. Pada 2026, kami fokus mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dengan target meraih medali emas, perak, maupun perunggu,” tegasnya.

Kamaludin pun memberikan motivasi kepada para atlet agar bertanding dengan penuh semangat dan tidak mudah menyerah selama kompetisi berlangsung.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara, Budiarkah, menjelaskan kejuaraan ini diikuti delapan perguruan karate yang ada di Sukabumi, yakni BKC, Budokai, Gabdika, Gokasi, Inkai, Inkanas, Shokaido, dan Wadokai. Dojo-dojo tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Secara keseluruhan, kejuaraan ini diikuti 608 atlet yang bertanding di 704 kelas. Panitia juga menyiapkan total hadiah pembinaan sebesar Rp29 juta. Rinciannya, Juara Umum I berhak atas Piala Bupati Sukabumi dan uang pembinaan Rp10 juta, Juara Umum II memperoleh Piala Kadispora dan uang pembinaan Rp7 juta, serta Juara Umum III mendapatkan Piala Ketua Forki Kabupaten Sukabumi dan uang pembinaan Rp5 juta.

Selain itu, penghargaan Best of the Best Kumite Under 21 Putra disertai uang pembinaan Rp1 juta. Panitia juga memberikan uang pembinaan masing-masing Rp2,5 juta untuk dojo asal Kabupaten Sukabumi dan luar dari Kabupaten Sukabumi.

Pada kesempatan itu, Bupati Sukabumi bersama jajaran menyerahkan medali secara simbolis kepada para atlet di sejumlah kategori, di antaranya Pra Usia Dini Kata Perorangan Putra dan Putri serta Usia Dini Kata Perorangan Putra dan Putri. ***

Editor : Yosep M

Bhabinkamtibmas Polsek Padang Tualang Sambangi Warga Desa Bukit Sari, Sampaikan Pesan Kamtibmas

0

Langkat –redaksi.co

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Polsek Padang Tualang, Polres Langkat, Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sambang dan tatap muka bersama warga, Sabtu (10/01/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun I, Desa Bukit Sari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. Bhabinkamtibmas Polsek Padang Tualang, Brigadir Budi Teguh Perkasa, S.H., turun langsung ke tengah masyarakat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mempererat hubungan antara Polri dan warga binaan.

Dalam kesempatan itu, Brigadir Budi mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi lingkungan agar tetap aman dan kondusif, salah satunya dengan mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling). Ia juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

Selain itu, Bhabinkamtibmas turut memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan narkoba serta praktik judi online yang dapat merusak kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Warga juga diimbau agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Padang Tualang IPTU Bayu S.Tr.K menyampaikan bahwa kegiatan sambang desa merupakan langkah preventif kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun kepercayaan publik serta meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

Sementara itu, Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H, S.I.K, M.Si, mengapresiasi kegiatan sambang yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Padang Tualang. Ia menegaskan bahwa kegiatan serupa juga dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan oleh seluruh Bhabinkamtibmas di jajaran Polsek se-Polres Langkat.

“Kegiatan sambang desa oleh Bhabinkamtibmas merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Langkat. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Polri dapat mendengar aspirasi warga, mengetahui permasalahan di lapangan, serta bersama-sama mencari solusi,” ujar Kapolres.

Kapolres Langkat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi menjadi tugas bersama. Mari kita jaga kampung kita agar tetap kondusif, bebas dari narkoba, judi online, serta perbuatan lain yang merugikan masyarakat,” pesannya.

Sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, Polri menyediakan layanan Call Center 110 yang dapat dihubungi secara gratis selama 24 jam untuk melaporkan gangguan kamtibmas maupun kejadian yang membutuhkan kehadiran cepat petugas kepolisian.

Melalui kegiatan rutin sambang dan tatap muka ini, Polsek Padang Tualang berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan harmonis di wilayah Kabupaten Langkat.

M.ilyas

Perayaan Natal Bersama Bimas Kristen Kemenag Sumut Berlangsung Aman dan Kondusif di Stabat

0

Langkat –redaksi.co

Perayaan Natal Bersama Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen dan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 berlangsung khidmat, aman, dan kondusif. Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026, mulai pukul 09.00 WIB, bertempat di GOR Stabat, Kabupaten Langkat.

Perayaan Natal ini diselenggarakan oleh Bimas Kristen Kementerian Agama Kabupaten Langkat dengan ketua panitia Masniari E. J. Panjaitan, S.Th., M.Psi, dan dihadiri sekitar ±1.000 jemaat Kristen dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kakanwil Kemenag Sumut H. Ahmad Qosbi, Bupati Langkat H. Syah Afandin, Kabid Bimas Kristen Kemenag Provinsi Sumatera Utara Arnot Napitupulu, para tokoh masyarakat Kristen, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Rangkaian acara dimulai dengan registrasi dan kedatangan tamu, dilanjutkan prosesi pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Agama, laporan ketua panitia, sambutan dari Kemenag Kabupaten Langkat, Bimas Kristen Kemenag Sumut, Bupati Langkat, tokoh masyarakat Kristen, hingga sambutan Kakanwil Kemenag Sumut. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ibadah Natal, pemberian cendera mata, makan siang bersama, dan penutup.

Kapolres Langkat David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, menyampaikan bahwa Polres Langkat menerjunkan personel pengamanan secara terbuka dan tertutup guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

“Pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh jemaat serta tamu undangan, sehingga perayaan Natal dapat berlangsung dengan penuh kekhidmatan,” ujar Kapolres Langkat.

Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 14.00 WIB, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas. Polres Langkat berkomitmen terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat guna menjaga keamanan serta memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di wilayah hukum Kabupaten Langkat.

M.ilyas

Polsek Pangkalan Susu Gelar Bakti Sosial, Salurkan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

0

Langkat _redaksi.co

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polsek Pangkalan Susu jajaran Polres Langkat melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di wilayah hukumnya.

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2026, sekitar pukul 10.30 WIB, bertempat di Kelurahan Beras Basah, Kecamatan Pangkalan Susu. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata empati dan kepedulian Polri dalam membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

Kapolsek Pangkalan Susu AKP Reynold Naibaho, S.H., melalui Wakapolsek IPTU W. Situmorang, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan bersama Kanit Binmas AIPTU Tarmadi dan AIPTU Heri Sumadyo. Dalam kegiatan itu, personel Polsek Pangkalan Susu menyalurkan bantuan berupa tiga paket sembako kepada warga kurang mampu.

“Bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, sekaligus sebagai upaya mempererat hubungan silaturahmi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri, khususnya di wilayah Pangkalan Susu,” ujar IPTU W. Situmorang.

Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, melalui Kasi Humas Polres Langkat menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh jajaran Polsek Pangkalan Susu. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan implementasi Polri yang Presisi dan humanis serta bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kapolres Langkat mengapresiasi kepedulian jajaran Polsek Pangkalan Susu yang secara konsisten hadir membantu masyarakat melalui kegiatan sosial. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna mempererat hubungan silaturahmi dan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” ujar Kasi Humas. AkP Jekson.

Ia menambahkan, Polres Langkat berkomitmen mendorong seluruh jajaran agar aktif melaksanakan kegiatan kemanusiaan dan sosial, sehingga manfaat kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat penerima bantuan menyambut baik serta mengapresiasi perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh jajaran Polsek Pangkalan Susu.

M.ilyas