Beranda blog Halaman 9

Bupati Tarmizi Resmikan Sekaligus Serahkan Rumah Layak Huni Bantuan Forum Tokoh Peduli Aceh Barat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM meresmikan dan menyerahkan Rumah Layak Huni (RLH) bantuan dari Forum Tokoh Peduli Aceh Barat (FTPAB) kepada masyarakat di Desa Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat pada Rabu, 19/8/2026

Tarmizi mengatakan, bahwa RLH yang diresmikan pada hari ini adalah rumah perdana yang dibangun oleh FTPAB yang anggarannya berasal dari sumbangan para anggota atau pengurus yang berasal dari seluruh kalangan masyarakat.

“Jadi seluruh masyarakat Aceh Barat bergabung dalam forum ini kemudian kita jadikan forum ini untuk melibatkan semua pihak yang peduli terhadap daerah dan bersedekah setiap Jumat sore jadi pahalanya lebih besar dan lebih berkah,” kata Tarmizi.

Dikatakan Tarmizi, para donatur di FTAB bersedekah secara ikhlas dan sukarela dengan nominal yang berbeda – beda. Kedepan dia berharap anggota FTPAB akan terus bertambah agar bantuan yang terkumpul juga semakin besar.

“Semakin banyak yang terlibat dan peduli terhadap masyarakat maka semakin banyak juga orang yang beribadah serta bersedekah, itu baik untuk daerah. Dan semoga nanti bukan hanya rumah duafa saja yang dapat dibantu, tapi juga untuk hal lain baik pada saat bencana dan sebagainya,” katanya.

Saat ini kata Tarmizi ada sekitar 800 RLH lagi yang dibutuhkan untuk masyarakat di Aceh Barat, berbagai solusi sedang diusahakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk menyelesaikan hal tersebut baik itu dengan menjemput anggaran ke pemerintah pusat.

“Kita targetnya tahun ini ada sebanyak 100 unit RLH yang akan dibangun di Aceh Barat. Pihak perusahaan sudah kita panggil, mereka sudah komitmen ada yang menyatakan akan membangun 5, 10 dan 20 RLH, walau nanti mereka yang membangun sendiri,” ujar Tarmizi.

Sementara itu, Ketua FTPAB, Adami Umar mengatakan, anggaran yang digunakan untuk pembangunan satu unit RLH mereka lebih murah dibandingkan dengan satu unit rumah pada umumnya dengan tipe yang sama.

“Lebih hematnya kan karena ini kan dana amanah jadi bebas dari keuntungan. Kalau yang lain biasanya kan ada rekanan dan rekanan ada keuntungannya, kemudian ada belanja – belanja yang kena pajak, tapi kalau kita kan bebas dari pajak dan kita juga bebas dari biaya operasional,” kata Adami.

Dikatakan Adami, untuk pembangunan satu unit RLH mereka menghabiskan dana sekitar Rp 118.840.000, kalau dihitung secara borongan untuk pembangunan satu unit rumah dengan tipe yang sama bisa mencapai Rp 122.000.000 dengan harga yang saat ini.

“Sebenarnya kita ada divisi beasiswa, pengembangan UKM tapi hari ini kita focus untuk pembangunan RLH karena terlalu banyak masyarakat kita yang tinggal ditempat yang tidak layak makanya di awal ini kita fokus bangun rumah nanti kita mendesain beasiswa dan segalanya macamnya” katanya.

Usai meresmikan RLH di Kecamatan Woyla Barat tersebut, Tarmizi bersama rombongan kemudian meninjau lokasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Teupin Peuraho, Kecamatan Arongan Lambalek ****

Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih Tanam Serentak Dan Panen Raya Di Sembalun

0

http://*redaksi.co 19 Agustus 2026*

Lombok Timur, 19 Agustus 2026 — Polri terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui percepatan swasembada bawang putih. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penanaman bawang putih serentak, panen raya, serta groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolri jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan serta Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan berbagai pemangku kepentingan terkait. Rangkaian kegiatan menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam meningkatkan produksi bawang putih nasional sekaligus memperkuat ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.

Kapolri menegaskan, upaya percepatan swasembada pangan merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mandiri di tengah ketidakpastian situasi global.

“Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjuti sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Kapolri.

Dalam mendukung percepatan swasembada bawang putih, Polri bersinergi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan mitra strategis telah memperoleh potensi lahan terverifikasi seluas 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dari luasan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton. Program tersebut turut memberdayakan 117 kelompok tani dengan melibatkan 2.257 petani.

Kapolri menyebut potensi lahan tersebut masih dapat diperluas sebagai bagian dari akselerasi peningkatan produksi bawang putih nasional.

“Kita memiliki potensi luas lahan sebesar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dan ini kalau memang ada kebijakan lanjut untuk memperluas luasan ini, tentunya kita mengharapkan luasan ini bisa bertambah sehingga kemudian apa yang menjadi cita-cita dari Bapak Presiden betul-betul bisa kita eksekusi dengan baik,” kata Kapolri.

Pada kegiatan hari ini, penanaman bawang putih dilaksanakan secara serentak di 14 Polda pada lahan seluas 279,5 hektare. Penanaman tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih yang dapat dipanen pada kuartal IV 2026. Sementara itu, tiga Polda lainnya akan melaksanakan penanaman menyesuaikan masa tanam di wilayah masing-masing.

Khusus di Sembalun, dilaksanakan panen raya bawang putih pada lahan seluas 105 hektare dengan potensi hasil mencapai 1.050 ton. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri seluas 250 meter persegi dengan kapasitas penyimpanan mencapai 300 ton bawang putih. Keberadaan gudang tersebut diharapkan dapat memperkuat pengelolaan pascapanen melalui penyediaan sarana penyimpanan yang memadai, sehingga kualitas hasil produksi dapat tetap terjaga sebelum diserap dan didistribusikan.

Kapolri juga menyoroti tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih. Menurutnya, kebutuhan nasional yang jauh lebih besar dibandingkan produksi dalam negeri menjadi tantangan yang harus dijawab melalui peningkatan produktivitas dan perluasan sentra produksi.

“Saat ini bawang putih masih memiliki ketergantungan impor sangat tinggi, kurang lebih 90 sampai 95 persen. Sementara produksi kita saat ini masih di antara 34.000 sampai 40.000 ton, sementara kebutuhan nasional kita 600.000 ton per tahun. Artinya, ini adalah tantangan bagi kita semua untuk bagaimana kita mengulang kejayaan yang pernah terjadi saat itu, kita telah mencapai swasembada bawang putih,” ujar Kapolri.

Dukungan terhadap sektor produksi juga diperkuat melalui pemberian alat dan mesin pertanian. Polri akan memberikan 81 unit hand tractor dan 5 unit pompa air tenaga surya. Kementerian Pertanian turut memberikan 9 unit hand tractor, 1 unit traktor roda empat, serta 19 unit pompa air, sedangkan PT Pupuk Indonesia memberikan bantuan 17 ton pupuk.

Menurut Kapolri, dukungan sarana produksi tersebut diperlukan untuk memastikan peningkatan luas lahan dapat diikuti dengan produktivitas pertanian yang optimal.

“Harapan kita semua, kita bisa melaksanakan swasembada, masyarakat kita, petani kita juga sejahtera dan Indonesia betul-betul memiliki kedaulatan di negeri sendiri,” tegasnya.

Selain memperluas lahan tanam, Polri bekerja sama dengan Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk mengembangkan bibit bawang putih yang dapat dibudidayakan pada wilayah dengan ketinggian kurang dari 1.000 meter di atas permukaan laut. Pengembangan tersebut diharapkan membuka peluang perluasan sentra produksi bawang putih ke wilayah dataran yang lebih rendah.

Kapolri mendorong agar riset dan pengembangan bibit unggulan terus dilakukan, termasuk pengujian budidaya bawang putih pada wilayah dengan ketinggian di bawah 1.000 meter di atas permukaan laut.

“Kalau ini bisa berhasil, artinya di bawah ketinggian 900 meter pun kita bisa menanam. Artinya kalau itu bisa berjalan maka akselerasi swasembada pangan, khususnya bawang putih nasional, betul-betul bisa berjalan dengan sebaik-baiknya,” kata Kapolri.

Melalui kolaborasi dari hulu hingga hilir tersebut, Polri berharap produksi bawang putih dalam negeri terus meningkat, ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani dan mendukung terwujudnya swasembada bawang putih nasional.

“Terus semangat dan kita sama-sama tunjukkan bahwa Indonesia bisa swasembada, khususnya bawang putih,” tutup Kapolri.

http://*Agus kustiadi 19 Agustus 2026*

Wakapolres Purwakarta Terima Tim Binteknis Kewilayahan, Perkuat Kinerja Penyidik Tipidsus

0

 

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Polres Purwakarta menerima Tim Bimbingan Teknis (Binteknis) Kewilayahan Bidang Reserse Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Tahun Anggaran 2026 dari Bagwassidik Ditreskrimsus Polda Jawa Barat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kinerja penyidik dalam menangani berbagai perkara tindak pidana khusus.

Kegiatan Binteknis dilaksanakan pada Rabu (19/8/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Purwakarta.

Kedatangan tim Binteknis tersebut diterima oleh Wakapolres Purwakarta KOMPOL Yudiono bersama jajaran Satreskrim Polres Purwakarta.

Binteknis Kewilayahan Bagwassidik Ditreskrimsus Polda Jawa Barat tersebut diikuti jajaran penyidik dari sejumlah satuan kewilayahan, meliputi Polres Purwakarta, Polresta Karawang, Polres Cimahi, Polrestabes Bandung, Polresta Bandung dan Polres Subang.

BACA JUGA: Cegah Karhutla, Polres Purwakarta Siram Lahan Kering di Tengah Musim Kemarau

Kegiatan difokuskan pada peningkatan kinerja penyidik dan penyidik pembantu, khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana khusus, pengaduan masyarakat (dumas), perkara tunggakan serta limpahan perkara Tipidsus.

Dari Polres Purwakarta, personel yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari KBO Satreskrim, Kanit Tipidkor beserta dua anggota, Kanit Tipidter beserta dua anggota, Kanit Ekonomi beserta dua anggota, serta Ps. Kaurmintu beserta satu anggota.

Melalui kegiatan Binteknis ini, personel diberikan penguatan teknis dan pemahaman dalam proses penanganan perkara sehingga setiap tahapan penyidikan dapat dilaksanakan secara profesional, akuntabel dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini mengatakan, peningkatan kemampuan dan profesionalisme penyidik merupakan bagian penting dalam memberikan pelayanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat.

  • “Binteknis ini menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman sekaligus meningkatkan kemampuan penyidik dalam menangani perkara tindak pidana khusus. Kami berharap setiap personel dapat terus meningkatkan profesionalisme, ketelitian dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia menambahkan, penanganan perkara yang profesional dan sesuai prosedur akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

  • “Setiap laporan dan pengaduan masyarakat harus ditangani secara serius, transparan dan sesuai ketentuan. Dengan peningkatan kompetensi penyidik, diharapkan proses penegakan hukum dapat berjalan semakin efektif serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara menyampaikan bahwa kegiatan Binteknis berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat koordinasi dan sinergi antara jajaran penyidik kewilayahan dengan Ditreskrimsus Polda Jawa Barat dalam menghadapi berbagai tantangan penanganan perkara Tipidsus. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

​Di Bawah Arahan Kepsek Surya Putra dan Ketua Tim Rina, SDN 1 Seulimeum Puncaki Karnaval HUT RI ke-81

0

SEULIMEUM – Kemeriahan dan semangat membara mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Seulimeum. Suasana jalanan dipenuhi lautan manusia yang antusias menyaksikan Pawai Karnaval Budaya. Di tengah persaingan ketat antarsekolah, SDN 1 Seulimeum sukses mencuri perhatian juri dan masyarakat hingga berhasil menyabet gelar Juara 1 tingkat kecamatan.

Pawai yang berlangsung meriah dan penuh warna ini dihadiri langsung oleh jajaran Muspika Kecamatan Seulimeum beserta para tokoh masyarakat. Kehadiran unsur pimpinan kecamatan tersebut menambah semarak dan kekhidmatan parade perjuangan serta kebudayaan yang dibawakan oleh para generasi muda.

Sejak garis start, kontingen SDN 1 Seulimeum tampil sangat atraktif dengan aneka busana adat, pakaian profesi, hingga kreasi seni Nusantara yang memikat. Yel-yel penuh semangat dan barisan yang rapi memperlihatkan kerja keras serta persiapan matang dari seluruh warga sekolah.

Kepala SDN 1 Seulimeum, Surya Putra,Spd,M.si, tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas pencapaian gemilang ini. Beliau mengapresiasi tinggi dedikasi seluruh pihak yang terlibat.

“Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras, kekompakan, dan semangat juang anak-anak serta seluruh dewan guru. Terima kasih atas dukungan luar biasa dari para orang tua murid dan Muspika Seulimeum. Ini menjadi kado terindah bagi sekolah kita di Hari Kemerdekaan ke-81,” ujar Surya Putrq penuh semangat.

Keberhasilan luar biasa ini juga tidak lepas dari peran dingin Ketua Tim Karnaval, Rina Maufizar, S.Pd. Bersama timnya, ia berhasil merancang konsep karnaval yang mengagumkan dan syarat akan nilai-nilai nasionalisme.

“Kami merancang konsep ini dengan hati dan rasa cinta tanah air. Anak-anak tampil penuh percaya diri dan sangat bersemangat sepanjang rute parade. Gelar Juara 1 ini kami persembahkan untuk seluruh keluarga besar SDN 1 Seulimeum,” ungkap Rina Maufizar, S.Pd., dengan senyum bangga.

Kemeriahan pesta rakyat ini ditutup dengan sorak-sorai gembira dan foto bersama. Kemenangan SDN 1 Seulimeum menjadi bukti nyata bahwa semangat patriotisme dan kreativitas anak-anak Aceh Besar terus menyala terang demi mengisi kemerdekaan Indonesia.

 

Polres bondowoso temukan Jejak penadahan curanmor dua Tersangka Diamankan

0

http://( redaksi.co )(19 Agustus )(2026)

BONDOWOSO — Sebuah truk tua tanpa dilengkapi dokumen resmi berujung pada pengungkapan perkara oleh jajaran Polres Bondowos Polda Jawa Timur.

Dari penyelidikan yang dilakukan, Polisi mengungkap dugaan tindak pidana pencurian atau penadahan yang terjadi di wilayah Kecamatan Prajekan Kabupaten Bondowoso.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo dalam konferensi pers hasil ungkap kasus Polres Bondowoso pada Selasa (18/8/2026).

AKBP Aryo mengatakan, pengungkapan ini menjadi bagian dari langkah jajaran Polres Bondowoso dalam membongkar dugaan tindak pidana pencurian dan penadahan kendaraan bermotor.

“Dalam perkara ini, Polisi menetapkan Dua orang sebagai tersangka, masing masing berinisial ST dan AS asal Kabupaten Jember,” ungkap AKBP Aryo.

Berdasarkan hasil penyidikan, perkara tersebut bermula ketika ST didatangi seorang pria berinisial F yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

F diduga meminta bantuan ST untuk mencarikan pembeli sebuah truk Mitsubishi Colt berwarna kuning muda dengan nomor Polisi P 2291 C.

Sementara itu tersangka AS menemui pembeli inisial BS Dengan Kesepakatan Harga Rp 26.000.000 (Dua puluh enam Juta Rupiah) dan Berkata STNK Kendaraan Hilang di BPKB Jaminan Bank.

Dari hasil penjualan F mendapatkan Uang Rp 13.500.000 (Tiga Belas Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) dan ST mendapat keuntungan senilai Rp 1.000.000; (Satu Juta Rupiah) sedangkan AS mendapatkan Rp 4.000.000 ( Empat Juta Rupiah).

“Jadi Truk yang dijual itu tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), dengan modus STNK hilang dan BPKB masih di bank,” kata AKBP Aryo.

Dari rangkaian penyidikan, Polisi kemudian menelusuri keterlibatan pihak pihak yang diduga mengetahui atau berhubungan dengan kendaraan tersebut.

Selain Dua tersangka yang diamankan, Polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit truk Mitsubishi Colt warna kuning muda dengan nomor polisi P 2291 C, nomor rangka FE111EO24528 dan nomor mesin 4D30132471, tahun 1981 beserta kuncinya, satu lembar STNK dan satu bundel BPKB sebagai bagian dari proses penyidikan.

Atas perkara tersebut, penyidik menerapkan Pasal 476 dan atau Pasal 591 huruf a KUHP berdasarkan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Ketentuan tersebut memuat ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak kategori V sebesar Rp500 juta.

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan, pengungkapan perkara menjadi bukti bahwa jajaran kepolisian terus bergerak menindak setiap dugaan tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

“Kami tidak hanya fokus pelaku yang berada di lapangan, tetapi juga menelusuri asal usul barang, pihak yang terlibat dan seluruh rangkaian peristiwa berdasarkan bukti yang ditemukan,” pungkasnya. (*)

http://( Agus kustiadi )(19 Agustus )(2026)

*Di Tengah Aksi Mahasiswa, Warga Galang Dana untuk Korban Bencana NTT*

0

JAKARTA,REDAKSI.CO — Aksi penyampaian pendapat mahasiswa di Jakarta, Selasa (18/8/2026), turut diwarnai kegiatan kemanusiaan. Sejumlah warga terlihat berkeliling membawa kotak penggalangan dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Warga mendatangi peserta aksi dan personel kepolisian yang berada di lokasi. Pada kotak yang dibawa tercantum tulisan “Penggalangan Dana Bencana Alam di NTT” sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama tetap mendapat ruang di tengah berlangsungnya penyampaian aspirasi.

“Di tengah penyampaian aspirasi, terdapat masyarakat yang turut menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT. Ini merupakan wujud empati, solidaritas, dan semangat gotong royong yang perlu terus kita jaga,” ujar Kombes Budi.

Polda Metro Jaya memandang kegiatan tersebut sebagai potret kemanusiaan di tengah ruang demokrasi. Penyampaian aspirasi dapat berjalan berdampingan dengan kepedulian terhadap sesama, sekaligus menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan tetap hadir di tengah dinamika masyarakat.

Bupati Aceh Barat Pimpin Apel Siaga Sat Linmas dan Pageu Gampong,Berlangsung di Lapangan Teuku Umar Meulaboh

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM memimpin Apel Siaga Satlinmas dan Satgas Pageu Gampong di Lapangan Teuku Umar, Gampong Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan pada Rabu, 19/8/2026.

Dalam Apel siaga tersebut turut hadir Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Forkopimda Kabupaten Aceh Barat, Plt Sekda, Asisten di lingkup Setdakab dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).

Tarmizi mengatakan, Apel siaga Satlinmas dan Satgas Pageu Gampong se Kabupaten Aceh Barat hari ini diikuti oleh tiga kecamatan yaitu Kecamatan Johan Pahlawan, Kecamatan Meureubo dan Kecamatan Samatiga.

“Ini ada dua tujuan, yang pertama secara Kamtibmas, bahwa mereka di lapangan ini sebagai pihak yang memberi keamanan di gampong, kita lakukan langkah – langkah preventif terhadap narkoba, judi dan hal lainnya supaya gampong aman, nyaman dan tentram,” kata Tarmizi.

Adapun tujuan yang kedua kata Tarmizi adalah untuk mitigasi bencana, baik itu bencana alam banjir, longsor maupun kebakaran, karena tanpa persiapan disaat dating bencana maka masyarakat menjadi panik sehingga timbul korban jiwa.

“Dengan adanya mitigasi ini maka ada persiapan yang dilakukan, kemudian dengan adanya apel siaga ini semuanya baik itu kepala desa, unsur pemerintah desa, Satlinmas dan Satgas Pageu Gampong sudah memiliki pengetahuan dan itu harus disosialisasikan kepada masyarakat,” katanya.

Dikatakan Tarmizi, nantinya semua unsur baik itu Pemkab, TNI, Polri dan juga kecamatan akan berkolaborasi untuk menciptakan kondisi gampong yang aman, nyaman, tentram serta jauh dari hal – hal negatif.

“Selama ini Satgas sudah dibentuk tidak tahu mereka apa yang harus dikerjakan, begitu juga dengan Satlinmas hanya pengamanan Pemilu saja padahal mereka itu perpanjangan tangan pemerintah di lapangan untuk bisa menjaga keamanan, dan ketertiban,” ujar Tarmizi.

Tarmizi menjelaskan, nantinya para anggota Satgas Pageu Gampong tersebut akan melaporkan langsung semua temuan – temuan yang ada di desanya masing – masing ke Polsek, Koramil maupun Camat setempat.

“Kita lebih baik melakukan pencegahan dari pada nanti menyelesaikan masalah yang telah menjadi gunung itu sudah berat. Mulai hari ini kita di Aceh Barat baik itu masyarakat, aparat keamanan dan juga ulama semuanya bergerak sehingga tidak ada ruang di Aceh Barat untuk hal yang menyimpang,” ujarnya ****

*Polisi Amankan Pria dalam Video Viral Dugaan Penganiayaan di Lenteng Agung*

0

JAKARTA ,REDAKSI.CO— Polisi mengamankan seorang pria berinisial YK (23) terkait video viral dugaan penganiayaan terhadap dua pengendara sepeda motor di Jalan Raya Lenteng Agung, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 23.45 WIB.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, YK diamankan pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di tempat tinggalnya di kawasan Lenteng Agung. Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami rangkaian peristiwa tersebut.

“Yang bersangkutan sudah diamankan. Kami ingin memastikan seluruh fakta dalam peristiwa ini berdasarkan hasil pemeriksaan, termasuk keterangan para pihak dan bukti yang diperoleh penyidik,” kata Kombes Budi.

Dalam pemeriksaan awal, YK mengakui bahwa pria yang terekam dalam video tersebut adalah dirinya. Ia juga menerangkan bahwa saat kejadian berada dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Keterangan mengenai kondisi yang bersangkutan saat kejadian masih kami dalami. Kami tidak ingin berspekulasi dan seluruh proses penanganan akan didasarkan pada fakta hasil pemeriksaan,” ujar Kombes Budi.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi menjelaskan, penanganan bermula dari laporan masyarakat melalui layanan 110. Petugas kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 00.30 WIB, namun kedua pengendara yang terlihat dalam video sudah meninggalkan tempat kejadian.

“Setelah menerima laporan, petugas melakukan pengecekan di lokasi dan dilanjutkan dengan penyelidikan untuk mengetahui identitas serta keberadaan pria yang terekam dalam video,” kata Kompol Nurma.

Berdasarkan video yang beredar, terdapat dua pengendara sepeda motor yang diduga mengalami penganiayaan. Salah satunya terlihat mengenakan jaket dan helm pengemudi ojek online. Hingga saat ini, identitas keduanya belum diketahui dan Polsek Jagakarsa masih berupaya mencari mereka untuk mendapatkan keterangan.

Polsek Jagakarsa juga belum menerima laporan resmi dari kedua pengendara tersebut. Kepolisian mengimbau keduanya untuk menghubungi Polsek Jagakarsa agar dapat dimintai keterangan sehingga penanganan perkara dapat dilanjutkan sesuai ketentuan hukum.

Cegah Karhutla, Polres Purwakarta Siram Lahan Kering di Tengah Musim Kemarau

0

 

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Polres Purwakarta terus melakukan langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di tengah kondisi cuaca kering yang membuat rumput serta vegetasi mudah terbakar.

Pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB hingga selesai, personel Polres Purwakarta yang dipimpin AIPTU Reno selaku Ps Kanit Dalmas, bersama dua personel Dalmas, dua personel patroli dan satu personel ASN Logistik, melaksanakan kegiatan penyiraman air pada sejumlah kebun dan lahan kosong di sekitar Jalan Hidayat Martalogawa, Kelurahan Nagri Tengah, Kabupaten Purwakarta.

BACA JUGA: Silaturahmi Kapolres Purwakarta dengan Kajari, Perkuat Sinergi Aparat Penegak Hukum

Penyiraman dilakukan terhadap area yang kondisi rumput ilalang dan pepohonannya mulai mengering. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan dini guna mengurangi potensi terjadinya kebakaran akibat kondisi lahan yang mudah terbakar.

Selain melakukan penyiraman, personel juga melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan sekitar serta mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan di area yang memiliki vegetasi kering.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini mengatakan, langkah preventif tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam menjaga keamanan sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, khususnya di area yang terdapat rumput atau vegetasi kering. Hindari membakar sampah sembarangan dan jangan melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api. Pencegahan sejak dini jauh lebih baik daripada kita harus menghadapi dampak kebakaran,” ujar IPTU Tini Yutini. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

Silaturahmi Kapolres Purwakarta dengan Kajari, Perkuat Sinergi Aparat Penegak Hukum

0

 

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Sinergitas antar-aparat penegak hukum (APH) terus diperkuat di Kabupaten Purwakarta. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta Dr. Yudhi Kurniawan, Pada Selasa (18/8/2026).

Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB tersebut digelar di Ruang Kerja Kapolres Purwakarta dan menjadi momentum untuk mempererat komunikasi, koordinasi serta soliditas antara Polres Purwakarta dan Kejaksaan Negeri Purwakarta.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Purwakarta didampingi Kasat Intelkam, AKP Agus Mulyadi, Kasat Reskrim, AKP I Made Purwantara dan Kasat Res Narkoba IPTU Try Sumarno.

Sementara dari Kejaksaan Negeri Purwakarta hadir Kajari Purwakarta Dr. Yudhi Kurniawan didampingi Kasi Intel Ratno Timur Habeahan Pasaribu, Kasi Pidum Andi Irawan Haqiqi serta Kasi Pidsus Hendra Prayoga. 

Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah awal membangun hubungan kerja yang semakin solid antara pejabat baru di lingkungan Polres Purwakarta dan Kejaksaan Negeri Purwakarta. Komunikasi yang terjalin diharapkan dapat menjadi fondasi dalam memperkuat koordinasi penegakan hukum serta pelayanan hukum kepada masyarakat.

BACA JUGA: Bhabinkamtibmas Desa Sempur Amankan Karnaval HUT ke-81 RI, Pastikan Kegiatan Warga Berjalan Kondusif

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam menekankan pentingnya sinergi antar-APH dalam menghadapi berbagai persoalan hukum dan menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Menurutnya, koordinasi yang baik antara kepolisian dan kejaksaan diperlukan agar setiap proses penegakan hukum dapat berjalan secara profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga penegak hukum.

  • “Silaturahmi ini menjadi langkah penting untuk mempererat komunikasi dan koordinasi antara Polres Purwakarta dengan Kejaksaan Negeri Purwakarta. Sinergitas antar-aparat penegak hukum sangat diperlukan untuk mendukung penegakan hukum yang profesional sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia menambahkan, hubungan kelembagaan yang semakin kuat diharapkan dapat mempermudah koordinasi dalam penanganan berbagai perkara serta mendukung terciptanya kepastian dan rasa keadilan bagi masyarakat.

Selain membahas penguatan koordinasi, pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk saling mengenal dan membangun komunikasi antara pimpinan serta jajaran kedua institusi, sehingga ke depan dapat terjalin kerja sama yang semakin efektif.

Melalui silaturahmi tersebut, Polres Purwakarta dan Kejaksaan Negeri Purwakarta menunjukkan komitmen bersama untuk terus menjaga soliditas antar-APH serta bersinergi dalam menciptakan penegakan hukum yang berkeadilan, profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta