Selasa, Maret 24, 2026
Beranda blog Halaman 76

Panitia Ramadhan 1447 H Masjid Al Hidayah Di Isi Gen Z

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Ketua BKM Al Hidayah Meusara Agung Ustadz Ir. Faizal Adriansyah, MSi melantik Panitia Ramadhan 1447 H Masjid Al Hidyah Meusara Agung pada Rabu 21 Januari 2026 bertepatan 2 Sya’ban 1447 H.

Pelantikan di laksanakan pada malam hari setelah shalat Isya dan dihadiri oleh Kepala Dusun, Imam Chiek, Para Kepala Lorong dan pengurus BKM serta jamaah Masjid Al Hidayah. Adapun Panitia yang dilantik sebagai Ketua Rivad Pratama Aprianto, Wakil Ketua M. Samsul Pahri, Sekretaris M. Fajli Alfauza, Bendara Ataya Nafa serta beberapa Bidang terkait.

Dalam sambutannya Ketua BKM memberikan apresiasi kepada para remaja Dusun Meusara Agung yang berkenan menjadi Panitia Ramadhan. Struktur kepanitiaan Ramadhan di Dusun Meusara Agung turun temurun beberapa generasi selalu di nakhodai oleh para remaja (Gen Z). Hal ini menurut ustadz Faizal sebagai bentuk kaderisasi kepemimpinan. Melalui Panitia Ramadhan adik-adik remaja sudah berlatih memimpin, mengatur, berdiskusi, berkontribusi pemikiran, melahirkan gagasan dan kreatifitas, saling membantu dan lain-lain yang semua itu dapat menjadi bekal mereka kelak dalam bermasyarakat. Hal ini sudah terbukti banyak alumni Panitia Ramadhan yang sekarang sukses baik di pemerintahan maupun di politik dan wiraswasta.

Ketua BKM juga mengingatkan bahwa Ramadhan sudah dekat, Ramadhan adalah tamu yang Agung dan Mulia maka kita harus menyambutnya dengan bahagia dan sukacita. Selanjutnya Ustaz Faizal mengutip sebuah hadist Rasulullah “Siapa yang bergembira dengan masuknya Bulan Ramadhan, ALLAH akan mengharamkan jasadnya masuk neraka.” Apalagi menjadi Panitia Ramadhan tentu akan mendapatkan kasih sayang Allah SWT kata Ustadz Faizal memberi semangat dan motivasi bagi para Remaja.

Dalam kesempatan tersebut pembekalan juga diberikan oleh Ustad Rustandi Kamaruddin yang terkenal dengan nama Abah Rustandi. Selanjutnya pengarahan oleh Kepala Dusun Bapak Syaf Hidyat, ST. Kepala Dusun mengingatkan tugas panitia Ramadhan bagaimana jamaah merasa terlayani dan nyaman dalam melaksanakan rangkaian ibadah di bulan Ramadhan. Karena itu berbagai persiapan dari sekarang harus disiapkan.

Semarak Kegiatan Ramadhan di Masjid Al Hidayah antara lain diisi dengan Shalat Taraweh, Qiyamul Lail 10 malam terakhir dengan imam pilihan para hafiz Quran, Ceramah rutin bada Isya dan Shubuh, Tadarus Al Quran, Menyantuni anak yatim, Menyediakan bukaan puasa, aneka lomba bagi anak-anak, puncak kegiatan peringatan Nuzul Quran. Remaja masjid juga mengatur parkir kendaraan, mendampingi shaf anak-anak, menjaga kebersihan lingkungan masjid. Demikian semarak menyambut Ramadhan 1447 H di Dusun Meusara Agung. Acara pelantikan ditutup dengan doa oleh Imam Chik Tgk Idris Salam ****

Dedikasi dan Prestasi Diganjar Reward, Kapolres Lumajang Apresiasi Anggota dan Warga

0

LUMAJANG, redaksi.co – Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H. memberikan penghargaan dan reward kepada personel Polres Lumajang serta masyarakat yang dinilai berprestasi dan memiliki dedikasi tinggi dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Lumajang, Rabu (21/1/2026). Sebanyak 19 personel Satreskrim Polres Lumajang, salah satunya Aipda Bambang Suliyanto, S.H., menerima penghargaan atas dedikasi dan kinerja tinggi dalam pelaksanaan tugas, khususnya keberhasilan mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta menangkap satu orang tersangka berikut barang bukti, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP.

Selain personel kepolisian, dua orang masyarakat juga turut menerima penghargaan karena dinilai berperan aktif dan memberikan bantuan kepada pihak kepolisian dalam pengungkapan kasus tersebut.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan atas kerja keras, loyalitas, serta sinergi yang terbangun dengan baik antara Polri dan masyarakat. “Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan keberanian anggota Satreskrim, serta peran aktif masyarakat dalam membantu tugas kepolisian, khususnya dalam pengungkapan kasus curanmor,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus tidak terlepas dari profesionalisme personel di lapangan serta dukungan dan kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan sekitar.

“Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lumajang,” tambahnya.

Sementara itu, Aipda Bambang Suliyanto, S.H., salah satu personel penerima penghargaan, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan Polres Lumajang atas perhatian dan penghargaan yang diberikan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian. Terima kasih kepada Bapak Kapolres Lumajang atas kepercayaan, arahan, serta dukungan yang selama ini diberikan kepada kami dalam menjalankan tugas,” ungkap Bambang Suliyanto.

Selain itu, Kapolres Lumajang juga memberikan penghargaan kepada Briptu Yoga Ananda Aditya Wahyu Pratama atas prestasinya di bidang olahraga bela diri. Briptu Yoga berhasil menorehkan prestasi dalam Kejuaraan Karate AKF Open TNI-Polri dengan meraih Juara 1 Beregu TNI-Polri dan Juara 2 Perorangan TNI-Polri.

AKBP Alex Sandy Siregar berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Lumajang untuk terus mengharumkan nama institusi, baik melalui pelaksanaan tugas kepolisian maupun prestasi di bidang lainnya.

“Prestasi yang diraih ini membuktikan bahwa anggota Polri tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu berprestasi di bidang lain serta membawa nama baik institusi,” pungkasnya.

Kegiatan penyerahan penghargaan berlangsung dengan khidmat dan disaksikan oleh pejabat utama Polres Lumajang serta seluruh peserta apel.

Reporter: Sofyan

PT Mekar Asta Nusantara Dukung Petani Jagung, Wabup Jember Dorong Hilirisasi Pertanian

0

JEMBER, redaksi.co – Wakil Bupati (Wabup) Jember pada hari Rabu 21 Januari 2026 melakukan kunjungan kerja ke pabrik pengolahan jagung milik PT Mekar Asta Nusantara (MANU) yang berlokasi di Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong penguatan hilirisasi pertanian sekaligus memastikan keberpihakan industri terhadap kesejahteraan petani lokal.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Jember disambut langsung oleh jajaran manajemen PT MANU. Rombongan meninjau secara langsung seluruh rangkaian proses pengolahan jagung, mulai dari penerimaan hasil panen petani, proses sortasi, pengeringan, hingga pengolahan lanjutan sebelum dipasarkan ke berbagai daerah.

Manager PT Mekar Asta Nusantara (MANU), Muhaimin, menyampaikan bahwa kunjungan Wakil Bupati Jember menjadi suntikan semangat sekaligus bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap industri pengolahan hasil pertanian yang berbasis kemitraan dengan petani.

“Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan dan motivasi bagi kami untuk terus berkomitmen membangun sinergi yang kuat dengan petani lokal serta pemerintah daerah. Bagi kami, petani bukan sekadar pemasok, tetapi mitra strategis,” ujar Muhaimin.

Ia menegaskan, PT MANU memiliki kepedulian tinggi terhadap keberlangsungan usaha tani jagung di Jember. Perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, namun juga berupaya hadir sejak hulu hingga hilir demi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Bentuk kerja sama yang ditawarkan PT MANU meliputi penyediaan bibit jagung berkualitas melalui skema pemodalan, pendampingan dan pelatihan teknis budidaya mulai dari masa tanam, perawatan hingga panen, serta jaminan penyerapan hasil panen petani dengan harga yang layak dan kompetitif.

“Kami ingin petani merasa aman dan dihargai. Karena itu, kami berkomitmen mendampingi petani sejak awal, memberikan edukasi pertanian yang baik dan benar, serta memastikan hasil panen mereka terserap dengan kepastian pasar,” tegas Muhaimin.

Sementara itu, Wakil Bupati Jember mengapresiasi langkah dan kepedulian PT Mekar Asta Nusantara yang dinilai sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan nilai tambah sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.

Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani merupakan kunci utama dalam mewujudkan pertanian yang berkelanjutan, mandiri, dan berdaya saing.

“Kami berharap kemitraan seperti yang dilakukan PT MANU ini terus diperluas dan menjadi contoh. Dengan kolaborasi yang kuat, petani Jember akan semakin sejahtera, produktif, dan memiliki kepastian pasar,” pungkas Wabup Jember.

Reporter: Sofyan

Utamakan Keselamatan Masyarakat, Polres Purworejo Matangkan Kemampuan SAR Hadapi Cuaca Ekstrem

0

PURWOREJO | Redaksi.co – Mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap mengancam di musim penghujan, Polres Purworejo melakukan langkah proaktif dengan memastikan seluruh instrumen penyelamatan dalam kondisi siap siaga.

​Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., memimpin langsung pengecekan personel dan peralatan tanggap bencana pada Kamis (22/01) pagi di halaman Mapolres Purworejo.

​”Pengecekan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, namun merupakan langkah nyata untuk memastikan kesiapsiagaan kita dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” tegas AKBP Windy.

​Dalam giat tersebut, Kapolres meneliti satu per satu peralatan SAR guna memastikan tidak ada alat yang usang atau tidak terawat yang dapat menghambat proses evakuasi. Selain kesiapan fisik alat, kesehatan dan kondisi mental personel juga menjadi sorotan utama. Hal ini dilakukan agar setiap anggota benar-benar siap secara lahir dan batin saat diterjunkan dalam situasi darurat.

​Usai apel pengecekan, kesiapsiagaan tersebut langsung dipertajam melalui pelatihan Pemeliharaan Kemampuan bantuan Search And Rescue (SAR) Air di aliran sungai Desa Semawung, Kutoarjo.

​Di bawah pimpinan AKP Eko Rosdianto, S.H., M.A.P., dan Iptu Yanuar Tryatmaja, S.H., personel Polres Purworejo berkolaborasi intensif dengan instruktur ahli dari BPBD Kabupaten Purworejo, Kurnia Arif. Materi latihan meliputi:

  • Teknik Penyelamatan Air (Water Rescue): Prosedur evakuasi korban di permukaan air.
  • Olah Gerak Perahu: Teknis pemasangan mesin tempel, kendali kemudi (kanan, kiri, mundur), hingga teknik mendayung manual.
  • Prinsip 3A: Menekankan aspek Keamanan Diri, Keamanan Lingkungan, dan Keamanan Korban.
  • Simulasi Langsung: Penyelamatan korban di tengah derasnya aliran sungai.

​Di akhir kegiatan, Kapolres Purworejo kembali menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan total dalam menghadapi tantangan alam. Beliau menyatakan bahwa keselamatan warga adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar.

“Pengecekan dan latihan intensif ini bertujuan untuk memastikan bahwa ketika bencana terjadi, personel Polres Purworejo tidak hanya hadir, tetapi hadir dengan kemampuan yang mumpuni dan peralatan yang andal,” pungkasnya.

​Dengan kolaborasi erat bersama BPBD, Polres Purworejo berkomitmen untuk tetap sigap dan memberikan rasa aman bagi warga di tengah ancaman cuaca ekstrem. (*)

Sumber: Humas Polres Purworejo

Redaksi Penyelaras: Wahid Yanto

Tembok GOR Kaliwates Ambrol Diterjang Longsor, Mobil Dinas Kominfo Jember Terjun ke Jurang

0

JEMBER, redaksi.co – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kabupaten Jember pada Rabu (21/1/2026) memicu terjadinya bencana tanah longsor di kawasan Gedung Olahraga (GOR)/Gedung Serbaguna Kaliwates, Jalan Nusantara, Lingkungan Kaliwates Kidul, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates.

Peristiwa longsor tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan mengakibatkan tembok pagar bagian belakang GOR Kaliwates ambrol sepanjang kurang lebih 22 meter dengan kedalaman mencapai sekitar 25 meter. Akibat kejadian itu, satu unit mobil Toyota Innova bernomor polisi P 1273 GP milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jember terjatuh dan terseret material longsoran ke jurang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menerima laporan kejadian pada pukul 17.50 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD segera melakukan koordinasi lintas sektor dan menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen serta penanganan darurat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Jember, Edi Susilo, mengatakan bahwa penanganan difokuskan pada keselamatan dan pencegahan risiko lanjutan. “Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dan menurunkan tim untuk melakukan asesmen serta evakuasi kendaraan yang terdampak,” ujarnya.

Proses penanganan di lapangan melibatkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik serta Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember. Evakuasi mobil dinas yang terjatuh akibat longsor berhasil diselesaikan pada malam hari dan dinyatakan selesai sekitar pukul 21.00 WIB.

Selain evakuasi kendaraan, petugas juga melakukan pemasangan terpal sebanyak tiga lembar guna mengantisipasi potensi longsor susulan serta melakukan dokumentasi kondisi lokasi kejadian. Berdasarkan hasil asesmen sementara, longsor diduga dipicu oleh tingginya curah hujan, kondisi tanah urukan yang labil, serta tidak adanya dinding penahan tanah di area tembok pagar belakang gedung.

BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi bencana tanah longsor, khususnya di wilayah dengan kondisi tanah yang rawan. Sebagai langkah lanjutan, BPBD juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jember untuk penanganan pasca kejadian, termasuk rencana perbaikan dan penguatan struktur penahan tanah di lokasi terdampak.

Dalam penanganan kejadian tersebut, sejumlah unsur terlibat, antara lain BPBD Kabupaten Jember, Polsek Kaliwates, Koramil Kaliwates, Dinas Perhubungan, Relawan Raung, Relawan Vest, Baret Rescue, serta Destana Kaliwates. Selama proses penanganan berlangsung, tidak ditemukan kendala berarti di lapangan.

BPBD Kabupaten Jember memastikan akan terus melakukan pemantauan dan meningkatkan kesiapsiagaan guna meminimalkan risiko bencana lanjutan serta menjamin keselamatan masyarakat.

Reporter: Sofyan.

Perkuat Layanan Hukum, Lapas Banyuwangi Teken PKS dengan YKBH Sritanjung

0

BANYUWANGI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berkomitmen memberikan perlindungan hak hukum bagi warga binaannya. Hal ini ditegaskan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Banyuwangi dengan Yayasan Konsultasi dan Bantuan Hukum (YKBH) Sritanjung Banyuwangi, Kamis (22/01).

Prosesi penandatanganan PKS tersebut berlangsung khidmat di Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi. Kegiatan ini turut disaksikan dan diikuti oleh puluhan warga binaan yang saat ini sedang menjalani proses masa pidana maupun proses peradilan.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan seluruh tahanan mendapatkan akses keadilan yang setara. Melalui kerja sama ini, para tahanan dipastikan akan mendapatkan pendampingan hukum, baik litigasi maupun non-litigasi, tanpa dipungut biaya sedikitpun.

“Kerja sama ini adalah upaya kami untuk memastikan hak-hak para tahanan terpenuhi, terutama dalam mendapatkan pendampingan hukum yang layak secara gratis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wayan menjelaskan bahwa selain pemberian bantuan di persidangan, kerja sama ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi agar para warga binaan lebih melek hukum dan memiliki arah yang jelas dalam menghadapi perkara mereka. Lapas Banyuwangi ingin memastikan adanya pengawalan yang ketat dalam setiap tahapan proses hukum yang dijalani warga binaan.

Di sisi lain, Ketua YKBH Sritanjung Banyuwangi, Siti Nurhayati, menyambut baik peresmian kerja sama formal ini. Ia menegaskan bahwa selama ini sinergi dan koordinasi antara pihaknya dengan Lapas Banyuwangi sebenarnya telah berjalan dengan sangat harmonis.

“PKS ini menjadi penegas sekaligus payung hukum agar kerja sama yang sudah terjalin baik selama ini dapat terus ditingkatkan kualitasnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kehadiran pendamping hukum sangat krusial bagi tahanan atau terdakwa agar mereka memahami hak-haknya di hadapan hukum. Ia juga kembali menggarisbawahi komitmen YKBH Sritanjung dalam memberikan layanan konsultasi dan bantuan hukum secara cuma-cuma bagi masyarakat yang sedang tersangkut masalah hukum di dalam Lapas.

“Kami tegaskan kembali bahwa bantuan dan pendampingan hukum dari kami diberikan secara gratis,” pungkasnya.

Dowajuseyo-Tolong Saya ! Film Edukasi Untuk Pelajar Indonesia Di Luar Negeri

0

Jakarta, Redaksi.Co- Saat preskon, Rabu (21/1/2026) juga hadir Baby kandidat doktor yang ikut membantu penulisan skenario bersama Nuke, ia akui Dowajuseyo adalah kisah nyata saat ia masih diploma.

Dowajuseyo memperjelas kepercayaan masyarakat korea terhadap dunia roh yang menjadi latar belakang cerita.

Adengan pembuka yang kelam dan teriakan minta tolong mengusik keseharian Tania diperankan Saskia Chadwick yang kerasukan Roh korban perkosaan Min Yong Perempuan Malang korea sampai bersua lagi dengan Dokter Park.

“Kepercayaan pada arwah dan kesurupan masih sangat kuat di masyarakat modern korea. Masyarakat sering melakukan ritual khusus jika merasa diikuti roh jahat atau pembawa kesialan, saya beruntung dilayarlebarkan Heart Pictures,” ucapny lugas.

Herti Purba memastikan karya perdana Hearr Pictures di Busan Korea Selatan ini menjadi momentum perempuan bersuara.

Lanjut dijelaskan praktik mendatangi fortune teller atau peramal masih menjadi bagian dari gaya hidup. Dalam film ada perempuan gopay diperankan aktris senior Yati Surahman.

Meski mengusung genre horor dan penuh ketegangan, film ini juga menyelipkan pesan edukatif bagi pelajar Indonesia.

Film bergenre horor ini mengangkat mitos serta kepercayaan supranatural masyarakat Korea Selatan yang dipadukan dengan pengalaman nyata mahasiswa Indonesia di sana.

“Ada pesan agar anak-anak yang sekolah atau kuliah diluar negeri tetap hati-hati fokus pada pendidikan, dan tetap membawa nilai-nilai yang membanggakan orang tua,” jelas Herti Purbq owner of Heart Pictures yang sedang persiapan film berikutny Sahabat Anak dan Black Coffee.

Film arahan sutradara Nur Muhammad Taufik dan Sjahfasyat Bianca ini dibintangi Saskia Chadwick, Kim Gebe, Cinta Brian, Dito Darmawan , dan Aruma Khadijah.

Tolong Saya!(Dowajuseyo) dijadwalkan tayang serentak dibioskop Indonesia mulai 29 Januari 2026.

Warga Bongor Induk Keluhkan Air Sumur Tercemar, Diduga Dampak Air Lindi TPAR Kebon Kongok

0

Warga Bongor Induk Keluhkan Air Sumur Tercemar, Diduga Dampak Air Lindi TPAR Kebon Kongok

Lombok Barat | Redaksi.co

Warga Dusun Bongor Induk RT 01, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, mengeluhkan kondisi air sumur yang diduga telah tercemar akibat serapan air lindi dari Tempat Pemrosesan Akhir Regional (TPAR) Kebon Kongok.

Salah seorang warga terdampak, Sahdi, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kondisi air yang mengalir ke rumahnya. Ia menyebut, air ledeng yang digunakan sehari-hari justru mengeluarkan lumpur hitam dan tidak lagi layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Air ledeng kami sekarang keluar lumpur hitam. Ini sangat meresahkan. Kami kecewa berat karena sampai hari ini tidak ada tanggapan sama sekali, baik dari pemerintah dusun, BPD, maupun Pemdes Taman Ayu,” ujar Sahdi.

Menurut Sahdi, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar warga, mulai dari mandi, mencuci, hingga memasak. Namun, keluhan yang disampaikan masyarakat seolah tidak mendapat perhatian serius.

Sahdi berharap pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB bersama pengelola TPAR Kebon Kongok dapat turun langsung ke lokasi untuk melihat dan mendengar secara langsung kondisi warga RT 01 Dusun Bongor Induk.

“Kami minta pihak DLHK Provinsi dan pengelola TPAR Kebon Kongok datang langsung ke sini, melihat kondisi warga, supaya tahu betul apa yang kami alami,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Taman Ayu, M. Tajudin, S.Sos, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan warga terkait dugaan pencemaran air sumur di wilayah Dusun Bongor Induk RT 01.

Ia menegaskan, persoalan air bersih merupakan persoalan serius yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Jika sumber air warga berasal dari sumur dan benar terjadi pencemaran, maka besok pagi kami akan langsung bersurat dan meminta pihak TPAR Kebon Kongok untuk segera mengambil tindakan. Yang terpenting, warga terdampak harus segera mendapatkan air yang layak,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Taman Ayu akan mendorong adanya evaluasi serta perbaikan tata kelola air lindi agar kejadian serupa tidak terus berulang dan dampak pencemaran tidak semakin meluas.

“Kami akan merekomendasikan perbaikan sistem pengelolaan air lindi di TPAR Kebon Kongok. Ini demi melindungi hak dasar masyarakat atas air bersih,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola TPAR Kebon Kongok maupun instansi teknis terkait lainnya mengenai dugaan pencemaran air sumur warga tersebut.

Redaksi.co

Abah Uhel

Klarifikasi Pemberitaan FaktaNTB, Insiden Jembatan Bakong Bukan Aksi Begal

0

Klarifikasi Pemberitaan FaktaNTB, Insiden Jembatan Bakong Bukan Aksi Begal

Lombok Barat | Redaksi.co Pemberitaan yang sebelumnya dimuat oleh FaktaNTB.com terkait dugaan aksi pembegalan bersenjata tajam di Jembatan Bakong, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, perlu diluruskan. Berdasarkan keterangan terbaru dari para pihak dan tokoh masyarakat

Peroses mediasi semua unsur

setempat, insiden tersebut bukan merupakan aksi begal, melainkan murni kesalahpahaman antara kedua belah pihak yang berujung pada perkelahian.

Kronologi kejadian bermula saat korban dan terduga pelaku saling berpapasan di jalan. Pada saat itu, terduga pelaku menggunakan lampu jauh (lampu atas) sepeda motor. Situasi tersebut memicu kesalahpahaman karena masing-masing pihak merasa tersinggung. Ketegangan kemudian meningkat hingga terjadi saling tantang di lokasi kejadian.

Foto: Kedua Babinkamtibmas taman ayu dan lembar juga kedua kadus dan para tokoh

Dalam kondisi emosi dan spontanitas di tempat kejadian perkara, duel pun tidak terhindarkan. Terduga pelaku kemudian diduga mengeluarkan senjata tajam dan melakukan pembacokan terhadap korban. Namun perlu ditegaskan, luka yang dialami korban tidak tergolong luka serius.

Menurut keterangan yang dihimpun Redaksi.co, korban tidak menjalani perawatan inap (opname) di fasilitas kesehatan. Setelah mendapat penanganan awal, korban saat ini dirawat jalan dan beristirahat di rumahnya sendiri, dengan kondisi yang berangsur membaik.

Tokoh masyarakat setempat, H. Doni, membenarkan kronologi kejadian tersebut sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini tidak dapat dikategorikan sebagai pembegalan, melainkan insiden spontan akibat kesalahpahaman di jalan.

Pasca kejadian, upaya penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan. H. Doni bersama Bhabinkamtibmas Desa Taman Ayu, Kepala Dusun Peseng Desa Taman Ayu, Bhabinkamtibmas Lembar, Kepala Dusun Cemare, unsur intel Polres Lombok Barat, serta keluarga kedua belah pihak telah melakukan mediasi.

Dalam proses mediasi tersebut, pihak terduga pelaku menyatakan bertanggung jawab atas insiden yang terjadi, termasuk kesediaan menanggung biaya pengobatan korban. Meski demikian, Kepala Dusun Peseng, H. Mahdi Mahmud, menyampaikan bahwa proses perdamaian secara menyeluruh masih berjalan dan belum sepenuhnya mencapai kesepakatan akhir.

Upaya perdamaian sudah dilakukan, namun sampai saat ini memang belum ada titik temu final. Insyaallah ke depan akan ada titik terang,” ujar H. Mahdi Mahmud.

Redaksi.co menilai klarifikasi ini penting disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang, sekaligus mencegah munculnya stigma keliru di tengah masyarakat terkait isu pembegalan.

Masyarakat diimbau tetap tenang, bijak menyikapi informasi, serta mempercayakan penyelesaian persoalan ini melalui jalur musyawarah dan mekanisme yang berlaku.

 

Sumber : Media Nasional investigas-Redaksi.co

Abach uhel

Wabup Aceh Barat Said Fadheil Hadiri Khanduri Laot Dan Pelantikan Pengurus Panglima Laot Lhok Kuala Bubon

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil SH menghadiri kegiatan Khanduri Laot, santunan anak yatim dan pelantikan pengurus Panglima Laot Lhok Kuala Bubon Periode 2025 – 2031 di Lapangan Bola Kaki, Desa Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga pada Rabu,21/1/2026

Said Fadheil dalam kata sambutannya,mengatakan bahwa, Khanduri Laot merupakan suatu bentuk kearifan lokal dan tradisi adat di masyarakat Aceh, pelaksanaannya menjadi simbol dari kuatnya semangat kebersamaan dan wujud syukur kepada Allah atas keberkahan hasil laut yang melimpah.

“Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu sektor unggulan Kabupaten Aceh Barat yang memiliki potensi besar untuk dapat terus dikembangkan. Pemkab Aceh Barat berkomitmen mendukung kesejahteraan nelayan seperti melalui peningkatan infrastruktur, pelatihan hingga peningkatan keterampilan masyarakat nelayan,” kata Said.

Pemkab Aceh Barat kata dia,juga turut mendorong agar para nelayan dapat mengembangkan Kelompok Usaha Bersama (KUB) atau unit koperasi sehingga dapat memudahkan pemerintah dalam memberikan perhatian melalui berbagai penyaluran bantuan yang tersedia.

“Melalui kesempatan ini kami mengajak seluruh masyarakat nelayan untuk mendukung berbagai program kerja pemerintah, salah satunya dalam hal pengendalian inflasi, sebab sektor kelautan dan perikanan memberikan andil inflasi yang cukup signifikan utamanya pada komoditas ikan,” katanya.

Maka dari itu kata Said, dengan kebersamaan dan kekompakan semua pihak serta saling bahu membahu untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan Aceh Barat dengan mengupayakan peningkatan hasil produksi perikanan.

“Semoga dengan adanya acara khanduri laot ini rezeki dari sektor kelautan kita semakin melimpah serta dapat memajukan perekonomian para nelayan setempat,” ujar Said ****