Selasa, Maret 24, 2026
Beranda blog Halaman 74

Polisi Gagalkan Peredaran Gelap Narkotika Via Jasa Ekspedisi, 34,2 Gram Shabu Disita

0

REDAKSI.CO – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan dan peredaran gelap narkotika golongan I jenis Shabu.

Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan satu orang tersangka beserta barang bukti narkotika seberat bruto 34,2 gram yang dikirim melalui jasa ekspedisi.

Direktur Resnarkoba Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Bobby P. Marpaung dalam keterangannya membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, Tim Opsnal dari Unit 6 Ditresnarkoba telah berhasil mengamankan seorang pria berinisial SS (46), yang berprofesi sebagai wiraswasta. Penangkapan dilakukan pada Jumat (16/01/2026) di wilayah Tanah Raja, Ternate Tengah,” ujar Dir Resnarkoba Polda Malut.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima pada Selasa (13/1/2026) terkait adanya paket mencurigakan di salah satu jasa pengiriman di Kota Ternate.

“Anggota kami memantau pergerakan paket tersebut hingga akhirnya tersangka SS datang untuk mengambilnya pada Jumat pagi. Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan di TKP, ditemukan 4 (empat) sachet sedang berisi kristal bening diduga Shabu,” jelas Dir Resnarkoba.

Untuk mengelabui petugas, pelaku menggunakan modus menyembunyikan barang haram tersebut di dalam sepasang sepatu berwarna merah.

Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka SS mengaku diperintah oleh seseorang berinisial B yang saat ini masih dalam pengejaran (DPO). Tersangka diiming-imingi upah sebesar Rp 600.000,- untuk membayar kos serta jatah 2 sachet Shabu untuk dikonsumsi sendiri.

“Tersangka SS ini berperan sebagai perantara atau kurir yang mengambil barang. Rencananya, barang tersebut juga akan dikonsumsi bersama rekannya berinisial A. Saat ini tim kami sedang melakukan pengembangan untuk memburu jaringan di atasnya,” tegasnya.

Selain barang bukti narkotika, Polisi juga menyita satu buah handphone yang digunakan untuk komunikasi transaksi dan sepasang sepatu merah sebagai alat penyembunyian. Hasil tes urine terhadap tersangka juga dinyatakan Positif Amphetamine/Shabu.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mengingat barang bukti melebihi 5 gram, tersangka terancam hukuman pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau seumur hidup.

“Polda Maluku Utara berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya, terutama yang memanfaatkan jalur pengiriman paket. Kami mengimbau masyarakat untuk terus proaktif melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan,” tutup Dir Resnarkoba.

Danrem 182/JO Ingatkan Prajurit Jadikan Akhlak Rasulullah SAW sebagai Pondasi Pengabdian

0

FAKFAK, Redaksi.co – Komandan Korem 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han, mengajak seluruh prajurit Korem 182/JO untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai dasar pembentukan karakter prajurit yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi demi terwujudnya Indonesia Maju.

Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 H/2026 yang digelar di Masjid Al Ikhlas Makorem 182/JO, Kampung Kiat, Fakfak, Papua Barat, Jumat (23/1/2026).

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Guna Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Menuju Indonesia Maju”. Kegiatan tersebut dihadiri Kasrem 182/JO Letkol Inf Eko Handono, para perwira, bintara, tamtama, serta pengurus dan anggota Persit KCK Koorcabrem 182.

Dalam sambutannya, Danrem menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi spiritual untuk memperkuat iman dan takwa, khususnya dalam menegakkan ibadah salat sebagai fondasi kehidupan prajurit.

Kolonel Irwan Budiana menjelaskan, Rasulullah SAW memiliki empat sifat utama yang patut dijadikan teladan, yakni Shiddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran), dan Fathonah (cerdas). Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus tertanam dalam diri setiap prajurit dan keluarga besar Korem 182/JO.

“Jika sifat-sifat Rasulullah SAW ini kita tanamkan dalam kehidupan sehari-hari, maka akan terbentuk prajurit yang berakhlak mulia, profesional, dan bertanggung jawab, sebagai Patriot Pembela Rakyat,” ujar Danrem.

Lebih lanjut, Danrem mengingatkan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan perintah langsung Allah SWT kepada Rasulullah SAW tentang kewajiban salat lima waktu. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh prajurit untuk terus menjaga salat sebagai benteng moral dan sumber kekuatan rohani, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

Peringatan Isra Mi’raj diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat Nabi Muhammad SAW. Tausiah disampaikan oleh Ustad Drs. H. Jumroni, M.M, yang menekankan pentingnya salat sebagai tiang agama, nilai kejujuran dan amanah dalam kehidupan, serta tanggung jawab kepemimpinan baik sebagai prajurit, pemimpin, maupun kepala keluarga.

Ustad Jumroni juga mengingatkan bahwa setiap amanah dan kepemimpinan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT, sehingga nilai-nilai religius harus senantiasa menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kegiatan peringatan Isra Mi’raj di lingkungan Korem 182/JO ditutup dengan doa bersama sebagai wujud harapan agar seluruh prajurit dan keluarga besar Korem 182/JO senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kekuatan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam membentuk prajurit yang prima dan berkarakter menuju Indonesia Maju.

Penantian yang Tak Sia-sia, Prajurit Korem 182/JO Kini Lari dengan Nyaman di Joging Track Sendiri

0

FAKFAK, Redaksi.co – Setelah hampir enam tahun berdinas, prajurit Korem 182/JO akhirnya dapat melaksanakan lari pagi di fasilitas sendiri. Pada Jumat pagi, 23 Januari 2026, puluhan prajurit tampak antusias mengikuti pembinaan fisik lari pagi di Lapangan Upacara Makorem 182/JO, tanpa harus turun ke jalan raya seperti sebelumnya.

Korem 182/JO yang merupakan satuan kewilayahan di bawah komando Kodam XVIII/Kasuari, resmi diresmikan pada 25 Mei 2020. Sejak berdiri, prajurit selama ini melaksanakan lari pagi di jalan raya Fakfak–Siboru. Namun, sejak Bandara Siboru mulai beroperasi, aktivitas tersebut semakin jarang dilakukan karena tingginya risiko keselamatan akibat padatnya arus kendaraan.

Kini, dengan selesainya pembangunan lapangan upacara sekaligus fasilitas olahraga jogging track, para prajurit dapat berolahraga dengan lebih aman dan nyaman di lingkungan Makorem. Semangat prajurit saat berlari terlihat jelas dari lantangnya suara nyanyian yang menggema sepanjang lintasan.

Salah satu prajurit, Serda Hasan Batirari, mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya fasilitas tersebut. Menurutnya, lapangan upacara dan jogging track merupakan penantian panjang seluruh prajurit Korem 182/JO.

“Hampir enam tahun kami berdinas di sini dan lari pagi selalu dilakukan di jalan raya. Sekarang kami bisa berlari dengan aman di dalam Makorem,” ujarnya.

Mewakili seluruh prajurit, Serda Hasan juga menyampaikan terima kasih kepada Danrem 182/JO, Kolonel Inf Irwan Budiana, yang telah berupaya membangun lapangan upacara dan jogging track secara swadaya demi kesejahteraan prajurit.

Sementara itu, Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han, mengapresiasi semangat para prajurit yang bekerja keras di bawah terik matahari untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas tersebut. Ia berharap lapangan dan jogging track ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, tidak hanya oleh prajurit, tetapi juga masyarakat sekitar.

“Semoga fasilitas ini memberikan dampak positif bagi kebugaran prajurit dan warga sekitar. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik,” harap Danrem.

Seperti tradisi setiap Jumat, usai berolahraga bersama, prajurit Korem 182/JO menikmati kebersamaan dengan menyantap bubur kacang hijau dan telur rebus bersama para perwira Korem.

Sholat Jumat Berjamaah hingga Jumat Curhat, Kapolres Langkat Bangun Dialog Langsung dengan Masyarakat Stabat

0

Langkat -redaksi.co

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi, Menggelar Kegiatan Jumat Curhat Bersama Masyarakat di Masjid Nurul Hasanah, Jalan Jendral Ahmad Yani Link.VII,Kel. Kwala Bingai,Kecamatan Stabat, pada Jumat (23/01/2026). Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana menampung aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung.

Sebelum kegiatan dimulai, Kapolres terlebih dahulu melaksanakan Sholat Jumat berjamaah bersama warga setempat di Masjid Nurul Jl Jend.Ahmad Yani Link.VII,Kel. Kwala Bingai,Kecamatan Stabat. Kehadiran Kapolres dalam ibadah tersebut mendapat sambutan hangat dari tokoh agama dan masyarakat yang hadir.

Dalam kegiatan Jumat Curhat yang dilaksanakan seusai Sholat Jumat, Kapolres didampingi oleh Waka Polres Langkat Kompol Husnil Mubarok Daulay,SH,SIK,MIK dan sejumlah pejabat utama Polres Langkat serta Kapolsek Stabat. Masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan ini hingga selesai.

AKBP David Triyo Prasojo, Menyampaikan bahwa Jumat Curhat merupakan program prioritas Polri untuk menjalin komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Kami datang bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga mendengarkan langsung masukan, saran, maupun permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait kamtibmas,” ujar Kapolres.

Dalam dialog yang berlangsung hangat Kapolres Langkat menyampaikan Duduk sama rendah berdiri sama tinggi, Keamanan ketertiban bukan tanggung jawab kepolisian saja tapi tanggung jawab kita bersama, Seperti Judol perlu pengawasan orang tua terhadap anaknya, dan priksa hpnya, Narkoba perhatikan ciri”nya, Kasus pencurian, perlu menjaga bersama serta terutama meningkatkan siskamling di lingkungan kita.

Kapolres berkomitmen akan segera menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan Polri demi mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Langkat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan Pemberian Tali Asih Untuk BKM (Badan Kemakmuran Masjid) Nurul Hasanah serta Foto Bersama Dengan Pengurus Masjid.

M.ilyas

Pemanas Papua Datangi DPRK Fakfak, Suarakan Harapan Hidup Layak di Tanah Sendiri

0

Fakfak, Redaksi.co – Persatuan Mama-Mama Asli Papua (PEMANAS Papua) Kabupaten Fakfak menggelar audiensi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Fakfak, Jumat (23/01/2026). Dalam audiensi tersebut, mama-mama Papua menyampaikan berbagai tuntutan kepada pemerintah daerah melalui DPRK Fakfak, menyangkut hak ekonomi, sosial, hingga perlindungan lingkungan.

Koordinator PEMANAS Papua, Lusia Patiran, kepada media ini menegaskan bahwa mama-mama Papua tidak meminta perlakuan istimewa, melainkan hanya ingin dihargai di atas tanah leluhur mereka sendiri.

“Kami tidak butuh dihormati, tapi kami minta dihargai di atas negeri sendiri, di atas tanah leluhur kami, Tanah Papua,” tegas Lusia Patiran.

Dalam audiensi tersebut, PEMANAS Papua menyampaikan enam poin tuntutan utama. Pertama, pemerintah daerah diminta memastikan lokasi pembangunan pasar khusus mama-mama asli Papua di Kabupaten Fakfak. Kedua, pemerintah diminta segera membangun pondok pinang permanen sebagai tempat berjualan yang layak bagi mama-mama Papua.

Ketiga, PEMANAS Papua meminta alokasi dana pinjaman khusus untuk mama-mama Papua guna mendukung permodalan usaha.

Keempat, pemerintah daerah diminta memberi perhatian serius terhadap pendidikan anak-anak asli Papua serta jaminan kesehatan, khususnya bagi keluarga mama-mama Papua.

Kelima, DPRK dan pemerintah daerah diminta lebih memperhatikan keterlibatan Orang Asli Papua dalam jabatan birokrasi di lingkungan Pemkab Fakfak.

Keenam, PEMANAS Papua juga menegaskan penolakan terhadap perusakan hutan dan alam Papua, karena hutan merupakan jaminan masa depan generasi Papua ke depan.

Lusia Patiran berharap DPRK Fakfak dapat mengawal seluruh aspirasi tersebut agar ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Ia menegaskan, mama-mama Papua ingin dilibatkan dalam setiap kebijakan yang menyangkut kehidupan mereka.

Audiensi ini berlangsung dengan suasana tertib dan penuh harapan, sebagai bentuk perjuangan mama-mama Papua untuk mendapatkan keadilan sosial dan kesejahteraan di Tanah Papua.

Seni Bela Diri Elang Belegar Tanamkan Nilai seni dan budaya kepada anak anak muda

0

Langkat_redaksi.co

Seni bela diri Elang Belegar tidak hanya mengajarkan teknik pertahanan diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada generasi muda sejak usia dini. Kegiatan pembinaan ini berlangsung di Dusun Ulu Brayun, Desa Ara Condong, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, pada Kamis (22/01/2026).

Pembinaan seni bela diri Elang Belegar diperkenalkan kepada anak-anak usia Sekolah Dasar dengan tujuan membentuk karakter disiplin, sopan santun, serta rasa hormat kepada orang tua dan sesama. Nilai-nilai moral dan etika menjadi bagian penting dalam setiap sesi latihan, sejalan dengan pepatah Melayu, “masih kecil teranja-anja, bila besar terbawa-bawa”, yang bermakna bahwa pendidikan sejak dini akan membentuk kepribadian anak di masa depan.

Pembina seni bela diri Elang Belegar, Abdulrahman Syah, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal positif bagi anak-anak, baik secara fisik maupun mental. “Kami tidak hanya mengajarkan bela diri, tetapi juga membina akhlak, disiplin, dan tanggung jawab, sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan berbudi pekerti luhur,” ujarnya.

Dengan diperkenalkannya seni bela diri Elang Belegar kepada anak-anak usia dini, diharapkan minat generasi muda terhadap budaya dan olahraga bela diri semakin meningkat, sekaligus menjadi sarana pembentukan karakter yang kuat dan bermartabat.

m.ilyas

Ketua DPRD Kab.Sukabumi Apresiasi Lelang Kebaikan Bantu Warga Terdampak Bencana 

0

Redaksi.Co, Sukabumi || Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, turut berpartisipasi dalam Lelang Kebaikan dengan menyumbangkan satu unit rumah untuk pembangunan 166 hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Gempol Desa Cikadu Kecamatan Palabuhanratu dan Kampung Suradita Desa Ciengang Kecamatan Gegerbitung.

Budi mengapresiasi konsep Lelang Kebaikan yang digagas Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagai langkah inovatif dalam penanganan pascabencana dengan melibatkan perusahaan dan komunitas melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Konsep lelang kebaikan ini lebih terarah dan transparan. Ini langkah baik yang perlu diperkuat ke depan,” ujar Budi kepada sukabumiupdate.com usai menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Sinergitas Perencanaan Pembangunan dalam Penanggulangan Bencana Daerah yang digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Gedung Sulanjana, Kamis (22/1/2026)

Menurutnya, Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Kemitraan Bina Lingkungan (TJSPKBL) sebenarnya sudah lama terbentuk. Namun, gerakan kolaboratif seperti Lelang Kebaikan dalam merespons pascabencana merupakan terobosan baru yang perlu dikembangkan.

Ia menilai, ke depan Forum TJSPKBL harus mampu mengarahkan penggunaan dana CSR secara lebih strategis untuk mendukung visi dan misi kepala daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Ke depan, menu programnya harus disiapkan dalam SIPD. Perusahaan tinggal memilih ingin berkontribusi di bidang apa, misalnya rutilahu atau program lainnya. Karena pemerintah daerah tidak menerima uang, tapi dalam bentuk program atau bangunan,” jelasnya.

Budi menegaskan, esensi Lelang Kebaikan adalah komitmen perusahaan untuk menyisihkan dana CSR guna mendukung penanganan pascabencana secara konkret dan akuntabel.

Namun demikian, ia juga menyoroti minimnya kehadiran perusahaan dalam forum tersebut. Dari 176 perusahaan yang diundang, hanya 86 yang hadir. Bahkan, berdasarkan data yang diterimanya, perusahaan yang tercatat aktif di Forum TJSPKBL hanya sekitar 30.

“Ini perlu menjadi perhatian. Saya berharap Ketua Forum TJSPKBL lebih aktif membangun komunikasi dengan perusahaan-perusahaan,” tegasnya.***

Editor : Yosep M

Komitmen BRI BO Tingkatkan Fasilitas Ibadah di Desa Bojonggede

0

BOGOR – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap fasilitas ibadah masyarakat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli menyalurkan bantuan sarana dan prasarana kepada Musholla Nurusy Syfa yang berlokasi di Desa Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara simbolis pada Senin (15/1/2026) melalui Kantor Cabang (Branch Office) BRI Cibinong, bantuan senilai Rp53.500.000 diberikan untuk meningkatkan kenyamanan serta fasilitas jamaah di rumah ibadah tersebut.

Branch Office Head BRI Cibinong, Kurniawan Setyantoro, menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BRI dalam memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.

“Melalui program BRI Peduli TJSL ini, kami berharap bantuan sarana dan prasarana ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi warga Desa Bojonggede. Fokus kami adalah memastikan tempat ibadah memiliki fasilitas yang layak sehingga masyarakat dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman,” ujar Kurniawan saat memberikan keterangan resmi, Senin (15/1).

Kurniawan menambahkan bahwa pemilihan Musholla Nurusy Syfa sebagai penerima bantuan didasari oleh kebutuhan mendesak akan perbaikan dan penambahan fasilitas yang selama ini terbatas.

Ia menegaskan bahwa BRI tidak hanya fokus pada sektor perbankan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membangun aspek sosial dan keagamaan di wilayah Kabupaten Bogor.

Apresiasi dari Pengurus DKM.

Bantuan ini disambut baik oleh para pengurus musholla dan warga setempat.

Ketua DKM Musholla Nurusy Syfa, Abdul Rouf, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh BRI BO Cibinong.

Menurut Abdul Rouf, bantuan pengadaan berbagai sarana pendukung ini, mulai dari keranda, pemandian jenazah, sound sistem dan lain-lain.

“Kami sangat berterima kasih kepada BRI Peduli. Bantuan senilai Rp53,5 juta ini sangat berarti bagi kami di Desa Bojonggede. Dengan adanya bantuan ini, untuk pengadaan sarana yang sebelumnya terkendala biaya kini bisa segera kami tuntaskan,” kata Abdul Rouf.

Dampak Berkelanjutan Program TJSL

Program BRI Peduli TJSL terus menjadi pilar penting bagi BRI dalam mendukung pembangunan nasional di tingkat desa.

Penyerahan bantuan di Desa Bojonggede ini diharapkan menjadi stimulus bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan melalui infrastruktur religi yang memadai.

Hingga awal tahun 2026, BRI BO Cibinong terus aktif memetakan kebutuhan sosial di wilayah Kabupaten Bogor guna memastikan program CSR tepat sasaran dan memberikan nilai tambah (shared value) bagi masyarakat dan lingkungan.

(Red//Kornellius)

Empat Hari Terendam Banjir, Warga Kapitan Bertanya: Pemerintah Masih Sekadar Foto-Foto?

0

Empat Hari Terendam Banjir, Warga Kapitan Bertanya: Pemerintah Masih Sekadar Foto-Foto?

Lombok Barat | Redaksi.co Sudah empat hari lamanya warga Dusun Kapitan, Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, hidup dalam kepungan banjir. Air masih menggenangi permukiman warga, aktivitas lumpuh, dan keresahan kian terasa. Namun hingga kini, bantuan yang diharapkan belum juga tiba.

Yang datang, kata warga, hanya dokumentasi. Bukan bantuan. Bukan penanganan. Bukan solusi nyata.

Keluhan tersebut disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat terdampak atas nama Johan Irwan. Ia menilai kehadiran petugas di lapangan sejauh ini belum memberikan dampak langsung bagi warga yang telah bertahan di tengah genangan selama berhari-hari.

Sudah empat hari kampung kami terendam air. Petugas memang datang, tapi hanya foto-foto saja. Tidak ada bantuan sama sekali. Warga sangat berharap ada perhatian serius dari pemerintah,” ungkap Johan Irwan kepada Redaksi.co.

Menurutnya, genangan air yang tak kunjung surut mulai berdampak pada kondisi kesehatan warga. Aktivitas sehari-hari terganggu, perabot rumah tangga rusak, dan kekhawatiran semakin meningkat, terutama bagi anak-anak dan warga lanjut usia.

Atas kondisi tersebut, Johan Irwan mewakili warga Dusun Kapitan menyampaikan harapan sekaligus permohonan tegas kepada Bupati Lombok Barat agar segera mengambil langkah konkret.

Kami berharap Bupati Lombok Barat segera memerintahkan jajarannya, khususnya BPBD, Dinas Sosial, Baznas, dan instansi terkait lainnya untuk turun langsung ke dusun kami. Kami butuh bantuan nyata, bukan sekadar pendataan,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah hadir bukan hanya sebagai pencatat keadaan, tetapi sebagai pelindung dan penolong di saat masyarakat benar-benar membutuhkan. Bagi warga Dusun Kapitan, banjir bukan sekadar peristiwa musiman, melainkan ujian ketahanan hidup yang nyata.

Hingga berita ini diturunkan, Redaksi.co masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk memperoleh keterangan resmi mengenai langkah penanganan banjir di Dusun Kapitan, Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi.

 

Sumber : Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Penulis : Abach Uhel

Tinjau Banjir Tangerang,Walikota perintahkan OPD Gerak Cepat Pastikan Keselamatan Warga

0

Tinjau Daerah Terdampak Banjir, Wali Kota Perintahkan OPD Gerak Cepat Pastikan Bantuan untuk Warga

 

 

Curah hujan tinggi yang mengguyur Jabodetabek selama beberapa hari terakhir telah menyebabkan beberapa wilayah di kota Tangerang tergenang, di antaranya di Kelurahan Pinang, Petir, Periuk dan juga Karang Tengah.

 

 

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sejak Kamis (22/01) telah menyiapkan personel untuk mengantisipasi dampak curah hujan yang tinggi. Termasuk mendirikan posko pengungsian 3 (tiga) posko pengungsian, 7 (tujuh) posko kesehatan dan dapur umum yang terpusat di Dinas Sosial. Dan sampai saat ini Pemkot Tangerang juga sudah menyalurkan 2910 nasi bungkus untuk para pengungsi.

 

 

 

 

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, yang meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Komplek Pinang Griya, memerintahkan kepada OPD terkait agar bisa bergerak cepat untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal, khususnya dalam aspek keselamatan dan kesehatan warga.

 

 

 

Sachrudin menegaskan, bahwa Pemkot Tangerang memprioritaskan perlindungan masyarakat terdampak dengan mendirikan posko-posko kesehatan di titik-titik pengungsian. Posko tersebut disiapkan untuk memberikan pelayanan medis, pemeriksaan kesehatan, serta memastikan ketersediaan obat-obatan, terutama bagi balita, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

 

 

 

“Kami memastikan penanganan banjir difokuskan pada keselamatan dan kesehatan warga terdampak. Posko kesehatan sudah disiapkan agar pelayanan medis bisa berjalan optimal,” ujar Sachrudin, Jumat (23/01/2026).

 

 

 

Selain layanan kesehatan, Pemkot Tangerang juga menyiapkan posko pengungsian yang layak dan aman bagi warga yang harus meninggalkan rumahnya sementara waktu. Fasilitas dasar seperti tempat istirahat dan kebutuhan harian terus dipastikan tersedia guna memberikan rasa aman dan kenyamanan di tengah kondisi darurat.

 

 

 

Untuk memenuhi kebutuhan logistik, dapur umum telah dioperasikan guna menjamin ketersediaan makanan siap saji secara berkelanjutan, baik bagi para pengungsi maupun petugas yang berjaga di lapangan. Seluruh perangkat daerah terkait terus bersinergi bersama TNI, Polri, relawan, serta unsur masyarakat agar distribusi bantuan dapat berjalan cepat dan merata.

 

 

 

Tak hanya itu, Sachrudin, juga menginstruksikan kepala sekolah di wilayah terdampak banjir agar sementara waktu menerapkan pembelajaran jarak jauh, sehingga proses belajar mengajar para siswa tetap berjalan dan tidak terganggu akibat kondisi banjir.

 

 

 

“Kami ingin memastikan anak-anak tetap bisa belajar meskipun dalam kondisi darurat. Karena itu, sekolah-sekolah terdampak kami minta menyesuaikan dengan pembelajaran jarak jauh,” jelasnya.

 

 

 

  1. Di akhir kunjungannya, Wali Kota Sachrudin, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas, serta segera melapor apabila membutuhkan bantuan(*/red)