Beranda blog Halaman 6

Hari Juang Polri Merawat Semangat Perjuangan Polisi Istimewa Surabaya

0

http://( redaksi.co )(21 Agustus )(2026)

SURABAYA – Peringatan Hari Juang Polri menjadi momentum untuk mengenang kembali sejarah perjuangan Polisi Istimewa Surabaya sekaligus merefleksikan nilai-nilai pengabdian para pendahulu dalam perjalanan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Upacara Peringatan Hari Juang Polri 2026 dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di kawasan Monumen Perjuangan Polri, Jalan Raya Darmo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026).

Upacara dihadiri jajaran Pejabat Utama Mabes Polri, Polda Jawa Timur, Forkopimda Jawa Timur, para purnawirawan Polri, serta personel Polri.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, peringatan Hari Juang Polri tidak hanya memiliki arti penting bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Hari Juang Polri mengingatkan kita pada keberanian, kesetiaan dan pengabdian para pendahulu kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai perjuangan itulah yang harus terus diwariskan dan diwujudkan dalam pelaksanaan tugas Polri saat ini,” kata Kombes Pol Abast.

Sejarah Hari Juang Polri tidak dapat dilepaskan dari peristiwa di Surabaya pada Agustus 1945.

Pada 21 Agustus 1945, Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin selaku Komandan Polisi Istimewa Surabaya memimpin pembacaan Proklamasi Polisi Republik Indonesia di hadapan anggotanya.

Momentum tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kepolisian setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Setelah Proklamasi Polisi, Polisi Istimewa Surabaya turut mengambil bagian dalam berbagai perjuangan mempertahankan kemerdekaan bersama elemen masyarakat dan pejuang lainnya.

Peran tersebut berlanjut dalam rangkaian perjuangan di Surabaya, termasuk pada masa pertempuran November 1945, serta dalam menghadapi berbagai upaya mempertahankan kemerdekaan pada periode berikutnya.

Semangat perjuangan kepolisian pada masa awal kemerdekaan juga tumbuh di berbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut menunjukkan bahwa perjalanan Polri sejak awal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia.

Menurut Kombes Pol Abast, nilai utama dari sejarah tersebut bukan semata-mata mengenai rangkaian peristiwa masa lalu, melainkan tentang keberanian, integritas, pengabdian dan keberpihakan kepada kepentingan bangsa dan masyarakat.

“Yang kita warisi bukan hanya sejarah, tetapi nilai perjuangan dan pengabdian. Tantangan yang dihadapi Polri hari ini tentu berbeda dengan para pendahulu, tetapi semangatnya tetap sama, yaitu memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa, negara dan masyarakat,” ujar Kombes Pol Abast.

Ia mengatakan, semangat Hari Juang Polri harus diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas yang semakin profesional, humanis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Karena itu, peringatan Hari Juang Polri juga menjadi momentum bagi seluruh personel untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Semangat juang para pendahulu harus kita wujudkan melalui kerja nyata. Polri harus terus hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan yang semakin baik serta menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkas Kombes Pol Abast. (*)

http://( Agus kustiadi)(21 Agustus )(2026)

Rumah Abu “Bhakti Leluhur”

0
  • Redaksi Co Kuala Tungkal 21 Agustus 2026
  • Acara peresmian rumah Abu “Bakti Leluhur” yang berlokasi di Kuala Tungkal kelurahan Sungai Nibung Kecamatan Tungkal Ilir di resmikan
  • Dan di hadiri para tokoh masyarakat dan tokoh agama serta Forum Kerukunan umat Beragama.
  • Pembangunan rumah Abu ini berawal dari kebutuhan masyarakat kota Kuala Tungkal dan sekitarnya dalam sarana tempat penyimpanan abu leluhur yang layak dan baik.
  • Mengingat kondisi geografis wilayah yang khas, keberadaan rumah abu menjadi wujud penghormatan kita kepada leluhur keluarga atas nilai bakti dan mengenang masa jasa anggota keluarga yang mendahului kita.
  • Ucap wakil ketua Yayasan Budi Luhur Jamal Dermawan Sie.SE
  • Dalam memberikan kata sambutan berharap fasilitas rumah abu ini dapat diterima dan bermanfaat bagi masyarakat Kuala Tungkal dan sekitarnya serta dapat di jaga dan di rawat bersama penuh rasa tanggung jawab
  • Harapan penulis kerukunan umat beragama di kota bersama Kuala Tungkal menjadi contoh bagi daerah daerah lain di Indonesia.
  • Kaperwil Arifin

Gema Agustus Berdzikir, Doakan Prabowo-Gibran Pimpin Indonesia Emas

0
Gerakan Agustus Berdzikir diinisiasi oleh kolaborasi lintas elemen yang tergabung dalam Majelis Cahaya Nusantara, antara lain: PPJNA 98, Majelis Sholawat Cahaya Nusantara, Rumah Literasi Merah Putih, Sinergi Media Merah Putih, Komite Pergerakan Indonesia untuk Kedaulatan Kemandirian Pangan dan Energi, Gema PS Sukabumi

Redaksi.co || ndonesia berada di usia 81 tahun, sebuah usia matang yang menuntut ketahanan nasional di tengah pusaran dinamika global. Menjawab tantangan tersebut, Majelis Cahaya Nusantara mengambil langkah spiritual yang mendalam melalui gerakan “Gema Agustus Berdzikir: Seruan 88 Juta Bersholawat”. Tepat pada hari ke-21 ini, gema spiritual tersebut bukan sekadar ritual rutin, melainkan sebuah benteng batin untuk menjaga kedaulatan, kedamaian, dan persatuan nasional menuju cita-cita Indonesia Emas.

Gerakan masif ini diinisiasi oleh kolaborasi lintas elemen yang tergabung dalam Majelis Cahaya Nusantara, antara lain: PPJNA 98, Majelis Sholawat Cahaya Nusantara, Rumah Literasi Merah Putih, Sinergi Media Merah Putih, Komite Pergerakan Indonesia untuk Kedaulatan Kemandirian Pangan dan Energi, Gema PS Sukabumi

Di era transisi dan gempuran kepentingan asing, kekuatan fisik dan strategi politik saja tidaklah cukup. Ajakan bersholawat yang digelorakan oleh para tokoh pergerakan seperti Anto Kusumayuda (Ketum PPJNA 98), Aam Abdul Salam (Sekjen PPJNA 98), Dede Heri, Siti Ratna Maymunah, Kh.Apev Sambas, HM.Fikrie dan Saepul Usman menjadi pengingat bahwa kekuatan tertinggi ada di tangan Tuhan Yang Maha Kuasa. Ikhtiar langit ini menjadi sangat penting untuk memohon rahmat agar bangsa ini dijauhkan dari perpecahan dan selalu diberkahi kemakmuran.

Doa untuk Kepemimpinan Nasional

Selain mempererat persatuan horizontal antaranak bangsa, momentum spiritual hari ke-21 ini juga secara khusus memanjatkan doa terbaik bagi nakhoda baru republik. Seluruh jemaah dan elemen masyarakat diajak memohon kepada Allah SWT agar memberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan lahir batin kepada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Pemimpin yang kuat dan amanah adalah kunci utama dalam membawa kapal besar Indonesia mengarungi badai perubahan global menuju negara yang adil dan makmur.

Melalui Gema Agustus Berdzikir, 88 juta sholawat bergema di nusantara kita diingatkan kembali bahwa nasionalisme dan spiritualitas adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. (Rd.Ratu Dinar Nusantara)***

Turun Langsung ke Polsek Sukatani, Kapolres Purwakarta Pastikan Polisi Hadir dan Layani Masyarakat

0

 

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Ada pesan sederhana yang dibawa Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam saat turun langsung ke jajaran kewilayahan.

AKBP Febri Nurjam mengungkapkan bahwa Polisi tidak cukup hanya hadir di kantor, tetapi harus benar-benar hadir untuk masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres saat melaksanakan kunjungan kerja ke Mako Polsek Sukatani, Rabu (19/8/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan personel sekaligus melihat langsung bagaimana pelayanan kepolisian diberikan kepada masyarakat.

 

Setibanya di Mako Polsek Sukatani, Kapolres tidak langsung masuk ke ruang pertemuan.

BACA JUGA: Polres Purwakarta Raih Public Service Award Jawa Barat 2026, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

Kapolres terlebih dahulu berkeliling mengecek sejumlah fasilitas pelayanan dan ruang kerja personel, mulai dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), ruang Reskrim, Intelkam, Sabhara, ruang tahanan, mushola hingga lingkungan Mako Polsek.

Satu per satu kondisi fasilitas diperiksa. Bagi Kapolres, kesiapan kantor merupakan bagian penting dari kesiapan anggota dalam memberikan pelayanan.

Didampingi Kapolsek Sukatani AKP Asep Nugraha, Kapolres kemudian memberikan arahan kepada personel. Ia menekankan bahwa wajah Polri di tengah masyarakat sangat ditentukan oleh sikap setiap anggota ketika menjalankan tugas.

  • “Jaga sikap, penampilan dan kedisiplinan. Ketika masyarakat datang, berikan pelayanan dengan baik dan tunjukkan bahwa Polri hadir untuk membantu,” menjadi salah satu penekanan Kapolres kepada personel.

Tidak hanya soal pelayanan, Kapolres juga mengingatkan anggota untuk menjaga kebersihan kantor dan lingkungan Mako. Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih dan tertata mencerminkan kesiapan serta profesionalitas anggota dalam memberikan pelayanan publik.

Di era digital, Kapolres juga meminta personel memanfaatkan sarana komunikasi secara bijak untuk mempercepat penyampaian informasi, pelaporan kejadian maupun koordinasi pelayanan kepolisian.

Namun, teknologi tidak boleh menggantikan komunikasi langsung dengan masyarakat.

Personel justru diminta semakin aktif merangkul warga, mendengarkan persoalan di lapangan dan membangun komunikasi sesuai kultur masyarakat setempat.

Dalam penanganan perkara, Kapolres menegaskan agar setiap laporan, pengaduan maupun keluhan masyarakat tidak dibiarkan berlarut-larut. Setiap persoalan harus ditangani secara profesional dan maksimal, dengan mengedepankan Restorative Justice untuk perkara tertentu yang memenuhi ketentuan.

Perhatian Kapolres juga diarahkan pada persoalan lingkungan. Menghadapi musim kemarau, jajaran Polsek diminta meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait potensi kebakaran dan karhutla.

 

  • “Jangan menunggu api membesar baru bertindak. Polisi harus hadir sejak potensi masalah itu muncul,” demikian pesan yang ditekankan kepada jajaran.

Selain itu, Kapolres meminta seluruh personel menjaga soliditas dan sinergitas, baik di internal Polri maupun bersama unsur pemerintahan serta masyarakat. Komunikasi harus dibangun secara terbuka dan setiap informasi yang diterima maupun disampaikan harus berdasarkan fakta.

Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bentuk pengawasan langsung sekaligus upaya memperkuat semangat pelayanan personel di tingkat kewilayahan.

“Kapolres ingin memastikan bahwa seluruh personel di jajaran benar-benar memahami tugasnya. Kehadiran polisi harus dirasakan masyarakat, bukan hanya terlihat. Karena itu, pelayanan harus dilakukan secara humanis, responsif dan bertanggung jawab,” ujar IPTU Tini Yutini. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Mulyamekar

0

 

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polres Purwakarta. Di tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah, personel Polres Purwakarta menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Kampung Sadang RT 14/RW 05, Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta. Jawa Barat. 

Kegiatan pendistribusian air bersih dilaksanakan mulai pukul 13.45 WIB hingga selesai (20/8/2026) dengan melibatkan Kanit Pam Obvit Polres Purwakarta, Kaurmin Samapta, satu personel patroli, dua personel Dalmas serta satu ASN Logistik.

BACA JUGA: Peringati Hari Juang Polri, Kapolres Purwakarta Tegaskan Semangat Pengabdian Polisi untuk Masyarakat

Bantuan air bersih tersebut diberikan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kondisi kekeringan. Personel memastikan proses pendistribusian berlangsung tertib, aman dan dapat diterima warga yang membutuhkan.

Kasat Samapta Polres Purwakarta AKP Erwan Kusbiyantoro, mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di tengah kondisi kekeringan.

  • “Kami berupaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih secara merata dan aman. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mendukung kesehatan masyarakat selama kondisi kekeringan,” ujar AKP Erwan.

Menurutnya, ketersediaan air bersih sangat penting untuk menjaga kebutuhan sehari-hari dan kesehatan masyarakat, termasuk mencegah munculnya berbagai penyakit yang dapat ditimbulkan akibat keterbatasan akses terhadap air bersih.

Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini menyampaikan bahwa Polri akan terus hadir memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

  • “Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polres Purwakarta untuk membantu warga yang terdampak kekeringan,” ujar IPTU Tini Yutini.

Polres Purwakarta mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan bersama-sama menjaga lingkungan guna menghadapi kondisi kekeringan. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

Peringati Hari Juang Polri, Kapolres Purwakarta Tegaskan Semangat Pengabdian Polisi untuk Masyarakat

0

 

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Polres Purwakarta melaksanakan Upacara Peringatan Hari Juang Polri secara serentak di Lapangan Mako Polres Purwakarta, Jumat (21/8/2026). Upacara tersebut menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan Polri sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

Peringatan Hari Juang Polri tahun 2026 mengusung tema “Dengan Semangat Hari Juang, Polri Untuk Masyarakat Menuju Indonesia Maju.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan Polri tidak dapat dipisahkan dari perjuangan bangsa serta kedekatan polisi dengan masyarakat.

Dalam upacara tersebut, Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si. bertindak selaku Inspektur Upacara. Sementara Kasat Intelkam Polres Purwakarta bertugas sebagai Perwira Upacara.

SIMILLAR POST: Wakapolres Purwakarta Terima Tim Binteknis Kewilayahan, Perkuat Kinerja Penyidik Tipidsus

Rangkaian upacara berlangsung secara khidmat. Salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut yakni pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri oleh perwira yang telah ditunjuk. Pembacaan sejarah tersebut menjadi sarana untuk mengingat kembali perjalanan perjuangan kepolisian dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Purwakarta juga membacakan Naskah Proklamasi Polisi yang menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan Polri.

Naskah tersebut berbunyi:

“Untuk bersatu dengan rakyat dalam perjuangan mempertahankan Proklamasi, 17 Agustus 1945, dengan ini menyatakan Polisi sebagai Polisi Republik Indonesia.”

Surabaya, 21 Agustus 1945. Atas nama seluruh warga Polisi, Moehammad Yasin – Inspektur Polisi Kelas I.

BACA JUGA: Polres Purwakarta Raih Public Service Award Jawa Barat 2026, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

Pembacaan naskah tersebut menjadi pengingat bahwa sejak awal perjuangannya, Polisi Republik Indonesia telah menempatkan pengabdian kepada bangsa dan masyarakat sebagai bagian penting dari jati diri institusi.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si. menyampaikan bahwa peringatan Hari Juang Polri bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk merefleksikan nilai perjuangan dan pengabdian yang telah diwariskan para pendahulu Polri.

Semangat tersebut, kata Kapolres, harus diteruskan oleh seluruh personel dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga keamanan serta membangun komunikasi yang semakin dekat dengan seluruh lapisan masyarakat.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si. melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, Hari Juang Polri menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen personel dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

  • “Peringatan Hari Juang Polri mengingatkan kita bahwa Polri lahir dari semangat perjuangan dan tidak terpisahkan dari masyarakat. Nilai perjuangan tersebut harus terus diwujudkan melalui pengabdian, pelayanan yang humanis, profesionalisme serta kehadiran Polri dalam setiap kebutuhan masyarakat,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia menambahkan, semangat “Polri Untuk Masyarakat” harus menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga keberadaan Polri benar-benar dapat memberikan manfaat, rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

Polres Purwakarta Raih Public Service Award Jawa Barat 2026, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

0

 

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Komitmen Polres Purwakarta dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kembali mendapat apresiasi. Hal tersebut ditandai dengan keikutsertaan Polres Purwakarta dalam Public Service Award Jawa Barat 2026 yang digelar di Hotel Holiday Inn, Kamis (20/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini hadir mewakili Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si. sekaligus menghadiri agenda penerimaan penghargaan bagi jajaran kepolisian yang dinilai memiliki komitmen dalam penguatan pelayanan publik.

Kegiatan dipimpin oleh Founder and Chair MCorp Hermawan Kartajaya dan diikuti oleh perwakilan sejumlah satuan kewilayahan penerima penghargaan, di antaranya Polresta Bandung, Polres Purwakarta, Polres Karawang, Polres Subang, Polres Cimahi, Polres Sumedang, Polres Garut, Polres Tasikmalaya Kota, Polres Tasikmalaya, Polres Banjar, dan Polres Kuningan.

BACA JUGA: Sambut Hari Jadi ke-78 Polwan, Polwan Polres Purwakarta Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah

Selain jajaran kepolisian, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan pemerintah daerah, pelaku industri, pengusaha serta akademisi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dan bertukar gagasan dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di Jawa Barat.

Bagi Polres Purwakarta, apresiasi tersebut menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang cepat, mudah, transparan, responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si. melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi dorongan bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

  • “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat, mengedepankan kemudahan, kecepatan, transparansi dan kepastian dalam setiap pelayanan,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia menambahkan, Polres Purwakarta akan terus melakukan evaluasi dan inovasi agar kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan. Namun yang paling penting adalah bagaimana penghargaan ini menjadi semangat bagi seluruh personel untuk terus bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan yang humanis serta dapat dipercaya masyarakat,” tambahnya.

Public Service Award Jawa Barat 2026 menjadi momentum bagi Polres Purwakarta untuk memperkuat komitmen dalam membangun pelayanan publik yang semakin berkualitas, sekaligus mendorong budaya kerja yang berorientasi pada kepuasan dan kebutuhan masyarakat. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

KOPDAR & PEMBENTUKAN KETUA ,PENGURUS BARU PAGUYUBAN PKRPP PAKUREJO PURWOREJO PERIODE 2026 

0

KOPDAR & PEMBENTUKAN KETUA ,PENGURUS BARU PAGUYUBAN PKRPP PAKUREJO PURWOREJO PERIODE 2026

Purworejo-Pada Hari Kamis,Tgl 20 Agustus 2026  Bertempat di Warung Khasanah, Pantai Jatimalang, Purworejo paguyuban, Komunitas PKRPP Pakurejo, mengadakan Kopdar & Pembentukan Ketua, Pengurus baru, acara dihadiri oleh semua Anggota. yang diikuti oleh 43 anggota yang hadir. pemilihan berlangsung melalui proses Pemungutan suara.

oplus_8388608

*I. SUSUNAN PENGURUS PAKUREJO 2026 – 2029*

*KETUA* : Bapak Yuri Vero

*WAKIL KETUA* : Bapak Margono

*DEWAN PEMBINA / PENDIRI*

1. Pakde Santo _(Alm)_

2. Ibu Hartuti Pringholoyo

3. Bapak Bambang Kasino

*DEWAN PENASEHAT*

1. Bapak Subekti

2. Bapak KRT. Wagino

*DEWAN PENGAWAS*

1. Bapak Dul Giman

2. Bapak Wahid Supriyanto

oplus_8388608

*SEKRETARIS*: Bapak Rico S, Ibu Aulia

*BENDAHARA*: Ibu Tugini, Ibu Rini Wati

*SEKSI-SEKSI*

1. *SENI & BUDAYA*: Ibu Tri Rezeki, Ibu Carik Tugini, Ibu Sumi, Bapak Yanto, Bapak Kin

2. *HUMAS*: Bapak Untung, Bapak Glombor, Ibu Maycle, Bapak Abu

3. *SOSIAL*: Ibu Yustri, Ibu Nanik, Ibu Kesi, Ibu Sena, Ibu Istiqomah

4. *UMKM*: Ibu Endah, Ibu Rini Kuswari, Ibu Mugiati

oplus_8388608

 

*II. SAMBUTAN & ARAHAN*

*1. KILAS BALIK SEJARAH PAKUREJO*

_Disampaikan oleh: Bapak Wahid Supriyanto_

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera untuk kita semua.Bapak/Ibu hadirin yang saya hormati, PAKUREJO Awalnya hanya kumpulan kecil untuk saling membantu saat duka dan suka. Dari “ngumpul biasa” menjadi “Paguyuban” dengan nama *PAKUREJO – Paguyuban Keluarga Purworejo*.

oplus_8388608

Selama ini kita sudah melewati banyak kegiatan: arisan, takziah, kerja bakti, dan acara budaya. Semua itu bisa jalan karena 1 kata: *SEPATAS & SEPAKAT*. Beda rumah satu rasa, beda kepala satu tujuan.Hari ini kita menapaki babak baru. Mari kita jaga warisan kebersamaan ini untuk anak cucu kita. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

*2. SAMBUTAN DEWAN PENASEHAT / SESEPUH*

_Disampaikan oleh: Bapak Subekti_

Bismillahirrahmanirrahim.Alhamdulillah kita diberi nikmat sehat sehingga bisa berkumpul.Anak-anakku pengurus baru, saya titip 3 pesan sebagai sesepuh:

1. *Jaga Kebersamaan*: Jangan sampai ada perpecahan. Utamakan musyawarah.

2. *Jaga Amanah*: Uang warga adalah kepercayaan. Kelola dengan jujur dan terbuka.

3. *Jaga Nama Baik*: PAKUREJO adalah rumah kita bersama. Harumkan nama Purworejo dimanapun kita berada.

oplus_8388608

Saya yakin dibawah kepemimpinan Bapak Yuri dan Bapak Margono, PAKUREJO akan semakin maju.

Kami para sesepuh siap mendukung dan mendoakan. *PAKUREJO JAYA!*

oplus_8388608

*3. SAMBUTAN KETUA TERPILIH & PROGRAM KERJA*

_Disampaikan oleh: Bapak Yuri Vero_

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Yang saya hormati para Sesepuh, Dewan Pembina, Pengawas, Penasehat, dan seluruh anggota PAKUREJO yang saya banggakan.

 

Pertama, saya ucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan ini. Ini bukan jabatan, tapi tanggung jawab bersama.Tegas Vero

oplus_8388608

Dengan semangat *SEPATAS & SEPAKAT*, bersama Wakil Ketua Bapak Margono dan seluruh pengurus, kami mencanangkan *5 PROGRAM KERJA 2026-2029*:

 

1. *PROGRAM SILATURAHMI*: Rutin Kopdar 3 bulan sekali + Arisan Bergilir. Tujuannya: mempererat kekeluargaan.

2. *PROGRAM PEDULI SOSIAL*: Dana Takziah, Dana Sakit, dan Baksos. Aktifkan Seksi Sosial untuk yang membutuhkan.

3. *PROGRAM EKONOMI KREATIF*: Lewat Seksi UMKM kita adakan Bazar Produk Anggota dan Pelatihan Digital Marketing.

4. *PROGRAM BUDAYA*: Gelar Pentas Seni Purworejo 1 tahun sekali. Lestarikan Kesenian lewat Seksi Seni & Budaya.

5. *PROGRAM TRANSPARANSI*: Laporan keuangan tiap 6 bulan di Grup. Semua kegiatan kita buka seluas-luasnya.

oplus_8388608

Mari kita jalan bersama. Kritik dan saran saya tunggu. Tanpa dukungan Panjenengan semua, kami bukan apa-apa.

*PAKUREJO BISA! PAKUREJO JAYA!*

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

DOA PENUTUP

Mari kita tundukkan kepala sejenak. “Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih… Berilah kelancaran, keberkahan, dan kekompakan kepada pengurus PAKUREJO periode 2026-2029. Jauhkan kami dari perpecahan. Berikan kami kesehatan dan rezeki yang halal agar dapat terus berbagi. Jadikan PAKUREJO ini wadah silaturahmi yang membawa manfaat. Aamiin Ya Rabbal Alamin.”

*PENUTUP*

Demikian susunan acara dan pengurus. Mari kita dukung bersama demi kemajuan PAKUREJO

PENGURUS* *PAKUREJO – PAGUYUBAN KELUARGA PURWOREJO* *PERIODE 2026

0

PENGURUS*
*PAKUREJO – PAGUYUBAN KELUARGA PURWOREJO*
*PERIODE 2026

Ketua dan wakil.Komunitas Pakurejo.Terpilihkamis, 20 Agustus 2026
*Tempat* : Warung Khasanah, Pantai Jatimalang, Purworejo.
Acara dihadiri oleh semua Anggota. yang diikuti oleh 43 anggota yang hadir. pemilihan berlangsung melalui proses Pemungutan suara.

SUSUNAN PENGURUS PAKUREJO 2026 – 2029*

*KETUA* : Bapak Yuri Vero
*WAKIL KETUA* : Bapak Margono

*DEWAN PEMBINA / PENDIRI*
1. Pakde Santo _(Alm)_
2. Ibu Hartuti Pringholoyo
3. Bapak Bambang Kasino

*DEWAN PENASEHAT*
1. Bapak Subekti
2. Bapak KRT. Wagino

*DEWAN PENGAWAS*
1. Bapak Dul Giman
2. Bapak Wahid Supriyanto

*SEKRETARIS*: Bapak Rico S, Ibu Aulia
*BENDAHARA*: Ibu Tugini, Ibu Rini Wati
*SEKSI-SEKSI*
1. *SENI & BUDAYA*: Ibu Tri Rezeki, Ibu Carik Tugini, Ibu Sumi, Bapak Yanto, Bapak Kin
2. *HUMAS*: Bapak Untung, Bapak Glombor, Ibu Maycle, Bapak Abu
3. *SOSIAL*: Ibu Yustri, Ibu Nanik, Ibu Kesi, Ibu Sena, Ibu Istiqomah
4. *UMKM*: Ibu Endah, Ibu Rini Kuswari, Ibu Mugiati


*II. SAMBUTAN & ARAHAN*

*1. KILAS BALIK SEJARAH PAKUREJO*
_Disampaikan oleh: Bapak Wahid Supriyanto_

assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera untuk kita semua.

Bapak/Ibu hadirin yang saya hormati,
PAKUREJO Awalnya hanya kumpulan kecil untuk saling membantu saat duka dan suka. Dari “ngumpul biasa” menjadi “Paguyuban” dengan nama *PAKUREJO – Paguyuban Keluarga Purworejo*.

Selama ini kita sudah melewati banyak kegiatan: arisan, takziah, kerja bakti, dan acara budaya. Semua itu bisa jalan karena 1 kata: *SEPATAS & SEPAKAT*. Beda rumah satu rasa, beda kepala satu tujuan.

Hari ini kita menapaki babak baru. Mari kita jaga warisan kebersamaan ini untuk anak cucu kita.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

*2. SAMBUTAN DEWAN PENASEHAT / SESEPUH*
_Disampaikan oleh: Bapak Subekti_

Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillah kita diberi nikmat sehat sehingga bisa berkumpul.

Anak-anakku pengurus baru, saya titip 3 pesan sebagai sesepuh:
1. *Jaga Kebersamaan*: Jangan sampai ada perpecahan. Utamakan musyawarah.
2. *Jaga Amanah*: Uang warga adalah kepercayaan. Kelola dengan jujur dan terbuka.
3. *Jaga Nama Baik*: PAKUREJO adalah rumah kita bersama. Harumkan nama Purworejo dimanapun kita berada.

Saya yakin dibawah kepemimpinan Bapak Yuri dan Bapak Margono, PAKUREJO akan semakin maju.
Kami para sesepuh siap mendukung dan mendoakan. *PAKUREJO JAYA!*

*3. SAMBUTAN KETUA TERPILIH & PROGRAM KERJA*
_Disampaikan oleh: Bapak Yuri Vero_

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Yang saya hormati para Sesepuh, Dewan Pembina, Pengawas, Penasehat, dan seluruh anggota PAKUREJO yang saya banggakan.

Pertama, saya ucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan ini. Ini bukan jabatan, tapi tanggung jawab bersama.Tegas Vero

Dengan semangat *SEPATAS & SEPAKAT*, bersama Wakil Ketua Bapak Margono dan seluruh pengurus, kami mencanangkan *5 PROGRAM KERJA 2026-2029*:

1. *PROGRAM SILATURAHMI*: Rutin Kopdar 3 bulan sekali + Arisan Bergilir. Tujuannya: mempererat kekeluargaan.
2. *PROGRAM PEDULI SOSIAL*: Dana Takziah, Dana Sakit, dan Baksos. Aktifkan Seksi Sosial untuk yang membutuhkan.
3. *PROGRAM EKONOMI KREATIF*: Lewat Seksi UMKM kita adakan Bazar Produk Anggota dan Pelatihan Digital Marketing.
4. *PROGRAM BUDAYA*: Gelar Pentas Seni Purworejo 1 tahun sekali. Lestarikan Kesenian lewat Seksi Seni & Budaya.
5. *PROGRAM TRANSPARANSI*: Laporan keuangan tiap 6 bulan di Grup. Semua kegiatan kita buka seluas-luasnya.

Mari kita jalan bersama. Kritik dan saran saya tunggu. Tanpa dukungan Panjenengan semua, kami bukan apa-apa.
*PAKUREJO BISA! PAKUREJO JAYA!*
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

. DOA PENUTUP*

Mari kita tundukkan kepala sejenak.
“Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih… Berilah kelancaran, keberkahan, dan kekompakan kepada pengurus PAKUREJO periode 2026-2029. Jauhkan kami dari perpecahan. Berikan kami kesehatan dan rezeki yang halal agar dapat terus berbagi. Jadikan PAKUREJO ini wadah silaturahmi yang membawa manfaat. Aamiin Ya Rabbal Alamin.”

*PENUTUP*
Demikian susunan acara dan pengurus. Mari kita dukung bersama demi kemajuan PAKUREJO.

 

Pocong Mengepung Arya Saloka, Rahasia Kelam Mengintai di Balik Rukiah Munafik: Melawan Iblis

0

JAKARTA, Redaksi.co — Sebuah pemakaman, deretan pocong, dan seorang pria yang berdiri di tengah suasana mencekam menjadi sinyal bahwa teror dalam Munafik: Melawan Iblis tidak akan berhenti pada kejutan visual, Film horor terbaru Unlimited Production itu mulai memperlihatkan sisi tergelap ceritanya melalui special poster yang menempatkan Arya Saloka sebagai pusat ancaman.

Namun, yang membuat film ini menarik bukan semata-mata kemunculan pocong, Di balik teror tersebut terdapat perjalanan Adam, karakter yang harus berhadapan dengan trauma kehilangan sekaligus keyakinan yang sempat membuatnya meninggalkan dunia rukiah.

Adam digambarkan sebagai pengajar agama dan praktisi rukiah yang mengalami perubahan besar setelah kecelakaan tragis merenggut nyawa istrinya, Aini. Sejak peristiwa itu, ia memilih menjauh dari praktik rukiah dan mencoba menjalani kehidupan baru.

Keputusan tersebut mulai goyah ketika Anwar, diperankan Dimas Aditya, datang meminta bantuan untuk menangani Fitri, seorang perawat yang mengalami gangguan misterius, Fitri diperankan Acha Septriasa, sementara Donny Damara tampil sebagai Mansur, ayah Fitri sekaligus sosok yang memiliki posisi penting di lingkungan masyarakat desa.

Pertemuan tersebut perlahan menyeret Adam kembali ke dunia yang selama ini berusaha ia tinggalkan, Masalahnya gangguan yang dialami Fitri ternyata tidak sesederhana persoalan makhluk gaib.

Adam harus menghadapi rangkaian kejadian yang membuka kembali luka masa lalu, Pesan yang ditinggalkan mendiang istrinya turut menjadi bagian dari perjalanan batinnya sebelum akhirnya ia kembali mengambil keputusan untuk melakukan rukiah.

Di titik inilah Munafik: Melawan Iblis mencoba menawarkan horor yang lebih berlapis, Ancaman tidak hanya datang dari sosok-sosok gaib, tetapi juga dari pergulatan psikologis seseorang yang berusaha berdamai dengan kehilangan dan ketakutannya sendiri.

Arya Saloka pun tidak hanya mengandalkan kemampuan akting untuk membangun sosok Adam, Ia menjalani proses pendalaman karakter dengan mempelajari praktik rukiah bersama ahlinya serta memperdalam bacaan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan perannya.

Film ini disutradarai Guntur Soeharjanto. Oswin Bonifanz dan Ayu Amirrol dipercaya sebagai produser, Produksinya melibatkan Unlimited Production bersama Skop Productions, Legacy Pictures, AZ Films, dan Komet Productions.

Selain Arya Saloka, Dimas Aditya, Acha Septriasa, dan Donny Damara, film ini turut menghadirkan Faqih Alaydrus serta Nova Eliza.

Geliat film tersebut juga mulai terlihat melalui Festival Film Munafik yang digelar di sejumlah kota di Pulau Jawa, Rangkaian pemutaran di Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Gresik, dan Sidoarjo dilaporkan mendapat sambutan tinggi dengan tiket yang disebut terjual habis.

Setelah sebelumnya menghadirkan Alas Roban, Unlimited Production kini membawa pendekatan berbeda melalui kisah yang memadukan teror supernatural dengan drama kehilangan dan konflik spiritual.

Special poster yang memperlihatkan Adam berada di tengah kepungan pocong seolah menjadi peringatan bahwa perjalanan karakter tersebut akan memasuki wilayah yang jauh lebih berbahaya.

Munafik: Melawan Iblis dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada Kamis, 3 September 2026, Pertanyaannya bukan lagi apakah Adam berani kembali melakukan rukiah, melainkan rahasia apa yang sebenarnya menunggu di balik teror yang menghantui Fitri.