Beranda blog Halaman 59

YPTKIS NTB Gandeng Ombudsman Perkuat Perlindungan PMI dan Awasi Pelayanan Publik

0

YPTKIS NTB Gandeng Ombudsman Perkuat Perlindungan PMI dan Awasi Pelayanan Publik

Redaksi.co | Mataram – Dewan Pimpinan Daerah Yayasan Peduli Tenaga Kerja Indonesia Sejahtera (DPD YPTKIS) se-Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTB, Kamis (23/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pengawasan pelayanan publik sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat.


Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DPP YPTKIS, Henli Sunardi, didampingi Ketua DPD YPTKIS Kabupaten Sumbawa Barat, Bambang, Ketua DPD YPTKIS Kabupaten Lombok Barat, Nursidin, serta Ketua DPD YPTKIS Kabupaten Lombok Utara, Edi Junaidi.
Kedatangan jajaran pengurus YPTKIS disambut hangat oleh pimpinan beserta staf Ombudsman RI Perwakilan NTB. Audiensi berlangsung dalam suasana akrab, terbuka, namun tetap serius membahas berbagai persoalan pelayanan publik, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan Pekerja Migran Indonesia.


Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPP YPTKIS, Henli Sunardi, memperkenalkan YPTKIS sebagai lembaga sosial kemanusiaan yang berdiri sejak 2019, telah berbadan hukum, serta memiliki kepengurusan resmi di seluruh kabupaten/kota di Provinsi NTB.
Henli menjelaskan, selama ini YPTKIS aktif melakukan pendampingan terhadap PMI, mulai dari perlindungan hukum, membantu pemulangan pekerja migran bermasalah dari berbagai negara seperti Suriah, Libya, dan Oman, hingga memfasilitasi pemulangan jenazah PMI melalui koordinasi dan musyawarah bersama instansi terkait.

Selain memperkenalkan organisasi, masing-masing Ketua DPD YPTKIS juga menyampaikan berbagai persoalan pelayanan publik yang dihadapi masyarakat di wilayahnya. Ketua DPD YPTKIS Kabupaten Sumbawa Barat, Bambang, turut menyerahkan surat Nomor 020/DPD-YPTKIS/KSB/VII/2026 tertanggal 22 Juli 2026 yang berisi penyampaian berbagai permasalahan pelayanan publik bidang PMI sekaligus permohonan arahan kepada Ombudsman RI Perwakilan NTB.

Menanggapi hal tersebut, Ombudsman RI Perwakilan NTB menyampaikan apresiasi atas peran aktif YPTKIS dalam mengawal pelayanan publik. Ombudsman berharap YPTKIS dapat menjadi mitra strategis sekaligus sahabat Ombudsman dalam melakukan pengawasan pelayanan publik di NTB.

Ombudsman juga memberikan arahan agar YPTKIS melakukan audiensi dengan Kantor Imigrasi Lombok Timur dan Kantor Imigrasi Mataram guna membahas berbagai persoalan layanan keimigrasian yang berkaitan dengan Pekerja Migran Indonesia.

Dalam kesempatan itu, YPTKIS turut menyampaikan harapan kepada seluruh Dinas Tenaga Kerja di Provinsi NTB agar menyusun kebijakan yang mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga proses pelayanan terhadap Calon Pekerja Migran Indonesia menjadi lebih mudah, cepat, dan tidak berbelit-belit.
Menurut YPTKIS, pelayanan yang terlalu rumit berpotensi mendorong masyarakat memilih jalur keberangkatan nonprosedural atau ilegal. Karena itu, pemerintah diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan prinsip sebagai pelayan masyarakat.
Menutup audiensi, jajaran YPTKIS menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ombudsman RI Perwakilan NTB atas sambutan hangat serta ruang dialog yang terbuka. Mereka berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, serta memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh Pekerja Migran Indonesia asal Nusa Tenggara Barat.

Jurnalis: Suhaili
Editor: Redaksi.co

Kodrat Boxer Lobar Raih 3 Emas PORPROV NTB XII, Pengurus Kecewa Pejabat Absen

0

Kodrat Boxer Lobar Raih 3 Emas PORPROV NTB XII, Pengurus Kecewa Pejabat Absen

Redaksi.co | Media Nasional Investigasi

Mataram – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pengurus Cabang (Pengcab) Kodrat Boxer Kabupaten Lombok Barat pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Nusa Tenggara Barat (NTB) XII.

Meski berhasil membawa pulang tiga medali emas, dua perak, dan tiga perunggu, para pengurus mengaku kecewa lantaran tidak ada satu pun pejabat Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang hadir memberikan dukungan maupun apresiasi secara langsung.

Cabang olahraga Tarung Derajat Boxer berlangsung pada 19 hingga 22 Juli 2026 di GOR Padepokan Silat 17 Desember, Kota Mataram. Pada ajang tersebut, Pengcab Kodrat Boxer Lombok Barat menurunkan 17 atlet putra dan putri yang bertanding di nomor tarung dan seni gerak melawan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di NTB.

Wakil Ketua Pengcab Kodrat Boxer Lombok Barat, Muizzudin, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih para atlet.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan 3 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu dalam kategori tarung dan seni gerak. Ini merupakan hasil kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang telah berjuang maksimal membawa nama baik Lombok Barat,” ujarnya.

Di balik keberhasilan tersebut, Muizzudin menyampaikan kekecewaannya terhadap minimnya perhatian dari pemerintah daerah. Menurutnya, sejak pertandingan berlangsung hingga penyerahan medali, tidak terlihat satu pun pejabat Lombok Barat hadir untuk memberikan dukungan moral kepada para atlet.

“Kami selaku pengurus cabor menyesalkan para pejabat Lombok Barat tidak ada satu pun yang hadir memberikan apresiasi secara moral. Kami merasa miris melihat kabupaten lain yang perolehan medali emasnya sama dengan kita, langsung dihadiri bupati atau wakil bupatinya dan bahkan diberikan bonus di hadapan ratusan pasang mata. Ini bukan tentang jumlah hadiah, tetapi tentang kepedulian kepala daerah terhadap atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah,” tegasnya.

Ia menilai, kehadiran pimpinan daerah pada ajang olahraga bukan sekadar seremoni. Dukungan moral dari pemerintah diyakini mampu meningkatkan semangat bertanding para atlet sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas pengorbanan mereka selama menjalani latihan.

Pengcab Kodrat Boxer Lombok Barat berharap capaian prestasi pada PORPROV NTB XII menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lombok Barat agar pembinaan olahraga ke depan semakin mendapat dukungan, baik dari sisi anggaran, fasilitas, maupun perhatian kepada atlet berprestasi.

Dengan torehan tiga emas, dua perak, dan tiga perunggu, Pengcab Kodrat Boxer Lombok Barat membuktikan bahwa semangat juang para atlet tetap mampu menghasilkan prestasi membanggakan dan mengharumkan nama Lombok Barat di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Jurnalis : Suhaili
Editor : Redaksi.co

Kapolres Purwakarta Beri Penghargaan ke 63 Personel Berprestasi

0

Kapolres Purwakarta Berikan Piagam Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Prestasi dalam Melayani Masyarakat

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, memberikan piagam penghargaan kepada 63 personel Polres Purwakarta yang dinilai berprestasi, berdedikasi, dan menunjukkan loyalitas tinggi dalam pelaksanaan tugas. 

Pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan dalam Upacara Pemberian Penghargaan Personel Berprestasi Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Purwakarta, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Purwakarta KOMPOL Yudiono, para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, perwira, serta seluruh personel Polres Purwakarta.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi pimpinan kepada personel yang telah menunjukkan kinerja terbaik, mulai dari keberhasilan mengungkap berbagai kasus kriminal, tindak pidana narkoba, prestasi di bidang olahraga tingkat nasional, hingga dedikasi dalam pelayanan administrasi, pengelolaan media, pengamanan kamtibmas, serta inovasi yang mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam amanatnya, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya menyampaikan bahwa penghargaan bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh personel agar terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

  • “Piagam penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, disiplin, dan prestasi dalam melaksanakan tugas. Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan dalam mengungkap berbagai tindak pidana maupun prestasi yang diraih personel merupakan hasil kerja keras, kerja sama tim, serta komitmen seluruh jajaran dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Adapun penghargaan diberikan kepada personel dari berbagai satuan fungsi, di antaranya Satreskrim atas keberhasilan mengungkap kasus kekerasan terhadap anak yang menjadi perhatian publik, Satresnarkoba atas pengungkapan kasus peredaran narkotika dengan barang bukti sabu dan tembakau sintetis, Satlantas atas keberhasilan mengungkap kasus tabrak lari serta menggagalkan dugaan perampasan kendaraan bermotor, Sat Samapta dalam menjaga situasi kamtibmas, Satintelkam, Bag Ops, Bag SDM, Siwas, Bag Logistik, Sihumas, hingga personel Polsek jajaran yang berprestasi dalam pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing.

Selain keberhasilan operasional, penghargaan juga diberikan kepada personel yang mengharumkan nama institusi melalui prestasi olahraga, di antaranya peraih medali emas pada Kejuaraan Nasional Karate Piala Kapolri, Kejuaraan Daerah INKANAS Jawa Barat, serta ajang lari tingkat nasional.

Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan bahwa pemberian penghargaan merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat.

  • “Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi dalam menjalankan tugas. Kami berharap hal ini dapat memotivasi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan responsif kepada masyarakat,” ungkap IPTU Tini Yutini.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut juga sejalan dengan semangat “Jaga Rawat Jawa Barat”, program prioritas Kapolda Jawa Barat yang mengedepankan pelayanan Polri yang adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif.

  • “Melalui penghargaan ini, Polres Purwakarta ingin menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di lingkungan internal sehingga setiap personel terus terdorong untuk memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” pungkas IPTU Tini Yutini.

Dengan pemberian piagam penghargaan tersebut, Polres Purwakarta berharap seluruh personel semakin termotivasi untuk terus mengukir prestasi, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Purwakarta. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

Wujud Kepedulian TNI AD Kodim 1207/Pontianak Perbaiki Jembatan Perintis Garuda 

0

 

KUBU RAYA — Komando Distrik Militer (Kodim) 1207/Pontianak merampungkan perbaikan Jembatan Perintis Garuda yang terletak di Desa Pelita Jaya, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.

Jembatan ini memiliki peranan vital sebagai urat nadi transportasi dan aktivitas perekonomian warga lokal, karena mengubungkan secara langsung Desa Pelita Jaya dengan Desa Olak-Olak di Kecamatan Kubu.

Kegiatan perbaikan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program strategis Presiden Republik Indonesia yang diamanatkan dan diimplementasikan secara langsung di lapangan oleh jajaran TNI Angkatan Darat (TNI AD). Program ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan dan terisolir demi mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Perbaikan Jembatan Perintis Garuda ini adalah bentuk nyata komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah pusat untuk memperkuat aksesibilitas warga. Kami berharap keberadaan jembatan yang kini lebih kokoh dan aman dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendongkrak perekonomian antarwilayah desa di Kecamatan Kubu,” Dandim 1207/Pontianak.

Sebelum perbaikan dilakukan, kondisi jembatan memerlukan perhatian khusus agar aman dilalui oleh warga sehari-hari, terutama untuk kegiatan mengangkut hasil bumi dan akses menuju fasilitas pendidikan maupun kesehatan.

Warga Desa Pelita Jaya dan Desa Olak-Olak menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras prajurit TNI AD dari Kodim 1207/Pontianak. Dengan selesainya perbaikan ini, konektivitas dan interaksi sosial-ekonomi antar kedua desa dipastikan kembali lancar dan aman.

(Pendim 1207/Pontianak)

BRI BO Cimanggis Gelar Brimo Day, Perluas Pemanfaatan Layanan Digital di Tingkat Uker Supervisi

0

CIMANGGIS – Bank Rakyat Indonesia (BRI) BO Cimanggis memperkuat transformasi layanan digital melalui penyelenggaraan Brimo Day di area BO BRI Cimanggis dan Unit Kerja (Uker) Supervisi.

Seperti terlihat di Unit Radar Auri, dan Unit Pekapuran, Unit Palsigunung, Unit Simpangan Depok, dan Unit Pekapuran beberapa hari lalu.

Hal ini menjadi bagian dari upaya BRI BO Cimanggis dalam meningkatkan literasi digital sekaligus mendorong lebih banyak nasabah memanfaatkan aplikasi BRImo dalam aktivitas perbankan sehari-hari.

Melalui Brimo Day, para petugas BRI di cabang maupun unit kerja secara sigap memberikan pendampingan langsung kepada nasabah untuk melakukan aktivasi hingga memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia pada aplikasi BRImo. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah, cepat, dan aman bagi masyarakat.Nasabah yang hadir pun terlihat tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Mereka mendapatkan edukasi mengenai berbagai layanan digital yang dapat diakses melalui BRImo, mulai dari transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian pulsa dan token listrik, pembayaran menggunakan QRIS, hingga berbagai transaksi keuangan lainnya yang dapat dilakukan hanya melalui telepon genggam.

Pelaksanaan Brimo Day juga menjadi momentum bagi BRI khususnya BRI BO Cimanggis dalam memperkenalkan kemudahan layanan perbankan digital kepada masyarakat yang sebelumnya masih mengandalkan transaksi secara konvensional di kantor unit.

Kegiatan yang digelar di beberapa uker tersebut menunjukkan komitmen BRI BO Cimanggis dalam menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Digitalisasi layanan tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan bertransaksi, tetapi juga mendukung inklusi keuangan agar lebih banyak masyarakat dapat menikmati layanan perbankan modern.

BRI BO Cimanggis berharap kegiatan BrimoDay dapat meningkatkan jumlah pengguna aktif BRImo sekaligus memperkuat budaya transaksi digital di tengah masyarakat. Seiring berkembangnya kebutuhan layanan keuangan yang serba cepat, BRImo diharapkan menjadi solusi utama bagi nasabah untuk mengakses berbagai layanan perbankan kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke kantor cabang.

Red//Kornellius

Dandim 1209/Bengkayang Dampingi Tim Kemenhan Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Yon TP 926

0

 

Bengkayang – Komandan Kodim 1209/Bky Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc., turun langsung mengawal dan mendampingi kunjungan kerja Tim Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia. Peninjauan lapangan ini dilakukan dalam rangka mengecek secara langsung rencana lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 926 yang berkedudukan di Dsn Molo Ds. Seren Selimbau Kec. Lumar Kab. Bengkayang.

Kamis ( 23/7/26 ).

Dandim bersama Tim Kemenhan ini menjadi langkah krusial dalam memastikan kesiapan lahan serta kelayakan infrastruktur pendukung sebelum proses konstruksi dimulai. Sinergi antara pemerintah pusat melalui Kemenhan dan komando satuan kewilayahan ini mencerminkan komitmen kuat dalam memperkuat sistem pertahanan negara, khususnya di wilayah strategis Kabupaten Bengkayang.

Selama berada di lokasi, Tim Kemenhan fokus melaksanakan survei topografi untuk memetakan kontur tanah dan tata letak geografis secara presisi. Langkah teknis ini sangat dibutuhkan guna menjamin kelayakan struktur bangunan militer yang mendasari keamanan, ketahanan, serta keberlanjutan fungsi markas dalam jangka panjang.

Selain memetakan area inti markas, peninjauan ini juga diarahkan untuk memastikan kondisi jalur akses transportasi menuju lokasi rencana pembangunan Yon TP 926. Aksesibilitas jalan yang memadai menjadi syarat mutlak untuk memperlancar mobilitas material konstruksi saat ini, hingga pergerakan personel dan logistik militer di masa mendatang.

Dandim 1209/Bky menegaskan bahwa pihak Kodim siap memberikan dukungan penuh terhadap seluruh tahapan perencanaan hingga realisasi pembangunan Yon TP 926. Kehadiran satuan Yon TP 926 ini diharapkan tidak hanya mengkokohkan stabilitas pertahanan di kawasan perbatasan, tetapi juga memberi dampak positif bagi percepatan pembangunan dan roda perekonomian masyarakat sekitar.

( Pendim 1209/Bky ).

Plt Camat Johan Pahlawan Lantik Pejabat Keuchik Seuneubok,Sekaligus Lantik Tuha Peut Gampong Pasir & Leuhan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kecamatan Johan Pahlawan melaksanakan pelantikan Pejabat Keuchik Gampong Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, yang berlangsung di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kamis 23/72026

Pelantikan tersebut dipimpin oleh Plt. Camat Johan Pahlawan, Tgk. Fariani, S.Ag., M.A. Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan pelantikan Tuha Peut Gampong Pasir dan Gampong Leuhan.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Johan Pahlawan, Imum Mukim, para Keuchik, serta ketua Tuha Peut Gampong dalam wilayah Kecamatan Johan Pahlawan.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Camat Johan Pahlawan, Tgk. Fariani, S.Ag., M.A., memberhentikan dengan hormat almarhum Teuku Agam Afianda dari jabatan Keuchik Gampong Seuneubok, yang telah meninggal dunia beberapa bulan yang lalu.

Selanjutnya, Kamaruddin dilantik sebagai Pejabat Keuchik Gampong Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan. Pengangkatan tersebut berlaku paling lama satu tahun atau sampai dengan terpilihnya Keuchik definitif, terhitung sejak tanggal pelantikan.

Plt. Camat Johan Pahlawan dalam arahannya berharap pejabat Keuchik yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjaga koordinasi dengan pemerintah kecamatan, perangkat gampong, Tuha Peut, dan seluruh masyarakat.

Pelantikan ini diharapkan dapat memastikan roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Gampong Seuneubok tetap berjalan dengan baik hingga terpilihnya Keuchik definitif ****

Saksi Kunci Bongkar Kronologi Sengketa Lahan di Mamuju, Pertanyakan Putusan Pengadilan

0

Redaksi.co MAMUJU : Sengketa lahan di Dusun Rea Bussu, Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, kembali menjadi sorotan. Suwandi Patta, yang mengaku sebagai saksi mata dalam transaksi jual beli tanah pada tahun 1997, membeberkan kronologi lengkap yang menurutnya menjadi awal mula sengketa hingga berujung pada putusan pengadilan dan proses eksekusi.

Suwandi menegaskan dirinya berada di lokasi saat transaksi jual beli berlangsung antara H. Bahtiar Saleh dan Sani Beddu alias Kindo Suryani pada 18 November 1997 sekitar pukul 16.00 WITA. Bahkan, ia mengaku diminta langsung oleh H. Bahtiar mengambil kwitansi, pulpen, dan stempel sebagai kelengkapan administrasi jual beli.

Saya melihat sendiri proses pembayarannya. Kindo Suryani menyerahkan uang sebesar Rp450 ribu dan saat itulah transaksi jual beli terjadi,” ujar Suwandi.

Menurut keterangannya, uang hasil penjualan tanah tersebut kemudian digunakan H. Bahtiar untuk menjalani pengobatan di Makassar. Sepulang dari berobat, H. Bahtiar disebut membebaskan sisa pembayaran sebesar Rp50 ribu dengan syarat Kindo Suryani bersedia membantu merawat orang tuanya yang sakit.

Suwandi mengatakan, selama kurang lebih tiga bulan Kindo Suryani bekerja di rumah H. Bahtiar. Pekerjaannya meliputi menampi beras, memasak, mencuci, hingga membantu merawat Haji Elung yang saat itu menderita stroke.

Tak lama setelah transaksi, lanjut Suwandi, H. Bahtiar mengajak Kindo Suryani ke lokasi untuk menunjukkan batas-batas tanah yang dijual. Ia menyebutkan bahwa saat pembayaran dilakukan belum ada pengukuran pasti, melainkan hanya penunjukan batas hingga pekarangan orang tua Nuriani, yang kini menjadi penggugat dalam perkara tersebut.

Menurut Suwandi, sengketa mulai muncul ketika dilakukan pembebasan lahan untuk proyek irigasi. Saat itu, kata dia, muncul klaim kepemilikan dari pihak Nuriani yang didukung Surat Keterangan Jual Beli tertanggal tahun 2009.

Namun, Suwandi mempertanyakan keabsahan dokumen tersebut. Ia menyebut surat itu dibuat oleh Ilham Jaya, padahal berdasarkan informasi yang diperolehnya dari Kepala Desa Abdul Wahab, Ilham Jaya baru dilantik sebagai Kepala Dusun pada Maret 2010.

Kalau benar surat itu dibuat tahun 2009, bagaimana mungkin ditandatangani oleh seseorang yang saat itu belum menjabat sebagai Kepala Dusun? Itu yang menjadi tanda tanya bagi kami,” katanya.

Suwandi mengaku kemudian dipanggil sebagai saksi dalam persidangan sekitar tahun 2020 bersama saksi lainnya. Di hadapan majelis hakim, ia menyampaikan seluruh fakta yang diketahuinya sejak proses jual beli hingga timbulnya sengketa.

Meski demikian, ia menilai keterangannya tidak menjadi pertimbangan penting dalam putusan pengadilan.

“Kami adalah saksi yang melihat langsung proses jual beli itu. Tetapi dalam putusan, keterangan kami seolah tidak diangkat sebagai bagian dari pertimbangan hakim,” ungkapnya.

Setelah putusan berkekuatan hukum dan perkara memasuki tahap eksekusi pada 2022, Suwandi mengaku tetap mengikuti jalannya proses. Ia kembali mempertanyakan dasar kemenangan pihak penggugat.

Menurutnya, apabila penggugat benar-benar memiliki alas hak yang sah atas tanah tersebut, pihaknya siap menyerahkan lahan dimaksud. Namun hingga kini, ia mengaku masih mempertanyakan mengapa pihak yang menurutnya memiliki dokumen kepemilikan justru kalah di pengadilan.

Kalau memang penggugat memiliki hak yang sah, kami siap menyerahkan tanah itu. Tetapi kami mempertanyakan bagaimana pihak yang menurut kami tidak memiliki dokumen kepemilikan bisa dimenangkan, sementara yang memiliki dokumen justru kalah,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, Suwandi berharap pemerintah dan aparat penegak hukum, khususnya lembaga peradilan, dapat memberikan perhatian serius terhadap perkara tersebut. Ia berharap setiap sengketa pertanahan diputus secara objektif, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan tetap terjaga. (ZUL)

Bunda PAUD Aceh Barat Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke 42, Kesehatan Anak Penting Bagi Orang Tua

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang juga merupakan Bunda Paud Kabupaten Barat, Ny Afrinda Novalia SE,MM beserta Staf Ahli TP PKK Ny Lisa Nasmi S.E menghadiri kegiatan Hari Anak Nasional ke 42 Tahun 2026 di TK RA Nurul Falah, Komplek Masjid Agung Baitul Makmur, Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan pada Kamis, 23/7/2026

Peringatan Hari Anak Nasional ke 42 Tahun 2026 yang digelar di TK RA Nurul Falah, Kabupaten Aceh Barat tersebut turut diikuti oleh ibu – ibu dari Posyandu dan Puskesmas Kecamatan Johan Pahlawan serta Dokter gigi.

Ny Afrinda mengatakan, pada peringatan Hari Anak Nasional tahun ini tema yang diusung adalah “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan, hari anak tersebut diperingati secara serentak di seluruh pelosok negeri.

“Pada kegiatan ini anak – anak diberitahu dan diajarkan bagaimana cara menjaga atau merawat gigi mereka agar bersih, sehat dan terhindar dari sakit gigi. Karena gigi yang sehat akan mendukung semua kegiatan sehari – hari,” kata Afrinda.

Dikatakan Afrinda, kesehatan anak merupakan hal yang sangat penting bagi orang tua, sehingga dengan anak yang sehat maka akan tercipta generasi penerus yang unggul di masa depan.

“Selamat Hari Anak Nasional bagi anak – anak semuanya, semoga selalu sehat, ceria dan menjadi generasi penerus yang membanggakan,” katanya ****

Agrowisata Bukit Moloku Ubah Peta Pariwisata Majene, Dorong Ekonomi Lokal dan Pertumbuhan Wilayah

0

MAJENE, Redaksi.co – Kehadiran Agrowisata Bukit Moloku membawa warna baru bagi sektor pariwisata Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Berlokasi di Lingkungan Totoli, Kelurahan Banggae, destinasi yang resmi beroperasi sejak Desember 2022 ini tidak hanya menawarkan panorama perbukitan yang asri, tetapi juga menjadi simbol diversifikasi produk wisata yang memperluas pilihan destinasi di daerah.

Selama ini Majene dikenal sebagai daerah dengan potensi wisata bahari yang kuat. Namun, Agrowisata Bukit Moloku menghadirkan alternatif rekreasi berbasis alam pegunungan yang memadukan konsep wisata keluarga, edukasi, dan hiburan modern. Berbagai fasilitas seperti kolam renang, wahana bermain anak, serta spot foto berlatar hamparan perbukitan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Lebih dari sekadar tempat berlibur, Bukit Moloku juga menunjukkan bagaimana sektor pariwisata dapat memberikan dampak ekonomi yang luas. Pengelola mengembangkan konsep agrowisata yang melibatkan kelompok tani di sekitar kawasan, sehingga pengunjung dapat menikmati sekaligus membeli hasil pertanian lokal sebagai oleh-oleh. Pola kolaborasi ini membuka peluang pasar baru bagi petani serta menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masyarakat.

Aktivitas wisata yang terus meningkat turut mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mulai dari kuliner, penjualan produk pertanian, hingga jasa pendukung pariwisata. Kehadiran destinasi ini menjadi penggerak ekonomi baru yang memberi manfaat langsung bagi warga di sekitar kawasan.

Di sisi lain, perkembangan Bukit Moloku juga berkontribusi terhadap pembangunan wilayah. Kawasan perbukitan yang sebelumnya belum banyak dimanfaatkan kini berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru di Kabupaten Majene. Perbaikan akses jalan, meningkatnya aktivitas ekonomi, serta tumbuhnya kawasan hunian di sekitar Perumnas Majene/Moloku menjadi indikator transformasi kawasan tersebut.

Dari perspektif pembangunan daerah, Agrowisata Bukit Moloku dinilai berpotensi menjadi salah satu penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan kunjungan wisatawan. Kehadirannya sekaligus memperkuat posisi Majene sebagai daerah yang tidak hanya mengandalkan wisata pantai, tetapi juga mampu mengembangkan destinasi berbasis alam, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan perpaduan antara keindahan alam, rekreasi keluarga, pemberdayaan petani, serta dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, Agrowisata Bukit Moloku menjadi contoh bagaimana sektor pariwisata dapat berkembang sebagai motor pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Majene.