Beranda blog Halaman 561

Warga Minta Dinas Terkait Atasi Abrasi Tebing dan Buang Sampah Sembarangan di Sungai Meureubo

0

Aceh Barat Redaksi .co
Tokoh masyarakat khususnya Dusun Raja Aceh Gampong Leuhan Kecamatan Johan Pahlawan mengaku prihatin dengan ulah segelintir warga yang seenaknya membuang sampah secara sembarangan ke sungai di jembatan penghubung antara Leuhan – Ranto Panyang, sampah yang di buang sembarangan ini lebih banyak tidak jatuh langsung ke sungai ,tapi banyak keatas leger jembatan yang menjadi tumpukan sampah,sehingga menimbulkan aroma bau busuk,dan yang paling di kuatirkan,besi leger jembatan akan berkarat.

Hal ini di sampaikan oleh Rajawan salah seorang tokoh masyarakat Gampong Leuhan Rabu 23/4/2025.

Menurut Rajawan,sampah yang dibuang ke sungai dan sering sangkut di besi jembatan , sebaiknya jangan di lakukan lagi,dan dimana letak akal sehat warga yang membuang sampah itu.

” Sebagai bagian dari masyarakat pengguna jalan,saya setiap hari melintasi jembatan, dan saya sarankan kepada saudara saudara kita, sebaiknya jangan membuang sampah ke sungai, sebab, selain menyalahi peraturan ,sampah yang yang di buang ini banyak yang nyangkut di besi leger jembatan, ini sudah berlangsung lama dan sering menimbulkan bau tidak enak karena sampah yang nyangkut di situ ” Ujarnya.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan rasa ke kekuatiran akan efek menumpuknya sampah ,karena menurutnya bisa saja besi leger jembatan keropos.

“Kalau dibiarkan lama lama bisa parah ,dan besi bisa saja putus akibat karatan, dan harus kita sadari bersama,keberadaan jembatan ini sangat penting sebagai akses transportasi, untuk itu selaku masyarakat saya meminta Dinas Kebersihan turun tangan untuk meninjau dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait larangan membuang sampah ke aliran sungai , ujarnya

Selain itu sebagai masyarakat yang terdampak langsung akan Abrasi yang terjadi di Krueng Meureubo,ia juga menyoroti Abrasi Tebing sungai baik yang berada di lokasi Gampong Leuhan maupun abrasi di bawah jembatan ,Ia menyampaikan rasa ke kuatirannya atas lambatnya respon pihak terkait untuk menangani persoalan tersebut.

“Sekali lagi,kepada pemerintah, terutama Dinas PUPR agar dapat membangun penahan teubing agar abrasi tidak bertambah parah,coba di cek ke lokasi,berapa banyak petak sawah masyarakat yang sudah amblas ke sungai,dan untuk Dinas Kebersihan tolong partisipasinya untuk memberi edukasi kepada warga Terkait jangan membuang sampah ke sungai, kedua persoalan ini sama pentingnya,dan ini semua untuk kemaslahatan kita bersama, Pungkasya

Abrasi tebing sungai dan membuang sampah sembarangan ke sungai hendaknya menjadi perhatian serius dari pihak terkait, dan masyarakat yang peduli pada lingkungan berharap pemerintah dapat menyikapinya dan mencari solusi terbaik untuk kemaslahatan masyarakat banyak ***”

Peringatan Hari Bumi Sedunia, KAI Divre III Palembang Komitmen Implementasikan ESG

0

Redaksi.co | Palembang., – Setiap tanggal 22 April, masyarakat di seluruh dunia memperingati Hari Bumi Sedunia (Earth Day) sebagai momen penting yang menjadi pengingat dan menumbuhkan kesadaran masyarakat di seluruh belahan dunia akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang memaknai peringatan Hari Bumi Sedunia dengan berkomitmen untuk terus mengimplementasikan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap inovasi keberlanjutan perusahaan.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan bahwa KAI Divre III Palembang telah mengimplementasikan beberapa inovasi ESG di lingkungan wilayah operasional KAI Divre III Palembang, diantaranya seperti pemasangan panel surya di Kantor KAI Divre III Palembang dengan total kapasitas 122 kWp yang berkontribusi rata-rata 60 persen dari kebutuhan listrik bangunan.

“Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI untuk turut serta menghijaukan Bumi melalui penerapan ESG dengan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Langkah ini juga selaras dengan peringatan Hari Bumi Sedunia 2025 yakni Kekuatan Kita, Planet Kita,” ungkap Aida.

Tidak hanya itu, KAI Divre III Palembang juga rutin melaksanakan gerakan penanaman satu juta pohon setiap tahunnya secara bertahap di seluruh wilayah operasional Divre III Palembang yang bertujuan untuk mewujudkan lingkungan yang asri dan sejuk serta diharapkan dapat mengurangi polusi udara.

“Gerakan penanaman pohon oleh KAI bukan sekadar tindakan pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai investasi untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” kata Aida.

Dari sisi gaya hidup, KAI Divre III Palembang juga mengajak masyarakat untuk menggunakan botol minum pribadi atau tumbler dan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai dengan menyediakan drinking water station di Stasiun Kertapati.

“Fasilitas drinking water station ini memungkinkan penumpang untuk mengisi botol air minum mereka sendiri dengan air yang telah diuji kualitasnya dan dinyatakan aman untuk dikonsumsi,” ujar Aida.

Sedangkan dari sisi teknologi, KAI menghadirkan fitur carbon footprint pada tiket kereta api di aplikasi Access by KAI yang menunjukkan jejak karbon dari perjalanan penumpang. Fitur ini memberikan informasi tentang emisi karbon yang dihasilkan selama perjalanan, sehingga penumpang bisa melihat dampak terhadap lingkungannya.

Selain itu, layanan LRT Sumsel yang berada di wilayah KAI Divre III Palembang juga telah menghadirkan metode pembayaran non tunai menggunakan QRIS dan mesin EDC (Electronic Data Capture) di seluruh stasiun LRT Sumsel.

“Semua upaya dan inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan serta mendukung kelestarian lingkungan untuk kondisi Bumi yang lebih baik,” tutup Aida.(*)

Korban Kebakaran dan Aparatur Desa Sampaikan Terima Kasih dan Apresiasi Kepada Pemerintah

0

Aceh Barat Redaksi.co Redaksi
Nyakcut,seorang lansia berusia 84 tahun yang menjadi korban insiden kebakaran di Desa Drien Mangko, Kecamatan Woyla, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Aceh Barat. Selasa, 22/4/25.
Ungkapan rasa syukur serta apresiasi tersebut disampaikan Nyakcut saat tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinsos Aceh Barat datang mengunjungi serta menyalurkan bantuan tanggap darurat ke kediamannya yang terdampak musibah.

Penyaluran bantuan ini turut disaksikan oleh sejumlah warga dan perangkat desa setempat.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada pemerintah dan Dinsos Aceh Barat yang telah peduli dan datang membantu saya,” ucap Nyakcut penuh haru dan mata berkaca-kaca.

Plt.Kepala Dinas Sosial T. Remi ILham Putra, S.ST., M.PSSp. melalui perwakilan tim Tagana menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah, terlebih bagi lansia yang sangat membutuhkan uluran tangan.

“Kami hadir sebagai bentuk respons cepat atas peristiwa yang menimpa masyarakat. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban Nyakcut,” ujar Nola Ardica, salah satu anggota tim Tagana di lokasi.

Sementara itu, Kepala Desa (Keuchik) Drien Mangko, Salihin, bersama aparatur desanya turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat atas respon cepat yang ditunjukkan melalui Dinsos.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang begitu cepat dan nyata dari pemerintah terhadap warga kami yang tertimpa musibah,” ujar Salihin.

Selain itu, Salihin juga menyampaikan terima kasih kepada media ini yang telah menayangkan berita terkait insiden kebakaran tersebut, sehingga perhatian dan bantuan dapat segera disalurkan.

“Kami merasa terbantu atas peran media yang turut menyuarakan kondisi warga kami. Semoga sinergi ini terus berlanjut,” tambahnya.

Perangkat desa dan masyarakat sekitar turut memberikan dukungan moril kepada Nyakcut dan berharap pemerintah terus hadir dalam setiap kondisi darurat seperti ini ****

Dayah Zainatul Ulum Diniyah Islamiyah (ZUDI) Laksanakan Wisuda 170 Siswa/Santri

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dayah Terpadu Zainatul Ulum Diniyah Islamiyah (Zudi) Aceh Barat, melaksanakan prosesi wisuda 170 siswa/ santri,pada Selasa (22/4/2025).

Dayah Zudi yang berlokasi di desa Ujung Tanjong Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat ini merupakan salah satu lembaga pendidikan berbasis pesantren cukup ternama di Aceh Barat.
Pada tahun ini sebanyak 170 siswa/santri dari berbagai jurusan resmi diwisuda dalam acara khidmat yang dilaksanakan di kompleks dayah tersebut.

Adapun para siswa/santri yang diwisuda berasal dari jenjang pendidikan SMP dan Madrasah Aliyah (MA) terdiri dari jurusan Tahfizul Qur’an dan Kitab Kuning. Yang di Wisuda tahun ini adalah angkatan ke-VII sejak Dayah Zudi didirikan, menandai komitmen dayah dalam mencetak generasi muda Aceh yang berilmu, berakhlak, dan berwawasan keislaman.

Pimpinan Dayah Zudi,Tgk H Khairul Azhar mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian serta prestasi para santri. Ia berharap, ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dan menjadi bekal dalam membangun masyarakat di masa depan.

“Ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan langkah awal bagi para santri untuk terus menuntut ilmu dan mengabdi di tengah masyarakat dengan bekal Al-Qur’an dan kitab-kitab para ulama yang telah mereka pelajari,” ujarnya.

Prosesi Acara wisuda turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, Dinas Dayah, Muspika Kecamatan Mereubo, para wali santri, tokoh masyarakat, dan jajaran dewan guru. Acara berlangsung penuh khidmat, disertai penampilan hafalan Al-Qur’an oleh para wisudawan, serta pemberian penghargaan kepada santri berprestasi.

Dayah Terpadu Zainatul Ulum Diniyah Islamiyah Aceh Barat terus berkomitmen mencetakdan melahirkan kader-kader generasi muda yang siap menjadi penerus ulama dan pemimpin masa depan di Aceh, terutama di kabupaten aceh barat sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah arus modernisasi dan globalisasi****

Polda Maluku Utara Gelar Simulasi Penanganan Unjuk Rasa Jelang May Day*

0

REDAKSI.CO – HUMAS POLDA MALUT,  Kepolisian Daerah Maluku Utara menggelar simulasi penanganan unjuk rasa serta taktikal floor game (TFG) di Lapangan Apel Mapolda Maluku Utara, Selasa, (22 /4/2025).

Kegiatan ini sebagai bagian dari kesiapan menghadapi potensi aksi massa pada peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2025 mendatang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Karo Ops Polda Malut, para Kapolres, serta personel dari Polda Maluku Utara dan jajaran Polres. Simulasi melibatkan gabungan personel dari Polres Ternate dan Polda Malut dengan skenario eskalasi situasi, mulai dari aksi kecil hingga demonstrasi berskala besar.

Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa gladi ini bertujuan memastikan kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam menghadapi berbagai kemungkinan pada peringatan May Day.

“Saya berharap seluruh anggota mencermati setiap tahapan penanganan agar di lapangan nanti kita dapat mengurai massa sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku,” ujar Kombes Pol Bambang.

Ia juga mengingatkan kepada para Kabag Ops dan personel di tingkat Polres untuk menjadikan simulasi ini sebagai pedoman dalam penanganan unjuk rasa di wilayah masing-masing.

“Dengan latihan ini, diharapkan seluruh jajaran dapat bertindak profesional dan sesuai prosedur saat menghadapi aksi nyata,” ujarnya.

Polda Maluku Utara menegaskan komitmennya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang dan saat berlangsungnya peringatan Hari Buruh.

Anya Geraldine Siap Guncang Layar Lebar Lewat Film “Mendadak Dangdut”

0

redaksi.co, Jakarta – Drama komedi terbaru bertajuk Mendadak Dangdut siap meramaikan layar lebar tanah air mulai 30 April 2025. Dibintangi Anya Geraldine, film ini mengangkat kisah seru dan menyentuh dari sosok Naya, seorang penyanyi pop yang hidupnya jungkir balik usai terjerat kasus misterius.

Disutradarai oleh Monty Tiwa, Mendadak Dangdut mengikuti perjalanan Naya yang kabur demi mencari keadilan. Tak disangka, pelariannya justru membawanya menjadi biduan dangdut keliling di sepanjang jalur pantura. Transformasi ini menghadirkan banyak tawa, air mata, dan tentu saja goyangan khas dangdut yang menghibur.

Film ini diperkenalkan secara resmi dalam rangkaian acara Press Screening, Conference, dan Gala Premiere yang berlangsung meriah di XXI Epicentrum Jakarta pada 22 April 2025. Deretan pemain seperti Keanu Angelo, Nurra Datau, Wika Salim, Opie Kumis, dan Dwi Sasono turut hadir memeriahkan acara, bersama para kru dari rumah produksi Sinemart dan Amadeus Sinemagna.

Bukan sekadar komedi biasa, Mendadak Dangdut menghadirkan perpaduan kisah keluarga, perjuangan hidup, dan nuansa musik dangdut yang kental sebagai identitas budaya Indonesia. Film ini juga membawa pesan kuat tentang pentingnya tetap bermimpi, walau hidup terasa berat.

Salah satu kejutan film ini adalah kembalinya Dwi Sasono yang pernah memerankan Rizal Maduma dalam versi Mendadak Dangdut tahun 2006. Meski perannya kini masih dirahasiakan, Monty memastikan kemunculannya akan menyuguhkan nostalgia dan kejutan menarik bagi penonton lama maupun baru.

Dengan alur yang penuh dinamika, akting memikat, serta semangat dangdut yang membara, Mendadak Dangdut digadang-gadang menjadi tontonan yang menghibur sekaligus menginspirasi. Saksikan kisah Naya di bioskop mulai 30 April 2025.

Progres Perbaikan Jalan Sekayu – PALI Masih Terus Berlanjut

0

Redaksi.co  MUBA- Progres perbaiki jalan Provinsi Sekayu – PALI masih terus berlanjut hingga hari ini. Diketahui sudah ada 10 perusahaan dan 2 KUD yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin yang turut berkontribusi dalam kegiatan perbaikan jalan ini.

Setelah dilakukannya peninjauan terlebih dahulu oleh Wakil Bupati Muba Rohman. Kemudian dilanjutkan dengan rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Muba dan laporan yang sampaikan oleh Camat Sekayu.

Hari ini, Selasa (22/4/2025) Bupati Muba H M Toha melalui Sekretaris Daerah Muba H Apriyadi turun ke lokasi perbaikan jalan Sekayu – PALI, untuk memastikan bahwasanya pihak-pihak perusahan yang melewati jalan tersebut, harus turut memberikan kontribusi dalam perbaikan.

“Karena dalam perbaikan jalan seperti ini gotong royong sangatlah dibutuhkan. Apalagi jalan ini menjadi akses bagi masyarakat. Meskipun ini wewenangnya merupakan Provinsi Sumsel, tapi kita tidak bisa hanya menunggu saja ujung-ujungnya akan membuat kerusakan semakin parah,”kata Apriyadi.

Sambungnya, “Saya ucapkan terima kasih untuk semua pihak dan perusahaan maupun KUD yang telah membantu gerak cepat dalam proses perbaikan jalan ini. Karena perbaikan jalan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.

Sementara, Camat Sekayu Edi Heryanto menyampaikan, apapun perusahaan dan KUD yang telah berkontribusi dalam perbaikan jalan Sekayu-PALI diantaranya, PT. Manggalang Mitra Musi, PT. Inti Agro Makmur, PT. Muba Global Lestari, PT. Ghutrie Pecconina Indonesia, PT. Babat Agro Mandiri, PT. Perdana Abadi Perkasa, PT. Pandawa Maju Sakti, PT. Panca Agung Sejati, PT. Sawit Mas Sejahtera, PT. MAS / PT. Pinago Utama, KUD Mudah Rasan Jaya dan KUD Sinar Delima.

“Adapun data-data perusahaan dan KUD yang ikut berkontribusi dalam perbaikan jalan ini berdasarkan laporan terakhir di tanggal 21 April 2025. Kami ucapkan terima kasih untuk semuanya, dari gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk menjawab kebutuhan rakyat,” bebernya.

(Alam/Team)

Bongkar Mafia Tanah Warga Manis Mata, Berakir di Tangkap Brimob.

0

Katapang Kalbar – Masyarakat Dusun Labu Desa Seguling, Masyarakat Dusun Batu Leman dan Masyarakat Dusun Batu Sedau Desa Batu Sedau merasa kesal kepada Distanakbun Kab. Ketapang yang tidak mengindahkan intruksi Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP. Senin, (21/4/25).

Masyarakat Tiga Dusun tadi kesal kepada Kepala Distanakbun Kab. Ketapang, Ir. Sikat Gudag yang tidak mengindahkann intruksi Bupati Ketapang Alexander Wilyo , S.STP terkait pembuatan Surat Intruksi Bupati tentang larangan aktivitas kepada pihak prusahaan PT. HHK-SJE, berdasarkan peta dan titik koordinat yang dikeluarkan oleh BPKHTL Provinsi Wilayah Tiga Kalbar , ATR BPN Provinsi Wilayah Tiga Kalbar, Kementerian KLHK RI, Kementerian Planologi Kehutanan, Kementerian ATR BPN RI, Polri, Kejaksaan bahkan KPK.

Surat intuksi ini diperintahkan Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP, Selasa, 15 April 2025 usai pertemuan dengan perwakilan masyarakat dari tiga dusun yang dihadiri Camat Manis Mata, Kepala Desa Batu Sedau, Kepala Desa Seguling dan Kepala Dusun Suak Burung .

Kekesalan masyarakat ini diutarakan setelah perwakilan masyarakat menemui Ir. Sikat Gudag di Kantor Distanakbun, namun Ir. Sikat Gudag tidak menemui bahkan dikabarkan kabur lewat pintu belakang kantor Distanakbun.

Untuk diketahui, dampak dari sikap kepala Distanakbun ini diduga mengakibatkan beberapa warga Dusun Batu Leman ditangkap dan dibawa ke Kapolres Ketapang serta ada juga masyarakat yang menjadi incaran Polisi dengan tuduhan telah melakukan panen Sawit di dalam HGU milik perusahaan.

Selain itu masyarakat kecamatan manis mata mempertanyakan kehadiran Anggota Brimob yang melakukan penangkapan terhadap masyarakat manis mata pada malam hari, hal tersebut memicu ketakutan warga manis mata setelah masyarakat menuntut pihak PT. HHK-SJE yang menggarap dihutan kawasan.

Masyarakat meminta Negara hadir untuk memberikan rasa aman terhadap warga masyarakat Indonesia, yang merasa keselamatan mereka terancam oleh kehadiran Anggota Brimob, dan sejauh ini berdasarkan informasi yang diterima oleh Redaksi.Co sudah 3 orang warga manis mata yang di tangkap oleh Anggota Brimob tersebut.

Rumah Lansia Nyaris Terbakar di Woyla, Keuchik Minta Pemkab Bangun Rumah Layak Huni

0

Aceh Barat Redaksi .co
Sebuah rumah milik Nyak Cut (84) warga Desa Drien Mangko, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, sangat membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Senin, 21/4/25.

Rumah tua berbentuk panggung yang terbuat dari kayu tersebut kini dalam kondisi memprihatinkan, dengan sekitar 90 persen konstruksinya telah lapuk dimakan rayap dan tidak layak lagi di huni

Diketahui, Insiden kebakaran kecil terjadi pada Minggu malam (20/4) menjelang Senin dini hari, saat dapur rumah Nyak Cut terbakar. Api sempat membesar namun berhasil dipadamkan oleh warga setempat sebelum menjalar ke bagian rumah lainnya.

Meskipun tidak sampai menimbulkan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seluruh bagian dapur yang berbahan kayu dan itu ludes dilalap si jago merah.

Keuchik Gampong Drien Mangko, Salihin, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi warganya tersebut.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan dinas terkait agar mengambil langkah konkret untuk membantu Nyak Cut, yang kini tinggal seorang diri dalam kondisi lanjut usia.

Salihin juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2018, pemerintah desa setempat pernah mengalokasikan anggaran sebesar Rp15.500.000 untuk membantu merehabilitasi rumah tersebut.

Namun, seiring perjalanan waktu , kondisi bangunan yang telah berusia 47 tahun itu terus memburuk akibat dimakan usia, kini sudah tidak layak huni.

“Jika dinas terkait tidak menyiapkan anggaran, maka kami dari pihak desa siap mengalokasikan dana sebesar Rp60 juta dari dana desa, asalkan mendapat izin dari DPMG Aceh Barat,” tegas Salihin.

Ia selaku Pemerintah Gampong, menambahkan bahwa pihak desa sebelumnya telah mengajukan permohonan bantuan untuk rumah duafa tersebut kepada dinas terkait pada tahun lalu. Namun hingga saat ini, belum ada tanggapan atau tindak lanjut dari pemerintah.

“Kami berharap ada kebijakan dan solusi cepat dari pemerintah agar warga seperti Nyak Cut bisa mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layak,” ujar Salihin.

Tidak saja Aparatur Desa, Warga sekitar pun berharap agar ada perhatian khusus dari pihak berwenang, mengingat usia Nyak Cut yang sudah lanjut dan hidup sebatang kara, agar dapat menjalani hidup dengan lebih tenang dan manusiawi ****

“Perang Kota”: Cinta, Perjuangan, dan Pengkhianatan di Tengah Jakarta yang Membara

0

Film terbaru karya Mouly Surya, Perang Kota, akan tayang di bioskop mulai 30 April 2025. Berlatar Jakarta tahun 1946, film ini mengangkat kisah cinta segitiga antara Isa (Chicco Jerikho), Fatimah (Ariel Tatum), dan Hazil (Jerome Kurnia), di tengah kekacauan pasca-kemerdekaan saat kota kembali diinvasi Belanda. Diadaptasi dari novel Jalan Tak Ada Ujung karya Mochtar Lubis, film ini menyoroti konflik batin dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Isa, seorang guru dan pejuang, berjuang di medan perang sekaligus menghadapi trauma yang mengganggu kehidupan rumah tangganya. Fatimah, istrinya, merasa terabaikan dan menjalin hubungan dengan Hazil—rekan perjuangan Isa yang bersemangat. Di tengah razia, penembakan, dan ekonomi yang hancur, hubungan mereka menjadi simbol dari peperangan batin yang tak kalah dahsyat dari pertempuran fisik.

Film ini menghadirkan nuansa Jakarta 1940-an dengan pendekatan visual modern. Disajikan dalam format rasio 4:3 dan dilengkapi tata suara Dolby Atmos, sinematografinya yang digarap Roy Lolang menghadirkan suasana intim dan dramatis. Produksi ini juga melibatkan kerja sama internasional dari Singapura, Belanda, Prancis, hingga Filipina, meningkatkan kualitas produksi secara signifikan.

Selain menggambarkan perjuangan fisik, Perang Kota juga menjadi potret getir kehidupan personal tokoh-tokohnya. Mouly Surya memberi lapisan emosional dan dimensi baru pada karakter-karakter dari novel aslinya, menjadikan film ini lebih dari sekadar drama perang—melainkan drama kemanusiaan.

Didukung jajaran aktor berbakat dan kru lintas negara, Perang Kota siap menjadi salah satu film Indonesia paling ambisius tahun ini. Film ini merupakan kolaborasi Cinesurya, Starvision, dan Kaninga Pictures, dan bisa disaksikan di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 30 April 2025.