Beranda blog Halaman 548

PULUHAN WRGA BONGOR DTGI RMH KADUS, TUNTUT TRANSPARANSI PENGAWALAN ANGKUTAN SOLAR PT. MUARA DAMAI

0

PULUHAN WARGA BONGOR DATANGI RUMAH KADUS, TUNTUT TRANSPARANSI PENGAWALAN ANGKUTAN SOLAR PT. MUARA DAMAI

Lombok Barat – PULUHAN warga Dusun Bongor, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, mendatangi rumah Kepala Dusun Bongor, Azmi, pada Sabtu malam (10/05/2025). Kedatangan warga secara berbondong-bondong ini dipicu oleh tuntutan transparansi terkait adanya aktivitas pengawalan angkutan solar milik PT. Muara Damai menggunakan truk fuso yang melintasi jalan dusun. Warga menilai jenis kendaraan tersebut melebihi kapasitas jalan dan berpotensi merusak infrastruktur yang ada.

Menanggapi hal itu, Kepala Dusun Bongor, Azmi, menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti latar belakang kegiatan tersebut.
“Saya tidak tahu permasalahan yang sebenarnya. Tiba-tiba Ketua RT saya datang dan memberitahukan bahwa warga akan datang ke rumah. Saya pun spontan menjawab, silakan,” ungkapnya kepada Redaksi.co.

Salah satu tokoh masyarakat, Nursini, menyayangkan kurangnya koordinasi dari pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas pengawalan angkutan tersebut.
“Seharusnya, dari jauh-jauh hari mereka yang mengatasnamakan warga bersikap transparan. Jangan seperti kucing-kucingan begini. Setelah kejadian semalam baru ketahuan. Mereka itu orang-orang berpendidikan, masak memberi contoh yang tidak baik kepada warga kita yang kebanyakan hanya lulusan SD dan SMP,” ujarnya.

Nursini juga berharap ke depan setiap kegiatan yang bersifat krusial harus melibatkan aparat dusun dan desa.
“Kita ini masih banyak kebutuhan bersama—baik untuk perlengkapan banjar maupun masjid. Jangan sampai koordinasi yang buruk justru menimbulkan konflik di masyarakat.”

Sementara itu, Ketua BPD Desa Taman Ayu SARHAN yang dimintai tanggapannya menyayangkan adanya inisiatif pengawalan tanpa koordinasi resmi.
“Inilah akibatnya kalau ada warga yang nekat membackup kegiatan krusial tanpa melibatkan aparatur dusun dan desa. Seharusnya, sebelum mereka mengambil tindakan, mereka wajib berkoordinasi. Kalau tidak, masyarakat luas pasti akan melayangkan komplain,” tegasnya.

Situasi di lapangan kini telah kondusif, namun warga masih menanti kejelasan dan tindak lanjut dari pihak Dusun maupun pihak perusahaan PT. Muara Damai terkait aktivitas angkutan tersebut.
“Apabila dalam kurun waktu satu minggu ke depan tidak ada tindak lanjut dari PT. Muara Damai atau perwakilannya di Bongor ini, maka kami akan kembali dengan massa yang lebih banyak,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media Redaksi.co telah berupaya meminta tanggapan dari pihak PT. Muara Damai melalui pesan WhatsApp. Namun, pesan tersebut belum mendapat balasan ataupun tanggapan resmi dari pihak perusahaan.

Penulis: 2025 Abach Uhel
Sumber: Redaksi.co

Kota Palembang Dan Sumsel Butuh Tempat Kuliner, Ini Beberapa Disampaikan

0

Redaksi.co | Palembang,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri serta meresmikan Rumah Loer Kota Tengah yang berlokasi di jalan Kapten A Rivai Palembang, Sabtu (10/5/2024).

Turut hadir didalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Sumsel Ir H Amiruddin, M.Si, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel Ir Pandji Tjahjanto, S.Hut., M.Si, Owner Rumah Loer Kota Tengah, dan undangan lainnya.

Dikatakan Gubernur Sumsel H Herman Deru, tentunya bersama ini berkembang dengan baik, mudah-mudahan di tempat yang baru ini menambah pelanggan yang memang kota kita ini sangat butuh tempat yang nyaman untuk menanti sesuatu, menanti melewati macet, menunggu pacar, suami, istri dan lain-lainnya dengan tenang.

Dan ini tentu Owner Rumah Loer Kota Tengah sudah punya perhitungan sendiri, dan benar kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel, bahwa pada saat saya sekolah masih kosong disini.

“Di mana silih berganti usaha-usaha disini tidak bertahan lama, tapi jawabannya tentu dengan pelayanan yang baik, menu makanan yang higienis, dan cepat. Kalau masalah murah, kalau rumah makan itu murah orang tidak tanya rasa, kalau murah jangan tanyakan rasa,” ujarnya.

Kemudian, jangan bandingkan kemplang tunu dengan kemplanh belido, dan pilihan itu tentu tergantung dengan owner Rumah Loer Kota Tengah ini. Ada suatu kritikan yang sering terjadi, yakni menghidangkannya lama, makanya ada terobosan rumah makan yang modelnya prasmanan.

Kalau sudah lama itu, sudah lama, nunggu giliran yang datang justru duluan, yang berikutnya datang sudah dingin yang datang duluan itu, dan ini mungkin harus ada terobosan agar pelanggan merasa menjadi nyaman.

“Saya sebagai pemimpin di provinsi Sumsel ini mengucapkan terima kasih atas sudah menyajikan pilihan bagi wisata kuliner yang ada di kota tercinta ini, dan jangan lupa walaupun ini minimalis modern designnya, kalau bisa di kasih ornamen songket dan tanjak di tempat-tempat lainnya yang menandakan ini ada di Sumsel,” ungkapnya.

Menurut Owner Rumah Loer Kota Tengah Mirza Oktaviansyah, pembukaaan hari ini terkait cabang kedua, yang sebelumnya itu berada di Jalan Merdeka, alhamdulillah ini cabang kedua ini di buka oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Alhamdulillah antusiasmenya sangat luar biasa, semoga ini ke depan menjadi tempat ngopi, nongkrong, dan tempat makan yang favorit juga di provinsi Sumsel khususnya dan kota Palembang pada umumnya.

“Tantangannya sendiri lebih kepada makanan olahan, bagaimana caranya bisa usaha itu bisa mengelola serta mempertahankannya itu yang menjadi tantangannya,” katanya.

Dilanjutkannya, kalau promo itu kita tetap ada, tergantung dengan costum dan marketnya, jadi orang Palembang ini identik dengan promo itu benar, tapi juga ada juga orang-orang yang promo itu di waktu-waktu tertentu saja.

Menu andalan kita itu memang kalau minuman itu yakni kopi, antara lain kopi susu, dan kopi itu sendiri. Utama kalau misalnya di cabang ini kita mengutamakan menu sarapan. Jadi ada mie celor, mie ayam, bubur, dan menu lainnya.

“Selain itu juga ada menu makan siang juga ada, sampai kepada menu-menu snacknya untuk nongkrong-nongkrong juga ada, untuk jam bukanya sendiri pada masa opening ini dari jam 07.00 WIB – 24.00 WIB, tapi mungkin ke depan dari jam 06.00 WIB – 02.00 WIB,” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, untuk fasilitasnya sendiri kita ada ruangan yang bisa menampung hingga 120 orang terdiri dari out door dan indoor, ada mushola, toilet laki-laki, toilet perempuan, serta parkirnya sendiri cukup luas, dan wi fi.

Kalau terkait harga untuk minuman terdiri dari 20 ribu sampai 40 ribu, sedangkan untuk makanannya sendiri mulai dari harga 15 ribu sampai 50 ribu juga ada. Harapannya semoga nanti menjadi salah satu alternatif pilihan kuliner kota Palembang.

“Terlebih khususnya yang ada disekitar tempat kita, kantor-kantor yang ada disini, bisa ngopi, ketemu, meeting klien, terus sarapannya di Rumah Loer Kota Tengah, dan kita bisa menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Begitu juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel H Nopianto, S.Sos., M.M, sukses atas dibukanya tempat nongkrong, tempat ngopi, tempat makan, yang ada di kota Palembang ini yakni Rumah Loer Kota Tengah. Mudah-mudahan dengan dibukanya Kopi Loer ini bisa menambah pilihan bagi masyarakaylt yang ingin makan, ngobrol, dan sakali lagi selamat.

Mudah-mudahan ini kan bisa sukses, meningkatkan serta membangkitkan perekonomian masyarakat yang ada di kota Palembang. Tantangannya sendiri kalau kita lihat dari sisi lokasi dan tempat, saya kira pasti kita berfikir akan maju dan berkembang pesat.

“Karena lokasi Rumah Loer Kota Tengah ini berada tengah-tengah kota, kanan kirinya, depan belakang perkantoran semua, saya yakin pasti akan sukses, jika pengelolaannya dilakukan secara baik, dan untuk cita rasanya sendiri di Rumah Loer Kota Tengah sangat enak,” bebernya..

Kadis Dikbud Aceh Barat Monitoring & Evaluasi ( Monev) UAS SD,Ini Pesan Yang Disampaikan Kadis

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Barat Dr. Husensah,.M.Pd melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) pelaksanaan Ujian Sekolah (UAS) di SD Negeri 14 dan SD Negeri 25 Meulaboh, Sabtu (11/5-2025)

Dr. Husensah mengatakan monitoring dan evaluasi tersebut dilakukan untuk memantau dan memastikan pelaksanaan UAS Sekolah Dasar berjalan dengan lancar, sesuai petunjuk teknis

“Dengan Monev kita dapat mengukur kemampuan peserta didik dalam menguasai pembelajaran di tahun ini, serta nantinya akan dijadikan bahan evaluasi untuk pengambilan kebijakan lebih lanjut terkait pelaksanaan pembelajaran di sekolah pendidikan umum tersebut sesuai kurikulum merdeka,” Ujar Husensah

Ia juga mengatakan monitoring dan evaluasi tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memajukan pendidikan di sekolah umum dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat,” Alhamdulillah dari dua sekolah yang dikunjungi, pelaksanaan ujian berjalan dengan lancar dan sesuai petunjuk teknis pelaksanaannya dan semua peserta didik di dua sekolah tersebut tidak ada yang absen di hari-hari terakhir,” katanya

Pada saat kunjungan Monev di SDN 14 dan 25 tersebut turut didampingi oleh dua kepala sekolah dan seluruh dewan guru setempat, selain meninjau pelaksanaan UAS, Husensah juga menyoroti kebersihan di lingkungan sekolah seperti tidak boleh ada guru laki-laki yang merokok saat proses belajar mengajar berlangsung dan juga kebersihan toilet dan juga kebersihan lainnya menuju sekolah yang asri,” tandasnya

Husensah juga menekankan bahwa setiap sekolah baik SD maupun SMP di Kabupaten Aceh Barat untuk melaksanakan 15 menit pengajian sebelum proses belajar mengajar (PBM) dimulai dan juga untuk melaksanakan shalat Dhuhur berjamaah, hal ini sesuai dengan arahan dan instruksi Bupati Aceh Barat Tarmizi,SP,. MM untuk menanamkan nilai-nilai agama bagi peserta didik, menuju sekolah yang bermutu dalam pendidikan agama Islam sesuai visi dan misi kepala daerah,” Ucapnya

“Monitoring dan evaluasi ini dapat menjadi indikator yang menunjukkan keberhasilan pendidikan di sekolah umum dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat,” Imbuhnya ****

Warga Acam Akan Melakukan Aksi Lebih Besar Jika Tambak Udang PT DGS Tak di Tutup

0

JEMBER, Redakdi. co – Merasa sudah puluhan tahun menderita karena lahan pertanian tercemari dan rusak akibat limbah tambak DGS, Warga Desa Mayangan dan Kepanjen tak sabar hingga melakukan aksi demo di depan pintu utama tambak, meminta kepada Bupati Jember ambil tindakan tegas dan memihak kepada rakyat kecil, jum’at 09 mei 2025.

oplus_0

Dalam aksinya Arif yang mewakili masyarakat, dihadapan awak media meminta kepada Pemkab Jember segera melakukan penutupan Tambak, karena di anggap limbah dari tambak sudah puluhan tahun mencemari lingkungan dan merugikan nelayan serta merusak lahan pertanian yang luasnya sekitar 200 Hertare.

Saat berlangsungnya aksi selain menyampaikan aspirasinya, ratusan warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan nelayan meminta seluruh karyawan untuk keluar dan melarang tambak beroperasi sampai ada ketegasan langsung dari bupati.

oplus_0

“Kami meminta kepada Pemkab Jember segera melakukan kajian dan melakukan langka tegas serta lebih berpihak kepada rakyat kecil, jangan sampai kami rakyat kecil yang menutup, ” Dan jika tidak segera di tindak lanjuti makan kami akan melakukan aksi dengan massa yang lebih besar,”tegas arif.

“Kalau bisa segera mungkin agar tambak tersebut ditutup, ia juga meminta kepada pihak tambak menganti rugi kepada warga yang terdampak.

“Kami minta kepada PT DGS agar membayar ganti rugi, karena petani dan nelayan sudah berpuluhan di rugikan dan jika tuntutan kami tidak segerah ditanggapi, kami akan melakukan aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar, “ucap Arif.

Lanjut Arif, “Bukan berarti kami anti Investor, akan tetapi menolak aktivitas industri yang banyak merugikan masyarakat. dan jika ini dibiarkan terus menerus kami rakyat kecil mau makan apa ? ” Tegas Arif.

Prestasi Kembali di Raih Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di Tingkat Provinsi

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Dalam ajang Capacity Building dan Workshop Championship TP2DD se-Aceh Tahun 2025 yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Jumat (9/5/2025), Aceh Barat dinobatkan sebagai juara berkat kinerja unggul dalam menginput dokumen Championship ke dalam sistem SIP2DD dengan lengkap dan tercepat.

Penghargaan ini merupakan komitmen kuat Aceh Barat dalam mendorong digitalisasi transaksi keuangan di lingkungan pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah Aceh Barat, Marhaban, SE, M.Si, yang juga Ketua Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk evaluasi sekaligus apresiasi atas keberhasilan pemerintah daerah dalam menerapkan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
“Digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak. Kami terus mendorong pemanfaatan kanal pembayaran digital seperti QRIS dalam layanan pajak dan retribusi daerah. Ini penting untuk mewujudkan efisiensi, transparansi, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Marhaban di hadapan peserta kegiatan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari sinergi antara Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan Bagian Perekonomian Setdakab Aceh Barat, yang aktif dalam proses penginputan dokumen dan pelaporan melalui platform SIP2DD milik Bank Indonesia.

Marhaban menyebutkan ,Kegiatan yang diinisiasi BI ini juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat inovasi, memperluas kolaborasi antar daerah, serta meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur dalam mengelola sistem keuangan yang adaptif dan modern.

“Semoga ini menjadi pemantik semangat bagi pemkab Aceh Barat untuk terus berinovasi dalam tata kelola keuangan yang lebih baik,” pungkas marhaban ****

Tingkatkan Profesionalisme dan Kompetensi, Polda Maluku Utara Gelar Program Pelatihan di SPN

0

REDAKSI.CO Malut--Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kompetensi personel dalam menjalankan tugas Kepolisian, Polda Maluku Utara menggelar program pelatihan yang berlangsung di Sekolah Polisi Negara (SPN) yang bertempat di Kelurahan Gurabati, Kota Tidore Kepulausn mulai dari tanggal 5 Mei hingga 10 Mei 2025.

Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia Polri guna memastikan setiap anggota mampu melaksanakan tugas dengan efektif, responsif dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.

Pelatihan yang diselenggarakan mencakup berbagai aspek penting dalam tugas operasional Kepolisian, di antaranya Pelatihan Pengamanan VIP/VVIP, Pelatihan Penanganan Tahanan dan barang bukti pada Polisi perairan serta pelatihan operator LKIP.

Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol Bambang Suharyono S.I.K., M.H, menyampaikan bahwa pelatihan ini mencakup berbagai aspek penting dalam tugas Kepolisian, mulai dari peningkatan keterampilan teknis di lapangan, penguatan etika profesi, hingga peningkatan kemampuan komunikasi publik dan pelayanan masyarakat.

“Pelatihan ini diharapkan dapat membentuk personel yang cakap secara intelektual dan berintegritas tinggi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat”. Ujarnya.

Diharapkan melalui pelatihan ini, anggota Polda Maluku Utara dapat semakin profesional, adaptif, dan siap menjawab tantangan tugas di tengah masyarakat.

 

Penyandang Disabilitas Netra Dapat Bantuan Al-Qur’an Braille Dari Pemerintah Aceh Barat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Haru dan bahagia menyelimuti Muhammad, warga Desa Drien Caleu Kecamatan Kaway XVI, Meulaboh, yang merupakan penyandang disabilitas netra. Di tengah keterbatasan penglihatannya, Muhammad memiliki satu cita-cita mulia: bisa membaca dan memahami Al-Qur’an seperti umat Muslim lainnya.

Dalam doanya, ia memohon agar ada dermawan yang menghadiahkan Al-Qur’an Braille—mushaf khusus yang dirancang untuk tunanetra.

Doa Muhammad pun mendapat jawaban. Mendengar kisah inspiratif tersebut, Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, langsung menginstruksikan Dinas Sosial untuk segera turun tangan membantu.

Pada Jumat, 9 Mei, Wakil Bupati Said Fadheil bersama tim Dinas Sosial mengunjungi langsung kediaman Muhammad dan menyerahkan bantuan berupa Al-Qur’an Braille. Tidak hanya itu, bantuan lain seperti pakaian dan sarung untuk beribadah juga diberikan.

“Memberikan Al-Qur’an Braille ini bukan sekadar bantuan, tapi sebuah bentuk tanggung jawab dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat disabilitas. Kita ingin mereka juga memiliki hak yang sama untuk belajar, bekerja, dan beribadah,” ujar Said.

Lebih lanjut, Said menegaskan bahwa Pemerintah Aceh Barat akan terus berkomitmen memberikan akses yang adil bagi kalangan tunanetra, baik dalam pendidikan, kesehatan, maupun kesempatan kerja.

Ia juga berharap bantuan Al-Qur’an Braille ini menjadi langkah awal dalam mencerdaskan generasi Muslim tunanetra di Aceh Barat, agar mereka juga mampu memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an sebagaimana masyarakat lainnya, ujar said

“Semoga ini menjadi semangat baru bagi Pak Muhammad dan saudara-saudara kita lainnya yang memiliki keterbatasan penglihatan, bahwa mereka tidak sendiri,” tutup Said ****

Bungkam NJU Suak Puntong, Skor 6-1 Eva Sky Hotel Melenggang di Semi Final di Turnamen Macan Putih

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Tim kesebelasan Eva Sky Hotel memastikan melangkah ke babak final Turnamen Bola Kaki Open Cup Piala Presiden Macan Putih setelah tampil memukau, mengalahkan Tim Naga Jaya Utama (NJU) Suak Puntong dari Nagan Raya dengan skor telak 6-1.
Pertandingan semi final yang berlangsung di Lapangan Gajah Tunggal, Desa Ranto Panyang Barat, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, menjadi saksi keperkasaan skuad Eva Sky.

Sejak peluit awal dibunyikan, Eva Sky Hotel langsung mendominasi jalannya pertandingan dengan permainan menyerang yang rapi dan terorganisir.

Gol demi gol tercipta tanpa mampu dibendung oleh barisan pertahanan NJU. Dukungan penuh dari suporter lokal semakin membakar semangat para pemain hingga peluit akhir.

Dengan kemenangan ini, Eva Sky Hotel dipastikan melaju ke partai puncak dan akan menghadapi pemenang laga semi final lainnya yang akan berlangsung besok sore, antara Balee United dari Aceh Barat dan Al Arabian dari Sabang.

Pertandingan final diprediksi akan berlangsung sengit mengingat kualitas tim-tim yang berlaga di turnamen ini.

Turnamen Open Cup Piala Presiden Macan Putih ini menjadi ajang prestisius yang mempertemukan klub-klub sepak bola terbaik dari berbagai daerah di Aceh, sekaligus menjadi wadah mempererat tali persaudaraan melalui olahraga.

Siapakah yang akan menjadi lawan Eva Sky Hotel di final? Jawabannya akan terungkap usai laga seru antara Balee United dan Al Arabian besok Sore.

Sementara itu, Presiden Klub Eva Sky Hotel, Hamdayani S.T., saat diwawancarai media usai pertandingan, mengatakan pihaknya tetap akan fokus pada laga final.
“Alhamdulillah, kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pemain, pelatih, dan juga dukungan dari para suporter yang luar biasa. Kami sangat bersyukur bisa melaju ke final. Ini bukan hanya kemenangan bagi tim, tapi juga untuk masyarakat yang selama ini memberi semangat dan doa. Kami akan tetap fokus, tidak jumawa, dan terus berlatih demi memberikan yang terbaik di partai final nanti. Siapapun lawannya, kami siap bertarung dengan sportivitas dan semangat juang tinggi, ” ungkap Bos Ham.

Hamdayani juga menyampaikan apresiasi kepada panitia turnamen dan seluruh pihak yang telah menyukseskan ajang Turnamen ini, serta berharap laga final nantinya dapat berlangsung meriah dan aman.

Pria yang akrab disapa Bang HAM ini juga menambahkan agar tim tidak berbangga hati dengan skor besar yang diraih hari ini.

“Kemenangan 6-1 tentu membanggakan, tapi ini bukan alasan untuk jumawa. Justru ini menjadi motivasi agar kami tetap rendah hati dan lebih siap menghadapi final nanti. Lawan berikutnya pasti juga kuat dan punya semangat tinggi. Kami harus tetap fokus, disiplin, dan menjaga kekompakan tim,” ujar Bang AM menutup wawancara.

Eva Sky Hotel kini tengah mempersiapkan diri menyambut laga final yang akan menjadi penentuan siapa yang akan membawa pulang trofi bergengsi Piala Presiden Macan Putih.

Di sisi lain, Official Tim Pelatih Eva Sky turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang meriah dan penuh sportivitas.
Sebagai bentuk penghargaan, pihak tim menghadiahkan doorprize berupa kaos eksklusif kepada Ketua Panitia, M. Salman, yang diterima dengan penuh sukacita di pinggir lapangan disela- sela turun minum babak kedua pertandingan.

M. Salman tampak didampingi oleh Manajer Klub Aceh Barat, Dek Joel, dalam momen penyerahan tersebut.

Gestur ini menjadi simbol dukungan dan penghormatan atas kerja keras panitia dalam menyukseskan Turnamen Open Cup Piala Presiden Macan Putih yang telah berjalan lancar hingga babak semi final****

Kapolres Aceh Barat Lakukan Panen Jagung Perdana di Lahan Ketahanan Pangan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Polres Aceh Barat terus berupaya maksimal dalam mensukseskan program ketahanan pangan, khususnya jagung.

Seperti halnya kali ini, Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melakukan panen perdana jagung, di Lahan Ketahanan Pangan Kelompok Tani Rezeki Beusare, Gampong Padang Sikabu Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat.

Ini merupakan Panen perdana Program Ketahanan Pangan dalam Rangka Mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia di Wilayah hukum Polres Aceh Barat Tahun 2025.

Kegiatan panen ini juga sekaligus wujud mendukung peningkatan ketahanan pangan di wilayah tersebut, dengan melibatkan berbagai pihak untuk mendukung program Ketahanan pangan nasional khususnya pertanian lokal di wilayah hukum polres Aceh Barat.

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., mengatakan, panen jagung tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat, dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian. Serta pentingnya kolaborasi untuk menjaga kedaulatan pangan.

“panen perdana jagung ini juga sebagai bukti kerja keras yang telah dilakukan Polres Aceh Barat terutama Polsek Kaway XVI yang terus berkoordinasi bersama kelompok tani “Rezeki Beusare” dan instansi terkait, ” Ungkap Kapolres.

“Tentunya kita berharap, hasil panen dari kerja keras kita semua dapat mendukung program ketahanan pangan pemerintah,” sambungnya.

Panen ini juga adalah wujud dukungan Polri terhadap swasembada pangan nasional, sekaligus bagian dari upaya memperkuat perekonomian, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Barat.

“Sekali lagi, panen jagung ini tidak hanya menjadi momen syukur atas hasil pertanian yang melimpah. Tetapi juga simbol keberhasilan kerja keras petani dalam mendukung ketahanan pangan,” ucap Kapolres.

Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum panen semata, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Barat.

Hasil panen yang melimpah ini diharapkan menjadi contoh keberhasilan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan serta menginspirasi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian.

Acara berlangsung dengan aman dan penuh semangat, mencerminkan komitmen Polres Aceh Barat dalam menghadirkan solusi nyata untuk kesejahteraan masyarakat ****

Sekarang Masyarakat Miskin Dapat Bantuan Hukum Dari Pemerintah Daerah

0

Aceh Barat .Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di bawah kepemimpinan Bupati Tarmizi SP, MM dan Wakil Bupati Said Fadheil, SH menandatangani kesepakatan bersama dengan tiga lembaga hukum untuk memberikan bantuan hukum gratis bagi masyarakat miskin. Penandatanganan ini berlangsung di ruang rapat Teuku Umar, Kantor Bupati Aceh Barat, Jumat 9/5/2025

Bupati Tarmizi mengatakan, Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Aceh Barat dalam menjalankan amanat undang-undang, bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi.

“Ini adalah bentuk nyata bahwa negara hadir untuk rakyat kecil. Tak boleh ada lagi anak nelayan atau buruh yang terjerat kasus hukum tanpa pendampingan,” ujar Tarmizi

Ia menjelaskan ada tiga lembaga hukum yang terlibat dalam kerja sama ini adalah Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Yayasan Karib Insan Madani, dan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum SATA Alfaqih. Mereka akan menyediakan layanan bantuan hukum serta konsultasi gratis untuk kelompok rentan seperti petani, nelayan, dan buruh, ucap tarmizi.

Said Attah, Sah,SH.,MH.,CPL. C.L.A perwakilan dari LKBH SATA Alfaqih, mengungkapkan bahwa kerja sama ini adalah langkah penting dalam membangun kesadaran hukum dan memperkuat keadilan sosial di Aceh Barat.

“Pendampingan hukum bagi masyarakat miskin sangat penting, dan Aceh membutuhkan advokat yang berkualitas untuk memastikan keadilan benar-benar hadir. Kami mengapresiasi Bupati Aceh Barat yang telah membuka ruang kontribusi bagi advokat dalam melayani masyarakat,” kata Said.

Inisiatif ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi terbentuknya sistem bantuan hukum yang merata, profesional, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Aceh Barat****