Beranda blog Halaman 497

Pemerintah Gelar Kegiatan Operasi Pasar Komoditi Beras Premium, 9.800 Kg Di Salurkan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh menggelar kegiatan operasi pasar komoditi beras premium di Pasar Bina Usaha Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat pada Rabu 30/7/2025

Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Aceh Barat, Khairuzzadi mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pemprov Aceh melalui Disperindag Provinsi di wilayah Aceh Barat.

“Kegiatan operasi pasar komoditi beras premium tersebut dilaksanakan selama dua hari di Aceh Barat, dimulai dari hari Selasa 29 hingga Rabu 30 Juli 2025,” kata Khairuzzadi.

Khairuzzadi mengatakan, jumlah beras premium yang disediakan oleh Disperindag Aceh pada kegiatan operasi pasar komoditi beras premium di Aceh Barat ini sebanyak 9.800 kilogram.

“Tujuan dari kegiatan operasi pasar komoditi beras premium di Kabupaten Aceh Barat ini salah satunya adalah sebagai langkah pengendalian inflasi di daerah,” ujar Khairuzzadi.

Dia menjelasksan, tingginya minat masyarakat Aceh Barat untuk membeli beras yang disediakan oleh Disperindag Aceh dalam kegiatan tersebut membuat stok beras cepat habis.

“Karena jumlah yang terbatas dan minat masyarakat tinggi sehingga mungkin tidak terpenuhi secara keseluruhan, ini menjadi evaluasi bagi kita,” katanya.

Khairuzzadi mengatakan akan menyampaikan kepada pihak provinsi terkait dengan kurangnya jumlah beras yang disediakan dalam kegiatan operasi pasar komoditi beras premium di Aceh Barat kali ini.

“Mudah – mudahan kedepan akan menjadi lebih baik lagi dan jumlah beras yang disediakan dalam kegiatan operasi pasar bisa ditambah lagi dari sebelumnya,” ujarnya ****

Kisah Murdan Penyandang Disabilitas Menjual Layang-Layang Untuk Bertahan Hidup.

0

Kisah Murdan Penyandang Disabilitas Menjual Layang-Layang Untuk Bertahan Hidup.

Lombok Barat – Murdan, seorang penyandang disabilitas dari Dusun Peseng, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, hidup dalam kondisi mengenaskan dan terabaikan oleh program-program bantuan sosial. Meskipun telah diusulkan sebagai penerima program rumah layak huni sejak 2019, Murdan belum menerima bantuan apapun hingga saat ini.

 

Kondisi rumah Murdan sangat memprihatinkan. Dinding anyaman bambu mulai rapuh, atap hampir roboh, dan lantai tanah yang dingin menjadi tempat ia tidur. Keterbatasan fisiknya membuatnya tak bisa bekerja di luar rumah, sehingga ia harus bekerja keras untuk bertahan hidup.

Untuk menghidupkan asap dapur rumah, Murdan membuat layang-layang yang dijual dengan harga Rp2.000 per biji ke anak-anak. Dalam sehari ia memproleh uang Rp 7.000 rupiah hingga Rp 10.000 rupiah dari hasil menjual layang-layang.

“Saya jual layang-layang ke anak-anak seharga Rp2.000 rupiah untuk bertahan hidup, itupun kalau ada yang mau beli,” ucap Murdan dengan sedih.

Dengan mengeluarkan air mata, Murdan juga menceritakan, mulai dari hasil menjual layang-layang, untuk menyambung hudup, ia juga kerap kali diantarkan makanan oleh tetangga dan sang anaknya.

“Kadang kadang anak yang sudah menikah datang ke rumah mengantarkan makanan, kadang juga tetangga yang ngasih,”ucapnya sambil meneteskan air mata.
“Malu saya pergi meminta – minta itu pak, lebih baik saya kelaparan ketimbang saya memint meminta,”Sesalnya.

Dengan Kondisi ini sangat memprihatinkan dan memerlukan perhatian dari pemerintah setempat maupun dari pemerintah lombok barat, untuk membantu meningkatkan kualitas. Dimana diketahui, Murdan penyandang disabilitas telah diusulkan sebagai penerima program rumah layak, namun hingga saat ini belum menerima bantuan apapun.

Sumber : Media Nasional Investigasi-Redaksi.Co

Read : HS2025 Abach Uhel

Bupati Aceh Barat Pimpin Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Strategis Perangkat Daerah 2025-2029

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM memimpin rapat koordinasi penyusunan Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah tahun 2025 – 2009 di Aula Cut Nyak Dhien, Bappeda setempat pada Rabu 30/7/2025.

Rapat koordinasi penyusunan Renstra tersebut juga turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten 1 dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Barat.

Tarmizi mengatakan, rapat koordinasi penyusunan Renstra perangkat daerah tersebut bertujuan untuk menyusun rencana kerja strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat pada tahun depan.

“Sekaligus kita juga mengevaluasi rencana – rencana penganggaran yang sesuai dengan kondisi keuangan nasional, provinsi dan juga kabupaten. Sebagai informasi dapat kami sampaikan bahwa efisiensi anggaran dari pemerintah pusat akan berlanjut hingga tahun depan 2026,” kata Tarmizi.

Dengan adanya efisiensi anggaran secara menyeluruh seperti saat ini kata Tarmizi, Pemkab Aceh Barat bersyukur tidak mengalami devisit anggaran seperti wilayah kabupaten lainnya di Aceh.

“Kita tidak mengalami devisit, jadi semua kepala daerah sekarang hanya mencari cara supaya tidak mengalami devisit itu saja strateginya. Semua berebut ke Jakarta untuk mencari anggaran, disana pun kondisinya juga sama,” katanya.

Ia mengatakan, untuk saat ini Pemda maupun SKPK harus membuat program yang sejalan dan mengacu kepada visi dan misi Presiden Republik Indonesia, Gubernur Aceh dan Bupati.

“Maka dari itu ambil program sekala prioritas dari 100 program kita yang sudah kita sampaikan berulang kali, fokus saja kesitu. Hal lain yang perlu diperhatikan terkait dengan atensi nasional seperti MBG, Stunting dan KMP,” ujar Tarmizi****

KEPALA DESA PERAMPUAN GELAR REMBUG STUNTING TEKAN ANGKA STUNTING DI MASYARAKAT

0

KEPALA DESA PERAMPUAN GELAR REMBUG STUNTING TEKAN ANGKA STUNTING DI MASYARAKAT

Lombok barat-Redaksi.Co Perampuan, 30 Juli 2025 – Pemerintah Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, menggelar kegiatan Rembug Stunting sebagai bagian dari upaya serius dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa H. Zubaidi dan berlangsung di aula kantor desa.

Acara dihadiri oleh perangkat desa, kader posyandu, bidan desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat. Dalam rembug tersebut, peserta membahas data terbaru kasus stunting, tantangan yang dihadapi di lapangan, dan menyusun langkah-langkah strategis ke depan.

“Kami serius menurunkan angka stunting di desa ini. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama antara orang tua, kader kesehatan, dan masyarakat,” tegas H. Zubaidi dalam sambutannya.

Rembug ini juga menjadi ruang untuk menyusun Rencana Aksi Desa, yang mencakup perbaikan pola gizi anak, peningkatan kesadaran bagi ibu hamil dan menyusui, penguatan peran posyandu, serta edukasi keluarga mengenai pentingnya kesehatan anak sejak dini.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Desa Perampuan menegaskan komitmennya untuk menjadi desa yang aktif dan progresif dalam upaya menciptakan generasi sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co
Read: JS2025 Abach Uhel

Apel Gelar Pasukan Dan Simulasi Karhutla Di Griya Agung, Polda Sumsel Tegaskan Kesiapsiagaan

0

Redaksi.co | Palembang, – Menyongsong musim kemarau yang rawan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), berbagai unsur pemerintah dan aparat keamanan di Sumatera Selatan menggelar Apel Gelar Pasukan, Peralatan, dan Simulasi Penanggulangan Karhutla di Lapangan Griya Agung, Palembang, Selasa pagi.

Acara strategis ini dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, SH, M.Hum, serta dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., dan unsur Forkopimda lainnya.

Tujuan dari apel ini adalah untuk memastikan kesiapan seluruh pihak terkait—baik personel maupun peralatan—dalam menghadapi potensi karhutla yang kerap mengancam wilayah Sumsel di musim kemarau. Dalam kesempatan tersebut, ditampilkan berbagai jenis peralatan pemadaman, termasuk mobil pemadam, alat semprot portabel, drone pemantau titik panas, serta alat berat untuk membuka akses ke titik-titik rawan api.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup menyampaikan bahwa Sumsel menjadi salah satu provinsi yang mengalami penurunan signifikan dalam jumlah kejadian karhutla dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini, menurutnya, berkat pengelolaan lahan gambut secara aktif dan koordinasi lintas sektoral yang semakin kuat.

“Sumatera Selatan memiliki 2,1 juta hektar lahan gambut, dan selama ini relatif stabil. Kebakaran hanya bisa terjadi jika ada aktivitas pembakaran disengaja. Kita apresiasi kerja keras semua pihak, tapi kita tetap tidak boleh lengah,” kata Hanif.

Hanif juga menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap para pemegang konsesi atau pemilik lahan yang lalai atau dengan sengaja melakukan pembakaran. Ia mendorong kepolisian untuk tidak ragu dalam mengambil tindakan hukum sebagai bentuk efek jera.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi melalui Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menekankan pentingnya sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengantisipasi kebakaran.

“Kami dari Polda Sumsel siap mendukung penuh upaya penanggulangan karhutla. Personel dan peralatan sudah kami siapkan, patroli dan sosialisasi terus kami gencarkan,” ujarnya.

Menurut mantan Kapolresta Pekanbaru ini, tindakan pembakaran hutan untuk membuka lahan baru atau membersihkan sisa panen tidak boleh dilakukan lagi, karena dampaknya bisa berskala regional bahkan internasional, terutama dari sisi kesehatan dan transportasi udara akibat kabut asap.

“Kami imbau kepada para pemilik lahan, khususnya perusahaan, agar siaga menghadapi musim kemarau. Sediakan sumber air, kanal isolasi api, serta peralatan pemadam yang mudah dijangkau,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan simulasi penanggulangan karhutla, mulai dari deteksi titik api menggunakan drone, evakuasi warga, hingga proses pemadaman api oleh tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan relawan. Simulasi tersebut menggambarkan kesiapan taktis seluruh elemen dalam menghadapi skenario terburuk.

Adapun wilayah-wilayah rawan karhutla seperti Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Ogan Ilir kembali menjadi fokus perhatian pada tahun ini. Kepolisian menegaskan akan bertindak tegas terhadap pelaku pembakaran, baik individu maupun korporasi, guna menekan potensi bencana sejak dini.

Melalui kegiatan ini, Sumatera Selatan meneguhkan komitmennya untuk tidak lagi menjadi langganan kabut asap. Pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat diharapkan bahu-membahu dalam menciptakan musim kemarau yang bebas dari karhutla.

“Kalau semua pihak bergerak bersama dan patuh terhadap aturan, kami optimis tahun ini bisa dilewati tanpa tragedi asap,” pungkas Nandang.

Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

Call Center : 110

NO BANTUAN POLISI, WA : 081370002110

“KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”. (rilis)

DP3AKB Aceh Barat Selenggarakan Bimtek Penguatan Standar Layanan Perlindungan Anak

0

Aceh Barat.Redaksi.ci
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Barat melalui Bidang Perlindungan Anak menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Standar Layanan Perlindungan Anak (SPA) selama dua hari, 29–30 Juli 2025, yang dilaksanakan di aula Teuku umar Bappeda, rabu ,30/7/2025

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antar instansi dalam menangani serta mencegah kasus kekerasan terhadap anak.

Kepala DP3AKB yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan Anak, Imelda Sukma, SE, M.Si menyampaikan bahwa hingga saat ini kasus kekerasan terhadap anak masih tinggi di Aceh Barat. “Kasus kekerasan seksual masih mendominasi laporan yang kami terima, disusul dengan kasus bullying dan kekerasan fisik lainnya,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak. “Kami mengajak semua pihak untuk berkomitmen bersama dalam upaya perlindungan anak. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab semua elemen masyarakat,” ujar Imelda.

Imelda menuturkan, koordinasi lintas sektor antara Puskesmas, aparatur gampong, Dinas DP3AKB, rumah sakit, dan kepolisian telah berjalan baik dalam merespon kasus kekerasan yang terjadi.

Namun demikian, katanya lagi, pencegahan dinilai sebagai langkah yang tak kalah penting. Salah satu kebutuhan yang mengemuka dalam diskusi adalah pentingnya penyediaan materi konseling yang memadai untuk mendukung layanan pencegahan dan pemulihan trauma bagi korban kekerasan, terangnya.

Ia berharap Kegiatan bimtek ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam memberikan perlindungan yang optimal bagi anak-anak di Aceh Barat. Dengan upaya bersama, masa depan anak dapat dijaga dari berbagai bentuk kekerasan dan pelanggaran hak, tutupnya ****

Polsek Bangsalsari Sikat Tengkulak BBM, Warga Akhirnya Bisa Bernapas Lega

0

Jember, redaksi.co – Ketegasan aparat akhirnya bicara. Ketika distribusi BBM di Jember memanas dan warga mulai kehilangan harapan, jajaran Unit Reskrim Polsek Bangsalsari – Polres Jember tampil tanpa kompromi. Para tengkulak nakal yang selama ini bermain curang di SPBU langsung disikat tanpa ampun.

Selama beberapa hari terakhir, sejumlah oknum diduga kuat melakukan pembelian BBM secara berulang bermodalkan jeriken, kendaraan bolak-balik, dan keberanian melabrak aturan. Akibatnya, masyarakat kecil yang hanya ingin membeli beberapa liter untuk motor atau mesin pertanian justru tersingkir dari antrean.

“Cukup sudah,” tegas Kanit Reskrim Polsek Bangsalsari, Aipda Beny Wicaksono, Selasa (30/7/2025).

“Kami tidak akan beri ruang bagi siapa pun yang mempermainkan distribusi BBM dan merugikan masyarakat. Penindakan ini bukan sekadar hukum berjalan, tapi juga bentuk keberpihakan kami pada rakyat.”

Langkah cepat itu langsung terasa. Antrean mulai terurai, wajah-wajah tegang di SPBU berganti dengan ekspresi lega. Warga menyambut baik tindakan tegas aparat.

Yasin (47), warga Dusun Karangsono, menyampaikan harapannya, “Biasanya kami cuma bisa gigit jari. Tengkulak bolak-balik dengan jeriken, kami yang butuh buat kerja malah kehabisan. Tapi sekarang, alhamdulillah, antrean mulai tertib. Polisi benar-benar turun tangan. Kami merasa dilindungi.”

Langkah Polsek Bangsalsari ini menjadi bukti bahwa negara hadir, bahkan di tengah antrean SPBU. Bukan sekadar soal hukum, ini soal keadilan sosial—bahwa kebutuhan dasar seperti BBM seharusnya tidak dikuasai segelintir orang rakus.

Masyarakat berharap tindakan semacam ini tidak berhenti di Bangsalsari. Karena sejatinya, tugas negara adalah memastikan akses terhadap kebutuhan pokok tidak bisa dipermainkan oleh kepentingan sempit. (Sofyan)

Di Acara Peusijuk Kajari Baru , Bupati Aceh Barat Tarmizi .SP.MM Sebut Bakal Jalin MoU

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Barat yang baru di Pendopo Bupati pada Selasa malam 29/7/2025

Acara penyambutan dengan tradisi adat peusijuk (tepung tawar) ini sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan resmi di Bumi Teuku Umar.

Bupati Tarmizi mengucapkan selamat datang dan menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah dan Forkopimda, termasuk Kejaksaan, dalam menghadapi tantangan pembangunan yang kompleks, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Kita dihadapkan pada kondisi fiskal yang bergantung pada dana transfer pusat. Sejak tahun 2023 hingga 2027, kita mengalami penurunan drastis, hingga 50%. Namun, masyarakat tetap menuntut perubahan dan pelayanan dasar yang prima. Karena itu, semangat kita adalah semangat kolaborasi,” ujar Tarmizi.

Tarmizi juga menekankan pentingnya kerja tim yang solid mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, melibatkan Camat, Danramil, dan Kapolsek dalam pengawasan dan penguatan layanan publik, seperti kesehatan dan pendidikan.

“Kita harus memastikan bahwa puskesmas bekerja sesuai harapan Presiden, sekolah-sekolah memberikan pendidikan berkualitas, dan program prioritas nasional berjalan maksimal,” jelasnya.

Tarmizi mengungkapkan rencana untuk menjalin kerja sama resmi dengan Kejaksaan Negeri Aceh Barat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam waktu dekat.

“InsyaAllah, awal Agustus nanti kita akan melakukan MoU dengan Kejari Aceh Barat. Ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam pembinaan, pengawasan, dan penertiban, demi kemajuan Aceh Barat ke depan,” ungkapnya.

Sebut Tarmizi, Kehadiran Kajari baru diharapkan memperkuat peran Kejaksaan dalam mendukung pemerintahan yang bersih, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, tandasnya ****

Pemkab Jember dan Pertamina Atasi Kelangkaan BBM: Pasokan Diperkuat, Layanan Publik Jadi Prioritas

0

Jember, redaksi.co – Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat menanggapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda wilayahnya. Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin langsung audiensi dengan PT Pertamina (Persero) di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (29/7/2025), guna merumuskan langkah strategis mengatasi krisis distribusi.

Pertemuan ini dihadiri oleh Sales Branch Manager Pertamina wilayah Jember, Sekda Jember, dan jajaran pimpinan OPD terkait.

“Kami tidak mencari siapa yang salah. Fokus utama kami adalah memastikan distribusi BBM berjalan adil dan aman bagi masyarakat. Langkah cepat seperti kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pembelajaran daring bagi siswa telah diterapkan,” tegas Bupati Fawait.

Pemkab Jember juga memantau harian distribusi BBM di 40 SPBU untuk memastikan pasokan merata. Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono, menyampaikan bahwa beberapa sekolah negeri seperti SMA 1 dan SMA 2 Jember telah menerapkan pembelajaran daring, sementara sekolah swasta dalam proses penyesuaian.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan, Gatot Triyono, melaporkan penurunan antrean kendaraan di SPBU secara signifikan, dari sebelumnya mencapai 300–400 meter, kini sudah mulai terurai berkat peningkatan pasokan. Ia juga mengabarkan progres perbaikan jalur Gumitir telah mencapai 6 persen, serta meminta dukungan surat siaga longsor untuk mengantisipasi hambatan distribusi.

Kepala Satpol PP Jember, Bambang Rudianto, menambahkan bahwa anggotanya telah disiagakan di titik-titik rawan guna menjaga ketertiban. “Kondisi lapangan lebih terkendali, tapi pengamanan tetap kami maksimalkan,” ujarnya.

Kabar baik disampaikan oleh Sales Branch Manager Pertamina Jember, Hendra Saputra. Ia menyebut, pasokan BBM untuk Jember saat ini ditingkatkan hingga dua kali lipat menjadi lebih dari 2.000 kiloliter per hari.

“Distribusi kami prioritaskan ke SPBU di wilayah kota dan jalur utama guna menghindari panic buying. Saat ini, Jember menjadi prioritas nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala BKPSDM Jember, Rachman Hidayat, memastikan bahwa ASN dan OPD sudah mulai menerapkan WFA. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Penjabat Sekda, Jupriono, menegaskan bahwa SPBU yang melayani kebutuhan vital seperti ambulans dan pemadam kebakaran akan menjadi prioritas dalam distribusi. Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi Hari Kemerdekaan dan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang akan meningkatkan kebutuhan BBM.

Bupati Fawait menutup audiensi dengan menegaskan komitmen Pemkab dan Pertamina untuk terus menjalin komunikasi intensif dan evaluasi harian.

“Tantangan ini harus dihadapi bersama. Sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN seperti Pertamina adalah kunci menjaga stabilitas layanan publik,” tandasnya.

Pertemuan lanjutan dijadwalkan digelar keesokan harinya guna mengevaluasi perkembangan di lapangan. (Sofyan)

Disdikbud Aceh Barat Gelar Pelatihan Penguatan Kompentensi Manajerial Kepala Sekolah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat menggelar pelatihan penguatan kompentensi manajerial kepala sekolah menuju Pendidikan berkualitas

Pelatihan yang dilaksanakan ini diikuti oleh para Kepala Sekolah SMP Se-Kabupaten Aceh Barat berlangsung selama 4 hari dari tanggal 28 hingga 31 Juli 2025, di Aula Gedung B Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, Dr. Husensah, S.Pd,.M.Pd, mengungkapkan tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman para kepala sekolah terhadap konsep dan praktik Kepemimpinan yang efektif.

Selain itu, kata Husensah, melalui pelatihan ini diharapkan para kepala sekolah dapat mengembangkan ketrampilan manajerial dan pengambilan keputusan strategis.

“Pelatihan juga diberikan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola perubahan dan inovasi sekolah. Sekaligus mendorong para sekolah untuk membentuk jejaring kerja antara mereka supaya terjalin kolaborasi dan berbagi praktik,” kata Husensah, Selasa 29/7-2025

Melalui pelatihan ini, kata dia, diharapkan seluruh kepala sekolah agar mampu memberikan pelayanan pendidikan yang baik untuk masyarakat, khususnya bagi peserta didik serta wali murid

“Kolaborasi dan manajerial yang efektif, akan menciptakan atmosfer pendidikan yang bermutu, nyaman, produktif, kreatif dan berkemajuan,” tambahnya

“Pelatihan ini sebagai komitmen kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas kepala sekolah. Karena pemimpin yang kredibel akan mampu membawa lembaga pendidikan kearah yang lebih baik menuju Aceh Barat cerdas,” tutup Husensah

Sementara itu, penanggung jawab kegiatan pelatihan Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan,Dara Amelia, SE,.M.Si, mengatakan bahwa Pelatihan ini diikuti oleh seluruh kepala sekolah SMP Negeri dan Swasta di Kabupaten Aceh Barat. Seluruh sesi pelatihan diisi oleh narasumber profesional dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang telah berpengalaman di bidangnya.

Adapun tujuan yang diharapkan melalui pelatihan ini, kata Dara Amelia, untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam transformasi dan manajemen sumber daya, memperkuat supervisi akademik berbasis coaching untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran. Selain itu, mendorong kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar kepala sekolah,” terangnya

Tutur Dara lagi, selama pelatihan para peserta akan diberikan materi pelatihan tentang strategi kepemimpinan transformasional, manajemen sumber daya, inovasi pendidikan, supervisi akademik berbasis coaching dan pengunaan teknologi dalam pengembangan kompetensi kepala sekolah

‘Melalui pelatihan ini diharapkan para kepala sekolah dapat menjadi lebih efektif dalam mengelola sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan,” pungkas Dara Amelia ****