Beranda blog Halaman 48

Semangat Tak Pernah Pudar, Ibu Ahyadin di Usia 60 Tahun Turut Bantu Satgas TMMD Reguler 129

0

Semangat Tak Pernah Pudar, Ibu Ahyadin di Usia 60 Tahun Turut Bantu Satgas TMMD Reguler 129

Purworejo – Semangat pengabdian dan gotong royong dalam pelaksanaan TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo tidak hanya ditunjukkan oleh para anggota Satgas TMMD dan warga usia produktif. Di balik kesuksesan program tersebut, sosok inspiratif juga hadir dari seorang warga lanjut usia, Ibu Ahyadin (60), yang dengan penuh semangat turut membantu kegiatan TMMD di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Rabu (29/7/2026).

 

Di usianya yang telah menginjak 60 tahun, Ibu Ahyadin tetap bersemangat bergabung bersama warga dan anggota Satgas TMMD dalam membantu berbagai pekerjaan yang ada di lokasi kegiatan. Semangat dan kepeduliannya menjadi inspirasi tersendiri bagi seluruh pihak yang terlibat.

 

Kehadiran Ibu Ahyadin di tengah-tengah kegiatan TMMD menjadi bukti bahwa semangat gotong royong tidak mengenal usia. Dengan senyum dan ketulusannya, ia menunjukkan bahwa membangun desa merupakan tanggung jawab bersama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Salah satu anggota Satgas TMMD Sertu Winarto menyampaikan bahwa semangat yang ditunjukkan Ibu Ahyadin mampu menjadi motivasi bagi anggota Satgas maupun warga lainnya untuk terus bekerja dengan penuh keikhlasan.

 

“Melihat semangat Ibu Ahyadin, kami merasa semakin termotivasi. Beliau mengajarkan kepada kami bahwa usia bukanlah penghalang untuk berbuat kebaikan dan berkontribusi bagi lingkungan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut program TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik di Desa Watuduwur, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.”Semangat Ibu Ahyadin pun menjadi salah satu potret nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus terjalin dengan erat, “pungkasnya.

Pemasangan Begesting Jadi Tahap Awal Pengecoran Jalan TMMD Reguler 129 Kodim Purworejo

0

Pemasangan Begesting Jadi Tahap Awal Pengecoran Jalan TMMD Reguler 129 Kodim Purworejo

 

Purworejo – Satgas TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo terus mengoptimalkan pengerjaan sasaran fisik berupa pengecoran jalan di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Sebelum proses pengecoran dilaksanakan, personel Satgas bersama warga melakukan pemasangan begesting sebagai penahan adukan beton agar hasil pengecoran sesuai dengan ukuran dan kualitas yang telah ditentukan, Rabu (29/7/2026).

 

Pemasangan begesting merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan jalan rabat beton. Selain berfungsi sebagai pembatas, begesting juga memastikan hasil pengecoran lebih rapi, kuat, dan memiliki ketebalan yang sesuai dengan perencanaan.

 

Serka Agung mengatakan bahwa pemasangan begesting harus dilakukan dengan teliti agar proses pengecoran dapat berjalan lancar dan menghasilkan jalan yang berkualitas serta tahan lama.

 

“Pemasangan begesting menjadi pekerjaan yang sangat penting sebelum pengecoran. Dengan pemasangan yang tepat, adukan beton tidak akan meluber dan hasilnya lebih maksimal. Kami bersama warga terus bekerja sama agar sasaran fisik TMMD dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Melalui semangat gotong royong yang terus terjalin antara Satgas TMMD dan masyarakat, diharapkan seluruh sasaran fisik TMMD Reguler 129 dapat terselesaikan dengan baik serta meningkatkan akses dan kesejahteraan warga Desa Watuduwur.

Di Balik Publikasi TMMD Reguler 129, Koptu Rio Setia Abadikan Setiap Pengabdian untuk Negeri

0

Di Balik Publikasi TMMD Reguler 129, Koptu Rio Setia Abadikan Setiap Pengabdian untuk Negeri


Purworejo – Di balik gencarnya publikasi kegiatan TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo, terdapat sosok prajurit yang selalu sigap mengabadikan setiap momen pengabdian TNI bersama masyarakat. Dialah Koptu Rio, anggota yang bertugas mendokumentasikan sekaligus mempublikasikan seluruh rangkaian kegiatan TMMD, baik sasaran fisik maupun nonfisik di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Rabu (29/7/2026).

 

Setiap hari, Koptu Rio turun langsung ke lokasi TMMD untuk mengambil dokumentasi berbagai kegiatan. Mulai dari pengecoran jalan rabat beton, pembangunan sumur bor, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga kegiatan penyuluhan dan komunikasi sosial bersama masyarakat. Tak jarang, ia harus berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya demi memastikan seluruh kegiatan dapat terdokumentasi dengan baik.

 

Dengan berbekal kamera dan semangat pengabdian, Koptu Rio menjadi saksi sekaligus penghubung informasi kepada masyarakat luas mengenai pelaksanaan TMMD Reguler 129. Hasil dokumentasi yang diambilnya menjadi bahan publikasi yang menunjukkan semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terjalin selama pelaksanaan TMMD.

 

Koptu Rio mengatakan bahwa tugas yang diembannya merupakan bagian dari dukungan terhadap keberhasilan program TMMD. Melalui dokumentasi dan publikasi yang baik, masyarakat dapat mengetahui secara langsung manfaat dan progres pembangunan yang dilaksanakan oleh Satgas TMMD.

 

“Setiap kegiatan memiliki cerita dan nilai pengabdian. Saya berupaya mengabadikan setiap momen agar masyarakat dapat melihat bagaimana TNI bersama warga bahu-membahu membangun desa melalui program TMMD,” ungkapnya.

 

Keberadaan Koptu Rio membuktikan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik di lapangan, tetapi juga oleh dedikasi para prajurit yang bekerja di balik layar untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui lensa kameranya, semangat pengabdian dan kebersamaan dalam TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo terus tersampaikan kepada publik.

Satgas TMMD Reguler 129 Kebut Perbaikan Mushola Demi Kenyamanan Warga Beribadah

0

Satgas TMMD Reguler 129 Kebut Perbaikan Mushola Demi Kenyamanan Warga Beribadah

Purworejo – Satgas TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo terus mengebut pengerjaan perbaikan mushola di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.Rabu,(29/7/2026). Perbaikan sarana ibadah tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

Dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD, anggota Satgas bersama warga bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Kebersamaan yang terjalin di lokasi pengerjaan menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya menghasilkan sarana fisik, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

 

Danramil 10 Bruno, Kapten Inf Eko Setiawan, mengatakan bahwa perbaikan mushola merupakan bagian dari upaya TMMD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan menghadirkan sarana ibadah yang layak dan nyaman bagi warga.

 

“Kami terus mengoptimalkan waktu dan tenaga agar proses perbaikan mushola dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD Reguler 129. Kami berharap mushola ini nantinya dapat menjadi tempat ibadah yang nyaman serta menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Desa Watuduwur,” ujarnya.

 

Herman Susilo warga Desa Watuduwur pun menyambut baik perbaikan mushola tersebut. Mereka berharap, dengan selesainya pengerjaan mushola, masyarakat dapat lebih khusyuk dalam beribadah dan semakin semangat dalam melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan desa.

 

“Melalui Program TMMD Reguler 129, Satgas TMMD tidak hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Cengkerama Hangat Satgas  dan Pekerja Sumur Bor Pererat Kebersamaan di Watuduwur

0

Cengkerama Hangat Satgas  dan Pekerja Sumur Bor Pererat Kebersamaan di Watuduwur

Purworejo – Memanfaatkan waktu istirahat di sela-sela pelaksanaan program TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo, anggota Satgas TMMD tampak bercengkerama dengan para pekerja pembuatan sumur bor di Dusun Ketapang, Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Rabu (29/7/2026).

 

Suasana penuh keakraban terlihat saat anggota Satgas TMMD dan para pekerja duduk bersama sambil berbincang santai. Momen tersebut menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjalin selama pelaksanaan TMMD.

 

Sertu Supriyanto mengatakan bahwa kebersamaan yang terjalin di lokasi TMMD merupakan bagian penting dalam menyukseskan seluruh sasaran program. Melalui komunikasi dan cengkerama yang hangat, hubungan antara Satgas TMMD dengan masyarakat maupun para pekerja menjadi semakin erat.

 

“Waktu istirahat kami manfaatkan untuk saling berbincang dan menjalin silaturahmi. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan dalam pelaksanaan TMMD, sehingga seluruh pekerjaan dapat dilaksanakan dengan semangat gotong royong,” ujar Sertu Supriyanto.

 

Ia menambahkan, pembangunan sumur bor di Desa Watuduwur diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Dengan dukungan seluruh pihak, pelaksanaan TMMD Reguler 129 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

 

Program TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo pun terus menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju dan sejahtera.

 

“Program TMMD ini merupakan salah satu sarana silaturahmi antara warga dan TNI untuk bersama sama dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pungkasnya.

Satgas TMMD dan Ibu-Ibu Manfaatkan Kayu dan Ember untuk Melangsir Material Jalan

0

,Satgas TMMD dan Ibu-Ibu Manfaatkan Kayu dan Ember untuk Melangsir Material Jalan

Purworejo – Semangat gotong royong dan kebersamaan terus ditunjukkan dalam pelaksanaan TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Dengan memanfaatkan kayu dan ember sebagai alat sederhana, anggota Satgas TMMD bersama ibu-ibu setempat bahu-membahu melangsir material untuk kebutuhan pengecoran jalan, Rabu (29/7/2026).

 

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan alat tidak mengurangi semangat masyarakat dan Satgas TMMD dalam menyukseskan pembangunan infrastruktur yang menjadi sasaran fisik TMMD. Material berupa pasir dan split diangkut secara bergotong royong menuju lokasi pengecoran jalan demi mempercepat proses pengerjaan.

 

Kopda Eka Satria menyampaikan bahwa semangat kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat, khususnya para ibu-ibu, sangat membantu kelancaran pekerjaan di lapangan.

 

“Kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD ini menjadi motivasi bagi kami. Dengan alat sederhana seperti kayu dan ember, pekerjaan tetap dapat dilaksanakan dengan semangat gotong royong yang tinggi. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat dalam setiap kegiatan TMMD menunjukkan bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kerja sama yang baik, diharapkan seluruh sasaran fisik TMMD Reguler 129 dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Watuduwur.

 

“Semoga dengan program TMMD Reguler 129 memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Watuduwur dan wilayah sekitarnya,” pungkasnya.

Satgas TMMD Reguler 129 Belajar Membuat Pakan Ternak Fermentasi dari Warga Desa

0

Satgas TMMD Reguler 129 Belajar Membuat Pakan Ternak Fermentasi dari Warga Desa

Purworejo – Di sela-sela pengerjaan sasaran fisik Program TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo, anggota Satgas TMMD menyempatkan waktu untuk belajar membuat pakan ternak fermentasi dari warga Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Rabu (29/7/2026).

 

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kedekatan dan interaksi positif antara anggota Satgas TMMD dengan masyarakat. Melalui pembelajaran pembuatan pakan ternak fermentasi, anggota Satgas tidak hanya membantu pembangunan fisik desa, tetapi juga menambah wawasan dan pengetahuan di bidang peternakan yang dimiliki warga setempat.

 

Sertu Andi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi anggota Satgas TMMD. Menurutnya, ilmu yang dimiliki masyarakat desa, khususnya dalam mengolah pakan ternak fermentasi, sangat baik untuk dipelajari dan dapat menjadi bekal pengetahuan yang berguna.

 

“Kami merasa senang dapat belajar langsung dari warga tentang cara membuat pakan ternak fermentasi. Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana saling berbagi ilmu dan pengalaman,” ujar Sertu Andi.

 

Ia menambahkan, Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.

 

“Dengan semangat kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD Reguler 129, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat semakin erat serta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kemajuan Desa Watuduwur” pungkasnya.

Anjangsana ke Rumah Penerima RTLH, Dansatgas  Wujudkan Kepedulian kepada Warga

0
  • Anjangsana ke Rumah Penerima RTLH, Dansatgas  Wujudkan Kepedulian kepada Warga

Purworejo – Dansatgas TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, didampingi Danramil 10 Bruno Kapten Inf Eko Setiawan melaksanakan anjangsana ke rumah Suciptiyah, salah satu penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam Program TMMD Reguler 129 di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Rabu (29/7/2026).

 

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Satgas TMMD kepada masyarakat penerima manfaat program TMMD. Selain untuk melihat secara langsung progres pembangunan RTLH, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara TNI dan warga.

 

Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas TMMD Reguler 129 Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja menyampaikan bahwa program RTLH merupakan salah satu upaya TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan rumah yang lebih layak dan nyaman untuk dihuni.

 

“Kami berharap bantuan RTLH ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi Ibu Suciptiyah dan keluarga. Melalui TMMD, kami ingin hadir dan memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat,” ujar Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja.

 

Sementara itu, Danramil 10 Bruno Kapten Inf Eko Setiawan menambahkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga membangun kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat.

 

Suciptiyah mengaku bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh TNI melalui Program TMMD Reguler 129. Ia berharap pembangunan rumahnya dapat segera selesai sehingga dirinya dan keluarga dapat menempati rumah yang lebih layak dan nyaman.

 

“Melalui kegiatan anjangsana ini, semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin terasa, sejalan dengan tujuan Program TMMD yang hadir untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan.” pungkasnya.

Kehangatan TMMD, Dansatgas TMMD Reguler 129 Santap Siang Bersama Warga

0

Kehangatan TMMD, Dansatgas TMMD Reguler 129 Santap Siang Bersama Warga

Purworejo – Kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pelaksanaan Program TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo kembali terlihat hangat. Di sela-sela peninjauan kegiatan TMMD di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Dansatgas TMMD Reguler 129 Kodim 0708 Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, menyempatkan diri makan bersama di rumah salah satu warga,Rabu (29/7/2026).

 

Suasana sederhana namun penuh keakraban tampak saat Dansatgas menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh warga. Momen tersebut menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

 

Dansatgas TMMD Reguler 129 Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja mengatakan, kebersamaan yang terjalin dengan masyarakat merupakan salah satu tujuan utama pelaksanaan TMMD. Melalui interaksi secara langsung, TNI dapat lebih dekat dengan masyarakat serta mengetahui berbagai kondisi dan kebutuhan yang ada di desa sasaran.

 

“TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Makan bersama warga seperti ini menjadi momen yang sangat berharga karena menunjukkan kedekatan dan kekeluargaan yang telah terjalin selama pelaksanaan TMMD,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, sambutan hangat dan ketulusan masyarakat Desa Watuduwur menjadi penyemangat bagi seluruh personel Satgas TMMD dalam menyelesaikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik yang telah diprogramkan.

 

“Dengan kebersamaan yang terus terjalin, Program TMMD Reguler 129 diharapkan tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan yang bermanfaat, tetapi juga kenangan indah serta ikatan persaudaraan yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat,” pungkasnya.

Pelatihan dan Apel Siaga Karhutla 2026 Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau di Jelai Hulu.

0

Pelatihan dan Apel Siaga Karhutla 2026 Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau di Jelai Hulu.

Ketapang, Redaksi-Co – Komitmen dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat. PT Bangun Nusa Mandiri menggelar Pelatihan dan Apel Siaga Karhutla Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 13 hingga 15 Juli 2026, di Kebun Kenari PT Bangun Nusa Mandiri, Desa Bayam, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang.

Kegiatan pelatihan diikuti oleh 45 peserta yang berasal dari PT Kencana Graha Permai, PT Cahaya Nusa Gemilang, dan PT Bangun Nusa Mandiri. Sementara itu, Apel Siaga turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Jelai Hulu, para kepala desa, tim Fire Fighter perusahaan, personel keamanan (Security), staf, serta karyawan sebagai bentuk sinergi dalam menghadapi ancaman Karhutla menjelang musim kemarau.

Melalui kegiatan ini, perusahaan kembali menegaskan komitmennya dalam menerapkan Zero Burning Policy, yakni kebijakan tanpa pembakaran lahan. Kebijakan tersebut melarang segala bentuk pembakaran di area konsesi maupun kebun plasma sebagai langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan.

Berbagai upaya pencegahan terus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari patroli rutin, pembangunan sekat bakar, pembuatan embung sebagai sumber air, hingga sosialisasi kepada masyarakat di desa-desa binaan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Dalam mendukung sistem deteksi dini, perusahaan juga memanfaatkan teknologi modern seperti pemasangan CCTV, penggunaan drone untuk memantau titik api, serta pemantauan berbasis satelit yang terhubung dengan pusat pengendalian. Pada kondisi tertentu, perusahaan turut mendukung upaya penanggulangan melalui modifikasi cuaca dan operasi water bombing sesuai kebutuhan.

Tidak hanya berfokus pada penanganan teknis, PT Bangun Nusa Mandiri juga terus mengembangkan program edukasi kepada masyarakat dan pelajar mengenai bahaya Karhutla. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan mendorong praktik pertanian tanpa bakar, pengembangan budidaya perikanan air tawar, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran.

Dalam sambutannya, manajemen perusahaan menekankan bahwa keberhasilan pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh pihak.

«”Jangan pernah lelah mengingatkan warga untuk tidak membakar. Ingat, satu korek api bisa menghanguskan mata pencaharian kita semua dan merugikan kesehatan anak-cucu kita.”»

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kesadaran dan kepedulian bersama merupakan kunci utama dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Melalui Pelatihan dan Apel Siaga Karhutla 2026 ini, diharapkan seluruh peserta semakin siap menghadapi musim kemarau, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan kemampuan dalam mencegah dan menangani Karhutla di wilayah Kabupaten Ketapang.

Sumber: Panitia Pelatihan dan Apel Siaga Karhutla 2026

Penulis: Senji Wewen Iyek