Beranda blog Halaman 455

DPD Pengembang Indonesia Laksanakan Penyerahan Hibah Tanah, Berikut Beberapa Disampaikan

0

Redaksi.co | Palembang,- Dewan Pimpinan Daerah Pengembang Indonesia (DPD PI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kegiatan penyerahan hibah tanah Kantor Lurah Sukajadi Timur Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumsel yang dilaksanakan di Nuansa Coffee and Resto Palembang.

Turut hadir didalam kegiatan ini sendiri yakni Dewan Kehormatan DPD PI Sumsel H Bramantya, Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) PI Muhammad Hidayat, Bendahara Umum DPP PI H Moh Robby Hidayat dan Ketua DPD PI Provinsi Sumsel Reza Fernadi, S.H, i, Sekretaris DPD PI Sumsel Didi Yanto, dan Bendahara DPD PI Sumsel Ahyar hadi beserta pengurus & Anggota DPD PI Sumsel.

Sedangkan dari jajaran pemerintah, yakni dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin yang mewakili daripada Bupati Banyuasin yakni Kepala Bidang Tata Pemerintahan Pemkab Banyuasin Pujianto, Camat Talang Kelapa Salinan, Lurah Sukajadi Timur Risminto.

Dikatakan Ketua DPD PI Provinsi Sumsel Reza Fernadi, S.H, acara hari ini adalah acara yang baru pertamakali kita lakukan dan menjadi salah satu Program kami ikut serta dalam pembangunan Daerah.

“Di mana penyerahan hibah tanah untuk kantor lurah sukajadi Timur Kec.Talang Kelapa kabupaten Banyuasin Provinsi Sumsel. Mekanismenya yang pertama kita menawarkan kepada pemerintah kabupaten Banyuasin ada salah satu project dari anggota kita ialah PT IES Putra yang berlokasi di Sukajadi,” ujarnya.

Kemudian, di mana menawarkan kepada Pemkab Banyuasin untuk menjadikan kantor Lurah Sukajadi Timur, kebetulan Sukajadi Timur ialah pemecahan wilayah dari Sukajadi Lurah Sukajadi, sekarang memecah menjadi wilayah Sukajadi Timur.

“Namun sampai saat ini kantor pemerintahan Kantor Lurah tersebut belum ada, dan kami berinisiatif memberikan hibah tanan untuk membangun kantor lurah disana, berupa bentuk tanah seluas lebih kurang 1000 meter persegi,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, dengan harapan kami membawa berkah bagi masyarakat Kabupaten Banyuasin, dan kantor Lurah Sukajadi Timur yang baru dapat menjadi simbol kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi pusat pelayanan publik yang lebih baik.

“Harapan kami dengan adanya hibah tanah ini, bisa di pakai atau dipergunakan untuk administrasi dari kantor Lurah itu tersendiri. Seperti yang saya sampaikan didalam sambutan tadi, agar masyarakat di wilayah tersebut bisa memiliki kantor Lurah sendiri,” katanya.

Masih dilanjutkannya, mungkin untuk awalnya kita melakukan hibah tanah terlebih dahulu, namun secara teknis kita serahkan ke Pemkab Banyuasin. Makanya kita kembali serahkan kepada Pemkab Banyuasin itu sendiri, ataupun melalui Bantuan Gubernur (Bangub) yang seperti dikatakan oleh Lurah tadi juga ada 2 kantor kelurahan yang dibantu oleh Bangub untuk pembangunan.

“Namun untuk sampai saat ini kita baru berencana untuk menyerahkan aset atau tanah yang ada di lokasi tersebut. Tanah tersebut adalah salah satu tanah milik PT IES Putra tersebut yang berada di perumahan Sukajadi,” ucapnya.

Masih disampaikannya, biasanya itu sistemnya hibah, balik nama ke Pemkab Banyuasin. Harapan kami sendiri kepada Pemkab Banyuasin ialah berkolaborasi memajukan daerah kabupaten Banyuasin itu sendiri.

“Dan juga bisa saling terkoneksi lah antara pengembang terutama Pengembang Indonesia bersama Pemkab Banyuasin, sehingga kami para pengembang yang ada di Pengembang Indonesia bisa berkontribusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di kabupaten Banyuasin tersebut,” imbuhnya.

Menurut Bupati Banyuasin melalui Kepala Bidang Tata Pemerintahan Pemkab Banyuasin Pujianto, alhamdulillah kami hari ini dari Pemkab Banyuasin mendapat undangan dari DPD PI Sumsel dalam rangka mereka menyerahkan hibah tanah untuk kantor Lurah Sukajadi Timur luas kurang lebih 1000 meter persegi di area PT IES Putra di Sukajadi Timur.

“Dengan terapannya hibah tanah itu untuk ke depannya karena itu kegiatannya dalam bentuk pembangunan kantor Lurah, insya Allah akan segera kita usulkan bersama Lurah, Camat, Bupati untuk segera dibangun kantor Lurah Sukajadi Timur,” bebernya.

Di tambahannya, di mana yang fungsinya tentu kita sebagai tempat pelayanan kepada masyarakat Sukajadi Timur, dan juga untuk sebagian tentu kegiatan operasional Lurah, serta staf-stafnya disana.

“Mekanismenya tentu hibah ini adalah karena ini hibah tanah swasta, artinya tidak terlalu susah, yang paling itu bahwa pemilik tanah itu telah menyerahkan melalui surat tadi telah disaksikan bersama-sama diserahkan kepada pemerintah daerah diwakili oleh Lurah atas nama Pemkab Banyuasin,” jelasnya.

Dubes Arab Saudi Sebut Indonesia “Saudara Kandung” di Perayaan Hari Nasional Saudi 95

0

Redaksi.co, Jakarta | Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Faisal Abdullah H. Amodi mengucapkan eratnya hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi dalam peringatan Hari Nasional Arab Saudi ke-95 di Hotel Raffles Jakarta Selasa (23/9). Acara ini menjadi simbol penting penguatan kerja sama strategis kedua negara yang telah terjalin selama hampir delapan dekade.

Dubes Arab Saudi menyebut bahwa momen peringatan ini bukan hanya perayaan nasional, tetapi juga menjadi tonggak hubungan diplomatik yang semakin kokoh antara Riyadh dan Jakarta.

“Hari ini adalah hari bersejarah, hari berdirinya Kerajaan Arab Saudi di bawah kepemimpinan Raja Abdulaziz. Dan selama 78 tahun, Indonesia telah menjadi mitra yang sangat dekat dan strategis,” ujar Faisal.

Dubes juga menyoroti pentingnya kunjungan-kunjungan bilateral yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Ia secara khusus menyebut kunjungan bersejarah Raja Salman ke Indonesia pada tahun 2017 sebagai titik balik hubungan diplomatik kedua negara. Kunjungan Presiden Indonesia saat ini, Prabowo Subianto, ke Arab Saudi pada Juli lalu disebut sebagai kunjungan kenegaraan yang memperkuat kerja sama di berbagai sektor.

“Kunjungan Presiden Prabowo membawa delegasi besar dari berbagai kementerian. Dalam pertemuan tersebut, dibentuk Dewan Tinggi Saudi-Indonesia, sebagai wadah untuk memperdalam kolaborasi lintas sektor,” ucapnya.

Dubes mengatakan bahwa hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi bukan sekadar relasi antarnegara, melainkan hubungan persaudaraan yang sangat dekat.

“Kalau boleh kami katakan, bukan hanya saudara dekat, tapi saudara kandung. Ini yang membedakan hubungan kita dengan negara lain,” tuturnya.

Dalam konteks kerja sama, bidang haji dan umrah menjadi salah satu fokus utama. Dubes menyambut baik inisiatif pemerintah Indonesia terkait pembentukan Departemen Haji dan Umrah, seraya menegaskan bahwa Arab Saudi akan selalu siap berkolaborasi untuk meningkatkan pelayanan jemaah Indonesia.

Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan perubahan fasilitas atau layanan dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah pasca National Day ke-95, Dubes menyatakan bahwa tidak ada perubahan besar, namun kerja sama akan terus ditingkatkan agar pelayanan menjadi semakin optimal.

“Bukan hanya di bidang keagamaan, tapi semua sektor ekonomi, energi, pendidikan, hingga pertahanan terbuka untuk kerja sama yang lebih luas. Kami berharap pemerintahan Indonesia terus sukses dan hubungan ini terus dijaga demi kebaikan kedua bangsa. Saudi Arabia dan Indonesia bukan hanya mitra tapi keluarga,” tutup sang Duta Besar.

Menko PM Muhaimin Iskandar: “Arab Saudi Mitra Strategis, Visi 2030 Menginspirasi Dunia”

0

Redaksi.co, Jakarta | Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat dalam peringatan Hari Nasional ke-95 Kerajaan Arab Saudi yang digelar meriah di Hotel Raffles, Jakarta, pada Senin malam (23/9). Acara ini dihadiri oleh para duta besar, pejabat tinggi negara, tokoh masyarakat, serta tamu kehormatan dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Muhaimin menekankan pentingnya hubungan historis dan strategis antara Indonesia dan Arab Saudi, yang telah terjalin erat selama puluhan tahun. Ia menyebut Arab Saudi sebagai mitra penting dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga kerja sama sosial dan budaya.

“Hari ini bukan hanya menjadi momen penting bagi rakyat Saudi, tetapi juga membanggakan bagi bangsa Indonesia. Hubungan kita tidak hanya kuat secara diplomatik, tapi juga menyentuh dimensi keagamaan dan kemanusiaan yang sangat mendalam,” ujar Muhaimin di hadapan para hadirin.

Muhaimin juga menyoroti transformasi besar yang sedang berlangsung di bawah kepemimpinan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman melalui program ambisius Saudi Vision 2030. Menurutnya, visi tersebut bukan hanya membangun masa depan Arab Saudi, tetapi juga memberikan inspirasi bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia, dalam mengembangkan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Saudi Vision 2030 menunjukkan bagaimana kepemimpinan visioner mampu membawa perubahan besar. Kami di Indonesia melihat ini sebagai motivasi untuk terus memperkuat tata kelola pembangunan, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kerakyatan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin juga menyampaikan dukungan atas semakin kuatnya kerja sama bilateral, termasuk investasi strategis terbaru dari Arab Saudi ke Indonesia, yang mencapai nilai miliaran dolar. Ia menilai kepercayaan ini menjadi bukti solidnya hubungan kedua negara dan membuka peluang baru bagi pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput.

Dalam Sepekan, 12,8 Hektar Hutan Dan Lahan (Hutla) Di Aceh Barat Terbakar

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Aceh Barat melaporkan setidaknya seluas 12,8 hektar hutan dan lahan, didaerah itu terbakar,kebakaran tersebut terjadi di beberapa titik di wilayah tersebut.

Dari laman resmi BPBD Aceh Barat, luas kebakaran lahan itu terjadi selama sepekan terakhir atau sejak 19 September 2025. “Karhutla dilaporkan telah melanda empat kecamatan, menghanguskan lahan setidaknya total seluas 12,8 hektar,” dikutip laman BPBD Aceh Barat pada Selasa, 23 September 2025.

BPBD Aceh Barat dalam keterangan menyebutkan titik kebakaran terjadi dibeberapa Gampong di sejumlah kecamatan. Diantaranya Kecamatan Johan Pahlawan terdapat di Gampong Suak Raya dengan luas kebakaran 0,5 hektar, Leuhan dan Lapang tepatnya di Ujung Beurasok dengan luas diperkirakan 2 hektar.

Selanjutnya di Kecamatan Meureubo tepatnya Gampong Ujong Tanoh Darat dengan luas 0,3 hektar, serta di Kecamatan Arongan Lambalek seluas 7 hektar, dan Woyla Barat tepatnya Gampong Napai dengan luas 3 hektar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, menyebutkan,Laporan sementara dari lokasi kebakaran untuk Desa Suak Raya api diperkirakan baru padam 80 persen.

“Untuk Ujong Tanoh Darat,petugas berhasil padamkan api seratus persen. Sementara itu untuk wilayah lainnya, hingga saat ini masih dalam penanganan,” ungkap Ronal

Dalam kegiatan pemadaman itu, Ronal juga ikut terlibat langsung dalam memantau serta melakukan pemadaman api. Hingga saat ini, kata dia, untuk penyebab kebakaran sedang dilakukan penyelidikan oleh pejabat berwenang. Dalam kesempatan ini Ronal mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan, terutama di musim kemarau. Dalam operasi penanganan dan pemadaman api, sebutnya BPBD didukung penuh oleh TNI dan Polri, organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (Rapi) Aceh Barat, dan masyarakat setempat.

“Sejumlah peralatan dan armada pemadam seperti D-Max, mesin pompa air, drone juga telah kita gunakan untuk memaksimalkan pemadaman,”Tutup Ronal ****

Bandara Jember Resmi Dibuka, Akses Udara ke Jakarta Kini Lebih Mudah

0

JEMBER, redaksi.co – Penerbangan reguler perdana Jember–Jakarta resmi beroperasi Selasa (23/9/2025) melalui Bandara Notohadinegoro. Momentum ini ditandai tasyakuran dan pemotongan tumpeng oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), bersama Forkopimda dan pihak terkait.

Penerbangan perdana membawa 22 penumpang dari Jakarta, sementara penerbangan kembali ke ibu kota memberangkatkan 50 penumpang, termasuk Bupati Fawait.

Dalam sambutannya, Gus Fawait menyampaikan rasa syukur atas terhubungnya Jember dengan Jakarta setelah penantian panjang. “Ini bukan sekadar penerbangan, melainkan sarana kebangkitan ekonomi, investasi, pariwisata, dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Menurutnya, jalur udara ini penting karena Jember belum memiliki akses tol maupun pelabuhan. Fly Jaya selaku operator menawarkan tiket mulai Rp1,3 juta, dengan rute langsung Jember–Jakarta.

Meski masih perlu pembenahan fasilitas, Gus Fawait optimistis bandara ini akan membuka peluang investasi dan mempercepat pertumbuhan daerah. “Setiap kritik kami anggap sebagai dukungan agar penerbangan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan beroperasinya kembali Bandara Notohadinegoro, masyarakat Jember kini memiliki akses langsung ke Jakarta sekaligus harapan baru bagi kemajuan ekonomi daerah.

Pemdes Air putih Gelar Musdes RKP Desa TA 2026

0

Pemdes Air putih Gelar Musdes RKP Desa TA 2026

Lebong – Redaksi.co Pemerintah Desa (Pemdes) air putih, Kecamata pinang blapis, Kabupaten Lebong bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada Senin, (17/09/2025), secara resmi menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang berfokus pada Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026. Acara penting ini dilangsungkan Balai Desa air putih.

Musdes RKPDes ini menjadi forum strategis yang melibatkan berbagai pihak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat pinang blapis, Tenaga Ahli Desa, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, perwakilan dari BUMDes, serta sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Tokoh Agama, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa. Kepala puskesmas ketenong Kehadiran seluruh elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam merencanakan masa depan desa.

Kepala Desa air putih, zulkaidi menjelaskan bahwa Musdes ini merupakan tahapan krusial dalam perencanaan pembangunan desa.

“Tujuan Musdes ini adalah untuk menentukan arah kebijakan Pemerintah Desa, baik dalam sektor pembangunan, pembinaan, pemberdayaan, ataupun penyelenggaraan pemerintahan yang akan dilaksanakan tahun 2026,” ZULKAIDI

Ia juga menyatakan kegembiraannya melihat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir. kepala desa menambahkan, dalam forum tersebut, perwakilan masyarakat dari setiap dusun di Desa air putih secara aktif menyampaikan berbagai usulan dan kebutuhan desa untuk tahun 2026 mendatang.

“Usulan-usulan tersebut mencakup sektor pembangunan, pembinaan, pemberdayaan, kesehatan, pengembangan ekonomi desa, hingga bidang pendidikan seperti pembentukan PAUD dan TK, ataupun penyelenggaraan pemerintah,” paparnya.

Lebih lanjut,Air putih menjelaskan bahwa pelaksanaan Musdes ini berlandaskan pada regulasi yang berlaku, yaitu Permendagri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pembangunan Desa dan Permendesa PDTT Nomor 16 Tahun 2019 tentang Musyawarah Desa. Musdes ini diharapkan dapat menjaring aspirasi dan menyusun skala prioritas program pembangunan yang selaras dengan visi dan misi Desa air putih, serta potensi dan kebutuhan masyarakat.

Pemdes air putih sangat menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam proses perencanaan ini. Harapannya, hasil pembangunan akan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh warga.

Melalui Musdes ini, Pemdes air putih menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Semua aspirasi yang terkumpul akan menjadi landasan kuat untuk menentukan arah pembangunan di tahun 2026, demi Desa Nangai Tangau yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Terpantau, jalannya Musdes berlangsung lancar, diwarnai dengan interaksi komunikasi, diskusi, dan pertukaran ide yang konstruktif di antara para peserta.

Rilis Cikak S,A

Kades Erna, Srikandi Desa Sarimulyo yang Dekat dengan Petani

0

JEMBER, redaksi.co – Sosok Kepala Desa Sarimulyo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Erna, kian dikenal akrab di kalangan warganya. Tidak hanya hadir dalam forum formal pemerintahan, Kades Erna juga kerap turun langsung ke lapangan, ikut bergiat bersama masyarakat, terutama para petani (23/09/2025).

Dengan semangat membaur, Kades Erna sering terlihat mendampingi kelompok tani, mendengarkan keluh kesah mereka, hingga mencari solusi atas persoalan pertanian yang dihadapi. Kedekatan ini membuat warga menyebutnya sebagai “Srikandi Desa”, simbol kepemimpinan perempuan yang tangguh sekaligus hangat.

“Bu Kades tidak membeda-bedakan warga. Beliau sering turun ke sawah, bahkan ikut membantu kami. Rasanya seperti punya keluarga sendiri yang jadi pemimpin desa,” ujar Suep, salah satu petani setempat.

Suep, juga mengaku bangga dengan kepemimpinan Erna. “Beliau dekat sekali dengan kami para ibu. Kalau ada kegiatan desa, Bu Kades pasti hadir dan mendengarkan. Kehadirannya membuat kami merasa diperhatikan,” katanya.

Hal yang juga membuat warga kagum, setiap kali berjumpa dengan orang yang lebih tua, Kades Erna tidak pernah lupa menyapa terlebih dahulu. “Beliau selalu menyapa kami dengan ramah. Kalau ketemu orang tua, pasti beliau nunduk sambil nyapa. Itu bikin kami merasa dihormati,” tutur Sukardi, salah satu sesepuh desa.

Langkah Kades Erna dianggap mampu merapatkan kembali hubungan pemerintah desa dengan masyarakat akar rumput. Sikapnya yang humanis menjadi teladan bahwa pemimpin desa bukan hanya pengayom, tetapi juga sahabat bagi warganya, (Sofyan).

*Polsek Pulau Bacan Amankan 600 Liter Saguer dan Alat Penyulingan Miras Tradisional*

0

REDAKSI.CO. – Upaya pemberantasan minuman keras (miras) kembali dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Maluku Utara. Kali ini, Polsek Pulau Bacan menggelar operasi pencegahan peredaran miras di wilayah Kecamatan Bacan Selatan, Senin (22/9/2025).

Operasi yang dipimpin Kapolsek Pulau Bacan, Ipda Nizham Tsauban Fudhail, S.Tr.K, menyasar kawasan perkebunan di Desa Sawadai dan Desa Kubung. Dari hasil penyisiran, polisi menemukan tempat penyulingan miras tradisional jenis cap tikus yang masih aktif beroperasi.

Di lokasi tersebut, aparat mendapati sejumlah barang bukti, di antaranya 600 liter saguer yang masih tersimpan dalam jerigen, satu unit bepak atau alat penyulingan, serta lima liter miras hasil olahan.

Selain itu, tim juga menemukan saguer yang masih menggantung di pohon aren sebagai bahan baku pembuatan miras.

“Pemilik tempat penyulingan tidak berada di lokasi saat operasi berlangsung. Namun seluruh barang bukti yang ditemukan langsung kami musnahkan di tempat untuk mencegah penyalahgunaan,” kata Ipda Nizham.

Menurutnya, peredaran miras tradisional, khususnya cap tikus, sering menjadi pemicu tindak kriminal, mulai dari perkelahian, aksi kekerasan, hingga kecelakaan lalu lintas. Karena itu, polisi berkomitmen untuk terus melakukan penindakan di wilayah-wilayah yang menjadi titik produksi.

Kapolsek menegaskan, pemberantasan miras tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat.

“Kami mengimbau warga untuk tidak lagi memproduksi maupun mengonsumsi miras. Dampak negatifnya sangat besar, baik bagi kesehatan maupun keamanan lingkungan,” ujarnya..

Kapolres Aceh Barat Gelar Upacara Sertijab Kapolsek Pante Ceureumen Dan Kapolsek Meureubo

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Polres Aceh Barat menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Pante Ceureumen dan pelantikan Kapolsek Meureubo pada Selasa 23/9/2025

Acara ini berlangsung di lapangan apel Polres Aceh Barat, Jalan Swadaya, Gampong Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., selaku inspektur upacara. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri para pejabat utama, kapolsek jajaran, dan seluruh personel Polri.

Pelaksanaan sertijab tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolda Aceh Nomor ST/523/IX/KEP.3./2025 tentang mutasi personel di lingkungan Polda Aceh. Mutasi jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi, peningkatan kinerja, sekaligus pengembangan karir anggota Polri.

Pejabat yang dilantik yaitu IPTU Faisal Riza, NRP 81110743, yang sebelumnya menjabat PS Kaurlog Subaggyanum SPN Polda Aceh, kini resmi menjabat Kapolsek Pante Ceureumen. Sementara itu, IPTU Bagus Edyanthoro, NRP 97120916, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Pante Ceureumen, dilantik sebagai Kapolsek Meureubo.

Dalam amanatnya, Kapolres Aceh Barat menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal wajar dalam institusi Polri. Mutasi bukanlah bentuk hukuman, melainkan bagian dari pembinaan karir dan pengembangan sumber daya manusia.

“Mutasi jangan dianggap sebagai beban, tetapi syukuri dan jadikan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas diri dan organisasi,” tegas AKBP Yhogi.

Kapolres juga memberikan apresiasi kepada IPTU Bagus Edyanthoro atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat Kapolsek Pante Ceureumen. Ia berharap di jabatan barunya sebagai Kapolsek Meureubo, IPTU Bagus dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kepada IPTU Faisal Riza, Kapolres berpesan agar melanjutkan capaian positif yang telah diraih pendahulunya.

“Jangan mulai dari nol, bangunlah dari pondasi yang sudah ada dan tingkatkan kinerja Polsek Pante Ceureumen demi terjaganya situasi kamtibmas yang kondusif,” pesannya.

Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan seluruh personel Polri untuk menjaga integritas, disiplin, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran, terutama yang berkaitan dengan narkotika.

“Tidak ada toleransi terhadap keterlibatan anggota dalam kasus narkoba. Sekali terjerat, tidak ada yang bisa menolong. Pilihan ada pada rekan-rekan, mari jaga kehormatan diri dan institusi,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan berjalan lancar, mulai dari penghormatan kepada inspektur upacara, pembacaan keputusan Kapolda Aceh, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sertijab, hingga pembacaan doa.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit pejabat lama dan baru di Aula Zainuddin Makan Polres Aceh Barat.

Dengan terlaksananya sertijab ini, Kapolres Aceh Barat berharap pejabat baru segera beradaptasi, menghadirkan inovasi, dan bekerja penuh dedikasi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Aceh Barat ****

Ahli Waris Tak Kooperatif, Balik Nama Tanah di Desa Grenden Tersendat

0

JEMBER, redaksi. Co – Menyikapi postingan salah satu warga di media sosial Facebook terkait proses balik nama tanah, Kepala Desa Grenden, Suyono, pada 22 September 2025 mengundang kedua belah pihak untuk melakukan mediasi sekaligus klarifikasi.

Kasus ini mencuat setelah akun “Farida Jember” mengunggah keluhan di grup Facebook Info Warga Grenden. Dalam tulisannya, Farida mengaku dirugikan atas proses balik nama tanah keluarganya. Meski tidak menyebut pihak tertentu, unggahan tersebut sempat menimbulkan polemik di tengah warga.

Kepala Desa Grenden, Suyono, menjelaskan bahwa jual beli tanah tersebut sebenarnya terjadi pada masa pemerintahan desa sebelumnya dan telah diproses melalui Akta Jual Beli (AJB). Namun, hingga kini proses mutasi belum tuntas lantaran terdapat kendala administrasi.

“Pemerintahan desa saat ini hanya membantu melanjutkan proses mutasi tanah. Semua pihak perlu bersabar karena ada hambatan administratif, seperti data Kartu Keluarga (KK) salah satu ahli waris yang belum direvisi. Bahkan terdapat perbedaan nama antara ibu kandung dengan ahli waris lainnya, sehingga menjadi kendala di BPN Jember,” terang Suyono.

Kepala Dusun Krajan II, M. Arif Budiman, yang turut hadir dalam mediasi, membenarkan pernyataan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Farida, pemilik akun “Farida Jember” sekaligus salah satu dari empat ahli waris almarhum Soyono telah menyampaikan permohonan maaf secara pribadi. Farida juga mengakui belum pernah mengeluarkan biaya dalam proses tersebut serta membenarkan adanya ketidaksesuaian data pada KK yang hingga kini belum direvisi.

“Perbedaan data pada dokumen KK itulah yang menjadi hambatan utama di BPN. Kami sudah menyarankan agar ahli waris segera melakukan revisi data sebelum proses balik nama dilanjutkan. Namun hingga saat ini, dokumen yang diminta BPN belum juga diserahkan,” tegas Arif.

Ia menambahkan, selama persyaratan administrasi belum dipenuhi, proses balik nama maupun pemecahan tanah tidak mungkin dilakukan. Pemerintah desa berharap seluruh pihak bersikap lebih kooperatif agar persoalan ini segera terselesaikan (Sofyan)