Beranda blog Halaman 420

Khurul Fatoni Hadirkan Semangat Sehat dan Kebersamaan di Perayaan HUT ke-14 Partai NasDem

0

JEMBER, redaksi.co – Suasana perayaan HUT ke-14 Partai NasDem di Kabupaten Jember berlangsung meriah dan penuh semangat. Kehadiran Cak Toni memberi energi positif yang menular kepada seluruh peserta, membuat kegiatan senam sehat terasa lebih hidup dan penuh kegembiraan.

Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga wujud nyata kedekatan Partai NasDem dengan masyarakat. Salah satu acara yang paling diminati adalah senam sehat dan pembagian hadiah, yang dipimpin langsung oleh Kak Khurul Fatoni, kader aktif Partai NasDem Jember.

Sejak pagi, ribuan warga tampak antusias memadati area kegiatan. Dengan semangat dan senyum ramah, Kak Khurul menyapa para peserta sekaligus memberi motivasi agar terus menjaga pola hidup sehat.

“Kegiatan seperti ini kami hadirkan agar masyarakat bisa sehat, bahagia, sekaligus merasakan kebersamaan bersama NasDem. Semoga semangat perubahan tetap menyala,” ujar Kak Khurul Fatoni.

Selain senam zumba, perayaan HUT ke-14 Partai NasDem juga dimeriahkan dengan berbagai hadiah hiburan dan doorprize menarik. Tak hanya itu, kegiatan sosial seperti donor darah yang digelar sebelumnya juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Banyak warga mengaku senang dapat mengikuti kegiatan yang menyehatkan sekaligus berkesempatan membawa pulang hadiah. Perayaan ini menjadi bukti bahwa Partai NasDem di Jember terus konsisten hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam wacana politik, tetapi melalui kegiatan nyata yang bermanfaat dan mempererat tali kebersamaan.

Reporter: Sofyan

SMP Negeri 41 Konawe Selatan Melaksanakan Upacara bendera dan Memperingati Hari Pahlawan

0

Hari ini bertepatan 10 November 2026,SMP negeri 41 konsel melaksanakan upacara bendera sekaligus memperingati hari pahlawan,dalam Amanatnya Kepada Sekolah SMP negeri 41 konsel , SARPIN,S.Pd,M.Pd Menyampaikan pentingnya Kedisiplinan dan Meneladani Para pendahuluan pendiri bangsa,tak lupa pula menitipkan pesan kepada seluruh para peserta agar senantiasa menjunjung tinggi jiwa nasionalisme

Polres Aceh Barat Selidiki Penyebab Terjadinya Ledakan Pabrik Es &Depot Air Minum Di Ujong Baroh

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Polres Aceh Barat melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ledakan yang terjadi di pabrik es kristal dan depot air minum isi ulang Zam-Zam Mia di Lorong Nangka 1, Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, pada Minggu 9/11/2025) Sekira pukul 12.25 WIB

Ledakan tersebut mengakibatkan dua orang pekerja mengalami luka-luka akibat tertimpa puing plafon yang runtuh. Kedua korban diketahui bernama Juli (43) dan Ali (38), keduanya warga Alue Billie, Kabupaten Nagan Raya. Saat ini, kedua korban telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, ledakan diduga bersumber dari tabung freon pada alat pendingin mesin es kristal.

“Tim Inafis bersama personel Polsek Johan Pahlawan sudah melakukan pemeriksaan awal di lokasi. Dugaan sementara, sumber ledakan berasal dari sistem pendingin atau tabung freon. Namun untuk memastikan penyebab pastinya, kami masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan,” ujar Kapolres.

Dijelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik usaha, Khaidar (52), setelah mendapat laporan dari warga sekitar yang mendengar suara ledakan keras dari arah pabrik miliknya. Saat mendatangi lokasi, ia mendapati kondisi bangunan berantakan dan sebagian plafon ambruk akibat ledakan.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah pengamanan dan memastikan tidak ada risiko lanjutan di lokasi kejadian.

“Selain penyelidikan penyebab, kami juga fokus pada keselamatan masyarakat di sekitar lokasi. Area telah diamankan dan dipasang garis polisi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan kerja dan memastikan seluruh peralatan industri, terutama yang menggunakan gas bertekanan tinggi, berada dalam kondisi aman dan sesuai standar operasional.

“Polres Aceh Barat mengajak masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di lingkungan kerja dan tidak ragu melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi membahayakan keselamatan,” pesan Kapolres.

Hingga berita ini diterbitkan, nilai kerugian material akibat insiden tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian. Situasi di lokasi kejadian telah kondusif dan masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya ****

PEJABAT LOMBOK BARAT KEHILANGAN AKAL SEHAT DAN HATI NURANI Lombok Barat, Redaksi

0

PEJABAT LOMBOK BARAT KEHILANGAN AKAL SEHAT DAN HATI NURANI

Lombok Barat, Redaksi.co — Akhir tahun 2025 menjadi masa penuh sorotan bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Serangkaian kebijakan dan dinamika politik di daerah ini dinilai mencederai rasa keadilan publik serta menjauh dari tanggung jawab moral terhadap kesejahteraan rakyat.

Kebijakan seperti kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN, pembangunan Alun-Alun Gerung melalui pergeseran anggaran, revitalisasi Bundaran Gerung dengan proyek videotron bernilai miliaran rupiah, hingga pemecatan lebih dari 1.600 tenaga

honorer menimbulkan kegaduhan dan kekecewaan luas di masyarakat.

Belum reda polemik tersebut, kini muncul deadlock pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun 2026 antara pihak eksekutif dan legislatif, yang dianggap mencerminkan disharmoni antarlembaga pemerintahan di Lombok Barat.

“Pejabat Lombok Barat Kehilangan Akal Sehat dan Hati Nurani”

Aktivis muda Erwin Ibrahim dari gerakan Waktu Indonesia Bergerak (WIB) menyoroti tajam situasi ini. Ia menyebut bahwa pejabat Lombok Barat telah kehilangan arah moral dan kepekaan terhadap penderitaan rakyat.

“Pejabat Lombok Barat seolah kehilangan akal sehat dan hati nurani. Publik sebagai pemilik kedaulatan kini hanya menjadi penonton dan korban dari ego serta arogansi pejabat publik,”
ujar Erwin Ibrahim kepada Redaksi.co, Sabtu (9/11/2025).

Ia menambahkan, kondisi ekonomi masyarakat Lombok Barat kini berada di posisi terendah kedua di Provinsi NTB, dengan status sebagai kabupaten berkategori kemiskinan ekstrem, sehingga pertikaian politik antarpejabat menjadi ironi di tengah derita rakyat.

Disharmoni Eksekutif dan Legislatif: Cermin Lemahnya Demokrasi Daerah

Erwin juga menyoroti rencana penggunaan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) untuk menetapkan APBD Tahun 2026 jika pembahasan bersama DPRD tidak mencapai kesepakatan.

> “Jika Perkada sampai digunakan hanya karena tidak ada mufakat, itu artinya pemerintah daerah lupa makna demokrasi yang sesungguhnya. Musyawarah untuk mufakat adalah roh dari sistem pemerintahan kita,” tegasnya.

Ia menilai langkah tersebut bukan sekadar pelanggaran etika politik, tetapi juga sinyal hilangnya semangat kebersamaan antara eksekutif dan legislatif.

Pandangan Tokoh Pemuda Sekotong: Pemerintah Harus Introspeksi Diri

Tokoh pemuda Sekotong, Muhadisin, turut memberikan pandangan tegas terkait kondisi yang kian memprihatinkan ini. Menurutnya, para pejabat Lombok Barat perlu melakukan introspeksi diri dan kembali pada nilai-nilai moral dalam menjalankan amanah jabatan.

> “Pemerintah daerah semestinya menjadi contoh moral dan pelayan rakyat, bukan malah mempertontonkan perebutan kepentingan. Jangan biarkan rakyat kehilangan kepercayaan,”
ujar Muhadisin kepada Redaksi.co.

Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan publik harus berpihak kepada rakyat kecil, bukan justru menambah beban di tengah kesulitan ekonomi.

“Ketika rakyat menjerit karena kemiskinan, pejabat justru sibuk berdebat dan menampilkan drama politik. Ini sudah saatnya semua pihak turun ke bumi dan mendengar suara rakyat,” pungkasnya.

Dasar Hukum dan Pandangan Kemendagri

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengatur secara tegas mekanisme penyusunan dan penetapan APBD dalam berbagai peraturan. Berikut beberapa pasal penting yang menjadi rujukan:

1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Pasal 1 ayat (2): “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar.”

Pasal 18 ayat (1): “Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan kabupaten/kota, yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah.”

Pasal 33 ayat (3): “Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”


2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

Pasal 310 ayat (1): “Kepala daerah bersama DPRD membahas rancangan peraturan daerah tentang APBD untuk mendapat persetujuan bersama.”

Pasal 311 ayat (2): “Kepala daerah wajib menyampaikan rancangan APBD kepada DPRD untuk dibahas bersama paling lambat 60 hari sebelum tahun anggaran berjalan.”

3. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

Pasal 90 ayat (2): “Dalam hal pembahasan KUA dan PPAS tidak tercapai kesepakatan, kepala daerah dan DPRD melanjutkan pembahasan sampai diperoleh kesepakatan bersama.”

Pasal 116 ayat (1): “Dalam hal rancangan APBD tidak disetujui bersama antara kepala daerah dan DPRD, kepala daerah menetapkan Peraturan Kepala Daerah tentang APBD setelah mendapatkan evaluasi Menteri Dalam Negeri.”

4. Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah
Menegaskan bahwa Peraturan Kepala Daerah (Perkada) hanya dapat digunakan apabila pembahasan bersama DPRD tidak mencapai kesepakatan hingga batas waktu tertentu, dan harus mendapat evaluasi dari Kemendagri sebelum diberlakukan.

Kritik Moral: Pemerintah Daerah Jangan Abai Nurani

Erwin Ibrahim menegaskan, pejabat publik tidak boleh melupakan tanggung jawab moral dan sosial terhadap masyarakat yang mereka layani.

> “Jangan ajari rakyat untuk muak. Kalian boleh punya kewenangan, tapi jangan lupa tanggung jawab moral kalian terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, konflik politik yang tidak produktif hanya akan memperdalam ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

“Yang dibutuhkan rakyat adalah solusi, bukan drama politik,” tutup Erwin.

Sumber: Redaksi.co
Reporter: Abach Uhel
*Media Nasional Investigasi

 

Pabrik Es Kristal Di Lorong Nangka Meledak,Dua Pekerja Dilarikan Kerumah sakit

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Ledakan kembali mengguncang Kota Meulaboh. Kali ini terjadi di sebuah pabrik es kristal yang berlokasi di Jalan Nangka, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Minggu siang 9/11/2025

Berdasarkan pantauan media ini di lokasi kejadian , bangunan pabrik tampak mengalami kerusakan berat. Dinding dan plafon hancur, sementara atap bangunan jebol akibat kuatnya tekanan ledakan. Bahkan, sebuah tabung freon terlempar ke luar bangunan.

Salah satu karyawan yang selamat menyebutkan bahwa pabrik tersebut baru beroperasi kurang dari setahun dan selama ini tidak pernah mengalami kendala.

Tim media sempat bertemu dengan pemilik pabrik, Khaidar. Ia membenarkan bahwa dua karyawannya, masing-masing bernama Tata dan Juli, telah dilarikan ke rumah sakit.

“Keduanya hanya mengalami luka ringan. Saat kejadian saya tidak berada di lokasi, karena baru pulang dari shalat,” ujar Khaidar.

Suara dentuman keras sempat membuat warga sekitar panik dan trauma, terlebih insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah peristiwa ledakan tabung oksigen yang juga mengguncang Meulaboh.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian telah memasang police line dan lokasi telah disterilkan oleh tim rescue untuk proses penyelidikan lebih lanjut ****

Tinjau Markas Yontaipur, Kasad: Pelihara Kemampuan Kalian Agar Selalu Siap untuk Setiap Penugasan

0

CIKARANG || Redaksi.co – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan pentingnya menjaga dan memelihara kemampuan tempur agar prajurit senantiasa siap dalam setiap penugasan. Hal tersebut disampaikan Kasad saat meninjau Markas Batalyon Intai Tempur (Yontaipur) Kostrad di Cikarang, Jawa Barat.

“Pelihara kemampuan kalian. Pangkostrad, Komandan Batalyon, latih betul dan siapkan betul (para prajurit), perhatikan moril anggota agar Taipur dapat terus menjadi satuan yang bisa dibanggakan. Kalau mau jadi jagoan itu mudah, tinggal latihan, tapi kadang-kadang memelihara kemampuan itu yang lebih sulit,” pesan Kasad (7/11).

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menekankan bahwa setiap prajurit yang ditugaskan harus benar-benar dipersiapkan dengan baik, termasuk dalam hal kemampuan perorangan maupun kelengkapan peralatan yang mendukung pelaksanaan tugas. Ia menegaskan bahwa kesiapan operasional harus menjadi budaya di setiap satuan, terutama bagi Yontaipur yang memiliki peran penting dalam operasi tempur darat.

Tatap muka Kasad dengan prajurit Yontaipur berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Dalam dialog terbuka tersebut, Kasad juga menerima berbagai masukan dan saran dari para prajurit terkait pelaksanaan tugas di lapangan. Ia menambahkan bahwa kesiapan penugasan tidak hanya dibutuhkan untuk misi di dalam negeri, tetapi juga untuk penugasan di luar negeri yang menuntut profesionalisme tinggi dan kemampuan adaptif prajurit.

Kasad juga berharap seluruh prajurit Yontaipur mampu melaksanakan setiap penugasan dengan sebaik-baiknya, membawa nama baik satuan, serta mengharumkan bangsa dan negara.

Usai memberikan pengarahan, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak didampingi Pangkostrad Letjen TNI Muhammad Fadjar dan para pejabat utama Mabesad berkesempatan makan siang bersama prajurit serta meninjau perlengkapan perorangan maupun perlengkapan satuan Yontaipur Kostrad. (**)

Sumber: Dispenad

Gus’e Menyapa Warga Kecamatan Jombang, Ning Gyta Ajak Hidup Sehat dan Guyub

0
0-0x0-0-0#

JEMBER, Redaksi.co – Suasana pagi di Kecamatan Jombang tampak begitu meriah dan penuh warna. Sejak matahari baru menampakkan sinarnya, ribuan warga sudah memadati area lapangan Desa Padomasan untuk mengikuti rangkaian Gus’e Menyapa. Acara Pesta Kampung diisi senam dan jalan sehat bersama Ning Gyta. Kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah kebersamaan masyarakat dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Jombang (09/11/2025).

Dengan senyum ramah dan energi yang menular, Ning Ghyta Eka Puspita, istri dari Bupati Jember Muhammad Fawaid, membuka acara dengan penuh semangat. Ia menyapa warga satu per satu, menebar semangat positif, terutama kepada para ibu-ibu yang antusias mengikuti gerakan senam diiringi musik ceria.

Seluruh OPD datang ke lapangan terbuka di samping kantor desa, sehingga tampak ribuan orang tumpah ruah.

Dalam sambutannya, Neng Gita mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat sehat dan guyub rukun.

“Saya bahagia sekali bisa melihat semangat panjenengan semua pagi ini. Olahraga itu bukan hanya soal tubuh yang sehat, tapi juga hati yang gembira dan kebersamaan yang kuat. Kalau kita kompak, Jombang pasti tambah maju dan bahagia,” ujarnya dengan senyum hangat.

0-0x0-0-0#

Kehadiran Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si. juga tampak di atas panggung Pesta Kampung.

Camat Jombang Farisa Jamal Taslim, S.STP., M.M. yang turut hadir bersama seluruh kepala desa dan perangkatnya semakin menambah kekompakan suasana.

Tidak hanya sekadar olah raga, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat.

Usai senam, peserta tampak bersemangat mengikuti jalan sehat sambil bercanda ringan dan menikmati udara pagi yang segar. Di sepanjang rute, warga yang menonton turut melambaikan tangan dan memberi semangat.

Tak hanya olah raga, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik, door prize dan hadiah utama, menambah keceriaan acara. Tawa, tepuk tangan, dan teriakan riang terdengar di mana-mana  menjadikan pagi itu bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga pesta kebersamaan warga Jombang.

Setelah tiba kembali di garis finish peserta jalan sehat disambut rintik hujan. Semakin lama hujan makin deras tetapi tidak menyurutkan antusias masyarakat Jombang. Alunan musik dan penyanyi di atas panggung membakar suasana dingin.

Jalan Sehat dan Pesta Kampung itu bagian dari rangkaian kegiatan Gus’e Menyapa di Kecamatan Jombang. Setelah itu Gus Fawait melanjutkan ke acara berikutnya,  pertemuan dengan petani, ketua RT RW, kader posyandu dan guru ngaji.

Reporter: Sofyan

Rumah Wartawan Ambulu Roboh Tiba-Tiba, BPBD dan Dinsos Gerak Cepat

0

JEMBER, redaksi.co – Musibah tak terduga menimpa Agus Sugiyanto, wartawan Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Jember. Tanpa hujan, tanpa angin, atap dapur rumahnya tiba-tiba roboh, Sabtu pagi (8/11/2025), di Dusun Krajan Gang 1 No.10 RT 02 RW 013, Kauman Selatan, Desa Ambulu, sekitar 100 meter arah selatan Masjid Jami Ambulu.

Pagi itu berjalan seperti biasa. Istrinya, Winarsih, baru saja mengantar anak mereka ke sekolah. Setiba di rumah, ia langsung menuju dapur untuk mencuci piring. Di ruang tamu, Agus tengah menulis berita untuk portal www.pandhalungan.com. Tiba-tiba terdengar suara “krak!” seperti kayu yang retak. “Mas, suara apa itu?” tanya Winarsih curiga. “Paling tikus, Ma,” jawab Agus santai.

Beberapa menit kemudian, tanpa sebab jelas, separuh atap dapur beserta tembok pembatas ruang tengah mendadak roboh. Suara gemuruh disertai debu tebal memenuhi ruangan. Beruntung, Winarsih lolos dari reruntuhan hanya dalam hitungan detik.

Agus berlari dari ruang tamu dan mengevakuasi istrinya keluar rumah. Warga sekitar yang mendengar suara keras langsung berhamburan datang membantu, membersihkan puing-puing dengan alat seadanya.

Kabar robohnya rumah tersebut segera menyebar melalui grup WhatsApp GWI Jember. Rekan-rekan wartawan pun langsung bergerak, menghubungi Dinas Sosial, BPBD, dan Dinas PU BM SDA Jember.

Tak butuh waktu lama, bantuan dari kejadian itu rumah Agus berdatangan dari Dinas PU BM SDA menyalurkan 1 sak semen untuk membantu perbaikan, BPBD Jember, melalui Tim Reaksi Cepat yang dipimpin Ferry, membawa peralatan memasak, timba, dan perlengkapan rumah tangga, Dinas Sosial Jember datang membawa 2 paket sembako, 1 kotak peralatan dapur, dan 2 dus mi instan.

Dalam kejadian ini Agus memperkirakan kerugian akibat robohnya atap mencapai sekitar Rp25 juta. Meski terpukul, ia mengaku terharu atas cepatnya respon pemerintah dan kepedulian sesama wartawan.

“Saya benar-benar tidak menyangka. Semua datang begitu cepat. Terima kasih untuk teman-teman dan warga yang peduli, ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujar Agus dengan suara bergetar.

Agus yang dikenal sebagai wartawan yang ramah dan aktif menulis berita sosial serta program pemerintah daerah, kini merasakan langsung hangatnya solidaritas dari masyarakat dan rekan seprofesi.

Musibah tanpa sebab ini menjadi pengingat, bahwa meski atap bisa roboh kapan saja, kepedulian dan gotong royong masyarakat tak akan pernah runtuh.

Reporter: Sofyan

Pagelaran Seni Umbulsari, Simbol Kebangkitan Kesenian Tradisional Jawa Timur

0

JEMBER, redaksi.co – Ribuan warga tampak antusias menikmati beragam pertunjukan yang menampilkan kekayaan seni khas Jawa Timur. Di antaranya Tari Remo, Kuda Kencak dari Lumajang, Tari Mapeken oleh siswa-siswi SDN Tegalwangi 02, serta Ludruk Baru Muntjul, kelompok seni asal Kerangkongan, Umbulsari, yang menjadi magnet utama malam itu.

Pagelaran seni dan budaya ini digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga dan membangkitkan kembali kesenian tradisional di tengah arus modernisasi.

Acara berlangsung di Taman Olahraga Dusun Jatilawang, Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari, Sabtu (8/11/2025) pukul 08.00 WIB.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kebijakan, di antaranya: H. Deni Prasetya, SE – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Abdullah Afif, SE., MM. ,Kepala Seksi Laboratorium Kesenian UPT Laboratorium Pelatihan dan Pengembangan Kesenian, mewakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur

Selain itu berlangsungnya kegiatan ini juga di hadiri oleh Unsur Forkopimda Kabupaten Jember serta Unsur Forkopimca Kecamatan Umbulsari.

Dalam sambutannya, Abdullah Afif menegaskan bahwa kesenian rakyat seperti ludruk menyimpan nilai budaya dan sosial yang harus terus dijaga. “Ludruk adalah cermin kehidupan masyarakat. Ia bukan sekadar tontonan, melainkan sarana penyampai pesan moral dan kritik sosial,” ujarnya.

Ditempat yang sama H. Deni Prasetya menekankan pentingnya peran pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan seni tradisional Jawa Timur.

“Ludruk dan kesenian tradisional lainnya merupakan jati diri Jawa Timur. Kita harus memastikan kesenian ini tetap hidup dan mampu beradaptasi tanpa kehilangan ruh budaya,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap tumbuh kembali kesadaran masyarakat untuk mencintai, merawat, dan melestarikan seni budaya lokal sebagai wujud kebanggaan terhadap warisan leluhur yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa.

Reporter: Sofyan

Ketua Ketua Dekranasda Aceh Barat Hadiri Rakor Tingkat Provinsi Di Banda Aceh

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Barat, Ny. Afrinda Novalia, SE, MM turut hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Dekranasda tingkat provinsi bersama 23 kabupaten/kota lainnya di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Sabtu 8/11/2025

Kegiatan strategis yang digelar hari ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi pembinaan UMKM dan pengembangan kerajinan unggulan daerah di Aceh.

Ny. Afrinda Novalia mengatakan, selain rakor, rangkaian acara juga diramaikan dengan Pameran Kriya Unggulan Dekranasda yang berlangsung di Pasar Tani, Jalan Nyak Makam, Banda Aceh. Puluhan stand menampilkan produk-produk unggulan berbasis budaya lokal, mulai dari kerajinan tangan, tenun, aksesoris, hingga kuliner khas yang menjadi kebanggaan daerah masing-masing.

Ny. Afrinda Novalia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting bagi daerah untuk saling belajar, sekaligus memperluas peluang promosi bagi pelaku UMKM binaan Dekranasda.

“Rakor dan pameran ini bukan hanya ajang pertemuan antar pengurus, tetapi juga kesempatan besar bagi perajin lokal untuk naik kelas, memperluas jaringan, dan mengenalkan produk Aceh Barat ke pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Stand pameran Aceh Barat pun menarik perhatian pengunjung, dengan menampilkan karya-karya kriya berciri khas daerah, yang dinilai mampu bersaing dan memiliki daya jual tinggi di pasar nasional, ucap Afrinda Novalia

Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong sinergi yang lebih kuat antar Dekranasda, serta mempercepat pertumbuhan sektor industri kreatif Aceh, khususnya dalam memperkuat ekonomi berbasis kerajinan lokal, pungkasnya ****