Beranda blog Halaman 421

Drama Deadlock KUA-PPAS Lombok Barat: Antara Panggung Politik dan Realitas Kekuasaan

0

Drama Deadlock KUA-PPAS Lombok Barat: Antara Panggung Politik dan Realitas Kekuasaan

Lombok Barat, Redaksi.co — Polemik kebuntuan atau deadlock antara eksekutif dan legislatif dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Lombok Barat kembali menjadi sorotan publik. Namun, masyarakat diimbau agar tidak ikut larut dalam pusaran perdebatan politik tersebut.

Menurut Samsul Gchunk dari Masyarakat Transparansi Anggaran, dinamika yang terjadi sejatinya merupakan hal lumrah dalam politik anggaran daerah.

> “Sandiwara politik memang panggungnya eksekutif dan legislatif. Tarik-ulur yang terjadi adalah bagian depan yang diperlihatkan kepada rakyat, sementara panggung belakang tetap menjadi arena lobi sesungguhnya,” ujar Samsul kepada Redaksi.co, Sabtu (8/11/2025).

Bupati Dapat Gunakan APBD Tahun Sebelumnya

Samsul menjelaskan, jika pada akhirnya Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), memilih menggunakan nomenklatur APBD tahun sebelumnya karena tidak tercapai kesepakatan dengan DPRD, langkah itu tidak menyalahi aturan.

> “Itu sah secara hukum dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang memperbolehkan kepala daerah menggunakan APBD tahun lalu apabila dalam 60 hari sejak pengajuan rancangan APBD belum ada persetujuan bersama,” jelasnya.

Menurutnya, keputusan semacam itu bukan bentuk pembangkangan politik, melainkan mekanisme hukum yang dirancang agar roda pemerintahan dan pembangunan tetap berjalan tanpa harus menunggu kompromi politik yang berlarut-larut.

Peta Politik: LAZ dalam Posisi Strategis

Dari sisi politik, Bupati Lalu Ahmad Zaini (LAZ) berada pada posisi yang cukup kuat. Selain sebagai kepala daerah, LAZ juga menjabat sebagai Ketua DPW PAN Provinsi NTB, posisi strategis yang membawahi sepuluh kabupaten/kota di NTB.

> “Walaupun di Lombok Barat PAN hanya memiliki empat kursi DPRD, posisi LAZ sebagai pimpinan partai di tingkat provinsi tentu menempatkannya di level politik yang lebih tinggi dibanding para anggota DPRD yang rata-rata hanya menjabat ketua DPD partai di tingkat kabupaten,” terang Samsul.

Ia menambahkan, apabila langkah bupati dalam menekan besaran pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD dilakukan untuk menjaga efisiensi, pemerataan pembangunan, dan menghindari korupsi, maka langkah tersebut justru layak mendapat dukungan publik.

> “Selama tujuannya jelas untuk kepentingan masyarakat dan bukan untuk kepentingan politik, rakyat pasti mendukung,” tambahnya.

Politik Anggaran dan Panggung Kesepakatan

Samsul menilai bahwa drama politik antara eksekutif dan legislatif bukanlah hal baru di Lombok Barat. Perdebatan keras di awal, kata dia, sering kali diakhiri dengan kesepakatan bersama.

> “Kita sudah sering dipertontonkan tarik-ulur anggaran yang ujung-ujungnya disepakati juga. Contohnya pembangunan Alun-Alun depan Kantor Bupati, yang semula menuai kritik namun akhirnya disetujui karena dianggap strategis untuk mendukung rencana pembebasan jalan dari Masjid Jami’ Gerung ke arah timur,” ujarnya.

Selain itu, perubahan tampilan Gedung Putih Kantor Bupati menjadi biru-putih juga menjadi simbol langkah politik dan identitas pemerintahan yang baru.

> “Semua aman-aman saja tanpa protes berarti. Itu bagian dari strategi komunikasi kekuasaan yang halus,” tambahnya.

Legacy Kepemimpinan dan Persepsi Publik

Samsul menilai, arah kebijakan dan keputusan politik yang diambil oleh Bupati Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mencerminkan upaya membangun legacy atau jejak kepemimpinan yang akan dikenang di masa mendatang.

> “Jejak itu sedang ditanam, baik dari sisi kebijakan, pembangunan, maupun simbol politik. Itu wajar, setiap pemimpin tentu ingin meninggalkan warisan yang bisa diingat publik,” tegasnya.

Ia menutup dengan pernyataan bahwa perdebatan antara eksekutif dan legislatif saat ini sejatinya hanyalah bagian dari dinamika politik daerah yang akan berujung pada kesepakatan.

> “Pada akhirnya mereka akan duduk bersama. Semua hanya soal waktu,” pungkas Samsul.

📰 Redaksi.co

Penulis: Abach Uhel

Editor: Tim Redaksi

Semarak Kejurda Regu Kibar Bendera DKI Jakarta: Forbasi Dorong Prestasi Non-Akademik Siswa

0

Redaksi.co, Jakarta | Federasi Olahraga Baris-Berbaris Indonesia (Forbasi) DKI Jakarta menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Regu Kibar Bendera di Balai Kota Jakarta. Ajang ini menjadi wadah bagi pelajar tingkat SMP dan SMA untuk menyalurkan semangat disiplin dan sportivitas dalam bidang baris-berbaris.

Ketua Forbasi DKI Jakarta, Causar Putra Elman, mengatakan kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan berjenjang menuju tingkat nasional yang akan digelar pada Desember mendatang.

“Untuk Jakarta ada 30 tim kelompok umur 15 tahun dan 30 tim kelompok umur 19 tahun. Ini bagian dari pembinaan berkelanjutan dari tingkat cabang hingga nasional,” ungkap Causar.

Ia menambahkan, Forbasi berada di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) dan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Komnas Anak, untuk memastikan pembinaan berjalan aman dan positif bagi peserta muda.

Kausar juga menyoroti pentingnya kegiatan ini sebagai jalur prestasi non-akademik bagi pelajar.

“Kami ingin anak-anak punya kesempatan berprestasi di luar akademik. Sertifikat kejuaraan ini bisa jadi bekal jalur prestasi mereka,” ujarnya.

Meski hanya digelar satu hari, Kejurda ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memfasilitasi penggunaan Balai Kota sebagai lokasi perlombaan.

Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari upaya Forbasi untuk memasyarakatkan olahraga baris-berbaris sejak usia dini. Rencananya, pada Desember mendatang Jakarta akan kembali menjadi tuan rumah final kejuaraan nasional untuk kategori PBB (Peraturan Baris-Berbaris.).

“Forbasi berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah memberi ruang bagi anak-anak untuk berkompetisi sehat. Harapan kami kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan mendapat apresiasi lebih luas,” tutup Causar.

Ketum PROGIBRAN Firdaus Oiwobo Apresiasi Langkah Hukum Terhadap Roy Suryo

0

Redaksi.co, Jakarta | Organisasi Pro Gibran (Progibran) menggelar konferensi pers di kawasan Mahakam, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025), usai kabar penetapan status tersangka terhadap Roy Suryo dan beberapa pihak lain oleh Polda Metro Jaya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Progibran, Dr. M. Firdaus Oiwobo, Amd., S.H., S.H.I., M.H., Pid., Pdt., CFLS, CLA, ALC, CMK, Ketua Dewan Pembina Progibran Andre Yakub, sejumlah aktivis, serta publik figur seperti Barbie Kumalasari dan Ketua Umum LSM Kampak Mas-RI Macindy Pradhita.

Dalam keterangannya, Firdaus Oiwobo menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya atas langkah hukum yang diambil terhadap Roy Suryo. Ia menilai penetapan tersangka tersebut sebagai bentuk keberhasilan aparat menjaga stabilitas nasional dari provokasi dan opini menyesatkan.

“Status tersangka Roy Suryo patut disyukuri. Ini kemenangan moral bagi masyarakat yang selama ini melawan provokasi dan fitnah terhadap Presiden Jokowi, Mas Gibran, serta Pak Prabowo,” ujar Firdaus.

Firdaus juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga ke persidangan.

“Kami siap turun ke lapangan bila diperlukan. Progibran berdiri untuk menjaga dan mendukung pemerintahan Pak Prabowo dan Mas Gibran agar tetap fokus membangun bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Barbie Kumalasari menyampaikan rasa lega atas hasil perjuangan panjang tim Progibran.

“Selama tujuh bulan kami berjuang melawan opini yang menyesatkan. Akhirnya kebenaran terungkap,” kata Barbie

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Kampak Mas-RI, Macindy Pradhita, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah hukum yang diambil aparat.

“Rakyat butuh ketenangan, bukan kegaduhan. Kami mendukung pemerintah agar Indonesia tetap damai dan sejahtera,” ujar Macindy.

Konferensi pers diakhiri dengan ajakan Firdaus kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga kondusivitas dan tidak terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah bangsa.

Pemkab Aceh Barat Salurkan Bantuan Untuk Warga Yang Terdampak Ledakan Tabung Oksigen

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil SH bersama dengan Kepala Dinsos, Kepala BPBD dan Camat Johan Pahlawan mengunjungi serta menyerahkan bantuan kepada warga terdampak musibah ledakan tabung oksigen beberapa waktu lalu.

Bantuan dari Pembak Aceh Barat tersebut diserahkan langsung oleh Said Fadheil kepada Keuchik Desa Gampa di halaman kantor Keuchik setempat pada Jumat 7/11/2025)

Said mengatakan, bantuan yang diberikan berupa makanan untuk anak bayi dan orang dewasa, dan beberapa perlangkapan atau kebutuhan lainnya.

“Harapan kami dari Pemkab Aceh Barat, bantuan ini dapat segara disalurkan untuk memudahkan masyarakat yang terkena musibah ini,” kata Said.

Dikatakan Said, berdasarkan hasil pantauan nya di sekitar lokasi kejadian terdapat sejumlah rumah yang mengalami kerusakan berat, ledakan tabung oksigen tersebut berdampak hingga radius 230 meter.

“Yang sudah terdata ada sebanyak 15 rumah yang rusak, tapi sampai saat ini pihak desa masih terus mendata rumah – rumah mana saja yang terkena dampak dari ledakan tabung oksigen pada Rabu lalu,” katanya.

Said berharap, bantuan yang diberikan oleh Pemkab Aceh Barat tersebut dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak dari insiden ledakan tabung oksigen pada Rabu lalu ****

Kapolda Maluku Utara Lakukan Mutasi dan Rotasi 361 Personel, dari Perwira hingga Bintara

0

REDAKSI.CO – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si. kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan terhadap sejumlah personel di lingkungan Polda Maluku Utara dan jajaran Polres.

Keputusan ini tercantum dalam surat telegram Kapolda Malut nomor: ST/382/XI/KEP/2025, ST/383/XI/KEP/2025, dan ST/384/XI/KEP/2025.

Berdasarkan surat keputusan tersebut, sebanyak 211 perwira, 45 bintara, dan 105 bhabinkamtibmas mengalami rotasi jabatan.

Rotasi jabatan tersebut mencakup sejumlah posisi strategis, antara lain:

Kompol Subri Affandi, sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagrenmin Ditsamapta Polda Malut, kini diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagren Polres Kepulauan Sula. Posisi lamanya diisi oleh AKP Bahrun Hi. Syahban, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagren Polres Kepulauan Sula.

AKP Umar Kombong, S.H. sebelumnya menjabat Kasi Humas Polres Ternate, kini dimutasi sebagai PS Kabaglog Polres Ternate. Posisi lamanya diisi oleh IPDA Sudirjo, S.I.P. yang sebelumnya menjabat Kasubsi PIDM Si Humas Polres Ternate.

Iptu Wahyuddin, Kapolsek Ternate Utara, dipindahkan menjadi PS Panit 1 Sipammat Subditgasum Dit Samapta Polda Maluku Utara. Jabatan Kapolsek Ternate Utara kini diemban Iptu Rizki Kurniawan Tresnadi, S.Tr.K. yang sebelumnya menjabat Pamin 7 Subagrenmin Ditreskrimsus Polda Maluku Utara.

Ipda Sofyan Torid, S.H. Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara, dimutasi menjadi PS Paur 1 Subbidbankum Bidkum Polda Maluku Utara. Posisinya digantikan Iptu Rinaldi Anwar, S.Tr.K. yang sebelumnya menjabat Kasat Narkoba Polres Kepulauan Sula.

Sementara itu, IPTU Irfan Muzaffar Sondani, S.Tr.K. ditunjuk sebagai Kasat Lantas Polres Halmahera Selatan, menggantikan AKP Adil, S.Sos., S.AP., M.Si. yang kini menjabat Kasubbagrenmin Ro SDM Polda Maluku Utara.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa mutasi di tubuh Polri merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari dinamika organisasi.

“Mutasi jabatan adalah langkah penyegaran dan bentuk pembinaan karier bagi personel. Melalui rotasi jabatan, diharapkan setiap anggota dapat terus mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan memberikan kinerja terbaik di tempat tugas yang baru,” ungkap Kabid Humas.

Kabid berharap, rotasi ini dapat memperkuat soliditas dan semangat kerja di setiap satuan fungsi kepolisian di wilayah Maluku Utara.

“Mutasi adalah langkah untuk memberikan pengalaman dan tantangan baru bagi personel agar terus berkembang,” tutup Kabid.

_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 7 November 2025_

Warga Minta Petugas DLH Bersihkan Sampah Dileges Jembatan Penghubung Dua Kecamatan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Tokoh masyarakat Dusun Raja Aceh Gampong Leuhan Kecamatan Johan pahlawan Kabupaten Aceh Barat mempertanyakan komitmen Dinas Lingkungan Hidup setempat yang dinilai tidak
Respek terhadap laporan warga setempat terkait permintaan untuk membersihkan sampah di bantaran leges jembatan penghubung dua kecamatan tersebut yang di janjikan akan segera di bersihkan sampah nya , namun hingga selang waktu satu Minggu sejak dijanjikan di angkat dan di bersihkan belum eksekusi ,sehingga warga menilai pihak DLH setempat abai terhadap laporan warga.

Rajawan selaku tokoh masyarakat setempat yang merasa prihatin dengan kondisi tumpukan sampah disisi kiri kanan leges jembatan mengatakan ,selain tidak elok di pandang mata juga kerap menimbulkan aroma tak sedap saat melintasi jembatan pada Jumat 7/11/2025

” Seharusnya pihak DLH peka terhadap kondisi tumpukan sampah tersebut,apalagi sudah beberapa kali dilaporkan oleh warga,tapi di sayangkan biar sudah di tinjau dan di janjikan untuk segera di bersihkan,tapi coba lihat, saat ini masih saja belum di bersihkan ” Ujarnya keheranan

Ia juga mempertanyakan komitmen yang sering di lontarkan oleh pihak DLH di berbagai plafon media sosial baik itu media online maupun media lainnya
Berkomitmen dan siap siaga membersihkan semua sampah,tapi ini yang sudah di tinjau langsung oleh petugas DLH pun belum terealisasi.

“Demi untuk kebersihan dan keselamatan jembatan jangka panjang akibat tumpukan sampah di leges jembatan itu kami minta keseriusan petugas kebersihan untuk segera membersihkannya,bisa bisa bila di biarkan besi bisa karatan,kan efek kedepan resikonya kan besar ” Ujar Rajawan.

Lanjut Rajawan,selaku pihak yang berkompeten dibidang kebersihan, seharusnya bukan di seputaran kota yang menjadi atensi petugas,namun untuk pasilitas umum seperti jembatan juga harus di perhatikan, seperti ikut memberikan himbauan kepada warga untuk tidak membuang sampah ke sungai,memasang papan pengumuman di seputaran jembatan,maupun edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampahnya di area jembatan

” Selaku masyarakat,saya lihat DLH Aceh Barat eksis terhadap kebersihan cuma di media sosial, kenyataan dilapangan,sudah bertahun sampah di leges jembatan Leuhan -Ranto Panyang Barat itu tetap tidak di bersihkan,padahal,setiap hari armada kebersihan melewati jembatan tersebut ” Pungkasnya

Terkait persoalan penumpukan sampah di leges jembatan yang di suarakan warga agar di bersihkan,media mencoba mengkonfirmasi kepada Kabid KKL DLHK setempat Muslem.MSi Maupun Kepala Dinas Bhukari melalui pesan WhatsApp, namun sampai berita ini di terbitkan tidak membalasnya ****

Kejuaraan Tingkat Nasional Dilaksanakan Dalam Rangka Lintang Songo Cup IV Di UIN Tulungagung

0
oplus_0

 

Redaksi.co, TULUNGAGUNG – Penyelenggaraan pagelaran kejuaraan pencak silat Pagar Nusa tingkat Nasional yang di persembahkan oleh UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berlangsung 6 hingga 8 November 2025.

Di ikuti dan dihadiri darı berbagai daerah guna mewakili wilayah masing- masing, antara lain darı Kediri, Ponorogo, Trenggalek, Bojonegoro, Malang, dan banyak lagi tak terkecuali Tuan rumah Tulungagung sendiri, dengan berbagai kategori di lombakan dalam pertandingan tersebut untuk memperbutkan juara dalam tingkat Nasional.

Pagelaran pencak silat Pagar Nusa tingkat Nasional ini menjadi ajang silaturahmi dan memupuk persaudaraan sesama anggota dalam mengasah kemampuan dan menjalin ukhuwah islamiah sesuai dengan yang di perintahkan oleh pendiri Perguruan pecak silat Pagar Nusa( KH.Ma’sum Jauhari.)

Wakil ketua panitia, Erik mengatakan..
Kategori yang di lombakan yaitu; ada tunggal,regu, Solo kreatif., dalam acara tersebut juga dihadiri pimpinan pusat: Gus Sholah, Gus Am, Gus Nabil Harun, juga banyak lagi.

  1. Pagelaran ini menjadi awal di bukanya kejuaraan pencak silat tingkat Nasional yang di selenggarakan oleh UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan akan dilaksanakan setiap setahun sekali dengan lebih baik lagi, dan semoga tetap Istiqomah dalam sebuah pengabdian …”ujarnya”

Polres Jember Raih Peringkat Tiga Pengungkapan Kasus Terbanyak dalam Operasi Sikat Semeru 2025

0

JEMBER, Redaksi.co – Kepolisian Resor (Polres) Jember menggelar konferensi pers terkait hasil pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025, yang berlangsung sejak 22 Oktober 2025. Operasi ini digelar untuk menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor), kejahatan jalanan (street crime), premanisme, penganiayaan yang melibatkan oknum perguruan silat, serta penyalahgunaan senjata tajam.

Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Polres Jember berhasil menempati peringkat ketiga di jajaran Polda Jawa Timur dalam hal pengungkapan kasus.

“Selama Operasi Sikat Semeru 2025, Polres Jember berhasil mengungkap 212 kasus dengan 89 tersangka,” ujar Kapolres Bobby.

Dari jumlah tersebut, 10 kasus merupakan Target Operasi (TO) dengan 11 tersangka, sementara 202 kasus lainnya non-TO dengan 78 tersangka. Adapun rincian pengungkapan kasus meliputi:

Pencurian: 21 kasus (10 tersangka)

Curanmor: 87 kasus (25 tersangka)

Curas: 9 kasus (2 tersangka)

Curang: 83 kasus (27 tersangka)

Street crime: 12 kasus (13 tersangka)

Penyalahgunaan senjata tajam: 12 kasus (12 tersangka)

Dari hasil operasi tersebut, polisi juga mengamankan 23 unit sepeda motor hasil kejahatan curanmor.

Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menuturkan bahwa sejumlah kasus menonjol berhasil diungkap, termasuk kasus pencurian sepeda motor yang sempat viral di kawasan kampus. Dalam kasus ini, polisi menangkap empat tersangka utama dan satu penadah. Dari total 23 unit kendaraan yang dicuri, 15 unit telah berhasil ditemukan.

“Masyarakat yang merasa memiliki kendaraan tersebut kami imbau segera datang ke Polres Jember dengan membawa bukti kepemilikan,” kata Angga.

Selain itu, polisi juga mengungkap kasus pencurian hewan ternak yang melibatkan satu tersangka DPO yang baru berhasil diamankan. Tersangka diketahui beraksi bersama tiga orang lain, dua di antaranya telah menjalani hukuman sejak tahun lalu.

Petugas turut mengamankan satu pelaku kepemilikan senjata tajam di wilayah Kecamatan Jompo. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sejumlah celurit dan pisau di kendaraannya.

Kasus pencurian laptop yang sempat ramai di media sosial juga berhasil diungkap. Polisi menangkap satu tersangka beserta barang bukti laptop hasil curian dari kantor korban pada Kamis, 1 Mei 2025, sekitar pukul 02.30 WIB.

Kasus lainnya adalah penganiayaan berat di wilayah Semboro dengan motif cemburu. Pelaku menyerang siapa pun yang dianggap mirip dengan kekasih gelap istrinya.

Sementara itu, di wilayah Ambulu, polisi berhasil mengungkap kasus pencabulan dan pemerkosaan, dengan satu tersangka yang diketahui memiliki hubungan pribadi dengan korban, meski korban telah bersuami.

“Seluruh hasil pengungkapan ini merupakan wujud komitmen Polres Jember dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menekan angka kejahatan di wilayah hukum Jember,” pungkas Kapolres Bobby.

Reporter: Sofyan

Satgana PMI Jember bantu pencarian Siswa Hanyut

0

JEMBER, redaksi.co – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menerjunkan tim relawan bergabung dalam operasi pencarian seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dilaporkan hanyut terseret arus di Sungai Bedadung, pada Rabu (05/11/2025) sore.

PMI Jember mengirimkan personel dan perlengkapan untuk mendukung upaya proses pencarian. Dua satuan siaga bencana (Satgana) yang bergabung dengan unsur SAR gabungan diantaranya M. Faiturrahman dan Imam Rosyidi.

Keduanya bergabung dengan tim lainnya seperti Basarnas Pos SAR Jember, BPBD, TNI, Polri, dan berbagai komunitas relawan lainnya yang saat ini sudah melakukan proses pencarian.

“Untuk memperkuat tim gabungan dalam operasi pencarian, kami dari PMI Jember menerjunkan satu unit ambulan dan dua relawan kami yang saat ini sudah dilokasi,’ ujar Zainollah, SPd Ketua PMI Jember.

Hingga kamis sore proses pencarian masih berlangsung dilokasi dengan menyisir sepanjang aliran sungai bedadung yang tentunya juga pertimbangan kecepatan arus sungai dan titik rawan lainnya.

“kami dari PMI Jember mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai dengan arus deras,” tambah Zainollah. (*)

Siaga di Jam Rawan, Polisi Magetan Intensifkan Patroli malam Harkamtibmas

0

Redaksi.co, MAGETAN – Polres Magetan terus meningkatkan kegiatan patroli malam hari dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polres Magetan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat.

Kegiatan patroli dilaksanakan oleh Unit Patroli Polres Magetan di bawah kendali Pamapta serta Polsek jajaran dengan menyasar berbagai lokasi, mulai dari kawasan permukiman, obyek vital, hingga titik-titik rawan tindak kriminalitas dan kenakalan remaja. Petugas juga memantau lokasi yang kerap dijadikan ajang balap liar, konvoi kendaraan, maupun aktivitas mabuk-mabukan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Selain itu, patroli juga difokuskan pada jam-jam rawan terjadinya tindak kejahatan malam hari, dengan rute patroli yang disesuaikan pada jalur utama maupun kawasan sepi pemukiman. Kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir niat maupun kesempatan pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.

Kasi Humas Polres Magetan, Ipda Indra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan perintah langsung Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa agar seluruh jajaran meningkatkan intensitas patroli malam hari.

“Sesuai arahan Bapak Kapolres, seluruh Polsek jajaran diminta memperkuat patroli di jam-jam rawan, khususnya di lokasi yang berpotensi terjadinya tindak kriminalitas maupun kenakalan remaja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ipda Indra menambahkan bahwa patroli malam juga dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan dialogis kepada masyarakat, terutama kepada para remaja yang ditemui di lapangan. Tujuannya agar mereka tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Melalui kesempatan ini, Polres Magetan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

“Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat. Mari bersama-sama kita ciptakan Magetan yang aman, nyaman, dan kondusif,” pesan Ipda Indra. (humas)