Selasa, Maret 17, 2026
Beranda blog Halaman 358

POSE RI Minta Polda Sumsel Segera Usut Tuntas Peristiwa Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Keluang

0

Redaksi.co | Palembang- Puluhan kali sumur tambang minyak ilegal di wilayah hukum Polsek Keluang terbakar dan sudah banyak makan korba jiwa, kini kembali lagi membara pada hari Minggu sekira pukul 23.00 WIB.

Kejadian ini membuat masyarakat dan para pekerja di sekitar heboh, karena kobaran api yang begitu besar. Dari informasi yang diterima oleh awak media pemilik boran warga keluang berinisial AR,HR dan MF.

Kebakaran sumur minyak ilegal ini bukan pertama kalinya terjadi di wilayah tersebut, peristiwa serupa sering terjadi dan sudah banyak korban jiwa.

Adanya hal ini, membuat kesan seolah-olah operasi besar-besaran oleh Satgas Penanggulangan Ilegal Drilling dan Ilegal Refineri yang dibentuk berdasarkan Surat keputusan Gubernur Nomor 510 Tahun 2024 pada bulan Agustus lalu hanya sekedar formalitas belaka.

Kinerja ratusan personil Satgas yang turun langsung ke Keluang terkesan mandul, dan hanya menghamburkan ratusan juta uang negara secara sia-sia.

Hal ini sebagaimana yang dituturkan oleh Desri SH Ketua LSM Pose RI dan Aktivis Sumsel kepada awak media, Senin 20 Januari 2025

“Dua bulan belakangan sudah lebih dari 10 kali kejadian kebakaran penyulingan minyak ilegal di Kecamatan Keluang. Informasi yang kami terima, semalam terjadi lagi kebakaran sumur minyak. Ini menandakan masih maraknya aktivitas pengeboran tersebut di wilayah kecamatan Keluang, bahkan pelakunya seperti tidak takut terjerat hukum,” ungkapnya.

Seringnya peristiwa kebakaran ilegal refineri memberikan bukti bahwa kegiatan pengeboran minyak di Keluang tidak tersentuh aparat penegak hukum.

“Ini ada dua kemungkinan, pertama apakah aparatnya tidak becus bekerja? Atau sudah ada main mata antara pelaku dengan penegak hukum? Untuk itu kami meminta Polda Sumsel dan Polres Muba segera mengusut tuntas peristiwa kebakaran sumur minyak Ilegal pada Minggu malam. Tangkap pemilik, pemodal, pekerja, serta pemilik lahan,” tukasnya.

“Buktikan bahwa Satgas Penanggulangan Ilegal drilling dari Polda Sumsel dan Polres Muba bisa profesional bekerja, agar kejadian ini tidak terulang kembali,” tambahnya.

Dalam waktu dekat ini kita lengkapi data dan kita akan adakan aksi di Mabes Polri biar bapak Jendra Kapolri tahu kinerja anggota nya di lapangan. tutup Desri (*)

Yayasan Hang Tuah Gelar Seminar Nasional

0

Yayasan Hang Tuah Gelar Seminar Nasional

Sidoarjo (20/01/25)

Dalam rangka memperingati HUT ke-78 Yayasan Hang Tuah Tahun 2025, Yayasan Hang Tuah menggelar Seminar Nasional dengan mengambil tema: “Kita Wujudkan Generasi Emas Yang Berkarakter Pancasila dan Berprestasi Melalui Seminar Anti Narkoba, Anti LGBT dan Pembelajaran Deep Learning” yang berlangsung di Aula SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Senin,(20/01/25) dengan peserta lebih dari 1000 peserta.

Ketua Umum Yayasan Hang Tuah Laksda (Purn) Dr. Dani Achdani, S.Sos., S.E., M.A.P membuka secara resmi seminar dari Aula SMA Hang Tuah 2 yang juga di ikuti secara zoom oleh seluruh Pengurus Cabang, Perwakilan, Kasatdik, Guru dan Siswa.

Seminar Nasional dengan menghadirkan 3 narasumber , Putro P. Taruno, S.Psi., M.Si., Psikolog (Konsultan Bimbingan Konseling Kedokteran UHT), Kombes Pol Gatot Soegeng Soesanto, S.H Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo dan DR. Nasrul Syarif, S.Sos.I., M.Si.

Dalam sambutannya Ketua Umum Yayasan Hang Tuah menyampaikan bahwa, Pendidikan Karakter adalah proses mendewasakan siswa agar bijaksana dalam perilaku dan tindakan sehari-hari. Pendidikan karakter ini sesuai dengan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan yang bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.

Ditambahkan oleh Ketum YHT, materi yang akan disampaikan oleh narasumber hari ini adalah tentang bahaya narkoba, cara pandang kita terhadap LGBT, dan tentang pembelajaran Deep Learning yang dirancang untuk memberikan pembelajaran Mindful, Meaningful, dan Joyful.

Dengan adanya seminar ini diharapkan diharapkan agar seluruh pendidik di satdik Hang Tuah mampu mengimplementasikan nilai- nilai Pancasila yang tumbuh dan berkembang yang memiliki kesatuan, memiliki adab tinggi, kreatif, inovatif dan berekpresi sehingga mampu mencetak prestasi akademik dan non akademik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Hingga akhir pelaksanaan seminar, Ketua Panitia Seminar Irra Fatukawati, S.Si., M.Pd menyampaikan kepada awak media bahwa peserta seminar yang mengikuti secara langsung/ tatap muka 170 peserta, 6 Pengurus Pusat , 25 Pengurus dan Personil Cabang, 119 Kasatdik jenjang TK, SD, SMP, SMK, 359 peserta online dari seluruh ketua Pengurus, Perwakilan, Kasatdik , Peserta didik Yayasan Hang Tuah Se-Indonesia Indonesia dan infomasi terakhir masuk peserta online banyak yang menggunakan satu akun dengan peserta banyak guru dan siswa sehingga jumlah total lebih dari 1000 peserta.

Narasumber , Putro P. Taruno, S.Psi., M.Si., Psikolog (Konsultan Bimbingan Konseling Kedokteran UHT),selaku pembicara pertama dapat di simpulkan bahwa, Pelaku LGBT selama ini dipandang sebagai seseorang yang menjijikkan padahal sebenarnya mereka seharuskan kita selamatkan. Runtuhnya suatu bangsa disebabkan oleh SARA, Narkoba dan LGBT.

Ditambahkan olehnya, Faktor penyebab LGBT antara lain faktor kecerdasan (IQ), emosional (EQ), spiritual (SQ), faktor lingkungan/ pergaulan, faktor bawaan dan faktor psikologis, Aspek yang harus diketahui untuk mengatasi LGBT adalah pemahaman peran gender, pendidikan seks, pemahaman dampak perkembangan teknologi.

Orangtua adalah pendidik terhebat, karena orangtua tidak mungkin menjerumuskan anaknya. Untuk itu peran orangtua sangat besar dalam pencegahan LGBT.

Sementara Kombes Pol Gatot Soegeng Soesanto, S.H Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo dihadapan peserta seminar mengungkapkan bahwa kondisi Indonesia saat ini mengalami Darurat Narkoba, hal ini disebabkan oleh beberapa hal antara lain: geografis yang terbuka sehingga narkoba mudah masuk, peredaran gelap narkoba menyasar orang dewasa, remaja dan anak- anak, Demografis yang sangat besar menjadikan pasar potensial narkoba.

Hukum yang belum mampu memberikan efek jera, modus operandi dan variasi jenis narkoba terus berkembang, narkoba sebagai mesin pembunuh yang merusak otak manusia, lapas bertransformasi menjadi pusat kendali narkoba.

Adapun dampak negatif kecanduan narkoba adalah sulit konsentrasi, terisolasi dari lingkungan, mudah berhalusinasi, tatapan mata liat, apatis, cenderung berpakaian lusuh. Kunci menjadikan siswa sukses adalah menanamkan nilai agama, mengembangkan potensi siswa, membangun harga diri, bersosialisasi, hidup dalam lingkungan sekolah yang baik.

“Narkoba memang sulit untuk kita hilangkan, namun kita dapat bersama- sama mengurangi dan mencegah penggunaan narkoba” pungkasnya.

Narasumber terakhir DR. Nasrul Syarif, S.Sos.I., M.Si. yang merupakan Dosen Luar Biasa KPI.Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya menegaskan bahwa, Profesi guru harus dijadikan sebagai panggilan jiwa, jika hal ini dilakukan maka kita akan memiliki SDM yang baik. SDM adalah penentu dalam keberhasilan penerapan kurikulum. Saat ini pemerintah menerapkan pembelajaran Deep Learning. Pembelajaran Deep Learning memiliki 3 pilar utama yaitu Mindful Learning (pembelajaran menggugah pikiran), Meaningful Learning (pembelajaran bermakna) dan Joyful Learning (pembelajaran menyenangkan).

Penekanan kepada seluruh peserta seminar bahwa Suatu profesi jangan dijadikan sebagai Job yang hanya memikirkan materi/ uang tetapi profesi harus dijadikan sebagai karir yang selalu mau mengubah diri, mau belajar dan mau meningkatkan kompetensi diri.
Setiap anak itu cerdas, maka tugas kita sebagai guru adalah mengenali potensi setiap anak.

Seminar Nasional dalam rangka Peringatan HUT Ke-78 Yayasan Hang Tuah tergolong sukses, itu semua tidak lepas dari peran seluruh Panitia yang di dukung oleh fasilitas yang telah di siapkan oleh Kasatdik SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Hadi Sukiyanto, S.Pd., M.M.

Turut hadir mengikuti Seminar, Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Kolonel (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP selaku penanggung jawab Seminar, Sekertaris Niken Dyah Puspitorini , S.Pd, Bendahara Ninik Indra Sunaring Venyanti, Kabiddik Dra. Ramayanti, Kabidbang Kolonel (Purn) Abdul Rahman, S.T., M.T, Ny. Aryanti Made Gede Budiartha (Kasi Kebudayaan) dan Ny. Ani Totok Prastijo (Urusan Budaya) dari Jalasenastri Korcab V DJA II.

Pada akhir Seminar Ketum YHT menyerahkan piagam penghargaan, sertifikat seminar dan lukisan wajah ketiga narasumber yang telah berperan aktif selama berlangsungnya seminar(yht/dar).

Polres Labuhanbatu Musnahkan Sabu 19,4 kg dan Ekstasi 37.637 Butir dari Supir yTrabel

0

Labuhanbatu -redaksi.co.Polres Labuhanbatu bersama Badan Narkotika Nasional,Kejaksaan, pemerintah daerah dan tokoh agama memusnahkan sabu 19.4 kg (19,469 gram) dan pil ekstasi 37.637 butir atau seberat 14,859,13 gram. Pemusnahan barang bukti sitaan dari Supir travel (kurir) itu dilakukan di Gedung Serba Guna Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH Thamrin Rantauparapat, Senin (20/1/2025). Wakapolres Kompol Hendri Matondang dalam konferensi pers pemusnahan Narkoba tersebut, mengatakan barang bukti yang di musnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus peredaran sabu dan ekstasi oleh Satuan Reserse Narkoba atas nama tersangka Dar alias DD (35), warga kotapinang kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Jumat 13 Desember 2024, di Jalan Lintas Ajamu-Negeri Lama, Desa Tanjunghaloban Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, saat Dar mengendarai mobil Toyota Rush membawa sabu dan ekstasi tujuan Rantauparapat.

Dari tersangka, petugas menyita sabu 20 bungkus plastik besar bertuliskan Guan Ying Yang dan 8 bungkus plastik besar berisi pil ekstasi berwarna kuning dan merah kata Kompol Hendri Matondang. Matondang menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), bahwa ada orang membawa Narkoba dengan jumlah besar dari Ajamu menuju Rantauparapat.

 

Setelah menerima informasi tersebut, Tim Operasional Satresnarkoba turun ke lokasi. Tiba di Tanjunghaloban. Dar ditangkap setelah disetop ketika mengendarai mobil Toyota Rush putih dengan nomor polisi BK 4810 VS. Petugas kemudian menggeledah badan pelaku dan mobil tersebut, serta menemukan barang bukti sabu 20 bungkus (20.100 gram bruto), pil ekstasi 1 bungkus (warna kuning merek Rolex 24.129 butir merek Trisula 14.557 butir) HP merek Vivo warna biru dan STNK mobil yang digunakan pelaku,” ungkapnya.

Dar mengakui baranga bukti tersebut diperoleh dari seseorang yang bernama Anto yang diambil langsung dari kapal diperairan Desa Seisakat, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Dar juga mengaku dikendalikan seseorang bernama Gopar Manurung, warga Kota Tanjungbalai, yang menghubunginya melalui telepon selulernya. Namun Gopar belum di tangkap.”

Tersangka mengaku diperintahkan melalui telepon selulernya oleh Gopar Manurung warga Tanjungbalai. Pelaku dijanjikan upah Rp 2 juta apabila berhasil mengantar barang tersebut sampai ke penerima yang tidak dikenal oleh pelaku di Rantauparapat, jelasnya.

 

Iya menyebut narkotika yang di musnahkan ini merupakan barang bukti pokok setelah sebagian diambil untuk pemeriksaan di Laboratorium Forensik Polda Sumut dan pembuktian di persidangan.

Pemusnahan barang bukti sabu dan pil ekstasi ini dilakukan dengan cara direbus dan dibelender, disaksikan oleh para undangan sebagai wujud transparansi dan komitmen Polres Labuhanbatu dalam memberantas peredaran Narkoba, kata Wakapolres.

Pemusnahan barang bukti tersebut di saksikan dan dilakukan Asisten Pemerintah Pengkab Labuhanbatu, Asisten Pemerintah Labuhanbatu Utara, Marwansyah, Kepala BNN Kabupaten Labuhanbatu Utara, Karno Adhi Sumarsono, jaksa Susi Sihombing SH, Ketua FKUB Labuhanbatu Dr H Galih Orlando, Ketua PWI Labuhanbatu Ronny Afrizal serta perwakilan dari Majelis Ualama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu, Kami berkomitmen untuk terus memerangi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Dukungan masyarakat sangat penting agar kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dari Narkoba kata Wakapolres.

(M.M)

Proyek Pengaspalan Dana APBD di Duga Diberhentikan Pihak PT Indo Sepadan Jaya

0

Labuhanbatu-redaksi.co.Salah satu proyek Pengaspalan jalan Dusun Aek Nauli, Desa Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, kini berakhir terhenti di karenakan pihak menagemen PT Indo Sepadan Jaya tidak menyetujui jalan itu di aspal, sementara proyek tersebut dana dari APBD Kabupaten Labuhanbatu,pekerjaan di laksanakan pada awal Desember 2024 sementara pengerasan sudah terealisasi sekitar lebih kurangnya 100 m.dengan ukuran lebar 4 m.

 

Minggu (20/1/2025) Saat awak media konfirmasi dengan salah satu warga dusun aek Nauli yang berisinial P.Hutasoit, dia mengatakan saat di lakukan pekerjaan pengerasan saat itu mereka di berhentikan oleh pihak menagemen PT Indo Sepadan Jaya dan mereka tidak diperbolehkan melanjutkan pekerjaan tersebut, menurut konfirmasi salah satu dari anggota PU Kabupaten Labuhanbatu mengatakan kepada Kepala Dusun Aek Nauli bahwasanya kami tidak di perbolehkan melanjutkan pekerjaan kami ini,ungkap P.Hutasoit.

 

Masyarakat setempat bertanya dalam hati ada apa ini bisa -bisanya Perusahaan memberhentikan bangunan pemerintah ada apa dibalik ini semuanya, Alangkah baiknya pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terkait menindak lanjuti permasalahan ini terutama DPRD Labuhanbatu kiranya dapat melihat tindakan yang dilakukan oleh pihak menagemen PT Indo Sepadan Jaya ini terhadap masyarakat nya,tutup warga setempat.

(M.M)

 

 

 

 

 

Desri Nago, SH: Oknum Jurnalis Roni Ansyah Harus Profesional, Jangan Ada Embel-Embel “Jatah”

0

Redaksi.co | Palembang. – Ketua Umum Lembaga Pemerhati Organisasi Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI) sekaligus Ketua DPW PWDPI Sumsel serta ketua Serikat Masyarakat Sumsel Desri Nago, SH mengatakan, ada oknum Wartawan Roniansyah menuliskan berita terkait BBM dan akan menaikan beritanya kalau tidak mendapat jatah.

“Ada embel embel minta jatah kalau sama seperti biasa yang sudah saya katakan jangan ada embel-embel.Namun Oknum Wartawan satu ini dari media Krimsus.com oknum Roniansyah mengirimkan rilis pemberitaan kemudian dengan mengatakan saya hanya ingin minta koordinasi kepada gudang. Dia juga bercerita dia di daerah Muara Enim mendapatkan jatah dari tiga tempat, dan jatah itu tidak ada lagi,” ujarnya, Sabtu (18/1/2025).

Kemudian, sambung Desri, dia menjawab kalau ingin menulis ya menulis saja. Karena yang namanya BBM ini tidak asing lagi di Muara ini di Kabupaten Sumsel di Ogan Ilir, silahkan kalau mau menulis ya menulis saja.

“Saya sudah sering di dalam pemberitaan, bahwa itu hak saya kalau mau mengambil secara individu baik kuasa secara individu di dalam maupun di luar pengadilan. Terkait klien mau usaha apa ya silahkan. Silahkan menulis cuman profesional,” katanya.

“Tulisan yang dituliskannya terkait dengan BBM yang ada salah satu di ogan Ilir, itu dia meminta ingin meminta jatah, dia juga bercerita dia di Muara Enim Ini mendapat jatah dari salah satu organ R katanya. Tapi sekarang tidak ada lagi jatah tersebut. Jadi kami mendukung tetap pers ini profesional dalam pemberitaan kontrol sosial,” tuturnya.

“Namun di sini ada embel-embel berbunyi ujungnya dia akan menuliskan berita mengirim rilis kalau tidak mendapat jatah, dan ada istilahnya akan menaikkan terkait pemberitaan rilis itu kalau tidak mendapat sesuatu.Jadi saya menilai pemberitaan tersebut tidak profesional, hanya berlatar belakangkan harus ada embel-embel, seperti tulisan yang diterbitkannya di salah satu medianya.Jadi mengirim rilis kemudian saya telepon balik, katanya dia tidak ada, hanya ingin meminta jatah dari gudang BBM,” tambah Desri.

Lebih lanjut Desri menuturkan, kalau mau meminta jatah silahkan meminta jatah, kalau menulis silakan menulis jangan ada embel-embel.

” Harap kepada rekan rekan jurnalis, kalau mau melakukan kontrol silahkan. Karena saya sudah berkata saya juga sebelum di advokat saya seorang aktivis dan media,” ucapnya.

“Saya tidak munafik, sudah saya katakan saya bukan orang yang bersih-bersih sangat, tidak lupa dari kesalahan di lapangan dan kekhilafan, saya tidak munafik. Sudah saya katakan berulang-ulang janganlah kita sok bersih padahal menumpang hidup, ibarat ulat menumpang hidup dibatang yang busuk. Jadi untuk saudara Roniansyah, bukan hanya saudara yang bisa menulis, wartawan lainpun bisa menulis siapapun bisa menulis, anda tidak profesional,” paparnya.

‘Jadi kalau anda menulis kami pun bisa menulis. Kalau saya mengaku diri saya saya profesional, saya advokat. Kalau mau ngambil klaim individu yang saya sudah diatur dalam UU Advokat. Terkait klien saya mau usaha apa itu hak dia ,dia sudah tahu resikonya, itu dalam tulisan saya, saya katakan kalau mau kontrol mau aksi memang saya aktivis, siap mendukung. mau aksi mau jumpa pers mau, mari sama sama kita habiskan sama sama. Bukan berarti saya orang yang bersih, saya mengerti persoalan BBM yang ada di Sumatera Selatan ini,” tandasnya. (*)

Polda Maluku Utara sosialisasikan penerimaan siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

0

REDAKSI. CO – Kepolisian Daerah Maluku Utara dalam hal ini Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) bersama Dutahumas mensosialisasikan penerimaan siswa baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang bertempat di SMP Negeri 2 Kota Ternate, Jumat (17/1)

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabidhumas Polda Maluku Utara yang diwakili Oleh Paur Penum Subbid Penmas IPDA Zulkifli Kodja, S.H. bersama dengan Dutahumas Polda Maluku Utara Mardania Ghazali, S.H., M.H. dan Arty Amalia Lessy, S.T. serta di hadiri oleh siswa siswi SMP Negeri 2 Kota Ternate.

Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Bambang suharyono, S.I.K., M.H, ditempat terpisah saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa selain sosialisasi penerimaan siswa baru SMA Taruna Kemala Bhayangkara, dilakukan juga sosialisasi bijak menggunakan media sosial.

“Bijak menggunakan sosial media sosial sangat penting untuk generasi muda karena dengan adanya perkembangan zaman serba digital bisa memberi dampak buruk bagi generasi muda bila tidak bijak dan cerdas dalam bermedia sosial”. Ucap Kabidhumas.

Sementara itu, Duta Humas dalam kegiatan tersebut menjelaskan terkait penerimaan peserta didik/siswa baru SMA Taruna Kemala Bhayangkara dari persyaratan pendaftaran, teknis pengisian formulir, seleksi tes akademik, karantina, hasil seleksi dan kehidupan di asrama.

“SMA ini merupakan salah satu institusi pendidikan unggulan yang berada di bawah naungan Polri, Untuk itu diharapkan siswa-siswi SMPN 2 Kota Ternate dapat menjadikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara sebagai salah satu pilihan untuk melanjutkan pendidikan”. Ucapnya.

Lanjutnya, Dutahumas juga mengajak kepada para siswa SMP Negeri 2 Kota Ternate untuk bijak menggunakan media sosial serta berhati-hati dalam penggunaannya.

“Kepada siswa-siswi agar lebih berhati-hati dalam menyaring informasi yang ditemukan di dunia maya, terutama dalam mencegah penyebaran berita hoax, ujaran kebencian, serta konten negatif lainnya”. Jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dampak negatif dalam media sosial yaitu diantarannya kecanduan, kejahatan dunia maya, pornografi perjudian dan lain-lain, oleh karena itu dihimbau kepada seluruh siswa-siswi agar memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat.

“Jangan sampai terjebak dalam penggunaan media sosial yang merugikan diri sendiri atau orang lain”. Tandasnya.

_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 18 Januari 2025_

SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Terima Studi Tiru SMA Raudlatul Muta’allimin Lamongan

0

S.MA Hang Tuah 2 Sidoarjo Terima Studi Tiru SMA Raudlatul Muta’allimin Lamongan

Sidoarjo,(17/01/25)

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Raudlatul Muta’allimin Lamongan Jumat (17/01/25), Kepala Sekolah beserta seluruh manajemen sekolah mengadakan studi tiru ke SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo.

Kedatangan rombongan SMA Raudlatul Muta’allimin Lamongan yang pimpin langsung oleh Kepala Sekolahnya Drs. Syaiful Ulum Arum, M.M diterima oleh Kasatdik SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Hadi Sukiyanto, S.Pd., M.M di loby sekolah.

Sambutan hangat di tunjukkan oleh Kasatdik SMA Hang Tuah 2 beserta para Waka dengan demontrasi drumband Genderang Suling Gita Jala Mahardika SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo.

Dalam sambutannya Kepla Sekolah SMA Raudlatul Muta’allimin Lamongan Drs. Syaiful Ulum Arum, M.M menyampaikan bahwa ” Kami di SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo bukannya melakukan studi tiru, karena sekolah ini sudah maju sedemikian pesatnya , kami tidak bisa meniru seutuhnya, namun Kami di sini melakukan studi wisata”, tuturnya.
Menurutnya, Studi banding juga bukan, karena sekolah Kami tidak bisa di bandingkan dengan SMA Hang Tuah 2, memang tepatnya adalah studi wisata di sini, karena banyak fasilitas yang sangat menarik. Adanya ruang Multimedia, Mall Smahada, Cafe Deplon, Ruang Broadcast , Ruang UKS yang sangat lengkap dengan dokternya dan lain-lain.

Sementara itu Kasatdik SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Hadi Sukiyanto, S.Pd., M.M yang merupakan satu rumpun di MKKS SMA Swasta Jawa Timur dimana Hadi Sukiyanto, S.Pd., M.M sebagai Ketua MKKS SMA Swasta Jatim dan Kepsek SMA Raudlatul Muta’allimin
Drs. Syaiful Ulum Arum, M.M sebagai Wakilnya sehingga keduanya memang tidak terpisahkan dan memiliki komitmen yang sama untuk memajukan sekolahnya.

Bahkan dalam sambutannya Kasatdik SMA Hang Tuah 2 akan memberikan semua ilmu dan pengalamannya di dunia pendidikan sehingga harapan SMA Raudlatul Muta’allimin untuk membenahi diri menjadi sekolah swasta unggulan di kota Lamongan. Kemudian kedua Kepala sekolah ini mengadakan tukar cindera mata dan foto bersama.

Selama dalam kunjungan rombongan SMA Raudlatul Muta’allimin yang berjumlah 27 orang terdiri dari Wakil Kepala Sekolah, Kepala Lab, Ka.Perpus , Guru mapel, Guru BK, Ka. Tu dan staf melihat dari dekat seluruh fasilitas yang ada di SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo(yht/dar).

Banyak Torehan Prestasi Sepanjang Tahun 2024, SIRA Apresiasi Kinerja Kejari Palembang

0

Redaksi.co | Palembang – Suara Informasi Rakyat Sriwijaya ( SIRA ) apresiasi Kinerja Kejari Palembang, gerakan masa yang kami bangun hari ini adalah sebagai wujud apresiasi kami terhadap kinerja Kejari Palembang, begitu banyak torehan prestasi disepanjang tahun 2024 dan di awal tahun 2025 diawali dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kadisnaker Sumsel DM dan Asisten pribadinya AL.

Hal tersebut di sampaikan oleh Koordinator aksi Suara Informasi Rakyat Sriwijaya Rahmat Sandi Iqbal, SH di dampingi Koordinator Lapangan Rahmat Hidayat, SE usai melakukan unjuk rasa secara damai di Kejari Palembang, Jum’at (17/01/25)

“Sebagai penggiat anti korupsi di Sumatera Selatan, kami merasa bangga atas kinerja Kejari Palembang sejauh ini khususnya dalam penanganan Tipikor, untuk itu kami mendukung penuh pihak Kejari Palembang agar tetap tegak lurus, profesional tanpa pandang bulu dan tidak takut terhadap intervensi apapun dalam melaksanakan kewenangannya memberantas korupsi di kota Palembang serta ungkap secara tuntas sampai ke akar-akarnya kasus-kasus OTT Kadisnaker Sumsel tersebut,”ujar Rahmat Sandi Iqbal, SH.

Selain itu,”kami juga mendukung Kejari Palembang agar kiranya segera menuntaskan perkara-perkara yang sudah naik pada tahap penyidikan agar segera ada penetapan tersangka sehingga dapat segera dilimpahkan ke Pengadilan untuk di sidangkan, seperti kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana penyertaan modal PT SAI tahun 2021-2022 yang sampai hari ini belum ada penetapan tersangka, kasus korupsi pengadaan baju batik untuk perangkat desa pada Dinas PMD Sumsel yang sampai hari ini WLS selaku KPA belum juga ditetapkan tersangka padahal jelas dipersidangan bahwa WLS menerima aliran dana dari kegiatan tersebut dan kasus dugaan korupsi dana hibah PMI Kota Palembang,”ucapnya dengan tegas.

Menyikapi permasalahan tersebut diatas,maka kami dari SIRA sebagai lembaga yang selalu konsisten dengan gerakan-gerakan perlawanan terhadap korupsi di Sumatera Selatan, hari ini menyatakan sikap :

1.Apresiasi setinggi-tingginya dan Pemberian Penghargaan kepada Kejari Palembang atas OTT terhadap Kadisnaker Prov. Sumsel dan Usut sampai ke akar-akarnya.

2.Segera tetapkan tersangka sdr “AR” selaku Direktur PT. SAI diduga yang paling bertanggung jawab atas dugaan korupsi dalam pengelolaan penyertaan modal pada PT. SAI tahun 2021-2022 senilai Rp. 4.114.901.552.

3.Segera tetapkan tersangka “WLS” selaku KPA yang diduga kuat terlibat dan menerima aliran dana dalam dugaan korupsi pengadaan baju batik pada Dinas PMD Prov. Sumsel TA. 2021, segera tetapkan tersangka dugaan korupsi dana hibah PMI Kota Palembang.

“Korupsi adalah kejahatan luar biasa, Korupsi adalah musuh kita bersama,”pungkasnya.

Sementara itu, massa aksi SIRA di terima oleh Kejari Palembang melalui Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Palembang, Hardiansyah, yang di Waklli oleh Kasubsi Intelijen Rila, mengatakan terima kasih kepada SIRA telah memberikan apresiasi dan dukungan terhadap Kejaksaan Negeri Palembang.

“Untuk perkara kemarin terkait OTT yang di alami Kadisnaker Sumsel dan 3 perkara yang sedang berlansung sedang kami proses dan kami tangani,”ujarnya.

“Dan, kami team Kejari Palembang di berikesehatan (Kesehatan Mental) dalam segala gempuran bisa kami hadapi dalam melakukan proses tindak pidana korupsi khususnya di Kota Palembang,”pungkasnya.

Direktur Utama PT Gun Diduga Menggelapkan Dana Talangan

0

Bogor, Redaksi.co — Berdasarkan Amanat Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang KIP. Kami sebagai anak bangsa yang sedang bekerja berdasarkan Undang-Undang meminta kepada bapak Dirut PT Garuda Utama Nareswara agar melakukan tindakan yang profesional sebagaimana visi misi perusahaan yang bapak pimpin, serta melaksanakan kewajiban bapak sesuai MOU No: 015/GUN/DIR/XII/2024 Sebagaimana perjanjian Budi Santoso dengan PT GUN yang diwakili oleh Ninik Kurnia sesuai Undang-Undang ITE sebagai Finance PT GUN dimulai tertanggal 1 September 2023 Nomor 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Tanggal 1 September 2024.

Kamis, (16/1/2025)

 

Menurut Ir. Maruli Siahaan, selaku Ketua DPC.IPJI menjelaskan, kewajiban bapak untuk pengembalian sisa dana talangan sebesar Rp392.000.000.000 terbilang Tiga Ratus Sembilan Puluh Dua Juta Rupiah kepada Budi Santoso dengan melakukan mencicil sesuai MOU No: 015/GUN/DIR/XII/2024 yang dapat merugikan Budi Santoso karena ada unsur niat tidak baik dari bapak baik secara bunga bank maupun secara moral dan moril karena bapak sudah melanggar kesepakatan dengan melakukan transfer kepada Budi Santoso sebesar Rp25.000.000,- dan menawarkan MOU yang secara sepihak tanpa melunasi kewajiban sebagaimana perjanjian, jelasnya

 

Lanjutnya, untuk menghindari adanya fitnah dan pencemaran nama baik pribadi maupun Perusahaan PT GUN yang bapak pimpin, kami meminta agar bapak proaktif dan melaksanakan kewajiban Bapak kepada Budi Santoso sebelum kami membuat laporan kepada institusi yang terkait dengan PT GUN atau KUHP Pasal penipuan serta penggelapan, serta menaikkan berita ke media dalam waktu tujuh (7) hari sejak surat kami diterima oleh management PT GUN, tutupnya

(Okta)

Evakuasi Warga Desa Sangaji Nyeku: Respons Cepat Polsek Ibu dan Tim Gabungan*

0

REDAKSI.CO – Polsek Ibu bersama Koramil Ibu dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat melakukan evakuasi warga Desa Sangaji Nyeku, Kecamatan Tobaru, pada Rabu (15/1/2025).

Tindakan ini diambil setelah status Gunung Api Ibu dinaikkan dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas).

Kapolsek Ibu, Iptu Riko Ibrahim, menjelaskan bahwa evakuasi memprioritaskan kelompok rentan, termasuk lansia, ibu-ibu, dan anak-anak.

“Jumlah warga yang dievakuasi masih dalam proses pendataan oleh Tim BPBD Halmahera Barat. Sejauh ini, sebagian warga Desa Sangaji Nyeku telah dipindahkan ke Gedung Gereja Tua di Desa Tongute Sungi, Kecamatan Ibu,” ujarnya.

Evakuasi lanjutan dijadwalkan pada Kamis pagi mulai pukul 07.30 WIT. “Proses ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan keselamatan seluruh warga,” tambah Riko.

Selain evakuasi, tim gabungan juga membagikan masker kepada warga untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik yang mulai menyebar.

Sebelumnya, Gunung Api Ibu di Halmahera Barat menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan, sehingga langkah cepat langsung diambil untuk melindungi masyarakat.

Saat ini, situasi di lokasi pengungsian terpantau aman dan terkendali. Polsek Ibu, Koramil Ibu, BPBD, dan pemerintah setempat terus berupaya memberikan perlindungan serta bantuan yang memadai kepada seluruh warga terdampak.