Proyek Gedung Kuliah Terpadu IAIN Curup di Sorot, Dugaan Pengurangan Volume Dan Kurang Transfaran
Rejang Lebong REDAKSI.CO 11-03-2026,, Proyek pembangunan Gedung Kuliah Terpadu di Institut Agama Islam Negeri Curup (IAIN Curup) menjadi sorotan publik karena dugaan ketidaksesuaian antara realisasi fisik pekerjaan di lapangan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam kontrak. Proyek yang dikerjakan oleh PT Detiga Inti Teknik Sinergi dengan nilai kontrak Rp54.571.015.000 ini bersumber dari dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara).
Beberapa item pekerjaan yang dikumpulkan antara lain pembangunan jembatan senilai Rp890.715.905, rumah genset senilai Rp672.084.892, serta rumah pompa dan Ground Water Tank (GWT) senilai Rp242.913.060. Namun, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, pembangunan pada item-item tersebut diduga tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis maupun volume yang tercantum dalam dokumen kontrak.
Pelaksanaan proyek juga dinilai kurang transparan, dengan akses terhadap informasi proyek relatif terbatas, termasuk bagi media dan organisasi masyarakat yang mencoba melakukan fungsi kontrol sosial. Pihak pelaksana proyek maupun oknum terkait di lingkungan kampus kurang kooperatif saat dimintai konfirmasi.
Masyarakat berharap agar aparat pengawas internal pemerintah (APIP) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dapat melakukan audit secara menyeluruh, obyektif, dan profesional terhadap proyek tersebut. Pengawasan dari aparat penegak hukum juga dinilai penting guna memastikan tidak ada penyimpangan yang merugikan negara.
Transparansi dan keterbukaan informasi publik dinilai menjadi kunci dalam menjaga integritas penggunaan dana SBSN, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur pendidikan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat optimal bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.
PURWOREJO || Redaksi.co – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0708/Purworejo resmi ditutup melalui upacara di Lapangan Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Rabu (11/3/2026).
Upacara penutupan yang mengusung tema: “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0708/Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, pelajar, serta warga setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Danrem 072/Pamungkas Letkol Caj Abdul Rohim, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, Wakil Ketua DPRD Purworejo Rohman, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, serta unsur Forkopimda dan kepala OPD Kabupaten Purworejo.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan oleh Inspektur Upacara disampaikan bahwa program TMMD merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selama satu bulan pelaksanaan TMMD, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan, di antaranya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 387,5 meter dan 203 meter dengan lebar 4 meter, serta rehabilitasi Masjid Jami’ Nurul Qomar Desa Grabag.
Selain itu, kegiatan non fisik juga dilaksanakan berupa penyuluhan pencegahan stunting, wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan pendidikan, serta penanggulangan bencana.
Program TMMD juga diisi dengan kegiatan sosial, antara lain pemberian bantuan kepada kaum duafa, bantuan air bersih dari PDAM, penyaluran Al-Qur’an, serta bantuan material bangunan.Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I ini melibatkan personel yang terdiri dari TNI, Polri, dinas terkait, serta masyarakat setempat.
Dengan berakhirnya program tersebut, diharapkan seluruh hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dan dirawat oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga.Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi hasil pembangunan TMMD di Desa Grabag. (*/)
Aceh Barat.Redaksi.co
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Meulaboh. Rabu ,11/3/2026
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadhel SH bersama sejumlah dinas terkait dan Polri, guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Dalam pemantauan tersebut, Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadhel mengatakan bahwa secara umum harga berbagai kebutuhan pokok di pasar masih relatif stabil. Beberapa komoditas seperti cabai, bawang, tomat hingga ikan masih berada pada harga yang normal.
“Dari hasil pemantauan hari ini, Alhamdulillah harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi stabil. Mulai dari cabai, bawang, tomat hingga ikan, harganya masih normal,” ujar Said.
Ia menjelaskan, kondisi pasokan pangan di pasar tradisional Meulaboh hingga saat ini juga masih cukup terkendali. Meski terdapat kenaikan pada sejumlah komoditas, namun kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar.
Namun demikian, Said menegaskan agar dinas terkait tetap melakukan pengawasan secara intensif. Ia juga meminta Dinas Perdagangan serta Dinas Pangan untuk segera melakukan intervensi jika terjadi lonjakan harga yang signifikan.
“Jika nanti ada kenaikan harga yang cukup tinggi, kita minta dinas terkait segera melakukan langkah intervensi agar harga tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat,” katanya.
Dalam pemantauan tersebut, terdapat beberapa komoditas yang terpantau berada di Harga Acuan Pemerintah (HAP), di antaranya cabai rawit merah, tepung terigu curah, serta bawang putih.
Selain itu, pemerintah daerah juga mewaspadai potensi kenaikan harga sejumlah komoditas menjelang Lebaran, seperti telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, dan gula pasir.
Disisi lain, Said mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan, karena pasokan kebutuhan pokok di pasar masih tersedia dan pemerintah terus melakukan pengawasan terhadap stabilitas harga.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik membeli kebutuhan dalam jumlah berlebihan, karena stok masih tersedia dan pemerintah terus memantau kondisi pasar,” pungkasnya.
Pemantauan harga ini dilakukan sebagai langkah antisipasi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang Hari Raya Idul Fitri ****
Talkshow Kesehatan di DPRD Kota Bekasi Meriahkan HUT ke-29, Ranty Purnamasari Ajak Masyarakat Tetap Cantik dan Bugar Saat Ramadan
Bekasi – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bekasi ke-29, sebuah talkshow kesehatan digelar di Gedung DPRD Kota Bekasi dengan mengangkat tema pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran selama bulan Ramadan. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara yang bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar tetap sehat, bugar, dan percaya diri saat menjalankan ibadah puasa.
Acara yang diinisiasi oleh PNI dan bekerja sama dengan DPRD Kota Bekasi ini menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif, salah satunya Ranty Purnamasari yang dikenal sebagai aktris, moderator, MC, sekaligus hipnoterapis.
Baca Juga: Pemimpin Umum Mediapatriot.co.id Hamdanil Asykar Tegaskan Pentingnya UKW bagi Wartawan
Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id
Dalam kesempatan tersebut, Ranty Purnamasari menjelaskan bahwa talkshow ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjaga kesehatan fisik dan mental selama Ramadan.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan talkshow ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Sangat penting bagi kita untuk menjaga kesehatan selama bulan puasa. Dengan kondisi tubuh yang sehat dan pikiran yang positif, kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih semangat,” ujar Ranty.
Menurutnya, tema yang diangkat dalam talkshow kali ini adalah “Cantik dan Bugar Saat Bulan Ramadan”, yang menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat agar tetap tampil prima meskipun sedang berpuasa.
Ranty menambahkan bahwa banyak perempuan ingin tetap terlihat cantik dan segar selama Ramadan, namun hal tersebut harus dibarengi dengan pola hidup sehat, pola pikir positif, serta ketenangan batin.
“Kalau ibu-ibu tentu ingin tetap cantik. Tapi bukan hanya cantik secara fisik, melainkan juga bugar dan sehat. Dengan pola pikir yang lebih baik, lebih sabar, lebih tenang, maka puasa pun bisa dijalankan dengan lebih nyaman,” jelasnya.
Ia juga berharap para peserta yang hadir, khususnya para ibu-ibu, dapat mengambil manfaat dari materi yang disampaikan dalam talkshow tersebut sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih kuat, sehat, dan penuh ketenangan.
“Harapannya apa yang disampaikan dalam talkshow ini bisa ditangkap dengan baik oleh para peserta, sehingga mereka bisa lebih tenang menjalankan puasa, lebih sabar, lebih kuat, dan tentunya lebih sehat,” tambahnya.
Diketahui, Ranty Purnamasari sendiri saat ini masih aktif di dunia hiburan sebagai aktris, serta menjalani berbagai peran lain seperti moderator, MC, dan hipnoterapis yang kerap memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat.
Talkshow kesehatan ini pun mendapat sambutan positif dari para peserta yang hadir, karena dinilai memberikan wawasan baru mengenai pentingnya menjaga kesehatan, kecantikan, serta keseimbangan mental selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Redaksi.co MAMASA : Panglima Kodam XXIII Palaka Wira Sulawesi Tengah dan Barat, Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Mamasa pada Selasa (10/03/2026). Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Bupati Mamasa Welem Sambolangi bersama Wakil Bupati H. Sudirman serta jajaran Forkopimda di Rumah Jabatan Bupati Mamasa, Selasa 10 Maret 2026.
Pangdam XXIII Palaka Wira yang didampingi Komandan Korem 142 Tatag, Hartono, menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Mamasa yang kini telah berusia 24 tahun. Menurutnya, daerah tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi unggulan di Pulau Sulawesi karena keindahan alamnya yang memukau.
Dalam sambutannya, Mayjen Jonathan menyinggung makna filosofis nama Mamasa yang identik dengan kata “mamase” atau kasih. Ia mengatakan, siapa pun yang datang ke Mamasa akan merasakan kehangatan dan keramahan masyarakatnya.
“Mamasa yang penuh dengan kasih ‘mamase’ akan menghangatkan setiap orang yang hadir di sini. Semua orang yang datang ke Mamasa akan mendapat berkat dan kasih dari makna yang terkandung dalam nama Mamasa,” ujarnya.
Selain memperkenalkan potensi pariwisata, Pangdam juga menjelaskan sejumlah tugas tambahan yang diberikan negara kepada Tentara Nasional Indonesia dalam mendukung pembangunan nasional. Salah satu program yang tengah menjadi perhatian di Mamasa adalah pencetakan sawah seluas 300 hektare yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjadi proyek percontohan nasional, mengingat kondisi geografis Mamasa yang bergunung dan menantang.
Tidak hanya itu, TNI juga mendapat mandat untuk mendukung pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan jembatan di berbagai wilayah. Di wilayah Kodam XXIII Palaka Wira sendiri, terdapat 78 titik pembangunan jembatan yang menjadi fokus implementasi.
Di bidang sosial, TNI juga aktif melakukan pembinaan generasi muda agar terhindar dari berbagai persoalan seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan obat terlarang, dan kenakalan remaja.
Pangdam berharap sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap koordinasi dan harmoni antara TNI di setiap tingkatan dengan pemerintah daerah terus terjalin dengan baik dalam menjalankan berbagai tugas yang diberikan negara demi kesejahteraan rakyat,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan daerah, Mayjen Jonathan juga berjanji akan mempromosikan potensi wisata Mamasa di setiap kesempatan saat menjalankan tugas di luar daerah.
“Saya akan membawa pesan kepada masyarakat luar bahwa Mamasa adalah daerah yang patut dikunjungi karena keindahan alamnya,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan Pangdam XXIII Palaka Wira yang untuk pertama kalinya datang ke Mamasa.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bukti nyata perhatian TNI terhadap masyarakat Mamasa sekaligus memperkuat sinergi antara unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.
“Kami sangat bangga dengan kehadiran Pangdam XXIII Palaka Wira Sulawesi Tengah dan Barat. Situasi keamanan di Mamasa saat ini terkendali berkat konsolidasi yang baik antara Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat,” ujar Bupati.
Rangkaian kegiatan di Rumah Jabatan Bupati Mamasa tersebut kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara rombongan Pangdam, jajaran Forkopimda, pemerintah daerah, serta masyarakat yang hadir, dalam suasana kebersamaan dan penuh kehangatan. (ZUL)
Jadi Salah Satu Kota Penyelenggara, Maryono: Kota Tangerang Siap Sambut Ribuan Pelari di The Ultimate 10K Series
Kota Tangerang kembali dipercaya menjadi bagian dari ajang lari bergengsi The Ultimate 10K Series, sebuah rangkaian event lari yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia dengan melibatkan empat kota besar di Pulau Jawa, yakni Surabaya, Bandung, Semarang, dan Kota Tangerang.
Keikutsertaan ini menjadi kali kedua bagi Kota Tangerang dalam rangkaian event 10K Series yang diselenggarakan oleh Harian Kompas bersama Bank BJB.
Hal tersebut sekaligus menegaskan posisi Kota Tangerang sebagai salah satu kota yang aktif mengembangkan ekosistem olahraga lari sekaligus gaya hidup sehat di Indonesia.
Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono, yang hadir dalam Press Conference Grand Launching The Ultimate 10K Series di Senayan Avenue, Jakarta, Selasa (10/03/2026), menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Kota Tangerang sebagai salah satu kota penyelenggara.
Menurut Maryono, keikutsertaan Kota Tangerang dalam rangkaian event lari tingkat nasional tersebut, menunjukkan bahwa kota ini memiliki kesiapan infrastruktur serta dukungan masyarakat yang kuat terhadap pengembangan olahraga.
“Terpilihnya Kota Tangerang sebagai salah satu kota penyelenggara tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk menghadirkan event lari yang berkualitas, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta,” ujar Maryono.
Ia juga menambahkan, penyelenggaraan Tangerang 10K tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Kota Tangerang kepada masyarakat luas.
“Melalui event ini, kami ingin menghadirkan pengalaman berlari yang berkesan sekaligus memperkenalkan karakter dan daya tarik Kota Tangerang kepada para peserta dari berbagai daerah,” lanjutnya.
Selain itu, Maryono, juga mengajak masyarakat, komunitas lari, serta pelaku UMKM untuk turut berpartisipasi dan menyukseskan penyelenggaraan Tangerang 10K yang dijadwalkan berlangsung pada 13 September 2026.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, para runners, komunitas, serta UMKM untuk bersama-sama menyambut Tangerang 10K. Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang kebersamaan dan semangat hidup sehat di Kota Tangerang,” ajaknya.
Sementara itu, Direktur Bisnis Harian Kompas, Lukminto Wibowo, menjelaskan, The Ultimate 10K Series merupakan konsep baru yang menggabungkan empat kota besar sebagai tuan rumah lomba lari sejauh 10 kilometer.
“Melalui konsep ini, para pelari dapat merasakan pengalaman berlari di empat kota berbeda. Kami menargetkan sekitar 13.600 pelari dapat berpartisipasi dalam rangkaian event ini,” jelasnya.
Melalui keikutsertaan dalam The Ultimate 10K Series, Kota Tangerang diharapkan semakin dikenal sebagai kota yang aktif mendorong olahraga, memperkuat budaya hidup sehat, sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan olahraga berskala nasional.(*/red)
Kota Tangerang Wakili Banten Jadi Calon Percontohan Kota Antikorupsi Versi KPK
Kota Tangerang mewakili Provinsi Banten sebagai salah satu calon percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK). Hal tersebut ditandai dengan kunjungan Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI (Ditpermas KPK) dalam rangka kegiatan observasi yang digelar di Ruang Rapat Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (10/03/2026).
Rombongan yang dipimpin Direktur Permas KPK RI, Kunto Ariawan tersebut, diterima langsung oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama jajaran Pemerintah Kota Tangerang.
Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Kota Tangerang menjadi suatu kehormatan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kota Tangerang untuk terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Program Percontohan Kota Antikorupsi ini merupakan langkah nyata agar nilai-nilai integritas tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar menjadi budaya dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sachrudin.
Ia menambahkan, membangun pemerintahan yang bersih membutuhkan komitmen bersama serta sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat.
“Momentum ini menjadi pengingat bahwa membangun pemerintahan yang bersih membutuhkan sinergi dan komitmen bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman dalam paparannya menjelaskan bahwa komitmen antikorupsi di Kota Tangerang diperkuat melalui enam komponen utama, yakni tata laksana pemerintahan, kualitas pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan budaya kerja antikorupsi, peran serta masyarakat, serta penguatan nilai-nilai kearifan lokal.
Adapun Direktur Permas KPK RI, Kunto Ariawan, mengungkapkan, Kota Tangerang yang mewakili Provinsi Banten merupakan satu dari enam kota di Indonesia yang dicalonkan sebagai percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi Tahun 2026.
“Kota Tangerang telah memenuhi berbagai indikator penilaian, di antaranya skor Monitoring Center for Prevention (MCP) yang mencapai 91. Selain itu juga dinilai dari indikator lain seperti Survei Penilaian Integritas (SPI), SAKIP Kemenpan RB, kepatuhan pelayanan publik dari Ombudsman, maturitas SPIP dari BPKP, indeks SPBE, serta opini BPK,” jelas Kunto.(*/red)
Redaksi.co | Batam – Dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas serta mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat di bulan suci Ramadhan 1447 H, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan buka puasa bersama dan bakti sosial di Pelabuhan Domestik Punggur, Kota Batam, Selasa (10/3/2026) siang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama (PJU) Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Ketua Bhayangkari Daerah Kepri Ny. Detta Asep Safrudin, para Pengurus Bhayangkari Daerah Kepri, Kepala KSOP Khusus Batam, serta Direktur Pelabuhan BP Batam.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan tokoh masyarakat yang mewakili para porter dan pekerja pelabuhan menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran langsung pimpinan Polda Kepri di tengah masyarakat pelabuhan.
“Kunjungan ini bukan sekadar agenda protokoler bagi kami, melainkan bentuk nyata perhatian bagi para pekerja pelabuhan yang setiap hari mencari nafkah di sini,” kata Kapolda Kepri.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polda Kepri dalam menjaga situasi pelabuhan agar tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang peningkatan aktivitas masyarakat saat arus mudik Idul Fitri,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Kepri dalam arahannya menegaskan bahwa komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan merupakan kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah Kepulauan Riau.
Ia juga mengingatkan bahwa kawasan pelabuhan merupakan salah satu objek vital yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi sehingga membutuhkan kewaspadaan serta kerja sama dari seluruh pihak.
“Kawasan pelabuhan merupakan pintu gerbang aktivitas ekonomi sekaligus memiliki potensi kerawanan. Oleh karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi penyelundupan narkotika yang kerap memanfaatkan jalur laut,” tegas Kapolda.
Lebih lanjut, Kapolda juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian, baik melalui petugas di lapangan maupun melalui layanan Call Center Polri 110.
“Keberhasilan menjaga keamanan tidak akan tercapai tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian nasi kotak dan takjil kepada para pekerja pelabuhan serta porter di kawasan Pelabuhan Domestik Punggur.
Dalam sesi doorstop bersama awak media, Kapolda Kepri menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut diikuti sekitar 500 masyarakat, yang terdiri dari warga sekitar Pelabuhan Punggur serta berbagai komunitas pekerja pelabuhan seperti buruh bongkar muat, porter, dan pekerja transportasi.
“Kegiatan ini menjadi sarana bagi Kepolisian untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, serta menyampaikan imbauan agar selalu waspada terhadap potensi kejahatan, khususnya peredaran narkotika,” jelasnya.
Selain itu, Kapolda juga menegaskan bahwa jajaran Kepolisian akan memberikan perhatian khusus terhadap praktik percaloan tiket yang kerap muncul menjelang arus mudik Idul Fitri.
“Kami akan memberikan atensi tegas terhadap praktik percaloan tiket. Masyarakat diimbau untuk tidak membeli tiket melalui calo dan selalu menggunakan jalur resmi yang telah disediakan. Hal ini untuk mencegah penggelembungan harga tiket yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa apabila ditemukan praktik percaloan atau penjualan tiket secara tidak wajar, pihak Kepolisian akan menindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Provinsi Kepulauan Riau agar tetap aman, nyaman, dan kondusif hingga Hari Raya Idul Fitri. (Andri)
Jakarta, Redaksi.co – Suasana haru dan kebersamaan terasa kental dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) di Masjid Babussalam, kawasan Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (10/3/2026).
Dalam momentum Ramadhan yang penuh berkah ini, AJB menyalurkan santunan kepada 500 anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan di bulan suci, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antara insan pers, masyarakat, serta unsur pemerintah daerah.
Ketua Umum AJB, Andi Mulyati Pananrangi, SE, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia serta rekan-rekan jurnalis yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan sosial tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa jurnalis tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi kepada publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh panitia dan rekan-rekan media yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Bersatu, Kebersamaan ini membuktikan bahwa jurnalis tidak hanya bertugas menyampaikan berita, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang nyata terhadap masyarakat,” ujar Andi Mulyati Pananrangi, SE.
Ia juga menjelaskan bahwa AJB terus mengembangkan berbagai divisi organisasi guna memperluas kontribusi bagi masyarakat. Salah satunya adalah divisi di bidang pertambangan yang ditandai dengan simbol logo Antam.
“Logo Antam yang terlihat hari ini menunjukkan bahwa AJB memiliki beberapa divisi, termasuk di bidang pertambangan serta bidang-bidang lainnya.
Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kami berharap silaturahmi antar jurnalis semakin erat dan persatuan semakin kuat di bulan Ramadhan yang penuh berkah,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina AJB, Edi Darmawanto, SH, menilai kegiatan sosial seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan semangat kepedulian bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga mengapresiasi kehadiran perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara yang dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat sinergi antara organisasi jurnalis dan pemerintah daerah.
“Kami berharap kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa ini dapat membangkitkan semangat kepedulian kita semua. Kehadiran perwakilan dari Wali Kota Jakarta Utara menjadi sinyal baik untuk mempererat kerja sama antara AJB dan pemerintah daerah,” ujar Edi.
Menurutnya, organisasi jurnalis seperti AJB diharapkan dapat terus hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari elemen sosial yang ikut menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
“AJB harus selalu hadir di tengah warga, tidak hanya dalam pemberitaan, tetapi juga dalam menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan lingkungan, serta memperkuat silaturahmi antar suku, ras, dan agama,” lanjutnya.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara yang diwakili oleh Sarah dari Kesbangpol. Ia mengungkapkan rasa bangga atas inisiatif AJB yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan sosial yang sarat nilai kebersamaan dan spiritualitas.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim serta dhuafa yang diselenggarakan AJB, Semoga kegiatan ini semakin memperkuat kebersamaan serta meningkatkan keimanan kita semua,” ungkapnya.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan, Ratusan anak yatim dan dhuafa tampak bahagia menerima santunan, sementara para jurnalis dan tamu undangan memanfaatkan momen Ramadhan tersebut untuk mempererat silaturahmi.
Melalui kegiatan ini, Aliansi Jurnalis Bersatu kembali menunjukkan bahwa peran jurnalis tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang aktif menebarkan kepedulian, solidaritas, dan manfaat bagi sesama.
Redaksi.co MAMUJU : Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Tomakaka (Unika) Mamuju. Melalui aliansi mahasiswa peduli kemanusiaan, sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) turun langsung menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar.
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana (open donasi) yang dilakukan oleh tiga organisasi mahasiswa, yakni BEM Ilmu Hukum, BEM Ilmu Komputer, dan BEM Syariah. Dana yang terkumpul berasal dari partisipasi masyarakat yang turut memberikan dukungan bagi para korban terdampak bencana.
Ketua BEM Ilmu Hukum Unika Mamuju, Muhammad Fiqri Huzaefa, mengatakan bahwa aksi kemanusiaan ini lahir dari inisiatif mahasiswa yang tidak ingin tinggal diam melihat kondisi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Sebagai mahasiswa, kami tentu tidak bisa diam ketika melihat masyarakat membutuhkan bantuan. Kami berinisiatif untuk bergerak bersama agar dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran di Balanipa,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa semangat kemanusiaan menjadi landasan utama gerakan tersebut. Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika terjadi bencana.
“Kasihan saudara-saudara kita yang terkena musibah. Sebaik-baik manusia adalah mereka yang mampu memanusiakan manusia lainnya. Karena itu kami berusaha secepat mungkin mencarikan solusi melalui penggalangan bantuan,” tambahnya.
Selain dukungan dari masyarakat, kegiatan penggalangan dana ini juga mendapat support dari pihak kampus Universitas Tomakaka Mamuju yang memberikan dukungan penuh terhadap gerakan sosial para mahasiswa.
Melalui aksi solidaritas ini, para mahasiswa berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban kebakaran serta menjadi bentuk nyata kepedulian generasi muda terhadap masyarakat yang membutuhkan. (ZUL)