Rabu, Maret 25, 2026
Beranda blog Halaman 283

Festival Al-Basyariah 2025 Sukses Digelar dengan Meriah”

0

Bogor, Redaksi.co – SMK Al-Basyariah yang berlokasi di Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor sukses menyelenggarakan Albas Festival yang meriah. Acara ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antar siswa sekaligus menampilkan kreativitas generasi muda.
(Selasa/20 Mei 2025)

Pembukaan acara dihadiri oleh kalangan siswa, serta pihak yang bertanggung jawab di sekolah AL-BASYARIAH yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Berbagai kegiatan menarik dihadirkan selama festival, seperti pentas seni, bazar, serta mengundang salah satu musik “DJ Bimo”. Hal ini mendapatkan sambutan antusias dari kalangan siswa.

Puncak acara ditandai pembagian doorprize, di mana apresiasi diberikan kepada siswa siswi yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Momentum ini membuktikan bahwa sekolah memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif bagi siswa , baik dalam pengetahuan maupun kreativitas siswa

Wakil Kepala SMK Al-Basyariah Helmi Awagiri S. E mengucapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan acara ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga acara ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda SMK Al-Basyariah untuk terus berkarya dan meningkatkan kreativitas ” tuturnya.

AlbasFest 2025 bukan hanya ajang kreatifitas, tetapi juga sarana untuk membangun kolaborasi dan sinergi antar siswa SMK Al-Basyariah. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, membawa SMK Al-Basyariah menjadi siswa yang mempunyai kreativitas. Pungkasnya
(Okta)

*Karo SDM Polda Malut Hadiri Wisuda Daerah Universitas Terbuka Ternate 2025*

0

REDAKSI.CO – Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Maluku Utara, Kombes Pol.Ali Wardhana, S.H., S.I.K., M.M., mewakili Kapolda Malut menghadiri kegiatan Wisuda Daerah Universitas Terbuka (UT) Ternate Tahun 2025, Kamis (22/5/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Asrama Haji Ternate dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Gubernur Provinsi Malut, Direktur UT Ternate Muhlis Hafel, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly Joanda menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia menekankan pentingnya pendidikan tinggi yang inklusif dan merata, seperti yang diusung Universitas Terbuka melalui sistem pembelajaran jarak jauh.

Universitas Terbuka telah menjadi solusi strategis dalam menjangkau masyarakat di wilayah terpencil, termasuk di Maluku Utara,” ujar Sherly.

Lanjut, Ia juga mendorong para lulusan untuk menjadi agen perubahan dan berkontribusi dalam pembangunan daerah, serta terus menjaga semangat belajar sepanjang hayat.

Sementara itu, Direktur UT Ternate, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian para lulusan. Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan ketekunan mahasiswa yang mengikuti sistem pembelajaran daring UT.

“UT hadir untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa batas wilayah,” kata Muhlis. Ia juga berharap sinergi antara Universitas Terbuka dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dapat terus diperkuat demi kemajuan pendidikan Maluku Utara.

Guru Honor Perlu Diperhatikan Oleh Pemerintah, Berikut Beberapa Hal Diungkapkan

0

Redaksi.co | Palembang,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Guru Taman Kanak Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) yang ke 75 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh IGTKI-PGRI Provinsi Sumsel bertempat di ballroom Grand Atyasa Palembang, Kamis (22/5/2025).

Turut hadir didalam kegiatan tersebut Ketua Team Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Dr Darmayanti, S.E., M.M, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (PPA) Provinsi Sumsel Fitriana, S.Sos. M.Si, Perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Sumsel Kurniaty, S.Ag., M.Pd, dan undangan lainnya.

Dikatakan Gubernur Sumsel H Herman Deru, alhamdulillah pada kesempatan hari ini saya bisa hadir di HUT ke 75 IGTKI-PGRI yang tentu merupakan hari bahagia bagi ibu-ibu semua maupun bapaknya. Yang begitu membahagiakan, begitu sudah panjang, dan lamanya pengabdian ini.

Kepala UPT Kita ketahui dengan segala keterbatasan dari lembaga penyelenggara Taman Kanak-Kanak, dengan segala keterbatasan dari fasilitas yang dimiliki oleh para guru Taman Kanak ini nyatanya mereka tetap eksis.

“Atas nama Pemprov Sumsel, mengapresiasi ini kinerja baik dari IGTKI-PGRI ini. Dimana tugas ibu/bapak sekalian adalah tugas yang lebih berat dari segala hirarki dalam ke pendidikan ini,” ujarnya.

Kemudian, ibu-ibu, bapak-bapak, harus berhadapan dengan anak-anak balita, dari keberagaman karakter, unsur etnisnya, dan juga pola didik dirumahnya, dan mereka harus dipersiapkan untuk dapat mengisi masa depannya dimulai dari pondasi di pasang.

“Disini saya menekankan pentingnya mempersiapkan anak-anak dalam menyambut bonus demografi di Indonesia tahun 2045 nanti,” ungkapnya.

Menurut Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Sumsel Kurniaty, S.Ag., M.Pd, rangkaian kegiatan IGTKI-PGRI Provinsi Sumsel dalam menyambut HUT ke 75 yang pertama kita mengadakan lomba anak-anak se Sumsel yang telah kami laksanakan di awal bulan Mei tepatnya di tanggal 3 Mei 2025.

Kedua kemarin kita mengadakan guru se Sumsel yang diikuti oleh 12 kabupaten/kota yang ada di provinsi Sumsel, alhamdulillah semuanya terlaksana, dan hari ini adalah hari puncaknya.

“Kegiatan-kegiatan di IGTKI-PGRI banyak kalau di IGTKI-PGRI, bisa berupa seminar, sering mengadakan workshop, dan juga kegiatan studi tiru ke Jakarta,” katanya.

Dilanjutkannya, adapun tema kegiatan pada HUT IGTKI-PGRI ke 75 tahun 2025 adalah guru Taman Kanak-Kanak bermartabat, anak Indonesia hebat,, mendukung program wajib belajar 13 tahun, dimulai dari Taman Kanak-Kanak.

Ini tema yang kami angkat, bahwa alhamdulillah, program belajar 13 tahun sudah termasuk Taman Kanak-Kanak, dan ini merupakan suatu angin segar buat Taman Kanak-Kanak bahwa belajar Taman Kanak-Kanak sudah dijadikan wajib belajar.

“Memang kita kalau di Taman Kanak-Kanak kebanyakan memang di kelola oleh swasta, kalau sekolah negeri hanya beberapa saja, palingan ada 6 untuk di kota Palembang, tapi kalau didaerah juga sudah banyak,” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, sedangkan untuk kendalanya memang adalah masalah dana, untuk melayani anak-anak Taman Kanak-Kanak yang belum mampu, tentu nantinya ada program pemerintah yang mencanangkan bahwa ada dana Sekolah Garuda.

Dimana Sekolah Garuda itu yakni sekolah yang subsidi full dibantu oleh pemerintah, jadi nanti akan didata oleh masing kelurahan, orang-orang yang kurang mampu untuk menyekolahkan anaknya di sekolah, maka akan dibantu melalui subsidi pemerintah, itu wacana ya untuk kedepannya, dan insya Allah terkabul.

“Untuk kesejahteraan gurunya memang sangat minim sekali untuk Taman Kanak-Kanak se Sumsel ini masih banyak sekali yang honor murni yang belum dibantu oleh pemerintah, baik PPPK maupun sertifikasi,” imbuhnya.

Masih disampaikannya, tapi masih ada juga yang asli honor yang dia di gaji hanya 200 ribu dari yayasan sekolahannya, dan ini yang perlu diperhatikan oleh pemerintah, sedangkan untuk IGTKI-PGRI itu sendiri masuk di Dinas Pendidikan.

Ini yang perlu diperhatikan oleh pemerintah, misalnya dapat subsidi dari APBN/APBD, kami harapkan ada perhatian dari pemerintah setempat. Kalau perhatian dari pemerintah, alhamdulilah sangat mendukung sekali, tentunya teman-teman yang sudah mendapatkan sertifikasi.

“Pemerintah sangat memperhatikan Taman Kanak-Kanak, dan alhamdulillah mereka sudah banyak yang tersertifikasi dan PPPK, tapi mohon bantuannya untuk yang honor murni tersebut,” bebernya.

Untuk Perbaikan Layanan RSUD CND Meulaboh,Satgas Kendali Mutu Layanan Kesehatan berikan Rekomendasi

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Tim Satuan Tugas (Satgas) Kendali Mutu dan Pelayanan Kesehatan memberikan rekomendasi untuk sejumlah perbaikan layanan serta manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, kepada Bupati Aceh Barat terkait sejumlah temuan yang telah dilaksanakan selama dua bulan belakangan ini.

“Rekomendasi akhir ini secara utuh akan kita sampaikan ke Bapak Bupati Aceh Barat untuk mendapatkan pertimbangan lebih lanjut,” kata Asisten Pemerintahan Sekdakab Aceh Barat, Irfan Murdani pada saat konferensi pers di Aula Cut Nyak Dhien Bappeda Aceh Barat, Rabu

Rekomendasi perbaikan yang disampaikan kepada media diantaranya, terkait regulasi, yaitu peraturan Bupati Aceh Barat tentang Mekanisme Penggunaan Dana dari Pendapatan Jasa Pelayanan sudah dilakukan revisi, karena banyak referensi aturan di atasnya yang sudah berubah dan akan ditetapkan dengan peraturan yang baru.

Guna mempertimbangkan azas keadilan dan untuk meminimalisir terjadinya ketimpangan diantara pemberi pelayanan, Peraturan Bupati Aceh Barat tentang Remunerasi juga sedang dilakukan pembahasan.

Tim Satgas Kendali Mutu dan Pelayanan Kesehatan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga merekomendasikan terkait tim pengawas rumah sakit, manajemen rumah sakit, pengelolaan sumber daya manusia, prasarana dan sarana.

Kemudian tentang pelayanan di rumah sakit baik pelayanan di rawat inap, rawat jalan, pelayanan gawat darurat, kenyamanan, ketertiban dan kebersihan rumah sakit milik pemerintah daerah juga menjadi perhatian tim satgas untuk menggali lebih dalam, menemukan akar permasalahannya.

Tim Satgas juga mengkaji tanggung jawab masyarakat yang berkunjung ke rumah sakit untuk mentaati aturan dalam hal menjaga kenyamanan, ketertiban dan kebersihan Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Selanjutnya , tim satgas juga merekomendasikan agar penunjukan Tim Pengawas internal Rumah Sakit, yaitu SPI (Satuan Pengawas Internal) harus merujuk pada Permenkeu 200/PM.05/2017 tentang Sistem Pengendalian Intern pada Badan Layanan Umum (BLU).

Sedangkan untuk Dewan Pengawas RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh harus merujuk pada Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah, harus mempertimbangkan profesionalitas keahlian terkait pengawasan rumah sakit.

Tim Satgas juga merekomendasikan agar penunjukan manajerial juga harus mempertimbangkan kompetensi dan keahlian sesuai bidangnya, juga untuk pengelolaan sumber daya manusia pada Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, harus mengacu pada Analisis Beban Kerja (ABK).

Tim satgas menyarankan untuk segera melakukan langkah-langkah agar pelayanan Cathlab bisa segera dijalankan dan Tim akan membantu memfasilitasi kerjasama dengan pihak lain untuk memfungsikan layanan Cathlab guna untuk memberikan keuntungan bagi Rumah Sakit tersebut.

Untuk diketahui, pembentukan Tim Satuan Tugas (Satgas) Kendali Mutu dan Pelayanan Kesehatan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 156 Tahun 2025, tanggal 3 Maret 2025 dan dikukuhkan pada tanggal 14 Maret 2025.

Tim Satgas ini dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berfokus pada permasalahan kesehatan di wilayah Kabupaten Aceh Barat, dengan tekat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat ****

Vidio Rilis Vidio Mini Drama: Inovasi Konten Digital Untuk Penonton Yang Mencari Hiburan Singkat

0

redaksi.co | Jakarta,22 Mei 2025 — Sejalan dengan tren video berformat vertikal dan berdurasi pendek yang kini digemari masyarakat, Vidio memperkenalkan fitur terbarunya: Vidio Mini Drama. Mengusung format cepat dan padat, Vidio Mini Drama hadir sebagai bentuk inovasi hiburan yang mudah diakses, penuh cerita, dan diperkuat oleh deretan aktor papan atas.

Dengan tagline “Vidio Mini Drama Sat-Set dan Menggigit”, berbagai konten hiburan dihadirkan, mulai dari drama Lokal hingga drama Cina.

“Seiring dengan meningkatnya tren menonton video pendek di kalangan pengguna Indonesia, Vidio sudah menghadirkan berbagai video pendek mulai dari olahraga sampai hiburan melalui fitur Shorts. Kini, kami berinovasi lebih lanjut dengan meluncurkan Vidio Mini Drama, yaitu serial video pendek dengan cerita drama yang sat-set dan membuat penasaran, menyajikan keseruan setiap episodenya,” kata Hadikusuma Wahab, Chief Product Officer Vidio.

Sejak diluncurkannya perdana di awal kuartal kedua 2025, Vidio menghadirkan beberapa variasi judul, mulai dari Drama Lokal hingga Drama Asia. Sebagai gebrakan baru di drama lokal, Vidio meluncurkan tiga judul yaitu Pura-Pura Nikah, Teka-Teki Cinta dan Rekaman Cinta Terlarang. Diproduksi oleh SInemart, kekuatan dari tiga judul ini terletak pada cerita dan pilihan nama-nama bintang populer seperti Sandrinna Michelle, Junior Roberts, Haico Van der Veken, Kenny Austin, Arya Mohan, dan masih banyak lagi.

Dengan mengandalkan kekuatan storytelling yang memikat, dari alur cerita yang dinamis hingga konflik yang selalu membuat penasaran di setiap episodenya, Vidio Mini Drama berhasil mencuri perhatian penonton. Sejak diluncurkan, fitur terbaru dari Vidio ini telah ditonton lebih dari 8 juta kali, sebuah pencapaian awal yang patut dibanggakan.

Antusiasme tinggi dari para penonton menunjukkan bahwa konten hiburan berdurasi pendek yang relevan dan dekat dengan keseharian memang sangat diminati. Ini sekaligus mempertegas posisi Vidio sebagai platform yang terus berinovasi dan memahami kebutuhan hiburan masyarakat masa kini.

David Suwarto, selaku Produser Eksekutif dari rumah produksi SinemArt, mengungkapkan, “Kami percaya bahwa kekuatan cerita dan kepopuleran bintang menjadi daya tarik utama, tidak peduli panjang durasinya. Vidio Mini Drama ini membuktikan bahwa penonton haus akan cerita yang kuat, emosional, dan dekat dengan kehidupan mereka. Sinemart bangga bisa menjadi bagian dari inisiatif yang mendobrak batasan format dan tetap menghadirkan produksi berkualitas.”

Tak hanya menyuguhkan karya lokal, Vidio Mini Drama juga memperluas koleksinya dengan menghadirkan deretan drama Cina populer pilihan. Bekerja sama secara eksklusif dengan Chinese On Line, salah satu penyedia konten mini drama terbesar di Tiongkok, Vidio menawarkan beragam genre yang digemari, mulai dari kisah cinta penuh balas dendam, nuansa supranatural, hingga drama berlatar sejarah. Drama-drama Cina ini dikurasi secara khusus agar sesuai dengan selera penonton Indonesia.

Di Anggap Tak Sesuai Dengan Kontrak Kerja ke Dua ABK Asal Jakarta Lompat Dari Kapal Ikan

0

JEMBER, Redaksi.co – Memanfaatkan media sosial untuk mencari kerja bisa menjadi strategi yang efektif namun juga bisa berdampak negatif, hal ini terjadi kepada dua remaja bernama Sutiadi (26) warga Kabupaten Cirebon dan Muhammad Julianda Gibran ( 21 ) Warga Kecamatan Kebun Jeruk Jakarta Barat (21/05/2025).

Sesuainya di adakannya Press Conference oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut di Pos  POSAL  Puger pada rabu 21 mei, Muhammad Julianda Gibran di hadapan awak media menceritakan aksi nekatnya terjun kelaut.

Awal mula saya coba-coba memanfaat Sosial Media untuk mencari kerja, setelah selama 3 bulan tiba-tiba ada sebuah perusahaan yang menawarkan kerja di kapal ikan dengan iming – iming gaji 4 – 5 juta perbulan dan itu semua kebutuhan dan asuransi di tanggung oleh perusahaan, Karena gajinya di anggap lumayan besar, sehingga saya melanjutkan melamar di perusahaan tersebut yang di duga milik orang China,”ucap gibran kepada awak media.

“Saat itu saya di suruh menyerahkan foto copy KK dan KTP asli dan mengisi dokumen / formulir yang sudah disiapkan oleh perusahaan dan tanpa harus menyertakan ijazah.

Lanjut Gibran, Sebelum kami di berangkatkan kerja saya di taruh di penampungan selama seminggu yang berada di daerah jakarta utara, setelah itu saya bersama 32 orang yang ada di penampungan di jemput oleh seseorang yang mengaku pihak perusahaan untuk di ajak ke kapal tempat kami akan dipekerjakan.

Disaat berlangsungnya kapal berlayar saya mencoba iseng mempertanyakan gaji yang sebenarnya ke pada Nakhoda Kapal dan informasi yang saya dapat dari Nahkoda gaji tersebut bukan 4 juta melainkan bagi hasil dengan perusahaan dan juga tidak ada Asuransi seperti yang di katakan ketika kami awal melamar kerja, “imbuhnya.

Masih kata Gibran, ” Sebenarnya semua ABK ketika  mengetahui informasi dari Nahkoda,  semua ABK ingin kabur namun takut karena tidak bisa berenang, namun saya dan Sutiadi tetap berencana kabur.

Tak lama mempunyai rencana kabur Gibran dan Sutiadi melihat tak jauh dari kapal ada sebuah pulau. “Waktu itu kami mengetahui ada sebuah pulau dan di mungkinkan kapal akan sandar saya bersama teman saya Sutiadi bersiap tekat untuk melarikan diri meskipun jarak kapal dengan bibir pantai  pulau sangatlah jauh sekitar 2,5 mil atau setara dengan 4 kilometer.

“Saya bersama teman saya turun dari kapal melalui tangga belakang kemudian terjun ke laut dan bedua berenang ke pinggir pulau, setelah saya sampai di pulau Nusa Barong kami mencoba mencari bantuan, melalui Hp Seluler kami mengetahui letak pulau itu, sehingga saya mencoba menghubungi pihak terkait yang dekat dengan wilayah tersebut, “terangnya.

Selang satu hari setelah kami terhubung dengan Basarnas ada Tim dari anggota TNI AL yang ada wilayah Puger menyisiri pulau untuk mencari saya dan menyelamatkan kami , “imbuh gibran.

Terima kasih kami ucapkan kepada bapak TNI, POLRI, Basarnas dan semua Pihak terkait atau siapa saja yang terlibat dalam proses evakuasi dan meyelamatkan kami, sehingga kami berdua saat ini bisa berada di tempat ini dengan keadaan sehat, “ucap Gibran (sofyan)

PN Palembang Segera Laksanaan Eksekusi Terhadap Putusan PHI Berkekuatan Hukum Tetap

0

Redaksi.co | Palembang – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Federasi Serikat Buruh Niaga, Informatika, Keuangan, Perbankan dan Aneka Industri (Nikeuba) Kota Palembang, Sumatera Selatan mengelar aksi damai di Pengadilan Negeri (PN) Palembang dan Disnaker Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terkait dugaan tindak pidana di bidang Ketenagakerjaan yang diduga dilakukan oleh Oknum Pengusaha serta permasalahan tentang pelaksanaan Eksekusi, Sita Eksekusi maupun Lelang Eksekusi terhadap putusan PHI yang berkekuatan hukum tetap di Pengailan. Kamis (22/05/25).

Aksi massa yang di Ketuai oleh Ketua DPC FSB NIKEUBA Kota Palembang H. Hermawan, SH di dampingi Eric Davistian, SH Koordinator aksi mengatakan kepada awak media usai unjuk rasa,” hari ini kami ujuk rasa di PN Palembang dan Disnaker Provinsi terkait permasalahan tentang Tidak berjalannya Penegakan hukum dan/atau Penuntasan kasus-kasus dugaan tindak pidana di bidang Ketenagakerjaan yang diduga dilakukan oleh Oknum Pengusaha serta permasalahan tentang pelaksanaan Eksekusi, Sita Eksekusi maupun Lelang Eksekusi terhadap putusan PHI yang berkekuatan hukum tetap di Pengadilan,”ujarnya.

Maka dari itu,”kami menuntut tindak-lanjut Penegakan Hukum dan/atau Penuntasan seluruh kasus-kasus dugaan tindak pidana di bidang Ketenagakerjaan yang dilaporkan pekerja/buruh atau Serikat pekerja/Serikat Buruh yang saat ini ditangani oleh Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan dan/atau Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ketenagakerjaan Disnakertrans Sumsel,”ujarnya.

Oleh karena itu, Kami DPC Nikeuba Kota Palembang menuntut PN Palembang dalam hal ini PHI Palembang dan Disnaker Provinsi Sumsel Sbb ;

1.MENUNTUT diberikannya sanksi Penonaktifan dan/atau Pemecatan kepada Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan dan/atau Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ketenagakerjaan Disnakertrans Sumsel yang tidak maksimal berkerja.

2.MENUNTUT dilaksanakannya secara cepat dan tidak berlarut-larut terhadap proses pelaksanaan Eksekusi (Panggilan/Teguran/Aanmanning) atas Putusan PHI yang telah berkekuatan hukum tetap yang dimohonkan pekerja/buruh.

3.MENUNTUT pelaksanaan Sita Eksekusi dan Lelang Eksekusi secara cepat berdasarkan hukum dan Keadilan serta tidak merugikan pekerja/buruh terhadap Putusan PHI yang telah berkekuatan hukum tetap yang dimohonkan pekerja/buruh.

4.MENUNTUT Pengadilan Hubungan Industrial yang bersih, dapat dipercaya dan bebas dari segala bentuk KKN, serta MENUNTUT diadilinya perkara-perkara PHI secara berdasarkan hukum dan Keadilan bukan berdasarkan kepentingan-kepentingan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

5.MENUNTUT pihak perusahaan PT.GLOBAL DEORUB INDUSTRY untuk secara Sukarela menjalankan putusan pengadilan serta tidak menjualkan dan/atau mengalihkan asset-asset perusahaan selama dalam proses Eksekusi berjalan di Pengadilan.

Selanjutnya, DPC FSB Nikeuba Kota Palembang, melakukan Audiensi dengan PN Palembang dan Depnaker Provinsi Sumsel.

Dari hasil Audiensi tadi,”apa yang kita sampaikan tadi sudah diterima aspirasinya, dan mereka (PN Palembang dan Depnaker Provinsi Sumsel) akan menindaklanjuti permasalahan tersebut, dan persoalan pelaksanaan putusan tadi sudah kita sampaikan dan akan dibawa untuk dibicarakan dengan Ketua Pengadilan dengan aparat terkait dalam waktu beberapa hari kedepan mereka akan hubungi kami,”ujar H.Hermawan

Dan, APABILA aspirasi Pekerja/Buruh tidak dipenuhi, maka kami akan kembali melakukan AKSI UNJUK RASA atau DEMONTRASI lanjutan dengan Massa aksi yang lebih besar,”pungkasnya.

Pelantikan dan Sumpah Jabatan Sekdes Jombang Berlangsun Lancar

0

JEMBER, Redaksi.co – Abdul Basyar resmi dilantik dan di ambil sumpah sebagai Sekdes Desa Jombang Kecamatan Jombang Kabupaten Jember oleh Kades Jombang Sugeng Sutrisno pada hari kamis 22 mei 2025 di Pendopo kantor Desa Jombang.

Pelantikan dan Sumpah Jabatan Sekdes Desa Jombang tersebut dihadiri oleh Forpimcam Jombang beserta jajaran, Lintas Sektor, Perangkat Desa, BPD, LPMD, Tokoh Masyarakat, Ketua RW/RT,serta Keluarga yang dilantik.

Kades Jombang,Sugeng Sutrisno mengucapkan selamat bertugas kepada saudara Abdul Basyar yang telah dilantik sebagai Penjabat Sekdes Desa Jombang, berharap sekdes yang baru Kedepannya dapat menjalankan amanah ini dengan baik.

Diangkatnya Penjabat Sekretaris Desa pada hal ini dikarenakan adanya kekosongan jabatan Sekretaris Desa, yang mana Sekdes sebelumnya telah purnapurna tugas.

Lanjutnya, pelantikan hari ini menjadi momen yang sangat penting karena Penjabat Sekretaris Desa mempunyai tugas strategis yaitu membantu kepala desa dalam menyusun kebijakan dan pengorganisasian administratif selain itu pelaksanaan tugas perangkat desa juga memberikan pelayanan secara administratif

Dalam sambutanny Camat Jombang  Nuryadi juga menyatakan, sebagai perangkat desa harus betul-betul memahami lingkungan kerja, tugas pokok dan fungsinya termasuk kepada Sekretaris Desa dan diharapkan bisa menyesuaikan dengan lingkungan kerjanya dan menjadi pembelajar yang cepat.

“Kami berharap denga adanya Penjabat Sekdes yang baru dapat menjalankan tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya dan bisa mengemban amanah, “Terangnya (sofyan)

Untuk Perkuat Damkar Aceh Barat, Sebanyak 13 Personil Petugas Jalani Pelatihan di Ciracas

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengirimkan 13 orang petugas untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) dasar pemadam kebakaran (Damkar) di Ciracas, Jakarta Timur,Rabu 21/5/2025

Pelatihan ini akan berlangsung selama 11 hari di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pemadam Kebakaran Ciracas, Jakarta Timur. dijadwalkan berakhir pada 29 Mei mendatang

Para petugas Damkar BPBD yang diutus mengikuti pelatihan tersebut masing-masing ialah:

1.Yudha Priatama Z

2.Tarmizi

3.Tamsir

4.Sunardi Samsuri

5.Rajuwir

6.Yusran

7.Riski darman

8.Irwandi ib

9.Ferdi

10.Luthan

11.Azhar

12.Ilyas Nurdin

13.Dandi Saifullah

Pengiriman petugas Damkar ini di sampaikan oleh Plt.Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, SP., M.IL.,Ronal mengatakan bahwa Petugas Damkar BPBD Aceh barat yang mengikuti pelatihan ini merupakan bagian dari upaya sistematis dalam meningkatkan kompetensi personel dalam menghadapi berbagai situasi darurat di lapangan.

“Kami ingin memastikan setiap petugas yang bertugas di lapangan memiliki keterampilan teknis dan ketahanan fisik yang memadai. Pelatihan ini sangat penting agar mereka bekerja secara profesional dan aman, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat yang dilayani,” Ujar Teuku Ronald.

Ia mengatakan bahwa program ini tidak hanya menekankan pada aspek teknis penanggulangan kebakaran, tetapi juga pembentukan disiplin, kemampuan komunikasi darurat, serta pemahaman mendalam terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku dalam operasi penyelamatan.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen untuk secara berkala mengirimkan personel mengikuti pelatihan dan sertifikasi Damkar guna membentuk tim tanggap darurat yang andal dan siap siaga.

“Dengan telah mengikuti pelatihan ini, kami berharap para petugas kita, akan lebih sigap, terampil, dan tangguh dalam menghadapi bencana, terutama dalam misi penyelamatan dan penanggulangan kebakaran yang kerap terjadi di wilayah Aceh Barat,” tambahnya.

Sementara dilokasi pelatihan, Salah seorang peserta, Yudha, mengungkapkan bahwa dirinya bersama rekan-rekan dari Aceh Barat sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Ia menegaskan bahwa mereka akan memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menyerap seluruh ilmu yang diberikan oleh para pelatih.

“Kami sangat bersyukur mendapat kesempatan ini. Kami bertekad memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk belajar dan memahami semua materi. Kelak ilmu yang kami peroleh di sini akan kami terapkan di daerah kami demi keselamatan masyarakat dan peningkatan pelayanan BPBD Aceh Barat,” ujar Yudha dari lokasi pelatihan di Ciracas.

Keikutsertaan 13 petugas BPBD Aceh Barat dalam diklat dasar ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana daerah yang lebih profesional, responsif, dan berbasis kompetensi ****

Kolaborasi Dan Sinergitas Menuju Pariwisata Mancanegara, Berikut Yang Diungkapkan

0

Redaksi.co | Palembang,- Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Indonesia Dr Nunung Rusmiati, M.Si., M.H menghadiri serta melakukan Pelantikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASITA Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Feby Yolanda Effendi, S.Pi., M.Si beserta pengurus untuk masa bakti 2025-2030 dan juga pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan kerja sama dengan pihak lain

Adapun pelantikan tersebut didahului dengan pembacaan struktur kepengurusan, pembacaan SK Pelantikan, dan penyerahan bendera Pataka dari Ketum DPP ASITA Indonesia kepada Ketua DPD ASITA Sumsel periode 2025-2030.

Adapun tema kegiatan pelantikan kali ini yakni “Sinergi membangun pariwisata Sumsel berdaya saing global”, dan kegiatan ini sendiri dipusatkan di grand ballroom Beston Hotel Palembang, Rabu (21/5/2025).

Turut hadir didalam kegiatan ini dari pemerintah provinsi Sumsel yakni Gubernur Sumsel H Herman Deru, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumsel Drs H Ari Narsa, J.,S, Pelaksana Tugas Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Dr Darmayanti, S.E., M.M, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumsel yang diwakili Sekretaris Dispora Provinsi Sumsel, dan undangan lainnya dari berbagai organisasi yang ada di kota Palembang.

Dikatakan Ketum DPP ASITA Indonesia Dr Nunung Rusmiati, M.Si., M.H, tadi yang disampaikan oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru, kita tidak boleh biasa-biasa saja, jadi saya setuju dengan Gubernur Sumsel harus ada inovasi tadi yakni health tourism.

Memang kota Palembang sebenarnya ada yang unik-unik, itu memang perlu kita gali, tadi itu sebenarnya ada yang untuk magic itu kan, di mana itu memang harus, karena sekarang itu ada story telly itu penting.

“Dan sebenarnya kota Palembang sudah bagus, sudah pernah menjadikan sebagai tuan rumah ASEAN Games itu harus juga diteruskan. Karena kan pemerintah sudah bikin tidak murah, dan itu harus bersyukur hanya kota Palembang,” ujarnya.

Kemudian, mudah-mudahan dengan kelebihan-kelebihan yang ada, dan ada kekurangan-kekurangan dikolaborasi, jadi mudah-mudahan kelebihannya itu nampak seperti kata Gubernur Sumsel H Herman Deru tadi.

Untuk bagaimana caranya bisa yang unik terutama yang tourism saya setuju yang tadi, karena kan kita juga bagus itu untuk urut yang tadi, oh dengan di sini tidak usah tradisional, dengan dibuat yang unik.

“Dengan pakai baju, pakaian-pakaian yang tradisional, kan kota Palembang ini kan bajunya bagus, dan mudah-mudahan kota Palembang bisa lebih maju. Apalagi Gubernur Sumsel nya sudah sangat mendukung,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, di mana mulai dari semua Kepala Dinas, Angkasa Pura, dan serta mudah-mudahan Bandara Internasional ini cepat terealisasi, khususnya tadi di bulan Agustus 2025. Jadi tadi saya tanya kepada Angkasa Pura dan Ketua DPD ASITA Sumsel dan yang lain-lain sudah banyak kedatangan wisatawan mancanegara dari Malaysia ke Indonesia.

Saya sebagai Ketum DPP ASITA Indonesia juga wajib, bagaimana caranya itu mempercepat, karena saya juga yang tadi Gubernur Sumsel, saya kenal dengan salah satu maskapai penerbangan tersebut, dan maskapai penerbangan juga sudah berkolaborasi dengan ASITA.

“Jadi kan ini baik, mudah-mudahan bandara Internasional ini kan sesuai disampaikan oleh Gubernur Sumsel juga ingin mendatangkan in bone, dan jangan on bone saja. Memang tugas saya sebagai Ketum DPP ASITA Indonesia itu bagaimana seluruh 38 DPD Provinsi ini mendatangkan in bone ke provinsinya,” katanya.

Menurut Gubenur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya mengatakan, membangun, mengingat orang datang ke provinsi Sumsel ini ada alternatif lain kecuali keindahan alam. Apa misalnya yang pernah saya cetuskan, yakni Sumsel health tourism, ini adalah salah satunya. Tidak bisa seperti membalikkan telapak tangan, karena ini butuh waktu dan butuh kerjasama.

Kenapa orang tersugesti misalnya ke Johor, saya lihat masing-masing rumah sakitnya biasa-biasa saja, tapi ini sugesti, memang setiap kesana dipastikan sembuh, tidak juga. Dimana setiap untuk diresmikan, saya tuntut dahulu, keunggulannya apa.

“Jadi ada satu kendaraan baru untuk ASITA Sumsel bekerjasama dengan Persatuan Rumah Sakit, ini saya minta tambah. Di mana ini untuk implementasikan cita-cita besar kita untuk menjadikan Sumsel Health Tourism,” ucapnya.

Begitu juga disampaikan Ketua DPD ASITA Provinsi Sumsel Feby Yolanda Effendi, S.Pi., M.Si, di mana ASITA adalah Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies yang merupakan asosiasi perusahaan perjalanan wisata yang telah berdiri sejak 1971. Sudah 54 tahun ASITA berdiri menjadi mitra pemerintah dalam memajukan pariwisata. Dimana ASITA merupakan organisasi asosiasi pariwisata terbesar dengan jumlah anggotanya kurang lebih 7000 anggota.

Di mana itu tersebar di seluruh 35 provinsi di Indonesia serta memiliki DPD setiap provinsi, yang mana salah satunya DPD Provinsi Sumsel. Dan sesuai dengan tema pelantikan ini yakni “Sinergi membangun pariwisata Sumsel berdaya saing global.

“Kami pengurus ASITA provinsi Sumsel memiliki visi menjadikan ASITA sebagai garda terdepan pariwisata yang bisa memajukan Sumsel menjadi destinasi wisata kelas dunia. Dan oleh karena itu diperlukan sinergitas serta berkolaborasi dari semua sektor pariwisata di ekosistem wisata,” imbuhnya.