Beranda blog Halaman 275

Gerebek Peredaran Obat Terlarang, Satresnarkoba Polres Purworejo Amankan 4.377 Butir Pil Koplo

0

PURWOREJO || Redaksi.co Polres Purworejo menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus peredaran sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu. Kegiatan ini berlangsung di Mapolres Purworejo pada Rabu (18/3/2026).

​Konferensi pers dipimpin langsung oleh Wakapolres Purworejo, Kompol Nana Edi Sugito, S.H., didampingi Kasat Resnarkoba AKP Amiruddin Zulkarnain, S.H., serta Kasi Humas AKP Ida Widaastuti, S.H., M.A.P.

​Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Purworejo. Menindaklanjuti informasi tersebut, Satresnarkoba melakukan penyelidikan intensif.

​Petugas akhirnya berhasil meringkus pelaku berinisial MF, seorang warga Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Penangkapan dilakukan di Cafe Sunshine, Kelurahan Mudal, Kecamatan Purworejo.

​“Saat ini Satresnarkoba sedang melakukan penyidikan mendalam atas perkara yang dipersangkakan kepada pelaku,” ungkap Kompol Nana Edi Sugito.

 

​BACA JUGA: Operasi Pekat Candi 2026: Polres Purworejo Gulung 14 Tersangka Perjudian di 5 Kecamatan

​Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti signifikan yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas peredaran obat ilegal:

  • 4.377 butir pil warna putih berlogo “Y”.
  • 1 unit handphone merek Samsung.
  • Uang tunai sebesar Rp2.000.000.
  • 1 unit sepeda motor Yamaha N-Max warna merah.

​Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 435 Jo Pasal 138 Ayat (2) dan Ayat (3) UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Pelaku diduga sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu.

​“Pelaku terancam pidana penjara maksimal 12 tahun atau denda paling banyak Rp5 miliar,” tegas Wakapolres.

​Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, melalui Wakapolres menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam memberantas peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Purworejo. Kepolisian juga meminta masyarakat untuk terus waspada.

​“Kami mengimbau masyarakat agar aktif memberikan informasi jika mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungannya,” pungkasnya. (*/WS)

Redaksi Penyelaras: Wahidun

LSM Maung DPC Kota Tangerang Ucapkan Idul Fitri 1447 H, Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan

0

Ketua LSM Maung DPC Kota Tangerang M. Soleh Beserta Jajaran Pengurus Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H dan Imbauan Keselamatan Mudik

 

Tangerang, 18 Maret 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ketua LSM Maung DPC Kota Tangerang, M. Soleh, beserta seluruh jajaran pengurus menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Kota Tangerang.

 

“Atas nama Ketua dan seluruh jajaran pengurus LSM Maung DPC Kota Tangerang, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.

 

Semoga momentum suci ini menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar M. Soleh dalam pernyataannya.

 

Lebih lanjut, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan tradisi mudik agar senantiasa mengutamakan keselamatan dan kewaspadaan selama perjalanan.

 

LSM Maung DPC Kota Tangerang mengingatkan para pemudik untuk memastikan kesiapan fisik dan kondisi kendaraan sebelum berangkat, mematuhi peraturan lalu lintas, serta tidak memaksakan diri apabila dalam kondisi lelah.

 

“Kami berharap seluruh masyarakat yang melaksanakan mudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan kembali dalam keadaan sehat.

 

Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

 

LSM Maung DPC Kota Tangerang berharap Idul Fitri 1447 H membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.(*/red)

Skandal Dapur Gizi Mambi Menggila: Limbah Diduga Dibuang ke Sungai, Pejabat Diseret, UMKM Dikorbankan

0

Redaksi.co MAMASA : Bau busuk skandal kian menyengat dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa. Program yang seharusnya menyuplai makanan bergizi bagi masyarakat justru diterpa tudingan pelanggaran serius yang mengancam lingkungan dan keselamatan publik.

Pemuda Desa Rantebulahan, Kindar Ritonga, tampil lantang membongkar dugaan praktik bermasalah tersebut. Ia mendesak agar operasional dapur program makan bergizi gratis (MBG) itu segera dihentikan sementara sebelum dampaknya meluas.

Ini bukan sekadar pelanggaran kecil. Ini berpotensi membahayakan masyarakat secara langsung,” tegas Kindar, Selasa (18/3/2026).

Sorotan paling tajam mengarah pada dugaan pembuangan limbah dapur langsung ke Sungai Mambi. Laporan warga menyebut limbah tidak melalui proses pengolahan yang layak, membuka potensi pencemaran lingkungan yang serius.

Kalau limbah benar dibuang ke sungai tanpa pengolahan, ini pelanggaran berat. Dampaknya bisa panjang dan berbahaya,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, dapur yang dikelola Yayasan Tujuh Tunas Tabulahan juga diduga beroperasi tanpa Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sesuai standar. Padahal, dua komponen ini merupakan syarat dasar dalam operasional layanan pangan berskala besar.

Kindar bahkan mengaitkan temuan ini dengan potensi pelanggaran hukum. Ia merujuk Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang melarang keras pembuangan limbah tanpa izin, dengan ancaman pidana hingga tiga tahun penjara dan denda mencapai Rp3 miliar.

Namun, yang membuat publik semakin geram adalah munculnya dugaan keterkaitan dapur tersebut dengan seorang anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat dari Partai NasDem. Sosok dari Komisi III itu disebut-sebut berada di balik pengelolaan, memicu pertanyaan besar soal konflik kepentingan dan integritas pejabat publik.

Kami sangat kecewa. Pejabat publik seharusnya menjadi contoh, bukan justru diduga terlibat pelanggaran,” kata Kindar dengan nada tajam.

Lebih jauh, Kindar juga membongkar dugaan “permainan” dalam rantai pasok bahan baku. Ia menilai dapur SPPG di Mambi justru mengabaikan pelaku UMKM lokal yang seharusnya diberdayakan sesuai petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN).

Sebaliknya, bahan pangan seperti beras dan roti diduga didatangkan dari luar daerah. Temuan paling mencolok adalah penggunaan roti kemasan merek Beta yang disebut berasal dari Nusa Tenggara Timur.

Ini jelas menyimpang dari tujuan program. Harusnya UMKM lokal yang diberdayakan, bukan malah disingkirkan,” ungkapnya.

Ironisnya, dapur tersebut melayani 2.584 penerima manfaat, mulai dari siswa, ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga tenaga pendidik, kelompok yang sangat rentan terhadap dampak buruk jika standar kesehatan dan lingkungan diabaikan.

Dengan sederet dugaan pelanggaran itu, Kindar mendesak pemerintah tidak tinggal diam. Ia meminta audit menyeluruh segera dilakukan, serta penghentian sementara operasional dapur hingga semua standar dipenuhi.

Ini bukan soal proyek, ini soal keselamatan ribuan orang. Tidak boleh ada kompromi,” pungkasnya.

LSM DPC Kota Tangerang Ajak Warga Rayakan Idul Fitri 1447 H dengan Aman

0

Ketua LSM DPC Kota Tangerang M. Soleh Beserta Jajaran Pengurus Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H dan Imbauan Keselamatan Mudik

 

Tangerang, 18 Maret 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ketua LSM DPC Kota Tangerang, M. Soleh, beserta seluruh jajaran pengurus menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Kota Tangerang.

 

“Atas nama Ketua dan seluruh jajaran pengurus LSM DPC Kota Tangerang, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum suci ini menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar M. Soleh dalam pernyataannya.

 

Lebih lanjut, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan tradisi mudik agar senantiasa mengutamakan keselamatan dan kewaspadaan selama perjalanan.

 

LSM DPC Kota Tangerang mengingatkan para pemudik untuk memastikan kesiapan fisik dan kondisi kendaraan sebelum berangkat, mematuhi peraturan lalu lintas, serta tidak memaksakan diri apabila dalam kondisi lelah.

 

“Kami berharap seluruh masyarakat yang melaksanakan mudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan kembali dalam keadaan sehat.

 

Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

 

LSM DPC Kota Tangerang berharap Idul Fitri 1447 H membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.(*/red)

Karoops Polda Kalbar Kunjungi Polres Ketapang, Laksanakan Supervisi Ops Ketupat Kapuas 2026*

0

*Karoops Polda Kalbar Kunjungi Polres Ketapang, Laksanakan Supervisi Ops Ketupat Kapuas 2026*

KETAPANG, Polda Kalbar – Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Karoops Polda Kalimantan Barat beserta tim melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Ketapang, Selasa (17/03/2026), dalam agenda Supervisi Operasi Ketupat Kapuas 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Polres Ketapang tersebut disambut langsung oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR beserta Pejabat Utama (PJU) dan anggota yang terlibat operasi. Supervisi ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta strategi pengamanan yang telah disiapkan oleh Polres Ketapang dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran.

Dalam sambutannya, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan Karoops Polda Kalbar beserta tim ke Polres Ketapang.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Karoops Polda Kalbar beserta tim di Polres Ketapang. Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan optimalisasi pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026, khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” ujar Kapolres.

Kapolres juga memaparkan secara singkat kesiapan Polres Ketapang, mulai dari pendirian pos pengamanan dan pos pelayanan, penggelaran personel, hingga sinergitas dengan instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, dan stakeholder lainnya.

Sementara itu, dalam arahannya, Karoops Polda Kalbar Kombes Pol. Marsdianto, S.H., S.I.K., menekankan pentingnya kesiapan maksimal seluruh personel dalam menghadapi dinamika di lapangan selama operasi berlangsung.

“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta mampu bertindak secara profesional dan humanis,” tegasnya.

Ia juga menekankan agar seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, kemacetan arus lalu lintas, serta memastikan kelancaran distribusi bahan pokok dan BBM.

Selain itu, Karoops mengingatkan pentingnya pelayanan prima di pos-pos pengamanan dan pelayanan, dengan memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat serta menjaga kesehatan dan keselamatan personel selama bertugas.

Kegiatan supervisi diakhiri dengan sesi tanya jawab, pendalaman materi operasi, serta pengecekan administrasi dan kesiapan lapangan sebagai bagian dari upaya evaluasi dan peningkatan kinerja dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026 di wilayah hukum Polres Ketapang.

Dapur SPPG Mambi Disorot, JOL Desak Penutupan: Limbah Diduga Dibuang ke Sungai, Ribuan Warga Terancam

0

Redaksi.co MAMASA : Dugaan pelanggaran berat mengguncang operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa. Jaringan Oposisi Loyal (JOL) melontarkan desakan keras: dapur tersebut harus segera ditutup sementara sebelum risiko yang lebih besar benar-benar terjadi.

Langkah tegas ini muncul setelah JOL melayangkan somasi resmi pada 15 Maret 2026 kepada pengelola dapur yang berada di bawah Yayasan Tujuh Tunas Tabulahan. Mereka menilai operasional dapur tersebut sarat pelanggaran dan diduga tidak memenuhi standar teknis yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.

Perwakilan JOL, Ikbal, membeberkan temuan yang disebutnya “mencengangkan”. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) diduga tidak sesuai standar. Lebih parah lagi, limbah disebut-sebut langsung dibuang ke Sungai Mambi berdasarkan laporan warga.

Ini bukan pelanggaran biasa. Kalau benar limbah dibuang tanpa pengolahan, ini kelalaian serius yang bisa berdampak luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tegas Ikbal, Selasa (18/03/2026).

Tak berhenti di situ, JOL juga mengungkap dapur tersebut belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) syarat mutlak untuk menjamin keamanan makanan. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya, mengingat sasaran program adalah kelompok rentan.

Tanpa SLHS, tidak ada jaminan makanan itu aman. Ini menyangkut anak-anak, ibu hamil, dan balita. Risikonya tidak main-main,” lanjutnya.

Ironisnya, dapur tersebut melayani skala besar: 32 satuan pendidikan dari TK hingga SMA dan 7 posyandu, dengan total 2.584 penerima manfaat. Mereka terdiri dari 1.489 pelajar, 715 ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta 380 tenaga pendidik.

JOL memperingatkan, jika praktik ini dibiarkan, potensi krisis kesehatan hanya tinggal menunggu waktu.

Ini bukan sekadar urusan administrasi. Ini ancaman nyata. Jika makanan tidak higienis dan limbah mencemari lingkungan, dampaknya bisa fatal bagi ribuan orang,” ujar Ikbal.

Dugaan pelanggaran ini juga menyeret aspek hukum serius. JOL menilai ada potensi pelanggaran terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 hingga Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, dengan ancaman pidana penjara hingga 3 tahun dan denda mencapai Rp3 miliar bagi pelaku dumping limbah tanpa izin.

Yang membuat situasi semakin panas, JOL juga menyinggung dugaan keterkaitan dapur SPPG tersebut dengan seorang anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat dari Partai NasDem. Isu ini mencuat dari aduan masyarakat dan keterangan relawan yayasan, memicu sorotan tajam publik.

Desakan transparansi pun menguat. JOL meminta pemerintah provinsi dan pihak terkait tidak tinggal diam, melainkan segera melakukan investigasi menyeluruh.

“Penutupan sementara adalah langkah minimal untuk mencegah risiko yang lebih besar. Jangan tunggu korban berjatuhan. Harus ada tindakan tegas sekarang,” tutup Ikbal. (ZUL)

Singa Jember Terbangun: Momentum Sahur Bersama Insan Pers Perkuat Sinergi Menuju Jember Baru Jember Maju

0
0-4064x3074-0-0#

JEMBER, redaksi.co – Kabupaten Jember diibaratkan sebagai singa yang selama ini tertidur. Namun kini, momentum kebangkitan mulai terlihat. Hal itu disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam kegiatan sahur bersama ratusan awak media yang digelar di Aula Praja Mukti, Rabu (18/3/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Jember dalam mempererat silaturahmi dan membangun sinergi dengan insan pers. Untuk pertama kalinya di era kepemimpinan Gus Fawait, sahur bersama awak media digelar secara terbuka dan penuh keakraban.

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan organisasi dan komunitas media se-Kabupaten Jember.

Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan pentingnya peran media sebagai pilar demokrasi dan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Teman-teman media adalah pilar demokrasi. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini,” ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa capaian pembangunan dan arah kemajuan Kabupaten Jember tidak lepas dari kontribusi pemberitaan media yang informatif dan konstruktif.

“Jember hari ini sudah on the track. Semua itu tidak akan terjadi tanpa peran serta kawan-kawan media,” lanjutnya.

Mengusung semangat “Jember Baru, Jember Maju”, Gus Fawait mengajak seluruh insan pers untuk terus berkolaborasi dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Dalam pernyataannya, ia menggambarkan potensi besar Jember sebagai “singa yang sedang tidur” yang kini saatnya bangkit.

“Kabupaten Jember ibarat singa yang sedang tertidur. Saat ini adalah waktunya untuk bangkit dan bergerak maju. Mari kita sampaikan kepada Indonesia bahkan dunia, bahwa Jember siap menjadi daerah yang lebih maju,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gus Fawait mengajak seluruh yang hadir untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan memperkuat doa dan kebersamaan.

“Semoga seluruh amal ibadah kita diterima dan kita dipertemukan kembali dengan Ramadhan di tahun berikutnya,” tutupnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sahur bersama dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dialog santai antara pemerintah daerah dan insan pers pun terjalin tanpa sekat, mencerminkan hubungan yang semakin erat dan humanis.

Momentum ini sekaligus menjadi simbol kebangkitan Jember dari “singa yang tertidur” menuju daerah yang siap melaju dan bersaing di tingkat nasional bahkan global (Sofyan).

Jelang Idul Fitri 1447 H, GEMPITA Muba Dan Partner Sambangi Panti Asuhan Elnuza

0

 

Redaksi.co MUBA, MA- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Generasi Muda Peduli Tanah Air Kabupaten Musi Banyuasin Musi Banyuasin (GEMPITA Muba) bersama sejumlah rekanan Pers melakukan kegiatan sosial dengan mengunjungi Panti Asuhan Elnuza yang berada di wilayah Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (18/03/26).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan anak-anak panti asuhan. Dalam kegiatan ini, GEMPITA Muba menyerahkan bantuan berupa sembako, kebutuhan harian, serta santunan kepada para penghuni panti.

Mauzan alias Bonang Ketua GEMPITA Muba mengatakan, kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap menjelang Idul Fitri sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama.

“Momentum Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga bagaimana kita bisa berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya anak-anak di panti asuhan,” ujar Bonang.

Suasana haru dan penuh kehangatan terlihat saat rombongan berinteraksi langsung dengan anak-anak panti. Selain penyerahan bantuan.

“Selain berinteraksi langsung kami juga doa bersama agar kita semua diberikan keberkahan dan kesehatan,” tutup Bonang.

Sementara itu pengurus Panti Asuhan Elnuza mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut berbagi.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, khususnya dalam menyambut hari kemenangan Idul Fitri.

(Alam/Tim)

Rumah Literasi Merah Putih : Kawal Kedaulatan Bangsa, Lawan Intervensi Asing dan Upaya Destabilisasi Nasional

0

REDAKSI.CO, SUKABUMI || Mencermati dinamika politik nasional belakangan ini, merasa perlu menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus peringatan keras demi menjaga marwah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kata Dede Heri S.IP Sekjen Rumah Literasi Merah Putih, dalam rilis diterima redaksi, Rabu (18/03/2026).

Dede Heri menyampaikan pernyataan sikap yaitu :

1. Mengecam Keterlibatan Kepentingan Asing: Kami mencium adanya manuver kekuatan asing yang mencoba mengganggu kedaulatan bangsa melalui pendanaan besar (filantropi politik) untuk menciptakan instabilitas di dalam negeri. Kami menduga kuat adanya “tangan dingin” kepentingan global yang mencoba merongrong kewibawaan negara melalui kekuatan finansial yang tidak sehat.

2. Keprihatinan atas Sikap Tokoh dan Akademisi: Sangat disayangkan melihat sejumlah tokoh, akademisi, oknum perguruan tinggi, serta elite partai politik yang seharusnya menjadi penjaga moral bangsa, justru diduga kuat terjebak dan dimanfaatkan oleh agenda asing. Membiarkan diri menjadi “alat” demi kepentingan sempit untuk menyerang program-program kerakyatan yang sedang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto adalah pengkhianatan terhadap akal sehat dan kepentingan rakyat kecil.

3. Melawan Narasi Destabilisasi : Kami menilai upaya-upaya sistematis untuk menciptakan kegaduhan demi menggulingkan pemerintahan yang sah adalah tindakan yang mencederai demokrasi. Program pro-rakyat Presiden Prabowo tidak boleh disandera oleh manuver politik asing yang hanya ingin melihat Indonesia lemah dan terpecah belah.

4. Seruan Rapatkan Barisan : Kami menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat, dari Sabang sampai Merauke, untuk segera merapatkan barisan dalam Persatuan Nasional. Jangan mudah terprovokasi oleh narasi yang dibangun dari dana asing untuk memecah belah kerukunan kita.

5. Perlawanan Rakyat Semesta : Rumah Literasi Merah Putih mengajak rakyat untuk melakukan perlawanan terhadap setiap upaya, intervensi, dan manuver asing yang berniat menjatuhkan pemerintahan yang sah. Kedaulatan Indonesia ada di tangan rakyat, bukan di tangan kekuatan modal asing.

“Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah mandat rakyat. Siapa pun yang mencoba mengganggunya melalui tangan-tangan asing, akan berhadapan dengan rakyat yang mencintai tanah airnya. Merdeka, pungkas Dede Heri merupakan salah satu tokoh aktivis Pengurus PB HMI. ****

Editor : AS

SRIKANDI SIDOARJO : MIMIK UDAYANA, MERANGKUL WARGA PROGRAM SIDOARJO TUMBUH MAJU DIMASA PEMERINTAHAN NYA.

0

SRIKANDI SIDOARJO : MIMIK UDAYANA, MERANGKUL WARGA PROGRAM SIDOARJO TUMBUH MAJU DIMASA PEMERINTAHAN NYA.

Di tengah geliat pembangunan dan semangat perubahan di Sidoarjo, masyarakat menemukan sosok yang perlahan namun pasti menghangatkan hati banyak orang—seorang figur yang tak sekadar hadir sebagai pejabat, daerah, tetapi sebagai “mbok’e” bagi masyarakatnya sendiri.

Dialah Mimik Udayana, Wakil Bupati Sidoarjo, yang kini mulai dijuluki oleh masyarakat nya sebagai “Mbok’e Sidoarjo”—ibu bagi seluruh lapisan warga sidoarjo. Julukan ini bukan sekadar simbol, melainkan lahir dari kedekatan, kepedulian, dan sentuhan kemanusiaan yang ia tunjukkan dalam setiap langkah pengabdiannya.

Di berbagai sudut desa hingga pusat kota, kehadiran beliau bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi sebagai pendengar. Ia hadir di tengah keluhan rakyat, menyapa pedagang kecil, merangkul kaum ibu, dan memperhatikan generasi muda dengan penuh kasih. Dalam setiap kunjungannya, ada pesan sederhana namun kuat: bahwa pemerintah bukanlah sesuatu yang jauh, melainkan bagian dari keluarga besar masyarakat itu sendiri.
Semangat nasionalisme pun terasa kuat dalam setiap gerak langkahnya. Ia kerap menekankan pentingnya gotong royong, persatuan, dan kebanggaan terhadap daerah sendiri sebagai bagian dari kekuatan bangsa. Bagi beliau, membangun Sidoarjo bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun jiwa dan rasa memiliki masyarakat terhadap tanah kelahirannya.
“Mbok’e Sidoarjo” menjadi simbol bahwa kepemimpinan tidak harus selalu kaku dan berjarak. Justru dengan pendekatan keibuan—yang penuh empati, ketulusan, dan keberanian—sebuah daerah bisa tumbuh dengan lebih kuat dan berakar.
Di tengah tantangan zaman, sosok seperti Mimik Udayana mengingatkan kita bahwa Indonesia dibangun bukan hanya oleh kebijakan, tetapi oleh hati. Dan dari Sidoarjo, semangat itu kini menyala—hangat, dekat, dan penuh harapan.