Beranda blog Halaman 268

Ashanty Pimpin Tim Indonesia di Ajang X The League, Targetkan Juara Pertama

0

Jakarta — Ashanty kembali mencuri perhatian publik setelah dipercaya menjadi captain tim Indonesia dalam ajang internasional X The League. Kompetisi ini mempertemukan berbagai talenta dari sejumlah negara untuk bersaing di panggung global.

Dengan target penjualan 120 milyar setahun,  Penunjukan Ashanty dinilai tepat mengingat rekam jejaknya di industri hiburan dan bisnis. Ia dianggap memiliki kepemimpinan, visi, serta kemampuan manajerial yang kuat untuk membawa tim Indonesia tampil maksimal.
Dalam kompetisi tersebut, Ashanty memimpin tim yang beranggotakan Aurel Hermansyah, Mami Louisse, dan Ibnu Wardani. Perpaduan pengalaman dan semangat generasi muda menjadi kekuatan utama tim.
Sebagai captain, Ashanty berperan aktif dalam menyusun strategi, memperkuat mental tim, serta memastikan setiap anggota dapat tampil optimal. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan tim Indonesia tidak sekadar berkompetisi, tetapi juga membawa identitas bangsa.
“Kami datang bukan hanya untuk tampil, tapi untuk menunjukkan kualitas dan karakter Indonesia,” ujar Ashanty.
Tim Indonesia juga menggandeng kolaborasi dengan produk dari Korea Selatan serta platform e-commerce Shopee. Kolaborasi ini sekaligus menargetkan kemenangan, mengingat besarnya potensi pasar Indonesia.
Tak hanya itu, tim Indonesia pada keterangan pers tampil mengenakan busana adat dari Palembang, Sumbawa, dan Riau sebagai simbol keberagaman budaya Tanah Air.
Dengan persiapan yang matang dan semangat tinggi, tim Indonesia optimistis mampu meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama bangsa di ajang internasional tersebut.

Pererat Silaturahmi, Patriot Garuda Nusantara (PGN) Gelar Halal Bihalal dan Konsolidasi Visi

0

PURWOREJO || Redaksi.co – Semangat kebersamaan menyelimuti keluarga besar Komunitas Patriot Garuda Nusantara (PGN) dalam acara Halal Bihalal yang digelar dengan meriah. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi pengurus dan anggota untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus menyatukan visi pasca-Ramadhan. Jum’at, 27-3-2026.

​Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pembina PGN, Bapak Daryanto, Ketua PGN, Bapak Kiswanto, jajaran pengurus, serta puluhan anggota yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

​Dalam sambutannya, Bapak Kiswanto selaku Ketua PGN mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan fondasi untuk membangun hubungan yang lebih solid antar anggota.

​”Kami sangat bersyukur dapat berkumpul bersama untuk merayakan Halal Bihalal. Ini adalah momen untuk mempererat hubungan emosional antar anggota agar kita semakin kompak dalam menjalankan organisasi,” ujar Kiswanto.

Rangkaian acara diisi dengan berbagai kegiatan khidmat, mulai dari pembacaan doa bersama, sambutan organisasi, hingga tausiah singkat yang disampaikan oleh Bapak Daryanto untuk memberikan siraman rohani bagi para anggota.

BACA PULA: Ledakan Mercon di Pituruh Purworejo: 5 Orang Luka-Luka dan Rumah Rusak Berat

​Tak hanya sekadar bersalam-salaman, pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi strategis. Bapak Kiswanto memaparkan beberapa poin solusi untuk kemajuan PGN ke depan, di antaranya:

  • Aksi Sosial: Meningkatkan intensitas kegiatan kemasyarakatan guna mempererat hubungan dengan warga sekitar.
  • Pengembangan SDM: Mengadakan pelatihan dan workshop untuk mengasah kemampuan serta pengetahuan anggota.
  • Soliditas Internal: Memperbaiki sistem komunikasi dan koordinasi antara pengurus dan anggota.

​Senada dengan hal tersebut, Bapak Daryanto selaku Pembina menekankan pentingnya sinergi eksternal. Beliau menyarankan agar PGN mulai memperluas kerja sama dengan pemerintah dan lembaga terkait, serta menggencarkan promosi kegiatan agar keberadaan PGN semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

​Kesan positif juga datang dari para anggota. Wahid Yanto, salah satu anggota yang hadir, mengaku bangga menjadi bagian dari PGN. “Acara ini sangat meriah dan menyenangkan. Saya merasa semangat kebersamaan di sini sangat nyata,” ungkapnya.

​Sebagai organisasi yang memegang visi “Membangun Komunitas yang Solid dan Berbudaya”, PGN berkomitmen untuk terus menjalankan misi meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang nyata dan berdampak luas. (*/WS)

Reporter: Wahidun

*Buat SKCK di Polda Metro Jaya, Warga Puas Pelayanan Cepat dan Bersahabat*

0

Jakarta, Redaksi.Co— Pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polda Metro Jaya mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu pemohon, Hendra Nofianto, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan petugas saat mengurus SKCK pada Kamis (26/3/2026).

Hendra menilai proses pelayanan berjalan cepat dan petugas memberikan pelayanan yang ramah sehingga memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi. “Nama saya Hendra Nofianto. Alhamdulillah hari ini saya melaksanakan pembuatan SKCK di Polda Metro Jaya. Saya puas atas pelayanannya, cepat dan ramah. Terima kasih,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan yang diberikan sudah baik dan membantu masyarakat dalam menyelesaikan proses pembuatan SKCK dengan nyaman dan efisien.

Sementara itu, Pamin 1 Sie Yanmin Ditintelkam Polda Metro Jaya, Ipda M. Alghifari, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui sistem yang cepat, transparan, dan berbasis teknologi.

Ia menjelaskan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital untuk mempermudah proses pengajuan SKCK sebelum datang ke lokasi pelayanan. “Pelayanan yang cepat, ramah, dan transparan merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan publik yang optimal sesuai dengan prinsip Polri Presisi,” ujarnya.

Melalui pelayanan yang optimal tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan kemudahan dalam mengurus SKCK serta semakin meningkatkan kepercayaan terhadap pelayanan kepolisian.

“Teror di Balik Gaya Hidup Palsu: ‘Aku Harus Mati’ Bongkar Gelapnya Ambisi dan Validasi Sosial”

0

JAKARTA, Redaksi.Co – 26 Maret 2026
Di tengah derasnya arus budaya flexing yang menjadikan media sosial sebagai panggung pembuktian diri, film horor terbaru bertajuk Aku Harus Mati hadir membawa teror yang tak sekadar menakutkan—tetapi juga menyentil kesadaran.

Diproduksi oleh Rollink Action, dengan eksekutif produser Irsan Yapto dan Nadya Yapto, film ini tampil sebagai refleksi sosial yang dikemas dalam balutan horor misteri yang mencekam, Disutradarai oleh Hestu Saputra dan ditulis oleh Aroe Ama, film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 2 April 2026.

Berbeda dari film horor kebanyakan, “Aku Harus Mati” tidak hanya menyuguhkan kengerian visual, tetapi juga menggali fenomena sosial yang kian mengakar—obsesi terhadap pengakuan dan kesuksesan instan di dunia maya.

“Tekanan untuk diakui sering kali membuat seseorang tergoda mengambil jalan pintas,” ungkap Irsan Yapto,Ia menegaskan bahwa film ini mengajak penonton untuk merenungkan kembali makna kesuksesan yang sesungguhnya.

Kisah film ini berpusat pada Mala, yang diperankan oleh Hana Saraswati, seorang yatim piatu yang terjebak dalam gemerlap kehidupan kota, Ketika validasi sosial dan gaya hidup mewah menjadi candu, Mala justru terperosok dalam jeratan utang dan ancaman debt collector.

Dalam kondisi terdesak, ia kembali ke panti asuhan masa kecilnya—tempat yang seharusnya menjadi pelarian, namun justru membuka pintu menuju misteri kelam yang tak terduga.

Bersama sahabat lamanya, Tiwi (Amara Sophie) dan Nugra (Prasetya Agni), serta sosok misterius Ki Jago yang diperankan Bambang Paningron, Mala mulai menelusuri masa lalu yang penuh rahasia,Perjalanan mereka berubah menjadi pertarungan hidup dan mati saat sebuah perjanjian gelap mulai terungkap.

Sutradara Hestu Saputra menegaskan, film ini bukan sekadar hiburan,
“Ini adalah cermin kehidupan, Ambisi tanpa batas dan kebutuhan akan validasi bisa menyesatkan, Kesuksesan sejati tidak lahir dari jalan pintas,” ujarnya.

Didukung oleh deretan pemain termasuk Mila Rosinta, film ini menjanjikan pengalaman sinematik yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga menggugah kesadaran penonton akan realitas sosial yang sering diabaikan.

Lebih dari sekadar kisah horor, “Aku Harus Mati” meninggalkan satu pertanyaan besar yang menggema:
Seberapa jauh seseorang rela mengorbankan dirinya demi sebuah pengakuan?
Jawabannya akan mulai terungkap di layar lebar pada 2 April 2026—sebuah pengalaman yang mungkin bukan hanya akan membuat penonton merinding, tetapi juga berpikir ulang tentang arti “sukses” yang sebenarnya.

Kontak Media:
Adam P. Hartono
+62 811-8851-228
Email: press@rollinkaction.com
Instagram: @AkuHarusMati

Pererat Silaturahmi, Patriot Garuda Nusantara (PGN) Gelar Halal Bihalal dan Konsolidasi Visi

0

PURWOREJO || Redaksi.co – Semangat kebersamaan menyelimuti keluarga besar Komunitas Patriot Garuda Nusantara (PGN) dalam acara Halal Bihalal yang digelar dengan meriah. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi pengurus dan anggota untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus menyatukan visi pasca-Ramadhan. Jum’at, 27-3-2026.

​Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pembina PGN, Bapak Daryanto, Ketua PGN, Bapak Kiswanto, jajaran pengurus, serta puluhan anggota yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

​Dalam sambutannya, Bapak Kiswanto selaku Ketua PGN mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan fondasi untuk membangun hubungan yang lebih solid antar anggota.

​”Kami sangat bersyukur dapat berkumpul bersama untuk merayakan Halal Bihalal. Ini adalah momen untuk mempererat hubungan emosional antar anggota agar kita semakin kompak dalam menjalankan organisasi,” ujar Kiswanto.

Rangkaian acara diisi dengan berbagai kegiatan khidmat, mulai dari pembacaan doa bersama, sambutan organisasi, hingga tausiah singkat yang disampaikan oleh Bapak Daryanto untuk memberikan siraman rohani bagi para anggota.

BACA JUGA: Ledakan Mercon di Pituruh Purworejo: 5 Orang Luka-Luka dan Rumah Rusak Berat

Tak hanya sekadar bersalam-salaman, pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi strategis. Bapak Kiswanto memaparkan beberapa poin solusi untuk kemajuan PGN ke depan, di antaranya:

  • Aksi Sosial: Meningkatkan intensitas kegiatan kemasyarakatan guna mempererat hubungan dengan warga sekitar.
  • Pengembangan SDM: Mengadakan pelatihan dan workshop untuk mengasah kemampuan serta pengetahuan anggota.
  • Soliditas Internal: Memperbaiki sistem komunikasi dan koordinasi antara pengurus dan anggota.

​Senada dengan hal tersebut, Bapak Daryanto selaku Pembina menekankan pentingnya sinergi eksternal. Beliau menyarankan agar PGN mulai memperluas kerja sama dengan pemerintah dan lembaga terkait, serta menggencarkan promosi kegiatan agar keberadaan PGN semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

​Kesan positif juga datang dari para anggota. Wahid Yanto, salah satu anggota yang hadir, mengaku bangga menjadi bagian dari PGN.

“Acara ini sangat meriah dan menyenangkan. Saya merasa semangat kebersamaan di sini sangat nyata,” ungkapnya (26/3/2026). 

​Sebagai organisasi yang memegang visi “Membangun Komunitas yang Solid dan Berbudaya”, PGN berkomitmen untuk terus menjalankan misi meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang nyata dan berdampak luas. (*/WS)

Repoeter: Wahidun

Gerak Cepat Usai Lebaran, Pemkot Tangerang Intensifkan Pengendalian Banjir

0

Gerak Cepat Pasca-Lebaran, Wali Kota Tinjau Titik Rawan dan Perkuat Upaya Pencegahan Banjir

 

 

 

Pasca libur Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak cepat memastikan lingkungan tetap aman dan terbebas dari potensi banjir. Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, melalui peninjauan ke sejumlah titik rawan banjir di sepanjang aliran Kali Angke dan Kali Pesanggrahan, Kamis (26/03/2026).

 

 

 

Didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum, aparatur wilayah, serta Satpol PP, peninjauan dilakukan mulai dari Perumahan Taman Cipulir Estate (Larangan-Kreo) hingga kawasan Duren Village, Ciledug. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret Pemkot dalam mengidentifikasi sekaligus merumuskan solusi penanganan banjir yang lebih efektif dan tepat sasaran.

 

 

 

Di sela peninjauan, Sachrudin menegaskan bahwa persoalan banjir tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan bersama. Untuk itu, ia mengajak masyarakat agar mulai berperan aktif dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga.

 

“Mengatasi persoalan sampah sama dengan penanganan banjir, tidak bisa dilakukan secara parsial. Harus dari hulu hingga hilir. Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah masing-masing, sehingga beban sampah di TPA bisa berkurang dan dampaknya juga terasa pada pengendalian banjir,” ujarnya.

 

 

 

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota juga memastikan kondisi berbagai sarana dan prasarana pengendalian banjir, mulai dari instalasi pompa, jaringan drainase, tanggul, turap, hingga kisdam. Ia menekankan bahwa setiap titik rawan banjir memiliki karakteristik berbeda, sehingga memerlukan penanganan yang spesifik. Hasil penelusuran di lapangan pun menunjukkan bahwa sejumlah laporan yang beredar tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi aktual.

 

 

 

“Setelah kami cek langsung, ada laporan tanggul jebol, namun ternyata merupakan limpasan air. Ini menjadi catatan penting, sehingga langkah yang perlu dilakukan adalah peninggian tanggul serta normalisasi sungai. Intinya, kita mencari solusi yang paling efektif,” tegasnya.

 

Selain fokus pada infrastruktur, Sachrudin juga menginstruksikan Satpol PP untuk menertibkan kios-kios liar pedagang kaki lima di sekitar Perumahan Taman Royal, Cipondoh, agar tidak mengganggu fungsi saluran air.

 

 

 

Menutup kegiatan tersebut, Wali Kota menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi persoalan banjir secara berkelanjutan.

 

“Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat. Jika ada persoalan di lingkungan, khususnya terkait sampah dan banjir, mohon segera diinformasikan. Kami sangat membutuhkan masukan, bahkan kritik, agar penanganan yang dilakukan semakin optimal. Dengan kebersamaan, insyaallah persoalan ini bisa kita selesaikan,” pungkasnya.(*/red)

*Polda Metro Jaya Gelar Apel KRYD Pasca Ops Ketupat Jaya 2026, 2.470 Personel Disiagakan*

0

Jakarta, Redaksi.Co– Polda Metro Jaya menggelar Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pengamanan pasca Operasi Ketupat Jaya 2026 di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Kamis (26/3/2026) pukul 08.00 WIB. Apel tersebut dipimpin oleh Karoops Polda Metro Jaya Kombes Pol. I Ketut Gede Wijatmika.

Kegiatan ini merupakan langkah lanjutan Polda Metro Jaya dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif pasca arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 H, dengan mengerahkan sebanyak 2.470 personel yang tergabung dalam berbagai satgas operasi.

Dalam arahannya, Kombes Pol. I Ketut Gede Wijatmika menegaskan bahwa pelaksanaan KRYD harus mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara profesional, tegas, dan humanis. “Seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan sinergitas, serta hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel di lapangan, khususnya dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di jalur arus balik, objek vital, serta lokasi wisata yang masih dipadati masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polda Metro Jaya memastikan pengamanan pasca Operasi Ketupat Jaya 2026 tetap berjalan optimal guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

* Psikologi Polda Metro Jaya Melaksanakan Pendampingan Psikosisosial Personel POSPAM OPS Ketupat Tahun 2026*

0

Jakarta,Redaksi.Co- Dalam rangka mendukung keberhasilan pelaksanaan Operasi Kepolisian Ketupat Tahun 2026, Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pendampingan psikologi terhadap personel yang bertugas di Pos Pengamanan (POSPAM), Pos Pelayanan (POSYAN), maupun Posko Arus Mudik Lebaran di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Kegiatan pendampingan psikososial ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan institusi Polri terhadap kesiapan dan ketahanan psikologis personel yang menjalankan tugas pengamanan selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H, kegiatan ini di pimpin langsung oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP IBG Adi Putra Yadnya, M.Psi., Psikolog. Dengan tujuan menjaga kesiapan mental, stabilitas emosi, serta kesehatan psikologis personel selama menjalankan tugas pengamanan selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H. Personel POSPAM memiliki beban tugas yang cukup tinggi, baik dari segi jam kerja, tuntutan pelayanan masyarakat, maupun dinamika situasi di lapangan, sehingga memerlukan perhatian khusus dari aspek psikologis.

Tim dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya melaksanakan pendampingan secara langsung di 20 lokasi dengan rincian 13 POSPAM, 5 POSYAN, 2 Posko Arus Mudik yaitu sebagai berikut: Pospam Masjid Istiqlal Polsek Sawah Besar, Pospam Polsek Duren Sawit, Pospam SGC Polsek Cikarang Utara, Pospam Bundaran HI Polsek Menteng, Pospam Pulo Gebang, Posyan Polsek Jatinegara, Posko Mudik Lebaran Kemen PU 2026/1447, Posyan Polsek Ciracas, Posyan Stasiun KA Senen Polsek Senen, Posyan Polsek Cipayung, Pospam Gading Serpong Kelapa Dua, Pospam Polsek Metro Setiabudi, Pospam Medan 9, Posyan Terminal Penumpang Nusantara Pura (Pelni), Pospam Danau Sunter, Pospam KA Stasiun Gambir, Pospam Gedung Joeang Tambun, Posko Kolaborasi Arus Mudik dan Balik Wilkum Polres Metro Bekasi, Pospam Pintu Taman Mini Polres Metro Jakarta Timur, Pospam Batas Kedungwaringin Karawang. Rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah memberikan pendampingan kepada petugas POSYAN, memberikan motivasi serta memberikan teknik pernafasan agar lebih merasa tenang saat berdinas.

Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP IBG Adi Putra Yadnya, M.Psi., Psikolog menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan psikososial ini merupakan langkah preventif dan proaktif untuk memastikan personel tetap berada dalam kondisi psikologis yang stabil dan siap melaksanakan tugas. “Pendampingan ini bertujuan untuk membantu personel mengelola tekanan kerja, mencegah kelelahan mental, serta meningkatkan ketahanan psikologis agar tetap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Operasi Kepolisian Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang menitikberatkan pada pelayanan dan pengamanan masyarakat. Oleh karena itu, selain kesiapan fisik, sarana prasarana, dan kemampuan teknis, kesiapan psikologis personel menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan operasi serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Melalui kegiatan pendampingan psikologi ini, diharapkan personel Ops Ketupat Tahun 2026 Polda Metro Jaya dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas, serta mampu menjaga stabilitas emosi dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meminimalisir potensi stres kerja, kelelahan mental, maupun gangguan psikologis lainnya selama masa operasi.

Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan psikososial secara berkelanjutan kepada personel Polri sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dibalik mudik yang lancar, kamtibmas yang terkendali ada aspek kesehatan mental yang perlu dijaga, agar petugas Polri memberi pelayanan prima Polri kepada masyarakat terus berlanjut. Polri tidak hanya hadir memberi jaminan keamanan namun juga hadir untuk memastikan kesehatan mental terus terjaga.

Kuasa Hukum William Ciam Bantah Tuduhan Penipuan, Tegaskan Hanya Kerja Sama Investasi

0

Redaksi.co | Tim kuasa hukum dari Kantor Hukum Dennis Wibowo & Partner memberikan klarifikasi terkait dugaan penipuan yang dituduhkan kepada William Ciam melalui akun Instagram Info Zonker Indonesia. Klarifikasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Kamis (26/3/2026).

Konferensi pers digelar untuk meluruskan informasi yang beredar di media sosial, termasuk isu sengketa utang, dugaan penipuan, hingga klaim adanya proses mediasi dengan Jeanette Pricillia Harryman.

Perwakilan kuasa hukum, Andry S, menegaskan bahwa tidak pernah terjadi hubungan utang piutang antara kliennya dengan Jeanette. Ia menyebut relasi keduanya bermula dari hubungan pribadi yang kemudian berkembang menjadi kerja sama bisnis di bidang kuliner.

Menurut dia, kerja sama tersebut berupa pendirian usaha restoran dengan total modal sekitar 90.000 dolar Australia. Dari jumlah itu, Jeanette disebut menyertakan dana sekitar 17.000 dolar Australia sebagai investasi.

“Ini bukan utang, melainkan investasi dalam usaha bersama yang disepakati secara sadar oleh kedua pihak,” ujar Andry dalam konferensi pers.

Ia juga menyatakan pihaknya mengantongi bukti percakapan yang menunjukkan adanya pengakuan investasi dari Jeanette melalui pesan aplikasi.

Namun, seiring memburuknya hubungan pribadi kedua pihak, operasional usaha turut terdampak. Restoran yang mulai berjalan sejak Oktober 2023 itu akhirnya dikelola sendiri oleh William.

Kuasa hukum menyebut usaha tersebut terus mengalami kerugian hingga akhirnya tutup pada Februari 2024. Saat ditutup, sisa saldo usaha disebut hanya sekitar 3.000 dolar Australia, sementara kewajiban pajak sebesar 7.000 dolar Australia ditanggung pribadi oleh William.

Selain itu, tim kuasa hukum juga membantah adanya proses mediasi sebagaimana disebut dalam sejumlah unggahan di media sosial. Mereka memastikan tidak pernah ada perundingan resmi yang melibatkan pihak ketiga.

“Tidak pernah ada proses mediasi dalam perkara ini,” tegas Andry.

Secara terpisah, William Ciam menyatakan bahwa seluruh keterangan yang disampaikan dalam konferensi pers tersebut sesuai dengan kondisi yang ia alami. Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di publik.

Operasi Ketupat 2026 Resmi Berakhir, Polri Pastikan Mudik dan Arus Balik Aman dan Kondusif

0

Jakarta , Redaksi.Co— Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026 pada 25 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor STR/688/III/OPS.1.1./2026. Meski demikian, pengamanan arus balik masih akan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026.

Kamis (26/03) Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen. Pol Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan mudik dan arus balik Lebaran tahun ini berjalan aman, tertib, dan terkendali, meskipun terjadi lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan.

“Secara umum arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan terkendali meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Brigjen. Pol Tjahyono.

Ia menjelaskan, berdasarkan data hingga 25 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, total kendaraan keluar Jakarta mencapai 2.521.125 unit atau 72 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang kembali ke Jakarta tercatat sebanyak 1.958.838 unit atau 57,71 persen dari proyeksi 3,4 juta kendaraan.

“Artinya, masih terdapat sekitar 42,29 persen arus balik yang diprediksi akan terjadi pada gelombang kedua tanggal 28 hingga 29 Maret 2026. Untuk itu, Polri akan terus siaga melalui KRYD,” lanjutnya.

Puncak arus mudik tercatat terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026 dengan jumlah 270.315 unit kendaraan keluar Jakarta, meningkat 4,62 persen dibandingkan tahun 2025 dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.

Sementara puncak arus balik terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026 dengan 256.338 kendaraan atau meningkat sekitar 14,68 persen.

Kelancaran arus lalu lintas, lanjutnya, tidak terlepas dari strategi rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara dinamis dan berbasis parameter, seperti penerapan contraflow bertahap, one way lokal Presisi, hingga one way nasional baik pada arus mudik maupun arus balik.

Selain itu, pemanfaatan tol fungsional seperti Japek II Selatan ruas Sadang–Deltamas–Setu dan Bocimi ruas Parungkuda–Karangtengah terbukti efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama.

Pada sektor penyeberangan dan transportasi umum, situasi di lintasan Merak–Bakauheni serta Ketapang–Gilimanuk, termasuk bandara, terminal, dan stasiun, secara umum berjalan aman dan terkendali. Kepadatan yang sempat terjadi di Gilimanuk pun berhasil diurai melalui koordinasi cepat antar instansi.

Dari sisi keamanan dan keselamatan, Polri mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 5,75 persen serta penurunan angka fatalitas korban meninggal dunia hingga 30,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Hal ini menunjukkan meningkatnya kepatuhan masyarakat serta efektivitas pengamanan dan pelayanan di lapangan,” kata Brigjen. Pol Tjahyono.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tidak terdapat gangguan kamtibmas maupun kejahatan menonjol. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari mudik, perayaan Idul Fitri, hingga Hari Raya Nyepi, berlangsung aman dan kondusif.

Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada arus lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, jalur transportasi, hingga simpul-simpul pergerakan masyarakat lainnya.

“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mencakup pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, jalan tol, jalan arteri, serta pelabuhan penyeberangan dan simpul transportasi lainnya,” jelasnya.

Selama operasi berlangsung, Polri melakukan pengamanan di ribuan titik, termasuk 4.647 lokasi wisata, 618 terminal, 562 pelabuhan, 182 bandara, 268 stasiun, 2.966 pusat perbelanjaan, serta 121.803 tempat ibadah.

Pengamanan tersebut juga didukung oleh 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.

Selain itu, berbagai inovasi pelayanan turut dihadirkan, seperti program Mudik Gratis Polri Presisi yang memberangkatkan 4.009 pemudik menggunakan 81 bus ke berbagai kota di Jawa Tengah dan DIY, serta layanan 24 jam di pos pengamanan dan pos pelayanan.

Pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian penting dalam operasi ini, melalui penggunaan Command Center Korlantas, ETLE Patrol, Traffic Accident Analysis (TAA), Road Accident Rescue (RAR), Mobile Command Center, serta body camera.

Brigjen. Pol Tjahyono turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat dan rekan-rekan media atas sinergi yang terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode Lebaran,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Polri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 dan 27 Maret 2026 serta kebijakan work from anywhere guna mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan darurat 110 yang siaga 24 jam apabila membutuhkan bantuan.

Polri menegaskan akan tetap hadir dan siaga melalui KRYD hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran 2026 selesai, demi memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Mudik Aman, Keluarga Bahagia.