Kamis, Maret 19, 2026
Beranda blog Halaman 25

Diduga Pemborosan, BIRO PEMKESRA Sulbar Disorot! Aliansi Anti Korupsi: Ada Indikasi Kegiatan Fiktif

0

Redaksi.co SULBAR : Gelombang kritik keras mengguncang lingkup Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Anti Korupsi Sulawesi Barat melontarkan tudingan serius terhadap Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (PEMKESRA) atas dugaan pemborosan anggaran hingga indikasi kegiatan fiktif.

Ketua Aliansi, Hasbi Assiddik, membeberkan temuan yang disebutnya mengkhawatirkan. Sedikitnya 10 paket pekerjaan dinilai sarat agenda seremonial yang minim dampak nyata bagi masyarakat. Ironisnya, setiap paket disebut menghabiskan anggaran fantastis, berkisar antara Rp100 juta hingga Rp200 juta per kegiatan.

“Kami menduga kegiatan-kegiatan ini cenderung bersifat seremonial dan bahkan ada yang terindikasi fiktif. Nilai anggarannya tidak kecil, sementara urgensi dan manfaatnya bagi masyarakat sangat dipertanyakan,” tegas Hasbi. Senin 2 Maret 2026

Tak hanya soal besaran anggaran, Aliansi juga menyoroti pola pengajuan kegiatan yang rata-rata dilakukan menjelang akhir tahun anggaran, yakni antara Agustus hingga Oktober. Pola ini memicu kecurigaan bahwa paket-paket tersebut diajukan sekadar untuk menghabiskan anggaran agar terhindar dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA).

Kecurigaan semakin menguat setelah Aliansi melakukan hearing dengan pihak Biro PEMKESRA beberapa hari lalu. Dalam forum tersebut, Hasbi mendesak agar pihak ketiga selaku pelaksana kegiatan dihadirkan untuk memberikan klarifikasi dan pertanggungjawaban. Namun fakta di lapangan justru menimbulkan tanda tanya besar.

Dari seluruh pihak ketiga yang terlibat, hanya dua pihak yang bersedia hadir. Selebihnya, tak memberikan kepastian.

Ketidaksiapan pihak ketiga hadir dalam hearing menimbulkan pertanyaan serius. Jika kegiatan ini benar dan sesuai prosedur, seharusnya tidak ada alasan untuk menghindari forum klarifikasi,” ujar Hasbi dengan nada tegas.

Aliansi mendesak Sekretariat Daerah Biro PEMKESRA Provinsi Sulawesi Barat untuk membuka secara transparan seluruh dokumen perencanaan, pelaksanaan, hingga laporan pertanggungjawaban anggaran kegiatan tersebut kepada publik.

Mereka juga memberi ultimatum. Jika dalam waktu dekat tidak ada klarifikasi terbuka, Aliansi menyatakan siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran dan membawa persoalan ini ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat untuk dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan hukum.

Aliansi menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar manuver politik atau kepentingan kelompok.

Ini bukan soal kepentingan siapa pun. Ini soal tanggung jawab moral kami sebagai pemuda dan mahasiswa untuk memastikan anggaran daerah benar-benar digunakan demi kesejahteraan rakyat,” tutup Hasbi.

  • Sorotan kini tertuju pada Biro PEMKESRA. Publik menunggu: klarifikasi terbuka atau babak baru polemik anggaran di Sulbar? (ZUL)

Pemkab Muba Raih Berbagai Keberhasilan, Bupati H.M. Toha Tohet Sampaikan LKPJ 2025

0

 

Redaksi.co SEKAYU- Bupati Musi Banyuasin H.M. Toha Tohet, S.H didampingi oleh Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen, menyampaikan Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan II Rapat ke-3, Senin (02/03/2026) di Ruang Rapat Paripurna DPRD
Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muba mengatakan bahwa Kabupaten Muba telah meraih berbagai keberhasilan pada tahun 2025.

“Kabupaten Musi Banyuasin pada Tahun 2025 meraih berbagai keberhasilan antara lain: Persentase Kemiskinan Kabupaten Musi Banyuasin pada tahun 2025 kembali mengalami penurunan signifikan sebesar 2,91 %, turun dari 12,88 % ke 9,97 %. Satu digit di bawah rata-rata provinsi,” kata Bupati Muba.

Bupati H.M. Toha Tohet, S.H juga menyampaikan, Kabupaten Muba memiliki ketimpangan terendah kedua di Sumatera Selatan setelah Kabupaten Musi Rawas, dengan Rasio Gini Kabupaten Musi Banyuasin pada Tahun 2025 adalah 0,208.

Selain itu, Bupati Muba juga menyebutkan beberapa capaian lainnya, seperti:
– Kabupaten Musi Banyuasin menjadi daerah dengan capaian terbaik di Sumsel dalam memperluas perlindungan jaminan sosial tenaga kerja
– Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Musi Banyuasin meningkat menjadi 73,17
– RSUD Sekayu meraih dua penghargaan nasional di TOP Digital Awards 2025
– Musi Banyuasin zero konflik pada Tahun 2025
– 100% desa/kelurahan dalam Kabupaten Musi Banyuasin punya Posbakum

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Muba saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kemajuan Kabupaten Muba, dan berharap agar dapat bersama-sama menyusun langkah-langkah strategis untuk mewujudkan Muba Maju Lebih Cepat Mensejahterakan Masyarakat”, ungkapnya.

Sementara, Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay SE mengatakan, LKPJ Tahun 2025 ini akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Muba. “Kami sangat mengapresiasi capaian-capaian yang telah diraih oleh Bupati dan jajaran pemerintah daerah. Kami berharap agar capaian ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja keras membangun Kabupaten Muba yang lebih maju dan sejahtera,” kata Ketua DPRD Muba.

Ketua DPRD Muba juga menambahkan bahwa DPRD Muba akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah, serta memberikan masukan dan saran untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Muba.

Turut hadir dalam paripurna, Wakil Ketua I DPRD Irwin Zulyani, Wakil Ketua III DPRD Muba Edi Pramono. Para Anggota DPRD Muba, Perwakilan Forkopimda Kabupaten Muba.

Turut hadir mendampingi Bupati Muba, Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen, Pj Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi, Sekretaris DPRD Muba, para Asisten Setda Muba, para Staf Ahli Bupati berserta Kepala Perangkat Daerah Muba.

(Alam/Tim)

ULTIMATUM RESMI LSM NTB SOAL DUGAAN MARK UP PROGRAM MBG DI LOMBOK

0

ULTIMATUM RESMI LSM NTB SOAL DUGAAN MARK UP PROGRAM MBG DI LOMBOK

 Lombok Barat-Redaksi.co Gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusa Tenggara Barat (NTB) melayangkan ultimatum resmi terkait dugaan praktik mark up anggaran dalam Program MBG yang dilaksanakan di Pulau Lombok.

Dalam pernyataan yang diterima Redaksi.co, gabungan LSM tersebut menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar kesalahan administratif, melainkan dugaan penyimpangan serius yang menyangkut penggunaan keuangan negara.

Anggaran program MBG bersumber dari uang rakyat. Setiap rupiah adalah amanah yang wajib dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral,” demikian kutipan pernyataan resmi tersebut.

LSM menyebutkan, berdasarkan hasil dokumentasi, laporan masyarakat, serta pemantauan langsung di lapangan, ditemukan adanya dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan, kualitas material yang dinilai jauh dari standar, serta kondisi fasilitas yang dianggap tidak mencerminkan besaran anggaran yang dilaporkan.

Gabungan LSM NTB menilai apabila dugaan tersebut terbukti benar, maka hal itu merupakan bentuk pengkhianatan terhadap masyarakat di wilayah Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, hingga Kota Mataram.

Dalam ultimatum tersebut, mereka memberikan batas waktu 1 x 24 jam sejak pernyataan dipublikasikan kepada Kepala Perwakilan Pemenuhan Gizi Bali Nusa Tenggara dan Korwil BGN NTB untuk:

Menyampaikan klarifikasi resmi secara terbuka kepada publik.

Membuka dokumen perencanaan, RAB, kontrak kerja, serta laporan pertanggungjawaban anggaran MBG.

Mengumumkan jadwal audit investigatif independen yang melibatkan pengawasan publik.

Jika dalam tenggat waktu tersebut tidak ada respons atau langkah konkret, gabungan LSM menyatakan akan melaporkan dugaan tersebut secara resmi kepada Kepolisian Daerah NTB untuk diproses secara pidana. Selain itu, mereka juga berencana mengirimkan laporan lengkap kepada aparat penegak hukum dan lembaga pengawasan terkait, serta menyurati Presiden Republik Indonesia guna meminta evaluasi menyeluruh dan pencopotan pejabat yang dinilai lalai atau terlibat.

Tak hanya itu, LSM juga menyatakan kesiapan menggelar aksi terbuka dan konsolidasi besar-besaran bersama elemen masyarakat, mahasiswa, dan pemuda.

Kami tidak memiliki kepentingan politik dan tidak membawa agenda pribadi. Ini murni kontrol sosial demi kepentingan masyarakat,” tulis pernyataan tersebut.

Pernyataan itu ditandatangani oleh Direktur LSM NCW Fathurrahman Lord, Ketua Samudra NTB Hendrawan, Ketua LSM Edukasi Yusri, serta Ketua Pertiwi Bapera Inaq Tuan Fithriya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Perwakilan Pemenuhan Gizi Bali Nusa Tenggara dan Korwil BGN NTB belum memberikan tanggapan resmi.

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Abach uhel

Air Tak Mengalir, Amarah Membanjir, Mahasiswa Geruduk PDAM Tirta Manakarra

0

Redaksi.co MAMUJU : Gelombang kemarahan mahasiswa kembali meledak di Mamuju. Aliansi Mahasiswa Peduli Mamuju menggeruduk kantor PDAM Tirta Manakarra dengan satu pesan keras, air adalah hak rakyat, bukan komoditas yang bisa dipermainkan.

Di bawah terik matahari, massa berdiri tegak dengan spanduk dan teriakan yang menggema. Mereka menuding pelayanan air bersih semakin amburadul, sementara warga tetap dipaksa membayar iuran setiap bulan. Bagi mereka, ini bukan lagi keluhan teknis, ini krisis kepercayaan publik.

Tuntutan yang dibawa tak main-main. Mahasiswa mendesak pembongkaran transparansi anggaran secara terbuka kepada publik. Mereka mempertanyakan ke mana aliran dana mengalir, ketika justru air di rumah-rumah warga kerap tak menetes. Tak hanya itu, mereka juga menuntut hasil uji laboratorium kualitas air dibuka secara gamblang, apakah benar air yang dikirim layak konsumsi atau sekadar formalitas administrasi?

Koordinator Lapangan, Kadri, dalam orasinya menegaskan bahwa persoalan ini menyentuh urat nadi kehidupan masyarakat. Ia menolak narasi klasik soal “kerusakan teknis” yang dianggap terlalu sering dijadikan tameng.

Ini bukan soal mesin rusak atau pipa bocor. Ini soal tanggung jawab moral dan hukum sebagai penyelenggara layanan publik. Rakyat bayar, rakyat berhak tahu dan berhak dapat air bersih!” serunya lantang, disambut gemuruh massa.

Situasi makin memantik tanda tanya ketika Direktur PDAM Tirta Manakarra tidak muncul menemui demonstran. Absennya pimpinan tertinggi di tengah gejolak dinilai sebagai sinyal dingin terhadap jeritan masyarakat. Mahasiswa menilai, jika persoalan ini dianggap serius, seharusnya pimpinan hadir langsung, bukan bersembunyi di balik dinding kantor.

Aliansi Mahasiswa Peduli Mamuju pun melayangkan ultimatum terbuka. Jika dalam waktu dekat tak ada penjelasan transparan dan solusi konkret, mereka memastikan Aksi Jilid III akan digelar dengan kekuatan lebih besar. Mereka menegaskan, ini bukan agenda sesaat, melainkan gerakan berkelanjutan sampai ada perubahan nyata.

Kini sorotan tertuju pada PDAM Tirta Manakarra. Akankah membuka seluruh data dan menjawab tuntutan publik secara terbuka, atau justru membiarkan bara kemarahan terus membesar dan berubah menjadi gelombang perlawanan yang lebih dahsyat? (ZUL)

Florenco Mario Viera Tenaga Ahli Gizi Nasional Hadiri Pemakaman Mantan Wakil Presiden RI Ke 6

0

Florenco Mario Viera Tenaga Ahli Gizi Nasional Hadiri Pemakaman Mantan Wakil Presiden RI Ke 6

 

Jakarta – Bangsa Indonesia memberikan penghormatan terakhir kepada Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, dalam upacara militer yang berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Senin (02/03/26).

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertindak sebagai inspektur upacara, memimpin langsung prosesi penghormatan negara kepada almarhum yang pernah menjabat Wakil Presiden RI periode 1993–1998 serta Panglima ABRI periode 1988–1993.

Upacara dimulai pukul 13.45 WIB, diawali penyerahan jenazah dari pihak keluarga yang diwakili oleh putra almarhum, Taufik Dwi Cahyono. Peti jenazah yang diselimuti Sang Merah Putih diantar menuju liang lahat dengan iringan penghormatan militer dan tembakan salvo, menciptakan suasana haru dan penuh takzim.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan penghormatan atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia. Ia mendoakan agar seluruh amal ibadah dan darmabakti almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa.

Kesaksian Historis dan Kedekatan Personal

Di antara para pelayat, Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional, Florencio Mario Vieira, turut memberikan penghormatan terakhir. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan bahwa kehadirannya bukan sekadar sebagai pejabat negara, melainkan membawa sejarah panjang keluarganya bersama almarhum.

“Nama saya Mario Vieira, saya orang Timor-Timur. Kami memiliki sejarah dengan Bapak Try Sutrisno,” ujarnya.

Mario menjelaskan bahwa mertuanya, Brigjen TNI (Purn.) Johanes Haribowo—Abituren Akmil 1965—merupakan bagian dari Akademi Militer Nasional Angkatan 65 dan pernah berada di bawah pembinaan serta mentorship langsung Try Sutrisno semasa aktif berdinas.

Brigjen TNI (Purn.) Johanes Haribowo dikenal sebagai perwira tinggi TNI-AD yang pernah menjabat Wakil Gubernur Timor Timur periode 1993–1997. Lulusan terbaik Seskoad angkatan ke-18 tahun 1981 itu sebelumnya menjabat Kasrem 164/Wira Dharma dan Kasrem 162/Wira Bhakti, dengan rekam jejak panjang pengabdian sejak penugasan di Kalimantan Barat pada 1965.

“Beliau adalah senior sekaligus mentor dari mertua saya. Atas nama keluarga besar Akademi Militer Nasional Angkatan 65 dan seluruh keturunannya, kami menyampaikan duka cita mendalam. Semoga beliau diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutur Mario.

Tak hanya hubungan kedinasan, Mario juga menyimpan kenangan pribadi yang mendalam. Ia mengisahkan bahwa Try Sutrisno pernah hadir dalam acara pernikahannya sebagai bentuk perhatian kepada keluarga besar AMN 65.

“Itu menjadi memori yang sangat berarti bagi saya dan keluarga,” kenangnya.

Warisan Nilai Kepemimpinan

Bagi Mario, Try Sutrisno bukan sekadar jenderal atau mantan wakil presiden, melainkan simbol kepemimpinan, integritas, dan pengabdian total kepada bangsa.

“Beliau adalah pejuang sejati, cinta tanah air. Pengorbanannya untuk bangsa ini luar biasa. Kita berharap generasi masa depan menjadikan beliau teladan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai kepemimpinan, integritas, serta semangat kedaulatan yang ditunjukkan almarhum harus terus ditanamkan kepada generasi muda Indonesia.

“Bangsa ini harus berdaulat dan bermartabat. Nilai-nilai kepemimpinan pada zaman beliau harus bisa ditularkan kepada generasi muda hari ini,” tambahnya.

Kepergian Try Sutrisno di usia 90 tahun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, TNI, dan seluruh rakyat Indonesia. Namun, lebih dari itu, ia meninggalkan warisan nilai perjuangan dan keteladanan yang akan terus hidup dalam sejarah bangsa—sebagai prajurit, negarawan, dan pemimpin yang mengabdikan seluruh jiwa raganya untuk Indonesia.

Harga Pangan Tetap Terjaga di Hari ke-11 Ramadan, Wabup Rohman Pastikan Pasar Randik Tetap Stabil dan Nyaman

0

 

Redaksi.co   Sekayu, Muba – Pemkab Musi Banyuasin memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas belanja masyarakat pada Ramadan.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Randik, Minggu (01/03/2026), bertepatan dengan hari ke-11 Ramadan.

“Sidak yang kita lakukan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Muba dalam menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan bahan pokok, serta memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan lancar dan kondusif selama Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri,”ungkapnya.

Dalam sidak ini, Wabup Rohman didampingi istri Liliyani Abdur Rohman, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba Ardiansyah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muba Hendra Tris Tomy, perwakilan Kodim 0401, serta jajaran OPD terkait.

Ia juga berdialog dengan para pedagang sekaligus memantau harga sejumlah komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, telur, cabai, dan bawang.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga sembako terpantau relatif stabil. Meski terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas, pergerakannya dinilai masih dalam batas wajar dan belum menunjukkan lonjakan signifikan meskipun permintaan meningkat menjelang Idulfitri.

“Alhamdulillah, sampai hari ini harga kebutuhan pokok masih stabil. Ada kenaikan kecil pada telur karena meningkatnya kebutuhan untuk pembuatan kue Lebaran, namun masih dalam batas wajar. Bahkan cabai justru mengalami penurunan harga, sementara bawang relatif standar. Insya Allah ketersediaan sembako juga cukup hingga Lebaran nanti,” tegas Wabup Rohman.

Selain memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok, Wabup Rohman juga menyerap aspirasi pedagang serta pengunjung pasar terkait kondisi sarana dan prasarana. Sejumlah pedagang mengeluhkan atap pasar yang mulai bocor dan penataan area parkir yang dinilai belum tertata optimal, sehingga memengaruhi kenyamanan dan minat masyarakat untuk masuk ke dalam pasar.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Rohman menegaskan Pemkab Muba akan segera berkoordinasi dengan pengelola pasar guna melakukan pembenahan secara bertahap, baik melalui renovasi fasilitas maupun penataan ulang kantong-kantong parkir.
“Kondisi Pasar Randik ini perlu perhatian bersama. Penataan parkir harus lebih rapi agar masyarakat nyaman berbelanja. Kita akan rapatkan kembali untuk menyiapkan solusi terbaik, termasuk kemungkinan renovasi dan penyediaan kantong parkir yang representatif,” pungkasnya.

(Alam/Tim)

Ramadhan Penuh Berkah, Polres Langkat Gelar Sahur On The Road dan Safari Shalat Subuh

0

Langkat -redaksi.co

Memasuki hari ke-12 bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Polres Langkat kembali melaksanakan kegiatan Sahur On The Road dengan berbagi makanan sahur kepada masyarakat Kabupaten Langkat, Senin (02/03/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 03.00 WIB tersebut dipimpin oleh Padal IPTU Hariadi, SE, bersama IPDA Kasrianto dan personel Polres Langkat yang terlibat dalam surat perintah. Pembagian nasi sahur dipusatkan di Pasar Tradisional Baru Stabat, Jalan Perniagaan Kelurahan Stabat Baru, serta seputaran Jalan KH Zainul Arifin, Kecamatan Stabat.

Sebanyak 100 bungkus nasi sahur dibagikan kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas. Pada kesempatan tersebut, personel Polres Langkat juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa tertib berlalu lintas, mengutamakan keselamatan berkendara, serta tidak kebut-kebutan di jalan, khususnya pada waktu dini hari.

Usai kegiatan Sahur On The Road, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Safari Shalat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Asy Syuhada, Jalan Proklamasi, Stabat, sekitar pukul 05.15 WIB. Kegiatan Safari Subuh diikuti oleh personel Polres Langkat dan diisi dengan shalat subuh berjamaah, zikir, serta doa yang dipimpin oleh Imam Masjid, Ustad Irwansyah. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 05.50 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, M.Si, melalui Kasi Humas AKP Jekson Situmorang, menyampaikan bahwa kegiatan Sahur On The Road dan Safari Shalat Subuh berjamaah ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

“Kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi makanan sahur, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami ingin memastikan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Langkat tetap aman, nyaman, dan kondusif selama bulan Ramadhan,” ujar Kasi Humas mewakili Kapolres Langkat.

Lebih lanjut disampaikan, Polres Langkat mengimbau masyarakat agar selalu menjaga ketertiban berlalu lintas, mengutamakan keselamatan di jalan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Masyarakat juga diharapkan tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan suasana Ramadhan yang aman, damai, dan penuh kebersamaan,” tutupnya.

M.ilyas

Aroma Mafia BBM Subsidi di Mamuju: Laporan Masuk, Publik Menunggu Aksi Tegas

0

Redaksi.co MAMUJU : Aroma busuk dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi kembali menyengat. Kali ini, pusaran isu panas itu menyeret Kabupaten Mamuju ke tengah badai sorotan publik. Dugaan praktik kotor ini tak lagi bisa dipandang sebagai pelanggaran biasa, ia disinyalir telah berubah menjadi kejahatan terstruktur yang menggerogoti hak rakyat kecil dan mengancam stabilitas energi daerah.

Dalam beberapa pekan terakhir, wajah Mamuju diwarnai antrean panjang kendaraan di berbagai SPBU. Warga menunggu berjam-jam demi setetes BBM subsidi. Di saat yang sama, mencuat kabar tentang dugaan penimbunan dalam skala besar yang disebut-sebut melibatkan permainan rapi dan sistematis. Publik pun bertanya: ke mana sebenarnya BBM subsidi itu mengalir?

Modusnya rapi dan terorganisir. BBM subsidi diborong dalam jumlah besar di SPBU, lalu ditimbun dan dijual kembali ke sektor industri dengan harga jauh lebih tinggi. Margin keuntungannya fantastis,” ungkap Angriawan dengan nada geram.

Jika dugaan ini benar, maka yang terjadi bukan sekadar akal-akalan bisnis, melainkan pengkhianatan terhadap rakyat. BBM subsidi yang seharusnya menjadi penopang hidup nelayan, petani, sopir angkutan, hingga pelaku UMKM, justru diduga disedot untuk kepentingan segelintir pihak. Dampaknya nyata, aktivitas ekonomi tersendat, ongkos produksi melonjak, dan daya beli masyarakat tercekik.

Situasi memanas. Laporan resmi pun telah dilayangkan terhadap sejumlah SPBU di Mamuju yang diduga terlibat dalam praktik penimbunan BBM subsidi. Desakan agar aparat bergerak cepat kian menguat.

“Kami menunggu perkembangan laporan ini. Kami berharap aparat kepolisian, khususnya Polresta Mamuju, bertindak tegas apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum,” tegas Angriawan.

Kini bola panas berada di tangan penegak hukum. Publik menuntut transparansi, investigasi menyeluruh, dan tindakan tanpa pandang bulu. Jika benar ada sindikat bermain di balik kelangkaan ini, maka pembongkaran hingga ke akar menjadi harga mati.

Rakyat sudah terlalu lama mengantre. Pertanyaannya tinggal satu: apakah aparat berani membongkar dugaan mafia BBM ini sampai tuntas, atau kasus ini kembali redup ditelan sunyi? Mamuju menunggu jawaban. (ZUL)

PGRI Kabupaten Fakfak Terbitkan Edaran Penggalangan Donasi Sukarela bagi Anggota Terdampak Kebakaran.

0

Fakfak, Redaksi.co – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Fakfak menerbitkan surat edaran terkait penggalangan donasi sukarela bagi salah satu anggota yang mengalami musibah kebakaran rumah.

Surat Edaran Nomor 023/B/PGRI-PK.FFK/II/2026 tertanggal 28 Februari 2026 tersebut ditujukan kepada Kepala Sekolah dan Dewan Guru jenjang PAUD, TK, SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, hingga MAN se-Kabupaten Fakfak.

Dalam edaran dimaksud, PGRI Kabupaten Fakfak menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen solidaritas organisasi profesi dalam menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan empati terhadap sesama rekan sejawat.

Adapun pokok-pokok edaran tersebut sebagai berikut:

Seluruh anggota diharapkan berpartisipasi memberikan donasi secara sukarela guna membantu rekan guru yang mengalami musibah kebakaran.

Donasi dapat disalurkan melalui Bank Papua atas nama PGRI Kabupaten Fakfak dengan Nomor Rekening 6000202034315.

Bagi anggota yang tidak dapat melakukan transfer melalui Bank Papua, donasi dapat diserahkan secara langsung kepada Ketua PGRI Kabupaten Fakfak, Amin Jabir Suaery, atau Sekretaris, Semuel Lesnussa, di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak pada jam kerja.

Anggota yang telah melakukan donasi, baik melalui transfer maupun secara manual, diwajibkan mengirimkan bukti penyetoran di Grup PGRI Kabupaten Fakfak sebagai bentuk konfirmasi.

Kepala Sekolah pada masing-masing satuan pendidikan diharapkan mengoordinir pelaksanaan donasi sukarela di lingkungan sekolahnya agar berjalan tertib dan terorganisir.

Bendahara PGRI Kabupaten Fakfak diminta melakukan pengecekan besaran nominal donasi yang terkumpul secara periodik serta melaporkannya secara akuntabel di dalam Grup PGRI.

PGRI Kabupaten Fakfak menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan serta partisipasi seluruh anggota, dan mengharapkan edaran ini dilaksanakan secara totalitas sebagai bentuk komitmen terhadap profesi.

Melalui kebijakan ini, PGRI Kabupaten Fakfak menegaskan peran organisasi sebagai wadah solidaritas dan kebersamaan, khususnya dalam memberikan dukungan moral maupun material kepada anggota yang tengah menghadapi musibah.

Diharapkan, donasi yang terkumpul dapat meringankan beban rekan guru yang terdampak serta memperkuat semangat persatuan dalam tubuh organisasi.

Haru dan Penuh Kehormatan, Dandim 1427/Pasangkayu Lepas Dua Prajurit ke Satuan Baru

0

Redaksi.co PASANGKAYU : Suasana khidmat menyelimuti Aula Makodim 1427/Pasangkayu, Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Pasangkayu, Senin (2/3), saat Komandan Kodim 1427/Pasangkayu, Imam Hanafi, memimpin langsung acara kopraport pelepasan dua prajurit pindah satuan. Momen ini menjadi simbol kuat tradisi kehormatan dan kesinambungan pengabdian di tubuh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.

Sebanyak 45 personel mengikuti jalannya upacara militer yang berlangsung tertib dan penuh makna. Rangkaian kegiatan dimulai dari penghormatan pasukan, laporan resmi, penyerahan piagam penghargaan, hingga amanat pimpinan. Prosesi tersebut tidak sekadar seremoni formal, melainkan wujud penghargaan korps atas dedikasi prajurit yang telah menunaikan tugas dengan loyalitas tinggi.

Dalam amanatnya, Dandim menegaskan bahwa perpindahan tugas merupakan bagian dari dinamika pembinaan karier prajurit. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian yang telah diberikan selama berdinas di Kodim 1427/Pasangkayu.

Atas nama pribadi dan satuan, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Serda Frisdi Wiranindi dan Serda Ajran A.R. Loku atas dedikasi dan pengabdian selama berdinas di Kodim 1427/Pasangkayu. Pengalaman yang diperoleh di sini kiranya menjadi bekal berharga dalam melanjutkan tugas di tempat yang baru,” tegasnya.

Tak hanya kepada prajurit, penghargaan juga diberikan kepada keluarga yang selama ini menjadi kekuatan moril di balik keberhasilan tugas-tugas satuan.

Dua prajurit yang dilepas masing-masing adalah Serda Ajran A.R. Loku yang mendapat penugasan di Kodam XXII/Pattimura serta Serda Frisdi Wiranindi yang melanjutkan tugas di Kodam XIV/Hasanuddin.

Dandim menekankan bahwa perpindahan satuan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal babak baru pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia berpesan agar kedua prajurit tetap menjaga kesehatan, kehormatan diri, serta membawa nilai disiplin dan loyalitas yang telah ditempa selama bertugas di Pasangkayu.

“Perpindahan satuan bukan akhir pengabdian, melainkan awal perjalanan baru. Pintu Kodim 1427/Pasangkayu akan selalu terbuka dan kalian tetap menjadi bagian dari keluarga besar satuan ini,” pungkasnya.

Kopraport tersebut menjadi penegasan kembali nilai kebersamaan, loyalitas, dan semangat pengabdian prajurit TNI yang tak pernah padam dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara. (ZUL)