Senin, Maret 16, 2026
Beranda blog Halaman 2

Perkuat Sinergi Laut, Bupati Sambut Kedatangan Kapal Perang KRI Balongan-908 di Fakfak.

0

Fakfak, Redaksi.co – Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP. bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kedatangan Kapal Perang Republik Indonesia KRI Balongan-908 yang bersandar di Pelabuhan Fakfak, Sabtu (14/03/2026).

Kedatangan kapal milik TNI Angkatan Laut tersebut disambut langsung oleh pemerintah daerah sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah perairan, khususnya di Kabupaten Fakfak.

Dalam kesempatan itu, Bupati Samaun Dahlan menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Komandan dan seluruh prajurit KRI Balongan-908 yang telah berkunjung dan singgah di Fakfak.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Fakfak, kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan KRI Balongan-908 di Negeri Mbaham Matta. Kehadiran TNI Angkatan Laut memiliki peran penting dalam menjaga keamanan serta kedaulatan wilayah laut,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa Fakfak sebagai daerah pesisir memiliki keterikatan yang erat dengan laut. Oleh karena itu, keberadaan TNI AL sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan.

Selain itu, Bupati juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung kebutuhan selama kapal perang tersebut berada di Fakfak.

“Kami berharap hubungan baik serta kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Laut dapat terus terjalin dan semakin kuat di masa mendatang,” tambahnya.

Kehadiran KRI Balongan-908 juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Selama bersandar di Pelabuhan Fakfak, kapal perang tersebut dijadwalkan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkunjung dan melihat secara langsung aktivitas di atas kapal.

Momentum ini diperkirakan akan disambut antusias oleh warga, terutama masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat peran dan tugas TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.

PD IWO Aceh Barat Adakan Buka Puasa Bersama Dan Santunan Anak Yatim Berlangsung Khidmat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Aceh Barat menggelar acara buka puasa bersama dan sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim dalam momen bulan suci Ramadhan 1447 H.

Kegiatan bukber bertajuk “Marhaban Ya Ramadhan” ini dilaksanakan oleh persatuan awak media ini bertempat di kawasan Gampong Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Acara bukber yang dihadiri oleh PLT Diskominsa,unsur pemerintahan Gampong Gampang,tuha Peut setempat dan seluruh anggota IWO, serta anak-anak yatim dari Gampong gampang ini berlangsung penuh keakraban dan kehangatan.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian insan pers yang tergabung dalam IWO Aceh Barat terhadap masyarakat sekitar, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Ketua PD IWO Aceh Barat, Syamsul Rizal, Azm., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bentuk tanggung jawab moral organisasi kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa IWO Aceh Barat tidak hanya bergerak di bidang jurnalistik, tetapi juga hadir sebagai bagian dari komunitas yang peduli terhadap sesama, terutama di bulan Ramadhan yang penuh keberkahan.

Momen bukber terlihat meriah dengan kehadiran seluruh anggota dan pengurus IWO di acara yang di laksanakan dalam suasana kekeluargaan.

Dalam kegiatan tersebut, pengurus IWO Aceh Barat secara langsung menyerahkan bingkisan santunan kepada sejumlah anak yatim yang hadir, baik laki-laki maupun perempuan. Penyerahan dilakukan dengan penuh kasih sayang, mencerminkan nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh organisasi wartawan tersebut.

Suasana meja makan tampak tertata rapi dengan berbagai hidangan berbuka puasa untuk seluruh peserta. Para tamu duduk bersama dalam nuansa kekeluargaan, selaras dengan tema acara: “Tebarkan Kebahagiaan dengan Silaturahmi Meraih Ramadhan.”

Acara ditutup dengan doa bersama sebelum berbuka puasa. IWO Aceh Barat berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk turut peduli kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan yang penuh berkah ini ****

Ramadan Penuh Berkah, Laskar BP3RI Nasional Tebar 1.000 Takjil Gratis di Songgon

0

Redaksi. Co

Banyuwangi – Bulan Ramadan menjadi momen yang penuh kebersamaan dan kepedulian. Dalam semangat tersebut, Ratusan LASKAR BP3RI NASIONAL mengadakan kegiatan berbagi 1000 takjil gratis depan kantor besar DPP BP3RI jalan raya Sragi pertapan kecamatan Songgon. Sabtu (14/3/2026)

Kegiatan berbagi takjil gratis di bagi dua tempat, untuk tim pemantau BP3RI berbagi takjil di depan pendopo SABDA ENERGI tepatnya di Desa Sumberarum.

Kegiatan ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa, di mana banyak warga yang sedang dalam perjalanan pulang atau beraktivitas di sekitar depan kantor besar bp3ri. Dengan membagikan takjil gratis, Laskar ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi siapa saja yang sedang menunggu waktu berbuka.

Antusiasme Masyarakat Menerima Takjil Gratis Kegiatan berbagi takjil ini, mendapatkan sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Banyak warga, pengendara motor, hingga pekerja yang baru melakukan aktivitas di sekitar lokasi yang datang untuk menerima takjil.

Suasana penuh kehangatan terlihat ketika beberapa anggota membagikan minuman dan takjil secara langsung kepada masyarakat. Senyum dan rasa terima kasih dari para penerima menjadi momen yang sangat berkesan dalam kegiatan ini.

Momen Kebersamaan terlihat di Depan kantor DPP dan depan pendopo SABDA ENERGI.

Pembagian takjil dilakukan dengan ramah tamah menyapa setiap orang yang datang untuk mengambil takjil, menciptakan suasana yang akrab dan penuh kebersamaan.

Ketua umum Laskar bp3ri (Sugeng setiawan Sh) Menyebarkan Kebaikan di Bulan Ramadan, melalui kegiatan berbagi takjil gratis ini, berharap Laskar dan Tim Pemantau, dapat menebarkan semangat berbagi dan kebaikan selama bulan Ramadan. Walaupun sederhana, kegiatan ini diharapkan dapat membawa kebahagiaan bagi banyak orang yang menjalankan ibadah puasa'”

terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai kegiatan positif yang tidak hanya menghadirkan kesegaran dalam setiap kebersamaan, tetapi juga menghadirkan keceriaan bagi seluruh masyarakat.”pungkasnya

PLT Kadis Kominsa Aceh Barat Hadiri Bukber PD IWO Aceh Barat,Ajak Insan Pers Bersama Bangun Daerah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominsa) Kabupaten Aceh Barat, Dedi Mulianda, mengajak seluruh insan pers di daerah tersebut untuk terus memperkuat sinergi bersama pemerintah dalam upaya membangun daerah serta menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat , Sabtu 14/3/2026.

Ajakan ini disampaikan Dedi, saat menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar oleh Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh Barat, yang berlangsung di Markas PD IWO Aceh Barat di Jalan Kiblat, Gampong Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, pada momentum bulan suci Ramadhan.

Pada kesempatan itu, Dedi Mulianda menegaskan bahwa peran media sangat penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat secara objektif, akurat, dan berimbang.

” Pers memiliki peran besar dalam membangun daerah. Melalui pemberitaan yang konstruktif dan edukatif, media dapat menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Dedi Mulianda di hadapan para jurnalis yang hadir.

Dedi juga berharap hubungan yang telah terjalin baik antara pemerintah daerah dengan insan pers di Aceh Barat dapat terus dipelihara dan ditingkatkan.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan mampu mendorong percepatan pembangunan serta menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat.

Selain itu, Plt Diskominsa Aceh Barat itu juga menilai kegiatan buka puasa bersama seperti yang diselenggarakan oleh PD IWO Aceh Barat ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah dan para jurnalis.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa memperkuat komunikasi, membangun kebersamaan, serta mempererat hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dengan insan pers,” tambahnya.

Sementara itu, KETUA PD IWO Aceh Barat, Samsul Rizal Azm, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pj Kepala Dinas Kominsa Aceh Barat dalam kegiatan tersebut.

Ketua IWO Aceh Barat itu menilai, kehadiran pemerintah daerah menunjukkan komitmen untuk terus menjalin hubungan yang baik dengan para jurnalis.

Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Sejumlah wartawan dari berbagai media di Aceh Barat turut hadir dalam kegiatan tersebut, yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama serta santap berbuka puasa ****

Ribuan Masyarakat Padati Masjid Baitul Ghafur,Wagub Aceh Hadiri Buka Puasa Bersama

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menghadiri undangan Bupati Ismail A. Jalil untuk berbuka puasa bersama masyarakat di Gampong Matang Drien, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu,14/3/2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baitul Ghafur dan dipadati masyarakat setempat.

Sejak sore hari, warga dari Gampong Matang Drien dan sejumlah gampong di sekitarnya mulai berdatangan ke masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan silaturahmi serta buka puasa bersama. Panitia memperkirakan lebih dari seribu masyarakat hadir dalam kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut.

Momentum buka puasa bersama ini menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. Selain sebagai kegiatan keagamaan, acara tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi antara pimpinan daerah dengan warga.

Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, sebelumnya secara khusus mengundang Wakil Gubernur Aceh untuk hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari rangkaian agenda kunjungan kerja di wilayah Aceh Utara.

Kunjungan ini juga merupakan lanjutan dari aktivitas Wakil Gubernur Aceh setelah sebelumnya mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia dalam kegiatan peresmian hunian tetap bagi korban bencana di Aceh Utara.

Usai berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah di Masjid Baitul Ghafur bersama masyarakat yang hadir.

Kehadiran pimpinan daerah di tengah masyarakat selama Ramadan menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk terus menjaga kedekatan dengan rakyat. Pada hari yang sama, Gubernur Aceh juga menghadiri agenda buka puasa bersama Komite Peralihan Aceh di Banda Aceh, sementara Wakil Gubernur berbuka bersama masyarakat di wilayah Tanah Jambo Aye, Aceh Utara ****

Jelang Idul Fitri, Pemkab Mamuju Gelar Gerakan Pangan Murah: Bukti Nyata “Mamuju Keren” Menjinakkan Inflasi

0

Redaksi.co MAMUJU : Menjelang Hari Raya Idul Fitri, lonjakan harga bahan pokok kerap menjadi kekhawatiran masyarakat. Namun Pemerintah Kabupaten Mamuju mengambil langkah cepat dan tegas untuk memastikan daya beli warga tetap terjaga. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar pada 13–14 Maret 2026 di Lapangan Ahmad Kirang, pemerintah daerah menunjukkan komitmennya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus melindungi masyarakat dari gejolak pasar.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Sitti Sutinah Suhardi untuk meredam potensi inflasi yang biasanya meningkat menjelang Lebaran. Ribuan warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mamuju, Muhammad Yusuf, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pasar murah biasa, melainkan bagian dari strategi kebijakan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, stabilitas harga pangan tidak hanya soal angka inflasi, tetapi juga menjadi ukuran keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, terutama kelompok ekonomi kecil yang paling rentan terhadap lonjakan harga.

Pemerintah tidak boleh hanya menjadi penonton ketika harga pangan melonjak. Negara harus hadir memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujarnya.

Gerakan Pangan Murah ini juga menjadi manifestasi dari visi pembangunan daerah “Mamuju Keren”—Kreatif, Edukatif, Ramah, Energik, dan Nyaman. Nilai “Nyaman” diterjemahkan melalui jaminan ketersediaan bahan pangan dengan harga yang stabil, sehingga masyarakat tidak dihantui kekhawatiran akan mahalnya kebutuhan pokok menjelang hari raya.

Langkah ini sekaligus sejalan dengan arahan Tito Karnavian yang mendorong pemerintah daerah melakukan langkah konkret untuk mengendalikan inflasi serta mengantisipasi dampak perubahan iklim dan fenomena El Nino terhadap ketersediaan pangan nasional.

Namun bagi Pemerintah Kabupaten Mamuju, kebijakan pusat tersebut tidak berhenti pada instruksi administratif. Pemerintah daerah mengambil peran aktif sebagai intervensi pasar, memotong rantai distribusi yang terlalu panjang dan menekan potensi spekulasi harga di tingkat pedagang.

Sebagai bentuk keseriusan, Bupati Mamuju bersama jajaran pemerintah daerah bahkan turun langsung meninjau kondisi harga di Pasar Lama Mamuju, berdialog dengan pedagang serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap stabil di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang Lebaran.

Dalam upaya menjaga stabilitas tersebut, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Mamuju bergerak secara terpadu. Setiap organisasi perangkat daerah mengambil peran sesuai bidangnya, termasuk Dinas Kelautan dan Perikanan yang memastikan pasokan ikan sebagai sumber protein masyarakat tetap tersedia dengan harga terjangkau.

Ke depan, sektor perikanan akan terus diperkuat melalui peningkatan produksi lokal, penguatan kelompok usaha perikanan, serta perbaikan sistem distribusi hasil tangkap dan budidaya agar pasokan pangan laut tetap stabil di pasar.

Gerakan Pangan Murah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak akan memberi ruang bagi praktik spekulasi harga yang merugikan masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Mamuju, keberhasilan menjaga stabilitas harga pangan menjelang Idul Fitri adalah bukti bahwa birokrasi daerah terus bertransformasi menjadi birokrasi yang responsif, solutif, dan hadir di tengah rakyat.

Visi “Mamuju Keren” tidak berhenti sebagai slogan pembangunan. Ia diwujudkan melalui kebijakan nyata yang memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, serta membangun sinergi lintas sektor demi kesejahteraan warga.

Dengan langkah-langkah tersebut, masyarakat Mamuju dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang, karena dapur tetap mengepul, harga tetap terkendali, dan pemerintah benar-benar hadir untuk rakyat. (ZUL)

Diduga Bermasalah, Aktivis Desak Polda Sulbar Usut Proyek Bibit Kakao Rp8 Miliar di Polewali Mandar

0

Redaksi.co POLMAN : Aktivis mendesak Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) untuk segera mengusut dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program pengadaan benih kakao tahun 2025 dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang dikerjakan oleh CV Arafah Abadi.

Program tersebut merupakan paket pengadaan 2.500.000 bibit kakao fase semai dua bulan untuk wilayah Kabupaten Polewali Mandar dengan nilai anggaran yang telah dicairkan mencapai lebih dari Rp8 miliar. Kegiatan penangkaran bibit diketahui tersebar di beberapa lokasi, di antaranya di Basseang, Desa Duampanua, Kecamatan Anreapi, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang, serta sejumlah titik lainnya.

Perusahaan pelaksana, CV Arafah Abadi, diketahui dipimpin oleh Sukmawati Haruna yang berasal dari Sulawesi Selatan. Secara administrasi, proyek ini telah dinyatakan selesai melalui Berita Acara Serah Terima (BAST) oleh pihak Kementerian Pertanian, sehingga pencairan dana kepada perusahaan tersebut telah dilakukan.

Namun, berdasarkan penelusuran para aktivis di lapangan, ditemukan sejumlah dugaan ketidaksesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Salah satu sorotan utama adalah penggunaan material dalam pembuatan rangka sungkup pembibitan. Dalam dokumen perencanaan, rangka sungkup seharusnya menggunakan pipa paralon, namun di lapangan justru ditemukan penggunaan bambu yang nilainya jauh lebih murah. Penggunaan material lain juga disebut-sebut tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Aktivis juga menyoroti dugaan penggunaan benih kakao milik petani lokal yang tidak bersertifikat dari wilayah Polewali Mandar oleh pihak perusahaan. Kondisi ini dinilai berpotensi melanggar standar pengadaan benih dalam program pemerintah.

Selain itu, tim dari Kementerian Pertanian disebut kesulitan melakukan penghitungan jumlah bibit secara keseluruhan, meskipun telah dibantu oleh Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat dan Dinas Pertanian Kabupaten Polewali Mandar. Hal ini memunculkan dugaan bahwa jumlah bibit yang ada di lapangan tidak sesuai dengan data yang tercantum dalam BAST.

Fakta lain di lapangan menunjukkan bahwa banyak bibit kakao yang mati, sementara sebagian lainnya disebut belum ditanam oleh pihak CV Arafah Abadi hingga saat ini.

Seorang aktivis Sulawesi Barat bernama Nabir meminta Kapolda Sulbar segera memanggil dan memeriksa seluruh pihak yang terlibat dan bertanggung jawab dalam kegiatan tersebut.

Jika memang terdapat indikasi kerugian negara dari kegiatan ini, maka CV Arafah Abadi harus diusut tuntas,” tegas Nabir.

Ia juga berharap agar Balai Besar Perbenihan Surabaya selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pengadaan bibit kakao untuk program tahun 2026 tidak kembali memberikan paket pekerjaan kepada perusahaan tersebut di Sulawesi Barat, sebelum persoalan tahap pertama diselesaikan.

Menurutnya, CV Arafah Abadi seharusnya fokus menyelesaikan pekerjaan tahap kedua dan bertanggung jawab atas berbagai temuan di lapangan, sehingga program pemerintah yang bertujuan meningkatkan produksi kakao di Sulawesi Barat tidak justru menimbulkan persoalan hukum dan kerugian negara. (ZUL)

Wagub Aceh Dampingi Menko Polkam Resmikan Hunian Tetap Korban Bencana Di Aceh Utara

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago, meresmikan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu 14/3/2026

Sebanyak 104 unit rumah hunian tetap yang dibangun untuk masyarakat korban bencana tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya pemulihan dan rehabilitasi pascabencana yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Peresmian itu turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Bupati Aceh Utara, Danrem 011/Lilawangsa, Dandim 0103/Aceh Utara, Kapolres Aceh Utara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Aceh Utara, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Hadir pula tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat yang menyaksikan langsung penyerahan hunian tersebut kepada warga.

Kegiatan peresmian diawali dengan peninjauan langsung ke kompleks hunian tetap yang telah rampung dibangun. Deretan rumah tampak berdiri rapi dan siap dihuni oleh masyarakat penerima manfaat. Di dalam kawasan tersebut juga telah dibangun satu unit mushalla yang dapat dimanfaatkan warga untuk beribadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Pada kesempatan itu, Menteri menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada sejumlah warga penerima bantuan sebagai tanda dimulainya pemanfaatan hunian tetap tersebut. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian yang disaksikan oleh Wakil Gubernur Aceh, pejabat Forkopimda, serta masyarakat yang hadir.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Aceh Utara yang terdampak bencana. Menurutnya, pembangunan hunian tetap ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat korban bencana dapat kembali menjalani kehidupan secara layak.

“Pemerintah Aceh menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat Aceh Utara. Hunian tetap ini bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga menjadi awal bagi masyarakat untuk kembali membangun kehidupan yang lebih baik setelah bencana,” ujar Fadhlullah.

Ia juga berharap masyarakat penerima bantuan dapat menjaga dan merawat rumah yang telah diberikan sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh keluarga masing-masing.

Selain itu, sebagai bentuk perhatian terhadap tradisi masyarakat setempat, Menteri juga menyampaikan pemberian lima ekor sapi yang akan digunakan dalam tradisi meugang, sebuah tradisi penting bagi masyarakat Aceh menjelang hari raya.

Dengan diresmikannya 104 unit hunian tetap tersebut, para korban bencana yang sebelumnya tinggal di tempat penampungan sementara diharapkan dapat segera menempati rumah yang lebih layak, sehingga kehidupan mereka dapat kembali berjalan normal secara bertahap ****

Tekan Inflasi, Pemerintah Gelar Operasi Pasar Serentak Jelang Hari Raya Idul Fitri

0

Aceh Barat.Redajsi.co
Bupati Aceh Barat diwakili Plt Sekda, Kurdi menghadiri kegiatan pembukaan operasi pasar serentak di lima kabupaten kota yang salah satunya di Pasar Bina Usaha Meulaboh pada Sabtu 14/3/2026

Kurdi mengatakan, kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Aceh tersebut dalam rangka tanggap inflasi dan menyambut Idul Fitri 1447 H/2026 M.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Bulog dan Bank Aceh dan stakeholder terkait di Pemkab Aceh Barat yang telah memfasilitasi terlaksananya kegiatan ini,” Ujar Kurdi.

Harap Kurdi,dengan adanya operasi pasar tersebut sedikitnya dapat membantu meringankan beban masyarakat khususnya ibu – ibu menjelang hari raya Idul Fitri yang akan datang.

“Ada beberapa jenis komoditi yang disediakan dalam operasi pasar kali ini yaitu seperti beras, minyak gorang, gula dan juga telur yang telah disubsidi oleh Pemerintah Aceh dalam operasi pasar ini,” kata Kurdi.

Untuk harga beras premium dengan berat 10 kg harganya yaitu Rp 109 ribu, harga minyak goreng 2 liter Rp 33 ribu, telur ayam per papan Rp 43 ribu dan gula pasir per kilogramnya Rp 14 ribu.

“Mudah – mudahan dengan adanya intervensi dari Pemerintah Aceh ini bisa membantu penurunan inflasi. Rencananya ada tiga titik pelaksanaan pasar murah, hari ini di Pasar Bina Usaha, besok di Kecamatan Sama Tiga kemudian di Lapang,” ujar Kurdi ****

Berbagi Berkah Ramadan, ABT Bagikan Takjil untuk Warga Fakfak.

0

Fakfak, Redaksi.co – Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Dr. Ali Baham Temongmere, MTP, turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat di kawasan Jalan Reklamasi Fakfak, Sabtu (14/03/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Pembagian takjil tersebut disambut antusias oleh warga dan para pengendara yang melintas di kawasan tersebut. Sejumlah paket makanan dan minuman untuk berbuka puasa dibagikan langsung kepada masyarakat yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka.

Dalam kesempatan itu, Sekda yang akrab disapa ABT mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari upaya mempererat kebersamaan dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat saling berbagi di bulan yang penuh berkah.

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial, terutama kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Melalui kegiatan ini kita ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat dan membawa berkah bagi kita semua,” ujar ABT di sela kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan berbagi takjil juga menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi serta mempererat hubungan antara dirinya dengan masyarakat. Dengan adanya interaksi langsung seperti ini, ia dapat lebih dekat dengan warga serta memahami berbagai kondisi yang ada di tengah masyarakat.

Selain itu, Sekda juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan toleransi antarumat beragama yang selama ini telah terjalin dengan baik di Fakfak. Ia menilai keharmonisan tersebut merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan daerah.

“Kebersamaan dan toleransi yang selama ini terjaga harus terus kita pelihara. Ini adalah kekuatan kita dalam membangun daerah agar tetap aman, damai, dan sejahtera,” katanya.

Kegiatan pembagian takjil tersebut juga melibatkan sejumlah pihak yang turut membantu proses pembagian kepada para pengguna jalan. Suasana penuh keakraban terlihat ketika Sekda bersama rombongan menyapa warga yang melintas dan menyerahkan langsung paket takjil.