Beranda blog Halaman 149

BREAKING NEWS: Proyek Raksasa Sulbar Digoyang! 750 Pekerja Luar Masuk, AMDAL Misterius, PUPR Membisu?

0

Redaksi.co MAMUJU : Tensi politik dan sosial di depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat kian mendidih pada Kamis (4/6/2026). Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulbar menggelar aksi demonstrasi besar-besaran, membongkar “borok” di balik mega proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat Mamuju.

Bukan sekadar aksi biasa, demonstrasi kali ini menyuarakan isu sensitif yang langsung menusuk jantung keadilan warga lokal: pencaplokan lapangan kerja oleh ratusan pekerja luar daerah dan dugaan pelanggaran lingkungan yang ditutup rapi.

Dapur proyek Sekolah Rakyat Mamuju kini tengah menjadi sorotan tajam. GMH Sulbar dengan lantang membeberkan fakta mengejutkan bahwa ada sekitar 750 tenaga kerja dari luar Sulawesi Barat yang dikerahkan untuk proyek tersebut. Di tengah sulitnya lapangan kerja bagi putra daerah, realita ini bak tamparan keras bagi masyarakat lokal yang akhirnya hanya bisa gigit jari menonton wilayahnya dibangun oleh orang asing.

“Kami kecewa berat! Sikap bungkam dari PUPR Provinsi Sulbar dan PT Hutama Karya ini memicu dugaan kuat: ada apa di balik proyek ini? Apa yang sedang mereka tutupi dari masyarakat?” cecar Ketua GMH Sulbar, Mondy, dengan nada berapi-api di tengah kepungan massa.

Dosa proyek ini diduga tidak hanya soal tenaga kerja. Mahasiswa juga mencium aroma tidak sedap terkait aspek legalitas lingkungan. GMH menuding mega proyek ini nekat berjalan tanpa kejelasan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Sebuah kecerobohan fatal yang berpotensi menjadi bom waktu bagi ekologi Mamuju.

Ironisnya, alih-alih memberikan klarifikasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar justru memilih jurus “tuli dan bisu“. Surat permohonan audiensi yang dilayangkan mahasiswa sejak 25 Mei 2026 lalu dicuekin total tanpa alasan yang jelas. Sikap menutup diri ini sontak memicu tanda tanya besar: Apakah ada kongkalikong di balik layar?

Gagal menemui pejabat di Kantor Gubernur tidak membuat nyali mahasiswa ciut. Mondy menegaskan bahwa ini barulah awal dari badai yang sesungguhnya. Jika tuntutan mereka terus diabaikan, GMH berjanji akan melipatgandakan massa dan memindahkan koordinat “pertempuran” langsung ke jantung pelaksana proyek.

Aksi ini tidak akan berhenti di sini! Berikutnya, kami akan menggedor langsung Direksi PT Hutama Karya dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulbar. Kami menuntut keadilan, transparansi, dan hak atas tenaga kerja lokal yang wajib diprioritaskan!” tegas Mondy menutup orasinya, disambut gemuruh teriakan sepakat dari massa aksi.

Meski dijaga ketat oleh aparat keamanan hingga situasi tetap kondusif, bola panas kini berada di tangan Pemprov Sulbar dan PT Hutama Karya. Publik kini menunggu, beranikah mereka keluar dari ‘persembunyian‘ dan membuka seluruh dokumen proyek secara transparan, atau justru membiarkan isu ini terus menggelinding liar menjadi skandal yang lebih besar? (ZUL)

Aceh Barat Kembali Meraih Opini WTP 12 Kali Berturut Turut dari BPK RI

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kembali menorehkan prestasi dalam tata kelola keuangan daerah. Untuk ke dua belas kalinya secara berturut-turut, Kabupaten Aceh Barat berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, yang mewakili Bupati Aceh Barat, dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh yang berlangsung di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh, Banda Aceh, Kamis, 4/6/2026

LHP diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Andri Yogama, S.E., M.M., Ak., CSFA, ERMAP, GRCP, GRCA, CA, kepada Wakil Bupati Aceh Barat.

Wakil Bupati Said Fadheil menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat yang telah bekerja keras dalam menyusun dan menyajikan laporan pertanggungjawaban keuangan secara baik, transparan, dan akuntabel.

“Capaian Opini WTP ke-12 secara berturut-turut ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah.
Terima kasih kepada seluruh OPD yang telah mendukung penyajian dokumen dan laporan keuangan secara profesional sehingga Aceh Barat kembali memperoleh opini terbaik dari BPK,” ujar Said Fadheil.

Meski berhasil mempertahankan prestasi tersebut, Wabup menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah tidak boleh berpuas diri. Ia meminta agar setiap rekomendasi dan temuan yang tercantum dalam LHP BPK segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Sesuai amanat undang-undang, setiap pejabat terkait wajib menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan BPK. Saya meminta seluruh OPD segera mengambil langkah-langkah perbaikan terhadap setiap temuan agar tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah semakin baik ke depan,” tegasnya.

Menurutnya, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan cerminan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama dua belas tahun berturut-turut menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab ****

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Digelar, Targetkan 6 Juta Pengunjung dan Transaksi Rp8 Triliun

0

JAKARTA,Redaksi.Co – Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 kembali hadir sebagai ajang pameran multiproduk terbesar, terlengkap, dan terlama di Asia Tenggara,Tahun ini, perhelatan tahunan yang menjadi ikon perayaan ulang tahun Jakarta tersebut akan berlangsung selama 32 hari, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di kawasan Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

Dalam konferensi pers yang digelar menjelang pembukaan acara, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa Jakarta Fair 2026 akan menghadirkan berbagai program unggulan yang tidak hanya berfokus pada pameran produk, tetapi juga hiburan dan kegiatan sosial untuk masyarakat.

Direktur PT Jakarta International Expo menyampaikan bahwa Jakarta Fair tahun ini memiliki makna khusus karena menjadi bagian dari rangkaian menuju perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada tahun 2027 mendatang,
“Jakarta Fair tahun ini merupakan bagian dari Road to 500 Years Jakarta, Kami akan bekerja sama erat dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang mendukung perayaan lima abad Kota Jakarta,” ujarnya.

Sebanyak 2.800 peserta akan ambil bagian dalam Jakarta Fair 2026 dengan menempati sekitar 7.200 stan yang tersebar di seluruh area pameran,Para peserta berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari BUMN, perusahaan swasta nasional, UMKM, industri otomotif, elektronik, kuliner, fesyen hingga produk kreatif lainnya.

Selain pameran multiproduk, pengunjung juga akan disuguhkan berbagai acara menarik seperti Jakarta Fair Music Concert yang berlangsung selama 32 hari non-stop, parade karnaval, kompetisi, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pertunjukan anak, hingga pesta kembang api spektakuler.

Pihak penyelenggara optimistis jumlah pengunjung tahun ini akan melampaui capaian tahun sebelumnya, Pada Jakarta Fair 2025, tercatat sekitar 5,9 juta pengunjung dengan total nilai transaksi mencapai Rp7,3 triliun,
“Tahun ini kami menargetkan jumlah pengunjung menembus angka 6 juta orang dengan nilai transaksi mendekati Rp8 triliun,” kata pihak manajemen JIExpo.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa Jakarta Fair tetap menjadi destinasi favorit berbagai kalangan, mulai dari keluarga, anak-anak, remaja hingga masyarakat umum dari berbagai daerah di Indonesia.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, penyelenggara juga menghadirkan sejumlah fasilitas baru, Salah satunya adalah pembangunan musala berkapasitas besar dengan luas sekitar 3.000 meter persegi yang mampu menampung hingga 450 jamaah sekaligus.

Selain itu, aspek keamanan dan keselamatan juga menjadi perhatian utama melalui koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, aparat kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, petugas kesehatan, serta berbagai instansi terkait lainnya.

Penyelenggara berharap dukungan media massa terus berlanjut dalam menyebarluaskan informasi positif mengenai Jakarta Fair Kemayoran sebagai ajang promosi produk nasional sekaligus sarana hiburan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan berbagai inovasi dan program unggulan yang dihadirkan, Jakarta Fair Kemayoran 2026 diharapkan kembali menjadi magnet wisata belanja dan hiburan terbesar di Indonesia sekaligus momentum penting menuju perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada tahun 2027 mendatang.

Menerima Vonis 4,5 Tahun Penjara, Noel: Saya Bertanggung Jawab atas Kesalahan Saya

0

redaksi.co, Jakarta | Sidang pembacaan putusan perkara korupsi pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026). Majelis hakim menyatakan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi berupa suap dan gratifikasi terkait pengurusan sertifikat K3.

Ketua Majelis Hakim, Nur Sari Baktiana, dalam amar putusannya menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan kepada Noel. Selain itu, Noel juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp200 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 90 hari.

Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp3,435 miliar. Sebagian kewajiban tersebut diperhitungkan dari uang Rp3 miliar yang telah dikembalikan terdakwa kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta satu unit mobil BAIC BJ40 yang telah disita.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Immanuel Ebenezer Gerungan dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan,” ujar Ketua Majelis Hakim saat membacakan amar putusan.

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan Noel terbukti menerima uang sebesar Rp3 miliar dan satu unit sepeda motor Ducati Scrambler dari pihak yang terkait dengan pengurusan sertifikat K3 di Kemnaker. Hakim juga menyatakan Noel menerima gratifikasi senilai Rp435 juta yang tidak dilaporkan kepada KPK.

Meski menerima putusan, status perkara belum berkekuatan hukum tetap karena Jaksa Penuntut Umum menyatakan masih menggunakan hak pikir-pikir sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Usai persidangan, Noel menyatakan menerima putusan yang dijatuhkan majelis hakim. Ia mengaku sejak awal telah mengakui kesalahannya dan memilih bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Hari ini keadilan dan hukuman terhadap saya sudah selesai. Saya menerima hukuman itu karena memang dari awal saya sudah mengaku kesalahan saya. Ini konsekuensi menjadi pejabat yang lengah dan membuat banyak publik kecewa,” kata Noel.

Noel menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, para buruh yang selama ini menjadi kelompok yang diperjuangkannya, serta keluarganya.

“Saya tidak punya kata-kata lain selain memohon maaf kepada rakyat Indonesia, kepada Presiden Prabowo, kepada kawan-kawan buruh yang selama ini saya perjuangkan. Saya juga mohon maaf kepada keluarga saya, istri saya, dan anak saya. Ini menjadi pukulan telak dalam perjalanan hidup saya,” ujarnya.

Noel menegaskan dirinya tidak ingin menghindar dari tanggung jawab sebagai pejabat publik.

Sementara itu, istri Noel, Silvia Rinita Harefa, menyatakan menerima dan menghormati putusan majelis hakim. Menurutnya, keputusan tersebut telah mempertimbangkan fakta-fakta persidangan secara adil.

“Hari ini kami memutuskan menerima putusan dan tidak mengajukan banding ataupun keberatan. Alhamdulillah, itu juga disetujui Pak Emmanuel dan keluarga. Menurut persepsi kami, putusan ini cukup adil berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan,” ujar Silvia.

Sebagai istri, Silvia mengaku ikhlas menerima konsekuensi hukum yang harus dijalani suaminya.

Silvia juga memastikan akan terus mendampingi suaminya selama menjalani masa pidana dan berencana rutin menjenguk Noel setelah ditempatkan di lembaga pemasyarakatan.

“Sebelum masuk lapas saya selalu menjenguk. Nanti kalau sudah di lapas tentu akan tetap kami dampingi dan jenguk sesering mungkin,” ujarnya.

Sidang yang berlangsung terbuka untuk umum itu menandai babak baru dalam kasus korupsi pengurusan sertifikat K3 di Kemnaker yang menjadi perhatian publik. Di tengah putusan yang diterimanya, Noel memilih menyampaikan penyesalan dan menerima konsekuensi hukum sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan yang telah dilakukannya.

Bupati Tarmizi Kunjungi Panglima Kopassus,Bahas Kelanjutan Irigasi Lhok Guci Dan Kolam Retensi

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, melakukan silaturahmi dengan Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Djon Afriandi, di Markas Komando Kopassus Cijantung, Kamis, 4/6/2026

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam membangun kolaborasi untuk mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Barat.

Bupati Tarmizi menyampaikan berbagai isu strategis pembangunan yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, termasuk kelanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci serta proyek kolam retensi Kota Meulaboh yang dinilai sangat penting dalam mendukung sektor pertanian dan pengendalian banjir di wilayah tersebut.

Tarmizi menjelaskan, sebelumnya Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum saat itu, Dwi Purwantoro, pernah berkunjung ke Aceh Barat dan menyatakan kesiapan pemerintah pusat untuk membantu pendanaan lanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci dengan nilai mencapai Rp1 triliun.

Namun, setelah terjadinya bencana banjir di sejumlah wilayah Aceh, alokasi anggaran tersebut tidak dapat direalisasikan dan pada perkembangan berikutnya terjadi pergantian kepemimpinan di Direktorat Jenderal SDA.
Saat ini, posisi Dirjen SDA dijabat oleh Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, seorang purnawirawan perwira tinggi TNI yang memiliki latar belakang Korps Baret Merah Kopassus.

Menurut Tarmizi, Panglima Kopassus menyambut baik berbagai aspirasi yang disampaikan dan menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan kepada Aceh Barat. Dukungan tersebut antara lain melalui komunikasi dan koordinasi dengan sejumlah kementerian terkait guna mendorong percepatan realisasi program-program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan. Kami berharap kolaborasi yang terjalin dapat semakin solid dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Tarmizi.

Dikatakannya, dukungan Panglima Kopassus terhadap Aceh Barat dinilai memiliki makna tersendiri. Selain sebagai pimpinan pasukan elite TNI, Jenderal Djon Afriandi juga memiliki kedekatan emosional dengan Aceh Barat karena pernah mengemban tugas sebagai Komandan Korem 012/Teuku Umar pada periode 2020–2022.

Kedekatan tersebut membuatnya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembangunan daerah yang pernah menjadi wilayah pengabdiannya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari semakin kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, TNI, dan pemerintah pusat dalam mewujudkan berbagai program pembangunan strategis, khususnya yang berkaitan dengan pengendalian banjir, penguatan sektor pertanian, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Tarmizi turut menyampaikan harapan dan doa agar Panglima Kopassus terus diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam mengemban amanah negara, serta memperoleh kepercayaan yang lebih besar untuk memimpin TNI Angkatan Darat di masa mendatang ****

Jaga Pangkalan Tetap Rapi dan Indah, Danramil 08/Paloh Pimpin Pembersihan Halaman Makoramil

0

 

Sambas – Dalam upaya menjaga kebersihan, kerapian, dan keindahan lingkungan satuan, Danramil 08/Paloh memimpin langsung kegiatan pembersihan halaman Makoramil bersama anggota, bertempat di Koramil 08/Paloh, Kabupaten Sambas, Kamis (04/06/26).

Kegiatan tersebut meliputi pembersihan rumput liar, pemangkasan tanaman, penyapuan halaman, serta penataan lingkungan sekitar kantor agar tetap bersih, nyaman, dan asri.Seluruh anggota Koramil turut berpartisipasi dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.

Danramil 1208-08/Paloh Kapten Inf Aris Yudiyana mengatakan bahwa kebersihan pangkalan merupakan cerminan disiplin dan kesiapan satuan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Selain menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman, pangkalan yang bersih juga dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat yang berkunjung ke Koramil.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran seluruh anggota akan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja. Pangkalan yang bersih dan tertata rapi akan mendukung pelaksanaan tugas serta meningkatkan semangat kerja anggota,” ujarnya.

Kegiatan pembersihan pangkalan ini merupakan salah satu program pembinaan satuan yang rutin dilaksanakan guna menjaga kondisi lingkungan Koramil tetap terawat, indah, dan representatif sebagai tempat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang nyaman, sehat, serta semakin memperkuat kebersamaan dan kekompakan antar anggota Koramil 1208-08/Paloh dalam menjalankan tugas di wilayah binaan, pungkasnya.

Wagub Aceh Dukung Penguatan Koordinasi Penerapan Hukum Mawaris

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menerima kunjungan audiensi Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh di ruang kerjanya, Kamis (4/6).

Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan hukum waris (mawaris) berdasarkan kekhususan Aceh, dengan fokus pada upaya menyamakan pemahaman dan praktik penerapannya di tengah masyarakat.

Audiensi itu turut dihadiri unsur Mahkamah Syar’iyah Aceh, Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh Sekda Aceh, serta sejumlah kepala dinas dan pimpinan biro terkait di lingkungan Pemerintah Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas berbagai dinamika yang muncul di masyarakat terkait penerapan hukum mawaris. Pembahasan difokuskan pada pentingnya keseragaman antara pandangan MPU Aceh dan Mahkamah Syar’iyah Aceh agar pelaksanaan hukum waris Islam dapat berjalan lebih efektif dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyambut baik pertemuan tersebut dan menilai sinergi antara ulama, lembaga peradilan, dan pemerintah sangat penting dalam menjaga pelaksanaan syariat Islam di Aceh.

“Kita ingin semuanya berjalan lancar, sesuai dengan kekhususan Aceh,” ujar Fadhlullah dalam pertemuan itu.

Menurutnya, Aceh memiliki kewenangan khusus dalam pelaksanaan syariat Islam yang perlu terus diperkuat melalui koordinasi dan kesamaan persepsi antarlembaga. Dengan demikian, berbagai persoalan yang muncul di masyarakat dapat diselesaikan secara baik dan tidak menimbulkan perbedaan penafsiran dalam praktiknya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi antara MPU Aceh dan Mahkamah Syar’iyah Aceh dalam merumuskan pedoman yang lebih seragam terkait pelaksanaan hukum mawaris, sehingga dapat memberikan kepastian dan kemaslahatan bagi masyarakat Aceh ****

85Peserta TNI-Polri hingga Kementerian Jadi Alumni Brigjen Pol. Ade Ary Lulus Terbaik Akademik*

0

Jakarta, Redaksi.Co – Lemhannas RI menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Sebanyak 85 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, organisasi kemasyarakatan, hingga perguruan tinggi resmi dikukuhkan sebagai alumni. Upacara penutupan digelar di Gedung Pancagatra Lantai 1, Lemhannas RI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan pendidikan P3N berlangsung selama tiga setengah bulan. Para peserta dibekali materi kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga kajian strategis menghadapi dinamika global.

“Hari ini Lemhannas RI menyelenggarakan penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga bulan setengah dan diikuti 85 peserta,” ujar Ace Hasan.

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan Lemhannas ingin mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis, komprehensif, dan holistik. Menurutnya, pemimpin nasional juga harus mampu beradaptasi dengan situasi geopolitik dan geoekonomi global yang berpengaruh terhadap Indonesia.

Para peserta, kata Ace, digembleng dengan nilai-nilai empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga mendapatkan penguatan ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta kajian strategis di tingkat global, regional, dan nasional. “Harapannya, ketika kembali ke instansi masing-masing, para alumni memiliki bekal yang cukup untuk mengambil kebijakan. Mereka juga diharapkan punya cara pandang yang lebih visioner untuk bangsa ini,” katanya.

Dalam acara tersebut, Lemhannas memberikan dua penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, sedangkan penghargaan penulisan Kertas Kerja Perorangan atau KKP diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu.

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menegaskan integritas menjadi salah satu nilai penting yang ditekankan dalam pendidikan P3N. Para peserta juga mendapatkan penguatan antikorupsi dan komunikasi publik agar mampu menjadi pemimpin nasional yang berintegritas serta dekat dengan masyarakat.

*Kapolda Metro Jaya Lantik 993 Bintara Remaja di SPN Lido*

0

Jakarta , Redaksi.Co- Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri melantik 993 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Pelantikan digelar dalam Upacara Penutupan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah di SPN Lido Polda Metro Jaya, Kamis (4/6/2026).

Sebanyak 993 siswa tersebut resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua atau Bripda setelah menyelesaikan rangkaian pendidikan pembentukan. Pelantikan ini menjadi awal tugas mereka sebagai anggota Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam upacara tersebut, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Kalemdiklat Polri. Ia menyampaikan selamat kepada para bintara remaja yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari perjalanan panjang seorang Bhayangkara muda untuk mengabdi di institusi Polri,” ujarnya.

Komjen Pol Asep Edi Suheri berpesan agar para bintara remaja menjalankan tugas dengan tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan setiap anggota Polri harus menjaga sikap agar tidak mencederai hati masyarakat maupun nama baik institusi.

Kapolda juga menekankan pentingnya keimanan dan ketakwaan, kepatuhan terhadap Tribrata, Catur Prasetya, serta kode etik profesi Polri. Para bintara remaja diminta menjaga integritas, menghindari pelanggaran, dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Menurutnya, bintara remaja merupakan tulang punggung pelaksanaan tugas Polri karena akan banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, mereka harus mampu bekerja disiplin, loyal, berintegritas, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Ingatlah bahwa Tribrata mengajarkan kita untuk menjadi polisi yang baik. Polisi yang profesional belum tentu menjadi polisi yang baik, namun polisi yang baik sudah tentu akan profesional,” katanya.

Selain menekankan pengabdian yang humanis, Kapolda juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi dinamika tugas di lapangan. Para bintara remaja diharapkan mampu mengembangkan kemampuan kepolisian, termasuk keterampilan dasar Brimob, agar siap menghadapi berbagai tantangan kamtibmas secara terukur dan profesional.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum bagi para bintara remaja untuk memasuki dunia pengabdian sebagai anggota Polri. Mereka diharapkan hadir sebagai sosok polisi yang dekat dengan masyarakat, responsif terhadap persoalan warga, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban dengan cara yang humanis.

*Tim Patra Satbrimob Polda Metro Jaya Amankan Pemuda Membawa Senjata Tajam di Bekasi*

0

Jakarta, Redaksi.Co- 4 JUNI 2026 – Personel keamanan dari Tim Patra 73 D Satbrimob Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan potensi aksi tawuran antarkelompok pemuda di wilayah Bekasi Timur pada Kamis dini hari (04/06/2026). Dalam patroli penindakan tersebut, petugas mengamankan dua orang pemuda yang kedapatan membawa berbagai jenis senjata tajam serta senjata tumpul berbahaya.

Insiden tersebut bermula sekira pukul 02.30 WIB ketika Tim Patra Satbrimob sedang melaksanakan patroli rutin guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di sekitar Jalan P. Jawa, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Saat melintasi kawasan tersebut, petugas mendapati sekumpulan pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan yang diduga kuat sedang bersiap-siap melakukan aksi tawuran.

Melihat kedatangan petugas, kelompok pemuda tersebut sempat berusaha membubarkan diri. Namun, berkat kesigapan personel di lapangan, petugas berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku yang diduga sebagai motor penggerak rencana aksi tawuran tersebut.

Dari tangan kedua pemuda yang diamankan, petugas menyita sejumlah barang bukti krusial yang dipersiapkan untuk aksi kekerasan, di antaranya satu buah stik golf, satu bilah golok, satu bilah celurit, satu bilah corbek (senjata tajam modifikasi), serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk melakukan koordinasi dengan kelompok lawan.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto menyatakan bahwa tindakan tegas ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga ketertiban wilayah secara preventif dan represif. “Kami bergerak cepat mengantisipasi potensi gesekan di ruang publik, terutama pada jam-jam rawan dini hari. Upaya ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya ruang bagi pelaku kejahatan jalanan maupun aksi tawuran yang dapat meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut, seluruh pelaku beserta barang bukti yang ditemukan langsung diserahkan oleh Tim Patra Satbrimob ke Polres Metro Bekasi Kota. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pendalaman dan penyelidikan intensif guna mengejar rekan pelaku lainnya yang sempat melarikan diri.

Menyikapi peristiwa ini, Polda Metro Jaya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka pada malam hari guna mencegah keterlibatan dalam aksi kekerasan jalanan. Jajaran kepolisian juga mengajak warga untuk aktif melaporkan setiap adanya kerumunan pemuda yang mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas melalui kantor polisi terdekat atau layanan Call Center resmi Polri 110 untuk penanganan segera.