Selasa, September 1, 2026
Beranda blog Halaman 147

DLHK NTB Gelar Pasar Murah di Taman Ayu, Warga Sambut Antusias

0

DLHK NTB Gelar Pasar Murah di Taman Ayu, Warga Sambut Antusias

Lombok Barat, Redaksi.co – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan Pasar Murah yang akan berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026, di TPAR Kebon Kongok dan Kantor Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, mulai pukul 07.00 hingga 11.30 WITA.


Kegiatan yang diinisiasi oleh DLHK Provinsi NTB tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan hidup dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui pasar murah ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.


Kepala DLHK Provinsi NTB, H. Didik Mahmud Ghozali, menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya dimaknai sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi sarana menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.


Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Si. dan Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.IP. Dukungan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mendorong program-program yang tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.


Selain melibatkan berbagai unsur pemerintah, kegiatan ini juga didukung oleh sejumlah BUMN dan mitra strategis, di antaranya PLN, InJourney, Sumbawa Timur Mining, dan pihak lainnya yang turut berpartisipasi menyukseskan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.


Menariknya, meski kegiatan belum berlangsung, antusiasme masyarakat sudah mulai terlihat. Sejak informasi pasar murah diumumkan, warga Desa Taman Ayu maupun masyarakat dari berbagai wilayah sekitar menyambut baik program tersebut. Banyak warga menilai pasar murah merupakan langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.


Sejumlah warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran pasar murah juga dianggap mampu memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat melalui program-program yang berdampak nyata.


Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 ini, DLHK NTB berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup semakin meningkat, seiring dengan tumbuhnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial untuk mewujudkan NTB yang lebih maju, asri, dan berkelanjutan.

Reporter : Suhaili Red
Editor : Redaksi.co 🌿♻️🛒

KB Samsat Kediri Kota Di Apresiasi Warga Harap Pelayanan Terus Ditingkatkan

0

Redaksi.co, – Kediri Kota – Pelayanan ramah dirasakan Lina Maria saat membayar pajak kendaraan bermotor di Samsat Kota Kediri pada Jumat (5/6/2026). Ia menyampaikan apresiasi atas pelayanan petugas yang dinilai baik dan sangat membantu masyarakat.

Ucap salah satu wajib pajak”Lina Maria”, Hari ini saya membayar pajak motor. Alhamdulillah, pelayanan di sini ramah dan bagus. Semoga Samsat Kediri Kota semakin meningkatkan pelayanan. Terima kasih atas keramahannya,” ujarnya.

Melalui pelayanan tersebut, Samsat Kediri Kota diharapkan terus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Jelang Sidang Rikkes Tahap II, Kapolres Purwakarta Cek Langsung Kesiapan Casis Polri

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – 𝚂𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚙𝚎𝚛𝚑𝚊𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚛𝚎𝚔𝚛𝚞𝚝𝚖𝚎𝚗 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚒𝚑, 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚊𝚔𝚞𝚗𝚝𝚊𝚋𝚎𝚕, 𝚍𝚊𝚗 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚓𝚊𝚞 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚜𝚒𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚌𝚊𝚕𝚘𝚗 𝚜𝚒𝚜𝚠𝚊 (𝚌𝚊𝚜𝚒𝚜) 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚎𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚂𝚒𝚍𝚊𝚗𝚐 𝙼𝚎𝚗𝚞𝚓𝚞 𝙿𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝙺𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 (𝚁𝚒𝚔𝚔𝚎𝚜) 𝚃𝚊𝚑𝚊𝚙 𝙸𝙸 𝙿𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚃𝚎𝚛𝚙𝚊𝚍𝚞 𝚃𝚊𝚛𝚞𝚗𝚊/𝚒 𝙰𝚔𝚙𝚘𝚕, 𝙱𝚒𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊, 𝚍𝚊𝚗 𝚃𝚊𝚖𝚝𝚊𝚖𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 𝙰𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚗 2026.

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚒𝚗𝚓𝚊𝚞𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝙺𝚊𝚖𝚒𝚜, 4 𝙹𝚞𝚗𝚒 2026, 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 14.00 𝚆𝙸𝙱, 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚍𝚒 𝙰𝚞𝚕𝚊 𝙿𝚛𝚎𝚜𝚒𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚜𝚒𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚉𝚘𝚘𝚖 𝙼𝚎𝚎𝚝𝚒𝚗𝚐.

𝕂𝕒𝕡𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒 𝕤𝕖𝕕𝕒𝕟𝕘 𝕞𝕖𝕟𝕚𝕟𝕛𝕒𝕦 𝕝𝕒𝕟𝕘𝕤𝕦𝕟𝕘 𝕔𝕒𝕝𝕠𝕟 𝕤𝕚𝕤𝕨𝕒 (𝕔𝕒𝕤𝕚𝕤) 𝕛𝕖𝕝𝕒𝕟𝕘 𝕡𝕖𝕞𝕖𝕣𝕚𝕜𝕤𝕒𝕒𝕟 𝕜𝕖𝕤𝕖𝕙𝕒𝕥𝕒𝕟 (ℝ𝕚𝕜𝕜𝕖𝕤). (ℙ𝕠𝕥𝕠 𝕕𝕠𝕜.𝕤𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤𝕡𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤𝕡𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒)

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚊𝚔𝚜𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚌𝚊𝚜𝚒𝚜 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚒𝚜𝚒 𝚜𝚒𝚊𝚙 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚝𝚊𝚑𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊.

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚛𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚘𝚝𝚒𝚟𝚊𝚜𝚒, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗, 𝚍𝚒𝚜𝚒𝚙𝚕𝚒𝚗, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊 𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙𝚒 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚝𝚊𝚑𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒.

𝙿𝚎𝚗𝚒𝚗𝚓𝚊𝚞𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚙𝚛𝚒𝚗𝚜𝚒𝚙 𝙱𝙴𝚃𝙰𝙷 (𝙱𝚎𝚛𝚜𝚒𝚑, 𝚃𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝙰𝚔𝚞𝚗𝚝𝚊𝚋𝚎𝚕, 𝚍𝚊𝚗 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜) 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚍𝚊𝚜𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚖𝚙𝚎𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚒𝚗𝚐-𝚖𝚊𝚜𝚒𝚗𝚐.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊, 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒, 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚜𝚒𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚏𝚒𝚜𝚒𝚔, 𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕, 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚏𝚊𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙𝚒 𝚝𝚊𝚑𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚔𝚘𝚖𝚙𝚎𝚝𝚒𝚝𝚒𝚏.

  • “𝙿𝚎𝚗𝚒𝚗𝚓𝚊𝚞𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚌𝚊𝚕𝚘𝚗 𝚜𝚒𝚜𝚠𝚊 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚘𝚙𝚝𝚒𝚖𝚒𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝚏𝚘𝚔𝚞𝚜 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒. 𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚝𝚊𝚑𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚘𝚋𝚓𝚎𝚔𝚝𝚒𝚏,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Batasi Kendaraan di PLTA Cirata, Polres Purwakarta Amankan Obvitnas

𝙼𝚎𝚗𝚞𝚛𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚍𝚒𝚙𝚞𝚗𝚐𝚞𝚝 𝚋𝚒𝚊𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒 𝚙𝚎𝚕𝚞𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚕𝚞𝚕𝚞𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚍𝚊𝚜𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚒𝚗𝚐-𝚖𝚊𝚜𝚒𝚗𝚐.

“𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊𝚒 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔-𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚗𝚓𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚕𝚞𝚜𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚒𝚖𝚋𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚎𝚗𝚝𝚞. 𝙿𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚔𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚒𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗,” 𝚙𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚜𝚗𝚢𝚊. (*/𝚂𝙺)

𝚂𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Pembongkaran Bak Sampah Swadaya Warga di Kel. Wowawanggu RT 04 RW 02 Ditolak Masyarakat dan menuai polemik

0

*Pembongkaran Bak Sampah Swadaya Warga di Kel. Wowawanggu Kec. Kadia Kota Kendari Ditolak Masyarakat dan menuai polemik

Kendari – Pembongkaran bak sampah di RT 04 RW 02, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, mendapat penolakan dari sejumlah warga setempat. Masyarakat menilai pembongkaran sebaiknya jgn dulu di bongkar hingga program pengangkutan sampah langsung dari rumah ke rumah benar-benar terbukti berjalan efektif.

Menurut warga, bak sampah tersebut selama ini menjadi fasilitas penting dalam mendukung kebersihan lingkungan. Selain itu, fasilitas tersebut dibangun secara swadaya menggunakan dana masyarakat, sehingga keberadaannya masih dianggap dibutuhkan selama masa transisi sistem pengelolaan sampah yang baru.

Salah satu warga setempat, yg jga sebagai ketua RT 04 mengatakan bahwa masyarakat pada dasarnya mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan persampahan. Namun, ia berharap pembongkaran tidak dilakukan secara terburu-buru sebelum sistem pengganti berjalan optimal.

“Kami tidak menolak program pemerintah. Kami hanya berharap pembongkaran bak sampah ditunda terlebih dahulu sampai program pengangkutan sampah dari rumah ke rumah benar-benar terbukti efektif dan berjalan konsisten,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini pengangkutan sampah masih terkadang mengalami keterlambatan. Selain itu, layanan pengangkutan tidak beroperasi pada hari Minggu, sehingga warga khawatir akan terjadi penumpukan sampah apabila bak sampah yang selama ini digunakan dibongkar terlebih dahulu.

Warga juga mengaku belum mendapatkan sosialisasi dan dialog yang memadai terkait rencana pembongkaran tersebut. Informasi yang diterima masyarakat sejauh ini lebih banyak disampaikan melalui imbauan kepada pengurus lingkungan tanpa adanya pertemuan langsung yang melibatkan warga.

Menurut Ketua RT 04 (Abdul Syukur, SE) Kel. Wowawanggu beserta warga dan masyarakat tidak menolak perubahan sistem pengelolaan sampah apabila terbukti mampu memberikan pelayanan yang lebih baik. Namun, warga berharap pemerintah memberikan waktu untuk melihat efektivitas program tersebut sebelum menghapus fasilitas yang masih digunakan masyarakat.

“Kami hanya ingin ada masa evaluasi terlebih dahulu. Kalau program baru ini sudah terbukti berjalan baik dan tidak ada lagi kendala di lapangan, tentu masyarakat akan lebih mudah menerima perubahan tersebut,” katanya.

Warga berharap Pemerintah Kota Kendari di bawah kepemimpinan Wali Kota Kendari, , dapat mengevaluasi kebijakan tersebut secara komprehensif. Menurut mereka, peningkatan sistem pelayanan persampahan perlu dilakukan tanpa menghilangkan fasilitas yang masih dianggap bermanfaat oleh masyarakat, terlebih fasilitas tersebut dibangun secara mandiri melalui kontribusi warga.

Warga RT 04 RW 02 berharap pemerintah dapat mempertimbangkan aspirasi masyarakat dan mengedepankan musyawarah dalam setiap kebijakan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga. Mereka menilai keberadaan bak sampah saat ini masih diperlukan sebagai fasilitas pendukung selama proses transisi menuju sistem pengelolaan sampah yang baru.

Cegah Kriminalitas, Polsek Bungursari Intensifkan Patroli Malam

0

 

PURWAKARTA ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Bungursari Polres Purwakarta secara rutin melaksanakan patroli malam di sejumlah titik rawan yang berada di wilayah hukumnya. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Pada Kamis (4/6/2026), personel Polsek Bungursari kembali melaksanakan patroli malam dengan menyisir berbagai lokasi yang berpotensi menjadi sasaran tindak kejahatan, seperti kawasan permukiman penduduk, pertokoan, objek vital, jalan utama, jalur penghubung antarkecamatan, hingga area yang minim penerangan.

SIMILLAR POST : Polsek Bungursari Amankan Pelantikan Karang Taruna Adhi Mukti, Dorong Peran Aktif Generasi Muda

Patroli rutin tersebut dilaksanakan secara mobile dan dialogis dengan tujuan memantau situasi keamanan secara langsung, mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, tawuran, balap liar, premanisme, serta berbagai gangguan kamtibmas lainnya yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.

Selain melakukan pengawasan, petugas juga menyempatkan diri berdialog dengan warga, petugas keamanan lingkungan, penjaga malam, hingga pelaku usaha yang masih beraktivitas. Dalam kesempatan tersebut, anggota kepolisian menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan sekitar.

TOP NEWSAnak Rentan Jadi Korban Kejahatan Digital, Ini Langkah Polres Purwakarta Edukasi Orang Tua

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini, mengatakan bahwa patroli malam merupakan kegiatan rutin yang menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

  • “Patroli malam tidak hanya bertujuan untuk mencegah tindak kriminalitas, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujar IPTU Tini Yutini.

Sementara itu, Kapolsek Bungursari, Kompol R. Dandan Nugraha Gaos, menjelaskan bahwa patroli rutin dilakukan berdasarkan analisis kerawanan wilayah dan laporan masyarakat yang diterima oleh kepolisian.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Batasi Kendaraan di PLTA Cirata, Polres Purwakarta Amankan Obvitnas

Menurutnya, wilayah Bungursari memiliki sejumlah titik yang memerlukan perhatian khusus, seperti jalur arteri dan jalan penghubung yang relatif sepi pada malam hari, kawasan pertokoan yang telah tutup operasional, serta objek vital seperti SPBU, perbankan, gudang penyimpanan barang, dan area perkantoran yang berpotensi menjadi sasaran tindak kejahatan.

“Patroli rutin ini merupakan langkah nyata Polsek Bungursari dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Kami terus meningkatkan pengawasan pada jam-jam rawan untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan serta memastikan masyarakat merasa aman saat beristirahat maupun beraktivitas,” kata Kompol R. Dandan Nugraha Gaos menutup penjelasaanya. (*/𝚂𝙺)

𝚂𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Mayor ARM Mahtom Tohari: Pengamanan Acara BGN di SICC Berjalan Lancar Tanpa Kendala Berarti

0
redaksi.co, Jakarta | Pengamanan kegiatan konsolidasi Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berjalan lancar dan kondusif, Rabu (3/6/2026).

Mayor ARM Mahtom Tohari selaku Danramil Citeureup Kab. Bogor mengatakan, kegiatan yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto tersebut berlangsung aman tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah untuk acara BGN hari ini yang dihadiri oleh Bapak Prabowo berjalan lancar. Konsolidasi BGN di wilayah kami juga berjalan dengan baik dan tidak ada hal yang tidak kita inginkan,” ujar Mahtom Tohari.

Untuk mendukung kelancaran acara, sebanyak 700 personel gabungan diterjunkan. Personel tersebut berasal dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kab. Bogor.

“Adapun personel pengamanan sebanyak 700 personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub. Semua unsur yang terlibat bersinergi dalam pengamanan kegiatan ini,” katanya.

Pengaturan peserta dan arus kendaraan berjalan tertib sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang signifikan di sekitar lokasi kegiatan.

“Para peserta hari ini bisa kita atur dengan tertib sehingga tidak terjadi kemacetan yang berat,” ungkapnya.

Mahtom Tohari berharap sinergi antara penyelenggara kegiatan dan aparat keamanan terus ditingkatkan guna mendukung kelancaran setiap agenda yang digelar di kawasan SICC.

“Harapan saya ke depannya, sinergitas antara penyelenggara dan aparat keamanan di SICC terus ditingkatkan agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya

Mayjen ARM Mahtom Tohari: Pengamanan Acara BGN di SICC Berjalan Lancar Tanpa Kendala Berarti

0

redaksi.co, Jakarta | Pengamanan kegiatan konsolidasi Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berjalan lancar dan kondusif, Rabu (3/6/2026).

Mayjen ARM. Mahtom Tohari selaku Danramil Citeureup Kabupaten Bogor mengatakan, kegiatan yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto tersebut berlangsung aman tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah untuk acara BGN hari ini yang dihadiri oleh Bapak Prabowo berjalan lancar. Konsolidasi BGN di wilayah kami juga berjalan dengan baik dan tidak ada hal yang tidak kita inginkan,” ujar Mahtom Tohari.

Untuk mendukung kelancaran acara, sebanyak 700 personel gabungan diterjunkan. Personel tersebut berasal dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor.

“Adapun personel pengamanan sebanyak 700 personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub. Semua unsur yang terlibat bersinergi dalam pengamanan kegiatan ini,” katanya.

Pengaturan peserta dan arus kendaraan berjalan tertib sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang signifikan di sekitar lokasi kegiatan.

“Para peserta hari ini bisa kita atur dengan tertib sehingga tidak terjadi kemacetan yang berat,” ungkapnya.

Mahtom Tohari berharap sinergi antara penyelenggara kegiatan dan aparat keamanan terus ditingkatkan guna mendukung kelancaran setiap agenda yang digelar di kawasan SICC.

“Harapan saya ke depannya, sinergitas antara penyelenggara dan aparat keamanan di SICC terus ditingkatkan agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.

TNI AD dan Pemprov Jabar Satukan Langkah Atasi Sampah dan Antisipasi Kemarau Panjang

0

 

𝗝𝗔𝗪𝗔 𝗕𝗔𝗥𝗔𝗧 ( ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀.ℂ𝕆 ) — TNI Angkatan Darat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat kolaborasi dalam penanganan sampah terpadu dan mitigasi dampak kemarau panjang melalui Rapat Koordinasi yang digelar di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kepala BMKG Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, para bupati dan wali kota se-Jawa Barat, serta para Dandim jajaran Kodam III/Siliwangi.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad menegaskan bahwa persoalan sampah telah menjadi tantangan nasional yang membutuhkan penanganan secara terpadu dan berkelanjutan. Karena itu, TNI AD berkomitmen mendukung pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah sekaligus membantu mitigasi dampak kemarau panjang, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih.

 

  • “Permasalahan sampah merupakan isu yang harus ditangani secara bersama-sama. TNI AD siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah melalui pendekatan kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujar Kasad.

Dalam paparannya, Kasad menjelaskan sejumlah lokasi yang menjadi fokus pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar (waste-to-fuel), yaitu TPA Bantar Gebang dan Sumur Batu di Bekasi, TPA Galuga di Bogor, TPA Sarimukti di Bandung Barat, TPA Jatibarang di Semarang, serta TPA Suwung di Denpasar. Program tersebut diharapkan mampu mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan nilai ekonomis dan mendukung ketahanan energi.

Selain membahas pengelolaan sampah, rapat koordinasi juga menyoroti antisipasi dampak kemarau panjang yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah berdasarkan prediksi BMKG. Dalam hal ini, TNI AD siap mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat serta berbagai langkah mitigasi lainnya guna mengurangi dampak kekeringan.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Kasad: Lulusan Seskoad Harus Berwawasan Strategis dan Visioner

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi atas peran aktif TNI AD yang selama ini membantu pemerintah daerah dalam berbagai program pembangunan, termasuk penanganan lingkungan hidup. Menurutnya, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan TNI AD menjadi modal penting dalam menghadirkan solusi yang efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Rapat koordinasi berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah terkait pengelolaan sampah dan ketersediaan air bersih. Berbagai masukan dari kepala daerah diharapkan menjadi dasar penyusunan langkah-langkah konkret melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI AD, dan para pemangku kepentingan terkait.

Di akhir kegiatan, Kasad menegaskan komitmen TNI AD untuk terus mendukung program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk pembangunan jembatan, penyediaan air bersih, serta berbagai inovasi teknologi yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. (*/𝗦𝗞)

Sumber: Dispenad

Sempat Hanyut, Jembatan di Kebongunung Purworejo Kini Berdiri Megah Berkat Polres dan Warga

0

PURWOREJO  ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – Komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional kembali dibuktikan oleh Polres Purworejo. Pada Kamis pagi (04/06/2026), Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, meresmikan langsung Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di Dusun Sembuh, Desa Kebongunung, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo.

Kegiatan yang ini turut dihadiri oleh Waka Polres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito, S.H., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo, Kapolsek Loano IPTU Utomo, serta Kepala Desa Kebongunung Fatah Kusumo Handogo, S.E.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Harapan Warga Dusun Sembuh Terwujud: Peletakan Batu Pertama Jembatan Merah Putih

Jembatan sepanjang 18 meter (total konstruksi 23 meter) dengan lebar 1,5 meter ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan urat nadi ekonomi bagi warga. Jembatan ini menghubungkan jalan utama menuju lahan pertanian warga serta akses penghubung ke Desa Maron.

Kehadiran jembatan ini membawa dampak signifikan bagi mobilitas warga, antara lain :
– Estimasi Penerima Manfaat: 60 KK atau sekitar 150 jiwa.
– Efisiensi Waktu: Memangkas waktu tempuh hingga 20 – 25 menit.
– Jarak Tempuh: Kini hanya memerlukan waktu 15 – 20 menit untuk akses antarwilayah.

Dalam sambutannya, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra menegaskan bahwa pembangunan kembali jembatan yang sempat hanyut ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara Kepolisian bersama TNI, pemerintah desa, dan masyarakat.

  • “Jembatan ini adalah simbol kerja sama dan persatuan kita. Melalui komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, kita berhasil membangun kembali sarana yang sangat dibutuhkan ini secara gotong royong. Kami serahkan jembatan ini kepada Pemerintah Desa Kebongunung untuk dirawat dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemaslahatan warga,” ujar AKBP Windy Syafutra.

Kapolres juga menambahkan bahwa pembangunan jembatan ini sebagai Jalan Usaha Tani (JUT) yang terintegrasi dengan jembatan tersebut guna memperkuat sektor pertanian lokal.

Kepala Desa Kebongunung, Fatah Kusumo Handogo, S.E., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Polres Purworejo. Menurutnya, pembangunan jembatan ini adalah jawaban atas kesulitan yang selama ini dihadapi petani yang memiliki lahan di seberang sungai.

  • “Kami sangat berterima kasih. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi warga kami, khususnya di bidang pertanian dan sebagai akses penghubung ke Desa Maron. Semoga Polres Purworejo sukses selalu dalam mengayomi masyarakat,” tuturnya.

Acara peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Kapolres Purworejo bersama Kepala Desa dan perwakilan tokoh masyarakat setempat yang diawali dengan doa untuk mendapatkan manfaat dan berkah. Dengan beroperasinya Jembatan Merah Putih Presisi ini, diharapkan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Loano semakin kokoh seiring dengan lancarnya jalur distribusi hasil pertanian. (*/WS)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕠𝕣𝕖𝕛𝕠

Mayjen ARM Mahtom Tohari: Pengamanan Acara BGN di SICC Berjalan Lancar Tanpa Kendala Berarti

0

redaksi.co, Jakarta | Pengamanan kegiatan konsolidasi Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kab. Bogor, Jawa Barat, berjalan lancar dan kondusif, Rabu (3/6/2026).

Mayor ARM Mahtom Tohari selaku Danramil Citeureup Kabupaten Bogor mengatakan, kegiatan yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto tersebut berlangsung aman tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah untuk acara BGN hari ini yang dihadiri oleh Bapak Prabowo berjalan lancar. Konsolidasi BGN di wilayah kami juga berjalan dengan baik dan tidak ada hal yang tidak kita inginkan,” ujar Mahtom Tohari.

Untuk mendukung kelancaran acara, sebanyak 700 personel gabungan diterjunkan. Personel tersebut berasal dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kab. Bogor.

“Adapun personel pengamanan sebanyak 700 personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub. Semua unsur yang terlibat bersinergi dalam pengamanan kegiatan ini,” katanya.

Pengaturan peserta dan arus kendaraan berjalan tertib sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang signifikan di sekitar lokasi kegiatan.

“Para peserta hari ini bisa kita atur dengan tertib sehingga tidak terjadi kemacetan yang berat,” ungkapnya.

Mahtom Tohari berharap sinergi antara penyelenggara kegiatan dan aparat keamanan terus ditingkatkan guna mendukung kelancaran setiap agenda yang digelar di kawasan SICC.

“Harapan saya ke depannya, sinergitas antara penyelenggara dan aparat keamanan di SICC terus ditingkatkan agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.