Beranda blog Halaman 142

Respon Cepat Polisi, Bocah Tersasar di CFD Thamrin Berhasil Dipertemukan dengan Orang Tuanya

0

Jakarta Pusat,Redaksi.Co – Kesigapan personel Polsek Metro Menteng dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kembali membuahkan hasil. Seorang anak kecil yang sempat tersasar saat kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, berhasil dipertemukan kembali dengan orang tuanya dalam waktu singkat, Minggu pagi. (7/6/2026)

Peristiwa tersebut bermula ketika personel Polsek Metro Menteng menerima laporan dari anggota Satpol PP yang menemukan seorang anak laki-laki yang terpisah dari keluarganya saat berada di kawasan CFD Thamrin. Anak tersebut diketahui bernama Muhammad Iqbal yang mengaku tinggal di kawasan Jalan Pisangan III, Jatinegara, Jakarta Timur.

Saat dimintai keterangan, Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa dirinya datang ke lokasi CFD dengan mengendarai sepeda bersama keluarganya. Ia juga menyebutkan nama ayahnya, Faisal. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Metro Menteng segera melakukan upaya pencarian dan pengumuman agar orang tua anak dapat segera ditemukan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng, Aiptu Robby Danan Jaya bersama Kapolsubsektor Thamrin Iptu Agung Sukiswo bergerak cepat dengan memberikan pengumuman melalui pengeras suara yang berada di Pos Subsektor Thamrin. Informasi mengenai identitas anak dan keberadaannya disampaikan secara berulang kepada para pengunjung CFD yang memadati kawasan tersebut.

Berkat respons cepat dan koordinasi yang baik, tidak berselang lama orang tua Muhammad Iqbal merespons pengumuman tersebut dan segera mendatangi Pos Subsektor Thamrin. Setelah dilakukan pencocokan identitas dan memastikan hubungan keluarga, anak tersebut kemudian diserahkan kembali kepada orang tuanya dalam keadaan sehat dan selamat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, mengapresiasi respons cepat personel di lapangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran anggota Polri di tengah kegiatan masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan.

“Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Keselamatan anak-anak menjadi perhatian bersama sehingga diperlukan peran aktif orang tua untuk selalu mengawasi putra-putrinya, terutama di tempat-tempat yang ramai,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, Akbp Braiel Arnold Rondonuwu, menegaskan bahwa jajarannya akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kehadiran personel di setiap kegiatan yang melibatkan banyak warga.

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar tidak lengah dalam mengawasi anak-anaknya saat berada di keramaian. Jika terjadi hal-hal yang memerlukan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi petugas terdekat agar dapat ditangani dengan cepat,” ungkap Kapolsek.

Keberhasilan mempertemukan kembali Muhammad Iqbal dengan keluarganya menjadi bukti nyata komitmen Polsek Metro Menteng dalam memberikan pelayanan humanis, cepat dan responsif kepada masyarakat.

Respons Cepat Laporan Warga, Patroli Polsek Cempaka Putih Cegah Potensi Balap Liar di Kawasan Rawasari

0

Jakarta Pusat, Redaksi.Co – Komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Cempaka Putih. Menindaklanjuti laporan warga yang masuk melalui Layana Polisi 110 terkait dugaan aktivitas balap liar di kawasan Traffic Light Rawasari, depan Green Pramuka, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026) dini hari.

Laporan masyarakat diterima sekitar pukul 03.00 WIB dan segera diteruskan kepada petugas di lapangan. Mendapat informasi tersebut, Perwira Pengendali Polsek Cempaka Putih Iptu Achmad Yasin bersama personel Polsek Cempaka Putih langsung bergerak menuju lokasi guna melakukan pengecekan dan antisipasi gangguan kamtibmas.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemantauan situasi serta memberikan imbauan kepada sejumlah pemuda yang masih berkumpul di sepanjang Jalan Ahmad Yani, khususnya di sekitar kawasan Green Pramuka dan TL Rawasari, agar segera kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya aksi balap liar maupun gangguan ketertiban lainnya.

Selain itu, petugas juga melaksanakan patroli dan siaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Hasil pemantauan menunjukkan arus lalu lintas berjalan lancar, meskipun ditemukan beberapa kendaraan yang melintas menggunakan knalpot racing.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menyampaikan bahwa setiap laporan masyarakat merupakan prioritas yang harus ditindaklanjuti secara cepat dan profesional.

“Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap informasi yang disampaikan warga melalui Layanan Polisi 110 akan kami respons dengan cepat sebagai bentuk pelayanan dan upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan, termasuk aksi balap liar yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar Kombes Pol Reynold.

Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan, menegaskan bahwa patroli kewilayahan akan terus ditingkatkan terutama pada jam-jam rawan guna mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang aktif melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk komitmen kami untuk menjaga keamanan lingkungan serta memberikan rasa nyaman bagi warga. Sinergi antara polisi dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib,” ungkap Kompol Pengky Sukmawan.

Berkat respons cepat petugas dan kerja sama masyarakat, situasi di kawasan TL Rawasari dan sekitar Green Pramuka dapat terjaga dalam keadaan aman dan kondusif.

Polsek Cempaka Putih mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai bentuk tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan, tindak kriminalitas, balap liar, maupun gangguan keamanan lainnya, segera laporkan ke Polsek Cempaka Putih atau melalui Layanan Polisi 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Melalui Jalur Reguler Nasional,TidakAdaKuota KhususmaupunTitipan

0

JAKARTA ,Redaksi.Co– Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa proses penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH), tanpa adanya jalur khusus maupun perlakuan istimewa bagi peserta seleksi.

Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan arahan kepada jajaran SDM dan Humas Polri secara daring terkait pelaksanaan seleksi penerimaan terpadu calon Taruna/Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026, Minggu (7/6), dari Jakarta.

Dalam arahannya, Irjen Pol. Anwar menjelaskan bahwa saat ini tahapan seleksi Akpol telah memasuki pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II) yang dilaksanakan pada 5–6 Juni 2026. Dari hasil sidang kelulusan menuju Rikkes II, sebanyak 513 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan seleksi, terdiri dari 468 peserta pria dan 45 peserta wanita atau setara dengan 1,3 kali kuota seleksi tingkat pusat.

“Yang selalu saya sampaikan, dan saya ulangi kembali, bahwa rekrutmen ini menggunakan prinsip BETAH, yaitu bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama,” tegas Irjen Pol. Anwar.

As SDM Kapolri menekankan bahwa penerimaan Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya dilakukan melalui satu jalur, yakni jalur reguler nasional dengan sistem seleksi terbuka dan menggunakan mekanisme gugur pada setiap tahapan.

“Tidak ada yang namanya kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, perlakuan istimewa ataupun kuota tambahan. Kelima hal tersebut saya sampaikan tidak ada,” ujar Irjen Pol. Anwar.

Menurutnya, seluruh proses seleksi harus dilaksanakan secara objektif, jujur, dan adil serta terbebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Selain itu, pengawasan internal dan eksternal terus dilakukan guna menjamin transparansi dan akuntabilitas setiap tahapan seleksi.

As SDM Kapolri juga meminta seluruh Karo SDM Polda jajaran dan jajaran Humas Polri untuk menggaungkan serta mempublikasikan secara masif kepada masyarakat mengenai prinsip-prinsip rekrutmen Akpol 2026 agar tidak muncul informasi yang menyesatkan terkait adanya jalur khusus atau kuota tertentu.

“Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui satu jalur yaitu jalur reguler nasional. Tidak ada jalur lain atau kuota lainnya seperti kuota khusus, kuota Mabes, maupun kuota tambahan lainnya,” kata Irjen Pol. Anwar.

Lebih lanjut, As SDM Kapolri menilai pola rekrutmen yang diterapkan Polri saat ini telah sesuai dengan harapan masyarakat dan berbagai lembaga pengawas, seperti Kompolnas, Ombudsman, kelompok LSM, serta Tim KPRB yang selama ini turut melakukan monitoring terhadap pelaksanaan rekrutmen anggota Polri.

Menutup arahannya, Irjen Pol. Anwar meminta seluruh jajaran untuk menyampaikan informasi tersebut kepada pimpinan dan masyarakat, baik internal maupun eksternal Polri, sehingga pelaksanaan seleksi Akpol Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan sesuai prinsip BETAH dan semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri.

Kapolda Jabar Hadiri Peresmian Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara di Purwakarta

0

 

PURWAKARTA ( ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀.ℂ𝕆 ) – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar), Irjen Pol. Rudi Setiawan menghadiri kegiatan Peresmian Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara (ICN) International Islamic Boarding School Yayasan Endan Andansih yang berlokasi di Kampung Nengeng RT 01 RW 01, Desa Neglasari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (6/6/2026).

Kehadiran Kapolda Jawa Barat dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Polri terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, khususnya pendidikan berbasis keagamaan yang bertujuan mencetak generasi unggul, berkarakter dan berakhlak mulia.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Resmikan Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara, Tokoh Nasional dan Menteri Hadiri Peresmian di Purwakarta

Peresmian Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, Menteri Pemuda dan Olahraga RI Dr. (H.C.) H. Erick Thohir, serta sejumlah pejabat tinggi negara, TNI, Polri dan para donatur.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dimulai dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Insan Cendekia Nusantara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penayangan video profil, sambutan para tokoh, pembacaan doa, penandatanganan prasasti dan peninjauan fasilitas pendidikan yang telah dibangun.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama para pejabat negara dan tamu undangan lainnya.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap pengembangan lembaga pendidikan yang diharapkan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing global.

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danuwijaya melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini mengatakan bahwa kehadiran Kapolda Jawa Barat dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan Polri terhadap kemajuan dunia pendidikan.

  • “Kehadiran Bapak Kapolda Jawa Barat pada peresmian Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung program pembangunan sumber daya manusia yang unggul melalui dunia pendidikan. Pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif berkat sinergitas pengamanan yang dilakukan oleh Polri, TNI dan instansi terkait.

Dengan diresmikannya Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara International Islamic Boarding School Yayasan Endan Andansih, diharapkan lembaga pendidikan tersebut dapat menjadi pusat lahirnya generasi muda yang berprestasi, berakhlak mulia serta mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. (*/SK)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Krisis di DPRD Mamasa? HMI Nilai Polemik Sekwan Cerminkan Gagalnya Kepemimpinan

0

Redaksi.co MAMASA : Mandeknya pelantikan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Mamasa kembali memicu sorotan tajam. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamasa melontarkan kritik keras dengan menilai polemik yang tak kunjung berakhir itu sebagai cerminan lemahnya kepemimpinan dan buruknya tata kelola di tubuh DPRD Mamasa.

Ketua Umum HMI Cabang Mamasa, Arifin Djalil, menyebut penundaan pelantikan Sekwan telah berubah dari sekadar persoalan administratif menjadi krisis kelembagaan yang dipertontonkan secara terbuka kepada publik.

Publik menyaksikan sendiri bagaimana pelantikan Sekwan terus digantung tanpa kepastian. Ini bukan lagi persoalan teknis. Ini menunjukkan adanya kebuntuan serius yang membuat DPRD terlihat kehilangan fokus terhadap tugas utamanya sebagai representasi rakyat,” kata Arifin, Minggu (7/6).

Menurutnya, kekosongan jabatan definitif Sekwan telah menyeret DPRD ke dalam situasi yang memperlihatkan lemahnya kemampuan lembaga dalam mengelola persoalan internal. Padahal, Sekwan merupakan posisi strategis yang menjadi urat nadi administrasi dan penunjang utama kerja-kerja legislasi, pengawasan, serta penganggaran.

HMI menilai, semakin lama polemik ini berlangsung, semakin kuat kesan bahwa kepentingan politik internal lebih dominan dibanding kepentingan pelayanan publik.

“Yang dirugikan bukan hanya institusi, tetapi juga masyarakat. Ketika energi politik habis untuk konflik internal, agenda-agenda yang menyentuh kebutuhan rakyat berpotensi terabaikan,” tegasnya.

Arifin membeberkan tiga alasan utama mengapa pihaknya menilai DPRD Mamasa gagal menangani persoalan tersebut.

Pertama, terganggunya fungsi administrasi dan fasilitasi kedewanan akibat belum adanya kepastian terhadap jabatan Sekwan.

Kedua, munculnya kekhawatiran terhadap tergerusnya prinsip kepastian hukum dan tata kelola pemerintahan yang profesional karena proses yang terus berlarut-larut tanpa penyelesaian yang jelas.

Ketiga, hilangnya kepekaan politik terhadap kondisi daerah di tengah berbagai persoalan pembangunan yang membutuhkan perhatian serius dari para wakil rakyat.

Tupoksi DPRD sangat jelas, yaitu legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Namun publik berhak bertanya, bagaimana lembaga ini bisa menjalankan fungsi-fungsi strategis tersebut secara optimal jika persoalan internal yang mendasar saja tidak kunjung terselesaikan?” kritik Arifin.

Atas dasar itu, HMI Cabang Mamasa mendesak DPRD segera menghentikan tarik-menarik kepentingan yang berpotensi memperpanjang polemik dan segera menyelesaikan pelantikan Sekwan sesuai mekanisme yang berlaku.

Selain itu, HMI meminta seluruh unsur DPRD kembali memfokuskan energi politiknya pada agenda-agenda yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat Mamasa.

Tak hanya itu, HMI juga memberi sinyal akan mengonsolidasikan gerakan mahasiswa apabila polemik tersebut terus berlarut-larut tanpa solusi konkret.

“Jika kebuntuan ini terus dipertahankan, kami siap mengambil langkah-langkah konstitusional sebagai bentuk kontrol sosial dan mosi tidak percaya terhadap kinerja lembaga,” tegas Arifin.

HMI menegaskan masyarakat Mamasa membutuhkan kepastian, produktivitas, dan keberpihakan terhadap kepentingan publik, bukan konflik berkepanjangan yang hanya memperburuk citra lembaga perwakilan rakyat.

“Rakyat menunggu kerja nyata, bukan drama politik yang tak berujung. Sudah saatnya DPRD Mamasa membuktikan bahwa kepentingan rakyat berada di atas segala kepentingan lainnya,” pungkasnya. (ZUL)

Korban Terakhir Tenggelam di Sungai Mapilli Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

0

Redaksi.co POLMAN : Duka menyelimuti warga Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, setelah korban terakhir dalam tragedi tenggelamnya lima anak di Sungai Mapilli akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, Minggu (7/6/2026).

Korban ditemukan pada pukul 16.05 WITA dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 5,16 kilometer dari lokasi kejadian. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Penemuan korban terakhir ini sekaligus mengakhiri seluruh rangkaian operasi pencarian yang dilakukan sejak insiden tragis tersebut terjadi. Dari total lima anak yang menjadi korban dalam peristiwa na’as itu, dua orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sementara tiga lainnya ditemukan meninggal dunia.

Operasi pencarian melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur SAR gabungan yang bekerja tanpa henti menyisir aliran Sungai Mapilli. Tim yang terlibat antara lain Rescue Unit Siaga SAR Polewali Mandar, Brimob Polman, Kodim Polman, BPBD Polman, Polsek Mapilli, PSC 119 Polman, Pemadam Kebakaran Polman, Tagana, Inafis Polman, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel dan relawan yang telah menunjukkan dedikasi serta kerja sama selama operasi berlangsung.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan dedikasi selama pelaksanaan operasi SAR,” ujarnya.

Keberhasilan menemukan seluruh korban menjadi bukti kuatnya kolaborasi antarinstansi dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Namun di balik keberhasilan tersebut, tersimpan duka mendalam atas hilangnya tiga nyawa anak-anak dalam tragedi yang mengguncang masyarakat Mapilli.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan berharap mereka diberikan ketabahan menghadapi cobaan ini.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai dan kawasan perairan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. (ZUL)

Sinergi Kodim 1209/Bengkayang – Warga Pacu Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

0

 

Bengkayang – Kodim 1209/Bengkayang bersama masyarakat Desa Tanjung mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang membentang di atas Sungai Sentawak, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang. Hingga Sabtu (6/6/2026), proyek infrastruktur yang menjadi tumpuan mobilitas warga tersebut telah mencapai progres fisik 36,20 persen.

Saat ini, pengerjaan di lapangan telah memasuki tahapan penting, yaitu pengecoran pondasi utama jembatan sepanjang 50 meter.

Percepatan pembangunan sengaja dilakukan mengingat urgensi fungsi jembatan sebagai jalur vital yang menghubungkan akses antar dusun dan antar desa. Kehadiran jembatan gantung ini sangat dinantikan untuk mempermudah transportasi harian, mulai dari akses pendidikan bagi anak sekolah, layanan kesehatan hingga pusat perekonomian warga.

Selama ini, keterbatasan infrastruktur penyeberangan kerap menjadi kendala utama bagi warga Desa Tanjung khususnya dalam mendistribusikan hasil pertanian dan perkebunan ke luar wilayah. Dengan selesainya jembatan ini masyarakat optimistis perputaran ekonomi daerah akan berjalan jauh lebih cepat dan efisien.

Meski dihadapkan pada tantangan geografis dan faktor cuaca yang tidak menentu sinergi dan semangat gotong royong antara personel Kodim 1209/Bky dan masyarakat tetap terjaga kuat di pinggiran Sungai Sentawak. Semua pihak optimistis Jembatan Perintis Garuda dapat segera berdiri kokoh dan diresmikan dalam waktu dekat demi kemaslahatan bersama. (Pendam XII/Tpr)

Temuan BPK di KPU Sulbar Memanas, Pengelolaan Dana Pilkada Rp43 Miliar Disorot

0

Redaksi.co MAMUJU : Pengelolaan dana hibah Pilkada 2024 senilai Rp43 miliar di KPU Provinsi Sulawesi Barat kini menjadi sorotan publik. Aliansi Mahasiswa Peduli Sulawesi Barat (AMPS) mendesak aparat penegak hukum segera bergerak menindaklanjuti sejumlah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mengungkap berbagai persoalan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD Sulbar tersebut.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, ditemukan serangkaian kelemahan serius dalam tata kelola dana hibah Pilkada. Temuan itu memunculkan pertanyaan besar mengenai transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan uang rakyat yang mencapai puluhan miliar rupiah.

Dalam pemeriksaannya, BPK menemukan sejumlah kelemahan mendasar pada tahap perencanaan dan penganggaran dana hibah. Mulai dari usulan anggaran yang tidak didukung dokumen memadai, tidak adanya analisis kewajaran harga dan survei pasar, hingga komponen anggaran yang melampaui Standar Harga Satuan (SHS).

Tak hanya itu, perubahan rincian penggunaan dana hibah disebut dilakukan berulang kali tanpa pembahasan yang memadai bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

AMPS menilai kondisi tersebut menunjukkan lemahnya tata kelola keuangan sejak tahap awal dan berpotensi membuka ruang terjadinya pemborosan maupun penyimpangan anggaran.

Pada tahap pelaksanaan dan pertanggungjawaban anggaran, BPK mencatat adanya kelebihan pembayaran pengadaan seminar kit sebesar Rp86,9 juta, pertanggungjawaban perjalanan dinas yang tidak sesuai ketentuan sebesar Rp107,2 juta, serta denda keterlambatan pekerjaan yang belum diproses secara optimal.

Total nilai temuan keuangan yang tercantum dalam laporan mencapai sekitar Rp199,68 juta.

Bagi AMPS, fakta tersebut menjadi sinyal kuat bahwa sistem pengendalian internal dan mekanisme pengawasan penggunaan dana hibah Pilkada belum berjalan secara maksimal.

BPK juga menemukan laporan penggunaan dana hibah tidak disusun sesuai format yang dipersyaratkan serta pertanggungjawaban penggunaan anggaran yang belum sepenuhnya mengikuti ketentuan yang berlaku.

Akibatnya, pelaporan dana hibah dinilai belum sepenuhnya mencerminkan prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagaimana yang diwajibkan dalam pengelolaan keuangan negara.

Menyikapi temuan tersebut, AMPS mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat dan Polda Sulawesi Barat untuk segera melakukan pendalaman terhadap seluruh temuan BPK yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Selain itu, AMPS juga meminta KPU Sulbar membuka seluruh dokumen penggunaan dana hibah kepada publik, mengembalikan setiap kelebihan pembayaran yang ditemukan, serta memastikan seluruh rekomendasi BPK dijalankan hingga tuntas.

Ketua AMPS, Hasbi Assiddik, menegaskan bahwa dana hibah Pilkada merupakan uang rakyat yang wajib dikelola secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat Sulawesi Barat berhak mengetahui bagaimana dana hibah Pilkada digunakan. Setiap rupiah yang bersumber dari APBD harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan sesuai hukum yang berlaku. Temuan BPK tidak boleh berhenti hanya pada rekomendasi administratif semata,” tegas Hasbi.

Sorotan terhadap pengelolaan dana hibah Pilkada ini diperkirakan akan terus bergulir seiring desakan publik agar seluruh temuan BPK ditindaklanjuti secara serius demi menjaga integritas pengelolaan keuangan daerah dan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu. (ZUL)

PD.IWO Aceh Barat Gelar Rakerda, Perkuat Profesionalisme Pers Digital

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Aceh Barat akan menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Jumat, 12 Juni 2026 mendatang. Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung di Adam’s Cafe, Meulaboh.

Ketua PD IWO Aceh Barat, Syamsul Rizal, menyampaikan bahwa Rakerda tahun ini mengusung tema: “Memperkuat Profesionalisme Pers Digital untuk Menjaga Kredibilitas Informasi dan Mendorong Pembangunan Daerah”.

“Tema ini dipilih mengingat perkembangan media daring yang begitu pesat. Kami ingin memastikan setiap wartawan online dapat menjaga kualitas pemberitaan, sehingga informasi yang disampaikan tetap akurat dan bermanfaat bagi kemajuan daerah,” ujar Syamsul.

Kegiatan ini dijadwalkan akan dihadiri oleh Pengurus Wilayah IWO Aceh, Ketua Chairan Manggeng, serta sejumlah pengurus lainnya.

Rakerda ini diharapkan menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi, penyusunan program kerja, serta penguatan kapasitas anggota agar semakin profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik di era digital ****

Kerja Bakti Bersihkan Sungai Babinsa serta Warga Wujudkan Lingkungan Sehat dan Asri 

0

 

– Semangat gotong royong terus dipelihara masyarakat Kelurahan Condong bersama Babinsa Kelurahan Condong Sertu Yunanto. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan kerja bakti pembersihan sungai dan sampah yang dilaksanakan di Jalan M. Sumi serta Jalan U. Bawadi RT 19 dan RT 20, Kelurahan Condong, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang. Minggu (07/06/2026).

Kegiatan tersebut di pimpin oleh Babinsa Kelurahan Condong, Sertu Yunanto, anggota Koramil 1202-03/Singkawang Selatan, dengan melibatkan unsur pemerintah Kota, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Singkawang Mubarak, Sekcam Singkawang Tengah Yoga, Lurah Condong Rizal, Babinsa Kelurahan Condong Sertu Yunanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Condong Aipda Harri S., Ketua LPM Kelurahan Condong, Ketua Karang Taruna Kelurahan Condong, Ketua RT 19 dan RT 20, Tim Siaga Peduli Sampah Kota Singkawang sebanyak 20 orang, serta masyarakat sekitar.

Dalam pelaksanaannya, peserta kerja bakti bergotong royong membersihkan aliran sungai dari sampah dan berbagai material yang berpotensi menghambat aliran air. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara aparat pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat.

Babinsa Kelurahan Condong, Sertu Yunanto, mengatakan bahwa kerja bakti merupakan salah satu bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mencegah timbulnya berbagai penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kurang sehat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, terutama di sekitar sungai dan saluran air. Selain itu, semangat gotong royong yang menjadi budaya bangsa harus terus dipelihara sebagai perekat persatuan dan kebersamaan,” ujarnya.

 

Kegiatan kerja bakti berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Berkat kerja sama seluruh peserta, proses pembersihan dapat diselesaikan dengan baik sehingga lingkungan sekitar menjadi lebih bersih dan nyaman.(Pendim 1202/Skw)