Pangale, 17 Juni 2026 — Di balik suksesnya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terdapat kerja keras tim pemorsian yang setiap hari memastikan makanan tersaji tepat waktu dan sesuai standar gizi. Hal tersebut terlihat dari semangat yang ditunjukkan tim pemorsian SPPG Pangale Pangale 2 saat menyiapkan ribuan porsi makanan bagi para penerima manfaat.
Berlokasi di Jl. Poros Desa Polo, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, tim pemorsian bekerja dengan penuh ketelitian untuk membagi makanan sesuai porsi yang telah ditetapkan. Setiap tahapan dilakukan secara cermat guna menjaga kualitas, kebersihan, dan pemerataan distribusi makanan.
Kepala SPPG Pangale Pangale 2, Yantrisno P. Tampang, terus mendorong seluruh petugas untuk menjaga disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Kekompakan antarpetugas menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh proses berjalan lancar setiap harinya.
Dengan dukungan Yayasan Cahaya Mamuju Tengah, SPPG Pangale Pangale 2 saat ini melayani sebanyak 2.824 penerima manfaat. Jumlah tersebut menjadi tantangan tersendiri yang dijawab dengan kerja sama dan dedikasi tinggi dari seluruh tim.
Potret semangat tim pemorsian menunjukkan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan bahan pangan, tetapi juga oleh peran para petugas yang bekerja di balik layar. Melalui komitmen yang kuat, mereka terus berupaya menghadirkan makanan bergizi yang berkualitas bagi para penerima manfaat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan dan kualitas generasi masa depan.
Redaksi.co MAMUJU : Pemerintah Kabupaten Mamuju terus mendorong percepatan pembentukan Kota Mamuju sebagai langkah strategis untuk pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat pembahasan pembentukan Kota Mamuju yang digelar di Aula Kantor Bupati Mamuju, Rabu (17/6/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari tindak lanjut aspirasi masyarakat yang menginginkan hadirnya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Mamuju.
Rapat tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), legislatif, tokoh masyarakat, pimpinan perangkat daerah, para camat, hingga perwakilan desa se-Kabupaten Mamuju. Kehadiran berbagai elemen ini bertujuan menyamakan persepsi dan memperkuat dukungan sebelum Pemerintah Kabupaten Mamuju melakukan audiensi dengan pimpinan Komisi II DPR RI.
Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, menegaskan bahwa pembahasan pembentukan Kota Mamuju telah melalui kajian akademik yang dilakukan pada akhir tahun 2025. Kajian tersebut mengulas skenario pembentukan DOB yang memisahkan wilayah menjadi Kota Mamuju dan Kabupaten Mamuju.
Namun demikian, menurut Sutinah, pemerintah daerah juga menyiapkan alternatif apabila moratorium pembentukan daerah otonomi baru yang masih diberlakukan pemerintah pusat menjadi kendala.
“Dari hasil kajian akademik akhir tahun 2025 memang dibahas mengenai DOB, yakni adanya Kota Mamuju dan Kabupaten Mamuju. Namun jangan sampai moratorium menghambat cita-cita pembentukan Kota Mamuju. Karena itu, kami juga mengusulkan alternatif lain kepada pemerintah pusat, yakni perubahan status dari Kabupaten Mamuju menjadi Kota Mamuju apabila DOB baru belum dapat direalisasikan,” ujar Sutinah.
Langkah tersebut dinilai sebagai solusi realistis untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif sekaligus mempercepat pembangunan di ibu kota Provinsi Sulawesi Barat tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mamuju, Muhammad Jufri Badau, memaparkan hasil kajian kelayakan pembentukan daerah otonomi yang menunjukkan prospek sangat positif.
Berdasarkan hasil kajian tersebut, Kabupaten Mamuju memperoleh nilai 465 dari total 500 poin, menempatkannya pada kategori “Sangat Mampu” dan berada di kuadran tertinggi dalam indikator kelayakan pembentukan daerah.
“Berdasarkan hasil kajian, Kabupaten Mamuju berada pada kategori sangat mampu. Ini menunjukkan bahwa Kota Mamuju memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang sebagai pusat pertumbuhan baru,” jelas Jufri Badau.
Ia optimistis pembentukan Kota Mamuju akan menjadi momentum penting bagi kemajuan daerah.
“Kota Mamuju siap lahir sebagai pusat pertumbuhan baru yang mandiri, efisien, dan sejahtera,” tegasnya.
Dorongan pembentukan Kota Mamuju kini menjadi salah satu agenda strategis Pemerintah Kabupaten Mamuju. Selain diharapkan mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, langkah tersebut juga diproyeksikan memperkuat posisi Mamuju sebagai pusat pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat. (ZUL)
Jakarta,Redaksi.Co- Satresnarkoba Polres Metro Bekasi mengungkap kasus dugaan peredaran obat-obatan daftar G tanpa izin edar di wilayah Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Dua pria berinisial BM dan AG diamankan polisi.Keduanya diamankan di wilayah Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, pada Senin (15/6/2026)
Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan peredaran obat daftar G di wilayah Cibarusah. Polisi kemudian melakukan penyelidikan di lokasi.
“Berawal dari informasi masyarakat, anggota melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat peredaran obat daftar G tanpa izin edar,” ujar Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi.
Dari pengungkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya 540 butir Tramadol, 692 butir Eximer, dua unit telepon genggam, beberapa pack plastik klip, satu dompet warna hitam, dan uang tunai Rp615.000.
Berdasarkan hasil interogasi awal, kedua pria tersebut mengaku mendapatkan obat-obatan itu dari seseorang berinisial AGM. Saat ini AGM masih diburu polisi dan telah masuk daftar pencarian orang atau DPO.
“Kasus ini masih kami kembangkan. Kami juga melakukan pengejaran terhadap pemasok obat tersebut,” katanya.
Polisi telah mengamankan kedua terduga pelaku beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut. Keduanya diduga melanggar ketentuan terkait peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kesehatan.
Polres Metro Bekasi mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran obat-obatan terlarang maupun tindak pidana lain di lingkungan sekitar.
“Potret peserta didik SD Wailotong sedang menyantap mbg”
Mamuju Tengah, 17 Juni 2026 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh SPPG Topoyo Kabubu di bawah naungan Yayasan Bakti Anak Nusantara kembali menyentuh para penerima manfaat di Kecamatan Topoyo. Salah satu potret penerima manfaat terlihat di UPTD SDN Wailotong, di mana para siswa menerima makanan bergizi dengan penuh antusias pada Rabu (17/6/2026) pukul 08.00 WITA.
Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala SPPG Sabaruddin, S.Ars ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi bagi anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan ibu menyusui. SPPG yang berlokasi di Dusun Mekarsari, Desa Kabubu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah tersebut melibatkan 47 karyawan dalam proses produksi dan distribusi makanan.
Secara keseluruhan, program MBG hari ini melayani 1.226 siswa, 197 guru, 437 balita, dan 157 ibu hamil serta ibu menyusui yang tersebar di berbagai sekolah dan posyandu di wilayah Topoyo. UPTD SDN Wailotong menjadi salah satu sekolah penerima manfaat dengan jumlah 69 siswa.
Menu makanan yang dibagikan terdiri dari nasi kuning, abon ikan, tempe popcorn, tumis wortel jagung, dan buah melon. Menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi para penerima manfaat sesuai standar gizi yang telah ditetapkan.
Bagi kelompok PAUD, TK, dan SD kelas rendah, menu yang diberikan mengandung energi 475,1 kkal dan protein 15,2 gram. Sementara untuk siswa SD kelas atas hingga SMA, kandungan energi mencapai 685,9 kkal dengan protein 21,6 gram.
Program ini juga memberikan perhatian kepada balita melalui layanan di sejumlah posyandu dengan kandungan energi menu mencapai 466,3 kkal, serta kepada ibu hamil dan ibu menyusui yang memperoleh menu dengan energi 775,2 kkal guna mendukung kebutuhan gizi mereka.
Kehadiran program MBG menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, program ini juga diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Antusiasme para siswa SD Wailotong yang menikmati menu bergizi menjadi bukti bahwa program MBG terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Mamuju Tengah.
Jakarta,Redaksi.Co – Polda Metro Jaya menyiapkan 4.961 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan aksi penyampaian pendapat dari sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, personel gabungan tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik kegiatan, antara lain kawasan Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta titik-titik pengaturan lalu lintas di sekitarnya.
“Polda Metro Jaya menyiapkan 4.961 personel gabungan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat masyarakat. Personel ditempatkan di sejumlah titik agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Budi.
Adapun rincian personel yang dilibatkan terdiri dari 3.147 personel jajaran Polda Metro Jaya, 500 personel TNI, 1.300 personel BKO Mabes Polri, serta 14 personel Damkar yang disiagakan untuk mendukung kelancaran pelayanan dan pengamanan kegiatan.
Lebih lanjut Kombes Budi menjelaskan, pola pelayanan dan pengamanan akan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan terukur. Personel yang bertugas juga diingatkan agar menghindari sikap arogan serta tidak mengeluarkan ucapan maupun tindakan yang dapat memicu ketegangan.
“Prinsipnya kami hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Anggota di lapangan diarahkan bertindak humanis, persuasif, dan tetap sesuai prosedur,” katanya.
Selain pengamanan di lokasi aksi, Polda Metro Jaya juga menyiapkan personel lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus kendaraan. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan melihat perkembangan di lapangan.
“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional. Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi agar menyesuaikan perjalanan dan mengikuti arahan petugas,” jelasnya.
Polda Metro Jaya juga mengimbau peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara damai, tertib, dan tidak mudah terprovokasi. Masyarakat diminta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar aktivitas umum tetap berjalan lancar.
“Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Mari bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkas Kombes Budi.
Mamuju, 17 Juni 2026 – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamuju Papalang Topore terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melayani ribuan penerima manfaat di Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju. Pada Rabu (17/6/2026) mulai pukul 07.00 WITA, kegiatan penyaluran MBG kembali dilaksanakan oleh SPPG Papalang Topore yang dikelola Yayasan Insan Ulil Amri.
Di bawah kepemimpinan Indra Surya Dewa, S.KM, program ini menjangkau 2.473 penerima manfaat yang terdiri dari peserta didik, guru dan tenaga kependidikan, serta kelompok rentan yang meliputi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kehadiran program MBG menjadi bagian dari upaya nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat dan produktif.
Sebanyak 1.151 siswa dari 13 satuan pendidikan menerima manfaat program ini, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMA dan pondok pesantren. Selain itu, sebanyak 116 guru dan tenaga kependidikan turut menerima layanan MBG guna mendukung aktivitas belajar mengajar yang lebih optimal.
Tak hanya menyasar lingkungan sekolah, SPPG Papalang Topore juga menyalurkan makanan bergizi kepada 1.206 penerima manfaat kelompok 3B yang terdiri dari 818 balita, 102 ibu hamil, dan 286 ibu menyusui yang tersebar di 14 posyandu di wilayah Papalang, Batuampa, dan Topore. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya pencegahan stunting serta peningkatan kesehatan ibu dan anak di daerah tersebut.
Pelaksanaan program didukung oleh tim yang terdiri dari 47 karyawan, dengan pendampingan Ahli Gizi Nindya Briliani Silmi, S.Gz dan Akuntan Andi Hilaluddin Palaguna, S.Ak. Seluruh proses distribusi dilakukan secara terencana dan terukur untuk memastikan makanan diterima tepat waktu dan sesuai standar gizi yang telah ditetapkan.
Pada kegiatan hari ini, penerima manfaat mendapatkan menu bergizi berupa nasi putih, ayam palekko, mix vegetable, tahu crispy, dan semangka. Menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian sekaligus mendukung kesehatan dan daya tahan tubuh para penerima manfaat.
Dengan cakupan pelayanan yang luas dan pelaksanaan yang konsisten, SPPG Papalang Topore terus berperan aktif dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis. Seluruh rangkaian kegiatan pada Rabu pagi berlangsung lancar, tertib, dan aman, mencerminkan komitmen SPPG dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Mamuju.
REDAKSI.CO – Personel Pos Kepolisian Pelabuhan Penyeberangan (Pos KPPP) Pelabuhan Babang kembali berhasil menggagalkan upaya pengiriman minuman keras jenis Cap Tikus yang diduga akan diedarkan di Kota Ternate. Penggagalan tersebut terjadi pada Senin malam (15/6) kemarin, saat petugas melaksanakan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang dan muatan di atas Kapal KM UKI Raya 05 yang akan berlayar dari Pelabuhan Babang menuju Pelabuhan Bastiong, Ternate.
Kegiatan pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh bagasi penumpang, muatan kendaraan, serta barang titipan/kiriman ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mencegah masuk dan keluarnya barang-barang terlarang melalui jalur transportasi laut.
Dalam pengecekan di area penitipan barang, Brigpol Sabarudin, anggota Pos KPPP Babang, menemukan satu dus kemasan berukuran sekitar 200–240 mililiter yang terlihat mencurigakan. Setelah dilakukan pembukaan dan pemeriksaan lebih lanjut, petugas mendapati sebanyak 18 kantong plastik dan botol yang berisi minuman keras jenis Cap Tikus.
Berdasarkan hasil verifikasi awal, barang tersebut diketahui merupakan paket kiriman dengan nomor resi pengiriman (12). Paket tercatat atas nama pengirim berinisial ML dan ditujukan kepada penerima berinisial SD yang beralamat di Kota Ternate. Seluruh barang bukti selanjutnya diamankan oleh petugas Pos KPPP Pelabuhan Babang guna proses hukum lebih lanjut. Tindakan penyitaan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolsek Bacan Timur, Ipda Mohammad Syukri, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan di kawasan pelabuhan. “Pemeriksaan rutin terhadap penumpang, muatan kapal, dan barang kiriman merupakan instrumen penting dalam mencegah penyelundupan minuman keras, narkotika, senjata tajam, serta barang terlarang lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ipda Mohammad Syukri mengimbau seluruh masyarakat agar tidak memanfaatkan jasa angkutan laut untuk mengirim atau membawa barang-barang yang melanggar ketentuan hukum yang berlaku. “Polsek Bacan Timur akan senantiasa hadir melakukan pengawasan secara berkesinambungan guna mewujudkan wilayah Halmahera Selatan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran barang-barang berbahaya,” tutupnya.
Gurilaps.com || Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi resmi mengumumkan daya tampung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri.
Informasi ini disampaikan sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat menjelang pelaksanaan penerimaan peserta didik baru.
Berdasarkan data yang dirilis, pelaksanaan SPMB Tahun 2026 akan melibatkan 1.132 SD Negeri dan 160 SMP Negeri yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.
Untuk jenjang SD, tersedia 1.495 rombongan belajar (rombel) dengan total daya tampung sebanyak 54.342 peserta didik. Sementara pada jenjang SMP disediakan 622 rombel dengan kapasitas mencapai 21.720 peserta didik.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB Tahun 2026 dilaksanakan berdasarkan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, inklusif, dan tanpa diskriminasi. Prinsip tersebut menjadi landasan agar seluruh calon peserta didik memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses layanan pendidikan.
Selain menyiapkan daya tampung, Dinas Pendidikan juga membuka layanan informasi dan pengaduan bagi masyarakat guna memastikan proses penerimaan berjalan sesuai aturan. Masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun laporan terkait pelaksanaan SPMB melalui kanal pengaduan resmi yang telah disediakan.
https://s.id/layanan_SPMB-SMP
Dinas Pendidikan berharap seluruh pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat, dapat mendukung pelaksanaan SPMB Tahun 2026 agar berjalan tertib, lancar, dan menjunjung tinggi prinsip transparansi serta pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak di Kabupaten Sukabumi. (IFU)***