BUMDESMA Bangkit Abadi Gelar MAD sebagai Wujud Transparansi dan Penguatan Ekonomi Desa

0
97

JEMBER, redaksi.co – Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) Bangkit Abadi, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, menggelar Musyawarah Antar Desa (MAD) dalam rangka penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Tahun 2025 serta pemaparan Rencana Kerja Tahun 2026, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan ini merupakan kewajiban BUMDESMA sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan usaha kepada pemerintah desa dan masyarakat. MAD dihadiri perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Camat Kencong Ronny Arvianto, SE., MM., Direktur BUMDESMA Bangkit Abadi, serta seluruh kepala desa anggota BUMDESMA.

Dalam sambutannya, Camat Kencong Ronny Arvianto, SE., MM., menyampaikan apresiasi atas konsistensi BUMDESMA Bangkit Abadi dalam menjaga tata kelola usaha yang transparan dan profesional, sekaligus menekankan pentingnya kerja sama dan kekompakan antar desa anggota.

“BUMDESMA ini lahir dari semangat kebersamaan desa. Keberhasilannya tidak lepas dari komitmen seluruh kepala desa untuk saling mendukung, saling menguatkan, dan menjaga kepercayaan. Inilah modal sosial yang harus terus dirawat agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Forum MAD juga menegaskan bahwa Kecamatan Kencong berperan sebagai pengawal sekaligus penggagas awal pelaksanaan MAD, sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi dan tata kelola usaha desa yang berkelanjutan.

Para kepala desa peserta MAD menyampaikan rasa bangga atas capaian BUMDESMA Bangkit Abadi yang dinilai sukses dalam pengelolaan usaha. Kerja sama antar desa selama ini dinilai mampu memperkuat permodalan, memperluas unit usaha, serta menciptakan rasa memiliki bersama terhadap BUMDESMA sebagai aset kolektif desa.

Direktur BUMDESMA Bangkit Abadi, Umar Hasi, dalam laporannya menjelaskan bahwa sejak didirikan pada tahun 2014 dengan modal awal sebesar Rp1,9 miliar, BUMDESMA telah berkembang signifikan. Hingga akhir tahun 2025, total aset produktif mencapai Rp7,5 miliar, di luar aset kendaraan operasional.

Selain mengembangkan unit usaha kredit barang yang menopang perputaran ekonomi masyarakat, BUMDESMA Bangkit Abadi juga menyalurkan 15 persen dana CSR bagi fakir miskin dan kelompok masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial yang disepakati bersama oleh desa-desa anggota.

Melalui pelaksanaan MAD ini, seluruh pihak sepakat untuk memperkuat kolaborasi antar desa, meningkatkan profesionalisme pengelolaan usaha, serta menjadikan BUMDESMA Bangkit Abadi sebagai motor penggerak ekonomi desa yang transparan, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan bersama masyarakat desa.

Reporter: Sofyan