Top 5 This Week

Related Posts

Usai LAZ jadi tersangka KPK, akun Daily LAZ menghilang, KNPI NTB minta dugaan aliran dana diusut

Usai LAZ jadi tersangka KPK, akun Daily LAZ menghilang, KNPI NTB minta dugaan aliran dana diusut

Lombok Barat | Redaksi.co – Penetapan Bupati Lombok Barat nonaktif Lalu Ahmad Zaini (LAZ) sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memunculkan perhatian publik. Kali ini, sorotan mengarah pada akun media sosial Daily LAZ yang selama ini dikenal aktif mempublikasikan berbagai kegiatan dan aktivitas LAZ.

Berdasarkan penelusuran, akun Daily LAZ yang sebelumnya aktif di Facebook, Instagram, dan TikTok kini tidak lagi muncul dalam hasil pencarian. Selain itu, akun Facebook pribadi Lalu Ahmad Zaini juga dikabarkan berubah menjadi terkunci sehingga tidak dapat diakses secara bebas oleh masyarakat.

Selama ini, Daily LAZ dikenal sebagai media publikasi yang rutin menampilkan agenda pemerintahan, kunjungan kerja, hingga aktivitas keseharian Bupati Lombok Barat. Akun tersebut juga menjadi wadah masyarakat untuk menyampaikan kritik, saran, maupun aspirasi melalui kolom komentar.

Hilangnya akun tersebut memunculkan beragam pertanyaan di tengah masyarakat. Menanggapi hal itu, Ketua DPD KNPI Nusa Tenggara Barat, Daud Gerung, meminta agar dugaan aliran dana kerja sama yang berkaitan dengan akun Daily LAZ turut menjadi perhatian aparat penegak hukum.

Dalam rekaman percakapan yang beredar, Daud mempertanyakan alasan menghilangnya akun Daily LAZ setelah LAZ ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"Saya mempertanyakan adanya hilangnya Daily LAZ itu, Instagram, akun media sosial, dan informasi adanya aliran dana ke sana. Saya mempertanyakan itu dan kami menduga," ujar Daud.

Selain Daily LAZ, Daud juga menyinggung dugaan adanya kerja sama dengan media lain yang disebutnya sebagai Cogito.id.

“Selain akun Daily LAZ, kami mempertanyakan dan kami menduga Sigit yang mengelola akun Cogito juga terlibat pastinya,” katanya.

Tidak hanya itu, Daud turut menyoroti proses pembahasan dan pengesahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lombok Barat Tahun Anggaran 2025 di DPRD Lombok Barat. Ia menduga adanya aliran dana kepada fraksi-fraksi yang menyetujui LKPJ tersebut.

“Saya juga menduga rapat Paripurna LKPJ Bupati 2025 kemarin, fraksi yang menerima itu patut diduga menerima aliran dana,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pernyataan tersebut masih berupa dugaan dari narasumber dan belum disertai bukti yang dipublikasikan kepada masyarakat maupun hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.

Sementara itu, KPK sebelumnya telah menetapkan Lalu Ahmad Zaini sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi. Proses penyidikan masih terus berjalan dan lembaga antirasuah tersebut belum menyampaikan adanya keterkaitan akun media sosial maupun pihak lain sebagaimana dugaan yang disampaikan Daud Gerung.

Redaksi.co tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini memiliki hak memberikan klarifikasi atau hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Jurnalis: Suhaili

 Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Suhaili .
Suhaili .
Nama : H.suhaili Umur : 47 tahun Pekerjaan : Pers Asal : Taman ayu gerung lombok barat ntb

Popular Articles