Dari Anak Desa hingga Jadi Wartawan, Ini Perjalanan Hidup Suhaili
LOMBOK BARAT –Redaksi.co Nama Suhaili mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Sosok yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial, pemerintahan desa, organisasi kepemudaan hingga dunia jurnalistik ini memiliki perjalanan hidup yang panjang dan penuh dinamika.
Suhaili lahir di Peseng pada 17 Agustus 1976 dan besar di Dusun Bongor, Desa Taman Ayu. Sejak kecil, ia tumbuh dalam lingkungan masyarakat sederhana yang kuat dengan nilai gotong royong dan keagamaan.
Pendidikan dasar ditempuh di SDN 1 Peseng pada tahun 1983 dan lulus tahun 1989. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di MTs Nurul Hakim Kediri dan menyelesaikannya pada tahun 1993. Di tahun yang sama, Suhaili melanjutkan pendidikan ke MAN 1 Mataram dan lulus pada tahun 1996.
Usai menyelesaikan pendidikan menengah atas, Suhaili memilih mengabdikan diri kepada negara dengan bergabung ke TNI AD pada tahun 1997. Namun perjalanan militernya hanya berlangsung sekitar satu tahun dan pada tahun 1998 ia diberhentikan dari kesatuan karena persoalan dalam tugas kedinasan.
Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan hidupnya untuk bangkit dan menata masa depan.
Pada tahun 1999, Suhaili berangkat melaksanakan ibadah umroh dalam usia muda dan masih berstatus lajang. Setelah itu, ia menetap di tanah suci hingga tahun 2009. Selama kurang lebih sepuluh tahun berada di luar negeri, ia mengaku banyak memperoleh pengalaman hidup serta memperdalam nilai agama dan sosial kemasyarakatan.
Sepulang dari tanah suci, Suhaili kembali ke kampung halaman dan mulai aktif dalam kehidupan masyarakat. Pada tahun 2010, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Dusun Bongor hingga tahun 2018.
Selama menjabat, ia dikenal aktif memperjuangkan kebutuhan masyarakat, termasuk membantu warga memperoleh pekerjaan di perusahaan COQINDO dan kawasan PLTU Jeranjang pada tahun 2014. Selain tenaga kerja umum, ia juga memperjuangkan sejumlah warga agar dapat diterima sebagai tenaga keamanan atau satpam di kawasan tersebut.
Tidak hanya aktif di pemerintahan dusun, Suhaili juga pernah mencalonkan diri sebagai kepala desa. Tahun 2006 ia maju sebagai calon Kepala Desa Kebon Ayu dan memperoleh suara terbanyak kedua. Kemudian pada tahun 2019, ia kembali mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Taman Ayu dan kembali meraih posisi suara terbanyak kedua.
Di bidang organisasi, Suhaili aktif bergabung dalam KNPI Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2024. Kemudian pada awal tahun 2025, ia dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal BAPERA Arisa Pemuda Pancasila Kabupaten Lombok Barat hingga Oktober 2025.
Memasuki dunia jurnalistik, Suhaili mengikuti ujian wartawan pada Oktober 2025 dan dinyatakan lulus pada November 2025. Hingga saat ini, ia aktif sebagai wartawan di media online Redaksi.co yang berkantor pusat di Jakarta Pusat.
Selain itu, Suhaili juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada akhir November 2025, ia membantu memperjuangkan program bedah rumah bagi 12 warga kurang mampu di Desa Taman Ayu. Ia juga turut membantu pembangunan satu mushalla umum di belakang kantor desa sebagai fasilitas ibadah masyarakat.
Bagi sebagian warga, Suhaili dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dan aktif menyuarakan persoalan sosial, pembangunan desa, hingga kepentingan masyarakat kecil.
Perjalanan hidup Suhaili menjadi gambaran tentang perjuangan seorang anak desa yang pernah jatuh bangun dalam kehidupan, namun tetap berusaha mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya.
Sumber : Media Nasional Investigasi – Redaksi.co
Jurnalis : Abach Uhel

