Hadiri Musrenbang di Tomage, Bupati Fakfak: Program Harus Sentuh Warga, Prioritaskan Pendidikan-Kesehatan.

0
20

Fakfak, Redaksi.co – Bupati Fakfak menegaskan agar pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Distrik Tomage yang digelar pada Selasa, 24 Februari 2026, benar-benar melahirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dalam arahannya di hadapan peserta Musrenbang, Bupati mengingatkan agar setiap usulan kegiatan tidak sekadar bersifat seremonial atau administratif. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan di tingkat distrik untuk lebih fokus pada sektor-sektor prioritas yang berdampak langsung bagi warga, terutama pendidikan dan kesehatan.

Menurutnya, Musrenbang merupakan ruang strategis untuk merumuskan program pembangunan yang realistis dan tepat sasaran. Karena itu, ia menekankan pentingnya menyusun skala prioritas berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

“Yang diajukan itu harus kegiatan yang punya sentuhan langsung dengan masyarakat distrik. Prioritaskan pendidikan dan kesehatan,” tegasnya.

Di bidang kesehatan, Bupati secara khusus menyoroti kondisi fasilitas puskesmas di Distrik Tomage. Ia menyampaikan bahwa keberadaan ambulans saja belum cukup apabila tidak diikuti dengan kelengkapan alat kesehatan, ketersediaan tenaga medis, serta peningkatan kualitas pelayanan.

Menurutnya, pelayanan kesehatan dasar merupakan kebutuhan utama masyarakat yang tidak boleh diabaikan dalam proses perencanaan pembangunan. Karena itu, Musrenbang harus mampu mengakomodir penguatan fasilitas kesehatan secara menyeluruh, mulai dari sarana, prasarana, hingga sumber daya manusia.

Sementara di sektor pendidikan, perhatian serius diarahkan pada rencana pembangunan SMA Negeri di Distrik Tomage. Bupati mengungkapkan bahwa lokasi sekolah telah tersedia, sehingga tidak ada alasan untuk menunda proses perencanaan dan penganggarannya.

“Kalau lokasinya sudah ada, ini harus masuk. Pendidikan tidak boleh ditunda,” ujarnya.

Ia berharap hasil Musrenbang Distrik Tomage tidak berhenti pada daftar usulan semata, tetapi benar-benar menjadi dasar penyusunan program pembangunan daerah yang berpihak pada kebutuhan masyarakat. Dengan perencanaan yang terarah dan fokus pada sektor prioritas, pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan dasar serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat distrik.