Redaksi.co, Muara Enim, 23 Agustus 2025 – Turnamen Catur Antar Organisasi Wartawan Se-Kabupaten Muara Enim sukses digelar di Sekretariat Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Muara Enim, Sabtu (23/08/2025). Kegiatan yang diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Kabupaten Muara Enim ini diikuti puluhan wartawan dari berbagai organisasi pers.
Turnamen resmi dibuka oleh Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muara Enim, Zulfikar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa olahraga dapat menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan.
“Inilah salah satu bukti bahwa melalui olahraga, kita dapat mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat. Kegiatan seperti ini tentu sangat kami dukung. Ke depan, kami berharap PJS dapat berkolaborasi dengan cabang olahraga lainnya,” ujar Zulfikar.

Foto bawah: Sejumlah undangan dan perwakilan organisasi wartawan menghadiri pembukaan turnamen catur yang digelar PJS Muara Enim dalam rangka HUT RI ke-80.
Ketua DPC PJS Kabupaten Muara Enim, Peryanto, menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas antarsesama jurnalis.
“Momentum turnamen catur dalam rangka HUT RI ke-80 ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana menjalin silaturahmi antar organisasi wartawan. Kami berkomitmen mewujudkan wartawan yang berintegritas, kompeten, dan profesional sesuai visi PJS,” jelas Peryanto.
Ia juga menyampaikan rencana PJS pada tahun 2026 untuk kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Insya Allah tahun 2026 PJS akan kembali melaksanakan UKW. Kami mengajak organisasi wartawan se-Kabupaten Muara Enim dan stakeholder, khususnya Dinas Kominfo, untuk mendukung penuh kegiatan ini,” tambahnya.
Kegiatan ini juga diapresiasi oleh Zeno, Kepala Bidang Hubungan Media Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Muara Enim, yang hadir mewakili Kepala Dinas.
“PJS merupakan bagian dari Diskominfo sebagai mitra publikasi. Hubungan baik ini harus dijaga. Turnamen ini bukan hanya kompetisi, tapi juga ajang silaturahmi antar wartawan. Saya lihat tadi, pesertanya tidak hanya dari PJS, tetapi juga media cetak dan organisasi lain. Ini sangat positif,” kata Zeno.
Sementara itu, Ketua Percasi Muara Enim, Hoiri, menyambut baik antusiasme jurnalis terhadap olahraga catur.
“Percasi selalu terbuka untuk siapa saja yang ingin mengembangkan olahraga catur. Kami siap mendukung penuh, kapan saja, 24 jam,” tegas Hoiri.
Setelah melalui sejumlah babak pertandingan yang berlangsung ketat, panitia menetapkan tiga pemenang utama:
1. Juara Pertama: Pili Hardiansyah (PWI Muara Enim)
2. Juara Kedua: Yudi Pranata (PWI Muara Enim)
3. Juara Ketiga: Fatur (PJS Muara Enim)
Dengan hasil tersebut, organisasi PWI Muara Enim berhasil mendominasi podium utama.
Turnamen ini diikuti oleh wartawan dari berbagai organisasi pers, di antaranya PWI, SMSI, PRSSNI, AWPI, PPWI, MIO, PWDPI, IWOI, SIPTE, IJLK. Selain itu, tampak hadir pula perwakilan manajemen dari sejumlah perusahaan besar di Kabupaten Muara Enim, seperti PT SBS, PTBA, dan PT PAMA, yang memberikan dukungan moral bagi kegiatan.
Di balik papan catur, suasana penuh keakraban tampak jelas. Para wartawan yang sehari-hari berkompetisi di lapangan berita, kini bertanding dengan strategi dan ketenangan. Tak jarang terdengar canda tawa di sela pertandingan.
Salah satu peserta, Fatur dari PJS Muara Enim yang meraih Juara Ketiga, mengaku senang dengan penyelenggaraan turnamen ini.
“Catur itu bukan hanya soal menang atau kalah, tapi soal bagaimana kita belajar strategi, kesabaran, dan menghargai lawan. Sama seperti di dunia jurnalistik, kita butuh strategi untuk menyampaikan informasi yang benar kepada publik,” katanya.
Selain memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, turnamen ini juga menjadi simbol persatuan antar wartawan. Panitia menegaskan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi wadah memperkuat sinergi antara pers, pemerintah daerah, dan dunia usaha.
Zulfikar dari KONI menambahkan, pihaknya berharap turnamen ini bisa menjadi agenda rutin tahunan.
“Semangat kebersamaan inilah yang harus terus dipelihara. Olahraga selalu mampu menjadi perekat sosial di tengah kesibukan profesi,” ungkapnya.
Turnamen Catur Antar Organisasi Wartawan Se-Kabupaten Muara Enim ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT RI yang paling berkesan di daerah tersebut. Tidak hanya memunculkan juara baru, tetapi juga mempererat solidaritas antar insan pers, sekaligus menjalin hubungan yang lebih harmonis dengan berbagai pihak.
Kegiatan ini membuktikan bahwa olahraga mampu menjadi medium penting untuk memperkuat kolaborasi lintas profesi. PJS Muara Enim berjanji akan terus berinovasi, tidak hanya dalam kompetisi olahraga, tetapi juga dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme wartawan di Kabupaten Muara Enim.
Baca Juga: Kemeriahan 17 Agustus di Kampung Arimbijaya: Anak-Anak Meriahkan Lomba Rakyat