PURWOREJO (Jawa Tengah )– Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 meninjau langsung pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Redin, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Rabu (28/10/2026)
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan pelaksanaan program sekaligus memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Wasev, Kasiter Korem 072/Pamungkas, Kolonel Czi Bambang Setyo Triwibowo, S.E., M.Han., beserta rombongan. Kedatangan tim Wasev didampingi oleh Dandim 0708/Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gebang
Dalam peninjauan tersebut, tim Wasev melihat secara langsung pelaksanaan pembangunan sasaran fisik TMMD berupa pengecoran jalan rabat beton sepanjang 1.010 meter di Desa Redin. Pembangunan infrastruktur ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas akses jalan bagi masyarakat, sehingga dapat menunjang mobilitas warga serta memperlancar aktivitas sosial dan perekonomian desa.
Peninjauan Wasev merupakan bagian dari pengawasan dan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana progres pekerjaan di lapangan, sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan peninjauan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 ini, diharapkan pembangunan jalan rabat beton di Desa Redin dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Akses jalan yang semakin memadai diharapkan mampu memperlancar transportasi, mendukung kegiatan pertanian dan perekonomian warga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, program TMMD diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong dan kerja sama dalam membangun desa. Dengan demikian, kehadiran TNI tidak hanya dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui tumbuhnya kebersamaan dan kepedulian demi kemajuan wilayah.

