LOMBOK TENGAH – Komitmen menghadirkan makanan bergizi bagi peserta didik dan kelompok rentan terus diwujudkan melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Lombok Tengah Praya Timur Sukaraja, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Berlokasi di Jl. Guru Halimah No. 48, Dusun Rajek, Desa Sukaraja, SPPG yang dipimpin Uswatun Nisa dan dikelola oleh Yayasan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas NW Rajak tersebut setiap hari melayani 2.336 penerima manfaat, mulai dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, peserta didik berbagai jenjang pendidikan hingga guru dan tenaga kependidikan.
Pada menu distribusi 22 Juli 2026, SPPG menyajikan paket makanan bergizi yang terdiri atas nasi kuning, udang goreng krispi, tempe goreng, sambal, sayur bening, dan buah jeruk. Komposisi menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan energi sekaligus menyediakan protein, vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh.
Data distribusi menunjukkan penerima manfaat terdiri atas 194 balita, 56 ibu hamil, 56 ibu menyusui, 191 siswa RA/TK, 161 siswa SD kelas 1–3, 165 siswa SD kelas 4–6, 731 siswa SMP/MTs, 146 siswa SMA/SMK/MA, 91 siswa SLB, serta 222 guru dan tenaga kependidikan.
Dari sisi kandungan gizi, 1.467 penerima porsi besar memperoleh asupan sekitar 579,09 kilokalori, 27,76 gram protein, 9,53 gram lemak, 96,24 gram karbohidrat, dan 2,27 gram serat. Sementara 546 penerima porsi kecil mendapatkan 336,31 kilokalori, 16,82 gram protein, 6,95 gram lemak, 52,68 gram karbohidrat, dan 1,75 gram serat.
Menu yang disajikan mencerminkan penerapan prinsip gizi seimbang, dengan kombinasi sumber karbohidrat, protein hewani dari udang, protein nabati dari tempe, sayuran, serta buah sebagai sumber vitamin C. Pola konsumsi seperti ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan fisik, meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki konsentrasi belajar, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan gizi harian para penerima manfaat.
Keberhasilan operasional SPPG Lombok Tengah Praya Timur Sukaraja menjadi bagian dari upaya nasional memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui Program Makan Bergizi Gratis. Sinergi antara Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, yayasan penyelenggara, serta tenaga pelayanan gizi di lapangan menjadi faktor penting dalam memastikan makanan yang didistribusikan memenuhi standar keamanan pangan, higienitas, dan kecukupan gizi.
Melalui pelayanan yang menjangkau 2.336 penerima manfaat setiap hari, SPPG Lombok Tengah Praya Timur Sukaraja diharapkan terus menjadi salah satu garda terdepan dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045 melalui pemenuhan gizi yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.

