Top 5 This Week

Related Posts

Siswi Berprestasi di Karo Diduga Alami Gangguan Ingatan Usai Menyantap MBG

KARO, SUMATERA UTARA — Seorang siswi berusia 16 tahun, Febiola Br Purba, siswi SMK Bersama Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan serius setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 13 Agustus 2026.

Febiola dikenal sebagai siswi berprestasi dan aktif dalam kegiatan sekolah. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS di sekolahnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, kondisi Febiola mulai mengalami masalah setelah menyantap makanan MBG. Keluarga menyebut Febiola mengalami sejumlah gejala, antara lain pusing, gatal, muntah, lemas, hingga kejang.

Setelah kondisinya memburuk, Febiola kemudian mendapat perawatan medis di sejumlah rumah sakit.

Dirawat di Lima Rumah Sakit

Menurut keterangan keluarga, Febiola telah menjalani perawatan di lima rumah sakit, termasuk rumah sakit di wilayah Kabanjahe dan Medan.

Keluarga mengatakan kondisi Febiola kemudian memerlukan pemeriksaan lebih lanjut di RSUP H. Adam Malik Medan.

Selama menjalani perawatan, menurut pihak keluarga, terjadi perubahan pada kemampuan Febiola dalam mengingat dan mengenali orang-orang di sekitarnya.

Keluarga Sebut Ingatan Febiola Terganggu Berat

Pihak keluarga menyampaikan bahwa Febiola mengalami gangguan ingatan yang cukup berat setelah kejadian tersebut.

Menurut keluarga, Febiola tidak lagi mengenali sejumlah orang yang sebelumnya dekat dengannya. Mereka menyebut Febiola bahkan mengalami kesulitan mengenali sebagian anggota keluarga, teman sekolah, dan guru.

Keluarga memperkirakan gangguan ingatan yang dialami Febiola mencapai sekitar 70 persen.

Namun, angka 70 persen tersebut merupakan pernyataan atau perkiraan yang disampaikan pihak keluarga, bukan hasil pengukuran medis yang menyatakan bahwa kemampuan memori Febiola telah hilang tepat 70 persen.

Sampai saat ini, belum ada dasar untuk menyebut angka tersebut sebagai diagnosis medis resmi.

Dokter Masih Mencari Penyebabnya

Sementara itu, kondisi Febiola masih dalam proses pemeriksaan medis.

Di RSUP H. Adam Malik Medan, Febiola disebut menjalani pemeriksaan oleh sejumlah dokter spesialis untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan yang dialaminya, termasuk gangguan yang berkaitan dengan fungsi saraf dan ingatan.

Karena pemeriksaan masih berlangsung, belum dapat dipastikan secara medis bahwa gangguan ingatan Febiola disebabkan langsung oleh makanan MBG yang dikonsumsinya.

Dugaan keracunan menjadi salah satu konteks yang sedang diperhatikan karena keluhan kesehatan muncul setelah Febiola mengonsumsi makanan MBG. Namun, hubungan sebab-akibat tersebut tetap harus dibuktikan melalui pemeriksaan medis, pemeriksaan laboratorium, serta investigasi terhadap makanan yang dikonsumsi.

Keluarga Menunggu Kepastian

Keluarga Febiola berharap kondisi putrinya segera membaik dan penyebab penyakitnya dapat diketahui secara pasti.

Mereka juga berharap adanya pemeriksaan menyeluruh terhadap kejadian yang dialami Febiola, termasuk penelusuran terhadap makanan MBG yang dikonsumsi sebelum munculnya gejala.

Kasus ini mendapat perhatian karena Febiola masih berusia 16 tahun dan dikenal sebagai siswi berprestasi serta aktif dalam organisasi sekolah. Kondisi yang dialaminya berpotensi mengganggu aktivitas pendidikan dan kehidupan sehari-harinya.

Sampai hasil pemeriksaan medis dan investigasi resmi diterbitkan, informasi mengenai penyebab gangguan ingatan Febiola masih harus diperlakukan sebagai dugaan. Keterangan mengenai tingkat kehilangan ingatan, termasuk klaim sekitar 70 persen, juga merupakan keterangan dari pihak keluarga dan belum dapat disebut sebagai kesimpulan medis.

Popular Articles