Top 5 This Week

Related Posts

Sayang Anak Gelar Literasi Nusantara Untuk Perkuat Karakter dan Kebhinekaan Di Kota Batam

 

Redaksi.co | Batam – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sayang Anak di bawah naungan Yayasan Sayang Anak Indonesia Kepri akan menyelenggarakan kegiatan “Literasi Nusantara: Literasi untuk Penguatan Karakter dan Kebhinekaan”

Kegiatan Literasi Nusantara merupakan gerakan penguatan budaya literasi yang dirancang untuk membangun karakter masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebhinekaan di tengah keberagaman Kota Batam.

Program ini terdiri atas dua rangkaian utama, yaitu Seminar Literasi Nusantara dan Pelatihan Menulis Literasi Kebangsaan.

Seminar akan menghadirkan berbagai tokoh nasional dan daerah yang akan membahas pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan karakter bangsa, demokrasi, toleransi, serta penguatan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sementara itu, pelatihan menulis akan memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas melalui karya-karya literasi bertema kebangsaan dan keberagaman.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh TBM Sayang Anak-Yayasan Sayang Anak Indonesia Kepri dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Seminar akan diikuti sekitar 170 peserta, terdiri atas pegiat literasi, pengurus PKK, guru, pelajar SMA/SMK, mahasiswa, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, instansi pemerintah, dan masyarakat umum.

Pelatihan menulis akan diikuti oleh 30 anak tingkat SD dan SMP dari wilayah Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.

Beberapa narasumber yang dijadwalkan hadir antara lain: Mayjen (Purn.) Sturman Panjaitan, S.H.,Radiapoh H. Sinaga., SH., MH, Pdt. Dr. Jonston Silitonga, D.Mis., Ust. Gus Hafiz, S.H. Tarmizi, Ds. Agung Nugroho, S.Pd.

Ketua Pelaksana kegiatan, Dr. Ronal G. Sirait., MA., M.Th., M.Pd., mengatakan bahwa literasi saat ini tidak lagi dipahami sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi merupakan sarana membentuk karakter, memperkuat daya pikir kritis, dan menanamkan nilai-nilai persatuan dalam masyarakat yang majemuk.

“Seminar Literasi Nusantara dijadwalkan berlangsung pada Hari Sabtu Tanggal 15 Agustus 2026 di Kota Batam, kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan Menulis Literasi Kebangsaan pada bulan yang sama sebagai tindak lanjut penguatan kapasitas peserta, ” Terangnya.

“Kegiatan akan dilaksanakan di: Aula Tarempa, Tanjung Piayu, Kota Batam untuk Seminar Literasi Nusantara.,TBM Sayang Anak, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam untuk Pelatihan Menulis Literasi Kebangsaan, ” Kata Dr. Ronald G. Sirait, Kamis (30/07/2026) siang.

Batam merupakan kota yang dihuni masyarakat dengan latar belakang suku, agama, budaya, dan bahasa yang sangat beragam.

Di sisi lain, perkembangan teknologi digital membawa tantangan baru berupa rendahnya budaya membaca, maraknya informasi yang tidak terverifikasi, serta semakin berkurangnya ruang interaksi yang membangun karakter generasi muda.

Melalui kegiatan ini, TBM Sayang Anak ingin menghadirkan literasi sebagai solusi yang mampu memperkuat karakter, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, menumbuhkan sikap toleransi, serta membangun semangat persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Program ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui dua pendekatan yang saling melengkapi.

Tahap pertama, berupa Seminar Literasi Nusantara yang menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang untuk memberikan perspektif mengenai literasi, kebangsaan, demokrasi, nilai-nilai Pancasila, toleransi, serta penguatan karakter.

Tahap kedua, berupa Pelatihan Menulis Literasi Kebangsaan yang membimbing peserta anak-anak menghasilkan karya berupa cerita, puisi, poster, maupun tulisan kreatif bertema Nusantara, karakter, dan kebhinekaan.

Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang dipelajari dalam bentuk karya nyata yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat.

Ketua Pelaksana, Dr. Ronal G. Sirait, MA., M.Th., M.Pd berharap kegiatan ini mampu melahirkan agen-agen literasi baru yang membawa perubahan positif di lingkungan masing-masing.

“Kami percaya bahwa literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi tentang membangun cara berpikir, membentuk karakter, dan merawat persatuan bangsa. Dari Batam, kami ingin menunjukkan bahwa gerakan literasi dapat menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih cerdas, toleran, dan berkeadaban,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, TBM Sayang Anak menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pusat pembelajaran masyarakat yang aktif dalam membangun budaya literasi, memperkuat karakter generasi muda, serta menanamkan semangat kebhinekaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. (Redaksi/Nanang AS)

 

 

 

 

 

 

 

 

Andrishine7
Andrishine7
Andri Yan ~Jurnalis Batam ~Anggota Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Kepri ~Anggota Paguyuban Pasundan (PP) Batam ~Pernah di Gatara Production Jakarta Bidang Showbiz, Entertainment, Teather. ~Pernah di Ikatan Wartawan Online (IWO) Batam

Popular Articles