Beranda blog Halaman 81

Meriah dan Sportif, Turnamen Bola Voli Wonodadi Cup I Resmi Ditutup, Polri Apresiasi Kebersamaan Masyarakat

0

Redaksi.co MATENG : Suasana meriah dan penuh semangat sportivitas mewarnai penutupan Turnamen Bola Voli Wonodadi Cup I yang digelar di Lapangan Bola Voli Tunas Songgon, Desa Waeputeh, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Minggu (12/7/2026). Turnamen yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan bakat olahraga masyarakat tersebut ditutup dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Penutupan turnamen dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Desa Waeputeh, Polsek Topoyo, Polres Mamuju Tengah, Bripda Aldi Harmawan. Kehadirannya menjadi wujud dukungan Polri terhadap berbagai kegiatan positif masyarakat yang tidak hanya mendorong prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Sebelum acara penutupan, masyarakat disuguhkan pertandingan final yang berlangsung sengit dan menarik. Kedua tim tampil maksimal dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, sehingga pertandingan berjalan kompetitif namun tetap dalam suasana persaudaraan. Antusiasme warga yang memadati arena pertandingan semakin menambah semarak jalannya laga puncak tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, pemerintah desa, para atlet, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga ketertiban selama turnamen berlangsung. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Wonodadi Cup I tidak lepas dari kerja sama dan sinergi seluruh elemen masyarakat yang bersama-sama menciptakan suasana aman dan kondusif.

Selama pelaksanaan turnamen hingga acara penutupan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga dengan baik. Kolaborasi antara panitia penyelenggara, pemerintah desa, tokoh masyarakat, peserta, dan aparat keamanan menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan tanpa adanya gangguan maupun insiden yang mengganggu jalannya pertandingan.

Turnamen Wonodadi Cup I tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi, membangun solidaritas, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Mamuju Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan yang berdampak positif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan warga dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah. (ZUL)

Publikasi Podcast”Karneni Talk”

0

TULUNGAGUNG REDAKSI CO 13 Juli 2026 – Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan era digital yang kian kompleks, keluarga dituntut untuk kembali mengambil peran sentralnya sebagai benteng pertama dan utama bagi anak. Menyadari krusialnya fenomena tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Campurdarat Kabupaten Tulungagung kembali menggelar program edukasi publik andalannya, yakni live streaming Podcast “Karneni Talk” pada Kamis (2/7/2026). Program Podcast “Karneni Talk” ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap bulan oleh RSUD Campurdarat. Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk komitmen nyata rumah sakit dalam memperluas jangkauan edukasi dan menyebarkan informasi kesehatan yang akurat, terpercaya, serta relevan dengan dinamika sosial yang sedang dihadapi oleh masyarakat Kabupaten Tulungagung dan sekitarnya.Pada edisi kali ini, “Karneni Talk” mengangkat tema besar “Peran Keluarga Terhadap Perkembangan Anak”. Diskusi interaktif yang dimulai sejak pukul 12.00 WIB ini tidak hanya meninjau dari satu sisi, melainkan membedah persoalan secara komprehensif dengan menghadirkan kolaborasi narasumber lintas sektor. Mulai dari perspektif medis dan kesehatan anak, pencegahan bahaya narkoba, hingga dinamika sosial kepemudaan. Dampak Stres Rumah Tangga Terhadap Fisik Anak di IGDDari sudut pandang medis, dr. Faradila Praginta selaku Dokter Umum IGD RSUD Campurdarat memaparkan fakta krusial mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan stimulasi tumbuh kembang yang tepat selama fase golden age (usia emas) anak. Fase ini menjadi fondasi penting yang akan menentukan kualitas hidup anak di masa depan. Lebih lanjut, dr. Faradila mengungkapkan korelasi yang jarang disadari masyarakat antara keharmonisan rumah tangga dengan kesehatan fisik anak. Berdasarkan pengalamannya di ruang IGD, tidak sedikit anak-anak yang mengalami penurunan imunitas atau gejala psikosomatis akibat paparan stres atau kurangnya perhatian di lingkungan keluarga. “Keluarga adalah sistem pendukung pertama. Orang tua harus menjadi pihak pertama yang mengenali tanda bahaya (red flags) kesehatan anak, baik gangguan fisik maupun perubahan psikis. Jangan tunggu sampai kondisi anak kritis baru dibawa ke IGD. Kepekaan awal dari rumah adalah kunci pertolongan pertama,” tegas dr. Faradila saat menjawab alur pertanyaan diskusi. Pola Asuh Terbuka sebagai Tameng Utama dari Jeratan NarkobaTantangan anak di luar rumah tidak kalah besar. Pergaulan bebas dan ancaman zat adiktif mengintai generasi muda jika ketahanan di dalam rumah rapuh. Hal ini ditegaskan oleh Penanggung Jawab BNN, Dinar Mayasari, S.K.M., yang hadir sebagai narasumber kedua. Menurut Dinar, pola asuh di dalam keluarga menjadi faktor penentu paling dominan apakah seorang anak akan terjerumus atau terhindar dari lingkaran setan narkoba. Ia mengimbau para orang tua di Kabupaten Tulungagung untuk membangun komunikasi dua arah yang terbuka dan tidak menghakimi. Orang tua harus mampu mengenali ciri-ciri perubahan perilaku anak yang patut diwaspadai, seperti perubahan emosi yang drastis atau penurunan prestasi. “Ketika fungsi ketahanan keluarga berjalan dengan baik, anak tidak akan mencari pelarian di luar rumah. Namun, jika orang tua telanjur mendeteksi adanya indikasi awal penyalahgunaan zat pada anak, langkah pertamanya bukanlah kemarahan, melainkan pendekatan persuasif. Rangkul mereka, ajak bicara secara terbuka, dan segera koordinasikan dengan pihak profesional atau BNN untuk mendapatkan langkah rehabilitasi yang tepat,” jelas Dinar Mayasari. Sinergi Kontrol Keluarga dan Ruang Ekspresi Positif Pemuda bersama Lembaga 212Menyikapi ruang gerak remaja di luar lingkungan rumah, Rahmat Putra Perdana selaku perwakilan dari Lembaga 212 “Loro Siji Loro” sekaligus Tokoh Penggerak Pemuda, memberikan pandangan yang berimbang. Menurutnya, membatasi ruang gerak anak secara berlebihan di era sekarang bukanlah solusi bijak. Hal yang dibutuhkan saat ini adalah sinergi yang ideal antara kontrol ketat dari keluarga dengan pemberian kebebasan yang bertanggung jawab bagi anak untuk berorganisasi. Rahmat menilai, lingkungan pertemanan dan organisasi kepemudaan memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam membentuk karakter remaja. Jika diarahkan ke wadah yang tepat, potensi dan energi besar yang dimiliki anak muda dapat disalurkan menjadi prestasi. “Orang tua harus menjadi fasilitator bagi minat bakat anak. Di Tulungagung sendiri, melalui wadah seperti Lembaga 212 ‘Loro Siji Loro’, kami terus berupaya menyediakan ruang berekspresi serta program-program positif yang sehat bagi anak muda. Tugas orang tua adalah mendorong dan mendukung anak-anak mereka untuk aktif di lingkungan positif semacam ini. Ini adalah langkah preventif paling efektif untuk memutus rantai kenakalan remaja di tengah masyarakat,” urai Rahmat. Komitmen Bulanan RSUD Campurdarat untuk Generasi Emas TulungagungDiskusi yang dipandu oleh Intan Faizatun, Amd.Kep ini berjalan sangat dinamis dan interaktif. Di akhir sesi, jalannya podcast yang dicatat secara runut oleh Notulen Hendra Ivan Martono ini menghasilkan satu kesimpulan mutlak: optimalisasi perkembangan anak yang berkarakter tidak bisa berjalan parsial. Diperlukan keterikatan yang kuat antara pengawasan kesehatan yang baik, proteksi dari bahaya narkotika, serta ruang berekspresi yang difasilitasi oleh organisasi kepemudaan. Sebagai penutup, masing-masing narasumber menyampaikan closing statement berupa tips ringkas yang menekankan satu esensi penting, yaitu pentingnya meluangkan waktu berkualitas (quality time) di tengah kesibukan sehari-hari demi masa depan anak-anak dan pemuda di Kabupaten Tulungagung. Melalui kehadiran rutin Podcast “Karneni Talk” setiap bulannya, RSUD Campurdarat berkomitmen untuk tidak sekadar menjadi pusat layanan penyembuhan (kuratif), tetapi juga menjadi motor penggerak literasi kesehatan (promotif dan preventif) yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pewarta. Joko miswanto

 

Polres Mamuju Tengah Perketat Pengamanan Tabolang Cup, Ribuan Penonton Diajak Junjung Tinggi Sportivitas

0

Redaksi.co MATENG : Antusiasme ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Sepak Bola Desa Tabolang pada Turnamen Sepak Bola Tabolang Cup mendapat pengawalan ketat dari Polres Mamuju Tengah. Melalui pengamanan maksimal, kepolisian memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, Minggu (12/7/2026).

Pengamanan dipimpin oleh IPDA Irwan Ardiansyah selaku Paur Subbag Kerma Bag Ops Polres Mamuju Tengah yang bertindak sebagai Perwira Pengendali (Padal), bersama personel Polsek Topoyo. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada pemain, ofisial, maupun ribuan penonton yang hadir menyaksikan jalannya pertandingan.

Pertandingan pertama mempertemukan Batu Parigi FC melawan Batu Rede FC. Laga berlangsung sengit namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Sementara itu, pertandingan kedua yang mempertemukan Izhak Mateng B dengan Batu Karampuang FS juga berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Di sela-sela pengamanan, personel Polres Mamuju Tengah aktif memberikan imbauan kepada seluruh penonton, baik warga Desa Tabolang maupun masyarakat dari luar daerah, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung. Penonton juga diingatkan untuk tetap mengedepankan sportivitas, tidak mudah terprovokasi, serta menghormati setiap keputusan pertandingan demi terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.

Pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polres Mamuju Tengah dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat, khususnya di bidang olahraga, agar dapat berlangsung dengan aman sekaligus menjadi sarana mempererat tali persaudaraan, memperkuat semangat kebersamaan, dan membangun persatuan di tengah masyarakat.

Berkat sinergi antara aparat keamanan, panitia, pemain, dan seluruh penonton, pelaksanaan Turnamen Tabolang Cup berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga seluruh pertandingan selesai tanpa adanya gangguan kamtibmas. (ZUL)

Hari Pertama Sekolah, Personel Polres Mamuju Tengah Kompak Antar Anak Lewat Gerakan GAMAS 2026

0

Redaksi.co MATENG : Pemandangan hangat dan penuh makna terlihat pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026 di Kabupaten Mamuju Tengah. Sejumlah personel Polres Mamuju Tengah kompak mengantar putra-putri mereka ke sekolah melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Bersekolah (GAMAS) 2026, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh personel Polres Mamuju Tengah yang memiliki anak usia sekolah, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Sebelum menjalankan tugas sebagai anggota Polri, para personel terlebih dahulu meluangkan waktu mengantar anak-anak mereka ke sekolah masing-masing.

Partisipasi dalam GAMAS 2026 menjadi bukti nyata dukungan Polres Mamuju Tengah terhadap program pemerintah yang mendorong keterlibatan aktif seorang ayah dalam mendampingi pendidikan dan tumbuh kembang anak. Kehadiran ayah pada hari pertama sekolah diyakini mampu memberikan rasa aman, semangat, dan kepercayaan diri bagi anak dalam memulai tahun ajaran baru.

Di balik tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, anggota Polri juga memiliki peran penting sebagai kepala keluarga yang hadir mendampingi anak-anak pada setiap momen berharga. Nilai kebersamaan inilah yang ingin ditunjukkan melalui Gerakan GAMAS.

Polres Mamuju Tengah berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan anak serta memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. (ZUL)

RAKYAT WAJIB MENDUKUNG KORTAS TIPIKOR POLRI MEMBERANTAS KORUPSI*

0

Jakarta Redaksi.Co– Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Esa Unggul Jakarta, Prof. Dr. Juanda, S.H., M.H., menyatakan dukungan terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dan Polda Metro Jaya yang melakukan upaya paksa berupa penggeledahan dalam rangka proses pengungkapan dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan sejumlah perkara, di antaranya dugaan korupsi pengadaan batu bara, dugaan korupsi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri), serta dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Menurut Prof. Juanda, langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian tersebut perlu diapresiasi dan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Upaya yang dilakukan oleh Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya melalui tindakan hukum berupa penggeledahan dalam rangka mengungkap dugaan tindak pidana korupsi sangat perlu diapresiasi dan wajib didukung oleh siapapun, khususnya rakyat Indonesia,” ujar Prof. Juanda dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).

Prof. Juanda mengibaratkan korupsi sebagai penyakit yang telah bersifat kronis dan menyebar luas sehingga membutuhkan penanganan serius, sistematis, dan menyeluruh.

“Ibarat penyakit, korupsi sudah sangat kronis dan meluas ke seluruh tubuh. Jika tidak dilakukan upaya pemberantasan secara serius melalui pendekatan sistemik, menyeluruh, dan konsisten, maka akan berdampak terhadap keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ia menegaskan seluruh komponen aparat penegak hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan, advokat, hingga hakim, harus memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun sistem penegakan hukum yang kuat dan solid dalam memberantas tindak pidana korupsi.

“Semua aparat penegak hukum wajib menjadi satu kesatuan sistem yang kuat dan solid dalam memerangi tindak pidana korupsi dengan tetap mengedepankan proses hukum yang profesional dan proporsional demi keberlangsungan pembangunan nasional serta terciptanya kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Selanjutnya, Prof. Juanda yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PERADI Maju meminta jajaran kepolisian tidak ragu untuk mengusut perkara tersebut hingga tuntas sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kepolisian harus menjalankan kewenangan, tugas, dan fungsinya secara profesional, proporsional, serta objektif guna mengungkap siapa saja pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum,” tegasnya.

Ia menambahkan, masyarakat yang mendukung pemberantasan korupsi saat ini menunggu dan memantau proses pengungkapan perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan skala besar tersebut hingga selesai.

Namun demikian, Prof. Juanda mengingatkan seluruh pihak untuk tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah dalam menyikapi proses hukum yang sedang berjalan.

“Masyarakat harus tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah dan tidak menyimpulkan atau mengaitkan tindakan kepolisian dengan institusi maupun pejabat tertentu yang bersifat subjektif sebelum penyidik secara resmi mengumumkan siapa tersangka, substansi perkara, jenis tindak pidana, serta nilai kerugian negara yang sebenarnya,” ungkapnya.

Prof. Juanda mengajak masyarakat memberikan kepercayaan dan ruang kepada penyidik Kortas Tipikor Polri untuk bekerja secara profesional, objektif, dan sesuai dengan kewenangan berdasarkan hukum yang berlaku.

“Mari kita percayakan dan berikan kesempatan kepada aparat penyidik kepolisian untuk bekerja dengan tenang dan profesional sesuai kewenangannya berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Prof. Juanda yang juga merupakan Penasihat Ahli Kapolri Bidang Hukum Tata Negara.

Sidokkes Polres Jakpus Gerak Cepat Evakuasi Perempuan Alami Pendarahan di Stasiun Sawah Besar*

0

Jakarta Pusat ,Redaksi.Co– Tim Sidokkes Polres Metro Jakarta Pusat bergerak cepat mengevakuasi seorang perempuan yang mengalami pendarahan di kawasan Stasiun Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026). Korban langsung dibawa menggunakan ambulans Sidokkes Polres Metro Jakarta Pusat menuju RSPAD Gatot Soebroto untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa bermula sekitar pukul 11.30 WIB saat petugas Sidokkes menerima informasi adanya warga yang membutuhkan pertolongan medis darurat. Tim yang sedang piket segera menuju lokasi dan tiba beberapa menit kemudian untuk melakukan pemeriksaan awal sebelum mengevakuasi korban menggunakan ambulans.

Korban selanjutnya dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSPAD Gatot Soebroto dan tiba dalam kondisi sadar. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban mengalami pendarahan aktif dan memiliki riwayat penanganan medis akibat mola hidatidosa (hamil anggur). Setelah tiba di rumah sakit, korban diserahkan kepada tim medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, kehadiran ambulans dan personel Sidokkes merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan Polri yang selalu siap membantu masyarakat dalam kondisi darurat.

“Begitu menerima informasi adanya warga yang membutuhkan pertolongan medis, tim ambulans Sidokkes Polres Metro Jakarta Pusat langsung bergerak menuju lokasi. Kecepatan penanganan sangat penting untuk meningkatkan peluang keselamatan korban, sehingga kami memastikan personel dan ambulans selalu siap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Kombes Reynold.

Reynold menegaskan, Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan pertolongan kemanusiaan ketika masyarakat membutuhkan bantuan darurat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan Kepolisian 110 apabila menemukan orang yang membutuhkan pertolongan, mengalami keadaan darurat, kecelakaan, tindak kriminal, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Layanan 110 aktif selama 24 jam dan akan segera ditindaklanjuti oleh personel di lapangan agar bantuan dapat diberikan secepat mungkin,” ujar Reynold.

Usai memastikan korban mendapatkan penanganan dari tim medis RSPAD Gatot Soebroto, personel Sidokkes kembali ke Markas Polres Metro Jakarta Pusat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan korban telah mendapat penanganan medis lanjutan.

*Buruh Indonesia Bersama Polri Dukung Pemberantasan Korupsi*

0

Jakarta ,Redaksi.co- Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, yang juga menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan, menyatakan dukungan terhadap langkah Polri dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Said Iqbal menegaskan, buruh Indonesia memiliki sikap tegas menolak praktik korupsi. Menurutnya, pemberantasan korupsi berkaitan langsung dengan kesejahteraan rakyat, termasuk kaum buruh.

“Bebas dari korupsi pada satu negara, maka buruh akan sejahtera. Oleh karena itu, buruh Indonesia anti kepada korupsi,” ujar Said Iqbal pada Minggu (12/7/2026).

Ia juga menyampaikan dukungan terhadap amanat Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi. Said menegaskan, tidak boleh ada pejabat negara yang melakukan korupsi karena seluruh fasilitas dan kewenangan yang diberikan negara merupakan amanah dari rakyat.

“Buruh Indonesia mendukung amanat Bapak Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan berantas korupsi. Korupsi tidak boleh dilakukan oleh pejabat negara. Siapa pun tidak boleh korupsi sebagai pejabat negara,” katanya.

Said menyebut, prinsip antikorupsi harus dipegang oleh seluruh aparatur negara, baik ASN, menteri, pimpinan lembaga, TNI, Polri, jaksa, hakim, maupun aparatur sipil negara lainnya.

Ia mengingatkan, korupsi merupakan tindakan yang menyakiti hati rakyat. Sebab, anggaran dan fasilitas yang dikelola pejabat negara berasal dari uang rakyat.

“Jangan sakiti hati rakyat, karena korupsi menyakiti hati rakyat. Semua yang diberikan kepada pejabat-pejabat negara adalah uang rakyat,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Said menyampaikan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas korupsi di semua tingkatan.

Ia juga mendukung langkah Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya dalam penanganan perkara dugaan korupsi yang tengah dilakukan. Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

“Buruh Indonesia bersama Bapak Presiden Prabowo, buruh Indonesia bersama Kapolri, buruh Indonesia bersama Polri memberantas korupsi untuk buruh dan rakyat yang sejahtera,” kata Said.

PolresMetroJakartaBaratBongkarClandestineNarkotikaSemarang308RbButirKarisoprodol250KgBubukKarisoprodolDisita

0

Jakarta Barat, Redaksi.Co- Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali menorehkan keberhasilan dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika dengan membongkar sebuah clandestine laboratory atau laboratorium gelap yang memproduksi narkotika golongan I jenis tablet karisoprodol.

Pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan kasus yang bermula dari penangkapan 1 orang tersangka di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara berinisial PD, hingga akhirnya mengungkap lokasi produksi narkotika di Kota Semarang, Jawa Tengah dan mengamankan 1 orang pelaku lainnya berinisial DJ.

Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Avrilendy mengatakan, Pengungkapan kasus bermula pada Kamis, 9 April 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, saat Unit 3 Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat yang dipimpin Kanit 3 AKP Hamdan Agus melakukan penindakan di area parkir sebuah Hotel dikawasan Jalan Bandengan Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dari lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 1 orang tersangka serta menemukan tiga karton berwarna cokelat yang berisi 120.000 butir narkotika golongan I jenis tablet karisoprodol.

Berbekal hasil pemeriksaan dan penyelidikan, petugas kemudian melakukan pengembangan ke wilayah Semarang, Jawa Tengah dan kembali berhasil mengamankan seorang tersangka lainnya berinisial DJ di kawasan Pleburan, Semarang Selatan.

” Pengembangan kembali dilakukan hingga mengarah ke sebuah gudang di Gang Jati Asri, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, yang diketahui dijadikan sebagai lokasi produksi atau clandestine lab,” ujar Avrilendy saat dikonfirmasi, senin, 13/7/2026

Dari lokasi laboratorium gelap tersebut, petugas menemukan berbagai barang bukti dalam jumlah besar, di antaranya mesin mixer (pangaduk) untuk membuat tablet karisoprodol, mesin cetak untuk mencetak tablet karisoprodol, 188.000 butir tablet karisoprodol, 10 tong berisi bubuk inti narkotika golongan I jenis karisoprodol dengan total berat 250 kilogram, serta bahan baku pendukung untuk proses produksi dengan total berat mencapai 1.650 kilogram.

Secara keseluruhan, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengamankan, mesin mixer (pangaduk) untuk membuat tablet karisoprodol, mesin cetak untuk mencetak tablet karisoprodol, 308.000 butir tablet karisoprodol, 250 kilogram bahan baku inti, beserta 1.650 kilogram bahan baku pendukung yang digunakan dalam proses pembuatan narkotika tersebut.

Lebih lanjut Avrilendy menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil penyidikan sementara, laboratorium gelap tersebut telah beroperasi sejak awal tahun 2026 dan hingga April 2026 diperkirakan telah memproduksi selama 3-4 bulan sedikitnya 1.108.000 butir tablet karisoprodol yang diduga diedarkan ke berbagai kota maupun lintas provinsi.

” Hingga kini tim masih melakukan pengembangan guna memburu pemasok atau jaringan lebih besarnya kembali,” tambahnya

Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan melanggar “Pasal 610 ayat (2) huruf a dan atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang No.1 Tahun 2023 Ttg KUHP” Jo “UURI No.1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.” jo “Pasal 132 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika” Jo “UURI No.1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana” dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling banyak kategori VI (RP. 2.000.000.000)

*Polisi Gerak Cepat Tangani Ancaman Bom di SDN di Jaksel*

0

Jakarta,Redaksi.Co – Polisi bergerak cepat menindaklanjuti ancaman bom yang diterima SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). Personel langsung mendatangi lokasi, mengevakuasi siswa dan guru, serta melakukan penyisiran di lingkungan sekolah.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penyisiran dilakukan oleh Tim Gegana bersama Densus 88 Antiteror Polri untuk memastikan keamanan seluruh warga sekolah dan masyarakat di sekitar lokasi.

“Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror langsung melakukan penyisiran di lingkungan sekolah. Siswa dan guru juga telah dievakuasi sebagai langkah keselamatan,” kata Kombes Budi, Senin (13/7/2026).

Ancaman tersebut diterima saat siswa dan guru sedang mengikuti upacara pada hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang. Pesan ancaman dikirimkan melalui pesan pribadi kepada seorang guru dan petugas tata usaha sekolah.

Setelah proses penyisiran dilakukan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah TKP serta mendalami asal pesan ancaman tersebut,” ujar Kombes Budi.

Polisi juga melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pengirim pesan dan mengetahui motif di balik ancaman tersebut. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan memberikan ruang kepada petugas untuk melakukan pemeriksaan serta penyelidikan secara menyeluruh,” pungkasnya.

Polisi Tingkatkan Patroli di Jakpus, Pria Bawa Tramadol Diamankan*

0

Jakarta,Redaksi.co – Polres Metro Jakarta Pusat meningkatkan patroli dan razia di sejumlah titik rawan pada Senin (13/7/2026) dini hari. Dalam kegiatan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial R yang kedapatan membawa lima butir obat keras jenis tramadol.

R diamankan saat petugas melakukan pemeriksaan di kawasan Jalan KS Tubun Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Selanjutnya, pria tersebut dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Patroli dan razia berlangsung mulai pukul 01.00 hingga 03.30 WIB. Sebanyak 116 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan jajaran polsek dikerahkan untuk menyisir sejumlah ruas jalan serta lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan.

Selain mengamankan R, petugas turut mengamankan tiga sepeda motor karena pengendaranya tidak dapat menunjukkan dokumen kepemilikan yang lengkap. Kendaraan tersebut terdiri atas Honda Beat Street tanpa pelat nomor di wilayah Gambir serta Honda Beat dan Honda CBR di wilayah Tanah Abang.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah kejahatan jalanan, tawuran, balap liar, serta peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang.

“Kegiatan patroli dan razia ini merupakan komitmen kami untuk menjaga Jakarta Pusat tetap aman dan kondusif. Seluruh jajaran akan terus melakukan langkah pencegahan secara terukur,” ujar Reynold.

Selama kegiatan berlangsung, petugas tidak menemukan senjata api, senjata tajam, maupun narkotika. Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Pusat terpantau aman dan kondusif.

Reynold mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor apabila mengetahui adanya tindak kriminal, tawuran, balap liar, atau peredaran narkoba. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Kepolisian 110.