Beranda blog Halaman 64

Kapolres Purwakarta Hadiri Festival Ajeg Budaya dalam Rangka Hari Jadi Purwakarta

0

Kapolres Purwakarta Hadiri Festival Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa, Ribuan Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Purwakarta ke-195 dan Kabupaten Purwakarta ke-58

PURWAKARTA | Redaksi.co – Semarak peringatan Hari Jadi Kota Purwakarta ke-195 dan Kabupaten Purwakarta ke-58 Tahun 2026 semakin terasa dengan digelarnya Festival Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa yang menghadirkan beragam seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. 

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (20/7/2026) malam tersebut berhasil menyedot antusiasme sekitar 5.000 masyarakat yang memadati sepanjang rute festival di pusat Kota Purwakarta.

Festival dimulai sekitar pukul 19.50 WIB dengan titik keberangkatan di Depan Patung Egrang dan berakhir di Panggung Kehormatan depan Patung Kuda Bank BTN KC Purwakarta.

Kegiatan diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta dengan Kepala Disporaparbud Aep Dirohman sebagai penanggung jawab.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin, Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Sri Puji Utami, unsur Forkopimda, para anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Purwakarta, serta Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya yang bersama jajaran turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Festival diawali dengan prosesi pembukaan dan penyambutan melalui tarian tradisional, kemudian dilanjutkan pelepasan rombongan helaran budaya yang dipimpin langsung oleh Bupati Purwakarta bersama unsur Forkopimda.

Rombongan kemudian bergerak dari titik awal di Patung Egrang menuju panggung kehormatan melalui rute Mall Pelayanan Publik (MPP) Madukara, Jalan Jenderal Sudirman, Pertigaan Patung Kuda/BTN, Jalan R.E. Martadinata, hingga berakhir di kawasan Patung Kuda Bank BTN KC Purwakarta.

Sepanjang perjalanan, ribuan masyarakat tampak antusias menyaksikan parade budaya yang menampilkan beragam kesenian khas dari berbagai daerah.

BACA JUGA: Edukasi Bahaya Narkoba, Polres Purwakarta Sosialisasi P4GN di SMA 1 Pasundan

Festival menghadirkan penampilan Kesenian Bali, Banyumasan Jawa Tengah, Kokoprak Nyi Pohaci Purwakarta, Rengkong Sukabumi, Badud Pangandaran, Bebegig Ciamis, Surak Ibra Garut, Benjang Kota Bandung, Badingkut Bandung Barat, Barong Kabupaten Bekasi, Jajalangkungan Kabupaten Karawang, Wayang Geugeus Kota Banjar, hingga Sisingaan Kabupaten Subang.

Kemegahan festival semakin terasa dengan hadirnya pawai Kereta Kencana yang diiringi 20 ekor kuda, berpadu dengan atraksi seni tari dan budaya yang memukau masyarakat.

Ragam budaya Nusantara yang ditampilkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dalam keberagaman serta komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya bangsa.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polres Purwakarta, Polsek Purwakarta Kota, Kodim 0619/Purwakarta, Satpol PP Kabupaten Purwakarta, Dinas Perhubungan, serta BPBD Kabupaten Purwakarta.

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan bahwa Polres Purwakarta berkomitmen memberikan pengamanan maksimal pada setiap agenda masyarakat, khususnya kegiatan berskala besar yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Purwakarta.

  • “Festival Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkuat rasa persatuan, melestarikan budaya, sekaligus memperkenalkan kekayaan seni Nusantara kepada masyarakat. Polres Purwakarta bersama seluruh unsur pengamanan hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang datang menyaksikan,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai budaya sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.

“Budaya adalah identitas yang harus kita lestarikan bersama. Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat yang telah mengikuti festival dengan tertib dan penuh semangat. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan ini. Mari terus kita jaga kebersamaan, saling menghormati keberagaman, serta bersama-sama menciptakan Purwakarta yang aman, harmonis, dan semakin istimewa,” pungkas IPTU Tini Yutini. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

Terbiasa Karena Kebersamaan, Warga dan Satgas TMMD Kompak Melangsir Semen Demi Jalan Impian Desa Watuduwur

0

Melangsir Semen Demi Jalan Impian Desa Watuduwur

Purworejo – Semangat gotong royong yang terjalin antara warga dan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo menjadi pemandangan yang tak pernah surut di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Setiap hari, mereka bahu-membahu melangsir semen untuk kebutuhan pengecoran jalan yang menjadi sasaran fisik program TMMD, Selasa (21/7/2026).

Meski medan yang dilalui cukup menantang, kegiatan melangsir semen kini telah menjadi rutinitas yang dijalani dengan penuh semangat. Ungkapan “bisa karena terbiasa” seolah menjadi penyemangat bagi warga dan anggota Satgas dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

 

Salah seorang warga, Kris Mulanto, mengaku pada awalnya pekerjaan melangsir semen terasa berat. Namun, seiring berjalannya waktu, dirinya mulai terbiasa dan justru semakin termotivasi karena dikerjakan secara bersama-sama.

 

“Awalnya memang terasa berat, Pak. Tapi sekarang sudah biasa. Apalagi dikerjakan bersama-sama dengan bapak-bapak TNI dan warga lainnya, jadi terasa lebih ringan,” ungkapnya.

 

Kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD tidak hanya mempercepat proses pembangunan jalan, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Canda tawa dan semangat gotong royong menjadi warna tersendiri di tengah kesibukan melangsir material menuju lokasi pengecoran.

 

Program TMMD Reguler ke-129 di Desa Watuduwur tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling membantu demi mewujudkan akses jalan yang lebih baik bagi kemajuan desa.

Semangat Tanpa Batas Usia, Warga dan Satgas TMMD Bersatu Bangun Desa Watuduwur

0

Satgas TMMD Bersatu Bangun Desa Watuduwur

Purworejo – Semangat gotong royong dalam pelaksanaan pengecoran jalan sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, begitu terasa. Seluruh elemen masyarakat, mulai dari para pemuda, orang tua hingga anggota Satgas TMMD, bahu-membahu bekerja demi mewujudkan kemajuan desa. Selasa, (21/7/2026).

Di lokasi pengerjaan rabat beton, tampak kebersamaan yang menjadi cerminan kuatnya semangat membangun desa. Tidak ada sekat usia dalam pengabdian. Warga berbaur dengan anggota Satgas TMMD, saling membantu dan memberikan tenaga terbaiknya agar pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kehadiran TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan semangat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD menjadi modal penting dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.

 

Salah satu pemuda Desa Watuduwur, Herman Suailo (16), mengaku senang dapat ikut terlibat dalam pembangunan desanya. Menurutnya, kegiatan TMMD memberikan kesempatan bagi para generasi muda untuk berkontribusi secara nyata bagi lingkungan tempat tinggalnya.

 

“Saya senang bisa ikut membantu bersama bapak-bapak dan anggota TNI. Jalan ini nantinya akan digunakan oleh kami semua, sehingga kami merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut membangunnya. Semoga Desa Watuduwur semakin maju setelah adanya program TMMD ini,” ungkap Herman.

 

Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Desa Watuduwur menjadi bukti bahwa pembangunan akan lebih cepat terwujud ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam satu tujuan, yakni mewujudkan desa yang lebih baik untuk generasi sekarang maupun yang akan datang.

Anjangsana ke Warga Watuduwur, Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Pererat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat 

0

Pererat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Purworejo – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, melaksanakan anjangsana ke rumah warga yang berada di sekitar sasaran fisik pengecoran jalan di Dusun Suruan, Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan anjangsana tersebut merupakan bagian dari komunikasi sosial (Komsos) dan pembinaan teritorial (Binter) yang dilakukan Dansatgas TMMD untuk menjalin silaturahmi serta mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi pelaksanaan TMMD.

 

Dengan suasana yang penuh keakraban, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja berbincang bersama warga mengenai manfaat pembangunan jalan yang tengah dikerjakan Satgas TMMD. Kehadirannya pun disambut hangat oleh masyarakat yang merasa diperhatikan dan dilibatkan dalam program pembangunan di desanya.

 

Dansatgas TMMD Reguler ke-129, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, mengatakan bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat.

 

“Melalui kegiatan anjangsana ini, kami ingin lebih dekat dengan warga serta mendengarkan secara langsung aspirasi dan harapan mereka. TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari selesainya sasaran fisik, tetapi juga dari terjalinnya hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, komunikasi sosial yang dilakukan di sela-sela pelaksanaan TMMD menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat sinergi antara TNI dan warga dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Melalui kegiatan anjangsana tersebut, semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi ruh Program TMMD terus terpelihara. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.

Penuh Kepedulian, Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Tinjau RTLH dan Berbincang Hangat dengan Rohman. 

0

Berbincang Hangat dengan Rohman.

Purworejo – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, meninjau secara langsung progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Rohman yang berada di Dusun Suruan, Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Selasa (21/7/2026).

 

Dalam kunjungannya, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja tidak hanya melihat perkembangan pembangunan rumah, tetapi juga menyempatkan diri berbincang hangat dengan Rohman. Suasana penuh keakraban tampak terjalin ketika Dansatgas menanyakan kondisi serta harapan Rohman terhadap rumah yang tengah dibangun melalui program TMMD.

 

Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian TNI kepada masyarakat penerima manfaat program TMMD. Kehadiran Dansatgas di lokasi pembangunan memberikan semangat tersendiri bagi Rohman dan keluarganya yang selama ini mendambakan hunian yang layak dan nyaman.

 

Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja mengatakan bahwa pembangunan RTLH merupakan salah satu sasaran prioritas dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kami ingin memastikan seluruh sasaran pembangunan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Melalui program RTLH ini, kami berharap para penerima bantuan dapat memiliki rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarganya,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, selain membangun fisik rumah, TMMD juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan secara gotong royong bersama masyarakat.

 

Seperti diketahui, Program TMMD Reguler ke-129 Tahun 2026 di Desa Watuduwur mengerjakan pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini menjadi salah satu wujud pengabdian TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan.

 

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, diharapkan seluruh sasaran RTLH dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga penerima bantuan.

Konten Kreator Hasan Sule Turut Publikasikan Semangat TMMD Reguler ke-129 di Desa Watuduwur

0

 

Purworejo – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, terus menarik perhatian berbagai kalangan. Salah satunya datang dari konten kreator Hasan Sule yang turut ambil bagian dalam pembuatan video publikasi kegiatan TMMD, Selasa (21/7/2026).

Kehadiran Hasan Sule di lokasi TMMD menjadi bentuk dukungan dalam menyebarluaskan informasi mengenai berbagai program pembangunan yang dilaksanakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat. Melalui konten video yang dibuat, diharapkan masyarakat luas dapat mengetahui manfaat dan semangat gotong royong yang terjalin selama pelaksanaan TMMD.

Berbagai sasaran fisik dan nonfisik TMMD yang tengah dikerjakan menjadi materi publikasi yang dikemas secara menarik dan informatif. Mulai dari pembangunan jalan rabat beton, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga kebersamaan antara anggota Satgas TMMD dengan warga Desa Watuduwur.

 

Hasan Sule menyampaikan bahwa dirinya merasa bangga dapat terlibat dalam publikasi kegiatan TMMD Reguler ke-129. Menurutnya, program TMMD merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu percepatan pembangunan di desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 di Desa Watuduwur. Banyak hal positif yang perlu diketahui masyarakat luas, mulai dari semangat gotong royong, kedekatan TNI dengan warga, hingga manfaat pembangunan yang dirasakan secara langsung. Melalui video publikasi ini, saya berharap semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan mendukung program TMMD,” ujar Hasan Sule.

 

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk para konten kreator, diharapkan publikasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas serta menginspirasi semangat kebersamaan dalam membangun desa.

TMMD Reguler ke-129 Bangun Harapan Baru, RTLH Milik Tuyem Memasuki Tahap Pengecoran Sloof Pondasi

0

RTLH Milik Tuyem Memasuki Tahap Pengecoran Sloof Pondasi

Purworejo – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu sasaran fisik berupa pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Tuyem (67), warga Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, kini telah memasuki tahap pengecoran sloof pondasi yang dikerjakan oleh anggota Satgas TMMD bersama warga setempat, Selasa (21/7/2026).

Pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Tahapan pengecoran sloof pondasi menjadi bagian penting dalam pembangunan rumah agar memiliki konstruksi yang kokoh dan layak huni.

 

Dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Tahun 2026, Kodim 0708 Purworejo menargetkan pembangunan lima unit RTLH bagi warga yang membutuhkan. Program ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan nyaman.

 

Dansatgas TMMD Reguler ke-129, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, menjelaskan bahwa pembangunan RTLH merupakan salah satu wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Melalui program TMMD, TNI hadir untuk membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Pembangunan lima unit RTLH ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi para penerima bantuan. Rumah yang layak huni merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi setiap keluarga. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh sasaran TMMD tepat waktu dengan hasil yang berkualitas,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan TMMD tidak lepas dari dukungan dan partisipasi aktif masyarakat yang senantiasa bergotong royong bersama Satgas di lapangan.

 

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjalin, Program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo diharapkan mampu menghadirkan harapan baru bagi warga Desa Watuduwur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Tak Gentar Terik Matahari, Satgas TMMD Reguler 129 Kebut Pengecoran Jalan Pembuka Akses Ekonomi Warga

0

Pengecoran Jalan Pembuka Akses Ekonomi Warga

Purworejo – Terik panas matahari yang menyengat tidak menyurutkan semangat anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo dalam mengerjakan sasaran fisik pengecoran jalan di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Dengan penuh dedikasi, mereka terus bekerja menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 1.392 meter yang diharapkan menjadi pembuka akses ekonomi bagi masyarakat setempat, Selasa (21/7/2026).

Pembangunan jalan rabat beton tersebut merupakan salah satu sasaran utama TMMD Reguler ke-129 Tahun 2026. Jalan yang menghubungkan wilayah Desa Watuduwur ini nantinya akan memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil pertanian, memperlancar mobilitas, hingga meningkatkan perekonomian masyarakat.

 

Di bawah teriknya matahari, anggota Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu mengerjakan pengecoran jalan dengan semangat gotong royong. Keringat yang bercucuran tidak menjadi penghalang untuk memberikan yang terbaik demi kesejahteraan masyarakat.

 

Dansatgas TMMD Reguler ke-129, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, mengatakan bahwa semangat pengabdian kepada masyarakat menjadi motivasi utama seluruh personel Satgas dalam menyelesaikan sasaran fisik TMMD tepat waktu dan sesuai dengan kualitas yang telah ditetapkan.

 

“Cuaca panas bukan menjadi kendala bagi kami. Justru ini menjadi penyemangat untuk segera menyelesaikan pembangunan jalan yang sangat dinantikan masyarakat. Jalan ini nantinya akan menjadi akses penting yang mampu mendukung kegiatan ekonomi warga Desa Watuduwur dan sekitarnya,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, program TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah yang membutuhkan. Dengan hadirnya jalan yang layak, diharapkan distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga akan semakin mudah dan cepat.

 

Melalui semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat, Satgas TMMD Reguler ke-129 terus menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Terik matahari pun tak mampu menghalangi pengabdian mereka dalam membangun desa demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Hangatnya Kebersamaan,Dansatgas TMMD dengan Warga Watuduwur, Pengabdian yang Menyatukan Hati

0

Hangatnya Kebersamaan,Dansatgas TMMD dengan Warga Watuduwur, Pengabdian yang Menyatukan Hati

Purworejo – Kehangatan dan kedekatan antara TNI dengan rakyat kembali terlihat dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Tahun 2026 di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Sosok Dansatgas TMMD Reguler ke-129, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, tampak begitu akrab berbaur dengan masyarakat saat meninjau pelaksanaan program TMMD, Selasa (21/7/2026).

Tidak hanya memastikan seluruh sasaran pembangunan berjalan sesuai rencana, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja juga menyempatkan diri berbincang dan mendengarkan cerita serta harapan warga. Kehadirannya di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

 

Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja mengatakan bahwa kebersamaan dengan masyarakat merupakan semangat utama dalam pelaksanaan TMMD.

 

“TMMD hadir untuk membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami ingin selalu dekat dengan warga, mendengar apa yang menjadi kebutuhan mereka, serta bersama-sama membangun desa demi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

 

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari terjalinnya hubungan yang harmonis dan rasa kekeluargaan antara personel Satgas dengan masyarakat.

 

Warga Desa Watuduwur pun menyambut hangat kehadiran Dansatgas TMMD. Kedekatan yang terjalin membuat masyarakat merasa diperhatikan dan semakin semangat bergotong royong menyukseskan seluruh program TMMD yang tengah berlangsung.

 

Melalui TMMD Reguler ke-129, TNI membuktikan bahwa pengabdian kepada negeri tidak hanya diwujudkan dengan membangun jalan, rumah, maupun sarana lainnya, tetapi juga dengan menghadirkan kepedulian dan kebersamaan yang mampu menyentuh hati masyarakat.

KortastipidkorPolriTetapkanTersangkaKasusKorupsiPembiayaan PT PPA–PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

0

Jakarta,Redaksi.Co – Kortastipidkor Polri menetapkan sejumlah tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas pembiayaan invoice financing dari PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PT PPA kepada PT Bintang Abadi Sempurna (PT BAS) untuk proyek pengadaan batu bara kepada PT PLN Batubara pada periode 2019–2020.

Perkembangan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Rapat Kortastipidkor Polri, Gedung Awaloedin Djamin Lantai 6, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Kabagops Kortastipidkor Polri Kombes Pol. Ahmad Yusuf Afandi menjelaskan bahwa perkara tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut pengelolaan dana perusahaan milik negara yang seharusnya dijalankan secara profesional dan akuntabel.
“Penyalahgunaan kewenangan dalam proses pemberian pembiayaan tersebut telah menimbulkan kerugian keuangan negara yang signifikan, sekaligus mencederai tata kelola investasi BUMN,” kata Ahmad Yusuf Afandi.

Penyidik kemudian melakukan penahanan terhadap dua tersangka, yakni IT selaku Investment Manager PT PPA dan FSN selaku Kepala Divisi Operasional PT BAS. Sementara tersangka FH selaku Direktur PT BAS saat ini berstatus narapidana dalam perkara lain dan tengah menjalani pidana di Lapas Salemba.
Berdasarkan hasil penyidikan, fasilitas pembiayaan senilai Rp50 miliar diberikan kepada PT BAS melalui skema invoice financing. Namun dalam pelaksanaannya, dana yang dicairkan mencapai sekitar Rp67,31 miliar melalui delapan kali pencairan.

Penyidik menemukan sejumlah penyimpangan dalam proses pemberian pembiayaan tersebut. Di antaranya tidak dilaksanakannya proses due diligence dan analisis risiko sesuai prosedur, tidak dilakukan verifikasi keabsahan dokumen invoice, diabaikannya mekanisme cash collateral, hingga dugaan rekayasa rekening koran atau bank statement untuk mendukung pencairan dana.
“Perkara ini bukan semata-mata merupakan kesalahan administratif, melainkan rangkaian tindakan yang diduga dilakukan secara sadar, terstruktur, disengaja, dan saling berkaitan sehingga mengakibatkan dana negara dicairkan tanpa dasar yang sah,” tegas Ahmad Yusuf Afandi.

Dalam rangka pemulihan kerugian negara, penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset milik para tersangka berupa tanah dan bangunan yang berada di Medan, Bekasi, Bogor, Samarinda, dan Sidoarjo dengan estimasi nilai sekitar Rp14,4 miliar.
“Penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan kerugian keuangan negara sebagaimana diamanatkan dalam ketentuan pemberantasan tindak pidana korupsi,” ujar Ahmad Yusuf.

Sementara itu, Kasubdit IV Dittindak Kortastipidkor Polri Kombes Pol. Danny Yulianto menyampaikan bahwa aset yang telah disita saat ini baru mencakup sebagian dari total kerugian negara yang ditimbulkan.
“Dalam perkara ini, dugaan kerugian negara yang telah dihitung oleh BPK mencapai sebesar Rp38,8 miliar. Sementara itu, aset yang telah disita penyidik terdiri atas tujuh aset berupa tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp14 miliar,” ungkap Danny Yulianto.
Menurutnya, terkait sisa kerugian negara yang belum tertutupi, nantinya akan menjadi pertimbangan majelis hakim dalam proses persidangan.
“Hakim akan menentukan, baik melalui pidana denda maupun penyitaan dan perampasan aset-aset lain yang masih dimiliki terdakwa, guna menutupi kekurangan kerugian negara,” jelasnya.

Danny juga menegaskan bahwa para tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi terkait perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan kewenangan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.
Lebih lanjut, hasil penyidikan menunjukkan adanya dugaan kerja sama antara pihak PT PPA dan PT BAS dalam menjalankan modus operandi perkara tersebut.
“Sejak awal penyidikan telah ditemukan adanya kesepakatan atau kerja sama antara pihak PT PPA, saudara IT selaku tersangka, dengan Direktur PT BAS, salah satunya dalam melakukan manipulasi laporan keuangan yang menjadi bagian dari modus operandi dalam perkara ini,” pungkas Danny Yulianto.

Kortastipidkor Polri menegaskan akan terus menuntaskan proses penegakan hukum secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus mengoptimalkan upaya asset recovery serta mengembangkan penyidikan apabila ditemukan keterlibatan pihak lain yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana.