Beranda blog Halaman 563

Bupati Tarmizi Kunjungi Pasien Sakit Menahun dan Pasien ODGJ di Gampong Gunong Kleng dan Langung

0

Aceh Barat.Redaksi.co

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, kembali menunjukkan rasa empatinya terhadap warga dengan mengunjungi sejumlah pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta penderita penyakit menahun di Gampong Gunong Kleng dan Langung, Kecamatan Meureubo pada Minggu (20/4/2025).

Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang selama ini terabaikan dikarenakan keterbatasan finansial ataupun kondisi kesehatan mental yang kronis, Bupati Tarmizi hadir bersama Dinas Kesehatan, Camat Kecamatan Meureubo,dan tim medis dari Puskesmas setempat.

“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dari layanan kesehatan, termasuk saudara-saudara kita yang mengalami gangguan jiwa maupun sakit menahun,” tegas Tarmizi saat berbincang dengan keluarga pasien

Bupati Tarmizi turut menyoroti pentingnya perawatan rutin bagi ODGJ, serta memberikan edukasi kepada keluarga agar menjauhi penyalahgunaan narkoba yang sering menjadi pemicu gangguan kejiwaan. “Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Kami hadir bukan hanya memberi obat, tapi juga semangat dan harapan. Keluarga jangan menyerah, karena pemerintah siap mendampingi,” ujar orang nomor satu Kabupaten Aceh Barat ini

Bupati Tarmizi berharap kehadiran pemerintah secara langsung dapat memberikan motivasi bagi pasien dan keluarga untuk tetap berjuang menuju kesembuhan. “Insya Allah, dengan sinergi dan perhatian bersama, kita bisa wujudkan Aceh Barat yang lebih sehat dan berkeadilan,” Pungkasya****

Ratu Dewa Walikota Palembang Hadiri Resepsi Pernikahan Nando dan Alda

0

Warta In | Palembang, – Resepsi pernikahan M. Dwiki Fernando (Nando) Putra Bapak Heri Suyatno, SH (yang juga Seketaris Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palembang) dan Ibu Lis Tiawati dengan Marshanda Analda putri Bapak M.Ismail Jhon (Alm) dan ibu Siti Umaya berlangsung pada hari Minggu (20/04/2025) di Jalan Pangeran Subekti Lorong Muhibah Palembang. Acara resepsinya sangat meriah sekali karena dihadiri Walikota Palembang Bapak Ratu Dewa dan Tamu Undangan.

Acara pertama dibuka dengan tari Pagar Pengantin, Setelah itu kata sambutan mewakili kedua keluarga besar, disampaikan oleh Nursyamsuh M. A. H Iding yang juga Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palembang.

Nursyamsu M.A.H Iding mengatakan, menyampaikan kata sambutan ini mewakili kedua keluarga, nampaknya kedua mempelai ini sudah sangat matang untuk melansungkan pernikahan, semoga kelak menjadi pasangan yang Sakinah, Mawaddah, Warrohmah.

Selain Ratu Dewa Walikota Palembang, nampak hadir juga M.Yansuri Anggota DPRD Sumsel, DR. H. Iskandar Syahrianto, MM Kadisdikbud Kabupaten Musi Banyuasin, RM. H. Ari Maulan, M.Si Wakil Ketua I MPW Pemuda Pancasila Sumsel, Badiun Aidri, SH Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia Sumatera Selatan, M. Aswat, S. Kom Anggota DPRD Kota Palembang, Pengurus dan Anggota Pemuda Pancasila Kota Palembang.

Di tempat yang aama, Susanto, SE Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Seberang Ulu Dua (SU II) Kota Palembang mengatakan mengucapkan kepada kedua mempelai selamat menempuh hidup yang baru semoga menjadi keluarga yang Sakinah, Mawadah, Warohma (SAMAWAH), amin.

Sementara itu, Heri Suyatno, SH mengatakan mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang telah hadir memenuhi undangan kami.

“Dan, kami memohon do’a kepada tamu undangan agar anak-anak kami ini menjadi keluarga yang Sakinah, Mawadah, Warohmah.

Serta perlu di ketahui, sebelum acara resepsi ini malam minggu di adakan lomba gaplek, alhamdulilah berjalan lancar.

Acara selanjutnya sesi foto bersama Walikota Palembang, dan bersama tamu umdangan lainnya dengan kedua mempelai dan kedua orang tua.

Sebanyak 6 Santri Dayah Zudi Aceh Barat Tuntaskan Khatam Hafalan Al Qur’an 30 Juz

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dayah Zainatul Ulum Diniyah Islamiyah (ZUDI) Gampong Ujong Tanjong Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat akan melaksanakan wisuda akbar Jurusan Tahfidzul Qur’an dan Kitab Kuning angkatan ke-VII tahun 2025 pada tanggal 22 April 2025.

Pimpinan Dayah ZUDI Waled H. Khairul Azhar, MA mengatakan bahwa wisuda akbar angkatan ke-VII tahun 2025 ini diikuti sebanyak 180 santri, dari jumlah tersebut sebanyak 11 santri jurusan tersebut lulus terbaik, dimana sebanyak 6 santri berhasil menyelesaikan khatam hafalan 30 Juz Al-Qur’an.

Adapun ke-6 santri khatam hafal Al-Quran 30 juz tersebut yakni Lydia Salwa, Antiya Juwita, Rahmatullah Husna, Khairul Hanif, Al-Jaiz Abid dan Azura Aprisa Maula

“Alhamdulillah, pada tahun ini kita kembali melaksanakan wisuda akbar angkatan ke-VII yang diikuti sebanyak 180 santri, dan alhamdulilah pada tahun ini ada 11 santri yang lulus terbaik, dimana sebanyak 6 anak-anak santri kami berhasil menyelesaikan hafalan Al-Quran 30 juz,” Kata Pimpinan Dayah Zudi Waled H. Khairul Azhar, dilansir Metrozone ,Minggu (20/4-2025)

Waled Khairul Azhar menyebutkan keberhasilan yang dicapai Dayah Zudi tentu adalah keberhasian lembaga pendidikan islam terutama dibidang menghafal Al-Quran dan kemahiran santri dalam penguasaan kitab kuning

Ia mengatakan keberhasilan membanggakan ini berkat ketekunan santri Dayah Zudi dalam menguasai Al Qur’an dan kitab kuning serta tidak terlepas dari peran dan keuletan tenaga pengajar di Dayah, dengan kolaborasi bersama orang tua santri,” Ujar Waled Khairul Azhar

Pencapaian kelulusan terbaik ini, ujar dia, juga menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi lembaga pendidikan di Dayah Zudi bahwa menghafal Al-Quran bukanlah hal yang sulit, perlu adanya ketekunan dan keuletan para santri,”Kami berharap pencapaian yang luar biasa ini menjadikan Dayah Zudi semakin dipercaya oleh masyarakat dan juga generasi yang cinta Al-Quran,” Ucapnya

Waled Khairul Azhar berharap kepada 180 santri yang akan diwisuda di dayah tersebut agar terus menjaga hafalannya dan juga dapat memberikan kontribusi untuk masyarakat. Khusus bagi yang telah khatam 30 juz agar tetap menjaga hafalannya, dan bagi yang sedang menjalani proses 30 juz untuk terus melanjutkan hafalannya,” Imbuhnya ****

Mayat Mengambang di Krueng Meureubo di Duga Gangguan Jiwa

0

Aceh Barat Redaksi. Co

Sesosok mayat di temukan di aliran Sungai Krueng Meurebo,tepatnya di Gampong Pasi Aceh Baroh, Kecamatan Mereubo, Kabupaten Aceh Barat terindentifikasi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun media, mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki. Korban bernama Yuni Sarma (50) warga Gampong Keude Aron Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat,di lansir Aceh terkini.minggu 20/4/2025

Atas temuan itu, warga melaporkannya kepada BPBD Aceh Barat dan pihak berwenang. Selanjutnya di lakukan evakuasi yang di saksikan puluhan warga setempat.

Berdasarkan identifikasi yang dilakukan pihak Reskrim Polres Aceh Barat, korban mengalami ganguan jiwa. Selanjutnya, hasil pemeriksaan oleh dr Rahmad Winandar tidak ditemukan jejak tanda tanda kekerasan di tubuh korban.

Sebelumnya, di beritakan penemuan mayat yang tidak memiliki identitas di aliran sungai Krueng Meurebo Ini menghebohkan dengan berbagai dugaan di kalangan masyarakat, sementara kasus ini sendiri sudah ditangani oleh pihak berwenang .****

Jalan Lintas Aek Nabara Ajamu Digegenang Air

0

Labuhanbatu- redaksi.co. Saat hujan deras sering kali jembatan yang selalu dilintasi para pengemudi roda 6 dan roda 2 dll mengalami kemacetan di jalan lintang Aek Nabara Ajamu ini karena saluran pembuangan airnya tidak sesuai, hari ini minggu (20/04/2025) akibat banjir dan jalan tersebut digenang air akhirnya para pengemudi roda 6 dan roda 2 di pantau oleh pihak kepolisan Labuhanbatu anggota dari Polsek Bilah Hilir mengantisipasi agar tidak terjadi yang tidak di inginkan. Ini perlu dalam perhatian pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terkait untuk mengatasi agar  jalan tersebut tak dapat lagi di lintasi saat air meluap  karena medannya terjadi selalu banjir aliran nya terlalu sempit dan kurang dalam, apa salahnya pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mengambilsikap dalam rangka memperluas dan memperdalam aliran itu, itulah harapan masyarakat satu-satunya.

(M.M)

NIVEA Sun Protect & Light Feel SPF 50+ PA+++: Perlindungan Sehari-hari untuk Kulit Sehat & Glowing

0

redaksi.co, Jakarta – NIVEA, brand perawatan kulit terkemuka di bawah naungan PT Beiersdorf Indonesia, resmi meluncurkan produk NIVEA Sun Protect & Light Feel SPF 50+PA+++ di Lotte Mall Kuningan, Sabtu (19/4/2025). Sebagai wujud nyata komitmen NIVEA dalam menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia, khususnya perempuan aktif, akan perlindungan maksimal dari dampak buruk sinar matahari dengan kenyamanan penggunaan sehari-hari.

NIVEA Sun Protect & Light Feel SPF 50+ PA+++ memberikan perlindungan menyeluruh terhadap paparan sinar matahari dengan SPF 50+ yang efektif menangkal 98% sinar UVB hingga 8 jam. Dilengkapi dengan PA+++, sunscreen serum ini juga melindungi kulit dari sinar UVA yang dapat menyebabkan penuaan dini, munculnya noda hitam, dan hiperpigmentasi, sehingga kulit tetap sehat, cerah, dan terawat sepanjang hari.

Menurut Brand Representative NIVEA Indonesia, Tessa Indira Putri mengatakan “Produk sunscreen nomor 1 di Korea, NIVEA Sun Protect & Light Feel SPF 50+ PA+++ kini tersedia di Indonesia untuk memberikan perlindungan optimal terhadap sinar UVA dan UVB. Diformulasikan dalam bentuk serum dengan tekstur ringan dan 0% lengket, sunscreen ini cocok digunakan untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif dan rentan berjerawat. Lebih dari sekadar pelindung sinar matahari, produk ini juga berfungsi sebagai dasar makeup, menjadikannya pilihan praktis untuk rutinitas perawatan kulit harian perempuan Indonesia yang aktif.

Peluncuran NIVEA Sun Protect & Light Feel SPF 50+ PA+++ turut dimeriahkan oleh kehadiran Makeup Artist & Beauty Influencer, Fauzia Hanum, yang membagikan pengalamannya, “Pas pertama kali coba, aku langsung suka banget sama teksturnya. Ringan banget, kayak nggak pakai apa-apa di kulit. Yang paling bikin aku jatuh hati sih, karena formulanya 0% alkohol dan 0% fragrance. Nggak ada rasa lengket sama sekali, cepat meresap, dan tetap bikin kulit terasa lembap. Ini tuh jadi base makeup yang nyaman banget, apalagi kalau kita harus beraktivitas seharian di luar ruangan. Biasanya sunscreen bisa bikin makeup geser atau berat di kulit, tapi NIVEA Sun Protect & Light Feel SPF 50+ PA+++ ini bener-bener bikin makeup tetap nempel dan tahan lama. Menurutku, ini solusi sunscreen ideal buat perempuan aktif yang pengen praktis, tapi tetap maksimal dalam perlindungan kulit.” Ujar Fauzia Hanum

NIVEA menekankan pentingnya edukasi seputar penggunaan sunscreen yang tepat, terutama di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Aktivitas sehari-hari seperti berkeringat, produksi minyak berlebih, atau gesekan dari masker dan tangan dapat mengurangi efektivitas perlindungan sunscreen. Oleh karena itu, NIVEA mengingatkan pentingnya mengaplikasikan ulang sunscreen setiap 3-4 jam agar perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB tetap maksimal sepanjang hari.

Melalui inovasi ini, NIVEA terus menegaskan komitmennya untuk menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, sambil terus mengedukasi pentingnya menjaga kesehatan kulit sejak dini.

“Melalui peluncuran NIVEA Sun Protect & Light Feel SPF 50+ PA+++, NIVEA tidak hanya menghadirkan produk sunscreen dengan perlindungan optimal, tetapi juga solusi yang menjawab kebutuhan nyata perempuan Indonesia akan kenyamanan, kepraktisan, dan kepercayaan diri dalam merawat kulit setiap hari. Kami ingin setiap perempuan merasa terlindungi tanpa harus mengorbankan kelembutan kulit atau tampilan makeup mereka. Inovasi ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan produk yang relevan, berkualitas, dan dapat diandalkan, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan perempuan Indonesia dalam mencintai dan merawat kulitnya sejak dini.” tutup Tessa.

Aliansi Pemuda Lintas Agama Sumsel Bersama Polda Sumsel Gelar FGD

0

Redaksi.co | Palembang – Polda Sumatera Selatan (Sumsel ) dalam hal ini Dit Intelkam Polda Sumsel bersama Aliansi Pemuda Lintas Agama Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kegitan Fokus Grup Discussion (FGD) dengan tema menjaga kerukunan umat beragama tantangan dan solusi di era modern, yang di laksanakan di Meeting Room Hotel Batiqa Palembang, Sabtu (19/04/24)

Fokus Gruop Discussion turut dihadiri oleh Kapolda Sumsel yang di wakili oleh Kasubdit III Dit Intelkam Polda Sumsel AKBP H. Sukarminto, SH,.MH, perwakilan agama Islam, perwakilan agama Kristen, perwakilan agama Katolik, perwakilan agama Budha, perwakilan agama Hindu, dan perwakilan agama Khonghucu serta tamu undangan.

Kasubdit III Dit Intelkam Polda Sumsel AKBP H. Sukarminto, SH,.MH mengatakan persatuan dan kesatuan antar Aliansi Pemuda Lintas Agama Sumsel mudah-mudahan bisa menjadikan pelopor penyejuk bagi pemuda-pemuda lain sehingga tidak terjadi konflik-konflik sosial.

Kegiatan ini kita laksanakan satu tahun sekali, yang pasti disamping untuk mempererat persatuan dan kesatuan juga sebagai ajang bersilaturahmi antar tokoh-tokoh aliansi pemuda lintas agamanya.

“Kalau kita lihat sekarang ini, Alhamdulillah Sumatera Selatan Zero Komplit, jadi kita berupaya untuk tidak adanya konflik-konflik sosial dari pemeluk agama,”ujarnya.

“Kami menghimbauan kepada mahasiswa dan masyarakat agar tidak terprovokasi dengan adanya ada domba berita hoax, itu kan sangat merugikan bagi kita semua,”tutupnya.

Sementara itu, Kisworo, ST dari Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Kota Palembang mengatakan kami berterima kasih sekali atas kegiatan ini, terkait dengan kerukunan antar umat beragama dan dengan ormas-ormas tentunya akan menjadi baik.

“Kami selaku ormas dari Islam dan kemudian agama-agama lain tentunya itu cukup memberikan semangat untuk kami untuk senantiasa ukhuwah menjalin silaturahim kepada orang-orang yang ada di Sumsel ini, jadi peningkatan kerukunan antar umat beragama itu menjadi tujuan dengan adanya acara ini, sehingga targetnya adalah mencapai kerukunan umat beragama di Sumsel untuk Sumsel lebih sejahtera, lebih aman dan nyaman,”jelasnya.

Ditempat yang sama. Johan dari Walubi Perwakilan Umat Budha Sumsel memgatakan kami mengapresiasi dari kegiatan Polda Sumsel menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema menjaga kerukunan Umat Beragama Tantangan dan Solusi di Era Modern, kegiatan ini di mana kami merasa kerukunan dan juga keharmonisan antar umat beragama harus terus dijalin, karena kenapa ini adalah alat perekat kita sebagai negara kesatuan Republik Indonesia Indonesia yang besar sekali wilayahnya.

Jadi, harapan kami menyelenggarakan kegiatan ini sering-sering diadakan karena kenapa keharmonisan dan kerukunan itu harus dijaga karena NKRI harga mati .

Hal senada di katakan oleh Iputu Gede Aditya Ketua Kesatauan Mahasiswa Hindu Darma Indonesia Sumsel (KMHDI Sumsel ) menambahkan pada dasarnya kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, kegiatan seperti ini harus dilanjutkan terkhusus untuk anak-anak muda ataupun orang tua bersinergi dari pemerintah.

“Khususnya Polri menyediakan tempat untuk kita bahwasanya menyatukan pendapat ataupun opini seperti kegiatan ini, namun pada hakekatnya bahwa perbedaan itu menjadi suatu alasan bahwa kita bisa bersatu kecuali kita melihat kerukunan rumah beragama di Palembang kalau secara pribadi dan organisasi bahkan kalau di Palembang ada Pura bahkan tempat ibadah yang lainnya seperti klenteng, gereja dan masjid bahkan kalau bisa diambil contoh di Jakabaring kita ada namanya tempat ibadah yang berbaris,” iya. itu dikatakan bahwa simbol dari tempat ibadah bisa berdampingan artinya di Palembang ataupun di Sumatera Selatan, saya rasa sudah aman untuk toleransi.

“Secara umum cukup kita memahami empat (4) pilar kebangsaan yang pertama yaitu dari Pancasila bahwa pada sila pertama itu adalah ketuhanan yang maha esa, Jadi sebenarnya Tuhan hanya satu cara dan tujuannya tentu mungkin yang berbeda, kedua ada yang namanya undang-undang Dasar ada juga Bhinneka Tunggal Ika dan ada yang namanya NKRI Negara Kesatuan Republik Indonesia,”tambahnya.

“Cukup 4 pilar itu di aplikasikan sudah menjadi contoh dan menjadi visi misi bahwa kita perbedaan itu bisa disatukan,”pungkasnya.

*Kapolda Tinjau Mako Polda Maluku Utara di Sofifi*

0

REDAKSI.CO–Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., didampingi oleh Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Utara dan para Pejabat Utama Polda Maluku Utara melaksanakan peninjauan dan pengecekan Markas Komando (Mako) Polda Maluku Utara di Sofifi. Sabtu (19/4).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kapolda dalam memastikan kesiapan infrastruktur, sarana prasarana, serta personel di lingkungan Polda Maluku Utara guna meningkatkan kualitas pelayanan Kepolisian kepada masyarakat.

Dalam kunjungannya, Kapolda Maluku Utara meninjau berbagai bagian penting di lingkungan Mako, termasuk ruang pelayanan masyarakat, ruang kerja personel, serta fasilitas pendukung lainnya.

Beliau juga berdialog langsung dengan anggota yang bertugas untuk mendengar secara langsung masukan serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kapolda Maluku Utara menekankan pentingnya kesiapan seluruh fasilitas dan sarana prasarana di lingkungan Mako Polda Malut.

Ia meminta kepada jajaran terkait untuk segera melakukan perhitungan biaya perawatan dan kebutuhan fasilitas, termasuk gedung, rumah dinas, barak, serta perlengkapan lainnya.

Selain itu, Kapolda juga menginstruksikan agar setiap minggunya satuan kerja dijadwalkan ke Sofifi untuk melaksanakan pengecekan terhadap ruang kerja mereka masing-masing, guna memastikan kebersihan dan kerapian tetap terjaga.

Kapolda juga meminta agar penjagaan Mako dilengkapi dengan peralatan pendukung seperti printer, laptop, dan alat komunikasi. Kapolda juga meminta agar Polsek setempat memantau langsung penjagaan Mako.

Dengan kegiatan ini, Kapolda Maluku Utara menunjukkan komitmennya dalam membangun kultur kerja yang profesional, modern, dan terpercaya, serta memastikan seluruh jajaran bekerja dengan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Prodi KPI USM Aceh Buka Kesempatan Bagi Wartawan Melanjutkan Pendidikan

0

Aceh Barat .Redaksi.co
Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Serambi Mekkah (USM) Aceh melakukan penandatangan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Persatuan Wartawan Indonesia terkait kerja sama bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Penandatanganan MoU berlansgung di Kantor PWI Aceh, kawasan Simpang Lima, Banda Aceh dalam rangkaian kunjungan belajar mahasiswa Prodi KPI FAI USM,dilansir Fortalnusa, Sabtu 19 April 2025.

Kehadiran Ketua Prodi, Dosen dan Mahasiswa KPI tersebut disambut langsung oleh ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin bersama segenap Pengurus PWI Aceh.

Dalam sambutannya, ketua PWI Aceh menyampaikan apresiasi atas kehadiran dosen dan mahasiswa KPI USM untuk belajar langsung dari praktisi wartawan yang tergabung dalam PWI Aceh.

Nasir menjelaskan bahwa “PWI ini merupakan organisasi wartawan tertua yang ada di Indonesia dan sampai saat ini terus aktif berkontribusi sebagai tempat bernaungnya para wartawan termasuk di Aceh.

Sementara itu, Dr Muhammad Syarif MA dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pihak PWI Aceh yang sudah berkenan menerima kunjungan belajar mahasiswa sekalian dengan penandatangan MoU antara Program Studi KPI USM dengan PWI Aceh.

“Kita berharap adanya implementasi kerja sama yang terus terjalin dalam berbagai bentuk kegiatan seperti yang hari ini kita lakukan kunjungan belajar. Ke depannya akan diupayakan adanya kuliah dari praktisi PWI,” kata Syarif.

Syarif juga menginformasikan, Prodi KPI memberikan kesempatan kepada para wartawan untuk melanjutkan stud- di Prodi KPI USM melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

“Kita membuka kesempatan untuk wartawan melanjutkan studi di FAI USM Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam,” kata Syarif.

Kegiatan kunjungan belajar ke PWI Aceh diinisiasi dan dimotori oleh dosen KPI, Indah Rastika Sari, M.Lit.J.

Indah mengatakan, kegiatan kunjungan belajar ini merupakan bagian dari impelementasi Kurikulum Merdeka, Merdeka Belajar. Mahasiswa selain dibekali dengan ilmu pengetahuan atau belajar di kelas, juga diajak untuk bisa belajar langsung dengan para praktisi media khususnya yang ada di PWI Aceh sebagai tempatnya bernaungnya para wartawan dari berbagai media yang ada di Aceh.

Dalam kuliah tersebut, PWI Aceh menugaskan para pemateri masing-masing Muhammad Zairin (Sekretaris PWI Aceh) memaparkan tentang Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Pers; Asnawi Kumar (Wakabid Pendidikan PWI Aceh) tentang Dasar-dasar Jurnalistik; dan M. Nazar Ahadi (Kasi Organisasi dan Keanggotaan PWI Aceh) tentang Syarat menjadi Anggota PWI ****

LPK BUNDA SEJATI: Lembaga Pelatihan Tenaga Kerja Luar Negeri yang Berkualitas

0

LPK BUNDA SEJATI: Lembaga Pelatihan Tenaga Kerja Luar Negeri yang Berkualitas dan Terpercaya

Lombok Tengah – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bunda Sejati yang berlokasi di Jalan Sesake Selebung, Desa Lajut, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, hadir sebagai salah satu lembaga pelatihan terpercaya dalam mempersiapkan calon tenaga kerja luar negeri (CPMI) yang berkualitas dan siap bersaing secara global.

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Wafa Aulia Putri, LPK Bunda Sejati berkomitmen memberikan pelatihan terbaik kepada masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri. Fokus utama lembaga ini adalah peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan kesiapan mental peserta melalui program pelatihan yang legal dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional.

LPK Bunda Sejati bukan merupakan penyalur atau agen tenaga kerja, melainkan lembaga resmi yang menyediakan pelatihan untuk calon pekerja migran dengan tujuan negara seperti Arab Saudi, Singapura, Hongkong, Taiwan, dan Brunei Darussalam. Seluruh proses pelatihan dilaksanakan secara profesional, dengan memperhatikan aspek legalitas dan perlindungan hak peserta.

Legalitas dan rekam jejak LPK ini tidak diragukan. LPK Bunda Sejati telah meraih berbagai penghargaan, termasuk apresiasi dari Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Zulkieflimansyah, serta beberapa kali menerima kunjungan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI sebagai bentuk dukungan terhadap pelatihan tenaga kerja legal.

Direktur Utama Wafa Aulia Putri bahkan kerap diundang ke Jakarta oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ibu Ida Fauziyah, untuk berdiskusi mengenai strategi peningkatan kualitas CPMI agar dapat bekerja secara legal, aman, dan manusiawi.

Dalam wawancaranya bersama redaksi.co, Wafa menegaskan pentingnya legalitas dan kesiapan diri sebelum keberangkatan bekerja ke luar negeri:

> “Kami tidak menyalurkan, tapi kami melatih. Bekali diri Anda dengan keterampilan, mental yang kuat, dan dokumen yang legal sebelum berangkat,” tegas Wafa.

 

Sebagai upaya peningkatan kualitas pelatihan, LPK Bunda Sejati juga telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan beberapa P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia), baik yang memiliki tujuan ke Timur Tengah maupun negara-negara ASEAN. Tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kualitas CPMI agar tidak kalah bersaing dengan negara lain seperti Filipina, Bangladesh, dan India.

> “Kita tidak mau kalah dalam persaingan global. Oleh karena itu, mari kita latih calon pekerja migran sebelum mereka diberangkatkan,” pungkas Wafa.

 

Langkah yang dilakukan LPK Bunda Sejati sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang mengatur bahwa pelatihan kerja bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan kesejahteraan tenaga kerja.

Dengan rekam jejak yang telah terbukti dan program pelatihan yang terstruktur, LPK Bunda Sejati hadir sebagai solusi terpercaya bagi masyarakat Lombok dan sekitarnya yang ingin bekerja secara aman, legal, dan bermartabat di luar negeri.

Sumber: www.redaksi.co

Read : H.suhaili