Beranda blog Halaman 536

“Menemukan Gaya dan Kinerja: Huawei WATCH FIT 4 dan FIT 4 Pro untuk Gaya Hidup Aktif”

0

redaksi.com, Jakarta – Huawei kembali membuat gebrakan di pasar teknologi wearable dengan meluncurkan dua jam tangan pintar terbarunya: HUAWEI WATCH FIT 4 dan WATCH FIT 4 Pro. Resmi dirilis hari Selasa (27/5), dua smartwatch ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pengguna akan perangkat yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga modis dan nyaman dikenakan seharian.

Dengan membawa filosofi baru berupa Fashion, Innovation, dan Thinness, seri WATCH FIT 4 menandai evolusi penting dalam dunia jam tangan pintar.

Desain Tipis, Tampilan Trendi, Fitur Super Canggih
WATCH FIT 4 Series hadir dengan desain modern dan ramping yang sangat cocok bagi pengguna aktif. Bobotnya hanya 27 gram dengan ketebalan 9,5 mm, membuatnya nyaris tak terasa saat dikenakan. Versi Pro pun tetap ringan di angka 30,4 gram, dengan bodi hanya 9,3 mm.

Tampilan layarnya memukau dengan panel AMOLED 1,82 inci, resolusi tajam 347 ppi, dan tingkat kecerahan hingga 2000 nits-bahkan mencapai 3000 nits di versi Pro. Ini menjamin visibilitas optimal, bahkan di bawah terik matahari.

Fitur Andalan: Dari Olahraga Air hingga ECG Profesional
WATCH FIT 4 sudah dilengkapi dengan GPS Sunflower untuk pelacakan lokasi yang lebih akurat, pemantauan elevasi, dan kompatibilitas dengan olahraga air (kecuali diving). Sementara itu, WATCH FIT 4 Pro membawa pengalaman lebih premium.

Versi Pro hadir dengan fitur Electrocardiogram (ECG) kelas medis untuk pemantauan kesehatan jantung secara mendalam. Ia juga mendukung pelacakan aktivitas seperti diving hingga 40 meter, golf, dan trail running dengan navigasi cerdas, termasuk peta 3D dan GPS dual-band.

Materialnya pun bukan sembarangan: sapphire glass anti-gores, bodi aluminium alloy kelas aviasi, serta bezel titanium ramping yang memberi tampilan elegan namun tetap tangguh.

Kedua varian juga dibekali fitur pemantauan kesehatan lengkap seperti: Deteksi kekakuan arteri
Pemantauan siklus menstruasi
Pengukur suhu tubuh
Sensor aktivitas sepanjang hari

Yang tak kalah penting, baterainya tahan lama hingga 10 hari pemakaian, menjadikannya salah satu yang terbaik di kelasnya.

Setiap Bulan Rutin Santuni Anak Yatim, Tarmizi Satar Harapkan Berkah dan Bekal Akhirat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Aksi sosial dari seorang sosok politisi muda dari Fraksi Partai PA yang kini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat.

Rutin Setiap bulan, ia menggelar kegiatan bakti sosial berupa penyantunan anak yatim di berbagai desa di Kecamatan Johan Pahlawan dan sekitarnya.

Kebiasaannya melakukan aktifitas kegiatan sosial berupa penyantunan anak -anak yatim di sejumlah desa dan Kecamatan dalam kabupaten Aceh barat, secara rutin itu bukan bermaksud sebagai aksi atau tindakan pencitraan untuk mencari popularitas yang oleh sebab karena dirinya sebagai anggota Dewan, namun Jauh sebelum ia duduk di kursi DPRK, Tarmizi Satar telah aktif menyambangi warga di pelosok desa, memberikan bantuan dan semangat kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa.

“Pemberian santunan untuk anak yatim ini sudah menjadi panggilan hati saya sejak dulu. Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita perhatikan bersama. Mereka butuh perhatian, kasih sayang, dan kepedulian nyata, bukan hanya saat momen tertentu saja,” ungkap Tarmizi usai menyerahkan bantuan kepada sejumlah anak yatim di Gampong Ujong kalak.

Kegiatan pemberian santunan ini setiap bulan dilakukan secara bergilir di berbagai desa, terutama di wilayah padat penduduk dan desa-desa yang tergolong kurang mampu. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai, sembako, dan kebutuhan pendidikan seperti alat tulis dan perlengkapan sekolah.

Bukan saja fokus pada kegiatan sosial, Tarmizi juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan, baik formal seperti pengajian dan peringatan hari besar Islam, maupun non formal seperti kegiatan majelis taklim dan dakwah kampung.

” Bang Tarmizi bukan hanya datang saat ada kamera. Sejak dulu beliau memang sering hadir dalam kegiatan pengajian di surau-surau kecil, dan selalu membantu warga tanpa pamrih,” ujar Kepala Dusun Lingkungan 4 Ujong kalak Mikban.

Dengan konsistensinya dalam aksi sosial dan kegiatan keagamaan, Tarmizi dianggap sebagai figur yang tidak hanya peduli dalam ucapan, tapi juga nyata dalam perbuatan.

Banyak warga di Aceh barat berharap agar semangat sosial ini terus berlanjut, tidak hanya sebagai kegiatan bulanan, tetapi juga dapat dijadikan referensi bagi anggota-Dewan Wakil Rakyat lainnya serta secara tidak langsung juga memberikan contoh yang baik kepada para generasi muda Aceh Barat

Kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan oleh Tarmizi, anggota DPRK Aceh Barat dari Fraksi Partai Aceh (PA), melalui kegiatan penyantunan anak yatim yang ia lakukan secara rutin setiap bulan.

Aksi sosial ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud kepedulian yang telah melekat sejak lama, bahkan jauh sebelum ia menjabat sebagai anggota dewan.

Hampir setiap desa di Kecamatan Johan Pahlawan telah merasakan kehadiran dan kepedulian Tarmizi Satar. Salah satunya di Desa Ujong Kalak, yang mana kegiatan penyantunan anak yatim di desa tersebut dilakukan yang kelima kalinya di mana ia terlihat akrab dan penuh kehangatan saat berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim setempat belum lama ini.

Menurut Tarmizi, kegiatan bakti sosial ini dilakukannya semata-mata demi mengharap Ridho ilahi, serta menjadi jalan untuk meraih berkah dan bekal untuk akhirat.

” Tidak ada maksud lain. Saya hanya ingin mendapatkan ridho dari Allah SWT. Hidup ini singkat, dan berbagi kepada anak yatim adalah bentuk syukur atas nikmat yang Allah berikan. Ini juga bekal untuk akhirat,” ungkap Tarmizi Satar dengan mata berkaca-kaca usai menyerahkan santunan tersebut belum lama ini, Selasa, 27/5/25.lansir Liputanone diterima Redaksi.co

Dalam setiap kunjungan, Tarmizi tidak hanya memberi bantuan materi berupa uang tunai dan paket sembako, tetapi juga memberikan semangat dan perhatian langsung kepada anak-anak yatim dan keluarganya.

Tak hanya aktif dalam kegiatan sosial, Tarmizi juga dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan kegiatan keagamaan. Ia juga terlihat rutin menghadiri kegiatan keagamaan, pengajian, zikir bersama, serta mendukung majelis taklim dan kegiatan dakwah baik di masjid-masjid besar maupun meunasah-meunasah.

“Bang Tarmizi bukan hanya sekadar hadir. Beliau ikut mendengarkan, ikut berzikir, dan bahkan kadang memberi tausiah singkat. Beliau bukan tipe yang datang hanya untuk seremonial,” ujar Faisal Salah seorang warga sekaligus Jamaah Masjid Ujong kalak, yang mengaku sangat mengenal dekat sosok anggota legislatif Aceh barat itu.

Warga berharap aksi-aksi kemanusiaan seperti yang dilakukan Tarmizi dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak, khususnya generasi muda dan pemangku kebijakan di Aceh ****dl

Sengketa Turnamen Basket Internasional, KUY Digital Gugat PP PERBASI

0

redaksi.co, Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hari ini Selasa, (27/5) menggelar sidang perdana gugatan perdata yang diajukan PT KUY Digital Indonesia terhadap PP PERBASI

PT KUY Digital melayangkan gugatan setelah rekomendasi turnamen yang mereka gelar dicabut secara sepihak, yang disebut telah menimbulkan kerugian hingga Rp. 5,4 miliar.

Gugatan yang diajukan Direktur Utama PT KUY Digital Indonesia, Suri Agung Prabowo, menyasar Ketua Umum PP PERBASI Budisatrio Djiwandono (Tergugat I), Sekjen PP PERBASI Nirmala Dewi (Tergugat II), dan Alvin Pratama dari Yayasan Pendidikan Gunadarma (Turut Tergugat).

Kronologis perkara bermula saat PT KUY Digital menyelenggarakan ajang Gunadarma Java International Basketball Tournament pada 1–7 Juli 2024. Berdasarkan gugatan, pada hari pertama pertandingan, wasit yang dijanjikan oleh PERBASI tidak kunjung datang meski telah ditunggu hingga laga pertama selesai.

Demi menjaga professionalize turnamen dan memastikan jadwal tidak molor terutama karena peserta berasal dari dalam dan luar negeri penyelenggara akhirnya memutuskan menggunakan wasit dari luar PERBASI untuk pertandingan pertama.

Namun, keputusan itu justru berujung pada pencabutan rekomendasi oleh PERBASI di tengah berjalannya turnamen. Alhasil, seluruh rangkaian pertandingan batal dilanjutkan, padahal penyelenggara masih memiliki hak pemakaian venue hingga tiga hari ke depan berdasarkan kontrak.

“Pencabutan rekomendasi itu tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Tidak ada satu pasal pun dalam surat rekomendasi yang menyatakan bahwa penggunaan wasit non-PERBASI akan berujung pada pencabutan,” ujar Ayub Markus usai sidang,(27/5/25).

Ia menambahkan, tindakan pencabutan sepihak tersebut telah menyebabkan kerugian materiil sekitar Rp 400 juta serta kerugian immateriil sebesar Rp. 5 miliar, termasuk beban psikologis terhadap penyelenggara dan peserta turnamen.

Pihak KUY Digital menyatakan bahwa sebelum menempuh jalur hukum, mereka telah berupaya menjalin komunikasi dan mencari titik temu dengan pihak PERBASI maupun Gunadarma. Namun, upaya mediasi di luar pengadilan gagal mencapai hasil.

“Kami menggugat bukan untuk menyerang siapa pun, tapi demi mencari keadilan, kepastian hukum, dan perbaikan tata kelola penyelenggaraan event olahraga ke depannya,” imbuhnya.

Tim kuasa hukum penggugat dari HRW Law Firm,Harry Purwanto SH, Ayub Markus SH, dan Leonardo Julyus SH menyatakan bahwa upaya hukum ini diambil untuk mencegah terulangnya tindakan sepihak dalam penyelenggaraan olahraga di Indonesia.

Persidangan hari ini berlangsung tanpa kehadiran langsung para tergugat, yang memilih untuk diwakili kuasa hukum. Agenda sidang berikutnya akan memasuki tahap jawaban, dan ruang mediasi tetap tersedia sesuai prosedur hukum perdata.

*Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Mahasiswi di Halmahera Utara*

0

REDAKSI.CO – Kepolisian Resor Halmahera Utara bersama Polsek Maba berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap Siska Noberta Gogugu, mahasiswi berusia 19 tahun yang ditemukan tewas di kamar kos, pada awal Mei lalu.

Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol.Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan pada Sabtu, 24 Mei 2025. Terduga pelaku berinisial AS (19), warga Desa Gamhoku, Kecamatan Tobelo Selatan, ditangkap setelah sempat melarikan diri ke wilayah Halmahera Timur.

“Pelaku berhasil diamankan berkat koordinasi antara Polsek Maba dan Polres Halmahera Utara,” ujar Kabidhumas dalam keterangannya, Senin, (26/5/2025).

Lebih lanjut, Pelaku kemudian dibawa oleh Tim Resmob Canga dari Polsek Maba di Desa Buli, Kecamatan Maba, ke Mapolres Halmahera Utara untuk proses hukum lebih lanjut

Diketahui, Siska Noberta Gogugu ditemukan meninggal dunia pada Minggu pagi, 11 Mei 2025, di sebuah kamar kos milik Ordemas Gogugu. Korban diketahui berdomisili di Desa Pitu, Kecamatan Tobelo Tengah, dan tercatat sebagai seorang mahasiswi.

Polisi menjerat AS dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, yang ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.

Ning Bupati Terima Kunjungan Silaturahmi PIPEBI Cabang Jember 

0

Jember, redaksi.co – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan sinergi dengan pemerintah daerah, PIPEBI (Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia) Cabang Jember berkunjung ke Pendopo Wahyawibawagraha.Tepatnya pada Senin, (26/5/2025).

Kedatangan rombongan PIPEBI yang diketuai ibu Isa Gunawan disambut hangat oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, S.E., M.Sc., atau yang akrab disapa Ning Bupati. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban, dilanjutkan dengan dialog santai serta foto bersama.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat silaturahmi dan membangun komunikasi yang positif antara organisasi PIPEBI dengan pemerintah daerah. Selain itu juga sebagai ajang diskusi untuk meningkatkan literasi keuangan, dan menjaga stabilitas ekonomi khususnya di Kabupaten Jember.

Ning Bupati menghaturkan terimakasih atas kedatangan segenap para hadirin. Dalam hal ini, PKK Kabupaten Jember siap menjalin kerja sama dan sinergitas yang lebih erat dengan PIPEBI.

“Concern kami ada di tiga hal utama. Yakni pendidikan ibu dan anak, kesehatan ibu dan anak dan ekonomi perempuan. Maka dari itu, kami siap bersinergi dengan seluruh pihak, salah satunya melalui organisasi persatuan istri Bank Indonesia,” pungkasnya (*)

Bupati Aceh Barat Ajak Masyarakat Teladani Nilai Perjuangan Ulama di Haul Teungku Chik Di Rundeng

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dalam momen Peringatan Haul ke-222 Ulama Besar Teungku Chik Dirundeng yang digelar di Gampong Rundeng, Kecamatan Johan Pahlawan, Minggu malam (25/5), Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM., yang turut serta hadir mendampingi Abuya Haji Amran Waly Al Khalidy, menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana yang telah sukses menyelenggarakan acara religius tersebut.

Bupati Tarmizi sambutannya di hadapan ribuan jamaah mengatakan,peringatan haul bukan hanya sebagai penghormatan terhadap sosok ulama besar, tetapi juga sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislaman, mempererat ukhuwah islamiyah, serta memperkokoh hubungan antara masyarakat dan pemerintah daerah.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini. Peringatan haul ini bukan hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi wujud kecintaan kita terhadap ulama yang telah berjasa besar dalam menyebarkan ilmu dan membina akhlak umat,” ujar Tarmizi.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Aceh Barat untuk meneladani semangat perjuangan dan pengabdian Teungku Chik Dirundeng, yang dikenal sebagai sosok alim, bersahaja, dan menjadi rujukan ilmu agama di masa hidupnya.

” Kita semua harus mampu meneladani semangat dakwah dan pengabdian beliau kepada umat. Nilai-nilai itu masih sangat relevan untuk kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat saat ini,” tegas Tarmizi.

Ia berharap agar kegiatan-kegiatan religius seperti haul ini terus dilestarikan sebagai sarana pembinaan rohani, penguatan moral, serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat Aceh Barat.

Lebih lanjut, Bupati Aceh Barat tidak hanya menyampaikan apresiasi terhadap panitia pelaksana, tetapi juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh masyarakat Aceh Barat untuk menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Bupati Tarmizi mengingatkan bahwa pembangunan desa dan kemajuan daerah tidak akan tercapai jika masyarakat terpecah karena perbedaan pandangan, apalagi jika kritik disampaikan bukan untuk membangun, melainkan untuk menjatuhkan.

” Kami berharap ke depan, tidak ada dendam politik, seluruh warga tidak hanya di Gampong Rundeng, tetapi juga di desa-desa dan kecamatan lainnya di Aceh Barat, agar bersatu, kompak, dan terus menjalin kebersamaan untuk membangun Desa dan daerah ini bersama-sama,” ucapnya.

Dengan nada tegas namun penuh keakraban, Bupati Tarmizi juga menyentil budaya mengkritik yang tidak konstruktif, apalagi jika kritik tersebut ditujukan hanya karena perbedaan pilihan atau sentimen pribadi.

” Kalau keuchik bekerja sesuai prosedur dan aturan, jangan diganggu dengan kritik yang tidak membangun. Silakan beri masukan, kritik dan saran yang sehat, tapi kalau cuma mau menjatuhkan, dengan tujuan ingin mengajukan pengganti yang menurut kita lebih baik, atau tidak sejalan politik “bek karu – karu, Preh habeh masa jabatannyoe, singoh bek pileh lee, pileh laen lom” ini tidak akan membawa kebaikan bagi siapa pun,” ujar Bupati dengan logat Aceh yang kental, disambut tawa dan tepuk tangan para hadirin.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinannya membuka ruang bagi kritik, namun mendorong agar semua pihak fokus pada kerja nyata dan menjaga suasana sosial yang kondusif. Ia berharap semangat persatuan dan nilai-nilai keislaman yang diwariskan ulama besar seperti Teungku Chik Dirundeng menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat di Aceh Barat.

Acara haul yang dipimpin oleh ulama besar Asia Tenggara, Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidi, berjalan dengan lancar dan penuh kekhidmatan, menjadi refleksi kecintaan masyarakat Aceh Barat terhadap warisan ulama dan ajaran Islam yang damai dan menyejukkan ****

Capaian IKPA Sempurna, Polres Aceh Barat Terima Apresiasi Dari KPPN Meulaboh

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Polres Aceh Barat kembali menunjukkan komitmen dan profesionalismenya dalam pengelolaan keuangan negara. Dalam apel pagi yang dilaksanakan pada Senin 26/05/2025, pukul 08.30 WIB di halaman Mapolres Aceh Barat.

Kapolres AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menerima secara langsung penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Meulaboh atas capaian nilai sempurna (100) dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Semester II Tahun Anggaran 2024.

Penghargaan diserahkan oleh Kepala KPPN Meulaboh, Linggo Supranggono, di halaman Mapolres Aceh Barat. Penyerahan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja unggul Polres Aceh Barat dalam mengelola dan melaporkan anggaran secara akuntabel, transparan, dan tepat waktu.

Apel penghargaan ini turut dihadiri oleh Waka Polres Kompol Anton Praptono, S.H., M.H., para Pejabat Utama Polres, serta seluruh personel Polres Aceh Barat.

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Yhogi Hadisetiawan menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diterima. Ia juga menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh anggota.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya sebagai Kapolres, tetapi untuk seluruh anggota. Ini adalah hasil kerja keras kita bersama dalam menjalankan tugas, khususnya dalam bidang pengelolaan anggaran,” ujar Yhogi.

Yhogi menambahkan, Polres Aceh Barat akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat melalui tata kelola yang baik dan kinerja profesional.

“Ke depan, saya harap pelaksanaan tugas, khususnya di bidang anggaran, dapat terus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala KPPN Meulaboh, Linggo Supranggono, mengungkapkan bahwa capaian nilai IKPA 100 merupakan pencapaian luar biasa yang sangat jarang diraih.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Aceh Barat. Ini menunjukkan bahwa Polres sangat serius dan profesional dalam mengelola anggaran negara,” jelasnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat ****

Pemerintah Aceh Raih WTP ke 10 Berturut turut,Ini Tanggapan Wagub Aceh, Fadlullah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Aceh kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2024. Ini menjadi kali ke-10 berturut-turut Pemerintah Aceh menerima predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut.

Capaian ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR Aceh Tahun 2025 yang digelar pada Senin, 26 Mei 2025 dalam rangka Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI.

Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah, SE yang hadir langsung dalam rapat tersebut menyebutkan bahwa opini WTP ini merupakan hasil dari kerja keras dan konsistensi seluruh jajaran Pemerintah Aceh dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Ini adalah capaian yang membanggakan dan harus kita syukuri bersama, sebagai buah dari komitmen dan konsistensi seluruh jajaran Pemerintah Aceh dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik,” ujar Wakil Gubernur.

Wagub juga mengungkapkan bahwa keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk terus memperbaiki dan meningkatkan sistem pengelolaan keuangan di masa depan.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di masa yang akan datang, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama menuju pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ucapnya.

Fadhlullah turut mengapresiasi BPK RI Perwakilan Provinsi Aceh, atas pelaksanaan pemeriksaan yang profesional, independen, dan objektif. Ia menilai bahwa hasil pemeriksaan tersebut bukan hanya evaluasi administratif, tetapi cerminan dari harapan rakyat Aceh terhadap pemerintah yang bertanggung jawab.

Wagub Fadhlullah juga menegaskan pentingnya menindaklanjuti rekomendasi dari BPK. “Segala catatan dan masukan tentu akan kami tindak lanjuti sesuai waktu dan ketentuan yang berlaku, sebagai bagian dari komitmen kami dalam melakukan perbaikan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Andri Yogama, mengatakan Tanggung jawab BPK adalah menyatakan opini atas laporan keuangan hasil pemeriksaan BPK. Opini ini diberikan berdasarkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan pemeriksaan BPK.

Andri menyebutkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan BPK bukan jaminan bebas dari praktik kecurangan. Opini WTP hanya menunjukkan bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar sesuai prinsip akuntansi, bukan berarti tidak ada masalah atau dugaan korupsi di dalamnya.

Dalam laporan keuangan pemerintah Aceh, BPK masih menemukan beberapa kelemahan terkait kelemahan sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam penyusunan beberapa laporan keuangan. Untuk itu ia mengharapkan inspektorat berperan aktif untuk mengekskalasi substansi temuan BPK untuk mencegah timbulnya permasalahan serupa di masa yang akan datang dan mengkoordinasikan tindak lanjut dari hasil temuan BPK
****

Kecelakaan Maut di Samatiga,Satlantas Ingatkan Pengendara Akan Pentingnya Keselamatan Berkendara

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Tragedi kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Meulaboh – Arongan Lambalek, tepatnya di Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, yang mengakibatkan seorang pelajar berusia 16 tahun meninggal dunia di tempat. Senin 26/05/2025

Insiden Kecelakaan yang terjadi pada pukul 08.00 WIB ini melibatkan sebuah sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BL 5654 EAG dan sebuah mobil barang jenis Mitsubishi Dump Truck bernomor polisi BL 8728 AD.

Korban yang diketahui bernama Rahmat Jumaidil, warga Desa Cot Seulamat, Kecamatan Samatiga, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah menabrak bagian belakang kanan dump truck yang diparkir sebagian di badan jalan. Diketahui, korban tidak mengenakan helm dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Sementara itu, pengemudi dump truck, Safari (61), warga Aceh Besar, juga tidak memiliki SIM dan diduga memarkirkan kendaraannya dengan posisi yang membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadi Setiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Lantas Iptu Yusrizal, S.E., menyampaikan bahwa kecelakaan terjadi saat dump truck baru saja keluar dari sebuah perkarangan toko perabot dan diparkirkan di sisi kiri jalan dengan sebagian badan kendaraan berada di badan jalan.

Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Arongan Lambalek dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak bagian belakang kendaraan.

“Korban meninggal dunia di tempat, sementara kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 5 juta,” terang petugas.

Petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Barat segera mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat serta dokumen terkait.

Kondisi jalan saat kejadian dilaporkan dalam cuaca cerah, arus lalu lintas sedang, dan lokasi berada di sekitar toko perabot serta tempat pemakaman umum.

Pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor.

Tidak menggunakan helm dalam berkendara bisa meningkatkan risiko fatal saat kecelakaan, seperti yang terjadi dalam peristiwa ini.

Untuk Pengendara juga diimbau untuk memiliki SIM dan selalu berhati-hati dalam memarkirkan kendaraan agar tidak membahayakan ****dl**

Warga dan Pemerintah Desa Jagaraga Sepakat Tutup Kos-Kosan dan Kafe Ilegal

0

Warga dan Pemerintah Desa Jagaraga Sepakat Tutup Kos-Kosan dan Kafe Ilegal, Tegaskan Jagaraga Bukan Kawasan Wisata

Lombok Barat .Redaksi.Co  – Pemerintah Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, bersama seluruh elemen masyarakat menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada siang hari ini di kantor desa. Agenda ini membahas keresahan warga terhadap keberadaan sejumlah kos-kosan dan kafe yang dinilai mengganggu ketertiban dan merusak tatanan sosial masyarakat.

Musdesus ini dihadiri oleh unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua LPM, serta perwakilan aparat keamanan dari Polsek Kuripan, Danramil, Satpol PP, dan Camat Kuripan. Forum ini menghasilkan keputusan bersama untuk menertibkan dan menutup sedikitnya 12 titik kos-kosan dan kafe yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Jagaraga, Rohadi Wijaya, SH., C.MH, menyampaikan pandangannya bahwa secara objektif, Desa Jagaraga bukanlah zona pariwisata ataupun kawasan wisata. “Keberadaan tempat-tempat tersebut telah menimbulkan keresahan karena aktivitasnya berdampak negatif terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Apalagi beberapa kejadian tidak mengenakkan justru dilakukan oleh pihak-pihak dari luar desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, aktivitas-aktivitas tersebut bertentangan dengan beberapa ketentuan yang termuat dalam empat Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat, serta tidak mencerminkan karakter sosial-budaya masyarakat Jagaraga yang religius dan menjunjung tinggi ketertiban umum.

Kesepakatan Musdesus hari ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Jagaraga menolak segala bentuk praktik usaha yang tidak sesuai aturan, sekaligus menegaskan bahwa desa ini tidak termasuk dalam zona pengembangan wisata sebagaimana tertuang dalam rencana tata ruang wilayah Kabupaten Lombok Barat.

Pemerintah desa dan masyarakat berharap langkah tegas ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah agar penertiban berjalan maksimal dan berkelanjutan demi menjaga kondusivitas Desa Jagaraga.

Read : HS2025 Abach Uhel

Sumber : Redaksi.co