puncak acara meriah pada hari ini. Mengusung “semangat kebersamaan dan kepedulian sosial” rangkaian kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dilanjutkan hiburan malam.
oplus_8388608
Komunitas PAKUREJO. Memasuki acara inti, suasana akan dihidupkan dengan *Intro Musik Angklung Krido Budoyo*, *Opening Rebana*, dan *Tarian Komunitas PAKUREJO*.
Acara resmi dibuka dengan *Lagu Indonesia Raya*, dilanjutkan *Mars Purworejo* dan *Mars PAKUREJO* sebagai wujud cinta tanah air dan semangat komunitas. Untuk memeriahkan, akan ditampilkan ragam seni budaya oleh siswa-siswi dengan durasi 5-7 menit per penampilan, meliputi: *Tari Gambyong, Tari Ndolalak, Tari Angen-angenan, Seni Beladiri, Seni Pantomim*, dan lainnya. Musik *Rebana/Terbangan* akan mengiringi setiap pergantian sesi sebagai ciri khas acara.
Momen puncak kepedulian ditandai dengan *Penyerahan Simbolis 44 Paket Santunan Yatim Piatu Dhuafa* yang akan diserahkan secara langsung kepada penerima. Acara dilanjutkan dengan *Pembacaan Do’a* dan ditutup dengan hiburan rakyat *Jaran Kepang Krido Budoyo* hingga selesai.
Pada malam harinya, rangkaian *Pasca Acara* akan dilanjutkan dengan sesi *Karaoke Komunitas PAKUREJO* sebagai ajang silaturahmi dan hiburan bersama.
Ketua Panitia menyampaikan bahwa susunan acara dapat berubah mengikuti kondisi terkini di lapangan.
“10 tahun PAKUREJO adalah bukti nyata bahwa komunitas ini hadir bukan hanya untuk berkarya seni, tapi juga untuk peduli sesama. Melalui santunan
Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum dan diharapkan menjadi momentum mempererat tali persaudaraan warga Purworejo.
Jakarta,Redaksi.Co – Polres Metro Jakpus bergerak cepat menangani keributan yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Peristiwa yang melibatkan sekelompok orang dan warga itu mengakibatkan sebuah bangunan semi permanen serta empat sepeda motor terbakar. Empat orang juga dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan personel langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Menurutnya, langkah cepat dilakukan untuk mengendalikan situasi, memberikan rasa aman kepada warga, sekaligus mengusut penyebab keributan.
“Berdasarkan informasi awal, keributan bermula saat sekelompok orang diduga mendatangi sebuah warung makan di samping Masjid Jami Matraman sambil membawa senjata tajam. Kelompok tersebut diduga merusak gerobak nasi uduk hingga memicu keributan dengan warga,” dalam keterangannya Minggu , 26/07/26.
Bentrokan kemudian berlanjut di Jalan Tambak No. 85 dan berujung pada terbakarnya sebuah bangunan semi permanen serta empat sepeda motor.
Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, dan mendalami rangkaian peristiwa untuk mengungkap penyebab keributan serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Situasi di lokasi kini telah kondusif dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
Jakarta,Redaksi,co – Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 resmi ditutup di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (25/7/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74.
Penutupan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Bhayangkari Martha Dedi Prasetyo. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan lancar.
“Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 secara resmi ditutup,” ujar Martha.
Acara penutupan dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, para pejabat utama Polda Metro Jaya, serta para Kapolres jajaran Polda Metro Jaya.
Turut hadir Ketua Pengurus Pusat Yayasan Kemala Bhayangkari, Ketua Panitia Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74 Tahun 2026 Yuli Ramdhani Hidayah, para Ketua Bhayangkari Gabungan 01 sampai 06, Ketua Bhayangkari Cabang Berdiri Sendiri, serta Ketua Bhayangkari Daerah se-Indonesia.
Ketua Panitia Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Ny. Yayas Syahardiantono, mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya” dan diselenggarakan sejak 21 hingga 25 Juli 2026.
Menurutnya, penyelenggaraan bazar tahun ini menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Hal tersebut terlihat dari bertambahnya jumlah stan, meningkatnya kualitas dan keragaman produk, serta tingginya antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Sejak hari pertama hingga hari terakhir, kita telah menyaksikan bagaimana produk-produk UMKM menjadi salah satu pilar penting dalam menggerakkan roda perekonomian bangsa,” kata Yayas dalam laporan kegiatan.
Pada penyelenggaraan kelima tahun ini, Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara untuk pertama kalinya menempati Hall A, Hall B, dan Cendrawasih JCC. Sebanyak 727 stan ikut berpartisipasi dengan menampilkan berbagai produk unggulan dari pelaku UMKM Bhayangkari maupun masyarakat umum.
Produk yang ditampilkan meliputi batik, tenun, songket, ulos, kebaya, tas, aksesori, perhiasan, kain tradisional, kerajinan daerah, produk rumah tangga, kosmetik, serta berbagai kuliner dan minuman khas Nusantara.
Hingga malam penutupan, jumlah pengunjung tercatat mencapai 124.276 orang. Tingginya kunjungan tersebut menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap produk lokal dan karya para pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.
Yayas menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Bhayangkari, para peserta, pelaku UMKM, panitia, personel Polri, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara dapat terus menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan kreativitas dan daya saing.
Penutupan bazar menjadi puncak rangkaian kegiatan yang menegaskan komitmen Bhayangkari bersama Polri dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, pengembangan produk lokal, serta pertumbuhan UMKM di Indonesia.
Redaksi.co MAMUJU : Dugaan penyimpangan dalam pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Desa Keang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, menjadi sorotan tajam. Deretan kendaraan yang setiap hari mengular di SPBU tersebut dinilai bukan sekadar antrean biasa, melainkan mencerminkan persoalan serius terkait ketepatan sasaran penyaluran subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar berhak.
Sorotan itu disampaikan Rafli Perdana Putra, pemuda Desa Keang, yang menilai bahwa BBM bersubsidi merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat kecil. Namun, menurutnya, apabila subsidi justru dinikmati oleh pihak yang tidak berhak, maka yang dirampas bukan hanya jatah BBM, melainkan juga rasa keadilan masyarakat.
“BBM bersubsidi bukan untuk semua orang. Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 sudah mengatur dengan jelas bahwa pendistribusiannya harus tepat sasaran. Jika aturan ini diabaikan, berarti hak masyarakat kecil sedang dirampas,” tegas Rafli.
Ia mengatakan, penyimpangan distribusi BBM bersubsidi tidak boleh dipandang sebagai persoalan sepele. Dampaknya akan merambat ke berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari melonjaknya biaya transportasi, naiknya harga kebutuhan pokok, terganggunya distribusi hasil pertanian, hingga melemahnya aktivitas ekonomi desa.
“Yang paling merasakan akibatnya adalah masyarakat kecil. Ketika subsidi jatuh ke tangan yang salah, masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru kehilangan haknya,” ujarnya.
Rafli juga menyoroti dugaan masih adanya pelayanan BBM bersubsidi kepada pihak yang tidak memenuhi persyaratan, termasuk tidak memiliki surat rekomendasi sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku. Menurutnya, jika dugaan tersebut terbukti benar, maka yang dilanggar bukan hanya prosedur administrasi, tetapi juga prinsip keadilan sosial.
“SPBU sebagai penyalur resmi memiliki kewajiban memastikan setiap liter BBM bersubsidi diberikan kepada pihak yang memang berhak. Aturan sudah ada, pengawasan juga tersedia. Yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian untuk menegakkan aturan tanpa pandang bulu,” katanya.
Ia menilai pembiaran terhadap dugaan pelanggaran distribusi subsidi hanya akan memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan penegakan hukum.
“Aturan ada, tetapi jangan hanya menjadi pajangan. Pengawasan ada, tetapi jangan sekadar formalitas. Pembiaran adalah awal dari rusaknya sistem. Ketika pelanggaran terus dibiarkan, yang menjadi korban tetap rakyat kecil,” tegas Rafli.
Lebih lanjut, Rafli menegaskan bahwa kepatuhan terhadap mekanisme pendistribusian BBM bersubsidi bukan hanya kewajiban administratif, melainkan amanat konstitusi untuk menghadirkan kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat.
Ia mendesak pihak terkait, mulai dari pengelola SPBU, Pertamina, hingga aparat pengawas, untuk memperketat pengawasan serta menindak tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran dalam penyaluran BBM bersubsidi.
“Subsidi adalah hak masyarakat yang memenuhi syarat, bukan ruang untuk disalahgunakan. Negara harus hadir memastikan setiap liter BBM bersubsidi benar-benar sampai kepada yang berhak. Jika tidak, maka yang dipertaruhkan bukan hanya anggaran negara, tetapi juga kepercayaan rakyat terhadap keadilan,” tutup Rafli. (ZUL)
JAKARTA, 26 JULI 2026 ,Redaksi.Co– Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membagikan jajaran pergelaran (event) besar berskala nasional dan internasional yang akan memeriahkan berbagai penjuru Indonesia sepanjang tahun 2026 hingga awal tahun 2027. Kalender kegiatan tersebut mencakup beragam pergelaran olahraga, budaya, pameran, hingga konser musik kelas dunia.
Berdasarkan keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Seskab mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjelajahi keindahan Tanah Air sekaligus meramaikan berbagai agenda besar tersebut.
“Saatnya menjelajah Indonesia, menikmati beragam pergelaran menarik di berbagai penjuru negeri,” ungkap Seskab Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resminya, Minggu (26/07/2026).
Sejumlah agenda unggulan telah dijadwalkan secara bertahap. Memasuki Agustus 2026, masyarakat dapat menyaksikan pertandingan sepak bola internasional, festival musik, Maybank Marathon Bali, hingga rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kemeriahan berlanjut pada bulan-bulan berikutnya melalui gelaran Jakarta Triathlon, Indonesia Design Week, Pestapora, ajang balap otomotif dunia MotoGP Mandalika, Jakarta Fashion Week, Borobudur Marathon, serta deretan konser musisi nasional dan internasional.
Antusiasme tersebut disambung hingga Januari dan Februari 2027 dengan kehadiran konser BIGBANG 20/26 World Tour, ENHYPEN World Tour “Blood Saga”, Westlife 25 Years of Hits Anniversary World Tour, serta turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2027.
Seskab Teddy menegaskan bahwa kesiapan Indonesia menyelenggarakan deretan pergelaran bertaraf internasional ini bukan sekadar memberikan panggung hiburan dan prestasi, melainkan menjadi stimulus penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan pariwisata nasional.
“Indonesia semakin siap menjadi tuan rumah bagi pergelaran berkelas dunia. Bukan hanya menghadirkan hiburan dan prestasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi, menggerakkan pariwisata, menghidupkan ekonomi lokal, serta memberi peluang bagi masyarakat untuk berkarya dan berkembang,” ujar Seskab.
Menutup keterangannya, Seskab mengajak masyarakat untuk mulai merencanakan agenda perjalanan dan berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan berbagai ajang di Tanah Air. “Tandai tanggalnya. Rencanakan perjalananmu. Jadilah bagian dari semarak Indonesia. Mari bersama menyambut setiap momen, karena Indonesia bukan sekadar tempat berlangsungnya sebuah acara, tetapi rumah bagi karya, budaya, prestasi, dan kolaborasi yang menginspirasi,” pungkasnya.
Aceh Barat.Redaksi.co
Lintasan Jalan seputaran arah jalan mulai dari jembatan di Gampong Leuhan dan pasi mesjid kini jadi sorotan warga, terutama yang berada di sepanjang jalan karena tidak memiliki penerangan yang memadai terutama saat dilewati pada malam hari, kondisi gelap pekat ini membuat para pengguna jalan tersebut kuatir dan merasa tidak nyaman saat melintasi jalur tersebut disebabkan ketiadaan penerangan.
Jalan penghubung dari arah Gampong Leuhan kecamatan Johan Pahlawan maupun Gampong pasi mesjid kecamatan Meureubo ini saat malamnya hanya di temui satu dua lampu jalan milik Gampong yang juga sudah padam,apalagi di pertengahan jalan pasi mesjid tidak terhubung dengan jaringan listrik sehingga warga berharap di kawasan jalan ituu di buatkan penerangan lampu tenaga Surya guna bisa menerangi jalan saat di lintasi di malam hari oleh warga setempat maupun para pengendara lain.
Hal ini disampaikan oleh Yatim salah seorang warga sekitar jalan setempat yang sehari hari beraktivitas sebagai pemilik warung kopi di ujung jembatan Leuhan mengungkapkan bahwa kondisi minimnya penerangan lampu jalan sudah berlangsung lama tanpa ada perhatian dari pihak terkait dan selaku warga ia meminta pemerintah mau membantu pengadaan lampu jalan mulai dari arah jalan pasi mesjid menuju jembatan maupun jalan dari Leuhan lorong Raja Aceh menuju jembatan Leuhan yg kondisinya juga sama gelap di malam hari meskipun ada lampu beberapa buah di tiang listrik,namun menurut ia itupun sudah kabur dan ada yg mati.
“Sebagai warga yang setiap hari melalui lintasan jalan ini tentu permintaan ini bukan tanpa alasan ,silahkan dinas terkait datang di malam hari guna memastikan benar atau tidak permintaan ini,karena itu kami selaku warga minta di pasangkan penerangan lampu jalan guna dapat dilalui dengan aman oleh para pengendara di malam hari ” ujar Yatim Sabtu 24/7/2026
Keluhan terkait gelapnya suasana saat malam hari di jalan seputaran jalan pasi mesjid dan juga jalan dusun raja Aceh leuhan di ungkapkan oleh Rusli warga setempat, menurut Rusli meskipun di pertengahan jalan belum ada tiang listrik, solusinya diharapkan bisa di berikan penerangan lampu jalan tenaga Surya.
“Menurut saya di pertengahan jalan yang tidak ada tiang listrik,pihak dinas terkait bisa memasang lampu tenaga Surya,sebab kalau malam sering terjadi kecelakaan,hal ini perlu cepat di respon apalagi daerah itu rawan hewan ternak jika malam, Ujarnya
Sementara itu Kadis Perkim Aceh Barat Mudasir ketika di hubungi via WhatsApp terkait dengan minimnya penerangan lampu jalan di daerah jalan Gampong mesjid membalas dengan jawaban bahwa tim Perkim sudah turun ke lokasi.
” Setelah di cek oleh petugas, lampu jalan yang ada gagangnya cuma satu,yang lainnya lampu bulat biasa, untuk itu perlu minta izin dan berkoordinasi dulu dengan pihak PLN untuk penambahan lampu di sepanjang jalan itu ” balasnya
Dari pantauan media ini di lapangan terlihat sejumlah lampu tiang sudah tidak hidup dan kebanyakan lampu tiang itu milik Gampong setempat yang telah padam selain perbaikan sangat di harapkan pemasangan lampu jalan dari tenaga Surya terutama di jalan yang aksesnya belum ada ruang listrik di kawasan jalan di pasi mesjid menuju ke arah jembatan sehingga harapan masyarakat warga setempat bisa di penuhi oleh pihak yang berkompeten untuk keamanan warga saat melalui jalan tersebut di malam hari,****
Jakarta,Redaksi.Co – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku percobaan pencurian sepeda motor yang menembak seorang warga di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Kedua pelaku ditangkap di Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, kedua pelaku masing-masing berinisial ENR (23) dan RDS (21). ENR berperan sebagai eksekutor, sedangkan RDS bertugas mengendarai sepeda motor.
“Tim berhasil mengamankan dua orang pelaku di wilayah Lampung Timur. Salah satu pelaku merupakan eksekutor yang melakukan penembakan terhadap korban, sementara pelaku lainnya berperan sebagai pengendara,” kata Kombes Iman dalam keterangannya.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Salemba Utan Barat, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 12.22 WIB. Saat itu, saksi mendengar suara langkah kaki dan melihat dua orang berusaha mengambil sepeda motornya.
Selanjutnya, saksi mengetuk pintu dari dalam hingga kedua pelaku melarikan diri. Ketika hendak mengejar, saksi melihat salah satu pelaku mengeluarkan senjata api sehingga memilih mengurungkan niatnya dan berteriak meminta pertolongan. Korban yang mendengar teriakan tersebut kemudian berusaha menghadang kedua pelaku sambil berteriak, “Maling!”
“Salah satu pelaku kemudian melepaskan tembakan yang mengenai paha kanan korban. Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian,” ujar Kombes Iman.
Dari penangkapan tersebut, petugas menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna perak dan satu butir peluru kaliber 9 milimeter. Kedua pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami asal-usul senjata api tersebut serta kemungkinan keterlibatan mereka dalam tindak pidana lainnya.
Atas perbuatannya, para pelaku dipersangkakan dengan Pasal 479 juncto Pasal 17 KUHP tentang percobaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Hari Ke-11 TMMD Reguler 129, Jalan Harapan Warga Watuduwur Kian Nyata
Purworejo – Memasuki hari ke-11 pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo, pembangunan sasaran utama berupa jalan rabat beton di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Jalan sepanjang 1.392 meter yang menjadi akses penting bagi masyarakat kini semakin terlihat wujudnya, Sabtu (25/7/2026).
Dengan semangat gotong royong yang tak pernah surut, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setiap hari bekerja keras menyelesaikan pengecoran jalan yang nantinya akan memberikan manfaat besar bagi mobilitas dan peningkatan perekonomian warga. Kehadiran jalan yang lebih baik diharapkan mampu membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Berbagai tantangan di lapangan, mulai dari medan yang cukup sulit hingga cuaca yang berubah-ubah, tidak menyurutkan semangat para personel Satgas TMMD. Justru, hal tersebut menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Desa Watuduwur.
Danramil 10 Bruno, Kapten Inf Eko Setiawan, menyampaikan bahwa progres pembangunan jalan rabat beton hingga hari ke-11 menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan berkat kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat.
“Alhamdulillah, pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 di Desa Watuduwur terus berjalan dengan baik. Kemajuan pembangunan jalan rabat beton sangat signifikan dan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam percepatan pembangunan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.392 meter ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses transportasi serta menunjang berbagai aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Program TMMD Reguler ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di hari ke-11 pelaksanaannya, jalan yang selama ini menjadi harapan masyarakat Desa Watuduwur semakin mendekati kenyataan.
Jakarta ,Redaksi.Co– Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan bahwa Kapolri Cup Shooting Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi menembak, tetapi juga momentum memperkuat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kapolri saat pelaksanaan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 yang digelar di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Sabtu (25/7/2026).
Kapolri menjelaskan, kejuaraan tersebut diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, kementerian dan lembaga, anggota DPR, komunitas olahraga menembak, atlet, hingga masyarakat umum. Sejumlah pimpinan redaksi media juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian lembaga hingga DPR, untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan, di samping itu juga tentunya untuk meningkatkan sinergitas. Bahkan juga teman-teman media hingga pimpinan redaksi juga ikut,” ujar Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
Menurut Kapolri, keterlibatan berbagai pihak dalam kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus membangun kolaborasi, kerja sama, dan kemitraan yang selama ini telah berjalan dengan baik.
“Ini juga bagian dari upaya kita terus untuk membangun sinergitas, membantu kerja sama dan kemitraan yang selama ini sudah berjalan dengan baik, dan juga diikuti oleh kesatuan-kesatuan, baik dari TNI, Polri, dan juga masyarakat umum dan ada beberapa yang juga atlet,” jelasnya.
Selain memperkuat sinergitas, Kapolri Cup Shooting Championship 2026 juga menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan personel Polri. Menurut Kapolri, kemampuan menggunakan senjata merupakan salah satu keterampilan yang perlu terus diasah oleh personel karena berkaitan dengan pelaksanaan tugas di lapangan.
“Selain sinergitas yang kita bangun tentunya juga ini bagian dari upaya untuk melatih keterampilan, khususnya bagi anggota untuk betul-betul bisa mempersiapkan diri, karena memang memiliki tugas yang kadang-kadang juga harus menggunakan senjata,” kata Kapolri.
Ia menekankan pentingnya personel memiliki keterampilan yang baik sehingga setiap tindakan yang dilakukan dalam pelaksanaan tugas dapat dijalankan secara tepat dan profesional.
Di sisi lain, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan dan persiapan atlet menembak untuk menghadapi berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
“Di satu sisi juga, kita juga mempersiapkan atlet-atlet saya kira untuk menjadi ajang, salah satu ajang event mereka sebelum mereka mengikuti berbagai macam lomba, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Kapolri Cup Shooting Championship 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juli 2026. Pada penyelenggaraan tahun ini, kejuaraan mempertandingkan berbagai nomor dalam kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation) dan Non-IPSC, baik untuk nomor handgun maupun PCC. Selain itu, terdapat pula kategori Tembak Presisi yang mempertandingkan nomor individu dan beregu dengan peserta dari berbagai jenjang kepangkatan personel Polri.
Beragam kategori tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk menguji kemampuan, kecepatan, ketepatan, konsistensi, serta pengambilan keputusan dalam kompetisi menembak. Para peserta terbaik dari setiap nomor akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Kapolri berharap penyelenggaraan kejuaraan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk mempererat hubungan antarlembaga, komunitas olahraga, media, dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kemampuan para peserta.
“Ini adalah acara kita bersama, dari kita semua dan untuk kita semua,” tutur Kapolri.
Kapolri menambahkan, penyelenggaraan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
“Ini bisa menyemarakkan rangkaian Hari Bhayangkara yang sedang kita laksanakan,” pungkasnya.