Beranda blog Halaman 494

Mengatasi Dampak Sosial, Bupati Tarmizi Fokus Ciptakan Lapangan Kerja Melalui UMKM

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Menyikapi fenomena sosial yang tengah marak di Aceh Barat, dengan meningkatnya angka perceraian akibat dampak judi online (judol), Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP. MM fokus pada penciptaan lapangan kerja melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam pernyataannya di Meulaboh, Minggu (3/7/2025), Tarmizi menyebut bahwa solusi nyata untuk mengatasi dampak sosial tersebut adalah membuka peluang ekonomi seluas-luasnya bagi masyarakat.

“Kita ingin setiap kecamatan di Aceh Barat memiliki produk unggulan yang khas. Produk-produk ini nantinya akan dijual di satu pusat perdagangan terpadu di jantung kota Meulaboh. Akan ada galeri, klaster produk, dan sentra UMKM yang terintegrasi,” ujar Tarmizi.

Lebih lanjut, Tarmizi menegaskan bahwa Aceh Barat memiliki potensi besar untuk mencapai swasembada pangan, khususnya daging dan telur. Untuk mendukung hal ini, pemerintah daerah segera akan menyusun rencana teknis bersama Universitas Teuku Umar (UTU) dan merekrut petani milenial dari kalangan alumni pertanian dan peternakan.

“Kita tidak bisa hanya mengutuk kegelapan, tapi harus menyalakan lilin. Saat masyarakat punya pekerjaan, pendapatan, dan masa depan yang jelas, maka akan jauh dari godaan judol atau perilaku menyimpang lainnya,” terangnya.

Tarmizi juga berharap agar perusahaan – perusahaan yang beroperasi di Aceh Barat dapat ikut ambil bagian melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung penuh upaya pemerintah menekan angka pengangguran dan membangun ekonomi rakyat.

“Kolaborasi semua pihak sangat penting. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga tentang ketahanan keluarga dan masa depan generasi Aceh Barat,” pungkas Tarmizi ****

KAI Divre III Palembang Kembali Ingatkan Ketentuan Tiket Kereta Api bagi Anak-anak

0

Warta In | Palembang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang kembali mengingatkan masyarakat terkait ketentuan perjalanan menggunakan kereta api, khususnya tiket untuk anak-anak, agar perjalanan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan nyaman serta sebagai komitmen perusahaan dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh pelanggan.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menjelaskan bahwa anak-anak yang akan melakukan perjalanan dengan kereta api wajib memiliki tiket, dengan ketentuan usia dan identitas yang harus diperhatikan sejak tahap pemesanan.

“Anak-anak berusia di atas 3 tahun wajib memiliki tiket dan tempat duduk sendiri. Sedangkan anak usia di bawah 3 tahun tidak dikenakan biaya tarif tiket dan dapat melakukan perjalanan dengan tiket infant, harus didampingi orang dewasa dan tidak memiliki tempat duduk sendiri, namun apabila ingin memiliki tempat duduk sendiri, penumpang anak-anak dibawah 3 tahun harus membeli tiket sesuai aturan.Pemesanan tiket infant dapat diperoleh melalui aplikasi Acces By KAI maupun langsung di loket pada hari keberangkatan” ujar Aida.

Aida juga mengatakan, semua penumpang termasuk bayi dan anak di bawah usia 3 tahun wajib tercatat karena menyangkut aspek keselamatan dan pendataan manifest penumpang terkait asuransi perjalanan. Selain itu juga, orang tua agar membawa dokumen identitas anak saat bepergian, seperti Kartu Identitas Anak (KIA) atau fotokopi Kartu Keluarga. Hal ini bertujuan untuk keperluan verifikasi saat boarding dan memastikan kesesuaian data dengan tiket.

“Kami ingin memastikan bahwa perjalanan seluruh pelanggan, termasuk anak-anak aman dan sesuai aturan. Karena itu, kami meminta para orang tua atau pendamping anak untuk mematuhi ketentuan ini,” tambahnya.

KAI juga terus mengedukasi masyarakat melalui berbagai kanal informasi, baik di stasiun, media sosial, maupun melalui layanan pelanggan 121, agar informasi ini dapat dipahami dengan baik oleh seluruh penumpang dan mengajak seluruh pelanggan untuk selalu mempersiapkan perjalanan dengan cermat, termasuk memastikan dokumen dan tiket anak- anak sesuai ketentuan untuk kenyamanan bersama selama dalam perjalanan , tutup Aida.

Pejabat Keuchik Gampong Ranto Panyang Barat Himbau Warga Semarakkan HUT RI ke 80 Tahun 2025

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dalam momen menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT)RI ke 80 Tahun 2025, Pemerintahan Gampong Ranto Panyang Barat kecamatan Meureubo kabupaten Aceh Barat mengajak semua lapisan masyarakat dalam Gampong di wilayah kerjanya agar dapat mengibarkan bendera merah putih secara serentak mulai tanggal 1 Agustus s/d 31 Agustus 2025 di masing rumah

“Kami Pemerintahan Gampong Ranto Panyang Barat mengajak seluruh warga masyarakat dalam Gampong di semua dusun/lorong, kantor Keuchik,sekolah, warung dan kedai serta rumah penduduk untuk dapat mengibarkan dan memasang bendera merah putih dalam rangka menyambut dan memerintahkan HUT RI ke 80. ” Ujar Pejabat Keuchik Ranto Panyang Barat, Agustiar kepada media ini Sabtu 2/8/2025.

Pejabat Keuchik Gampong Ranto Panyang Barat ini juga mengimbau warga untuk dapat melakukan gorong royong membersihkan lingkungan , memasang umbul umbul dengan motif merah putih serta lampu hias dengan Ucapan Selamat HUT Kemerdekaan RI ke 80 tahun 2025.

Lebih lanjut ia juga mengatakan, himbauan ini sudah sesuai dan sejalan dengan instruksi pemerintah pusat dan pemerintah daerah kabupaten Aceh Barat dalam rangka memeriahkan dan menyemarakkan HUT RI ke 80 dengan Thema ” Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju ” di harapkan semangat persatuan dan gotong royong semakin tumbuh di tengah-tengah masyarakat Gampong dan untuk menumbuhkan kembangkan rasa cinta tanah air dan kebangsaan bagi kalangan muda.

Pada kesempatan ini Agustiar mengajak warganya di masing-masing dusun untuk memeriahkan HUT RI ke 80 dengan berbagai kegiatan,baik olah raga maupun keagamaan sesuai dengan syari’ah seperti Instruksi Bupati Aceh Barat dimana setiap kegiatan harus berpola syariah sesuai ajaran Islam.

“Dengan partisipasi aktif seluruh warga masyarakat, peringatan HUT RI ke 80 tahun 2025 di Gampong kita bisa berjalan dan terlaksana dengan baik, Pungkasnya

BPBD Aceh Barat Dirikan Tenda Untuk Korban Puting Beliung di Gampong Lueng Tanoh Tho

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, mendata sebanyak 16 rumah milik warga dan 1 balai tempat pengajian di Gampong Lueng Tanoh Tho, Kecamatan Woyla, rusak akibat diterjang angin puting beliung. Para korban yang terdampak, kini telah diungsikan.

“Kita sudah mendirikan satu tenda atau posko darurat. Di sini mereka akan ditempatkan untuk sementara. Namun ada sebagian keluarga korban memilih untuk mengungsi di rumah familinya,” kata Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah Sabtu 2/8/2025

Ronal menjelaskan, peristiwa angin puting beliung yang menerjang Gampong Lueng Tanoh Tho, sekitar pukul 18.00 WIB hari ini, terjadi sekaligus pada saat hujan deras mengguyur Aceh Barat.

Menurut Ronal, belasan rumah warga mengalami kerusakan, rata-rata ada pada bagian atap, termasuk sebagian rumah rusak pada bagian beton atas, satu rumah rubuh total, dan satu balai tempat pengajian terbalik.

Sejauh ini, kata Ronal, tenda pengungsian milik BPBD Aceh Barat sudah didirikan untuk warga korban yang diungsikan. Pusat posko yang didirikan ini terletak di area pasar yang berada di desa setempat.

Dalam penanganan para korban, dan pembersihan di lokasi rumah yang rusak hingga kini sudah dilakukan oleh petugas BPBD dibantu TNI-Polri, Pos Damkar, RAPI, dan masyarakat Kecamatan Woyla.

“Para petugas di lokasi tadi juga membersihkan area pasar untuk mendirikan posko darurat. Sebagai perlengkapan lain, ada tikar dan kain selimut diberikan kepada korban yang mengungsi di posko darurat,” pungkas Ronal ****

Belasan Rumah Rusak Di Terjang Angin Puting Beliung di Gampong Lhueng Tho Kecamatan Woyla

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Belasan unit rumah di Desa Lueng Tanoh Tho, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, rusak akibat diterjang angin puting beliung, sekitar pukul 18.00 wib Sabtu 2/8/202

Peristiwa alam ini terjadi secara tiba-tiba disertai hujan lebat, membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Beruntung, saat peristiwa terjadi, dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, mengatakan hingga kini para petugas masih berada di lokasi, guna mengevakuasi warga terdampak puting beliung.

“Menurut data sementara ada pada petugas, dari ke-17 rumah yang rusak akibat terjangan angin puting beliung ini, sebagian rusak pada bagian tembok dan atap, sebagiannya lagi rusak karena tumbang pohon besar sekitaran rumah, dan beberapa rumah rubuh total,” ujar Ronal.

Lebih lanjut,Ronal mengatakan, para petugas di lokasi selain mengevakuasi korban, juga sedang mendata pemilik rumah yang terdampak akibat angin puting beliung.

“Saat ini petugas masih berada dilokasi dan mendata jumlah pemilik rumah yang terkena musibah angin puting beliung serta mengevakuasi para korban, untuk informasi selanjutnya akan kami sampaikan kembali “pungkasnya ****

Forkopincam Kecamatan Meureubo Ajak Masyarakat Meriahkan HUT RI ke 80 Tahun 2025

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 80 tahun 2025, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Meureubo, Kabupaten Aceh Barat mengajak seluruh masyarakat di wilayahnya untuk mengibarkan bendera merah putih secara serentak mulai tanggal 1 Agustus hingga 31 Agustus 2025

“Kami dari Forkopincam Meureubo mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya di Kecamatan Meureubo, mulai dari instansi pemerintah, sekolah, perkantoran hingga setiap rumah tangga untuk memasang bendera Merah Putih dilingkungan masing-masing,” Kata Camat Meureubo, Maimun, S.STP dalam keterangannya kepada media ini, Sabtu 2/8-2025

Camat Maimun juga menghimbau masyarakat agar melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan masing-masing, memasang umbul-umbul dengan corak warna merah putih dan lampu hias dirumah dan memasang gapura di pintu gerbang setiap desa dengan nuansa kemerdekaan, dengan ucapan Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025.

Langkah ini sejalan dengan instruksi pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah kabupaten Aceh Barat dalam rangka menyemarakkan dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025

Dengan tema HUT RI ke-80 tahun 2025 ” Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” diharapkan semangat persatuan dan gotong royong dapat semakin kuat ditengah masyarakat kecamatan Meureubo. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan memperkuat identitas kebangsaan, khususnya bagi generasi muda

Di kesempatan ini Camat Maimun juga mengajak masyarakat di masing-masing gampong dalam wilayah kecamatan Meureubo untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini dengan menggelar kegiatan perlombaan tradisional masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai syariah sesuai dengan instruksi Bupati Aceh Barat, dimana setiap kegiatan olahraga harus berpola syariah dalam agama Islam,” imbuhnya

“Dengan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, diharapkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025 di Kecamatan Meureubo dapat berjalan dengan meriah dan penuh makna ****

Tingkatkan Kepercayaan Publik,Pemkab Nagan Raya ” Ngopi Bareng Bersama Jurnalis “

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Suasana hangat penuh keakraban terlihat saat Bupati Nagan Raya Dr.Teuku Raja Kemangan,SH,MH menggelar kegiatan “Sarapan Pagi & Ngopi bareng Wartawan” di Warkop Jip Kupi Desa Lueng Baro Jalan Perkantoran Suka Makmue pada Sabtu pagi menjelang menjelang siang 2/8/2025

Bersama para wartawan dan jurnalis dari berbagai media, suasana diskusi berlangsung akrab, canda tawa sesekali terdengar, namun substansi tetap jadi sajian utama.

Di hadapan para wartawan,Bupati Nagan Raya terpilih pada enam bulan yang lalu yang akrab di Nagan Raya disapa dengan sebutan TRK ini membeberkan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Nagan Raya yang kini tengah dijalankan.

Di mulai dari penguatan sektor pertanian dan pertambangan batu bara,dan batu giok yang menjadi favorit di Nagan Raya juga Masjid Nurul A,la yang perlu juga dibenahi lebih indah kedepan.

“Kami ingin membangun Nagan Raya,tentunya
Pemerintah tidak bisa jalan sendiri. Media punya peran penting dalam mengontrol jalannya program pemerintahan,” Ujar Mantan Anggota DPRA Provinsi Aceh.

Tak hanya itu, dirinya juga menyoroti pentingnya membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah,Baginya,
Media bukan sekadar penyampai informasi, tapi mitra strategis dalam membentuk opini publik yang sehat “Kalau informasi yang keluar dari pemerintah bisa dipahami dan disampaikan secara objektif oleh media, maka kepercayaan masyarakat juga akan tumbuh.

Dirinya Juga berjanji kepada Puluhan insan Pers yang hadir akan mengajak para Pengurus Organisasi akan duduk bersama
dengan Diskominfo guna membahas kontrak kerjasama antara Diskominfo dan media massa ” Karena ini bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat dengan adanya kerjasama yang baik, diharapkan informasi publik dapat tersampaikan dengan baik dan program-program pembangunan daerah Khususnya di Kabupaten Nagan Raya-Aceh dapat berjalan lancar

Bupati yang dikenal akrab dengan Insan Pers itu mengajak foto bersama para jurnalis usai “Ngopi Bareng” Para wartawan yang hadir pun menyambut baik forum santai ini, selain mempererat hubungan antara pemerintah dan media, kegiatan seperti ini dianggap sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi tanpa sekat.

“Bicara dari hati ke hati seperti ini jauh lebih bermakna dari pada jumpa pers biasa, Ini bisa jadi awal sinergi yang lebih kuat,” kata salah satu jurnalis senior TR.Sabaruddin HR yang hadir di acara “Ngopi bareng yang awalnya hanya diagendakan dua jam, akhirnya berlangsung hampir 3 Jam,karena diskusi yang begitu akrab dan tanpa ada dinding Pemisah

Menutup pertemuan, TRK menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan semua pihak, termasuk media.

“Dengan cara yang sederhana namun bermakna, kita membuktikan bahwa kedekatan dengan masyarakat terutama lewat media, bisa dimulai dari secangkir kopi dan obrolan yang transparan “tutupnya ****

Maling Kembali Beraksi,Warung Manisan Milik M.Yatim di Ujung Jembatan Leuhan Di Bobol Maling

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Aksi pencurian kembali terjadi ,kali ini menimpa seorang warga yang tempat usahanya di masuki oleh maling,pada Jumat malam 1/8/2025

Hal ini di ungkapkan oleh M Yatim warga Gampong Gampa yang sehari hari membuka warung kopi manisan di simpang pertigaan Gampong Leuhan persis di ujung jembatan,menurut M Yatim kejadian pencurian yang menimpa tempat usahanya baru di ketahui setelah tetangga dikeliling warungnya memberi tahukan perihal di bobolnya warung selepas.

” Saya di beri tahu perihal warung saya di bobol maling oleh saudara,saya langsung cek ke warung,memang benar,kunci pacok sudah lepas,dan sang maling meninggalkan satu lembar baju jaket yang ketinggalan,saya cek kedalam ternyata yang di ambil satu buah tabung gas, ungkapnya.

Masih menurut dia,memang akhir akhir ini sering terjadi aksi pencurian,bahkan malam itu juga ia kehilangan ayam yang juga di gondol maling di rumahnya,jadi menurut dia dalam semalam dia mengaku jadi sasaran maling di tempat berbeda,

“Semalam saya juga kehilangan ayam,di saat yang bersamaan di tempat usaha saya juga di gasak maling, ” Ujarnya dengan nada kesal.

Akibat dari aksi yang terjadi dia mengakui kerugian di taksir sekitar 500 ribu rupiah dan satu buah tabung gas.

“Kalau di hitung kerugian 4 ekor ayam Siam itu ada 500.ribu dan satu buah tabung gas,tutupnya

Dengan aksi pencurian yang terjadi tentu menjadi persoalan tersendiri di tengah tengah masyarakat,tentu di harapkan penanganan yang lebih serius dari pihak lingkungan dalam menjaga agar aksi aksi seperti ini tidak kembali terulang

Pemkab Aceh Barat Berkomitmen Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen mendukung program swasembada pangan nasional.

Hal ini ditandai dengan kehadiran Asisten Pemerintahan dan Pembangunan Setdakab Aceh Barat, Ifan Murdani, SSTP, M.Sc, yang mewakili Bupati Aceh Barat dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Satgasus Swasembada Pangan Wilayah Kodim 0105/Aceh Barat, Sabtu 2/8/2025

Ifan menjelaskan, Rakor yang berlangsung di Aula Makodim 0105/Aceh Barat ini menjadi wadah konsolidasi lintas sektor untuk menyamakan visi dan strategi dalam mendukung ketahanan pangan daerah, khususnya melalui optimalisasi lahan pertanian dan pemberdayaan petani lokal.

Dalam kesempatan itu Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat siap berkolaborasi dengan TNI dan semua pihak untuk memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ekonomi daerah.

“Kita sangat mendukung langkah TNI dalam upaya mewujudkan swasembada pangan, dan ini sejalan dengan prioritas pembangunan daerah,” ujar Ifan.

Rakor ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Bulog, para kepala dinas terkait, perwakilan kelompok tani, serta jajaran Kodim 0105/Aceh Barat yang menjadi motor penggerak Satgasus Swasembada Pangan.

Selain itu Ifan juga menegaskan pentingnya sinergi semua pihak. “Swasembada pangan tidak akan terwujud tanpa kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat. Rakor ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan kekuatan dalam mencapai tujuan bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Program Satgasus ini menargetkan peningkatan produksi pangan strategis melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian, serta pendampingan berkelanjutan kepada petani.

Dengan dukungan semua elemen, kata ifan, Aceh Barat optimis mampu menjadi daerah yang mandiri pangan, bahkan menjadi lumbung pangan regional di masa mendatang****

Ketimpangan di Tubuh PMI Jember: Pengurus Sejahtera, Pegawai Merana

0

Jember, redaksi.co – Kesejahteraan pegawai Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jember menjadi sorotan tajam setelah gaji mereka diketahui masih mengacu pada standar 13 tahun lalu. Padahal, pendapatan dari pengelolaan darah terus meningkat seiring kenaikan harga per kantong dari Rp 250 ribu pada tahun 2013 menjadi Rp 490 ribu pada 2024.

Ironisnya, di awal tahun 2025 ini, pegawai hanya mendapatkan kenaikan gaji sebesar Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu. Sementara di saat bersamaan, gaji para pengurus PMI Jember justru naik signifikan, bahkan dilaporkan mencapai 100 persen.

Standar gaji pegawai PMI Jember saat ini masih berpatokan pada PP Nomor 22 Tahun 2013, yang sejatinya telah mengalami empat kali perubahan: PP No. 30 Tahun 2015, PP No. 15 Tahun 2019, dan terakhir PP No. 5 Tahun 2024. Namun perubahan itu belum diikuti dengan penyesuaian gaji pegawai, yang justru makin tertinggal dari realitas biaya hidup saat ini.

Dengan pendapatan dari pengelolaan sekitar 3.500 kantong darah per bulan, PMI Jember diperkirakan mengantongi sekitar Rp 1,7 miliar per bulan. Namun besarnya pendapatan ini belum diikuti dengan peningkatan signifikan pada kesejahteraan pegawai, yang berada di garis depan pelayanan kemanusiaan.

“Gaji kami masih kecil, tidak ada kepastian soal jenjang golongan. Saya sudah belasan tahun kerja, tapi tidak pernah berubah. Sementara ada pegawai baru yang langsung dapat golongan tinggi,” ungkap salah satu pegawai PMI Jember yang enggan disebut namanya.

Ia mengaku sempat berharap pada kepengurusan baru di bawah kepemimpinan M. Thamrin. Namun kenyataannya, hanya gaji pengurus yang naik drastis, sementara pegawai hanya menerima kenaikan sangat minim.

Sementara itu, Aep Ganda Permana, pengamat kebijakan publik Jember, menyayangkan arah kebijakan PMI Jember saat ini. Ia menyebut, pengurus sebelumnya justru sempat memperjuangkan kesejahteraan pegawai dengan mengangkat pegawai honorer menjadi pegawai tetap dan menyamakan standar gaji antarunit.

“Sekarang malah kebijakannya condong ke pengurus saja. Gaji besar untuk pengurus, tapi pegawai yang bekerja di lapangan tetap terabaikan. Ini bentuk kegagalan manajemen yang serius,” tegas Aep.

Ketimpangan ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem penggajian di PMI Jember. Jika dibiarkan, bukan hanya merusak motivasi pegawai, tapi juga bisa mengganggu kualitas pelayanan transfusi darah yang vital bagi masyarakat (*)