Beranda blog Halaman 493

Tujuh Belasan Ke 80 Ini Yang Dilakukan Pemprov Sumsel, Ini Yang Disampaikan

0

Redaksi.co | Palembang,- Dalam rangka persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2025, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel melaksanakan rapat persiapan peringatan HUT ke 80 Kemerdekaan RI tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Zulkarnain, S.E., M.M.

Adapun turut hadir didalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Setda Provinsi Sumsel Dr Darmayanti, S.E., M.M, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumsel, Perwakilan dari Kesbangpol Provinsi Sumsel, Perwakilan dari Kasdam II/Sriwijaya, perwakilan dari Kepolisian Daerah Sumsel, perwakilan dari Danrem 044/Gapo, dan undangan lainnya, Senin (4/8/2025).

Dikatakan Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Sumsel H Zulkarnain, S.E., M.M, kita sudah melakukan rapat pertama di bulan Juni 2025 persiapan untuk pembentukan panitianya, dan kedua hari ini kita sudah lakukan rapat koordinasi untuk pelaksanaan, persiapan pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke 80 pada tahun 2025.

Rangkaian acaranya pertama pemberian penghargaan Satya Lencana kepada pegawai negeri sipil di lingkungan Pemprov Sumsel ini di tanggal 13 Agustus 2025. Selain itu juga pengukuhan pasukan paskibraka yang akan dilaksanakan juga pada tanggal 13 Agustus 2025.

“Rangkaian selanjutnya adalah pidato kenegaraan rencananya pada tanggal 15 Agustus 2025, dan pada tanggal 16 Agustus 2025 kita renungan suci di Makam Taman Makam Pahlawan pukul 00.00 WIB,” ujarnya.

Kemudian, pada tanggal 17 Agustus 2025 kita upacara yakni peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 80 tahun 2025 pada paginya dengan menaikkan bendera sang saka merah putih, dan pada sore harinya sendiri kita melakukan penurunan bendera sang saka merah putih.

Dari siswa, siswi Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kita libatkan, termasuk penyanyinya sendiri yakni dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kusuma Bangsa (Kumbang).
“Sedangkan untuk Obadenya dari SMA, SMK, untuk drum bandnya juga dari SMA, SMK, dan dari Polda Sumsel. Harapannya setiap instansi turut meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 80 tahun 2025 ini seperti yang disampaikan oleh Presiden RI,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 80 tahun 2025 baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat, silahkan untuk merayakan ini semeriah mungkin sebagai kehormatan kita kepada para pejuang kita yang telah merebut Kemerdekaan ini.

Rangkaianmya sudah 50 persen lebih, karena Surat Keputusan (SK) Kepanitiaannya sudah ada, untuk latihan Paskibrakanya sudah dilaksanakan, dari seksi-seksi masing-masing sudah mempersiapkan kegiatan masing-masing untuk pelaksanaannya.

“Tinggal gladi bersihnya saja, di rencanakan pada tanggal 15 Agustus 2025 nanti akan diadakan gladi bersih. Sedangkan untuk undangannya sudah kita persiapkan sekitar 3000, baik peserta maupun undangan,” katanya.

Menurut Pelaksana Tugas Karo Umum dan Perlengkapan Setda Provinsi Sumsel Dr Darmayanti, S.E., M.M, ini bukan hanya simbolis saja atau tercatat nama besar bapak/ibu dan jajaran, akan tetapi kami berharap dengan amat sangat sinergi untuk kita bersama agar HUT Kemerdekaan RI ke 80 ini gebyarnya lebih kepada naluri kita sebagai bangsa Indonesia penerus pembangunan khususnya di provinsi Sumsel.

Karena kami lihat terutama di pada saat olahraga saja kelihatan, bahwasanya hanya beberapa segelintir orang saja mewakili daripada jajarannya. Kalau tahun ini kami berharap salah satu daripada jajaran rangkaian ini kita ikuti dengan seksama, dengan secara kompak, dan menjalin kekeluargaan.

“Agar sinergitas tetap terjalin dengan baik, dan karena setelah rapat ini, bapak/ibu dipersilahkan untuk mengadakan rapat di bidang masing-masing atau pun di seksi masing-masing, setelah itu dilaporkan ke sekretariat kami,” ucapnya.

Masih disampaikannya, disini kami untuk menyampaikan lampiran Keputusan daripada Gubernur Sumsel tentang pembentukan panitia penyelenggaraan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 80 tahun 2025 di provinsi Sumsel. Adapun sebagai Penasehat yakni Gubernur Sumsel, Pangdam II Sriwijaya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumsel, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel dan Ketua Pengadilan Tinggi Palembang.

Adapun sebagai Pengarahnya sendiri yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Kasdam II Sriwijaya, Wakapolda Sumsel, Danrem O44/Gapo, Walikota Palembang, Kapolrestbes Palembang, Danlanal, serta Danlanud Herlambang.

“Bahwasanya direncanakan pada hari Rabu yakni pada tanggal 13 Agustus 2025 itu pemberian Satya Lencana Karya Satya, mengingat jumlah yang harus disampaikan ke kami, karena kami akan menempat di mana yang pas untuk di griya agung, apakah di joglo atau di pendopoan,” imbuhnya.

BKSDA Resort Meulaboh Dan BPBD Aceh Barat Pindahkan Perangkap Buaya Ke Lokasi Baru Di Beureugang

0

Aceh Barat
Pihak BKSDA Resort Meulaboh bersama WRU, BPBD Aceh Barat melakukan operasi pemindahan Sangkar Perangkat Buaya dari lokasi pertama di sungai Gampong Pasi Aceh Tunong Kecamatan Meureubo ke lokasi baru disungai Beureugang kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat.

Pelaksanaan operasi pemindahan kandang perangkap buaya ini di sampaikan oleh PLT.Kalak BPBD Aceh Barat Teuku Ronal Nehdiansyah melalui pesan WA group, Senin malam 4/8/2025

Ronal memberikan informasi bahwa pemindahan Sangkar Perangkap buaya dari lokasi lama ke tempat baru di Beureugang karena ada informasi hewan predator kerap menampakkan kemunculannya di sungai tersebut

Dihubungi terpisah terkait apakah berhasil atau sama sekali belum terlihat tanda tanda terkena pancingan yang di pasang tersebut,dia mengiyakan belum berhasil di tangkar dilokasi yang lama,

” Belum berhasil perangkap di pasi Aceh Tunong,perangkap sudah kami pindahkan ke sungai Beureugang, sebab ada informasi dari masyarakat, aktifitas buaya terlihat di sungai Beureugang,doakan agar usaha ini berhasil ,”balas Ronal

Fenomena Kemunculan predator air ini menjadi momok bagi masyarakat yang beraktivitas di sungai terutama para penjala dan pemancing ikan di daerah itu yang tentunya menjadi perhatian serius dari pemerintah untuk menghindari jatuhnya korban di masyarakat terutama para pencari ikan,serta warga yang menggunakan air sungai sebagai kebutuhannya sehari hari, BKSDA Resort Meulaboh bekerja sama dengan BPBD Aceh Barat berusaha menemukan cara untuk dapat menangkap predator air ini dengan cara memasang Sangkar Perangkap di lokasi dimana predator itu muncul dengan pengharapan bila berhasil maka akan di lepas liarkan ke habitat aslinya yang jauh dari pemukiman warga.****

NANT LIVE GELAR “NANT SHOWCASE EXPERIENCE”, BUKA JALAN MENUJU KONSER AKBAR LOVESTIVAL ID 2025

0

Redaksi.co | Jakarta – Nant Live resmi membuka rangkaian menuju konser musik terbesar akhir tahun, Lovestival ID 2025, lewat gelaran eksklusif NANT SHOWCASE EXPERIENCE yang digelar di The Kasablanka Main Hall, Jakarta, pada Senin malam (5/8). Acara yang dihadiri lebih dari 3.000 tamu undangan ini menjadi panggung perkenalan awal konsep dan jajaran musisi papan atas yang akan tampil di Lovestival ID pada 20 Desember 2025 mendatang di Sentul International Convention Center (SICC).

Deretan musisi ternama tanah air diumumkan sebagai line-up utama Lovestival ID 2025. Mereka adalah Kahitna, Afgan, Bunga Citra Lestari, Yura Yunita, Tiara Andini, P.J. Gendhing, dan pendatang baru berbakat Jauza Kamila. Nama-nama ini dipastikan akan membawakan penampilan spesial yang memadukan nuansa romantis, nostalgia, dan musikalitas tinggi.

Tak sekadar memperkenalkan konser akbar, NANT SHOWCASE EXPERIENCE juga menjadi momen peluncuran trailer perdana film terbaru dari Nant Entertainment berjudul “Kamu Harus Mati”. Film bergenre thriller misteri ini akan segera tayang di bioskop Indonesia dan negara-negara ASEAN. P.J. Gendhing, yang mengisi soundtrack resmi film, tampil membawakan lagu tema secara live untuk pertama kalinya.

Sorakan dan tepuk tangan panjang mengiringi penampilan eksklusif dari Afgan yang membius ribuan penonton dengan suara khas dan karisma panggungnya. Sementara itu, Jauza Kamila tampil dalam sesi talkshow, membagikan cerita di balik perilisan mini albumnya yang berisi lima lagu orisinal di bawah label Nant Live Records.

Konser ini akan berlangsung pada 20 Desember 2025 di Sentul International Convention Center (SICC). Sebagai penutup, acara juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize menarik berupa sepeda listrik untuk para tamu undangan yang beruntung.

Mubaligh Palestina Syech Ahmad Abdul Nasser Ceramah Agama di Masjid Nurul Iman Ranto Panyang

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Badan Kemakmuran Masjid ( BKM ) beserta Jamaah Mesjid Jami Nurul iman Gampong Ranto Panyang Kecamatan Meurebo mengadakan ceramah agama selepas shalat Magrib hari ini Senin malam ,4/8/2025

Ceramah agama sampaikan oleh Syech Ahmad Abdul Naseer dai muda asal Gaza Barat Palestina,dalam kunjungan safari dakwah dari mesjid ke mesjid dengan menyampaikan tujuan syiar agama dan menggalang dana untuk warga Palestina yang saat ini sangat membutuhkan uluran tangan saudara seiman.

Kegiatan ceramah serta penggalangan dana untuk saudara seiman palestina ini disampaikan oleh ketua BKM masjid Jamik Nurul iman Gampong Ranto Panyang,Muhammad Rafi,di sela sela kegiatan ceramah kepada media Redaksi.co

Menurut ia ceramah agama yg di sampaikan oleh Syaikh Ahmad Abdul Nasser asal Palestine ini adalah semata-mata untuk memberikan dukungan moral dari masyarakat Islam Gampong Ranto Panyang kepada saudara seiman di Palestina yang lagi mengalami penindasan di negaranya dan selaku sesama muslim mereka berinisiatif mengadakan ceramah di masjid Jamik Nurul iman yg kebetulan rombongan syech Ahmad Abdul Nasser singgah di mesjid dalam misi ceramah dari masjid ke masjid.

“Kami selaku BKM Mesjid Jami Nurul iman mendukung dan memberikan support terbaik bagi syech Ahmad Abdul Nasser utk menyampaikan ceramah dan kami dengan suka rela sedikit memberikan donasi yg kami berikan kepada syeh tersebut,ujar Muhammad Rafi,

Sementara syech Ahmad Abdul Nasser dalam ceramah singkatnya mengajak kaum muslimin untuk selalu mengingat perintah Allah,karena menurut dia kita semua sebagai hamba akan kembali semua kepada Allah

“Marilah kita selalu mengerjakan apa yang diperintahkan Allah dan mari kita menjauhkan segala yang dilarangNya,karena sesungguhnya kita milik Allah dan hanya kepadanya lah kita kembali.

Secara singkat dalam penyampaian ceramahnya, syech Ahmad Abdul Nasser menceritakan kondisi yang dialami saudara saudaranya di Palestina sekarang ,serba dalam keadaan kekurangan ,serba krisis,baik itu makanan,minum, pakaian maupun akses bantuan kemanusiaan akibat perbuatan Zionis Israel.

“Bisa bapak ibu lihat dan saksikan,baik melalui televisi ,media sosial begitu menderita saudara saudara kami di Palestina saat ini,karenanya kami sebagai bagian umat Islam mengajak semua umat Islam untuk membantu meringankan penderitaan warga Palestina bukan hanya dengan doa,tapi Sudi kiranya dapat menyisihkan sedikit rezeki yang di berikan Allah untuk di sumbangkan kepada saudara Palestina, mari kita bersama memohon mohon kepada Allah SWT agar memberikan kemenangan kepada umat Islam,Ujarnya

Ceramah agama yang digagas oleh BKM masjid Jamik Nurul iman iyang dimulai selepas magrib ini mampu menggetarkan sanubari semua yang hadir betapa menderitanya saudara seiman warga Palestina yang kini sedang berjuang untuk mempertahankan haknya dari serangan negara zionis dan semoga sumbangsih dari jamaah yang dititipkan langsung kepada syech Ahmad Abdul Nasser di kesempatan ini bisa sedikit membantu penderitaan saudara seiman di sana,semoga ****

*Wujudkan Pelayanan Prima, Kapolda Letakkan Batu Pertama Gedung SKCK di Polres Halteng*

0

REDAKSI.CO-Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Halmahera Tengah, Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., melakukan peletakan batu pertama pembangunan dua fasilitas penting, yakni Gedung Pelayanan SKCK di Mapolres Halteng dan Tugu Perjuangan Brimob Kompi Senapan C di Bukit Loitegas, Weda. Senin, (4/8).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda Maluku Utara dalam memperkuat pelayanan publik dan menanamkan nilai-nilai sejarah perjuangan Polri di wilayah yang memiliki nilai strategis dan historis.

Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa pembangunan Gedung SKCK adalah wujud komitmen Polri dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam hal pengurusan dokumen kepolisian.

“Pembuatan SKCK hanya dikenakan biaya resmi sebesar Rp30 ribu. Jangan ada pungutan tambahan di luar ketentuan. Saya tidak ingin ada oknum yang mencoreng nama baik institusi,” ujar Kapolda.

Kapolda juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Halmahera Tengah atas dukungan nyata terhadap pembangunan fasilitas Kepolisian.

Ia berharap sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah terus terjaga demi terciptanya keamanan dan pelayanan yang prima.

Sementara itu, peletakan batu pertama Tugu Perjuangan Brimob di Bukit Loitegas menjadi momen reflektif yang penuh makna.

Kapolda Malut menyampaikan bahwa Brimob memiliki sejarah panjang yang berawal dari Polisi Istimewa, lalu Mobrig, dan secara resmi menjadi Korps Brimob Polri pada masa Presiden Soekarno tahun 1965.

Ia juga mengangkat peran sentral wilayah Maluku Utara termasuk Weda, Tidore, Sofifi, dan Pulau Gebe dalam perjuangan merebut kembali Irian Barat sebagai bagian dari integrasi bangsa Indonesia.

“Tugu ini nantinya bukan hanya menjadi simbol perjuangan, tetapi juga diharapkan menjadi tempat edukasi sejarah bagi generasi muda Halteng dan sekitarnya”. Pungkasnya.

 

Sinergi Humanis Polwan Ditlantas Polda Malut: Tertib Lalu Lintas dan Cinta Tanah Air*

0

REDAKSI.CO-Dalam rangka mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta memperkuat kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat, Personel Polisi Wanita (Polwan) Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Maluku Utara melaksanakan kegiatan Patroli Presisi dan Strong Point Pagi, Senin (4/8).

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik strategis di wilayah Kota Ternate, antara lain di seputaran pusat kota dan simpang lampu lalu lintas (Traffic Light) depan Kantor Pajak Kota Ternate.

Pelaksanaan Patroli Presisi dan Strong Point Pagi ini bertujuan untuk Meningkatkan kehadiran Polri di ruang publik sebagai bentuk pengawasan dan perlindungan kepada masyarakat pengguna jalan, Mencegah potensi kemacetan, pelanggaran, maupun kecelakaan lalu lintas di titik-titik rawan, Memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas dan budaya keselamatan berkendara dan Menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui pembagian bendera Merah Putih kepada pengguna jalan dan masyarakat umum sebagai simbol nasionalisme dan cinta tanah air.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari tugas pokok Polri dalam bidang lalu lintas sekaligus bentuk pengabdian Polwan Ditlantas Polda Maluku Utara kepada masyarakat. Diharapkan, melalui kegiatan ini dapat tercipta kesadaran kolektif akan pentingnya tertib berlalu lintas dan turut mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

Polri, khususnya Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku Utara, akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui kegiatan yang bersifat preventif, edukatif, dan humanis demi mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polda Maluku Utara.

 

Forum Masyarakat Aceh Barat Mendesak Pemda Bangun Destinasi Wisata di Gampong Cot Punti

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Forum Masyarakat Aceh Barat (FORMAT) mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Barat agar segera mengambil langkah konkret dalam pengembangan potensi wisata lokal, khususnya di Gampong Cot Punti, Kecamatan Woyla Timur.

Desakan ini disampaikan langsung oleh Humas FORMAT, Ediman, dalam keterangannya pada Senin 4/8/2025.

Gampong Cot Punti menurut Ediman, memiliki potensi wisata alam yang luar biasa, namun belum tersentuh pembangunan dan promosi secara optimal.

Ia menilai, jika dikelola dengan baik, kawasan ini dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

“Kami melihat Cot Punti memiliki daya tarik alam yang sangat potensial, mulai dari keindahan lanskap perbukitan hingga kekayaan budaya lokal. Sayangnya, sampai hari ini belum ada perhatian serius dari pemerintah daerah,” ungkap Ediman.

FORMAT menilai pengembangan wisata Cot Punti akan memberi dampak positif secara sosial dan ekonomi, terutama bagi pemuda dan pelaku UMKM di desa tersebut. Selain itu, inisiatif ini juga sejalan dengan semangat pelestarian lingkungan dan kearifan lokal.

Ediman menambahkan, FORMAT siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, perangkat desa, serta komunitas pemuda untuk melakukan kajian dan perencanaan awal guna mendorong realisasi pembangunan wisata Cot Punti.

“Kami berharap Bupati Aceh Barat dapat menjadikan aspirasi ini sebagai prioritas, karena pembangunan pariwisata bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal identitas daerah dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, FORMAT mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar audiensi terbuka dengan masyarakat Gampong Cot Punti dan pemangku kepentingan terkait. Hal ini penting untuk menyusun roadmap pembangunan wisata yang berbasis partisipasi publik.

Dengan dukungan pemerintah, FORMAT yakin Cot Punti dapat berkembang menjadi destinasi wisata berbasis alam dan budaya yang tidak hanya menarik wisatawan lokal, tapi juga nasional ****

TP PKK Aceh Barat Gelar Pelatihan Meracik Kopi, Peluang Usaha Bagi Generasi Muda Kreatif

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh Barat menggelar kegiatan pelatihan meracik kopi di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat pada Senin 4/8/2025

Ketua TP PKK Aceh Barat, Ny Afrinda Novalia Tarmizi SP, MM mengatakan, Aceh terkenal dengan kopinya, dimana – mana bahkan hampir disetiap sudut kota dan desa terdapat warung kopi. Sehingga pelatihan meracik kopi dinilai sengat tepat dilakukan bagi muda – mudi Aceh Barat yang membutuhkan pekerjaan.

“Tujuan kita TP PKK Aceh Barat melaksanakan kegiatan pelatihan meracik kopi ini untuk menjembatani masyarakat agar mendapatkan bekal atau skil dalam meracik kopi yang lezat dan khas,” kata Ny Afrinda.

Dikatakan Ny Afrinda, kegiatan kali ini bukan tentang pelatihannya saja, tapi adalah peluang kedepannya bagi para peserta agar nantinya dapat membuka gerai atau usahanya sendiri serta terdata di Disperindagkop dan UKM Aceh Barat.

“Semoga semua peserta yang mengikuti pelatihan hari ini itu benar – benar mau dan mampu untuk belajar meracik kopi dengan tujuan uatama yaitu demi kemajuan kehidupan perekonomian keluarga,” katanya.

Menurut Ny Afrinda, peracik kopi merupakan pekerjaan yang juga cukup menjanjikan, mengingat gaji atau upah para peracik kopi di Aceh saat ini yang terbilang cukup tinggi di sektor UMKM.

“Kita ketahui bersama gaji peracik kopi itu tinggi, jadi masyarakat Aceh Barat khususnya jangan hanya fokus pada pekerjaan kantoran saja, tapi bisa juga melirik pekerjaan ini,” ujar Ny Afrinda.

Dia berharap, agar pelatihan meracik kopi yang dilakukan oleh TP PKK Aceh Barat hari ini tidak berhenti atau dilakukan sekali saja, namun bisa terus dilaksanakan secara berkesinambungan kedepannya.

“Semoga ini menjadi pertanda bahwa dengan hadirnya TP PKK Aceh Barat bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Mohon untuk Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi agar peserta hari ini mendapatkan pelatihan lanjutan di Balai Latihan Kerja (BLK),” harapnya ****

Bupati Aceh Barat Terima Kunjungan Kerja Anggota DPD-RI Asal Aceh H. Uma ,Bahas Irigasi Lhok Guci

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM menerima kunjungan kerja Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman, S.Sos, yang akrab disapa Haji Uma, di Meulaboh, Minggu 3/7/2025

Dalam kunjungan tersebut, Haji Uma bersama Bupati Tarmizi meninjau progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) jaringan irigasi Lhok Guci di Kecamatan Pante Ceureumen.

Turut mendampingi dalam kunjungan ini, Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr. Kurdi; Kepala Dinas Pertanahan, Drs. Darwis, M.Si; dan Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Diskominsa, Hidayat Isa, SE.

Dalam penjelasan yang disampaikan Kadis PUPR, Dr. Kurdi, pembangunan jaringan irigasi Lhok Guci mencakup area seluas 269 hektare, dengan proses pengadaan tanah yang telah rampung sebesar 218,40 hektare (81%). Sisanya, 42,76 hektare masih dalam proses penyelesaian. Proyek ini memiliki nilai anggaran mencapai Rp207,47 miliar.

“Harapan kita tidak ada kendala di lapangan agar progres bisa terus berjalan sesuai target,” terang kurdi

Kurdi menambahkan, Kunjungan ini merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dan pusat dalam memastikan keberlanjutan proyek-proyek vital yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Aceh Barat, terutama sektor pertanian dan ketahanan pangan, ungkapnya

Sementara, Haji Uma menyatakan kunjungannya kali ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan sebagai anggota Komite I DPD RI terkait pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum, termasuk di dalamnya Proyek Strategis Nasional.

“Sebelumnya kami juga telah menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pertanahan Provinsi Aceh. Kami ingin memastikan persoalan-persoalan yang menjadi penghambat, baik dari sisi administrasi maupun teknis, agar bisa dilaporkan secara utuh ke pusat,” ujar Haji Uma.

Ia menjelaskan, dari hasil koordinasi dan peninjauan, diketahui bahwa persoalan harga tanah sudah tidak menjadi kendala. Satuan harga telah disepakati melalui mekanisme KJPP dan diturunkan ke tim pelaksana (TP2T), yang melibatkan kementerian dan lembaga terkait.

“Masalah utamanya kini adalah pembiayaan lanjutan yang menjadi tanggung jawab pusat, dalam hal ini Balai Wilayah Sungai dan Kementerian PUPR. Kami akan dorong agar dukungan anggaran ini segera disalurkan demi percepatan penyelesaian proyek,” tambahnya.

Haji Uma juga menyoroti pentingnya komunikasi intensif dengan pihak perusahaan yang memiliki lahan di sekitar lokasi proyek, agar tidak terjadi gesekan yang bisa menghambat jalannya program strategis ini.

“Secara umum, dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah sudah sangat baik. Tinggal mendorong koordinasi lintas sektor agar pembangunan dapat dilanjutkan tanpa hambatan,” pungkasnya ****

Bersatu Hadapi Bencana, Pemkab Aceh Barat Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Bencana

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat merespons cepat dalam menghadapi bencana alam angin puting beliung yang menerjang Gampong Lhueng Tanoh Tho pada Sabtu sore, 2/8/ 2025

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos), bersama aparatur gampong setempat, langkah-langkah tanggap darurat langsung dikerahkan untuk membantu warga terdampak sapuan angin puting beliung tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah kepada media mengatakan, bencana tersebut mengakibatkan kerusakan pada lima rumah warga secara berat, delapan rumah mengalami kerusakan sedang, empat rumah rusak ringan, dan satu unit balai pengajian ikut terdampak.

Meskipun tidak terdapat korban jiwa, sebanyak 50 jiwa dari 17 kepala keluarga harus mengungsi ketempat sanak familinya,atau menetap di tenda darurat sebagai langkah sementara,sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah melakukan segala upaya untuk penanganan secara cepat, terutama penyaluran bantuan darurat kebencanaan, penyiapan lokasi pengungsian darurat, penyediaan dapur umum, serta pembersihan puing-puing dan pohon tumbang.

BPBD Aceh Barat juga mendirikan tenda hunian sementara bagi warga yang memilih bertahan di sekitar rumahnya yang rusak, dengan dukungan penuh dapur umum untuk kebutuhan dasar mereka,”kata Ronal

Bantuan masa panik yang telah disalurkan mencakup beras sebanyak 40 sak ukuran 5 kg, hygiene kit sebanyak 34 box, 34 lembar matras, 50 lembar selimut, 34 paket baju, dan 30 kasur lipat. Bantuan ini untuk meringankan beban warga terdampak selama masa tanggap darurat.

Sementara untuk daftar sementara pemilik rumah serta bangunan tokoh yang terdampak akibat musibah tersebut sebagai berikut:

Fitrah Muhammad Saputra (3 jiwa, termasuk 1 balita), Abdul Salamsyah (2 jiwa), Musri (4 jiwa), Abdullah Arif (6 jiwa), Zulhilmi MY. S.Ag (5 jiwa), Ernawati (2 jiwa), Forzal (3 jiwa, termasuk 1 balita), Amiruddin (2 jiwa), Aisyah (1 jiwa), Tajuddin (4 jiwa), Terman Siradj (3 jiwa), Rampeng (almarhum, 2 jiwa), Irfan Mahyidin (2 jiwa), Manzulil Fajri (3 KK), Ansari (6 jiwa), dan Abdul Salamsyah (2 jiwa).

Selanjutnya satu unit Balai Pengajian juga masuk dalam daftar terdampak. Perkiraan kerugian materi akibat bencana ini mencapai lebih dari 300 juta rupiah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyampaikan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan pasca-bencana. Pendataan lebih lanjut terkait kerusakan dan kebutuhan bantuan lanjutan masih terus dilakukan di lapangan,”jelasnya.

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan lembaga sosial untuk turut serta dalam upaya pemulihan dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Untuk informasi lebih lanjut dan kontribusi bantuan, silakan menghubungi BPBD Aceh Barat atau Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat****