Beranda blog Halaman 471

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Di Aceh Barat Ricuh,Massa Terpaksa Dibubarkan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa barat selatan Aceh dan masyakarat yang berlangsung di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat pada Senin, 1/9/2025

Aksi ini sempat berlangsung ricuh, sebelum massa aksi akhirnya membubarkan diri. Kericuhan terjadi, saat massa yang sebelumnya berada di halaman Kantor DPRK setempat digiring keluar lantaran situasi mulai memanas saat berlangsungnya proses negosiasi antara sejumlah anggota DPRK setempat dengan massa aksi.

Adapun sejumlah anggota DPRK yang menjumpai massa saat itu adalah Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat, Azwir, beserta anggota lainnya yakni; Ahmad Yani, Bustamam, Hermanto, Medradia Yugistira, Nasruddin, Ramli, Abdul Rauf, Khairani, Said Muzhar, Nasrul, Aulina Katana, Tarmizi Satar, TM Arfan, Bachtiar, Fauzi dan Fajar Ziyadi sempat berdialog dengan massa aksi di halaman kantor DPRK tersebut.

Pada saat proses negosiasi terjadi, situasi mulai terasa memanas sehingga massa terpaksa digiring dari halaman kantor DPRK ke luar. Dan kericuhan pun tidak dapat dihindari.

Guna menghalau massa, pihak dari kepolisian sempat menembakkan beberapa kali gas air mata serta menyemprotkan air dari water canon untuk membubarkan massa.

Sementara itu Kepala Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yoghi Hadisetiawan, mengapresiasi aksi unjuk rasa, serta menyampaikan ucapan terima kasih kepada para mahasiswa yang melakukan unjuk rasa, yang dinilainya berjalan lancar dan tertib dalam menyampaikan aspirasi di DPRK Aceh Barat. Menurutnya, imbauan agar tidak melakukan aksi anarkis juga ikut diindahkan oleh para peserta demonstran.

“Alhamdulillah aksi berjalan lancar.Saya sempat sampaikan tadi kepada adek-adek mahasiswa tapi tolong ditegaskan lagi adek mahasiswa terimakasih atas penyampaian [aspirasi] yang santun, penyampaian yang mewakili suara rakyat saya ucapkan terimakasih,”
Ucap Kapolres

Kapolres Dalam kesempatan itu,juga membantah adanya kericuhan pada aksi yang dilakukan oleh ribuan mahasiswa tersebut. Kata Yoghi, pembubaran massa dilakukan lantaran waktu penyampaian aspirasi oleh peserta aksi tersebut terpaksa dilakukan ,karena waktu dalam penyampaian aspirasi lewat unjuk rasa telah berakhir.

“Bukan chaos ya bukan chaos. Cuma karena saat ini sudah pukul 18.00 WIB. Itu adalah bentuk imbauan kami kepada adek-adek membubarkan diri. Karena apa, kita mengkhawatirkan ketika situasi malam adek-adek mahasiswa masih disini, kita tidak bisa membedakan mana yang mahasiswa mana pihak-pihak yang mencoba memancing Aceh Barat ini untuk rusuh,” kata Yoghi.

Pada unjuk rasa yang berlangsung ini ada sejumlah poin tuntutan yang disampaikan, yakni; 1) Mendesak aparat penegak hukum agar segera membebaskan massa aksi yang ditahan dalam peristiwa unjuk rasa di Jakarta. 2) Mendesak Kepolisian Republik Indonesia untuk menghentikan sikap represif dalam pengamanan aksi serta mengakhiri praktik penggunaan kekerasan yang berpotensi menimbulkan korban jiwa di kalangan masyarakat. 3) Mendesak Presiden Republik Indonesia untuk memberhentikan Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan. 4) Mendesak Presiden untuk melakukan evaluasi terhadap Kapolri, khususnya dalam proses perekrutan anggota Polri agar ke depan diwajibkan memiliki kualifikasi minimal sarjana (S1). 5) Mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja DPR RI dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran. 6) Mendesak DPR RI bersama pemerintah untuk segera mengundangkan Rancangan Undang-Undang tentang Perampasan Aset.****

Tokoh Masyarakat dan RT/RW Jakpus Kompak Tolak Anarkisme, Teguhkan Persatuan

0

Redaksi.co | Jakarta – Menyikapi situasi nasional yang mencekam dalam sepekan terakhir, para pengurus wilayah dan tokoh masyarakat di Jakarta Pusat menggelar pertemuan koordinasi darurat. Pertemuan yang diinisiasi oleh beberapa Tokoh seperti halnya Wakil Ketua Forum RTRW se Jakarta Pusat yaitu Mourits Kussoy yg biasa kita sapa Bang Morris , Ketua RW 03 Petojo Selatan, Gambir yang juga merupakan Kepala Badan Koordinator Forum Kader Bela Negara DPW DKI Jakarta ( Kader Bela Negara Kementerian Pertahanan RI ) digelar pada akhir Agustus 2025 dengan melibatkan Tomas, Toga, serta perwakilan dari RT/RW lainnya.

Pertemuan yang berlangsung khidmat dan penuh konsentrasi ini bertujuan untuk mencari titik-titik solusi guna mengantisipasi dampak demonstrasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Pusat.

Morris, dalam kapasitasnya sebagai Ketua RW, menyatakan kekhawatirannya akan adanya kemungkinan ekses negatif. “Kami berupaya memaksimalkan ‘Jaga Jakarta’.Kampung kita , Demonstrasi ini sangat mengkhawatirkan, terlebih jika dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menciptakan kerusuhan dan mengambil kesempatan dalam situasi sulit,” ujarnya saat membuka pertemuan.

Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, antara lain H. Agus (Tokoh Betawi Tanah Abang) yang juga sbagai Ketua RW 012 Kel. Kebon Melati .Tanah Abang dan Rahardian atau Olan Ketua RW 010 Kampung Bali, Tanah Abang Kehadiran mereka mewakili Joko Hardoyo, Ketua Umum Forum RTRW se Jakarta pusat, menegaskan komitmen kolektif untuk menjaga tanah air yang tercinta dari segala bentuk ancaman yang memecah belah.

Membangun Soliditas, Menjaga Pancasila

Dialog difokuskan pada langkah-langkah preemtif dan preventif. Poin utama yang disepakati adalah pentingnya mengedepankan komunikasi yang lancar antar warga dan dengan aparat keamanan. Forum ini mendorong agar setiap penyampaian aspirasi dilakukan secara damai dan tertib, sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

“Harapan kami bersama, apa pun yang menjadi target utama penyampaian aspirasi, harus tetap fokus pada tujuan awal. Tolak anarkisme, jaga fasilitas umum, dan pelihara ikatan keberagaman kita,” ujar Morris. Pesan ini ditekankan sebagai prinsip utama yang harus disosialisasikan hingga ke tingkat RT dan lingkungan terkecil.

Para peserta pertemuan sepakat bahwa keberagaman suku, agama, dan ras di Indonesia, khususnya di Jakarta, adalah kekuatan yang tidak boleh dirusak oleh kepentingan sepihak. Mereka berkomitmen untuk terus memperkuat silaturahmi antarwarga, meningkatkan sistem ronda dan posko keamanan lingkungan, serta siaga untuk melaporkan setiap potensi gangguan kepada pihak berwajib.

Langkah proaktif yang diambil oleh forum warga Jakarta Pusat ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat, menegaskan bahwa pondasi terkuat keamanan nasional justru bermula dari kesolidan dan kewaspadaan di tingkat lingkungan terkecil. ungkap Morris yang juga Pembina Forum Pemuda Betawi.

Ketua STIHPADA Palembang Terjun Langsung Kawal Unjuk Rasa di DPRD Sumsel

0

Redaksi.co | Palembang,- Ribuan massa dari berbagai elemen baik dari mahasiswa, mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi baik swasta ataupun negeri menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Di mana para massa aksi ini sendiri berlangsung dengan pengawalan yang sangat ketat dari kalangan akademisi dan juga dari Aparat Penegak Hukum (APH).

Adapun dari pihak kepolisian daerah Sumsel, Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mana mereka berjaga untuk menjaga kondusifitas dari hal yang mungkin terjadi dari berbagai arah dari para aksi ini, demikian diutarakan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) Palembang Assoc Prof Dr H Firman Freaddy Busroh, S.H., M.Hum., CTL., CMN.

Dikatakan Ketua STIHPADA Palembang Assoc. Prof. Dr. H. Firman Freaddy Busroh, S.H., M.Hum., CTL., CMN, di mana saya bersama dengan Dosen STIHPADA Palembang M Yosi Agustian, S.H., M.H, turut hadir secara langsung dalam rangka mengawal jalannya aksi ini.

Di mana kami dari STIHPADA juga ikut andil dalam aksi ini, di mana mahasiswa, dan mahasiswi kita juga ikut turun kelapangan untuk menyuarakan aksinya di halaman depan kantor DPRD Provinsi Sumsel.

“Di mana pada aksi ini sendiri pertama mereka berjalan menuju ke halaman kantor DPRD Sumsel, serta melakukan orasi untuk menyampaikan apa yang ingin mereka sampaikan kepada ketua atau anggota yang ada di DPRD Provinsi Sumsel,” ujarnya.

Kemudian, di mana dengan kehadiran para akademisi hukum tersebut menjadi sorotan, karena mereka tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga memastikan bahwa jalannya penyampaian aspirasi mahasiswa dan masyarakat berlangsung sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Dalam keterangannya, saya sebagai Ketua STIHPADA Palembang menegaskan bahwa unjuk rasa merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.

“Dan oleh karena itu, di dalam pengawalan moral dan akademis ini sangatlah penting dilakukan, agar aspirasi ini dapat tersampaikan kepada pihak terkait, dan tanpa harus melanggar ketertiban umum, apalagi sampai merusak aset ataupun merusak yang lainnya,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, di mana tadi para massa aksi ada beberapa tuntutan yang mereka sampaikan kepada DPRD Provinsi Sumsel, di mana ketua DPRD Provinsi Sumsel secara langsung menerima serta mendengarkan tentang tuntutan apa saja yang mereka inginkan.

Dimana pada kesempatan itu juga, ketua DPRD Provinsi Sumsel akan mengajak perwakilan dari Perguruan Tinggi untuk di bawa ke Jakarta, untuk menyampaikan apa yang mereka sampaikan disini.

“Di mana tadi juga ketua DPRD Provinsi Sumsel juga telah melakukan sumpah di ribuan massa untuk menindaklanjuti dari apa yang mereka sampaikan ini, dan semoga semua yang mereka sampaikan akan mendapatkan jalan yang terbaik untuk kedepannya,” katanya.

Sementara itu, Dosen STIHPADA Palembang M. Yosi Agustian, S.H., MH, menambahkan bahwa keterlibatan pihak kampus yang ada di Sumsel terutama di kota Palembang ini, adalah dalam mengawal aksi bukan dalam kapasitas politik, melainkan untuk memberikan pendampingan hukum dan edukasi kepada peserta aksi agar memahami koridor hukum dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

Dan kami juga melihat para aksi tadi semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada kekerasan didalamnya. Terlebih lagi dari dari pihak Kepolisian Daerah Sumsel dan Ketua DPRD Provinsi Sumsel turun langsung serta menyampaikan beberapa pesan kepada para massa aksi.

“Untuk diketahui bahwa aksi yang berlangsung di DPRD Sumsel tersebut berjalan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian serta didampingi oleh para akademisi, sehingga suasana tetap kondusif hingga massa membubarkan diri dengan sendirinya setelah orasi mereka selesai,” ucapnya.

Kapolda Malut Apresiasi aksi penyampaian pendapat berjalan damai

0

REDAKSI.CO- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si. mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa yang melakukan aksi penyampaian pendapat dengan damai dan kondusif.

“Saya atas nama Kapolda Maluku Utara mengucapkan terima kasih karena masyarakat Maluku Utara dan para mahasiswa dalam kegiatan menyampaikan aspirasinya dapat berjalan aman dan damai”. Katanya.

Lanjutnya, ia menjelaskan bahwa meskipun ada sedikit ketegangan yang terjadi, akan tetapi secara umum pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan di Maluku Utara dapat berjalan aman dan kondusif.

“Mari kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Maluku Utara agar tetap aman dan kondusif, jika melakukan penyampaian aspirasi dapat dilakukan dengan tertib, kami Kepolisian siap untuk mengamankan”. Tegasnya.

Kapolda percaya, Maluku Utara masih kental dengan adat dan budayanya, untuk itu ia menghimbau kepada para pengunjuk rasa untuk mengedepankan adat _se atorang_ dan _segulaha_.

 

Ketua LMPP Apresiasi Peran H. Lalu Daryadi Jaga Kondusifitas Lombok Barat

0

Ketua LMPP Apresiasi Peran H. Lalu Daryadi Jaga Kondusifitas Lombok Barat

Lombok Barat, Redaksi.co – Situasi sosial di Lombok Barat (Lobar) belakangan ini kerap diwarnai isu yang berpotensi menimbulkan keresahan. Jika tidak dikelola dengan baik, isu-isu tersebut bisa berkembang menjadi provokasi yang mengganggu ketentraman masyarakat. Di tengah kondisi itu, kehadiran tokoh kharismatik H. Lalu Daryadi dinilai menjadi faktor penting dalam meredam ketegangan. Dengan turun langsung ke tengah masyarakat, ia berupaya menjaga stabilitas dan mencegah gesekan sosial.

Atas langkah tersebut, Ketua Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Kabupaten Lombok Barat, Zarlan, menyampaikan apresiasinya. Ia menilai kehadiran tokoh masyarakat seperti H. Lalu Daryadi mampu menghadirkan rasa aman sekaligus memberi keteladanan.
“Beliau hadir untuk memastikan masyarakat tidak mudah terprovokasi. Kehadiran tokoh yang benar-benar peduli akan membuat warga merasa diperhatikan,” ujar Zarlan.

Menurutnya, pada saat tensi sosial meningkat, tokoh masyarakat memiliki posisi strategis karena dekat dengan warga dan mampu menyentuh hati mereka. “Ini yang membuat kehadiran beliau sangat bernilai. Sosok seperti H. Lalu Daryadi mampu menjadi penyejuk,” tambahnya.

Lebih jauh, Zarlan juga menyoroti arah kebijakan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa kebijakan seharusnya berpihak pada rakyat, bukan justru membebani. Salah satu yang ia singgung adalah soal kebijakan kenaikan pajak yang menimbulkan keluhan di masyarakat.
“Bupati harus lebih bijak dalam mengambil kebijakan. Pajak yang membebani masyarakat kecil sebaiknya ditinjau kembali agar tidak menambah kesulitan warga,” tegasnya.

Zarlan menekankan bahwa sikap tersebut merupakan suara resmi lembaga yang ia pimpin.
“Ini bukan sekadar pendapat pribadi. Kami, LMPP Kabupaten Lombok Barat, bersama tokoh masyarakat H. Lalu Daryadi, ingin menegaskan komitmen untuk menjadi mitra masyarakat sekaligus mitra pemerintah dalam menjaga kondusifitas daerah dan mengawal agar kebijakan benar-benar pro rakyat,” jelasnya.

Ia menambahkan, LMPP akan terus bersinergi dengan lembaga pemerintahan dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan memperjuangkan aspirasi rakyat. “Tujuan kami jelas, bagaimana agar Lobar tetap aman, tenteram, dan memiliki arah pembangunan yang benar-benar membawa kesejahteraan,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Zarlan mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap bersatu dan tidak mudah dipecah belah.
“Persatuan adalah kunci kemajuan. Dengan kebersamaan, Lombok Barat akan tetap damai dan kebijakan pemerintah akan kembali pada kepentingan rakyat,” pungkas Ketua LMPP itu.

Sumber : Media Nasional Investigasi – Redaksi.co
Read : Abach Uhel

Ketua WIB Apresiasi Langkah H. Lalu Daryadi Jaga Kondusifitas Lobar

0

Ketua WIB Apresiasi Langkah H. Lalu Daryadi Jaga Kondusifitas Lobar

Lombok Barat, Redaksi.co – Belakangan ini, masyarakat Lombok Barat (Lobar) dihadapkan pada beragam isu yang berpotensi memicu keresahan. Isu-isu tersebut dikhawatirkan bisa menjadi pemantik provokasi yang berujung pada keributan di tengah masyarakat. Di tengah situasi yang rawan ini, kehadiran tokoh karismatik H. Lalu Daryadi menjadi penyejuk suasana. Ia turun langsung untuk memastikan stabilitas sosial tetap terjaga dan masyarakat tidak mudah terprovokasi.

Langkah H. Lalu Daryadi ini mendapat apresiasi besar dari Ketua Waktu Indonesia Bergerak (WIB) Kabupaten Lombok Barat, L. Erwin Ibrahim, yang menilai kehadiran tokoh masyarakat berpengaruh seperti beliau menjadi kunci dalam menjaga harmoni daerah.
“Kami menilai langkah beliau sangat positif. H. Lalu Daryadi hadir untuk memastikan Lombok Barat tetap kondusif, tidak mudah terprovokasi, dan masyarakat merasa ada sosok yang peduli terhadap kondisi daerah,” jelas Erwin kepada Redaksi.co.

Menurutnya, di saat tensi sosial meningkat, peran tokoh masyarakat sangat dibutuhkan karena mereka memiliki kedekatan emosional dengan warga. “Tokoh yang dekat dengan masyarakat biasanya lebih mudah menyentuh hati warga. Inilah yang membuat kehadiran beliau sangat berarti,” tambahnya.

Selain soal stabilitas, Erwin juga menyinggung arah kebijakan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa Lombok Barat membutuhkan kebijakan yang berpihak pada rakyat, bukan justru membebani. Salah satunya, kata Erwin, adalah kebijakan kenaikan pajak yang belakangan menuai keluhan warga.
“Harapan kami, Lombok Barat harus lebih baik ke depan. Kebijakan Bupati harus pro rakyat. Kenaikan pajak misalnya, itu harus dikaji ulang agar tidak membebani masyarakat kecil,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Erwin menegaskan bahwa sikapnya bukan sekadar pandangan pribadi, melainkan sikap resmi lembaga yang ia pimpin.
“Kami menyampaikan ini atas nama WIB Kabupaten Lombok Barat bersama tokoh masyarakat H. Lalu Daryadi. Kami ingin menegaskan bahwa WIB hadir sebagai mitra masyarakat sekaligus mitra pemerintah untuk menjaga kondusifitas dan mengawal kebijakan agar benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Lebih jauh, WIB Kabupaten Lombok Barat berkomitmen untuk terus bergerak bersama tokoh masyarakat dan warga menjaga keamanan serta memperjuangkan aspirasi rakyat. “Kami ingin memastikan Lobar ini tetap menjadi daerah yang aman, tenteram, sekaligus memiliki arah pembangunan yang jelas untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas Erwin Ibrahim.

Sebagai penutup, Erwin menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat Lombok Barat tetap bersatu padu dan tidak mudah terpecah belah. “Kami mengajak masyarakat Lobar untuk tetap solid, menjaga persaudaraan, dan bersama-sama menghadirkan suasana damai. Hanya dengan persatuan, Lombok Barat bisa maju dan kebijakan pemerintah akan benar-benar kembali pada kepentingan rakyat,” tutup Ketua WIB itu.

Sumber : Media Nasional Investigasi-Redaksi.co
Read : Abach Uhel

BANK NTB SYARIAH DAN BAZNAS NTB TEKEN KERJA SAMA UNTUK PEMBERDAYAAN MUSTAHIK

0

BANK NTB SYARIAH DAN BAZNAS NTB TEKEN KERJA SAMA UNTUK PEMBERDAYAAN MUSTAHIK

Mataram – Redaksi.co  Bank NTB Syariah resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin (1/9/2025). Acara yang berlangsung di kantor pusat Bank NTB Syariah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat program pemberdayaan mustahik di wilayah NTB.

Kerja sama ini tidak hanya sebatas formalitas, melainkan bentuk sinergi nyata antara lembaga keuangan syariah daerah dengan lembaga amil zakat, guna menciptakan ekosistem pemberdayaan masyarakat yang lebih terarah, berdaya guna, dan berkelanjutan.

Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, MA, hadir langsung sekaligus menjadi narasumber utama dalam penandatanganan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud kepedulian bersama untuk mengangkat harkat dan martabat mustahik di NTB.

> “Kerja sama ini adalah bentuk nyata kepedulian kita untuk mengangkat harkat dan martabat mustahik. Zakat yang dikelola tidak hanya diberikan secara konsumtif, tetapi diarahkan pada sektor produktif, sehingga dapat menjadi jalan kemandirian ekonomi masyarakat NTB,”
tegas Dr. Lalu M. Iqbal Murad.

 

Ia juga menjelaskan bahwa program pemberdayaan mustahik akan diarahkan pada sektor-sektor yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti usaha mikro, pertanian, dan UMKM. Dengan demikian, manfaat zakat tidak hanya berhenti pada bantuan jangka pendek, melainkan memberikan dampak jangka panjang bagi perekonomian lokal.

Dari pihak Bank NTB Syariah, hadir langsung Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama, Zainal Abidin Wahyu Nugroho, yang menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh kerja sama ini. Tidak hanya melalui penyaluran dana, tetapi juga lewat penguatan manajemen keuangan syariah, pendampingan usaha, serta edukasi literasi keuangan bagi para mustahik. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat NTB.

Lebih jauh, kerja sama ini juga mencakup penyaluran zakat perusahaan, termasuk dari perusahaan nasional dan multinasional, yang akan diprogramkan dalam bentuk pembangunan rumah layak huni, bantuan gerobak usaha, hingga penguatan sektor UMKM. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menumbuhkan jiwa kemandirian.

Dengan adanya dukungan Bank NTB Syariah, distribusi zakat akan lebih terarah, akuntabel, dan menyentuh kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Acara penandatanganan berlangsung khidmat dengan disaksikan sejumlah pimpinan dari kedua lembaga. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, sebagai ikhtiar agar program yang dijalankan membawa keberkahan bagi masyarakat NTB.

BAZNAS NTB bersama Bank NTB Syariah optimistis bahwa mustahik di Nusa Tenggara Barat akan semakin berdaya, mandiri, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Kolaborasi ini juga menjadi bukti bahwa zakat dapat menjadi instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi umat.

Sumber: Media Nasional Investigasi- Redaksi.co

Read ; Abach Uhel

Indonesia Sedang Tidak Baik Baik Saja : Senator PFM Serukan Pentingnya Persatuan.

0

Redaksi.co. Gelombang demonstrasi besar besaran yang digelar di berbagai daerah di Indonesia berujung ricuh dan menimbulkan kerusuhan. Bentrokan antara massa aksi dan aparat kepolisian kian tidak terhindarkan, bahkan sejumlah fasilitas publik dan kantor pemerintah di bakar.

Demo ini dipicu oleh kemarahan publik atas kenaikan tunjangan DPR,perkataan tolol, joget joget, hingga peristiwa tragis yang menewaskan Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang meyisakan duka tetapi juga memantik perhatian akan situasi keamanan di seluruh wilayah, termasuk Tanah Papua.

Di tengah situasi yang kian mengkhawatirkan ini, Paul Finsen Mayor, S.IP., CM., NNLP. anggota DPD RI / MPR RI dalam rilisnya di terima media ini senin 1/9/2025 menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan.

“Saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk senantiasa tenang, saling menjaga, serta saling menguatkan satu sama lain. Mari kita hindari provokasi dan upaya adu domba yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Sampaikan setiap aspirasi dengan cara yang damai, teduh, dan sejuk, karena suara rakyat yang disampaikan dengan penuh kedewasaan akan lebih di dengar dan membawa kebaikan bagi kita semua.

Ia juga menambahkan bahwa sebagai anggota DPD RI / MPR RI saya siap menjadi penyambung lidah rakyat dan jembatan bagi aspirasi seluruh rakyat Papua serta bangsa Indonesia pada umumnya.

Bersama kita jaga persatuan dan kesatuan Indonesia agar tetap kokoh karena hanya dengan persatuanlah kita dapat menghadapi segala tantangan zaman dengan kepala dingin dan hati yang besar.

 

 

 

HUT ke-80 RI Ditutup Meriah, Yayasan Mekar Tanjung Gelar Pawai Karnaval Akbar

0

Redaksi.co | Jakarta – Suasana kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia berhasil ditutup dengan gegap gempita oleh Yayasan Mekar Tanjung, Warakas Tanjung. Priuk. Karnaval akbar yang digelar pada Minggu, 31 Agustus 2025, menyedot perhatian warga dan menjadi ajang unjuk kebanggaan serta kreativitas segenap keluarga besar yayasan tersebut.

Sejak pagi, kompleks sekolah telah dipadati oleh riuh rendah keceriaan. Tampak Kepala Sekolah SMP Mekar Tanjung, Dra. Arni Sunarti, beserta jajaran guru dari tingkat RA, SD, hingga SMP kompak memimpin persiapan terakhir. Semangat kebersamaan itu tak hanya terlihat pada para pendidik, tetapi juga merata pada seluruh murid yang didampingi orang tua wali murid dengan antusiasme tinggi.

“Kegiatan tahunan ini memang rutin kami adakan. Ini adalah wujud syukur dan bentuk edukasi kepada anak-anak untuk mencintai budaya dan tanah air,” ungkap Bu Arni, panggilan akrab kepala sekolah, dengan senyum sumringah

Pawai karnaval pun bergulir membelah wilayah Tanjung. Pemilihan tema yang mengangkat kekayaan nusantara terwujud dalam visual yang memukau. Puluhan sepeda dihias sedemikian rupa dengan ornamen merah putih, bunga, dan atribut kemerdekaan yang colorful. Namun, yang paling menyita perhatian adalah kostum busana daerah dari berbagai penjuru Indonesia yang dikenakan oleh para peserta. Dari kebaya yang anggun, pakaian adat Papua yang gagah, hingga aksesoris tradisional yang detail, semuanya menciptakan panorama budaya berjalan yang sangat hidup dan meriah.

Semangat tersebut tidak luntur meski suasana di kawasan sekitar sempat mengkhawatirkan akibat kerumunan massa yang mendatangi kediaman Ahmad Sahroni di Warakas, yang lokasinya tidak jauh dari area karnaval. Namun, semangat dan sukacita perayaan kemerdekaan berhasil menjadi energi positif yang menguasai hari itu.

Di balik kemeriahan, para panitia karnaval bekerja tanpa henti. Mereka sibuk memastikan jalannya acara lancar dan yang tak kalah penting, menyiapkan konsumsi untuk semua peserta. Beragam hidangan, mulai dari snack ringan, makanan berat, hingga bakso hangat yang menggiurkan disediakan sebagai bentuk perhatian dan rasa terima kasih.

Puncak kehangatan terasa usai pawai. Para peserta yang letih namun berseri-seri langsung disambut dengan santapan yang telah disediakan. Suasana kekeluargaan pun semakin terasa ketika para guru dengan sigap membagikan konsumsi untuk disantap bersama-sama. Tawa, canda, dan cerita seru sepanjang karnaval mewarnai setiap suapan, mengukir kebersamaan yang erat di penghujung perayaan kemerdekaan. Dan berakhir hampir pukul 17.00 para murid dan orang tua serta panitia kembali ke rumah masing masing, dengan rasa yang penuh gembira dan lega hati, Acara berjalan lancar serta aman.

Karnaval Yayasan Mekar Tanjung ini bukan sekadar pawai, tetapi sebuah pernyataan syukur atas kemerdekaan yang ke-80 tahun, sebuah galeri budaya berjalan, dan bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih tetap hidup dan membara di tengah-tengah masyarakat. Ungkap Kepala Sekolah, dan sebagai Rasa Syukur Kepada Allah, pungkasnya.

Dihimbau Tertib, Polisi Siap Amankan Aspirasi Masyarakat Kota Ternate

0

REDAKSI.CO -Kepolisian Daerah Maluku Utara dan Polres Ternate siap mengamankan aksi unjuk rasa secara humanis yang berlangsung pada Senin (1/9). Kesiapan ini dipertegas dalam apel gabungan yang digelar di Mako Polres Ternate.

Apel persiapan tersebut dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Maluku Utara Kombes Pol. Teguh Kariyadi, S.I.K., dan dihadiri oleh Dir Intelkam Polda Malut Kombes Pol. Yushfi Munif Nasution, S.Sos., S.I.K., M.Hum., Dansat Brimbob Polda Malut Kombes Pol. Suhendro, S.I.K., Kabid Propam Polda Malut Kombes Pol. Indrapramana H., S.I.K., Kabid Humas Polda Malut Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., serta Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., termasuk pasukan gabungan.

Pasukan gabungan yang disiagakan berasal dari berbagai satuan, tidak kurang dari sembilan pleton disiapkan, melibatkan unsur TNI dari Korem 152/Babullah, Kodim 1501/Ternate, Lanal Ternate, dan POM AL, serta gabungan semua satuan dalam Polres Ternate dan Polda Malut.

Karo Ops Polda Maluku Utara Kombes Pol. Teguh Kariyadi, S.I.K., dalam arahannya memberikan motivasi spiritual dan nasionalisme kepada anggota yang akan melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa.

“Laksanakan tugas dengan niat karena Allah SWT. Jika semua kegiatan dilandaskan karena Allah dan niat yang baik, maka semua adalah jihad,” ujar Karo.

Lebih lanjut, Karo Ops meminta seluruh personel untuk menunjukkan komitmen dan profesionalisme.

“Setelah ini kita laksanakan patroli skala besar. Kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa negara masih kuat dan hadir untuk melindungi seluruh masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, mahasiswa yang melaksanakan penyampaian pendapat di muka umum dengan tertib dan tidak melakukan pengerusakan fasilitas umum. “Mari bersama kita jaga keamanan di Maluku Utara”.

Sementara itu, Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H. mengungkapkan bahwa aksi unjuk rasa akan menyasar Bandara Sultan Babullah dan Kantor DPRD Kota Ternate. Ia mengingatkan seluruh personel untuk tidak lengah dan saling menjaga.

“Kondisi saat ini sedang tidak baik-baik saja. Untuk itu, jaga diri kalian dan juga kita sama-sama jaga Kota Ternate,” tegas Kapolres.

Kesiapan ini diharapkan dapat mengamankan penyampaian aspirasi masyarakat agar berlangsung secara tertib, damai, dan tanpa kekerasan, sehingga hak demonstrasi warga dan ketertiban umum dapat berjalan beriringan.