Fakfak. Redaksi. Co _ Kebakaran hebat melanda kawasan pusat pertokoan Fakfak pada Sabtu 20/9/2026.
Pantauan media ini kronologi kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WIT. Titik api bermula dari toko Kapaur yang kemudian meluas ke lokasi sekitar hingga mengakibatkan beberapa toko juga ikut di telan si jago merah.
Tak berselang lama petugas pemadam kebakaran dan anggota polres Fakfak tiba di lokasi lengkap dengan mobil pemadam kebakaran serta kendaraan Taktis Armoured Water Canon (AWR).
Proses pemadam kebakaran itu sempat mengalami kendala akibat akses jalan yang sempit tetapi pada akhirnya atas bantuan warga api berhasil dipadamkan.
Sejauh ini warga yang ada di sekitar lokasi telah dievakuasi. Petugas pemadam kebakaran dan anggota polres Fakfak juga masih berada di lokasi untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan.
Akibat kebakaran ini, diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta hingga miliaran rupiah.
Ketapang, Polda Kalbar – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ketapang selama beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah desa di Kecamatan Manis Mata. Ketinggian air dilaporkan bervariasi antara 50 cm sampai 100 cm di beberapa titik, merendam rumah-rumah warga dan fasilitas umum.
Menanggapi situasi darurat ini, personel gabungan dari TNI, Polsek Manis Mata, dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Ketapang segera bergerak cepat. Dengan menggunakan truk dan perahu karet, tim gabungan menembus genangan air untuk menyalurkan bantuan sembako untuk warga yang masih bertahan di wilayah terdampak banjir.
Selain mengevakuasi, tim gabungan juga mendirikan posko darurat dan dapur umum untuk menyediakan makanan siap saji, air bersih, serta obat-obatan bagi warga terdampak. Bantuan logistik berupa mie instan, beras, dan air bersih juga didistribusikan secara bertahap. ” Kami langsung turun ke lapangan begitu mendapat laporan. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan memenuhi kebutuhan dasar mereka,” ujar Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Manis Mata IPTU Meinardus, S.H., M.H, Jumat (19/09/2025) Pukul 16.00 Wib.
Hingga saat ini, upaya penanganan masih terus dilakukan. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk memastikan bantuan sampai ke seluruh korban banjir.
JEMBER, redaksi.co – Maskapai FlyJaya resmi membuka penerbangan langsung dari Jakarta ke Jember mulai 23 September 2025. Rute ini menghubungkan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) di Jakarta dengan Bandara Notohadinegoro (JBB) di Jember.
Bupati Jember melalui Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Regar Jeane Delaen Nangka, S.STP., M.Si, menjelaskan penerbangan dijadwalkan setiap hari Selasa dan Kamis. Kehadiran rute ini diharapkan memberi kemudahan akses transportasi udara bagi masyarakat Jember dan sekitarnya.
Sebelumnya, sempat ramai di media sosial sejumlah netizen yang menyebut Bupati Jember, H. M. Fawait, hanya “omon-omon” alias sekadar pencitraan terkait rencana penerbangan yang sempat tertunda dari jadwal semula. Namun, kenyataan kini berbicara lain. Dengan telah resminya rute ini tercatat di aplikasi penjualan tiket seperti Flyjaya.com, Traveloka, dan Tiket.com, “Bukti nyata sudah ada, penerbangan ini benar-benar terwujud,” tegas Regar.
Langkah strategis ini diharapkan mampu mempercepat konektivitas Jember dengan pusat pemerintahan dan bisnis di Jakarta. Lebih jauh, kehadiran rute udara ini juga membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi, pariwisata, dan investasi di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur.
Kini jargon Jember Baru, Jember Maju bukan lagi sekadar slogan, tetapi mulai diwujudkan dalam langkah konkret.
PURWOREJO || Redaksi.co — Suasana mencekam terjadi di wilayah Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari (30–31/8/2025), ketika ratusan massa melakukan aksi anarkis dengan menyerang Mako Brimob Kompi 4 Yon C Pelopor, Polsek Kutoarjo, serta Pos Lantas Simpang Empat Kutoarjo.
Massa yang datang berkonvoi menggunakan sepeda motor tidak hanya melakukan provokasi dengan teriakan dan suara bising knalpot, tetapi juga menyerang aparat menggunakan batu, bambu, serta kayu yang diruncingkan. Mereka bahkan sempat masuk ke halaman Mako Brimob, merusak fasilitas, hingga membakar ban di jalan raya.
Aksi brutal ini berhasil dipukul mundur setelah aparat melakukan tindakan tegas dengan menembakkan gas air mata dan tembakan peringatan. Namun, massa melanjutkan kericuhan dengan merusak Pos Lantas di kawasan simpang empat Kutoarjo.
Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., yang diwakili oleh Waka Polres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito, S.H. didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Catur Agus Yudho P, S.H., M.H. dan Kasi Humas AKP Ida Widaastuti, S.H., M.A.P. Pada Konferensi Pers Jum’at 19/9/2025, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah mengamankan 68 orang terkait kerusuhan tersebut. Dari jumlah itu, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka, terdiri dari dua pelajar berusia 15 tahun dan dua orang dewasa berusia 19 dan 25 tahun.
“Untuk dua pelajar tidak dilakukan penahanan, sementara dua orang dewasa sudah kami tahan guna proses hukum lebih lanjut,” jelas Kapolres.
Keempat tersangka dikenakan Pasal Pasal 170 Ayat (1) Dan (2) Ke 1e KUHP, Atau Pasal 169 Ayat (1) KUHP, Atau Pasal 212 Juncto Pasal 213 Dan 219 KUHP, Atau Pasal 218 KUHP.
Akibat kerusuhan ini, satu anggota kepolisian mengalami luka akibat lemparan batu, sementara sejumlah fasilitas di Mako Brimob dan Pos Lantas mengalami kerusakan cukup parah.
Polisi juga menyita berbagai barang bukti, termasuk senjata tumpul, bambu runcing, sepeda motor, hingga rekaman video kerusuhan. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya aktor intelektual di balik aksi ini.
Kapolres Purworejo menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang beredar, baik melalui media sosial maupun secara langsung. Ia juga meminta orang tua lebih mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam perbuatan melawan hukum.
“Kami harap masyarakat ikut menjaga kondusivitas dengan memperkuat ronda lingkungan, menghindari komentar provokatif, serta memupuk persatuan dan kesatuan,” tegasnya.(WS)
JEMBER, redaksi.co – Maskapai FlyJaya resmi membuka penerbangan langsung dari Jakarta ke Jember mulai 23 September 2025. Rute ini menghubungkan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) di Jakarta dengan Bandara Notohadinegoro (JBB) di Jember.
Penerbangan dijadwalkan berlangsung setiap hari Selasa dan Kamis, memberikan kemudahan akses transportasi udara bagi masyarakat Jember dan sekitarnya.
Sebelumnya, sempat ramai di media sosial sejumlah netizen yang menyebut Bupati Jember Fawait hanya Omon -Omon alias pencitraan terkait rencana penerbangan yang sempat tertunda dari jadwal sebelumnya. Namun, dengan bukti nyata berupa rute resmi yang sudah tersedia di aplikasi penjualan tiket seperti Flyjaya.com, Traveloka, dan Tiket.com, anggapan tersebut terbantahkan.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat konektivitas Jember dengan pusat pemerintahan dan bisnis di Jakarta, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pengembangan ekonomi, pariwisata, dan investasi di wilayah tapal kuda Jawa Timur.
Redaksi.co – Jakarta, 19 September 2025 | Meriah! Itulah suasana Polytron Fest 50th Anniversary yang digelar di Plaza Barat Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 19–21 September 2025. Perayaan setengah abad Polytron sebagai perusahaan elektronik nasional ini berhasil menghadirkan lebih dari 19.000 pengunjung selama tiga hari acara, sekaligus menjadi wujud nyata strategi 360 marketing Polytron yang memadukan teknologi, hiburan, olahraga, hingga interaksi langsung dengan masyarakat.
Mengangkat tema “Always On, Made For You”, Polytron ingin menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan menjadi merek elektronik yang paling memahami kebutuhan konsumen Indonesia.
“Konsep ini mencerminkan komitmen kami untuk selalu hadir dan paling mengerti konsumen Indonesia. Karena itu, di sini lengkap, ada area test drive mobil dan motor listrik, produk elektronik, sampai karaoke box,” ujar Tekno Wibowo, Direktur Marketing Polytron.
Rangkaian kegiatan di Polytron Fest menghadirkan pengalaman yang seru dan inklusif bagi semua kalangan. Sejak pagi, ribuan peserta mengikuti Fun Run 5K dan Fun Walk 2,5K yang dikemas unik dengan Live DJ Streaming Experience pertama di Indonesia. Energi acara semakin terasa dengan Pound Fit bersama Donna Agnesia yang sukses membuat area Plaza Barat GBK penuh semangat, sementara anak-anak pun tak kalah antusias mengikuti kegiatan push bike yang menghadirkan keceriaan keluarga.
Malam harinya, pengunjung dimanjakan dengan konser musik spektakuler yang menghadirkan deretan musisi papan atas, dan puncaknya ditutup dengan penampilan emosional Sal Priadi yang sekaligus menjadi simbol kolaborasi kampanye “Always On untuk Indonesia.”
Tak hanya hiburan, Polytron Fest juga membawa kejutan belanja seru dengan program flash sale, diskon besar-besaran, hingga doorprize senilai jutaan rupiah yang membuat pengunjung semakin betah.
Lebih dari sekadar pesta ulang tahun, Polytron Fest menjadi bagian dari kampanye Always On untuk Indonesia yang mengangkat “Kisah Kita Bersama” masyarakat dengan Polytron selama 50 tahun terakhir. Dari ruang tamu hingga dapur, dari hiburan hingga keseharian, Polytron ingin terus tumbuh bersama keluarga Indonesia dan menumbuhkan optimisme kolektif menuju masa depan.
Polytron hadir dan Always on untuk menjembatani itu, dengan produk yang beragam, dirancang menemani setiap gaya hidup unik masyarakat Indonesia. Contohnya laptop pertama Polytron, Luxia, yang dipersonalisasi sesuai karakter pengguna. Luxia Pro Ultra untuk manajer dengan kebutuhan performa tangguh, Luxia Pro i5 untuk artist yang ingin menyalurkan kreativitas tanpa batas, hingga Luxia i3 untuk mahasiswa dengan gaya hidup aktif.
Setelah sukses di Jakarta, rangkaian Polytron Fest akan berlanjut ke Semarang pada 4–5 Oktober 2025 di Gajah Mada Plaza, membawa semangat kebersamaan dan perayaan emas Polytron lebih dekat dengan masyarakat Jawa Tengah.
ISTRI BRIGADIR ESCO RESMI DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA PEMBUNUHAN SUAMI
Lombok Barat –Redaksi.Co Kasus kematian Brigadir Esco Faska Rely memasuki babak baru. Setelah melalui rangkaian penyelidikan panjang, penyidik Polda NTB bersama Polres Lombok Barat resmi menetapkan istri korban berinisial RC sebagai tersangka dalam dugaan pembunuhan terhadap suaminya sendiri.
Penetapan status tersangka dilakukan setelah gelar perkara yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari, Jumat (19/9). Gelar perkara dipimpin langsung oleh tim penyidik gabungan yang menangani kasus ini.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol M. Kholid, menyampaikan kepada Redaksi.co bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil kajian menyeluruh dari alat bukti dan keterangan saksi yang telah dikumpulkan. “Hasil gelar perkara, penyidik menetapkan istri korban sebagai tersangka,” ujarnya.
Kasus yang menimpa Brigadir Esco sebelumnya telah menjadi perhatian luas masyarakat di NTB. Korban yang dikenal sebagai anggota kepolisian itu ditemukan tewas dengan dugaan kuat adanya tindak pidana. Dengan ditetapkannya RC sebagai tersangka, publik kini menunggu jawaban mengenai motif di balik peristiwa tragis tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh Redaksi.co, penyidik tidak hanya berhenti pada penetapan tersangka, melainkan juga akan menjadwalkan pemeriksaan tambahan terhadap RC. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat berkas perkara sekaligus mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Tak menutup kemungkinan, penahanan resmi serta rekonstruksi akan dilakukan dalam waktu dekat.
Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menangani perkara ini secara profesional dan transparan. Harapannya, proses hukum dapat berjalan tuntas, sehingga menghadirkan keadilan bagi keluarga korban serta memberikan kepastian kepada publik yang terus mengikuti perkembangan kasus ini.
Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M.. M.Han, Danrem 182/Jazira Onim dan rombongan kunjungi Marshaling Area (MA) Yonif Teritorial Pembangunan 808/Mbahammatta di Distrik Tomage, jumat, (19/09/2025).
Distrik Tomage merupakan Distrik terjauh di Kabupaten Fakfak, Papua Barat yang berjarak tempuh melalui darat sekitar 5 Jam Perjalanan, sehingga penting bagi Danrem untuk meninjau dan mengecek prajuritnya.
Dalam kunjugannya Kolonel Inf Irwan Budiana melaksanakan beberapa Pengecekan, mulai dari Gudang Senjata & Munisi, Mengecek Keahlian sesuai bidangnya seperti Pertanian, Peternakan dan Pembangunan, serta Pengecekan Pembangunan Kantor Mayon dan Marshaling Area yang menjadi Markas Sementara Yonif TP Mbahammatta.
Kolonel Inf Irwan Budiana juga memberikan Pengarahan kepada 500 Prajurit Mbahammatta dan memberikan Motivasi kepada Komandan Bataliyon Mayor Inf Ahmad Nasudin, M.Tr.Mil.
“Kalian adalah Prajurit terpilih yang dipilih Presiden Prabowo Subianto sebagai representatif Negara Republik Indonesia di Papua Barat, Kehadiran Kalian harus dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk percepatan Pembangunan khusunya menciptakan Indonesia yang Swasembada Pangan, Ungkap Danrem 182/JO.
Dalam kesempatan yang sama Para Perwira Staf Korem 182/JO juga memberikan Pengarahan, Kasi Teritorial, Mayor Arm Hendriyana menjelaskan tentang Tugas Pokok secara rinci, Kasi Ops, Mayor Inf R. suwara Menjelaskan Tentangnya Program Latihan, Kasi Pers, Mayor Arm Handiana Menjelaskan tentang Pembinaan Personil dan Karir serta Kesejahteraan Prajurit, kemudian Kakumrem memberikan Penyuluhan Hukum tentang Pelanggaran Pidana & Disiplin Militer mulai dari UU ITE agar Bijak Bermedsos, judi online, Asusila, THTI, Desersi dan Insubordinasi, dan Dantim Intel, Lettu Arh Adi Saputra Memberikan Penekanan tentang Pengamanan Mulai dari Materil, Personil, kegiatan serta Pengamanan Berita.
JEMBER, redaksi.co – Proyek normalisasi sungai di Pondokwaluh, Kabupaten Jember, makin menimbulkan tanda tanya besar. Setelah sebelumnya disorot karena tanpa papan informasi dan pengerjaan asal-asalan, kini alat berat jenis excavator yang menjadi tulang punggung pekerjaan justru sudah raib dari lokasi.
Pantauan lapangan padaJum’at siang (19/9/2025) menunjukkan tidak ada lagi aktivitas pengerjaan. Yang tersisa hanya tumpukan sedimen hasil kerukan di tepi sungai, menumpuk tanpa penanganan jelas. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa pekerjaan dihentikan tiba-tiba tanpa dasar yang transparan.
“Baru beberapa hari lalu ada excavator di sini, sekarang sudah hilang. Proyek ini jelas tidak tuntas, tapi kami tidak tahu siapa yang bertanggung jawab,” ungkap seorang warga.
Absennya excavator membuat publik semakin curiga: apakah proyek memang sudah dianggap selesai, atau justru mandek karena masalah anggaran ?
Ketiadaan papan proyek menutup ruang bagi masyarakat untuk mengetahui batas waktu pekerjaan maupun sumber dana.
Pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Surabaya, yang disebut sebagai penanggung jawab, hingga kini masih bungkam. Danang, nama yang dikaitkan dengan proyek oleh Juru Bendung Pondokwaluh, Yuyut juga belum bisa dihubungi untuk dimintai klarifikasi, Meskipun panggilan WhatsApp berdering, namun tidak ada respon.
Situasi ini membuat warga mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan. “Ini proyek negara, tapi dikerjakan seperti proyek siluman. Tidak transparan, tidak jelas, dan berpotensi merugikan rakyat. Kalau dibiarkan, jelas ini permainan,” tegas Her seorang tokoh masyarakat setempat.
Aceh Barat.Resaksi.co
Ketua sekaligus Founder Komunitas Sosial Jum’at (KOSJUM), dr. Suherman, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Kali ini bersama Wakabiro dan tim Media Jurnal InvestigasiMabes bersinergi bersama KOSJUM menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu di Gampong Suak Indrapuri Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, Jumat 19/9/2025
dr Suherman Ketua sekaligus Founder komunitas Kosjum kepada media ini mengatakan,kegiatan sosial ini bertujuan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan menyentuh masyarakat yang layak
Mendapatkan bantuan
“Kami akan terus menebar kebaikan untuk seluruh masyarakat yang betul-betul layak kami bantu. Harapannya, apa yang kami lakukan hari ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar dr. Suherman di sela kegiatan berlangsung.
Adapun penerima manfaat pada kegiatan kosjum kali ini adalah :
Desri Saputra kesehariannya sebagai Nelayan
Nasrul – berprofesi sebagai Tukang Bangunan
Asnami – kesehariannya sebagai Nelayan
Arjuna – sehari hari sebagai Nelayan
Mereka mendapatkan paket bantuan berupa kebutuhan pokok dan dukungan lain yang diharapkan dapat membantu menunjang kegiatan sehari-hari mereka
Melalui kegiatan rutin seperti ini, KOSJUM berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk ikut berkontribusi membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah sekitar kita ****