Beranda blog Halaman 440

DPC GWI Jember Jalin Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan: Wujud Perlindungan bagi Wartawan

0

JEMBER, Redaksi.co – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Jember melakukan audiensi resmi dengan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Jember, Senin (13/10/2025).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jember, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya GWI dalam memperjuangkan perlindungan jaminan sosial bagi para wartawan di daerah.

Ketua DPC GWI Jember, Ahmadi, yang akrab disapa Pak Made, memimpin langsung rombongan bersama Sekretaris dan Humas DPC GWI Jember.

Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah hal penting terkait program keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan bagi wartawan, mencakup perlindungan keselamatan kerja hingga jaminan sosial di masa depan.

“Kami ingin memastikan rekan-rekan wartawan di bawah naungan GWI memiliki perlindungan yang layak. Profesi wartawan memiliki risiko tinggi, dan sudah saatnya kami bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Ahmadi.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan Jember menyambut positif inisiatif tersebut dan menyatakan siap membuka ruang kerja sama yang konstruktif dengan GWI. Mereka menilai langkah GWI Jember sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh sektor, termasuk profesi pers.

Ahmadi juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan arahan dari DPP GWI, khususnya kepada Sekretaris Jenderal DPP GWI, Idrus Rosyid, yang terus membimbing agar setiap DPC bergerak selaras dengan semangat profesionalisme dan kesejahteraan wartawan.

“Kami mohon doa dan dukungan dari DPP agar langkah ini menjadi pintu awal bagi kesejahteraan seluruh wartawan GWI di Jember,” tutupnya.

Audiensi ini menjadi langkah awal menuju kerja sama resmi antara GWI Jember dan BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus menegaskan komitmen GWI untuk hadir tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai wadah yang memperjuangkan hak-hak sosial serta perlindungan bagi anggotanya.

Penipuan Berkedok Bisnis Barang Kelontong Kembali Menelan Korban

0

Bogor, Redaksi.co – Penipuan barang kelontong kembali menelan korban. Kali ini menimpa bernama RWS (30), dia mengaku mengalami kerugian materi cukup besar.

Minggu, (12/10/2025)

RWS menceritakan kronologi penipuan yang membuatnya rugi besar, “Waktu itu saya dijanjikan barang kelontong, tetapi saya tunggu bulanan hingga sekarang barang tidak dikirim, sementara uang sudah saya transfer, hingga saya mengalami kerugian cukup besar. Terduga pelaku penipuan yang bernama Sony Gunawan Wijaya sampai sekarang tidak punya niat baik mengembalikan uang transferan,” ucapnya.

Gambar: Foto terduga pelaku

Sekarang, RWS sudah melaporkan masalah ini ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Tangerang Kota. Dia berharap, tidak ada lagi korban yang bernasib sama dengannya.

(Okta)

Guna Tingkatkan Aksesibilitas Perbankan Syariah,BPRS Bhakti Sumekar Resmikan Kantor Cabang Pasean

0

Pekan lalu,melalui laman resminya, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep, mengumumkan pembukaan kantor cabang baru di Pasean Kabupaten Pamekasan.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar menyampaikan bahwa pembukaan cabang Pasean ini merupakan bagian dari rencana bisnis 2025 yang sudah mendapatkan izin dari OJK.

“Pembukaan kantor cabang ini bukan sekadar ekspansi bisnis, tapi wujud komitmen kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat,” kata Hairil Fajar,Minggu (12/10/2025).

Ia juga menyebutkan, bahwa kehadiran BPRS Bhakti Sumekar di Pasean diharapkan bisa memberi dampak yang nyata. Tidak hanya sekedar menyediakan layanan perbankan syariah, tetapi juga mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan masyarakat.

Kami ingin jadi agen pembangunan daerah. Harapannya, masyarakat bisa lebih mudah mengakses layanan keuangan dan itu akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,” tuturnya.

Bahkan, dirinya juga mengakui perjalanan membuka cabang baru tidaklah mudah. Karena itu, pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung, termasuk mitra kerja dan pemerintah daerah.

Langkah tersebut lanjutnya, juga menjadi bukti keseriusan BPRS Bhakti Sumekar sebagai BUMD yang berorientasi pada pelayanan publik, sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis.

Semoga keberadaan kantor cabang Pasean membawa manfaat dan tumbuh bersama masyarakat,
dan diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas perbankan syariah bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir,”Tukasnya.(HR)

Targetkan KLA Nindya 2026, Bappeda Sumenep Gelar Sosialisasi Standarisasi SRA

0
Oplus_0

Demi mendorong transformasi budaya belajar anak, baru-baru ini
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar sosialisasi Standarisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) tahun 2025.

Kepala Bappeda Sumenep,Dr.Ir.Arif Firmanto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekedar seremonial belaka,melainkan
langkah nyata yang dilakukan untuk mewujudkan Sumenep sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya pada 2026 mendatang.

“Target kita tahun depan adalah KLA Nindya,penghargaan KLA Madya yang kita raih tahun lalu itu bukan akhir, melainkan awal dari komitmen, tentunya hal ini menuntut penerapan standar SRA secara konsisten, agar anak-anak kita bisa belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif,” Ujar Arif Firmanto, Minggu (12/10/25).

 

“Jadi, SRA ini bukan sekadar pemenuhan administratif, tetapi sebuah instrumen untuk mengubah pola interaksi dan sistem pendidikan di sekolah,baik dari pengelolaan ruang kelas yang mendukung kenyamanan anak, komunikasi guru-murid yang sehat, hingga keterlibatan orang tua dan masyarakat, semuanya harus berjalan harmonis dengan prinsip perlindungan anak,” Sambungnya.

Untuk di ketahui,acara
yang di gelar di Ruang Rapat Potre Koneng Bappeda ini, di hadiri Dinas Pendidikan Sumenep, Kementerian Agama Sumenep, serta Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep,yang mana melibatkan 49 lembaga pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, madrasah hingga SMK.

Dan masing-masing satuan pendidikan,di dampingi oleh Fasilitator Daerah (Fasda) SRA untuk memperkuat pemahaman teknis dan implementasi standar SRA di lingkungan sekolah,sehingga di harapkan ,hasil dari sosialisasi bisa segera di tindak lanjuti oleh sekolah-sekolah dengan membangun sistem internal yang sesuai dengan standarisasi Sekolah Ramah Anak.(HR)

Utamakan Kepuasan Konsumen, RSUDMA Sumenep Ciptakan Lingkungan Asri dan Bersih

0
Oplus_0

Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Tak hanya unggul dalam hal pelayanan medis,Rumah Sakit plat merah itu juga mengutamakan dan menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan.

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati ,menegaskan perannya sebagai rumah sakit rujukan yang tidak hanya mengedepankan kualitas medis, tetapi juga mengutamakan kepuasan dan kenyamanan pasien serta keluarganya.

“Kebersihan bukan sekedar pelengkap, melainkan merupakan elemen mendasar dalam dunia pelayanan kesehatan, yang mana berperan penting dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap mutu sebuah rumah sakit”, terang Erliyati, Minggu (12/10/25).

Menurutnya,selain pelayanan medis yang prima, kebersihan lingkungan rumah sakit kini menjadi salah satu indikator utama yang diperhatikan masyarakat saat memilih fasilitas kesehatan.

“Kebersihan yang terjaga tidak hanya berdampak langsung pada kenyamanan pasien dan pengunjung, tetapi juga berkontribusi besar dalam mendukung kualitas pelayanan secara menyeluruh,” ujarnya.

Mantan Kabid Yankes itu memaparkan sejumlah alasan mengapa kebersihan merupakan aspek krusial dalam pengelolaan rumah sakit:

1. Mencegah Infeksi Nosokomial Lingkungan rumah sakit yang bersih dapat secara signifikan menurunkan risiko infeksi nosokomial, yaitu infeksi yang didapat selama proses perawatan di rumah sakit. Pencegahan ini penting untuk menjaga keselamatan pasien serta mencegah komplikasi tambahan dalam proses penyembuhan.

2. Mendukung Proses Penyembuhan Pasien
Suasana yang bersih, rapi, dan nyaman terbukti secara psikologis memberikan efek positif bagi pasien. Lingkungan yang higienis menciptakan rasa aman dan tenang, yang pada gilirannya mempercepat proses pemulihan.

3. Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat
Rumah sakit yang menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan akan lebih dipercaya oleh masyarakat. Kepercayaan ini menjadi modal penting dalam membangun loyalitas pasien dan meningkatkan reputasi institusi.

4. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dan Sehat
Tenaga medis membutuhkan lingkungan kerja yang bersih untuk menjalankan tugas secara optimal. Kebersihan mendukung produktivitas dan keselamatan kerja, serta membantu mencegah kelelahan atau stres akibat kondisi lingkungan yang tidak mendukung.

6. Meningkatkan Citra dan Reputasi Rumah Sakit
Rumah sakit yang bersih akan lebih dihargai oleh masyarakat, dan ini menjadi salah satu indikator pelayanan berkualitas. Citra positif ini sangat penting dalam membangun kepercayaan jangka panjang dan menarik lebih banyak pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Jadi,dengan mempertahankan standar kebersihan yang tinggi, rumah sakit tidak hanya memenuhi aspek teknis pelayanan kesehatan, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata terhadap keselamatan, kenyamanan, dan kepuasan pasien,” tutupnya.(HR)

Moment Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-80, Begini Pesan Dr.Ir Arif Firmanto,S.TP

0

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-80 diperingati pada hari ini Minggu 12 Oktober 2025. Tema yang diusung pada peringatan tahun ini adalah “Jatim Tangguh Terus Bertumbuh”.

Bermacam acara di gelar,termasuk upacara bendera di Gedung Negara Grahadi dan di berbagai institusi di seluruh Jawa Timur. Berbagai instansi pemerintah juga turut memeriahkan dengan logo dan tema Hari Jadi ke-80.

Kepala Bappeda dan sekaligus Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep ,Dr. Ir. Arif Firmanto ,S.TP, M.Si menyampaikan ucapan dan refleksi atas perjuangan dan perjalanan panjang Jawa Timur sebagai salah satu wilayah yang berkontribusi terhadap pembangunan bangsa bahkan sebelum berdirinya pada 19 Oktober 1945.

“Momen peringatan ini mengingatkan kita pada sejarah perjuangan para pahlawan di Jawa Timur, seperti Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945, yang menjadi simbol semangat juang rakyat Indonesia,” Kata Arif Firmanto, Minggu(12/10/25).

Figur yang digadang-gadang sebagai next Sekdakab Sumenep ini menjelaskan bahwa Sumenep sebagai bagian dari Provinsi Jawa Timur bertekad untuk memperkuat arah pembangunan bangsa yang berkelanjutan.

“Hari Jadi ini bukan sekadar perayaan, tapi juga momentum untuk memperteguh arah pembangunan bersama, Sumenep siap terus bertumbuh bersama Jawa Timur yang tangguh dan berdaya,” Ujarnya.

Pihaknya juga menekankan kepada seluruh elemen di lingkungan Bappeda dan BKPSDM Sumenep untuk menerjemahkan semangat Hari Jadi Provinsi Jawa Timur dalam mewujudkan program pembangunan yang sinergis dengan visi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai spirit yang memotivasi kita dalam membangun sektor ekonomi yang tangguh, yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

“Jadi tidak hanya merayakan pencapaian, tetapi juga merenungkan kembali semangat perjuangan para pendahulu,wujud rasa syukur sekaligus ajakan untuk terus menumbuhkan harapan baru, menuju masa depan yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera,”pungkasnya.(HR)

KEPEDULIAN SOSIAL: PT. CWU DAN PT. PUTRA JAYA MANDIRI WUJUDKAN RUMAH LAYAK HUNI UNTUK AMAK MURDAN

0

KEPEDULIAN SOSIAL: PT. CWU DAN PT. PUTRA JAYA MANDIRI WUJUDKAN RUMAH LAYAK HUNI UNTUK AMAK MURDAN

Lombok Barat -Redaksi.Co Wujud nyata kepedulian sosial kembali terlihat di Dusun Peseng, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Rumah milik Amak Murdan yang sebelumnya tidak layak huni, kini telah berdiri kokoh dan nyaman berkat bantuan dari PT. Candra Wijaya Utama (CWU) dan PT. Putra Jaya Mandiri Lombok, di bawah pimpinan Bapak Soni Candra dan Ibu Komang, dua pengusaha dermawan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.

Bpk.soni candra dan ibu komang

Peresmian rumah layak huni tersebut berlangsung penuh haru dan kebahagiaan. Acara ini turut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan Pemerintah Desa Taman Ayu, Kepala Dusun, Ketua RT, serta warga sekitar yang menyambut dengan antusias.

Gunting pina oleh kedua Donatur RTLH

Dalam kegiatan yang sama, kedua donatur dermawan ini juga menyalurkan santunan kepada anak yatim, piatu, serta para lansia di Dusun Peseng, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Langkah mulia ini menjadi bukti nyata komitmen kedua perusahaan dalam membangun rasa empati dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Sedang menikmati tumpeng kedua Donatur

Semoga Allah SWT senantiasa melancarkan rezeki, menyehatkan tubuh, serta memberkahi setiap langkah dan usaha kedua pengusaha dermawan ini,” ungkap Abach Uhel, mewakili keluarga penerima bantuan.

Antosiasme masyarakat Hadir dlm acara peresmian RTLH

Sementara itu, Kepala Dusun Peseng, H. Mahdi Mahmud, menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian dan kepedulian sosial para donatur.

Nampak jiga kepala dusun peseng Hadir dlm acara peresmiam RTLH H.MAHDI

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Soni Candra dan Ibu Komang atas bantuannya. Semoga kebaikan ini dibalas dengan pahala berlipat ganda oleh Allah SWT dan menjadi contoh bagi pihak lain untuk ikut peduli terhadap warga yang membutuhkan,” tutur H. Mahdi Mahmud penuh rasa syukur.

Rumah RTLH yg sdh di bamgun kedua donatur

 

Di sisi lain, penerima bantuan, Amak Murdan, tak mampu menutupi rasa harunya. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada kedua donatur dan semua pihak yang turut membantu.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Soni Candra, Ibu Komang, serta semua donatur lainnya yang telah membantu saya memiliki rumah layak huni ini. Semoga Allah membalas kebaikan mereka dengan rezeki yang berlimpah, umur panjang, dan kesehatan yang sempurna,” ucap Amak Murdan penuh rasa haru.

Menikmati hidangan tumpeng

 

Lebih lanjut, Amak Murdan juga secara khusus menyampaikan doa dan rasa terima kasih yang mendalam kepada H. Suhaili, sosok yang disebutnya sangat berperan penting dalam proses pembangunan rumah tersebut.

“Wabil khusus untuk Bapak H. Suhaili, saya sangat berterima kasih. Beliau telah membantu dan mengurus segala kebutuhan selama proses pembangunan rumah ini berlangsung. Tanpa beliau, mungkin semua ini tidak akan terwujud. Semoga Allah SWT memberikan balasan terbaik, kesehatan, umur panjang, dan kelancaran rezeki bagi beliau,” tutur Amak Murdan dengan penuh harapan dan doa tulus.

 

Masyarakat setempat pun turut mengapresiasi kegiatan sosial yang sarat nilai kemanusiaan ini. Mereka berharap gerakan kepedulian seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk saling membantu dan berbagi.

Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga akhirat nanti.

Sumber: Redaksi.co
Reporter: Abach Uhel

TP PKK Kabupaten Aceh Barat Gelar Lomba Masak Makanan Lokal di Arena PKAB

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Barat menggelar lomba masak pangan lokal di area Pekan Kebudayaan Aceh Barat (PKAB) pada Minggu ,12/10/2025

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Staf Ahli TP PKK Kabupaten Aceh Barat, Lisa Nazmi, SE dan turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Barat Afrinda Navalia, SE, MM.

Lisa Nazmi mengatakan, lomba masak pangan lokal tersebut digelar dalam rangkaian PKAB dan menyambut HUT Meulaboh ke 437 tahun di Lapangan Teuku Umar, Kecamatan Johan Pahlawan.

“Lomba masak pangan lokal ini diikuti oleh TP PKK Kecamatan se Kabupaten Aceh Barat, insyaallah ini akan menjadi motivasi dan semangat bagi PKK Gampong di lingkungan kecamatan,” kata Lisa.

Dikatakan Lisa, setiap tim TP PKK Kecamatan yang berlomba menyajikan berbagai olahan makanan lokalnya tersendiri, semua makanan yang dibuat para peserta dinilai oleh para juri yang kompeten di bidangnya.

“Untuk mengolah pangan lokal tidak hanya asal dibuat dan langsung dijual, namun mesti ada inovasi dari sisi resep atau menunya serta bagaimana teknik penyajiannya agar mempunyai daya tarik ketika dilihat,” ujarnya.

Jika tampilannya sudah menarik kata Lisa, maka otomatis orang yang melihat akan langsung penasaran untuk mencoba bagaimana rasa dari makanan yang telah dibuat tersebut apakah lezat sesuai dengan tampilannya atau tidak.

“Saya berharap kita sama – sama legowo dengan hasil penilaian dan tidak berkecil hati bagi yang belum mendapatkan juara,” ujar Lisa.

Adapun pemenang loma masak pangan lokal dalam rangka PKAB dan menyambut HUT Kota Meulaboh ke 437 juara pertama adalah tim TP PKK Kecamatan Panton Reu, Juara kedua TP PKK Kecamatan Arongan Lambalek dan Juara Ketiga TP PKK Kecamatan Meureubo****

Oknum Reskrim Polsek Jelai Hulu jadi Beking, Pelaku Penganiayaan di Desa Periangan Kec. Jelai Hulu

0

Diduga Ada Oknum  Reskrim Polsek Jelai Hulu Jadi “Beking”, Rumah Hukum Indonesia Soroti Lambannya Penanganan Kasus Penganiayaan di Polsek Jelai Hulu

KETAPANG – Penanganan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap warga Desa Periangan, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, kembali menuai sorotan tajam. Rumah Hukum Indonesia (RHI) menilai kinerja aparat penegak hukum, khususnya di Polsek Jelai Hulu, sangat lamban dan terkesan tidak transparan.

Menurut keterangan resmi Rumah Hukum Indonesia, kasus penganiayaan yang menimpa Masdar, warga Desa Periangan sekaligus klien RHI, telah berlangsung hampir lima bulan, namun hingga kini tidak ada perkembangan berarti. Padahal, laporan kasus tersebut telah diteruskan hingga ke Polda Kalimantan Barat.

“Kasus ini seolah jalan di tempat. Hingga saat ini, pelaku penganiayaan atas nama Luntut dan Raden sama sekali belum dipanggil untuk dimintai keterangan oleh pihak Polsek Jelai Hulu,” ujar perwakilan Rumah Hukum Indonesia dalam keterangannya, Minggu (12/10/2025).

Lebih lanjut, RHI menduga bahwa ada oknum penyidik di Polsek Jelai Hulu yang diduga menjadi ‘beking’ bagi para pelaku, sehingga proses hukum sengaja diperlambat.

“Kami menduga kuat ada upaya melindungi kasus yang lebih besar di balik lambannya proses ini. Ada indikasi bahwa pelaku dilindungi oleh oknum penyidik di Polsek Jelai Hulu. Ini sangat mencederai rasa keadilan dan mencoreng nama institusi kepolisian,” tegas RHI.

RHI juga menyayangkan sikap oknum reskrim Polsek Jelai Hulu yang hingga kini belum melakukan tindakan tegas meski alat bukti dan keterangan saksi telah cukup kuat untuk menjerat para pelaku.

“Jika aparat di tingkat Polsek tidak berani menindak, kami mendesak Polda Kalbar mengambil alih penanganan kasus ini secara langsung. Jangan sampai hukum tumpul ke atas tapi tajam ke bawah,” tegas lembaga hukum tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena dianggap mencerminkan lemahnya komitmen penegakan hukum di tingkat daerah, serta membuka ruang bagi dugaan praktik “beking” dan penyalahgunaan wewenang oleh oknum aparat penegak hukum.

Menurut informasi yang diperoleh tim Rumah Hukum Indonesia, terdapat dugaan kuat bahwa seorang oknum penyidik berinisial HM dengan sengaja tidak melakukan pemanggilan terhadap para pelaku penganiayaan tersebut.

RHI menilai tindakan ini semakin memperkuat dugaan adanya keberpihakan dan upaya perlindungan terhadap pelaku oleh pihak tertentu di internal kepolisian.

“Apabila benar oknum tersebut dengan sengaja menghambat proses hukum, maka kami meminta agar Propam Polda Kalbar segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan penindakan tegas. Jangan biarkan keadilan dikalahkan oleh kepentingan pribadi,” tegas RHI dalam pernyataannya.

Rumah Hukum Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi memastikan keadilan bagi korban serta menegakkan marwah penegakan hukum yang bersih dan berintegritas.

Sumber: Rumah Hukum Indonesia

Wakil Gubernur Aceh Buka Resmi PKAB Dan Perayaan HUT Kota Meulaboh ke 437,Di Hadiri Ribuan Warga

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Ribuan masyarakat Aceh Barat memadati arena Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Meulaboh ke-437 yang dirangkai dengan Pekan Kebudayaan Aceh Barat (PKAB). Acara megah tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, pada Sabtu malam 11/10/2025

Wagub hadir mewakili Gubernur Aceh bersama rombongan pejabat provinsi dan kabupaten. Iring-iringan Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan tamu undangan berjalan kaki dari Pendopo Bupati menuju area utama acara.

Setiba di lokasi, mereka disambut secara adat oleh Camat Johan Pahlawan, Irwan, M.Si, bersama para keuchik sebagai tuan rumah di pintu gerbang utama venue.

Sebagai tanda pembukaan resmi, Wakil Gubernur melakukan prosesi penancapan rencong. Momen sakral tersebut turut disaksikan Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP MM, Wakil Bupati Said Fadheil SH, serta unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi menegaskan bahwa perayaan HUT Meulaboh dan PKAB tidak sekadar seremoni, tetapi momentum strategis untuk mendongkrak ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM.

“Hanya dengan UMKM, pertumbuhan ekonomi bisa cepat, sekaligus menurunkan pengangguran dan kemiskinan,” ujarnya.

Bupati Tarmizi menyampaikan bahwa pagelaran budaya dan pameran ini menjadi ruang refleksi sejarah panjang Meulaboh sekaligus penumbuh rasa cinta masyarakat terhadap identitas dan kemajuan daerah.

Tarmizi juga menekankan bahwa seluruh kegiatan dilaksanakan dengan tetap menjunjung nilai-nilai syariat Islam dan kebersihan lingkungan.

“Ulama tidak melarang, selama tidak melanggar syariat. Kita semua sepakat menjaga adab, tidak mencampur-baur laki-laki dan perempuan non-mahram, dan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Disisi lain Ia turut mengajak seluruh pihak bersinergi untuk membangun Aceh Barat yang lebih maju. “Mari kita sama-sama membantu kemajuan Aceh Barat,” tambahnya.

Perayaan HUT Meulaboh ke-437 dan PKAB 2025 akan berlangsung hingga akhir pekan Berbagai atraksi budaya, pagelaran seni, serta pameran UMKM ikut meramaikan acara, menghadirkan kebanggaan sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat ****