Beranda blog Halaman 413

RSUD dr. Iskak Semarakkan HUT Ke -108 Jalan Sehat, Bazar, Napak Tilas Bareng Ribuan Warga

0

 

REDAKSI.CO, TULUNGAGUNG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak Tulungagung menggelar rangkaian kegiatan meriah berupa jalan sehat, bazar, hiburan, serta napak tilas dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-108 RSUD dr. Iskak sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-820. Acara berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (13–14/11/2025), dipusatkan di halaman parkir timur RSUD dr. Iskak.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan, seluruh pegawai RSUD dr. Iskak, perwakilan rumah sakit se-Tulungagung, klinik, laboratorium, serta masyarakat umum.

Puluhan peserta dari berbagai kalangan mengikuti jalan sehat dan menikmati beragam stan bazar serta hiburan yang disajikan. Suasana semakin semarak dengan antusiasme peserta yang mengenakan dresscode kaos putih, memenuhi area sekitar rumah sakit sejak pagi.

Bupati Tulungagung bersama Forkopimda melepas langsung peserta jalan sehat dengan rute start dan finish di halaman parkir timur RSUD dr. Iskak. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Pelayanan Sepenuh Hati untuk Rumah Sakit yang Lebih Maju.”

Plt. Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, menjelaskan bahwa peringatan HUT ke-108 bukan sekadar seremoni, tetapi juga ajakan bagi masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan memperkuat kebersamaan.

Dengan tema ‘Pelayanan Sepenuh Hati untuk Rumah Sakit yang Lebih Maju’, kami berharap seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Tulungagung dapat terus bersinergi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mempererat hubungan rumah sakit dengan warga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen RSUD dr. Iskak untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan, selaras dengan arahan Bupati. “Inovasi dan perbaikan akan terus kami lakukan. Di usia 108 tahun ini, kami ingin semakin maju dengan pelayanan sepenuh hati,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Masyarakat tampak menikmati jalur jalan sehat yang melewati ruas jalan di sekitar RSUD Tulungagung. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Tulungagung yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.

Ia juga menegaskan komitmen RSUD dr. Iskak untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan, selaras dengan arahan Bupati. “Inovasi dan perbaikan akan terus kami lakukan. Di usia 108 tahun ini, kami ingin semakin maju dengan pelayanan sepenuh hati,” tambahnya.

Pembentukan Polisi Siswa Keamanan Sekolah Oleh Polda Metro Jaya

0

Jakarta, Redaksi.co- Senin 17 November 2025 – Polda Metro Jaya resmi membentuk Polisi Siswa Keamanan Sekolah di seluruh sekolah se-Jabodetabek, Program tersebut diumumkan dalam Apel Saka Bhayangkara dan Patroli Keamanan Sekolah yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Kegiatan ini diikuti sekitar 1.700 peserta, terdiri dari Anggota Saka Bhayangkara, Pramuka Gugus Depan, serta Personel Patroli Keamanan Sekolah dari seluruh Polres jajaran.

Irjen.Pol.Asep Edi Suheri menjelaskan Pembentukan Polisi Siswa Keamanan Sekolah merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran aktif Pelajar dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban di lingkungan Pendidikan, Program tersebut mengusung konsep “dari Siswa untuk Siswa” sebagai implementasi empat pilar diantaranya jaga warga, jaga lingkungan, jaga aturan, dan jaga amanah.

“Polisi siswa ini akan membantu menjaga kelancaran aktivitas sekolah, melindungi temannya, dan melaporkan potensi gangguan kepada guru atau pihak sekolah,” ujar Irjen.Pol. Asep Edi Suheri.

keamanan sekolah bukan hanya menjadi tanggung jawab Guru atau Aparat, tetapi membutuhkan partisipasi aktif Siswa sebagai agen perubahan,”ungkap Irjen.Pol. Asep Edi Suheri selaku Kaploda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya menargetkan program ini dapat memperkuat upaya pencegahan berbagai potensi gangguan di lingkungan pelajar, seperti tawuran, penyalahgunaan Narkoba, Perundungan, Kekerasan, Radikalisme, Tindakan Anarkis, hingga perilaku negatif lainnya. Keterlibatan Siswa diharapkan mampu membangun Budaya disiplin, tanggung jawab, serta rasa aman di sekolah.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto turut menyampaikan pesan inspiratif kepada para pelajar. “Jadilah Polisi bagi diri sendiri. Jaga disiplin, jaga lingkungan, dan jaga aturan demi masa depan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Polda Metro Jaya berharap keberadaan Polisi Siswa Keamanan Sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat karakter pelajar sebagai generasi penerus bangsa,”Tutupnya.

Ketua TP PKK Jakpus Dampingi TP PKK Provinsi DKI Jakarta Lakukan SME di Kelurahan Cideng

0

redaksi.co, Jakarta | Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat, Witri Yenny Arifin, turut mendampingi Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Endang Nugrahani, dalam kegiatan Supervisi Monitoring Evaluasi (SME) di RPTRA Mustika, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Senin (17/11) pagi.

Dalam kesempatan itu, Witri menyampaikan bahwa Kelurahan Cideng dikenal memiliki karakter masyarakat yang dinamis, kompak, dan penuh inisiatif. Hal tersebut terlihat dari berbagai inovasi layanan kelurahan, gerakan kebersihan dan penghijauan, hingga kuatnya kolaborasi antara warga dan berbagai elemen masyarakat.

“Kelurahan Cideng juga aktif menjalankan beragam program pemberdayaan keluarga yang menjadi pilar penting dalam keberhasilan 10 Program Pokok PKK,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa RPTRA Mustika menjadi salah satu fasilitas unggulan di Cideng. Ruang publik tersebut bukan hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga pusat kegiatan yang aman dan ramah bagi anak, ibu, maupun lansia.

“Dengan adanya RPTRA Mustika, masyarakat memiliki ruang untuk belajar, tumbuh, dan berkolaborasi,” tambahnya.

Witri juga menerangkan bahwa terdapat enam aspek utama yang menjadi fokus evaluasi SME kali ini, yakni kesekretariatan, Pokja 1 hingga Pokja 4, serta administrasi RPTRA. Menurutnya, Kelurahan Cideng termasuk wilayah yang cukup tertib dalam administrasi dan bahkan sudah mulai menerapkan sistem digital.

TP PKK Kelurahan Cideng diketahui memiliki dua aplikasi digital: Sistem Informasi Administrasi PKK Kelurahan Cideng (SIAMENG), yang berisi kumpulan dokumen dan buku Pokja I–IV serta sekretariat, serta Cideng Smart (Cimart), platform belanja online yang menampung produk-produk olahan UP2K PKK seperti makanan, minuman, kerajinan tangan, hingga sayuran hidroponik.

Witri berharap kegiatan SME ini dapat memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kompetensi para kader PKK di Kelurahan Cideng.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Endang Nugrahani, menegaskan bahwa kegiatan SME merupakan langkah penting untuk memastikan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK berjalan optimal dari tingkat kota hingga kelurahan, RT/RW, dan Dasawisma.

“Mari jadikan PKK sebagai gerakan sosial yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, hadir dengan keteladanan dan kepedulian untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga,” tuturnya.

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, yang hadir pada kesempatan tersebut, turut memberikan apresiasi kepada kader PKK Kelurahan Cideng atas kekompakan dan keaktifan mereka.

“Terima kasih kepada seluruh kader PKK Kelurahan Cideng yang selalu guyub dan aktif dalam setiap kegiatan,” kata Arifin.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, turut dilakukan panen sayuran hidroponik seperti pokcoy dan bayam merah.

Sumber: release Kominfotik JP/Git

Warga Kei Turut Menghidupkan Semangat Kebersamaan di HUT ke-125 Fakfak.

0

FAKFAK.Redaksi.co – Peringatan HUT ke-125 Kabupaten Fakfak berlangsung semarak dengan partisipasi berbagai komunitas warga, termasuk masyarakat Kei yang turut memberikan kontribusi besar dalam memeriahkan rangkaian kegiatan.

Keterlibatan mereka menjadi salah satu sorotan karena tidak hanya menampilkan kekayaan budaya, tetapi juga menunjukkan eratnya hubungan sosial yang telah terbangun lama antara masyarakat Kei dan warga Fakfak secara umum.

Sejak pagi hari, masyarakat Kei terlihat mengikuti berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka hari jadi daerah tersebut. Sejumlah pemuda dan pemudi Kei berpartisipasi dalam penampilan seni, menghadirkan tarian tradisional dan musik khas yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Penampilan itu bukan sekadar hiburan, tetapi juga ekspresi identitas budaya yang tetap terjaga meski hidup dalam lingkungan multietnis.

Selain penampilan budaya, berbagai komunitas Kei juga terlibat dalam kegiatan sosial dan kebersamaan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan. Mereka aktif dalam gotong royong persiapan acara, berbaur dalam perlombaan, hingga mendukung kegiatan-kegiatan yang bertujuan mempererat hubungan antarkomunitas. Partisipasi ini mencerminkan nilai persaudaraan dan solidaritas yang kuat dalam kehidupan masyarakat setempat.

Keikutsertaan dalam perayaan HUT ke-125 Fakfak memiliki makna tersendiri. Ini merupakan bentuk rasa syukur karena telah menjadi bagian dari perjalanan panjang daerah yang dikenal dengan nilai Satu Tungku Tiga Batu.

Partisipasi mereka juga menambah warna dalam perayaan tahun ini, sekaligus mempertegas bahwa Fakfak adalah rumah bersama bagi berbagai suku dan budaya yang hidup berdampingan dalam semangat kebersamaan.

PERKARA TANAH DUSUN ROWOK MASUKI AGENDA PEMBUKTIAN, KUASA HUKUM YAKIN GUGATAN AKAN DIKABULKAN

0

PERKARA TANAH DUSUN ROWOK MASUKI AGENDA PEMBUKTIAN, KUASA HUKUM YAKIN GUGATAN AKAN DIKABULKAN

Mataram 17- Nopember 2025 Redaksi.co – Perkara perdata Nomor 28/Pdt.G/2025/PN Peraya antara masyarakat Dusun Rowok sebagai penggugat melawan PT Sinar Rowok Indah (PT SRI) terus bergulir dan kini memasuki agenda pembuktian di Pengadilan Negeri Peraya. Perkara ini menjadi sorotan publik karena menyangkut hak atas tanah yang telah dikelola warga secara turun-temurun.

Team advokad

Pada tahap pembuktian ini, pihak penggugat melalui tim kuasa hukumnya telah menyerahkan sejumlah bukti surat  penguasaan lahan, serta menghadirkan saksi-saksi fakta yang memperkuat dalil gugatan. Tanah seluas sekitar 1 hektare 90 are menjadi objek sengketa dan hingga kini masih dikelola sepenuhnya oleh masyarakat penggugat. Mereka menilai perusahaan telah melakukan perbuatan melawan hukum, karena sejak leluhur mereka membuka lahan tersebut, tidak pernah ada pembayaran atau kompensasi yang diberikan oleh pihak perusahaan.

Kuasa hukum penggugat, Rohadi Wijaya, S.H., memberikan tanggapan tegas mengenai perkembangan perkara ini. Ia menyatakan bahwa posisi penggugat saat ini sangat kuat berdasarkan bukti yang telah diajukan.

Kami sangat optimis bahwa gugatan ini dapat dikabulkan. Bukti surat dan keterangan saksi saling menguatkan dan menunjukkan bahwa masyarakat Dusun Rowok memiliki penguasaan yang sah secara historis maupun faktual,” ujar Rohadi Wijaya, S.H.

Rohadi menjelaskan bahwa perkara ini bukan hanya menyangkut persoalan sengketa tanah, tetapi juga merupakan bentuk perjuangan masyarakat untuk mempertahankan hak yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Masyarakat sudah mengelola lahan ini sejak zaman orang tua dan kakek mereka. Ketika tidak ada ganti rugi diberikan, hal ini jelas merugikan dan menunjukkan adanya tindakan yang tidak sesuai hukum. Kami ingin memastikan keadilan ditegakkan,” tambahnya.

Masyarakat Dusun Rowok yang mengikuti jalannya persidangan menyatakan harapan besar agar majelis hakim mempertimbangkan fakta penguasaan lahan secara turun-temurun tersebut. Mereka berharap putusan nantinya dapat memberikan kepastian hukum dan perlindungan atas hak-hak masyarakat.

Dengan berlanjutnya agenda pembuktian, majelis hakim diharapkan dapat menilai secara objektif seluruh alat bukti dan keterangan yang telah disampaikan, sehingga menghasilkan putusan yang berkeadilan bagi seluruh pihak.

 

Abach Uhel

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Poland Festival 2025 Hadir di SCBD, Dubes Barbara Szymanowska Soroti Peluang Bisnis Baru

0

redaksi.co, Jakarta | Suasana gelaran Poland Festival 2025 yang tahun ini digelar di kawasan Bundaran HI-Grand Lucky SCBD. Memasuki edisi keenam ini Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Barbara Szymanowska, hadir langsung dan membagikan pandangannya mengenai kerja sama kedua negara, perkembangan festival, hingga pengalamannya selama bertugas di Indonesia.

Szymanowska, yang mulai bertugas di Jakarta sejak Maret lalu, mengaku cepat jatuh hati pada Indonesia.

“Saya sangat menikmati tinggal di sini. Budaya Indonesia luar biasa, masyarakatnya hangat dan ramah, dan makanannya fantastis. Banyak orang terkejut, tapi saya sangat menikmati cuaca tropis Indonesia” katanya sambil tersenyum.

Dalam Poland Festival tahun ini, pemerintah Polandia menyoroti berbagai sektor mulai dari green energy, infrastruktur, inovasi, gaming, hingga industri pangan dan kosmetik. Szymanowska menjelaskan bahwa Polandia ingin memperkuat koneksi bisnis antara kedua negara, terutama dalam produk-produk fast moving consumer goods yang dinilai memiliki pasar besar di Indonesia.

Polandia juga aktif membangun kemitraan di sektor pendidikan dan kebudayaan. Tahun ini, beberapa nota kesepahaman (MoU) ditandatangani untuk pengembangan teknologi di tingkat SMA, SMP, hingga universitas. Selain itu, ada pula kolaborasi unik antara karakter fiksi Polandia dengan karakter Indonesia Zivana, yang diperkenalkan sebagai ikon baru di festival ini.

Dalam bidang media dan pendidikan, pihak kedutaan juga membuka kesempatan bagi jurnalis Indonesia untuk mengikuti program study trip selama satu minggu ke Polandia, sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah Polandia. Program tersebut mencakup kunjungan ke pabrik, kota-kota bersejarah, pusat budaya, hingga sesi wawancara dengan pelaku industri di Polandia.

Festival yang digelar selama Oktober hingga November ini turut menampilkan kuliner khas Polandia. Seorang chef yang hadir bahkan kembali memperkenalkan pierogi, dumpling tradisional Polandia yang disebut sebagai “makanan terbaik di dunia”.

Menutup rangkaian acara, Szymanowska menyampaikan harapannya agar Poland Festival dapat terus berlanjut dan semakin mempererat hubungan kedua negara.

“Apa yang dimulai sebagai proyek kecil kini berkembang melalui kerja sama yang indah antara mitra dari Polandia dan Indonesia. Kami ingin festival ini terus hadir, bukan hanya tahun depan, tapi juga untuk banyak tahun ke depan,” ujarnya.

Festival tahun ini kembali menegaskan komitmen Polandia dalam memperluas jangkauan kerja sama ekonomi, budaya, dan pendidikan dengan Indonesia seraya menghadirkan pengalaman yang meriah bagi para pengunjung di jantung kawasan SCBD

Siswa SMPN 4 Pare Kediri Di Duga Melakukan Tindak Asusila Sepulang Sekolah

0

 

Redaksi.co, Kabupaten Kediri – Kasus tindak asusila atau pelecehan seksual di lingkungan sekolah masih menjadi isu serius di Indonesia, dan kasus yang baru terjadi adalah di duga dilakukan oleh siswa-siswi SMPN 4 Pare Kabupaten Kediri, mereka di duga melakukan hubungan intim layaknya suami istri.
Berita ini menjadi sorotan ketika yang menjadi korban, masih berstatus pelajar SMPN, dan memprihatinkan karena siswa di bawah umur sudah berani melakukan sesuatu yang tidak seharusnya.

Nara sumber yang mengetahui perbuatan tindak Asusila tersebut mengatakan ” bahwa diduga hal tersebut dilakukan oleh murid SMPN 4 Pare Kabupaten Kediri dan berlangsung saat sepulang sekolah, melakukan hubungan badan dalam lingkungan sekolah, saat semua siswa sudah pulang, namun pelaku bukan pulang tapi sebaliknya melakukan tindakan yang tidak senonoh.

Dengan keprihatinan, kami coba menghubungi dan mendatangi Nara sumber untuk bertanya tentang masalah tersebut, namun pihak Nara sumber yang kami mintai keterangan enggan memberikan komentar ataupun tanggapan, hanya mengatakan ” kami tidak tahu dan kami tidak mau masalah ini menjadi konsumsi publik, kami tidak mau nanti menjadi trauma bagi anak – anak, dan kami tidak bisa memberikan keterangan” jawabnya.

Kami juga mendatangi sekolah tersebut, untuk meminta klarifikasi atau stadment jika hal tersebut tidak terjadi, tetapi pihak sekolah khususnya kepala sekolah SMPN 4 Pare Kediri menghindar dengan berbagai alasan, hingga kini belum mendapatkan jawaban pasti.

Seharusnya hal tersebut tidak akan terjadi bilamana semua berperan aktif dalam membimbing juga ada pengawasan yang ketat darı pihak pendidik juga keamanan sekolah, di karenakan perbuatan tersebut di lakukan dalam lingkungan sekolah.

Hal ini akan menjadi masalah besar bila di biarkan karena tidak adanya tindakan darı pihak sekolah.

Bersambung…

Tindak Asusila Pemerkosaan Diduga Dilakukan Anak Di Bawah Umur Di Blitar b”

0

 

RADAKSI.CO, BLITAR – Kasus tindak asusila atau pelecehan seksual di lingkungan masyarakat masih menjadi isu serius di Indonesia, dan kasus yang baru terjadi adalah pemerkosaan yang di lakukan anak di bawah umur.

Korban sekaligus nara sumber menceritakan terkait perbuatan tindak Asusila/pemerkosaan tersebut kepada Rekan kerja dan juga pacarnya si korban ( laki-laki) mengatakan dengan kronologi”

(“Aku di jak koncoku nek omahe bocah lanang kui.. pas bar udan deres arep mulih di cegati Karo bapak e bocah lanang kui.
lha akhire nek kamar dadi bocah 3, Mergo ga oleh muleh, lha karo koncoku sing sijine di tinggal ning njobo.. bar kuwi aku di pekso nglayani, Aku wes nolak berontak tapi kalah kuat karo bocah lanang sing nduwe omah kui, aku di perkosa.. terus tak ambu ketok e mendem bocah lanang kui”)

Korban di ajak ke rumah pelaku itu bersama temannya.tetapi setelah hujan deras reda dan mau pulang di cegat sama orang tua pelaku, dan akhirnya bertiga masih tetap di rumah tersebut., tidak berselang lama temannya yang mengajak tadi keluar rumah, nah saat itulah pelaku memaksa korban untuk mau melayani perbuatan tidak senonoh, dengan memperkosa korban dan sekuat tenaga menolak dan berontak, namun kalah tenaga akhirnya korban pasrah dan saat itu juga di ketahui bahwa pelaku sedang mabuk minuman keras, karena tercium darı bau mulut pelaku.

Dengan keprihatinan, kami dari Media mendapat laporan darı korban dan mencoba menghubungi dan mendatangi korban yang saat ini sedang sakit di rumah sakit, korban sakit “karena merasa di ancam. Dalam ancamannya pelaku mengatakan “akan menyebarkan perbuatan tersebut kesemua orang dan juga kepada pacar si korban, karena takut, hingga kepikiran akhirnya korban depresi dan masuk rumah sakit.

Etikat baik sudah di lakukan antara korban dan pelaku dengan musyawarah kekeluargaan, dan korban menerima dengan memberikan surat pernyataan bermaterai di saksikan orang tua pelaku dan Pacar si korban juga teman Korban,.namun hingga kini belum ada realisasi apapun terkait perbuatan pelaku tersebut untuk bertanggung jawab.

Kami sebagai orang tua korban dan pacar Korban tidak terima dengan perbuatan tersebut, bilamana tidak segera ada pertanggung jawaban dari pelaku, maka langkah hukum akan kami tempuh, guna di proses secara hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indoonesia

Bersambung…

Nurwidayati Samaun Dahlan: UKM Fakfak Punya Talenta Besar, Perlu Dukungan Bersama

0

FAKFAK.Redaksi.co – Ketua Bidang IV Seruni Kabinet Merah Putih sekaligus Wakil Ketua Harian Dekranas, Ny. Sri Suparni Lahadalia, menghadiri kegiatan Ramah Tamah bersama mama-mama pelaku UKM Kabupaten Fakfak pada Minggu, 16/11/2025. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi serta penguatan motivasi bagi pelaku UKM dalam mengembangkan kerajinan dan kuliner lokal.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Fakfak, Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, yang juga memberikan sambutan. Dalam penyampaiannya, ia menceritakan pengalamannya mengunjungi 16 dari 17 kampung binaan untuk melihat langsung potensi UKM yang dimiliki masyarakat, mulai dari kerajinan anyaman di Teluk Patipi hingga ragam kuliner khas Arguni yang disebutnya sebagai “surga makanan”.

Ny. Nurwidayati menyampaikan bahwa para mama-mama pelaku UKM memiliki bakat dan kreativitas yang kuat, namun masih terkendala minimnya promosi dan belum tersedianya galeri khusus untuk memasarkan produk. Kondisi ini membuat sebagian pelaku UKM belum terdorong untuk berkarya secara optimal.

Ia menjelaskan bahwa Dekranasda Fakfak sedang menyusun struktur kepengurusan baru yang telah disetujui tingkat provinsi. Struktur ini akan melibatkan berbagai dinas, seperti Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi, Sosial, PUPR, dan Pariwisata, sehingga program pendampingan dan bantuan untuk UKM dapat dijalankan lebih cepat tanpa proses birokrasi yang panjang.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan pentingnya dukungan masyarakat, para pelaku UKM, serta OPD terkait untuk mewujudkan kemajuan UKM Fakfak. Komitmen untuk membangkitkan UKM, menurutnya, hanya dapat berjalan jika dilakukan secara bersama-sama.

Kegiatan Ramah Tamah bersama Ny. Sri Suparni Lahadalia berlangsung hangat dan interaktif. Selain mendengarkan aspirasi pelaku UKM, acara ini juga memberi ruang bagi Ny. Sri Suparni untuk memberikan dorongan moral kepada mama-mama UKM Fakfak. Usai ramah tamah, kegiatan dilanjutkan dengan agenda bersama di Pasar Rakyat Tumburuni.

Dukung Kerajinan Lokal, Sri Suparni Lahadalia: Fakfak Punya Potensi Besar.

0

Fakfak.Redaksi.co – Ny. Sri Suparni Lahadalia, istri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sekaligus Wakil Ketua Harian Dekranas, menyampaikan sambutan bernuansa motivatif pada acara Ramah Tamah Bidang IV Seruni Kabinet Merah Putih bersama Mama-Mama pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Fakfak, Minggu (16/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran perempuan Papua dalam sektor kerajinan, kuliner, dan tenun.

Dalam sambutannya, Ny. Sri Suparni mengapresiasi langkah Dekranasda Fakfak yang telah mengunjungi 16 dari 17 distrik untuk memetakan potensi sekaligus kebutuhan pendampingan bagi Mama-Mama pengrajin, pelaku kuliner, dan perajin tenun. Ia berharap hasil kunjungan tersebut dapat menjadi dasar penyusunan program pendampingan selama empat tahun ke depan.

Ia juga menyinggung pelaksanaan lomba desain batik Fakfak. Dirinya menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir pada pembukaan kegiatan tersebut lantaran menghadiri Festival Mama-Mama Kreatif Papua di Manokwari—sebuah kegiatan yang sukses terselenggara berkat komunikasi dan lobi intensif, hingga menghadirkan Wakil Presiden RI.

Lebih lanjut, Ny. Sri Suparni menyampaikan bahwa karya Mama-Mama Fakfak memiliki peluang besar untuk tampil pada agenda nasional Dekranas tahun depan. Untuk itu, ia mendorong pembentukan tim penilai dan pemilih karya yang bertugas menyeleksi, menilai, dan menentukan produk terbaik yang dinilai layak mewakili Fakfak di tingkat nasional. Tim tersebut dapat bekerja secara offline maupun online untuk memastikan produk yang diusulkan memenuhi standar kualitas nasional.

Mengakhiri sambutannya, ia menegaskan kedekatannya dengan Papua. Selama 25 tahun tinggal dan berproses di Tanah Papua, serta membesarkan empat anak yang semuanya lahir di Papua, ia menyebut Papua sebagai bagian penting dalam hidupnya. Ia berharap karya Mama-Mama Fakfak terus berkembang, semakin berkualitas, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.